Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Wednesday, August 31, 2011

You Are My Destiny episode 148

Nenek, Dae Jin dan Tae Poong keluar karena mendengar keributan. Yeong Suk merebut foto di tangan Mi Ok.
Mi Ok : Kembalikan, jangan menyentuhnya! Ya itu aku. Aku adalah ibu kandung Jang Sae Byuk, bukan, ibu kandung Soo Jin.

Semua syok. Mi Ok mengaku, ya akulah ibu Soo Jin. Aku meninggalkan putriku di pantai saat ia berusia 4 th. Aku ingin mengejar karirku sendiri dan membuang putriku.
Aku selalu mendengar tangisannya memanggilku "Ibu" selama 20 th ini dan aku kembali untuk mencari putriku, Ya! Aku adalah ibu Soo Jin!

Yeong Suk menenangkan Mi Ok dan minta ia masuk ke dalam dulu.

Mi Ok menolak, ia ingin menemui Sae Byuk. Aku akan mengatakan kalau aku adalah ibunya. Aku melahirkannya, merindukannya dan ingin memeluknya dan minta maaf padanya kalau aku benar2 menyesal.
Aku akan pergi mengatakan identitasku padanya dan menebus tahun2 penderitaan-nya. Aku akan berdamai dengannya meskipun aku harus mengorbankan hidupku sendiri. Aku akan pergi.

Mi Ok jalan pergi tapi kemudian ia pingsan. Tae Poong membantu mengangkat Mi Ok ke kamar Sae Byuk.

Keluarga Kim bingung, jadi Mi Ok adalah ibu kandung Sae Byuk. Yeong Suk tidak mengerti bagaimana seorang ibu bisa melakukan ini.
Tae Poong juga merasa tidak enak, Mi Ok bisa ketawa dan tersenyum di depan Sae Byuk.
Nenek ingin Sae Byuk tahu kalau ibu kandungnya masih hidup.

Ho Se + Sae Byuk pulang dan Ny. Seo minta Sae Byuk duduk dulu.
Ny. Seo mengijinkan Sae Byuk kerja di kantor, tapi ia harus membagi waktu dengan semua les khusus.

Jadwal Sae Byuk : Pagi, les inggris. Ke kantor. Setelah kerja langsung les untuk ujian masuk universitas. Les masak dan merangkai bunga tiga minggu sekali. Dan tiap akhir pekan ada les berkuda dan golf.

Sae Byuk : Artinya aku tidak diijinkan untuk lembur di kantor dan tidak punya waktu pribadi.
Ny. Seo : Lalu bagaimana lagi, kau tidak bisa melakukannya?
Sae Byuk mengerti dan akan mengikuti jadwalnya.

Ho Se protes dengan jadwal Sae Byuk, ini keterlaluan. Tapi Sae Byuk berkata tidak apa-apa, ia akan jadi menantu yang lebih baik lagi.

Presdir Kang juga tidak mengerti, jadwal itu berlebihan, bagaimana menantu akan bisa bertahan di bawah jadwal yang seketat itu.
Ny. Seo seperti biasa punya alasannya sendiri, seperti latar belakang keluarga yang tidak sepadan dll.

Presdir Kang mengalah dan minta istrinya sedikit lebih baik ke Sae Byuk. Ny. Seo semakin kesal, sejak Sae Byuk datang, ia jadi berubah dan bahkan suaminya juga menganggap ia jahat.
Presdir Kang berkata ia tidak berubah, istrinyalah yang berubah, sering marah tanpa alasan.

Ny. Seo tanya kemana suaminya hari ini. Dan bertemu siapa. Presdir Kang berkata ia mengurus pekerjaan dan bertemu banyak orang.

Mi Ok sadar dan menemui keluarga Kim. Ia minta maaf dan juga berterima kasih pada mereka. Yeong Suk tidak mengerti, tadi Mi Ok menangis sekarang bisa tersenyum.

Mi Ok berkata kalau Ayah Sae Byuk memang sudah meninggal. Saat itu ia masih sangat muda dan ketakutan. Kami berdua adalah mahasiswa seni yang miskin, naif dan tidak pengalaman, tanpa perencanaan, kami memiliki Sae Byuk.
Saat suamiku meninggal, aku melihat Sae Byuk dan jadi marah, impianku menjadi pelukis hancur. Aku tidak bisa mendapatkan pekerjaan tanpa koneksi dan uang untuk menyewa pengasuh. Sae Byuk menangis seharian karena lapar. Aku merasa tidak punya harapan dan menderita.
Lalu 4 th kemudian, aku bertemu suamiku yang sekarang.

