Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Sunday, February 5, 2012

Miss Ripley episode 14

Lee Hwa memanggil asisten-nya dan minta foto2 Mi ri saat jadi hostess. Lee Hwa melempar foto2 itu ke arah Mi ri.
Mi ri menangis gemetaran sambil berusaha memunguti foto2nya, saya bersumpah kalau perasaan saya pada Yoo Hyun adalah sungguh2. Lee Hwa menganggap hubungan antara Miri dan Yoo Hyun selesai.

Lee Hwa pergi. Yoo Hyun melihatnya dan masuk ke ruangan itu, ia kaget melihat Mi ri menangis sambil bergegas mengumpulkan foto2. Apa yang terjadi?

Tapi Mi ri terlalu terluka dan malu, ia segera pergi. Yoo Hyun teriak2 memanggilnya. Yoo Hyun mengejar Mi ri sampai keluar, tapi kalah cepat. Mi ri sudah masuk taksi dan pergi sambil menangis.

Yoo Hyun menemui seorang pria yang tahu tentang Kim Jung Sun. Seorang manager bank dan ia berkata kalau sudah lama tidak ada aktifitas di rekening Kim Jung Sun. Sampai akhir-akhir ini.
Yoo Hyun minta maaf karena sudah meminta hal yang menyulitkan. Manager itu akan membantu karena Yoo Hyun mencari ibu kandung tunangannya. Akan sangat bagus kalau anda bisa mendapatkan nomor kontaknya.

Lee Hwa mengambil passpor dan dokumen2 lamanya. Seseorang memanggil Lee Hwa dengan nama Ny. Jung Sun. Yoo Hyun yang kebetulan lewat mendengarnya. Yoo Hyun menoleh untuk melihat wanita itu, ternyata itu Lee Hwa. Yoo Hyun syok.

Mi ri dan Hee Joo sarapan bersama, tapi Mi ri tidak selera. Tiba-tiba petugas kejaksaan datang untuk menahan Mi ri. Anda harus ikut kami atas tuduhan pemalsuan dan pelanggaran hukum. Hee Joo langsung telp Chul Jin dan melaporkan itu. Mi ri dituntut oleh Universitas Hankuk.
Chul Jin mengatakan ini pada Yoo Hyun. Tapi Yoo Hyun diam saja. Chul Jin mencegah Yoo Hyun ikut campur, kau adalah pewaris Mondo. Ini bukan masalah kecil. Jika ada yang tahu, apa kau tahu sebesar apa masalah yang akan timbul?

Lee Hwa bertemu Myung Hoon, ia kesal kenapa sampai seperti ini. Myung Hoon minta maaf.

Lee Hwa : Apa ini karena kau masih punya perasaan pada Jang Mi ri? aku sudah menekankan betapa seriusnya masalah Jang Mi ri ini dan aku juga memintamu melakukan dengan cepat, tapi kau menyeretnya sampai seperti ini. Sekarang lihat kekacauan yang kau timbulkan.

Myung Hoon berkata ia sedang berusaha meyakinkan Mi ri dan dia merasa Mi Ri sudah mulai mengikuti sarannya. Lee Hwa tidak percaya, jadi kau cuma menunggu saja? Lee Hwa berkata kalau jerih payah Myung Hoon bisa hancur dalam sekejap. Myung Hoon tahu itu. Ia berkata hubungannya dengan Mi Ri adalah masalah pribadi dan jika Lee Hwa mendesak terus, Myung Hoon siap mengundurkan diri.

Lee Hwa mendapat laporan kalau Yoo Hyun mengirim Pengacara mereka ke kantor Jaksa. Lee Hwa marah, kalau seperti itu, perusahaan kita akan terlibat. Lee Hwa langsung pergi ke kantor Yoo Hyun.

Lee Hwa menyuruh Yoo Hyun menelepon Pengacara Kang untuk kembali. Lee Hwa berkata kalau masalah Mi Ri bukan lagi urusan mereka.
Tapi Yoo Hyun tidak bisa hanya memikirkan image perusahaan dan membiarkan Mi ri menghadapi masalah ini sendirian. Yoo Hyun tahu sekarang kenapa Lee Hwa menentang pertunangan mereka, dan masih ada alasan lain.

Lee Hwa tidak peduli dengan alasan apapun, selama itu bukan Mi ri.
Yoo Hyun : Akan kukatakan kenapa aku mungkin berpikir dua kali untuk pernikahan, Ibu kau harus tahu.

Mi ri menunggu di ruang pemeriksaan dan Jaksa mulai bertanya. (Oh astaga..Eom Ki Joon. I like him.) Namamu Jang Mi ri, no registrasi dan alamatnya benar kan?
Mi ri mengiyakan. Jaksa minta konfirmasi beberapa hal dan Mi Ri tidak tahu apa masalahnya.

