Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Saturday, February 4, 2012

Miss Ripley episode 13

Hirayama dibawa menghadap Yoo Hyun di atas bangunan kantor kosong. Hirayama komen, kukira siapa. Ternyata kau, Sang Putra Mahkota.
Yoo Hyun mengenalkan diri tapi Hirayama berkata ia tidak pernah jabat tangan dengan orang sekaliber Yoo Hyun.

Mi ri menyusul Hirayama tapi tidak bisa masuk dan hanya bisa menunggu di lobi.

Hirayama menuturkan riwayat hidup asli Jang Mi Ri. Usia 15th menjual rokok murahan setelah melarikan diri dari orang tua angkatnya. Jadi gadis bar pertama kali usia 19th.
Usia 21th terkenal karena ahli memainkan flute. Setelah 6th, di musim semi di pagi yang indah, dia melarikan diri. Pagi itu adalah pagi terpanjang dalam sejarah hidupku.
Setelah itu kita bertemu.

Ponsel Hirayama bunyi, ternyata Mi ri. Ia mengancam Hirayama agar tidak mengatakan apapun pada Yoo Hyun.
Hirayama berkata kalau di hadapan orang seagung Yoo hyun, istilahnya bukan bicara tapi menggonggong. Hirayama benar2 menggonggong di telp. Lalu menutupnya dan komen, yah ..seperti itulah hubungan kami.

Hirayama juga menunjukkan kartu nama dengan wajah Mi ri dan Yoo Hyun tidak tahan melihatnya. Hirayama menyindir, Myung Hoon juga memiliki kartu yang sama, tapi cintanya tidak goyah. Pria yang tidak sanggup melihat ini berkata mencintai Jang Mi Ri? Menggelikan.

Hirayama turun dan Mi ri langsung mencegatnya. Hirayama berkata kalau Yoo Hyun jatuh cinta, pada seorang gadis lulusan Universitas Tokyo, manager Hotel, dan seorang Profesor tapi gadis itu..bukan Jang Mi Ri. Ugh..

Hirayama : Mi ri ada satu yang tidak seharusnya dilanggar, yaitu kebenaran tentang diri sendiri dan itu yang kau langgar.

Mi ri berusaha menemui Yoo Hyun, tapi selalu gagal. Telpnya juga tidak diangkat.

Yoo Hyun melampiaskan emosinya di gym. Berenang dan sebagainya. Setelah itu ia merenung di kamar mandi. Ini khusus untuk fans Yoo Chun.
Yoo Hyun pergi ke kuburan ibunya dan berkata ia tidak tahu apa yang seharusnya ia lakukan.

Mi ri ke RS menjenguk Presdir Song dengan membawa selimut yang katanya rajutan-nya sendiri. Presdir Song senang sekali. Lalu Lee Hwa datang dan mengajak Mi ri makan siang.

Lee Hwa ingin Mi Ri menghilang dari kehidupan Yoo Hyun. Lee Hwa berterus terang, aku tahu kalau kau sudah memikirkan keuntungan apa saja jika kau menikah dengannya. Itu bukan hal aneh, itu wajar. Tapi ingin benar2 menikah dengannya?

Mi Ri mengaku memang awalnya seperti itu, tapi sekarang ia benar2 tulus mencintai Yoo Hyun. Lee Hwa tidak mau tahu, ia ingin Mi Ri pergi bahkan ia menawarkan kompensasi besar. Lee Hwa tidak percaya kalau Mi ri benar2 mencintai Yoo Hyun, menurutnya Mi ri hanya akting.

Yoo Hyun menyepi di villa dan ia mendapat laporan kalau ibu kandung Mi Ri tidak berniat mencarinya karena ia hamil diluar nikah dengan pacarnya. Ibu kandung Mi ri tidak ingin calon suaminya tahu kalau ia pernah punya anak.

Myung Hoon dapat berita tentang Mi ri. Karena ia pernah muncul di TV maka beritanya menyebar di internet. Alumni Universitas Tokyo memposting daftar nama alumnus-nya dan tidak ada nama Jang Mi Ri disitu. Semua ini sudah menyebar di twitter dll.
Mi Ri akhirnya kehilangan acara TVnya.

