Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Saturday, September 3, 2011

You Are My Destiny episode 156

Ny. Seo menyetir sambil marah2, ia menekan gas. Hati-hati bu...

Sementara Ho Se...menyanyi dan menari untuk Sae Byuk. Ayo Sae Byuk, menari denganku. Kita sendirian di rumah.

Sae Byuk ketawa geli dan akhirnya ikut menari..Yoona-style.
Ho Se merasa iba pada Sae Byuk dan memijatnya.

Ny. Seo tiba di rumah, ia terpana melihat kondisi ruang tamunya. Penuh balon pink dan lilin. Lalu naik ke atas.

Ho Se dan Sae Byuk masih bicara dengan bebas, tanpa tahu kalau Ny. Seo mencuri dengar.

Ny. Seo mendengar : Saat Ho se tanya apa Sae Byuk kecewa saat ia berpihak ke ibunya. Sae Byuk mengiyakan. Meskipun cuma pura2 tapi rasanya ia sangat kesal.
Sae byuk berkata kalau Ny. Seo seperti predator yang selalu memangsanya. Kejam sekali. Sae Byuk tetap minta Ho Se baik ke ibunya karena sekarang Ny. Seo tidak terlalu keras lagi. Ini seperti menembak dua burung dalam satu tembakan.
dsb..

Ny. Seo tidak langsung konfrontasi saat itu juga, ia menutup pintu dan kembali ke kamarnya. Ny. Seo murka dan memaki Sae Byuk.
Ny. Seo mencari ponsel dan telp Ho Se, ia berkata ada yang terjadi di tempat upacara peringatan kematian dan minta Ho Se datang menemuinya sekarang.

Ho Se minta maaf ke Sae Byuk karena harus pergi menemui ibunya. Sae Byuk mengerti dan minta Ho se pergi. Ia mengantar Ho Se lalu masuk lagi.
Sae Byuk berkata harus membereskan balon2 ini sebelum semua pulang.

Ny. Seo keluar kamar dan membuat Sae Byuk terkejut. Sae Byuk tanya apa Ny. Seo telp Ho Se dari dalam rumah.
Ny. Seo menuduh Sae Byuk menyuruh Ho Se berbohong padanya dan pulang. Sae Byuk tidak tahu kalau Ho se akan melakukan ini. Tapi Ny. Seo mana percaya.

Ny. Seo tetap marah dan berkata kalau ia memperalat Ho Se untuk berbohong padanya. Sae Byuk minta maaf dan Ny. Seo menarik tangannya, keluar. Keluar!

Sae Byuk diusir dan gerbangnya dikunci. Eomeoni! Eomeoni!! maafkan aku.

Yoon Hee di RS. So Young kesal, hanya karena mencemaskan test saja kenapa jadi seperti ini. Tae Young bergegas masuk dan melihat mereka, tapi terhenti saat melihat Sang Ki memberikan minuman untuk So Young.
Sang Ki berkata kalau ini salah So Young yang sudah membuat Yoon Hee stres. So Young menyalahkan Sang Ki, ini tidak akan terjadi kalau kau tidak muncul.

Yoon Hee melihat Tae Young dan memanggilnya. Tae Young mendekat dan tanya kondisi Yoon Hee. Sang Ki mendengus, tadi kau marah2 pada Yoon Hee.

Tae Young berterima kasih karena Sang Ki menolong Yoon Hee. Sang Ki berkata tidak perlu, karena Yoon Hee adalah putrinya. Itu sudah tugasnya.

Dokter datang dan tanya siapa walinya. Sang Ki dan Tae Young menjawabnya. Sang Ki bergaya sebagai ayah yang perhatian.
Mereka membawa Yoon Hee pulang. Ny. Lee mencemaskan cucunya dan mau tidak mau harus berterima kasih pada Sang Ki karena sudah menolong Yoon Hee.

So Young berkata akan menginap beberapa hari sampai Yoon Hee pulih. Sang Ki senang sekali. Tae Young kesal dan berkata akan menginap juga.
Sang Ki tanya apa Tae Young takut kalau So Young akan kembali dengannya. Ny. Lee kesal dan akan memukul Sang Ki.

Ny. Lee berkata akan meninggalkan toko dulu beberapa hari dan minta So Young kembali saja dengan Tae Young.
Tae Young mengalah dan mengijinkan So Young menginap. Ia mengajak Sang Ki keluar dulu.

Diluar, Tae Young mencengkeram baju Sang Ki lagi, apa sebenarnya yang diinginkan Sang Ki. Uang?
Sang Ki berkata ia melakukan ini karena mencintai Yoon Hee. Tae Young berkata kalau memang demikian, tinggalkan mereka.

