Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Saturday, February 11, 2012

Kenapa banyak selebritis Korea yang menderita depresi?

Pengakuan beberapa selebritis terkenal Korea kalau mereka menderita panic-attacks atau serangan panik mendadak membuat syok para fans.

1. Lee Kyung Kyu (52th) Komedian senior
Mengaku telah menjalani pengobatan untuk mengatasi panic-attacks selama 4 bulan. "Aku selalu merasa tercekik dan takut akan kematian", kata Lee.

Pengakuan Lee yang selalu tampil ceria dan riang di TV sebagai entertainer yang berpengalaman membuat pemirsa tertawa sangat mengejutkan fansnya.
Karena dua tahun lalu ia pernah meraih Daesang (Dec 25, 2010) untuk acara KBS2TV‘s Qualifying Men yang sukses membuat penonton-nya ketawa terus.

2. Penyanyi Kim Jang Hoon, pingsan Oktober lalu saat ia akan tampil di panggung untuk acara konser di Seoul dan harus masuk RS.
Dia mengeluh kelelahan, insomnia dan detak jantung yang sangat cepat.

3. Cha Tae Hyeon, artis komedian terkenal.
Drama dan film-nya sudah banyak dikenal masyarakat. Ia mengaku kalau tahun lalu ia juga berjuang dengan panic disorder. "Aku mulai menderita penyakit ini saat seorang aktor top dikasting dalam drama TV rival setelah acaraku terus menunjukkan rating rendah."

Cha Tae Hyeon juga pernah pingsan dalam sebuah penerbangan dan minta masker oksigen. Dia juga harus memanggil ambulance 30 menit sebelum acara konser di Amerika Serikat.

4. Kim Ha Neul
Mengaku menderita hal yang sama saat berperan sebagai wanita tuna netra dalam film 'Blind' tahun lalu. "Kepanikanku juga membuatku menjadi claustrophobia dan aku merasa sangat kesulitan mengerjakan film lebih dari dua jam di dalam ruangan kecil."

5. Jun Jin, veteran boy band Shinhwa
Ia sering merasa resah berlebihan, takut jika panggungnya runtuh saat ia menyanyi.

6. Ha Yoo Mi, aktris
Ia merasa sulit bicara saat diatas panggung dan panic-attacknya membuat lidah dan wajahnya kaku.

7. Choi Jeong Won, penyanyi. Mantan grup duet UN
Ia harus meninggalkan karir bernyanyinya saat panic-attacknya semakin parah di th 2006. Penyakit ini membuat tangan dan kakinya gemetaran dan membuatnya sulit bernafas saat rekaman album.

Para ahli mengatakan kalau 2 dari 3 orang untuk setiap 100 orang menderita panic disorder di Korea. Sementara penyakit ini mempengaruhi 11% dari orang Amerika. Mereka berkata wanita kebanyakan menderita ini dibanding pria.

Psikiater Park Jin Saeng : Orang ambisius, perfeksionis dan yang sering demam panggung cenderung menderita panic disorders.

Park adalah psikiater mendiang Choi Jin Sil. Menurutnya, Entertainer dan politisi lebih besar kemungkinan-nya menderita kelainan ini dibanding orang lain.
Park berkata kalau selebriti mendapatkan kekuatan saat popularitas mereka naik, tapi saat mereka tidak lagi dalam sorotan, mereka merasa kehilangan dan menjadi gelisah, sering berakibat insomnia, depresi dan bergantung pada obat-obatan.

Tapi menurutku ini juga terjadi karena :
Tekanan berlebihan dari masy Korea/pemirsa Korea yang kadang sulit memisahkan entertainer dengan manusia biasa. Entertainer adalah manusia, tapi mereka sering menuntut entertainer hidup seperti dewa-dewi khayalan mereka. Selalu tampak cemerlang dan murni.
Tekanan dari industri hiburan, agensi dan persaingan yang super ketat.

Satu contoh, coba lihat bts TMTETS yang diambil saat hujan salju lebat 1 Feb 2012 lalu. Itu benar2 keterlaluan, mereka harus tetap syuting di saat salju turun deras sekali dan pasti suhunya gila2an dinginnya. Sampai harus memakai kantung2 pemanas dalam hanbok mereka.
Maksudku, memangnya syuting tidak bisa ditunda apa, kasihan sekali. Hebatnya lagi, mereka tetap menunjukkan profesionalisme. Tapi ya keterlaluan aja.

Source : Chosunilbo

8 comments:

  1. HM... iya aq yang cuma mahasiswa biasa aja juga sering gitu..
    Karena ketakutan hadapi hari esok.. sedangkan aku tidak bisa atur waktu dengan baik sehingga byk tugas belum usai dan belum belajar..
    Mesti aku ketakutan dan rasanya pingin mati aja..
    dan menganggap esok adalah hari kematianku karena tidak siap hadapi hari esok..
    Fiuh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, kukira sebaiknya tidak perlu terlalu memikirkan hari esok. Lakukan saja yang terbaik untuk hari ini. Hari esok akan ditentukan oleh kesiapan kita menyelesaikan hari ini.

      Delete
  2. Iya tuh Unn.. Biasku aja *member snsd* syuting disaat turun salju dgn pakaian gk terlalu tebal. :( Tp saya salut dgn profesinalisme artis Korea. Dan Nitizen Korea super duper sadis dan sangat teliti walaupun Fandom disana juga cinta mati2an ama biasnya sampai sering ngirimin makanan kalau biasnya lg syuting. hahaha...

    Unnie Tirza HARUS tanggung jawab karena menjadikanku terkena Hallyu Wave. wkwkkwkk....

    ReplyDelete
    Replies
    1. @winda, kenapa aku harus tanggung jawab ? hahaha...
      Iya, fans Korea memang fantastis.

      Delete
  3. Gara2 blog Unnie inilah saya browsing ttg Drama Korea, habisnya biasa ada penjelasan2 tertentu dlm sinopsis yg Unnie buat. hahaha... Tp sy rela kok Unn jd kena demam Hallyu Wave. Dan krn YAMD si Yoona jd juga cari2 siapa dia dan apa itu SNSD jadilah daku skrg seorg sone. *curcol bok* :D

    ReplyDelete
  4. mo jd artis di korea kudu mikir sejuta kali dulu, berat sih!
    ga kek di indo lbh nyantai

    ReplyDelete
  5. winda : aku setuju banget mbak,,blog ka'tirza enak dibaca,mudah dimengerti bikin kita serasa nonton dramay langsung,,heheheheh

    aku juga liat fansy korea itu menakutkan ada gosip dikit dari fans jadi anti,,kalo kata orang indonesia "LEBAY" hahhaha itu yang bikin artisy jadi ketakun en gampang depresi kaliya..

    ReplyDelete
  6. Nyari apa sih sebenarnya? Populeritas dan duit banyak tapi hidup ga tenang...

    Jadi dapat hikmah: Periksa kembali NILAI dari mimpi-mimpi kita

    ReplyDelete