Lee Hwa juga mendapat daftar nama alumni dan memanggil Myung Hoon. Myung Hoon mengaku tahu soal Mi Ri.
Lee Hwa heran dan tanya apa Myung Hoon merahasiakan ini karena perasaan-nya.

Myung Hoon : Benar kalau ada perasaan pribadi juga, tapi saya baru tahu kalau ia memalsukan ijasah akhir2 ini. Tapi meskipun demikian, ia berbakat di banyak bidang.

Lee Hwa tidak bisa menerima kesalahan ini dan minta Myung Hoon memecat Mi ri diam2 tanpa menimbulkan rumor. Myung Hoon mengerti.

Hirayama menemui Lee Hwa dan menunjukkan kartu nama dengan foto Mi Ri. Lee Hwa kaget, ini Jang Mi Ri? Lee Hwa ingin tahu apa yang diinginkan Hirayama karena sepertinya kau tidak ingin uang.

Hirayama kagum, Lee Hwa memang pintar. Hirayama hanya ingin Mi ri kembali, kalian hanya akan membuang Mi ri. Melihat hasilnya yang sudah jelas, saya merasa bosan dan muak.
Lee Hwa : Apa maksudmu?

Hirayama : Kalian hanya menganggap mereka yang lulus dari Universitas terkenal, berasal dari keluarga terpandang, yang pantas disebut manusia. Dan kalian hanya akan menghancurkannya dan membuangnya seperti sampah.

Lee Hwa : Dia yang memiliki impian tidak pantas. Bukan kami.

Hirayama : Impian yang tidak pantas. Kalian hanya bicara dua hal berbeda. Impian adalah impian, tapi kau berkata ada impian yang tidak masuk akal. Orang ya orang, tapi kau berkata ada orang yang tidak pantas diperlakukan dengan baik.

Lee Hwa menekankan kalau Jang Mi Ri memiliki keinginan yang tidak realistis. Hirayama menyindir, apa kalian memang seistimewa itu? apa tulang dan darah kalian berbeda? kelas bangsawan, begitukah?
Hirayama tidak peduli sehebat apa mereka, tapi jika Lee Hwa menyakiti Mi Ri, hanya ada kematian sebagai balasan-nya. Aku tidak akan mentolerir itu.

(Wow...Hirayama dan Lee Hwa keren hahaha...entah kenapa scene mereka justru lebih bagus dari pemeran utama)

Yoo Hyun akhirnya menemui Mi Ri dan mengaku, ia tidak tahu kenapa ia mencintai Mi ri.

Yoo Hyun : Pada ayahku aku berkata kalau kau mirip mendiang ibu. Pada Direktur Jang, aku bahkan berkata kau polos. Tapi..tidak ada satupun dari perkataan itu yang benar2 kusukai. Aku..tanpa alasan..menyukaimu. Aku menyadari sesuatu karena kau, Mi ri. Aku menyadari cinta...masuk ke dalam hati seseorang tanpa alasan.
Dan akan semakin menguasai hati seseorang. Tapi yang kubenci bukan itu. Kau lulusan mana dan bagaimana latar belakang kehidupanmu, ya itu penting. Tapi yang lebih penting adalah kenapa kau tidak mengatakannya padaku.

Mi ri menangis, bukan..bukan seperti itu.
Yoo Hyun : Kenapa kau tidak bisa melakukannya? Kenapa kau menipuku?

Yoo Hyun tidak bisa melanjutkan pertunangan untuk sementara. Yoo Hyun akan menunggu Mi ri sampai Mi Ri bisa menerima dirinya sendiri. Tapi jika tidak, maafkan aku.

Lee Hwa memandangi foto Mi ri kecil lagi dan Tuan Park menemui Presdir Song. Presdir ternyata tahu soal anak diluar nikah Lee Hwa.
Tuan Park tidak tahu dimana anak itu, tapi ia dengar kalau anak itu akan menikah dengan seseorang. (Andai ia tahu siapa orangnya..)

Presdir Song ingin Park segera menemukan anak itu. Jika anak itu yang menemukan ibunya lebih dulu maka sang ibu bisa disalahkan karena tidak mencari anaknya.
Yoo Hyun minum2 dengan Chul Jin untuk melepaskan stresnya.

Mi ri menerima surat tuntutan dari Universitas Han Kuk karena sudah memalsukan identitas. Mi ri marah dan menemui Myung Hoon, menuduh kalau semua ini perbuatan Myung Hoon.