Sang Ki berkata ia memang miskin, tapi tetap saja ayah kandung Yoon hee. Sang Ki berkata kalau Tae Young adalah orang luar dan seharusnya pergi.
TAe Young berkata mereka baik2 saja sebelum Sang Ki datang.

Sang Ki ingin menggunakan hubungan darahnya dengan Yoon hee untuk tinggal. Ok, sekarang Tae Young tidak sabar dan memukul Sang Ki. Keduanya berkelahi.

Dae Jin dan yeong Suk masih mencemaskan Mi Ok. Tae Young datang dan berkata kalau Yoon Hee sakit, jadi So Young harus menginap di rumah ibunya.
Mi Ok pulang. Semua kaget dan tanya apa yang terjadi. Mi Ok bohong dan berkata kalau ia pulang sebentar ke Amerika untuk mengurus lukisannya.

Mi Ok bahkan memberikan hadiah untuk semuanya, dan berkata ia merasa sangat senang pulang ke rumah ini.

Mi Ok masuk ke kamarnya dan Yeong Suk marah, kenapa tidak muncul untuk tes DNA. Mi Ok berkata dia bisa kembali lagi besok jadi jangan terlalu dibesarkan. Tidak akan ada yang berubah, Sae Byuk tetap saja putri kandungnya.

Yeong Suk menemui Dae Jin dan mengeluh dengan tanggapan Mi Ok. Yeong Suk telp Sae Byuk, tapi Sae Byuk tidak bisa mengangkatnya. Sae Byuk sebenarnya jalan ke arah rumah Yeong Suk.

Tapi saat mendengar ibunya membuka pintu untuk membuang sampah, ia sembunyi.

Sae Byuk menangis diluar pagar, ia tidak mau membuat cemas ibunya lagi dan memutuskan kembali ke rumah mertuanya.

Ia harus minta maaf dari monitor dan memohon dibukakan pintu.
Sae Byuk menunggu diluar pagar. Salju mulai turun. Sae Byuk menggigil kedinginan.

Ny. Seo di dalam dan meremas surat nikah Sae Byuk dan Ho Se. Ia sudah susah payah mencoba mengubah Sae Byuk menjadi menantu yang pantas untuk keluarganya, tapi wanita itu memang mengerikan dan Ny. Seo tidak akan pernah mengijinkan Sae Byuk kembali ke rumahnya.

Ho Se sudah sampai di rumah keluarga mereka. Dan salah seorang paman berkata kalau Ny. Seo sudah lama pulang. Ada berita di TV kalau akan ada badai salju dan paman minta Ho Se menginap saja disana.
Ho Se mencoba telp Sae Byuk tapi tidak dijawab, karena ponsel Sae Byuk masih ada di kamarnya. Ho Se berpikir Sae Byuk pasti tertidur.

Yeon Shil belanja banyak barang dan Dae Gu berkata akan menjadi suami yang hebat. Yeon Shil tidak percaya, Dae Gu tidak akan bersungguh-sungguh.

Dae Gu melihat banyak sekali barang dan marah kenapa belanja banyak sekali. Yeon Shil tampak ketakutan dan Dae Gu merendahkan suaranya lalu memuji Yeon Shil kalau ia pasti terlihat sebagai model kalau pakai baju yang dibelinya.

Dae Gu berkata seharusnya mereka belanja untuk keperluan bayi dan minta maaf karena marah pada Yeon Shil semalam.

Dae Gu menggendong Yeon Shil ke kamar dan menggodanya, Yeon Shil melarikan diri. Keduanya main kejar-kejaran di sekitar ruang tengah.

Yeon Shil tiba2 jatuh dan Soo Bin masuk ke dalam rumah. Ia malu dengan tingkah laku orang tuanya. Ia masuk kamar. Kasihan Soo Bin hahaha..
Sekarang, punggung Dae Gu yang sakit.

Paginya, Sae Byuk masih ada di depan gerbang keluarga Kang. Ia kedinginan.

Yu Ri jalan pulang dari main ski dan bertemu Tae Poong lagi. Yu Ri minta tolong Tae Poong. Tae Poong menolak, sampai Yu Ri akhirnya teriak.

Tae poong berbalik dan menolongnya. Justru saat dekat rumah, ia melihat Sae Byuk memohon di interkom dan minta maaf ke Ny. Seo. TAe Poong mendengar Sae Byuk berkata ia sudah menunggu diluar semalaman.

