Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Monday, October 22, 2012

Big episode 12


YJ-Joon tidak tahan lagi saat melihat Da Ran harus banyak menderita gara-gara pernikahan palsu mereka, ia tidak tahan melihat Da Ran menangis lagi. Jadi, karena aku adalah anak2, aku tidak perlu memusingkan tentang apapun.
YJ-Joon tanya apa Da Ran mau mengakhiri semuanya dan membiarkannya bertanggung jawab.

Da Ra bingung, mau tanggung jawab seperti apa.

YJ-Joon merasa bersalah karena ia membuat Da Ran menikahi rangkanya dan ini sulit, jadi dia akan tanggung jawab. Kalau Da Ran tetap mempertahankan cincin dari Seo Yoon Jae itu, Kyung Joon tidak akan mendekati Da Ran. Tapi jika Da Ran melepas cincin itu, aku akan menganggap kau menyukaiku dan aku akan langsung membawa Gil Da Ran pergi.

Ini bukan ancaman untuk segera melepas cincin itu, tapi Kyung Joon juga tidak akan mendukung Da Ran untuk terus menyimpan cincin itu. Anggap saja ini perjanjian untuk membuatmu tidak menangis dan sedih lagi.

Da Ran : Perjanjian apa? Bagaimana aku bisa setuju dengan janji seperti itu?

YJ-Joon : Aku sudah mengatakannya padamu, kau tidak punya banyak waktu untuk memikirkannya. Aku tidak tahu kapan aku akan tertukar.
Aku tidak akan melanggar janji untuk segera pergi begitu kami bertukar. Kalau kau ingin melihat Kang Kyung Joon, lepas saja cincin itu.

YJ-Joon jalan meninggalkan Da Ran, lalu berbalik : Kalau kau tidak mau naik menemui ibu Yoon Jae, ayo kita pergi.
Da Ran bingung tapi akhirnya lari mengikuti YJ-Joon.

 Da Ran terus mencuri pandang ke arah YJ-Joon, lalu mengamati cincin-nya.

YJ-Joon komen, kenapa terus mencuri pandang ke arahnya dan tidak melihat langsung saja.

Da Ran heran apa YJ-Joon tidak merasakan sesuatu setelah menawarkan perjanjian seperti itu. YJ-Joon berkata tidak mengharapkan apapun, jadi ia baik2 saja. Kau juga tidak akan melepas cincin itu begitu saja.
Gil Da Ran, apa kau mau mempertimbangkannya? Kalau kau mau, aku akan bersikap serius.

Da Ran : Apa maksudmu mempertimbangkan?

YJ-Joon tersenyum, paling tidak saat ini kau tidak memanggilku anak kecil lagi. Kalau kau menyebutku seperti itu, aku akan segera membatalkan penawarannya. Apa artinya kau menganggapnya serius?

Da Ran kesal, apa kau masih bisa bercanda setelah mengatakan hal seserius itu?

YJ-Joon : Jadi, kau tidak menganggap ini sebagai gurauan. Gil Da Ran, apa kau benar2 mempertimbangkannya?
Da Ran menyangkal : Tidak!
YJ-Joon : Lalu apa salahnya aku bercanda?

Ayah Yoon Jae berkata kalau anak itu ada di RS dan ia masih tidak sadar. Ibu dingin menanggapinya.
Prof. Seo : Kyung Joon adalah anak yang menyelamatkan Yoon Jae, kita tidak bisa bersikap seolah-olah kita tidak tahu.

Ibu tahu tapi keduanya kecelakaan bersama dan Yoon Jae menyelamatkan nyawa Kyung Joon, jadi semua sudah impas sekarang.

Ayah terkejut, kalau begitu Ibu sudah tahu kalau Kyung Joon di Rs. Ibu berkata Yoon Jae mencari ayah anak itu. Aku berkata padanya aku tidak tahu apapun.
Ibu : Apa kau ingin mengatakan semuanya pada Yoon Jae dan membuatku jadi orang jahat lagi?
Ayah : Apa kau ingin membuang Kyung Joon lagi? Aku tidak bisa melakukan itu.