Keluarga Kim kaget, jadi kau menikah lagi?
Mi Ok berkata suaminya tidak tahu dia sudah menikah dan punya anak. Karena Mi Ok dan ayah Sae Byuk tidak pernah mendaftarkan pernikahan mereka. Sae Byuk tidak didaftarkan pada negara.
Yeong Suk marah sekali. Mi Ok berkata ia masih terlalu muda saat itu.

Yeong Suk : Alasan apa itu? Kalau kau melahirkan anak, kau harus tanggung jawab. Setelah apa yang kau buat, kau berani menyebut dirimu ibu?

Mi Ok berkata bagaimanapun ia tetap ibu Sae Byuk. Sekejam apapun ia tetap ibu kandung Sae Byuk. Ia mohon agar mereka merahasiakan ini pada putrinya.
Tae Poong marah dan pergi, ia akan mengatakan ini ke Sae Byuk. Ia tidak terima Sae Byuk dibohongi lagi. Yeong Suk mengejar anaknya, hei! Tae Poong!

Ho Se mengecek internet dan menemukan kalau Mi Ok adalah pelukis terkenal. Ho se tanya apa Sae Byuk tidak ingin tahu keluarganya.
Sae Byuk tidak mau. Tae Poong telp dan ingin ketemu Sae Byuk di luar.

Tae Poong ada di luar gerbang dan ibunya menyusul. Yeong Suk berkata ia tidak suka Mi Ok tapi melarang Tae Poong melakukan ini.
Tae Poong ingin Sae Byuk yang memutuskan sendiri masalah ini. Dia harus tahu yang sebenarnya.

Sae Byuk keluar dan heran melihat ibu dan kakaknya.
Yeong Suk mengarang alasan. Tae Poong mengalah dan berkata ke Sae Byuk, kau tahu kan..aku pria tipe "A" (gol darah A, introvert)
Yeong Suk menyuruh Sae Byuk masuk lagi. Ketiganya berpisah.

Tae Poong pulang dan Mi Ok langsung menariknya, apa yang terjadi? Kau mengatakan ke Soo Jin? kalau aku adalah ibu kandungnya?
Tae Poong tidak mengatakannya, karena Mi Ok tidak pantas jadi ibu Sae Byuk. Keluarga Kim janji akan merahasiakan ini.

Tae Poong : Aku juga akan merahasiakan ini. Tapi bukan untuk Nyonya. Ini demi Sae Byuk.

Pagi hari di keluarga Kang. Sae Byuk les inggris. Ny. Seo menyajikan teh untuk mereka.

Sae Byuk masih mengantuk saat harus ikut meeting di kantor. Soo Bin berkata ia akan mengundurkan diri dari Lohas dan akan ke LN. Semua kaget.

Sae Byuk dan Soo Bin bertemu di ruang meeting. Soo Bin berkata akan ke Afrika bersama Dr. Nam.
Soo Bin tidak sanggup kehilangan pria yang ia cintai dan memutuskan tinggal bersamanya. Soo bin minta Sae Byuk menyampaikan salamnya untuk keluarga Kim dan Kang. Khususnya Nenek.
Sae Byuk : Kakak!

Soo Bin mengemasi pakaian-nya dan ingin telp ayahnya. Tapi Ayahnya sibuk. Ia memanggil Yeon Shil.

Yeon Shil masih mengenakan jubah mandi dan Soo Bin berkata akan segera pergi. Ibunya marah, kau pikir Afrika itu coffee shop, kau bisa pergi dan datang sesukanya. Tidak boleh.

Soo Bin tidak peduli karena takut kehilangan Nam. Ia pergi. Ibunya panik dan segera ganti baju menyusul ke bandara.

Dr. Nam menunggu Soo Bin di bandara dan tersenyum lebar saat Soo bin muncul.