Jaksa berkata kalau Universitas Hankuk melayangkan tuntutan, bahwa semua resume, ijasah, dan CV telah dipalsukan. Apa kau mengakui semua ini? Jika kau mengakui pemalsuan dokumen dan pelanggaran bisnis ini maka kau akan menghadapi hukuman 1 th dan 6 bulan penjara.
Jaksa : Jang Mi ri?
Mi ri : Tidak. Aku tidak melakukannya.

Jaksa : Lalu bagaimana dengan portofolio dan sketsa2 ini?
Mi ri tetap tidak mengakuinya. Ini bukan kesalahanku.

Jaksa : Baik, aku akan tanya sekali lagi. Katanya kau lulusan Sastra Jepang Universitas Tokyo. Apa kau mendapatkan ijasah dari Universitas itu?
Mi ri : Apa?
Jaksa : Apa ijasahmu dikeluarkan langsung oleh Universitas Tokyo?

Mi ri bingung awalnya, tapi ia tetap keras kepala dan berkata : Aku jelas alumni Universitas Tokyo. Aku lulus dari Universitas Tokyo, dan Manager Humas di Hotel A. Aku juga akan menikah dengan pewaris Mondo, Song Yoo Hyun. Ini yang sebenarnya dan tidak akan berubah.

Jaksa : Apa maksudmu Jang Mi ri?
Mi ri menangis : Aku..aku bukan yatim piatu.

Lalu pengacara Kang datang dan membereskan semuanya.

Yoo Hyun bertemu dengan Tuan Park. Tuan Park memberi salam, sudah lama tidak bertemu Tuan Muda. Yoo Hyun membenarkan. Tuan Park berkata ia mendengar ada seseorang dari pihak anak Lee Hwa yang mencarinya, tapi ia tidak mengira kalau itu adalah Yoo hyun.
Tuan Park cerita, sebenarnya ini karena mendiang Nenek Yoo Hyun. Setelah ibu Yoo Hyun meninggal, ia tidak ingin menantunya membawa anak dalam pernikahan mereka. Karena Presdir Song masih punya anak kecil.

Yoo hyun : Karena aku..
Tuan Park berkata kalau Presdir Song baru tahu masa lalu Lee Hwa setelah ia jatuh hati padanya. Tapi Presdir merahasiakan ini agar bisa menikahi Lee Hwa. Identitasnya diubah dari Kim Jung Sun jadi Lee Hwa di Amerika.

Yoo Hyun terpukul dengan kenyataan kalau ayahnya tahu segalanya sejak awal, tapi sengaja merahasiakan ini dan tidak peduli dengan hidup Mi ri yang pahit.

Yoo Hyun pergi ke bekas apartemen Mi ri dan membayangkan Mi ri kecil yang menangis saat Lee Hwa pergi. Yoo hyun mendekati Mi ri kecil dan minta maaf, ini semua salahnya. Mi ri kecil tersenyum, ia tidak menyalahkan Yoo Hyun. Ia hanya ingin ibunya kembali, setelah itu ia bisa hidup normal seperti yang lain.

Yoo Hyun menangis dan Mi ri kecil berkata, jangan menangis paman. Kau sepertinya pria yang baik.

Yoo Hyun memeluk Mi ri kecil. Mi ri kecil lalu pergi.

Lee Hwa muncul di apartemen Mi ri dan memberikan tiket pesawat dan uang untuk Mi ri, kuharap dengan ini, hubunganmu dengan anakku dan juga perusahaan selesai.
Mi ri terpukul, ia tidak mengerti kenapa Lee Hwa sangat membencinya. Padahal ia menyukai Lee Hwa dan berharap bisa memanggil Lee Hwa dengan panggilan ibu.

Mi ri : Setelah ditinggal ibuku, ini pertama kalinya aku memanggil ibu pada orang lain. Bukan, ini pertama kalinya aku ingin memanggil seseorang dengan panggilan itu.

Lee Hwa : Kukira aku seharusnya tersentuh, tapi aku tidak tersentuh.
Lee Hwa pergi.

Malam itu Mi ri mimpi ibunya lagi.
Chul Jin mendesak Hee Joo untuk menuntut Mi ri, tapi ia tidak sanggup melakukannya.

Yoo Hyun mengajak Presdir Song makan. Yoo hyun bertanya tentang Lee Hwa, siapa Kim Jung Sun?

Presdir Song kaget, bagaimana kau? Lalu Presdir cerita, ini semua karena keserakahanku. Setelah bertemu ibu tirimu di pesawat, aku mengajaknya kencan. Lalu beberapa hari kemudian...aku dengar kalau ibu tirimu Kim Jung Sun sudah punya anak.
Aku ingin melepasnya, tapi tidak berhasil. Presdir Song tetap menikahi Lee Hwa meskipun harus menyembunyikannya dari Nenek Yoo Hyun.