Ibu minta Ayah memilih. Dulu Ayah memilih bersama dengannya dan Yoon Jae, kau melepaskan wanita dan anak itu. Sekarang siapa yang kau pilih? Bersamaku dan Yoon Jae atau Kang Kyung Joon?
Ibu berkata, Ayah tidak akan melihat lagi pihak yang tidak dipilih.

Ibu Yoon Jae ini aneh. Orang ..mamanya Kyung Joon juga udah meninggal, lagipula Kyung Joon kan anaknya juga, cuma dilahirkan oleh orang lain. Aneh kataku.

Da Ran mencuci piring sambil mengamati cincinnya. YJ-Joon mengambil minum dan komen, jangan seperti itu, memangnya aku akan mengambil cincin-mu saat kau mencuci piring?

Da Ran terkejut dan teriak, aku tidak peduli!

YJ-Joon nonton TV dan melihat Da Ran keluar kamar mandi. Ia komen, apa kau harus mengenakan cincin itu saat mandi? Apa kau berpikir, kalau kau melepasnya saat mandi, aku akan mengambilmu dan menjadikanmu milikku?

Da Ran teriak : Aku sudah bilang, Aku tidak peduli!
Da Ran masuk ke kamarnya dan mengamati cincin-nya lalu ke bunga matahari di raknya. Da Ran menghela nafas.

Paginya, Da Ran masih mengamati cincin  Yoon Jae di kantor. Ae Kyung mendekat dan tanya apa ada masalah. Da Ran menyangkalnya, tidak. Kalau aku menganggap gurauan anak2 serius aku pasti sudah gila.
Ae Kyung : Tapi sepertinya serius. Apa terjadi sesuatu dengan Yoon Jae?

Da Ran tanya, Ae Kyung, seorang istri setia tidak tahu kapan suaminya akan kembali. Apa yang harus ia lakukan agar tidak tergoda oleh pria yang tinggal di dekatnya?
Ae Kyung melihat pulpennya, kau harus memegang pisaumu, dan jika ada orang yang mendekat kau harus berkata : mati kau!

Da Ran membenarkan, aku seharusnya tidak meletakkan pisauku. Ae Kyung berkata lebih baik lagi kalau mereka tidak bertemu. Kau mau mengusirnya atau kau yang pindah.
Da Ran : Benar, yang terbaik adalah aku tidak melihatnya. Ae Kyung apa posisi mengajar di ChungCheon masih ada?

Ae Kyung berkata sudah ada yang menempati posisi itu. Kenapa? Kau ingin tetap disini kan? Da Ran hanya ingin tahu.

Da Ran sedang mencuci sepatu kedsnya saat YJ-Joon pulang. Joon komen lagi, lepas saja cincin berhargamu itu saat mencuci sepatu. Kau kira kalau kau melepas cincin itu saat mencuci, maka aku akan mengambilmu? katakan padaku kalau kau selesai mencuci sepatu, aku akan membantu menalikan talinya untukmu. Joon jalan masuk.

Da Ran mengejar YJ-Joon, Kang Kyung Joon, apa kau mau terus bercanda setelah membuat orang pusing?
Yj-Joon : Terus saja berpikir kalau itu adalah gurauan dan terus saja kesal dengan itu. Lebih baik daripada sama sekali tidak memikirkannya.

Da Ran marah, ia tidak bisa bercanda dengan kondisi seperti ini. YJ-Joon tanya, jadi, kau akan tetap menunggu seperti orang dewasa?