Ny. Lee telp rumah dan lupa kalau ada Jo Sang Ki, ia menyuruh Yun Hui ke toko untuk mengantar barang. Jo Sang Ki bersedia, tapi Ny. Lee sadar dan melarangnya. Sang Ki tetap pergi.
Ny. Lee bingung dan berusaha mengajak Yeong Suk pergi agar tidak bertemu Sang Ki.

Yeong Suk sibuk dan berkata kalau mau pesan saja. So Young datang dan akan pulang bersama Nenek dan ibu mertuanya nanti.
Nenek mendengar tadi kalau Ny. Lee akan pesan makanan, ia senang dan bisa menunggu Tae Young sambil makan.

Ny. Lee minta So Young segera mengajak Nenek dan Yeong Suk pergi karena Jo Sang Ki akan datang.
So Young panik dan segera mengajak keduanya pergi, kita makan sup seafood hangat saja bagaimana? Yeong Suk dan Nenek setuju.
Mereka akan pergi saat Jo Sang Ki masuk.

Ny. Lee buru2 berkata kalau dia adalah keponakannya. Yeong Suk pamit pulang, besan, kami pulang.
Setelah tinggal berdua, Jo Sang Ki berkata kalau alasan Ny. Lee takut ia datang adalah karena kerja bersama besan-nya.

Ny. Seo sedang merangkai bunga sambil marah2, kalau Sae Byuk sampai terlambat memenuhi jadwal, ia akan memotongnya seperti bunga ini.

Tuan Kang menerima telp dari Mi Ok dan berterima kasih atas bantuan Mi Ok. Mi Ok berkata akan melakukan apa saja untuk membantu perusahaan mertua Sae Byuk yang bagaikan putrinya sendiri.
Istrinya masuk dan Presdir Kang langsung menutup telp. Ny. Seo curiga dan Presdir Kang minta istrinya tidak berpikir macam2.

Ny. Seo sempat mendengar sedikit dan ingat kalau ada yang berkata pernah melihat Tuan Kang dengan Mi Ok. Ny. Seo tidak tinggal diam.

Sae Byuk membicarakan masalah iklan dengan Tae Poong. Ia berkata kalau Soo Bin ke luar negeri.
Tae Poong kaget, dan akan tanya ke Yeon Shil nanti.

Sae Byuk menanyakan Mi Ok, apa dia tidak punya keluarga lainnya, kenapa tidak pulang ke Amerika.
Tae Poong ingin tahu apa yang akan dilakukan Sae Byuk kalau ibu kandungnya masih hidup.
Sae Byuk : Oppa, apa yang kau bicarakan?
Tae Poong : Bukan, aku hanya ingin tahu saja.
Sae Byuk hanya punya satu ibu, dan ia tidak menganggap orang yang sudah membuangnya sebagai ibu.

Tae poong pulang tapi syalnya ketinggalan. Sae Byuk mengambil syal kakaknya dan menyusul Tae Poong.

Presdir Kang tiba di hotel dan menemui Mi Ok. Keduanya akan bertemu para CEO.

Ny. Seo masuk ke lobby hotel tapi tidak menemukan suaminya, aku jelas melihatnya masuk kesini. Kemana dia?

Yeong Suk menyadari kalau Mi Ok tidak di kamar. Kemana dia?
Tae poong pulang dan berkata sepertinya Sae Byuk akan sangat tergoncang kalau tahu tentang Mi Ok.
Yeong Suk ingin tahu apa pendapat Sae Byuk.

Sae Byuk ada di luar dan bicara di telp, sepertinya dengan Ho Se.

Tae Poong : Dia berkata kalau dia hanya punya satu ibu, jelas kenyataan kalau ia dibuang meninggalkan luka yang sangat dalam di hatinya, lebih baik tidak mengatakan padanya kalau Mi Ok adalah ibu kandungnya.

Sae Byuk jalan masuk ke halaman rumah. Membuat Yeong Suk dan Tae Poong kaget.

YMD [140], [141], [142], [143], [144], [145], [146], [147]

3 comments:

  1. tirza eonni.. makasih sudah repo2 buatin sinops yam.. ^^

    ReplyDelete
  2. thnx ....berjasa sekali kamuu..makasihhhhh..gomawoo

    ReplyDelete
  3. wow...makin menarik aja nee cerita....kalau bisa ditag lagi episode2 berikutnya

    ReplyDelete