Seung Yoo marah, ia menggertakkan gigi, siapa kau sebenarnya? Apa kau benar2 Putri Suyang Dae Gun?
Anak buah Ja Beon segera melepaskan cekikan Seung Yoo dari Se Ryung.
Ja Beon minta Seung Yoo menghentikannya.
Seung Yoo : Beraninya kau muncul di depanku. Aku akan membunuhmu dan juga ayahmu dengan tanganku sendiri. Aku pasti akan mencincang kalian!
Se Ryung : Aku akan menunggu hari saat aku akan mati di tangan Guru.
Se Ryung segera pergi sambil menahan tangisnya. Seung Yoo stres dan jatuh ke lantai penjara. Ia ingat lagi kata2 ayahnya.
Sekarang Seung Yoo menyesal dan teriak keras, ia melampiaskan kemarahan pada dirinya sendiri.
Se Ryung hampir jatuh, tapi lengannya ditahan Shin Myun.
Shin Myun muncul lagi dan menarik tangannya.
Se Ryung marah, apa yang kau lakukan? Ia mengibaskan tangan Shin Myun.
Shin Myun minta Se Ryung pulang. Shin Myun heran melihat luka di leher Se Ryung. Tapi diam saja.
Shin Myun : Aku tidak bisa hanya melihat wanita yang akan kunikahi pulang sendiri di tengah malam seperti ini.
Se Ryung memandang Shin Myun dengan marah, Orang sepertimu yang tanpa malu menghianati temannya sendiri, bukanlah orang yang kuharap menemaniku, meskipun cuma sebentar.
P. Suyang pulang bersama Im Woon. Yeo Ri menghormat, tapi Se Ryung sama sekali tidak menundukkan kepalanya. P. Suyang tanya, darimana saja Se Ryung malam2 seperti ini.
Yeo Ri mencoba menutupi dengan berkata mereka jalan2 karena Se Ryung murung.
Tapi Se Ryung berkata terus terang, saya pergi ke Hanseong untuk menemui Tuan Muda Kim.
Bahkan Im woon juga kelihatan terkejut. Se Ryung diam saja.
P. Suyang : Apa ini karena dia yang sudah kau selamatkan dengan mengarahkan pedang ke lehermu? Kau jelas janji kalau aku menyelamatkan-nya, kau akan selalu mendengar kata2 ayahmu, sampai kau mati. Kau belum melupakan perjanjian itu, ya kan?
P. Suyang berkata kalau tanggal pernikahan Se Ryung dengan Petugas Shin akan segera ditetapkan, ia minta hari itu bisa menjadi hari yang berbahagia. Kendalikan perasaanmu. Lalu Suyang jalan masuk.
Se Ryung terkejut dengan perkataan ayahnya, tapi ia diam saja dan masuk.
Shin Myun merasa marah dan kesal.
Se Ryung diam saja dan menghela nafas. Ia memandangi bulan di langit.
Shin Myun masuk ke penjara dalam kondisi mabuk, langsung menemui Seung Yoo. Shin Myun ingin tahu apa Seung Yoo benar2 ingin membunuh Se Ryung.
Seung Yoo tiba2 terkejut, kau sudah tahu kalau wanita itu adalah putri Suyang, ya kan?
Shin Myun hanya mendengus. Jika kukatakan kalau demi menyelamatkanmu, wanita itu bahkan berani mempertaruhkan nyawanya sendiri, apa kau akan percaya itu?
Seung Yoo dengan dingin menjawab : Dia tidak ada hubungannya lagi denganku.
Seung Yoo : Temukan Ah Kang dan kakak iparku. Jika kau bersedia memenuhi permintaanku, kau boleh mengambil nyawaku sekarang.
Shin Myun teringat kata2 Han Myung Hoe, kalau ia tidak akan membiarkan Seung Yoo hidup.
Shin Myun : Kau akan tetap mati.
Seung Yoo memohon, ini akan jadi permintaan terakhirku. Jika mereka masih hidup, apa kau bisa membantu mereka lari?
Shin Myun : Kenapa aku harus membantu keluarga penghianat?
Seung Yoo : Kau jelas tahu kalau ayahku tidak bersalah.