Yoo Hyun mengerti, cinta memang sesuatu yang tidak bisa dihentikan tapi bagaimana dengan anak yang kehilangan orang tua karena itu?
Presdir Song menyesal dan berharap anak itu baik2 saja. Bukankah seharusnya ayah mencarinya dan memberinya kehidupan yang layak? Presdir membenarkan, tapi saat itu ia tahu kalau anak itu dikirim ke panti asuhan dan diadopsi.

Presdir Song takut jika ia menemukan anak itu maka ibu tiri Yoo Hyun pasti akan kembali pada anaknya. Itulah mengapa aku tidak melakukannya.

Yoo Hyun : Anak itu adalah Mi Ri.
Presdir Song syok : Apa...katamu?

Yoo Hyun menemui Suster Cecilia di gereja, ia ingin mencari ibu kandung tunangannya.

Hotel A dipenuhi oleh media haus berita yang mendengar tuntutan hukum atas Jang Mi ri. Lee Hwa mengadakan jumpa pers dan menyatakan kalau Mi ri tidak lagi bertunangan dengan Yoo Hyun. Dan grup Mondo tidak ada hubungannya dengan masalah ini. Ini jelas masalah pribadi dan aku percaya ini tidak ada hubungan dengan masalah bisnis.

Lee Hwa : Mondo grup akan membantu penyelidikan kantor Jaksa dan kami janji akan menyelesaikan masalah ini. Bukan hanya itu, reputasi perusahaan kami telah tercemar karena kasus ini, kami berencana untuk menuntut orang itu karena kekacauan yang ditimbulkan di perusahaan.

Mi ri melihat semua berita ini sendiri di apartemen-nya sambil menangis.

Lee Hwa menyerahkan identitas dan passpor lamanya pada Tuan Park, tolong kau urus semuanya. Tuan Park berkata ia mendapat kontak dari anak itu. Anak itu ingin bertemu anda.
Lee Hwa terkejut tapi ia menolaknya. Aku tidak bisa. Sudah 20 th, bagaimana aku bisa muncul di depan anak yang kubuang selama 20 th?

Yoo hyun bertemu Myung Hoon. Myung Hoon minta maaf dan berencana akan pergi ke kantor kejaksaan. Myung Hoon juga sekaligus mengundurkan diri.

Yoo hyun tidak bisa menerima ini kalau alasannya adalah karena Mi ri.

Myung Hoon mengerti, tapi di kondisi seperti ini, jika ia tidak melakukan ini, maka akan lebih sulit di masa depan.

Media mengepung Myung Hoon, apa anda mengakui tuduhan untuk Jang Mi ri? Apa benar anda membantu Jang Mi ri memalsukan resume dan ijasahnya? Apa anda dan Jang Mi ri punya hubungan khusus?

Mi ri menyaksikan berita itu di TV dan ketakutan. Mi ri ingat kata2 Myung Hoon kalau semua ini mungkin memang karena dirinya.

Hirayama muncul di apartemen Mi Ri dan mengemasi barang2 Mi ri, ia ingin mengajak Mi ri lari kembali ke Jepang. Kau dan Jang Myung Hoon akan masuk penjara, jika kau tidak mau dipenjara kau harus pergi bersamaku sekarang. Aku sudah menutup barku.

Mi ri jelas menolak mentah-mentah, Apa kau sudah gila? Kau tidak tahu betapa aku menyesali masa laluku. Saat aku memintamu membeli rokok dariku...aku masih menyesal kenapa aku tidak membuang sepatu yang kau belikan untukku.
Kau mau aku mengikutimu kembali ke neraka itu? Kau yang gila. Jika aku tidak bertemu denganmu saat itu, aku tidak akan menjadi seperti ini.

Hirayama : Itu tidak benar, Jang Mi ri, kau lah yang memilihnya. Itu keputusanmu sendiri. Neraka itu pilihanmu sendiri!

Hirayama setuju pergi, tapi ia mengingatkan Mi ri waktunya tidak banyak dan tidak akan ada yang membantu Mi ri selain dirinya.

Myung Hoon menghadap Jaksa dan membenarkan, kalau ia mempekerjakan Mi Ri. Juga mengirim surat untuk permohonan perpanjangan visa.
Jaksa : Apa hubungan kalian? Bagaimana kalian bertemu?

Myung Hoon : Kami bertemu secara kebetulan dalam insiden yang tidak terduga.

Jaksa : Anda seharusnya mengatakan sesuatu yang lebih meyakinkan. Kenapa anda mempekerjakan seorang gadis yang tidak anda ketahui latar belakangnya?
Dia bahkan bukan lulusan Universitas Tokyo tapi anda menerima konfirmasinya?