Yj-Joon : Aku ingin tahu, kenapa kau menunggu? Sebenarnya apa yang kau tunggu? Apa bagusnya menunggu? Apa ini karena Seo Yoon Jae? Atau ibunya? atau kau takut pada Ayah Seo Yoon Jae?
Da Ran : Kau.
YJ-Joon terkejut : Aku?
Da Ran : Ya, Kang Kyung Joon. Kau adalah yang paling sulit.
YJ-Joon masih belum mengerti, kenapa dirinya. Aku sudah berusaha dengan keras dan baik kepadamu.
Benar, kata Da Ran. Saat menunggu Yoon Jae, aku tertawa bersamamu dan jadi akrab denganmu dan bersenang-senang bersamamu itulah yang paling sulit.

YJ-Joon tidak mengerti, itu sulit? Apa yang akan kau lakukan kalau aku lebih baik lagi? Kau bisa mati karena merasa sulit.

Da Ran berkata semua itu salah. Aku salah. Aku tidak baik dan aku tidak akan melakukannya lagi. Kalau kau menemukan ayahmu, kau tidak membutuhkanku lagi, ya kan? Kita tidak perlu bertemu lagi kalau begitu. Kau tidak perlu bertanggung jawab.

YJ-Joon : Benar, karena kita tidak saling membutuhkan. Kita lakukan saja, kita tidak perlu bertemu lagi!

YJ-Joon masuk ke kamarnya sambil ngomel, setelah Yoon Jae hampir kembali, dia sekarang bersiap untuk menyingkirkan diriku.

Da Ran mengambil kantung plastik besar dan memasukkan bunga matahari, walkman, buku tentang Cina.
YJ-Joon keluar kamar dan melihat Da Ran membuka kulkas dan mengambil arak ginseng pemberian ayahnya, lalu melihat ke arah panda mereka yang digantung untuk hiasan. Da Ran juga mengambil dua panda itu dan memasukkannya ke plastik sampah.

YJ-Joon marah, ia masuk kamar dan mengambil plastik. Joon ingin melakukan hal yang sama, tapi tiba-tiba terhenti. Tidak ada barang yang bisa ia buang.

YJ-Joon keluar dengan plastik sampah itu. Ia menunjukkan plastik itu ke Da Ran. Gil Da Ran, aku ingin membuang barang2 juga tapi karena aku tidak mendapatkan apapun, tidak ada yang bisa kubuang. Lihat! Kau tidak pernah melakukan apapun untukku.
Yj-Joon melihat plastik Da Ran, coba lihat ini, aku sudah melakukan banyak hal untukmu. Sampai membuatmu kesulitan dan ingin mati. Bagaimana jika ini semua terisi penuh? Kau mungkin sudah mati. YJ-Joon jalan keluar dengan marah.

Da Ran hanya menghela nafas, lalu sadar, aku benar2 tidak melakukan apapun untuknya.

Da Ran keluar dan meletakkan kantung sampahnya diluar lalu jalan masuk lagi. YJ-Joon melihatnya dari seberang jalan. YJ-Joon sakit hati dan jalan pergi.

Saat YJ-Joon sudah menjauh, Da Ran keluar lagi dan membuka  plastiknya lagi. Ia berubah pikiran. Ia akan mempertahankan bunganya karena toh bunga juga akan layu, tahan saja sampai layu.

Da ran mengamati Boneka Pandanya dan merasa sayang membuangnya. Buku tentang Cina...siapa tahu ia akan ke Cina nanti. Da Ran membuka buku itu dan menemukan gambar Great Wall. Da Ran melihat coretan YJ-Joon di poster Great Wallnya. Da Ran mengeluh, anak itu bahkan membawaku ke Great Wall Cina.
Da Ran menangis dan akhirnya membawa tas plastiknya masuk ke dalam lagi.

Da Ran melihat plastik YJ-Joon. Ia mengambil plastik itu dan berkata, Kyung Joon-ah aku minta maaf.
Da Ran membisikkan kata-kata : Aku menyukaimu, ke dalam plastik itu lalu mengikatnya.