Seung Yoo : Takdir. Menggunakan takdir sebagai alasan, apa itu untuk membenarkan darah yang sudah menodai tanganmu?
Shin Myun diam saja dan ingin pergi. Seung Yoo teriak, apa rencanamu dengan A Kang dan kakak iparku? Jawab aku sebelum kau pergi.
Shin Myun : Pergilah dengan selamat, Kim Seung Yoo.
Seung Yoo : Shin Myun, Shin Myun.
P. Suyang menghela nafas.
P. Suyang mengerti dan memberikan lukisan P. Anpyeong pada Mae Hyang.
P. Geum Sung dan P. Kyung Hye menghadang rombongan mereka. Pengawal awalnya melarang keduanya mendekat. Tapi P. Geum Sung marah, minggir! Apa kau pikir Anpyeong Dae Gun adalah penjahat?
Kapten akhirnya memberi jalan pada mereka untuk menemui P. Anpyeong.
P. Anpyeong tampak pasrah, Yang Mulia Putri..
P. Kyung Hye menahan tangisnya, kudengar jalan menuju pengasingan sangat panjang.
P. Anpyeong berkata tidak masalah, karena ia tidak dihukum mati. Hanya saja, saya tidak bisa melindungi Yang Mulia dan Tuan Putri sampai akhir. Saya sangat menyesal.
Putri minta pamannya menjaga diri.
Kapten mengingatkan, kalau perjalanan menuju pengasingan masih sangat panjang. Mereka harus segera berangkat. P. Kyung Hye dan P. Geum Sung harus merelakan P. Anpyeong dibawa pergi.
Seung Yoo jalan keluar. Jung Jong dan Prof langsung teriak-teriak, Seung Yoo! Seung Yoo!
Seung Yoo menoleh dan melihat mereka.
Seung Yoo! Seung Yoo.
Yeo Ri mencemaskan Se Ryung, tapi Se Ryung mana peduli, matanya tidak lepas dari Seung Yoo.
Keduanya berpapasan. Lady Ryu juga tidak melihat Seung Yoo. Tapi Ah kang yang ada di gendongan ibunya mengenalinya, Paman...itu seperti paman..
Lady Ryu : Ah Kang, diamlah.
Ah Kang berusaha memanggil Seung Yoo, paman...lalu ia pingsan karena kelelahan dan ketakutan.
Lady Ryu panik, Ah Kang! Ah Kang! Bangunlah.
Lady Ryu memohon pada petugas untuk menyelamatkan Ah Kang. Tapi petugas tidak mempedulikannya. Se Ryung dan Yeo Ri juga mendekat. Se Ryung ingin membantu, tapi Yeo Ri menahannya. Petugas juga melarang Se Ryung.
Se Ryung : Anak itu dari kediaman itu. Anak itu dari kediaman Guru.
Se Ryung bergegas pergi ke Hanseong.
Tapi Shin Myun diam saja dan berbalik. Justru ia melihat Se Ryung.
Se Ryung berkata kalau ia ingin membawa anak yang tadi dilihat Shin Myun ke dokter. Shin Myun menolaknya, ia tidak bisa mengijinkan Se Ryung memberikan obat untuk penjahat.
Se Ryung : Apa kesalahan anak kecil itu? Apa Petugas Shin benar2 orang yang tidak memiliki darah dan air mata?
Se Ryung : Aku memohon padamu. Jika anak itu mati karena ini, maka aku akan sangat menyesal dan tidak akan bisa melupakannya sepanjang hidupku.
Kukira, Petugas Shin juga akan merasa hal yang sama.
Shin Myun tidak berkutik dan akhirnya mengijinkan Lady Ryu bersama Ah Kang diantar ke dokter.
Se Ryung tidak menjawabnya, anak itu sakit. Lebih baik kita pergi dulu.
Lady Ryu berkata ke Se Ryung, saya tidak tahu siapa Nona, tapi saya tidak tahu bagaimana membalas kebaikan anda.
Se Ryung : Tidak perlu.
Lady Ryu heran : Kenapa anda membantu kami?
Se Ryung justru berkali-kali minta maaf. Lady Ryu heran, kenapa anda seperti itu?