Myung Hoon membenarkan. Jaksa berkata kalau demikian, orang yang membuat Jang Miri seperti ini adalah Jang Myung Hoon?

Myung Hoon : Kukira semuanya berawal sejak hari pertama kami bertemu. Aku baru saja tahu kalau dia bukanlah lulusan Universitas Tokyo. Tapi waktu itu aku menerima konfirmasinya.
Jaksa tidak percaya dan langsung menduga kalau ada perasaan khusus antara Myung Hoon dan Miri.

Mi ri naik bis ke satu tempat. Ia meninggalkan surat untuk Yoo hyun : Maafkan aku Yoo Hyun. Aku sudah memikirkan apa yang seharusnya kukatakan atau lakukan. Tapi yang bisa kukatakan hanyalah aku minta maaf.

Setelah bertemu denganmu, aku mengerti apa itu kebahagiaan. Aku belajar mencintai tapi aku juga semakin tersiksa. Tapi aku tidak bisa kembali, aku sudah melangkah terlalu jauh. Apa aku salah? Semua mengira itu karena keserakahanku, dan aku menyesali segalanya. Tapi apa aku benar2 tidak bisa mengembalikan semuanya? Apa aku memang orang seperti ini?
Kau mungkin tidak percaya, tapi aku ingin memperbaiki diriku sendiri, jadi aku pergi. Aku bahagia. Dihargai, dicintai dan diakui untuk pertama kalinya dalam hidupmu. Jika bukan karenamu, semua itu mustahil.
Terima kasih, aku berterima kasih dengan tulus. Dan meskipun aku tidak punya hak mengatakan kata2 ini...Aku mencintaimu.

Mi Ri ternyata pergi ke Gereja mencari Suster Cecilia. Sementara di Seoul foto Mi ri sebagai hostess tersebar dan media panas lagi. Foto itu ditemukan seorang pelayan. Jang Mi ri dulu seorang hostess terkenal di bar sekitar Nakasu, Jepang. Menggunakan ijasah palsu dari Universitas Tokyo, dia diterima oleh Hotel A, dan dengan penampilan glamornya, dia mulai mendapatkan perhatian.

Lee Hwa pergi ke gereja atas panggilan Suster Cecilia. Suster memberikan kumpulan surat2 Miri yang dikirim dari Jepang. Miri tidak menyerah dan terus menanyakan ibunya. Sebenarnya Suster ingin membuang surat2 ini saat mengatur ulang panti asuhan, tapi ia tidak sanggup. Ny. Kim, urusan keluarga sama dengan urusan Tuhan.
Lee Hwa tidak sanggup bertemu putrinya. Suster berkata sudah telp tunangan anak itu dan mereka akan segera tiba.

Mi ri yang sudah menunggu sejak tadi, jalan ke arah gereja mencari suster Cecilia.
Yoo hyun juga ke gereja untuk memastikan kalau keduanya bertemu.

Mi ri terkejut melihat Yoo Hyun. Lalu mendengar suara dari dalam gereja, Yoo hyun jalan mendekat dan melihat Lee Hwa. Ibu.
Lee Hwa kaget, aigoo, apa yang kau lakukan disini?
S. Cecilia : Apa dia putramu?

Lee Hwa : Ya, Suster.
S. Cecilia : Orang itu adalah tunangan putrimu.

Lee Hwa bagai disambar petir, Bagaimana bisa?

Mi ri mendekat ia bingung : Yoo Hyun?
Mi ri menoleh dan heran melihat Lee Hwa yang syok saat menyadari kebenaran mengerikan di depannya.

MR [1-2], [Shin Jeong-ah], [3-4], [5-6], [7-8], [9-10], [11-12], [13]

3 comments:

  1. Ini drama emang bener-bener menguras imajinasi, dari mulai pemeran utama perempuannya yang karakternya beda dari drama yang lain (jahat maksudnya)... sampe konflik keluarga yang sangat-sangat complicated..
    Lagi-lagi aku nemuin drama yang gak happy ending. Tapi, aku suka sama drama ini, bisa buat bahan renungan. Betewe,suka ama acting miki, unyu-unyu banget.. hehehehe :)
    Makasih Tirza eonnie,, Lanjutkan eon. Fighting... ^^

    ReplyDelete
  2. Lee Hwa shock (kita mah dari kemaren2 shock dan kagetnya :p ).
    Akhirnya terkuak sudah kebenaran yang sesungguhnya, ayo gimana Lee Hwa masih gak setuju Mi Ri nikah sama Yoo Hyun. *tetep keukeuh biar Mi Ri nikah sama Yoo Hyun* lollollol :D

    ReplyDelete