Tae Poong mendekati Sae Byuk dan tanya apa itu benar, apa dia mengusirmu? Tae Poong menyentuh pipi Sae Byuk, pipimu beku!

Tae Poong marah dan mengajak Sae Byuk pulang. Yu Ri membela ibunya, tapi Tae poong melotot ke Yu Ri. Yu Ri jadi diam.

Sae Byuk berkata ini semua salahnya dan ibu mertuanya akan memaafkan kalau dia minta maaf.

Yu Ri berkata di monitor, ibu ini aku dan Ny. Seo membukakan pintu. Sae Byuk bisa masuk.
Sae Byuk minta Tae Poong tidak mengatakan ini ke ibu. Tae Poong tidak suka, ia tampak kesal sekali.

Yu Ri masuk bersama Sae Byuk. Ny. Seo marah lagi. Sae Byuk minta maaf, ini semua salahnya.
Ny. Seo berkata ia tidak marah karena masalah upacara peringatan kematian. Tapi ia marah karena Sae Byuk berbohong padanya dan tertawa di belakangnya.

Ny Seo berkata kalau Sae Byuk tidak pernah mendengarnya sejak hari pertama ia menikah dan tidak pernah bisa mengikuti standarnya. Sekarang Sae Byuk memanfaatkan putranya.

Ny. Seo : Ini tidak akan berhasil, kita tidak bisa ada di dalam keluarga yang sama. Kemasi barang2mu. Kau tidak mau? Kalau begitu aku saja yang mengemasinya.
Ny. Seo jalan ke atas. Sae Byuk mengejarnya.
Yu Ri syok mendengar perintah ibunya.

Tae Poong tidak merahasiakan masalah Sae Byuk ke ibunya. Ia cerita Sae Byuk diusir Ny. Seo dan menunggu semalaman di luar.
Yeong Suk kaget dan ingin tahu apa yang terjadi.

Tae Poong berkata kalau Sae Byuk bertengkar lagi dengan mertuanya dan berdiri diluar sepanjang malam. Tae Poong heran kemana Ho se, ia ingin menyeret Sae Byuk pulang.

Yeong Suk langsung lari keluar. Mi Ok keluar dan tanya apa yang terjadi. Apa yang terjadi ke Sae Byuk?

Yeong Suk sampai ke rumah keluarga Kang dan Yu Ri membukakan pintu. Tepat saat Ny. Seo membuang tas milik Sae Byuk dan berkata kalau Sae Byuk tidak bisa tinggal disini.
Yeong Suk marah : Kenapa tas ini ada disini?

YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147], [148], [149], [150], [151-152], [153-154], [155]

Notes :
Sekarang giliran pembalasan Mi Ok, serial lain aku freeze dulu, mau selesaikan satu ini dulu, aku penasaran.

5 comments:

  1. aq berharap sae byuk adalah keturunan orang madura, jadi mertuanya gak bisa semena-mena sama dia, kalo gak mau celuritnya yang bicara hihihihi

    tapi endingnya kan ibu + mertuanya sae byuk sama2 kena leukimia kan, trus yang cocok cuma sum2 tlng blkngnya sae byuk, tp sm sae byuk dikasih ke mertuanya.

    makanya ibunya nyariin sae byuk, wong ada maunya.

    ReplyDelete
  2. tirza...scent of a women nya doooong

    ReplyDelete
  3. Makasih Sinopsisnya ya....
    Q tunggu sampe episode 178... mkasih....

    ReplyDelete
  4. iya mbak, selesaikan ini dulu ya... heheh
    meski kesal banged ma mamanya hose apa lagi ma hose yang nanti setuju aja cearai ma Sb...

    ReplyDelete
  5. Aku mulai nggak suka nonton serial ini mulai episode siksa-menyiksa ibu mertua ke menantunya. Memang di Korea wanita jaman sekarangnya seperti Sae Byuk? Tabah menghadapai cerca mertua? Kupikir, salah2 mereka yg 'ngebanting' kalo mertua 'macam-macam;! Kalau semua seperti Sae Byuk, sekarang di Korea tak ada lagi kisah orang tua hidup sendirian dan cuma sesekali saja dijenguk keluarga (anak-mantu-cucu).

    Btw, di Indosiar sepertinya mau main K-Dorama baru. Saya lupa judulnya apa. Yang main Chae Rim. Sepertinya Tirza pernah buat sinopnya tapi nggak selesai. Benar begitu? ;)

    Semangat buat You're Destiny ya, Tirza. Aku baca sinopnya aja deh. Ogah nonton filmnya... ;P

    ReplyDelete