Suyang jelas tidak setuju, Yang Mulia apa anda benar2 tidak mempercayai paman anda?
Danjong : Aku hanya ingin menstabilkan hukum negara ini. Tanpa bukti jelas, Paman Anpyeong akan diasingkan. Ini tidak pantas.
Shin Suk Joo : Kami menemukan surat dengan niat jahat di kediaman Anpyeong Dae Gun.
Danjong : Apa maksudmu? Surat dengan niat jahat apa?
Shin Suk Joo menyerahkan surat itu pada Danjong.
Danjong gemetar, ia tidak percaya. Tapi ia juga tidak bisa menyangkal kalau ini adalah tulisan tangan P. Anpyeong.
Suyang : Kita sudah mendapat bukti yang mendukung, Yang Mulia. Anda seharusnya menganugerahi sayak/racun untuk Anpyeong.
(Sayak = Anggota Keluarga Raja atau pejabat tingkat tinggi, biasanya dihukum mati dengan minum racun bukan dipenggal.)
Danjong syok : P ..Paman.
Eun Geum ternyata disuruh Jung Jong, saya minta maaf, tapi Pangeran minta saya mengantar Tuan Putri ke sana.
P. Kyung Hye akhirnya keluar. Eun Geum mengantarnya ke taman, ada banyak sangkar burung dipohon. P. Kyung Hye heran.
Jung Jong sudah menunggu dan ia terlihat malu, Eun Geum meninggalkan keduanya.
Jung Jong : Kudengar dari Eun Geum kalau kau suka mendengar kicauan burung di istana.
Jung Jong ingin melihat Putri tersenyum bahagia di taman ini. Ini adalah harapan saya. Untungnya, di tengah kekacauan ini, Anpyeong Dae Gun dan teman saya Seung Yoo selamat.
Satu demi satu, demi Yang Mulia dan Tuan Putri, saya akan mencoba sangat keras untuk melindungi anda berdua.
Eun Geum datang dengan berita buruk, Yang Mulia! Para menteri mengajukan petisi pada Raja untuk menganugerahkan sayak pada Anpyeong Dae Gun.
Jung Jong berkata akan memeriksanya. Ia pergi.
Di istana, para menteri yang berpihak pada Suyang memohon pada Raja untuk menghukum mati Anpyeong Dae Gun. Danjong sama sekali tidak punya pilihan lagi.
Tidak jauh dari kapal itu, ada kapal lain yang berisi anak buah Han. Ada tiga pembunuh utama. Dua diantaranya bosan dan ingin segera menghabisi semua tahanan sekarang juga, tapi pembunuh yang paling senior berkata tunggu sebentar, ia ingin menghabisi mereka sekaligus.
Tahanan lain kaget, apa? Apa katamu?
Mereka mulai menyadari kalau mereka tidak akan ke Pulau Gang Hwa, tapi terancam mati. Mereka juga melihat kapal yang membuntuti kapal ini.
Jo Seok Ju, salah satu tahanan berkata tentang Raja Taejo yang memasukkan seluruh keluarga kerajaan dinasti Goryeo dalam sebuah kapal lalu mengubur mereka hidup-hidup dalam laut. Suyang Dae Gun pasti melakukan hal yang sama, ia adalah iblis yang brutal.
Seok Ju kesal dengan sikap apatis Seung Yoo, kau tidak mau hidup ya? Apa kau tidak menyesal kalau mati sekarang?
P. Suyang : Apa kau pikir aku merasa senang setelah mengirim adikku pergi seperti itu?
P. Geum Sung : Apa kau pikir kau bisa menutupi langit dengan telapak tanganmu? Atas nama Tuhan, Aku, Geum Sung tidak akan pernah memaafkanmu.
Anak buah Han masih menunggu sinyal dari kapal di depan mereka.
Jung Jong tampak pucat, ia diam saja.
P. Anpyeong pucat pasi. Tapi tidak bisa melawan. Ia terpaksa menjalani prosesi sayak. P. Anpyeong dengan gemetaran mengangkat cawan-nya dan meminumnya.