Da Ran membuang plastik kosong isi udara dan kata2nya itu ke tempat sampah.

Yj-Joon bertemu Ma Ri. Ma Ri heran kenapa orang itu tidak mengontak ayahnya lagi. Kenapa dia tidak datang.

YJ-Joon merasa orang yang waktu itu memang benar ayahnya. Ma Ri heran apa orang itu hanya datang untuk melihat dengan diam-diam lalu pergi? Kalau dia tidak mengontak kita, apa kita masih bisa menemukan dirinya?
YJ-Joon : Jika dia tidak mengontak kita, dia yang rugi. Aku akan segera kembali. Dia bisa saja memiliki anak yang pintar, kaya, dan patuh tapi dia melewatkannya.

Ma Ri setuju, paman itu yang rugi. YJ-Joon minta Ma ri tidak mengatakan pada Guru Gil, dia sangat menunggu hari dimana aku menemukan ayahku dan mengembalikan semuanya pada tempatnya. Dia bahkan sudah membersihkan semuanya, dia nanti yang akan kecewa.

Ma Ri berkata tidak masalah kalau Kyung Joon tidak menemukan ayahnya, kalau kau sudah kembali nanti, kita kembali saja ke Amerika.
YJ-Joon : Setelah hari ulang tahunku, aku bisa tinggal dimanapun sendiri, jadi tidak masalah. Kalau saat itu tiba, aku akan mengatakan padanya kalau aku sudah menemukan ayahku dan aku akan mengurus semuanya dengan baik.

Bibi Kang ingin suaminya mencari tahu, berapa sebenarnya jumlah warisan Kyung Joon. Paman Kang berkata akan tanya ke Amerika setelah ulang tahun Kyung Joon saja.
Prof Seo muncul di resto mereka dan mengamati resto Italia itu.

 Prof. Seo melihat kliping berita tentang ibu Kyung Joon. Ia memandangi kliping itu.
Ibu Yoon Jae bertemu Se Young. Ia mendengar kalau teman Kyung Joon mencari informasi tentang ayah Kyung Joon. Se Young merasa ibu harus tahu..
Ibu terkejut, mereka juga mencari ayahnya? Ibu ingin Se Young tidak memikirkan masalah itu dulu. Ibu ingin tahu, apa saat Da Ran dan Yoon Jae berpisah, ada pihak ketiga yang terlibat dalam hubungan mereka.

Se Young tidak yakin, kenapa? Ibu berkata kalau Da Ran bersikap aneh dan menemuinya. Da Ran tiba2 berkata ia tidak pantas untuk Yoon Jae. Dia juga tidak terdengar asal bicara, dia seperti merasa bersalah karena sesuatu hal.
Se Young cerita, Da Ran juga menemuinya dan tanya soal Yoon Jae, dia tampak sedih.
Ibu : Benarkah?
Se Young merasa Yoon Jae semakin baik pada Da Ran, jadi apa masalahnya.

Ibu ingin mendapatkan Yoon Jae-nya yang lama, sementara Da Ran berkata ingin bersama Yoon Jae yang sekarang untuk sementara waktu. Aku semakin tidak menyukainya.

Da Ran bersiap pergi camping bersama keluarganya. Ia berkata ke YJ-Joon, aku tahu kau tidak akan ikut pergi, tapi ini adalah acara keluarga jadi aku tidak bisa tidak ikut. Aku akan bilang pada mereka kalau kau akan pergi ke pernikahan teman kerjamu.

YJ-Joon cemberut, ia tidak mau kerja sama. Kalau mereka telp, aku akan bilang kalau aku ada di rumah. Da Ran kesal. Da Ran berkata akan menggunakan mobil.
YJ-Joon : Apa perlu aku nyalakan AC-nya?
Joon menyalakan AC mobil lewat ponselnya (biasa..iklan Hyundai kkk) tapi ia sengaja bukan menyalakan AC tapi heater. Jadi, saat Da Ran membuka mobil, ia mengeluh kepanasan.

