Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Wednesday, August 31, 2011

You Are My Destiny episode 147

Tae Young terus saja memukuli Jo sang Ki. Setelah beberapa saat keduanya sadar kalau mereka saling kenal.
So Young kaget, Tae Young! Kau kenal dia?
Sang Ki juga berseru, So Young! jadi ini suamimu?

So Young dan Tae Young bicara berdua di kamar. Tae Young marah karena So Young tidak mengatakan padanya kalau Jo Sang Ki adalah ayah kandung Yun Hui.

So Young minta maaf, ia tidak mengira Sang Ki akan sejauh ini. Mengikuti mereka sampai rumah. Tae Young juga tidak menjelaskan bagaimana ia bisa bertemu Jo Sang Ki.

Tae Young dan So Young keluar menemui Jo Sang Ki. Tae Young minta Jo Sang Ki pergi dari rumah Ny. Lee.
Jo Sang Ki tidak mau bahkan menantang untuk memanggil polisi, siapa nanti yang akan disalahkan. So Young tahu kalau situasinya tidak menguntungkan dan minta jangan panggil polisi.
Jo Sang Ki menyalahkan Tae Young, kau bilang katanya aku harus minta maaf pada putriku.

Ny. Lee dan Yun Hui pulang, mereka syok melihat Tae Young disini.

Ho Se mendengar apa yang sebenarnya terjadi dari Mi Ok. Kalau Sae Byuk tidak tidur karena menyiapkan sayuran.
Mi Ok berkata ibu Ho Se tidak akan mendengarnya dan akan buruk akibatnya untuk Sae Byuk. Ia minta Ho Se mencari pembantu dan pura2 tidak tahu masalah yang terjadi.

Ho se mendapat telp, sepertinya pencari kerja. Ia minta maaf karena situasi ekonomi, Lohas juga akan mengurangi jumlah karyawan.
Mi Ok mendengar ini dan tampak prihatin. Ia mengajak Ho Se makan karena sudah minta bantuan Ho Se.

Mi Ok menggandeng lengan Ho se dan bertemu Presdir Kang. Mereka saling berkenalan. Mi Ok terlihat terkesan dengan Presdir Kang.

Ada seorang pembantu datang ke keluarga Kang. Membuat Ny. Seo dan Sae Byuk kaget. Ho Se berkata ia yang mempekerjakan-nya, untuk membantu ibunya juga. Karena Sae Byuk akan kerja di kantor.
Ny. Seo marah dan menuduh Sae Byuk menyuruh Ho se mencari pembantu.

Sae Byuk heran kenapa Ho Se melakukan ini. Ho Se berkata ia tahu soal kimchi itu.
Sae Byuk kaget, darimana. Apa dari Jeong Mi Ok?

Ny. Seo masuk ke kamar mereka dan berkata ia sudah habis kesabarannya dan sama sekali tidak mengijinkan Sae Byuk kerja di kantor.
Sae Byuk memohon agar tetap diijinkan kerja, Presdir masuk dan ikut membujuk istrinya. Tapi Ny. Seo tidak bergeming.

Mi Ok olahraga di kamar dan ingat percakapan Ho Se tentang efisiensi karyawan. Ia telp seseorang tentang jumpa penggemarnya dan juga kolektor lukisannya.
Mi Ok ingin mengadakan jamuan makan malam untuk mereka dan minta diatur jadwalnya.

Mi Ok mengambil foto Sae Byuk dan dirinya, ia janji akan mengurus semuanya.

Ny. Lee menyodorkan kontrak pada Jo Sang Ki. Sampai kapan kau mau tinggal seperti lintah di sini.
Jo Sang Ki berkata ia harus menunggu dulu. Keluarga Lee memberikan aturan :
1. So Young minta Jo Sang Ki tidak menemui keluarganya.
Jo Sang Ki memotong, keluarga yang mana? ada aku, kau dan Yun Hui...

Yun Hui memotong, no. 2 : Jangan memanggil nama atau melihatku!
Jo Sang Ki : Omong kosong, aku seharusnya memanggil anakku, anak dan istriku, istri.
Tae Young marah dan mencengkeram baju Jo Sang Ki, awas kalau kau berani menyentuh So Young.
Jo Sang Ki mengalah dan tanya apa dia akan mendapat kamar So Young. So Young teriak dan berkata Jo Sang Ki tidur di sofa saja.

Dr. Nam mengajak Soo Bin ke panti asuhan, anak-anakku! Ia membagikan pizza untuk mereka.
Anak-anak senang sekali dan mengerumuni mereka.

Dr. Nam minta maaf karena mengajak Soo Bin begitu saja ke Afrika, ia minta Soo Bin menunggunya saja. Ia juga menitipkan anak2 ini pada Soo Bin.
Nam : Sesekali, datanglah dan temani mereka, ajak bicara dan bantulah membuat PR.

Dr. Nam mengantar Soo Bin pulang dengan sepeda. Ia tahu Soo Bin tidak suka dibonceng sepeda, tapi ini yang terakhir kalinya.
Soo Bin berkata tidak ingin kehilangan Nam dan justru memutuskan untuk ikut bersama Dr. Nam ke Afrika.

Dae Gu dan Yeon Shil terkejut saat mendengar rencana Soo Bin yang ingin ikut Nam ke Afrika.
Yeon Shil marah, bahkan ia berkata harus menguburkan dirinya dulu kalau ingin pergi.

Sae Byuk dan Ho Se akan berangkat ke kantor saat ada guru les bahasa Inggris yang datang.
Guru itu dipanggil oleh Ny. Seo untuk mengajar bhs Inggris ke Sae Byuk.

Sae Byuk minta maaf, tapi ia tetap ingin ke kantor dan akan membahas jadwal lesnya nanti sore saja bersama Ny. Seo.
Ny. Seo tidak percaya dan tetap melarang Sae Byuk ke kantor.

Ho Se dan Presdir Kang membela Sae Byuk dan mereka mengajak Sae Byuk ke kantor.

Sae Byuk masuk ke kantor dan semua temannya menyambutnya. Soo Bin masuk dan berkata pada Pak Jang kalau ia dipanggil Ho Se. Pak Jang termasuk yang masuk program efisiensi karyawan.

Jang panik dan menghadap Ho Se, ia mohon agar tidak dipecat. Ia punya 3 anak dan anak kembarnya masih belum genap 1 th. Ibu mertuanya juga baru saja masuk ke panti jompo. Kalau dipecat, ia bisa tamat.
Ho Se minta maaf dan berkata tidak bisa apa-apa, itu bukan keputusannya. Ia menghela nafas dan Pak Jang menangis.

Jo Sang Ki masuk kamar Yun Hui untuk mengecek, ia memuji Yun Hui yang rajin belajar.
Yun Hui kesal dan keluar kamar. Jo Sang Ki akan keluar juga tapi matanya tergoda dengan dompet Yun Hui.

Jo Sang Ki mencuri uang Yun Hui. So Young masuk dan marah, ia tidak percaya kalau Jo Sang Ki tega mencuri dari putrinya sendiri.
So Young memukuli Jo Sang Ki.
Sang Ki minta So Young menghentikannya.

So Young meledak, ia sebenarnya punya banyak hal untuk dikatakan ke Sang Ki. Tentang Yun Hui yang selalu menanyakan ayahnya.
Apa kau ingat, saat aku menunggu di depan pintumu selama berjam-jam? Dan saat kau membukanya, kau mengusirku dan mengunci pintumu!

Sang Ki minta maaf, waktu itu ia masih muda. Ia ingin memperbaikinya lagi.
So Young murka dan berkata sudah terlambat. Lalu memukuli Sang Ki dengan kalap. Tae Young masuk dan membawa pergi istrinya. So young teriak histeris.

Tae Young membawa So Young pulang dan menenangkannya. So Young sedih karena Sang Ki belum mati. Aku sedih karena dia adalah ayah Yun Hui. Bagaimana dia bisa kembali begitu saja setelah 20 th?

So Young minta maaf ke Tae Young. Tae Young menghiburnya, apapun yang terjadi dan betapa sulitnya kehidupan, tidak satupun yang bisa merusak hubungan mereka. Dan selalu mencintai dan percaya satu sama lain.
Tae Young memeluk So Young.

Soo Bin, Sae Byuk dan semuanya rapat untuk membahas strategi marketing baru.

Jeong Mi Ok menemui presdir Kang. Ia berkata punya beberapa kenalan CEO dan ingin mengenalkannya ke Presdir Kang.

Mi Ok : Aku hanya akan mengatur perkenalan ini dan kau akan memutuskan bagaimana mereka bisa memberikan keuntungan bagi Lohas.
Ia melakukan ini demi Sae Byuk.

Ny. Seo masuk ke kantor Soo Bin dan mencari Sae Byuk. Tapi Sae Byuk ke pabrik dan akan langsung pulang.

Ny. Seo mengerti dan pergi ke kantor suaminya, ternyata kosong. Ia heran, kemana semua orang? Apa mereka ingin sembunyi dariku?
Ny. Seo telp suaminya dan Presdir Kang berkata ia sedang sibuk karena urusan pekerjaan.

Mi Ok dan Presdir Kang sampai di hotel mewah dan masuk lift.

Ada Ny. Park dan seorang wanita, mereka mengenali Presdir Kang. Itu Presdir Lohas kan? apa kau tahu siapa wanita itu, dia Jeong Mi Ok dan sangat terkenal di New York.

Ny. Seo pulang dalam keadaan kesal. Ia melampiaskan kemarahan ke Yu Ri.

Seorang stylis datang untuk mengajar Sae Byuk berbusana. Tapi Sae Byuk tidak ada. Jadi Ny. Seo menemuinya dan minta maaf.

Wanita itu, adalah yang tadi di hotel. Ia berkata tidak masalah. Ia hanya meninggalkan beberapa baju saja dan minta Ny. Seo memilih mana yang mereka sukai.
wanita itu tanya apa Presdir Lohas kenal dengan Jeong Mi Ok.

Ny. Seo kaget. Wanita itu berkata ia melihat Presdir Kang di hotel bersama Jeong Mi Ok dan kalau Mi Ok itu pelukis terkenal di New York, dan ia adalah penggemarnya.

Ny. Seo ingat kata2 suaminya saat menolak telp darinya dan merasa gelisah.

Ho se dan Sae Byuk menemui keluarga Kim dan menawarkan kerja sama. Mereka akan masuk pasar home-shopping dan mengajak memasang iklan bersama agar biaya bisa ditekan.

Tae Poong berkata itu ide yang bagus, ini win-win situation. Mereka dapat uang, kita juga akan dapat uang. Dan bisa menghemat biaya. Semuanya tampak yakin.

Sae Byuk ke dapur untuk mencuci piring. Yeong Suk melarangnya. Sae Byuk mohon agar Yeong Suk menyuruh Mi Ok pergi, karena Mi Ok bahkan mengatakan ke Ho Se tentang masalah kimchi itu.
Yeong Suk kaget. Sae Byuk berkata ia sudah berusaha, tapi tetap tidak suka dengan Mi Ok. Yeong Suk mengerti dan akan melakukan sesuatu.

Sae Byuk+Ho se pulang dan Mi Ok datang. Yeong suk masuk kamar Mi Ok dan ingin mengemasi barang2 Mi Ok.
Tanpa sengaja menemukan foto Mi Ok dengan Sae Byuk kecil, ada tulisan di balik foto : 1989, putriku Soo Jin dan aku.
Yeong Suk kaget.

Mi Ok datang dan langsung merampas foto itu, kenapa kau mengintip barang2ku? apa yang kau lakukan di kamarku?

Mi Ok jalan keluar. Yeong Suk mengikutinya, Jeong Mi Ok! Siapa kau?

Yeong Suk : Tunggu dulu Jeong Mi Ok! Kau..kau adalah ibu kandung Sae Byuk kan? Kau bukan teman ibunya, kau adalah ibunya!

YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146]

1 comment:

  1. tengkyu yah mbak Tirza... makin tegang nih..

    ReplyDelete