P. Anpyeong meninggal dunia.
Shin Suk Joo juga kelihatan tidak terpengaruh dengan peristiwa ini. Ia terus memikirkan strategi.
Jo Seok Ju menarik Seung Yoo menyelam, ikut aku.
Seung Yoo dan beberapa tahanan berhasil berenang ke daratan.
Anak buah Han juga menyadarinya dan mengejar mereka dengan sekoci-sekoci.
Lady Ryu terkejut, bagaimana anda tahu?
Se Ryung berkata pernah ke kediaman mereka dan melihat Ah Kang. Se Ryung ingat Ah Kang.
Lady Ryu : Begitu rupanya.
Lady Ryu : Benarkah?
Se Ryung : Saya melihatnya.
Lady Ryu merasa sangat lega, paling tidak, putri saya dan saya masih memiliki harapan sekarang.
Shin Myun : Saya berterima kasih.
Suyang heran, apa yang dilakukan Se Ryung, wanita itu seperti anggota keluarga penjahat. Kenapa dia jalan2 dengan bebas diluar?
Shin Myun tidak bisa menjawabnya. Tapi Se Ryung terus terang, mereka adalah Menantu Perdana Menteri Kim Jong Seo dan cucu perempuannya.
Suyang dengan licin berkata kalau Se Ryung mulai menggunakan belas kasihan lagi. Karena kau sangat menyukai anak-anak, kuharap kau segera membuatku menggendong cucu.
Suyang mengatakan ini sambil memandang Shin Myun. Se Ryung terkejut, Ayah!
Suyang berkata kalau mereka akan segera menikah, tidak perlu malu-malu.
Seok Ju marah2, ayo bangun! Tidak peduli berapa besar kau ingin mati, tapi ini bukan waktu yang tepat. (ok, meskipun keren, siapa mau mati bersama Seung Yoo.)
Seok Ju melihat ekspresi Seung Yoo dan melarangnya melakukan apapun, apa kau sangat ingin terbunuh?
Mereka memutuskan untuk menunggu sampai pagi, dia seperti tikus dalam jebakan tidak akan kemana-mana. Semua memutuskan berkemah di tepi pantai.
Seok Ju memperingatkan Seung Yoo, kau bukan satu-satunya yang memiliki dendam.
No Geol : Berdasar pengalamanku dari peperangan, kita harus mengambil kesempatan untuk mencuri kapal mereka.
Ini cara terbaik untuk kabur dari pulau ini.
Seok Ju : Kau seorang pejuang?
No Geol membenarkan. Seok Ju tidak setuju dengan rencana itu, mereka tidak punya senjata, kalau mencuri perahu maka pasti tidak akan bisa lolos dari hadangan kapal besar yang menunggu kita di laut.
Yang lain setuju, Seok Ju benar. Sekarang mereka hanya bisa membunuh atau semua akan mati.
Seok Ju : Sekarang mereka pasti bongkar muat di pantai. Kita harus mengambil segala senjata yang bisa kita dapatkan.
Seok Ju baru sadar, ia melihat ke tanah dan memang ada jejak kakinya di tanah berlumpur. Seok Ju terkejut, sepertinya baru menyadari kemampuan Seung Yoo.
Mereka sampai pantai dan menyelinap diantara para pembunuh yang tidur. Mengambil senjata2 yang bisa diambil. Lalu pergi.
Seorang tahanan menginjak pembunuh yang tidur, membangunkan semua orang. Siapa?
Seok Ju mengumpat kesal, lalu memimpin semuanya untuk lari.
Seung yoo langsung menyerang pria itu. Seok Ju kaget.
PM [1], [History], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8], [9], [10]
keren ini film!
ReplyDeletebagus banget!!!
ReplyDeletewuah seung yoo.....kau membuatku geregetan >,<
ReplyDeletekenapa kau tidak merencanakan taktik yang jitu untuk balas dendam, huftt ,, nonton TPM memang memancing emosi >.<
seung yo keliatan seksi dgn rambut barunya yg keren......
ReplyDelete,.,khu jdi sedihh nhe .,,cinta mereka jgi terhambat gara2 mslah ortu ajha,.,.,.,.
ReplyDelete