YJ-Joon nyengir dan pura2 merasa bersalah, ah aku pasti salah tekan. Wah..seperti sauna di dalam sini.
YJ-Joon : Sudah, tidak perlu pakai mobil.

Da Ran berkata orang tuanya akan segera datang, ia minta Joon masuk. Joon tidak mau, apa yang harus ditakuti? Aku tidak akan melihat mereka lagi juga.
Mobil keluarga Gil datang. Da Ran langsung ingin pergi. Tapi keluarga Gil keluar dan mengundang menantu Seo untuk ikut.

Da Ran berkata Yoon Jae harus pergi ke pernikahan, tapi Ayahnya tidak percaya dan tetap mengundang Yoon Jae. YJ-Joon menolak dan masuk ke dalam. Da Ran berkata mereka sedang bertengkar, sudah ayo kita berangkat, aku yang menyetir.

Yj-Joon masuk ke dalam rumah dan menjatuhkan diri ke sofa. Ia kesal, seharusnya ia bisa mencari batu dengan paman, makan kimbab buatan bibi dan kita setuju untuk main...nonton porn dengan Choong Sik. Sayang sekali.

Di mobil, keluarga Gil kompak ingin sms YJ-Joon. Tapi Da Ran melarangnya, tidak boleh ada yang mengontak Yoon Jae!
Mereka menurunkan ponsel masing2, tapi diam2 kirim sms ke YJ-Joon. Haha..

YJ-Joon dapat banyak sms tapi ia cuek. Joon sedang kesal, ia ingin membalas Da Ran dan membuang semua barang2 milik Da Ran. Mug, sendok-sumpit, sikat gigi, selop, dan lain2. Joon masuk ke kamar Da Ran untuk membuang tempat tidurnya sekalian, tapi tertegun saat melihat kantung plastik Da Ran, ternyata Da ran tidak jadi membuang barang2 itu.
Joon : Dia membawanya kembali, pasti sayang kalau dibuang.

YJ-Joon tiba-tiba merasa senang dan berbunga-bunga, ia jalan sambil menari-nari di ruang tengah. Joon mengembalikan semua barang2 Da Ran dengan penuh cinta. Dasar haha..

Joon mengambil ponselnya dan membaca semua pesan dengan hati senang.
Dari Ayah : Menantu Seo, ayo memilih batu bersamaku.
Dari Ibu : Menantu Seo, coba tebak apa yang kumasukkan dalam kimbap? Ayo kesini dan cobalah, setelah itu tebak isinya..
Choong Sik : Kakak ipar, kau bilang kalau mau memberontak itu sebentar saja.

 Joon : Benar-benar..mereka terus saja memintaku datang tapi tidak mengatakan dimana lokasinya.

Da Ran jalan mencari batu untuk YJ-Joon. Ia menemukan batu Kyung Joon, tajam, keras, dan mengkilap. Sama seperti Kang Kyung Joon.

Da Ran kembali ke tendanya. Ternyata tendanya kosong. Da Ran meletakkan dua buanh batu di meja. Ada seorang pria yang mendekat, kau sendirian ya?

Da Ran merasa pria itu ingin mendekatinya, Da Ran berkata ia datang dengan keluarganya. Lalu menoleh dan kaget, karena pria itu adalah YJ-Joon!
Da Ran : Bagaimana kau bisa kesini?
Joon berkata ini karena semua keluarga Gil mendesaknya datang, ia menunjukkan semua sms mereka, ini ada lagi yang masuk.

Sms dari ibu, Menantu Seo, apa kau sudah tiba dengan selamat? Jangan bertengkar dengan Da Ran dan berbaikan saja. Kalian berdua, selamat bersenang-senang.
Da Ran dan Joon bingung, kenapa ibu berkata selamat bersenang-senang?