Myung Hoon minta Mi ri keluar dari pekerjaan-nya di Hotel. Myung Hoon sudah tahu semuanya. Mi ri berkata memang dulu ia seperti itu, tapi sekarang berbeda, sejak bertemu Myung Hoon. Ia berubah.
Mi ri : Aku sekarang adalah manager hotel terkenal, model iklan Hotel, mengajar di Universitas, tampil di TV..

Myung Hoon berkata itu bukan Mi ri asli. Tapi Mi ri merasa itu memang dia yang sebenarnya. Myung Hoon-lah yang membuatnya seperti ini. Myung Hoon yang harus tanggung jawab.

Myung Hoon berkata kalau Lee Hwa juga sudah tahu dan Mi Ri ketakutan. Ia memohon Myung Hoon memberinya waktu untuk terus terang pada Yoo Hyun sendiri.
Myung Hoon : Apa kau sangat mencintai Yoo Hyun?
Mi Ri mengangguk.

Myung Hoon : Kau mungkin meyakinkan dirimu sendiri tentang itu, seperti yang kau lakukan padaku.
Ini akibatnya kalau sering bohong, jadi susah dipercaya. Kasihan juga.

Myung Hoon ingin Mi ri mengakhirinya dan mengaku. Tapi Mi ri tidak bisa.

Yoo Hyun menemui Presdir Song dan mendapatkan nasihat tentang cinta. Cinta ibarat menggali sumur.

Mi ri muncul di pesta perayaan Ultah ke-30 Grup Mondo. Yoo Hyun menyampaikan kata sambutan. Myung Hoon merasa ini bukan waktu yang tepat untuk Mi ri, apalagi saat ini ada Lee Hwa disini.

Lee Hwa sudah melihat Mi ri dan ia segera mengajak Mi ri keluar sebentar. Yoo Hyun melihat mereka dari atas.

Lee Hwa membawa Mi ri ke ruang kosong dan langsung menamparnya. Beraninya kau! Mi ri langsung berlutut dan mengaku kalau ia memang bukan lulusan Universitas Tokyo. Atau bahkan dari Universitas manapun. Tapi perasaan-nya pada Yoo Hyun benar2 nyata.
Lee Hwa : Berdiri kau! Benar2 memalukan.

Lee Hwa menampar Mi Ri lagi dan melemparkan foto2 Mi ri dari masa lalunya. Ini membuat Mi ri hancur, ia berlutut dan segera memungut foto2 itu sambil menangis gemetaran.

Mi ri menangis dan berkata kalau harapan Lee Hwa itu wajar. Ingin menantu dengan pendidikan dan latar belakang bagus, tapi Mi ri meskipun tidak memiliki semuanya, ia tulus mencintai Yoo Hyun. Meskipun ia yatim piatu dan rendahan. Ia selama ini jujur pada Yoo Hyun.

Lee Hwa tidak peduli dan menganggap semua sudah berakhir, lalu jalan keluar.

Yoo hyun mencari Mi ri dan melihat ibunya keluar dari ruangan itu. Ia masuk dan melihat Mi ri berlutut mengumpulkan foto2 sebelum Yoo Hyun melihatnya.

Mi Ri berdiri dan bergegas pergi. Yoo Hyun bingung, ada apa ini? Lalu mengejarnya, Mi ri! Mi Ri!

MR [1-2], [Shin Jeong-ah], [3-4], [5-6], [7-8], [9-10], [11-12]

6 comments:

  1. wuih senangnya ada yg ngeposting ttg drama ini...thx ya
    :)

    ReplyDelete
  2. semangat mba tirza 3 episode lagi.,.. :)

    ReplyDelete
  3. ceritanya semakin seru,,,
    kebohongan yang akhirnya menjadi rasa cinta terhadap seseorang,,,
    hirayama t-o-p ...
    Hehe ^^
    lanjut unni tirza...

    ReplyDelete
  4. Seandainya Lee Hwa tau Mi Ri itu siapa, nyesel gak ya dia udah nampar Mi Ri. Wahhh gak sabar nunggu episode ini tayang di tv, pengen liat Yoochun Oppanya lollollol :p

    ReplyDelete
  5. Menguras emosi ..

    Thx mbak tirza buat recap'a .. :)
    Hwaiting !!

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete