Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Tuesday, August 30, 2011

You Are My Destiny episode 145

Ny. Seo menyalahkan Sae Byuk untuk semua kekacauan ini. Ny. Seo berkata ia menyiapkan banyak kimchi untuk amal. Jadi Sae Byuk harus melakukan dengan sepenuh hati.
Yu Ri merasa Sae Byuk tidak pernah melakukan apapun untuk orang lain sepanjang hidupnya. Karena selama ini selalu jadi penerima bantuan.

Ny. Seo minta Sae Byuk menyelesaikan semuanya dan ia jalan ke kamar. Yu Ri mengikuti ibunya dan senang karena ibunya memarahi Sae Byuk.

Tapi Ny. Seo juga marah pada Yu Ri karena kekanak-kanakan, kau sama saja. Kenapa selalu mencari perkara dengan Sae Byuk? Aku yang akan mengurus Sae Byuk. Kau urus saja dirimu sendiri dan kau harus tinggal di kamar sampai teman-temanku pulang besok. Jangan sampai aku melihatmu keluar dan membuatku malu.

Sae Byuk mendapat telp dari Ho se. Katanya Ho Se sekarat. Sae Byuk kaget. Ternyata Ho se menggodanya dan berkata ia merindukan Sae Byuk sampai hampir mati rasanya.
Sae Byuk ketawa dan berkata ia merindukan Ho Se juga.

Jo Sang Ki ingin mendekati Yun Hui. Tapi Yun Hui tidak mempedulikannya dan jalan terus ke kamarnya. Jo Sang Ki nekad masuk dan berkata Yun Hui, ini aku ayah kandungmu!
Yun Hui marah, ia minta Jo Sang ki pergi, keluar! Sudah terlambat selama 20 th!

Keluarga Ny. Lee mengusir Jo Sang Ki tapi pria itu berkata tidak akan menyerah dengan mudah.

Yun Hui berkata pada Ibu dan Neneknya kalau dia tidak punya harapan tinggi tentang ayahnya, karena ia memiliki mereka berdua.
Yun Hui mengurung diri dalam kamarnya.

Ny. Lee sedih dan marah, dari semua pria di dunia, kenapa kau memilih pria brengsek seperti itu? kenapa So Young? Sekarang kau sudah menikah, bagaimana kalau suamimu tahu nanti?

Tae Young telp dan So young berkata akan menginap karena urusan promosi toko ibunya, ia minta maaf karena tidak bilang dulu. So Young merahasiakan tentang Jo Sang Ki.
So Young mencemaskan setelan untuk Tae Young. Tapi Tae Young berkata tidak perlu cemas, ia akan pakai baju apa saja.

Setelah telp ditutup, Tae Young mengambil foto mereka dan minta maaf pada So young.

Sae Byuk tidak tidur semalaman karena menyelesaikan kimchinya. Paginya, ia minta ijin ke Ny. Seo untuk tidur sebentar sebelum kerja lagi.
Ny. Seo marah, ia minta Sae Byuk menyiapkan makan siang untuk teman2nya nanti. Pergi ke pasar, beli daging, masak nasi dan sup.

Mi Ok sarapan bersama keluarga Kim. Yeong Suk dan yang lain akan bersiap untuk promosi toko. Tae Poong setuju berperan sebagai pengantin pria, cuma ia belum punya pasangan untuk pengantin wanitanya.

Mi Ok berkata ia bersedia jadi pengantin wanitanya (mami Sae Byuk ini pintar bercanda hehe..)karena sejak tinggal di rumah mereka, ia belum melakukan apapun.

Tae Poong nyengir dan berkata : Bibi, kau lebih cocok memerankan ibu mertua yang kejam daripada pengantin wanita.
Mi Ok : Tae Poong, kau terus terang juga.
Semua keluarga Kim geleng2 kepala. Yeong Suk tanya tentang mahasiswa Tae Young dan Tae Young berkata, tidak ada masalah.

Akhirnya Ny. Lee minta Yun Hui yang jadi pengantin wanitanya. Yun Hui setuju, kedengarannya menarik.

So Young, Yun Hui dan Ny. Lee keluar dan melihat Jo Sang Ki. Ia sudah menginap semalaman di depan apartemen Ny. Lee.
Jo Sang Ki mengeluh kalau ia kedinginan dan minta kopi. Yun Hui langsung telp polisi, ada orang yang menguntit mereka.

Jo Sang Ki segera mengambil ponsel Yun Hui dan berkata ia akan pergi.

Dae gu menyiapkan sarapan dan minta bantuan putrinya. Dia akan masak setiap tgl ganjil dan Soo Bin setiap tgl. genap, bagaimana?
Soo Bin masih kacau perasaan-nya karena akan punya adik lagi hahaha..
Soo Bin tanya apa orang tuanya berencana mempertahankan bayi mereka. Yeon Sil kaget dan tampak terluka.

Soo Bin berkata kalau orang tuanya akan berusia 60-an saat adiknya sekolah, lalu siapa yang akan mengurusnya.

Dae Gu kesal, apa ini semua karena Soo Bin takut diminta mengurus adiknya. Jangan cemas, kami sehat dan bugar, kami tidak akan memintamu mengurusnya.
Yeon Sil merasa malu dan masuk ke kamar.

Dae Gu masuk ke kamar Yeon Sil sambil membawa bajunya. Ia harus dekat dengan Yeon Sil siapa tahu Yeon Sil perlu sesuatu.
Yeon Sil tidak mau dan mendorong Dae Gu pergi. Yeon Sil menyesal sudah memberikan uangnya untuk amal dan keluarga.

Mi Ok mengamati lukisannya dan ingin bertemu Ny. Seo. Saat keluar ia bertemu Dae Jin. Mi Ok menunjukkan lukisan itu pada Dae Jin.
Yeon Sil masuk dan melihat keduanya. Dae Jin malu dan pergi.

Yeon Sil tanya siapa Mi Ok. Mi Ok berkata kalau dia adalah teman ibu kandung Sae Byuk.
Mi Ok menuduh Yeon Sil jahat pada Sae Byuk saat masih tinggal disini.

Yeon Sil pergi ke toko Ny. Lee dan berkata pada Yeong Suk kalau ia melihat Dae Jin dengan Mi Ok.
Yeon Sil berkata ia memberikan rumah itu karena ingin mereka bahagia di dalamnya. Tapi kalau mengundang orang asing sembarangan, ia seharusnya minta kembali sertifikatnya.

Tae Poong ingin menunjukkan mobil barunya pada Yeon sil. Bahkan Tae Poong memberi nama mobilnya, Yeon Sil yang cantik.

Tae Poong berkata ia sangat berterima kasih pada bibinya, ia akan selalu mendukung dan membantu bibinya.
Yu Ri mengamati Tae Poong dan heran darimana Tae Poong dapat mobil.

Promosi bisnis mulai. Semua ikut sibuk. Tae Poong dan Yun Hui berperan sebagai pasangan pengantin. Keduanya serasi juga.

Tae Poong berkata, pengantinnya akan siap menangkap kurma dari para Nyonya. Sepuluh Nyonya yang melemparkan kurma terbanyak akan mendapatkan hadiah dan juga penghormatan mereka sebagai pengantin.

Kang Yu Ri melihatnya dan cemburu pada Yun Hui.

Tae Poong dan Yun Hui memberi hormat pada calon pelanggan. Semua geli melihat mereka.

Ny. Lee dan So Young cemas kalau Jo Sang Ki muncul. Tapi saat itu sebenarnya Jo sang ki sedang belanja baju dalam dengan Tae Young.

Jo Sang Ki ingin Tae Young membantunya memilih baju dalam untuk ketiga wanita itu. (Aneh, kalaupun Jo Sang Ki itu menantu Ny. Lee, masak ia membelikan baju dalam untuk mertua wanitanya? seriously.)
Tae Young menanyakan uangnya yang dipinjam Jo Sang Ki.

Jo Sang Ki heran apa Tae Young tidak kerja. Tae Young berkata ia belum punya pekerjaan.

Teman-teman Ny. Seo datang untuk membuat kimchi dan mereka memuji Sae Byuk yang cantik.

Mereka tanya pendidikan Sae Byuk. Ny. Seo berbohong dan mengatakan kalau Sae Byuk juga kuliah di Amerika sama dengan Ho Se.

Sae Byuk tanya kemana kimchi ini akan dikirim. Ibu mertuanya berkata ke panti asuhan.

Sae Byuk langsung berkata kalau kimchinya jangan terlalu pedas. Karena perut anak-anak tidak tahan dengan kimchi yang terlalu pedas.

Sae Byuk ingat saat ada yang mengirim kimchi pedas ke panti asuhan. Ny. Kim dll itu kaget, kau dibesarkan di panti asuhan?
Sae Byuk membenarkan, sampai ia berusia 18 th.

Ny. Seo panik dan langsung menyuruh Sae Byuk ke atas untuk mengambil wadah untuk kimchi.

Pak Jang menyampaikan kabar kalau dia sudah deal dengan perusahaan home-shopping. Soo Bin dan semua rekannya senang sekali.

Presdir Kang mendapat berita kalau salah satu pemasok menaikkan harga mereka. Presdir Kang takut harus memecat satu orang per tim untuk efisiensi.

Sae Byuk mengenakan koyo untuk pergelangan tangannya yang bengkak. Ho Se telp dan berkata kalau mereka dalam perjalanan pulang.
Ho Se heran kenapa Sae Byuk tidak ke kantor. Sae Byuk berkata harus membantu membuat kimchi.
Ho Se mencemaskan Sae Byuk. Sae Byuk berkata ia tidak apa, hanya berharap bisa tidur di lengan Ho Se.

Ny. Seo naik ke kamar Sae Byuk. Menuduh Sae Byuk mengadu ke Ho Se dan memerintah Sae Byuk untuk segera turun. Sae Byuk kelelahan dan hampir jatuh.

Keluarga Kim pulang dengan banyak sekali makanan. Yeong Suk ingin membawakan seafood untuk Sae Byuk.

Yu Ri nekad turun ke dapur. Ny. Seo pura2 menyuruh Yu Ri membantu.
Ny. Seo minta Sae Byuk mengemas kimchi. Sae Byuk mengangkat wadah isi kimchi yang terlalu berat untuknya. Ny. Lee cemas melihatnya, tapi Ny. Seo berkata Sae Byuk hanya terlalu kurus.

Ny. Seo minta gochujang dan Sae Byuk mengangkat gochujang lalu menjatuhkannya, kena baju Ny. Lee.
Ny. Seo murka, ia teriak : Ada apa denganmu?
Lalu ia merendahkan suaranya dan berkata, kau seharusnya lebih hati2. Sae Byuk minta maaf pada semua tamu karena ia lelah tidak tidur semalaman.

Yu Ri masuk lagi ke dapur dan berkata ke Sae Byuk, tidak ada alasan. Apa kau ingin mendapatkan belas kasihan karena sudah menyiapkan semua sawi sendirian kemarin?

Ny. Seo kaget karena Yu Ri membuka rahasianya. Para nyonya juga kaget. Salah seorang berkata kalau ia mencium bau koyo, pasti berasal dari Sae Byuk.
Semua teman Ny. Seo tampak tidak percaya ini.
Sae Byuk membela ibu mertuanya, kalau dia yang usul untuk membantu.

Jeong Mi Ok pergi ke rumah keluarga Kang. Ia bertemu dengan rombongan para nyonya yang membicarakan sikap kasar Ny. Seo pada menantunya.

Ny. Seo marah dan menuduh Sae Byuk sengaja menumpahkan kimchi untuk mempermalukannya.
Ny. Seo memerintah Sae Byuk untuk berlutut.

Mi Ok masuk dan melihat Sae Byuk harus berlutut, ia tanya ke Ny. Seo, kau pikir apa yang kau lakukan?
Ny. Seo kaget, apalagi pandangan Mi Ok sangat tajam ke arahnya. Hii...takut dibanting ya ..

YMD [140], [141], [142], [143], [144]

1 comment:

  1. hmmm.. ga sabar nunggu klanjutan'a,,
    semangat mba tirza,,

    ReplyDelete