Ternyata Keluarga Gil sengaja meninggalkan mereka berdua di sana. Ayah dan Ibu memuji Choong Sik yang minta Seo Yoon Jae datang naik taksi saja, jadi sekarang mereka tidak bisa pulang haha..

Da Ran dan Joon baru sadar, mereka ditinggalkan. Orang tuanya membawa semua makanan.

Joon : Sepertinya mereka sudah merencanakan ini dengan seksama sebelum pergi, mereka ingin kita membuat makanan bersama dan meninggalkan kita dengan satu tenda saja untuk berbaikan sebagai pasangan yang menikah.
Da Ran kesal kenapa orang tuanya tidak bisa melihat situasi.

Joon : Kalau mereka tahu situasi, mereka akan tahu kalau aku bukan menantu Seo sejak dulu.

Joon menunjuk batu2 yang dikumpulkan ayah, apa ini adalah batu2 untuk Menantu Seo? Tidak ada yang mirip denganku, lalu ia melihat batu pilihan Da ran. Joon mengambilnya dan setuju, memang yang ini mirip.
Da Ran : Apa itu mirip denganmu?
Joon : Kau yang memilihnya?
Da Ran : Ya., mirip kau kan?

Joon tidak merasa itu berguna karena toh bukan dia yang akan menjadi bagian keluarga Da Ran. Joon membuang batu itu dan pergi. Joon mengajak Da Ran jalan2. Da ran awalnya menolak tapi akhirnya ikut juga.

Keduanya mulai jalan dan melihat sekitar lokasi camping. Da Ran mengagumi bunga liar. Joon berkata, kalau menurutmu bunga itu cantik kenapa membuangnya? (bunga matahari itu). Da Ran memungut bunga di tanah dan Joon menyelipkan bunga itu di belakang telinga Da Ran.

Da Ran mengatur kamera, ia ingin berfoto sendiri. Joon ngomel, katakan saja kalau ingin mengambil gambar sendiri. Benar juga, kalau aku baik kepadanya, dia bisa sangat tertekan.

Da Ran berusaha mengambil gambar, tapi Joon selalu mengganggunya dan berusaha masuk dalam foto Da Ran dengan berbagai pose konyol.

Da Ran dan Joon main dekat air. Joon mengangkat Da Ran, dan mengancamnya : Awas kalau kau memanggilku anak kecil lagi, dan aku akan melemparmu ke sana.
Da Ran teriak2, tidak akan!..tidak akan!
Joon : Orabeoni, orabeoni!
Da Ran tidak percaya, orabeoni?! (dia pasti gila! haha..) Hentikan! aku minta maaf, aku salah!

Keduanya belanja dan seperti biasa mendapat pujian dari ajumma yang jualan. Kalian serasi sekali, apa kalian pasangan kekasih?
Da Ran menyangkal. Ajumma menebak lagi, kalau begitu, kalian pasti suami-istri.

Da Ran : Bukan, dia adikku.
Joon kesal dianggap adik. Bibi itu heran, wajah Joon kelihatan lebih tua dari Da Ran. Joon mendekat dan pura2 membela Da Ran, Kakak-ku terlihat..lebih tua dari sebenarnya. Da Ran jadi kesal dan memukul Joon.

Seseorang memanggil Da Ran. Ternyata kakak kelasnya. Da Ran menemui pria itu dan saling mengucapkan salam. Kakak kelas Da Ran bersalaman dan bahkan memeluk Da Ran karena sudah lama tidak bertemu.
Joon langsung merasa marah dan mendekat sambil menembak mereka dengan mentimun haha ..
Pria itu tanya siapa YJ-Joon. Da Ran berkata itu adiknya.

Da Ran tanya apa ada lowongan kerja sebagai guru di kota ini. Kakak kelasnya janji akan mencari informasi untuk Da Ran. Mereka langsung saling tukar nomor ponsel. Da Ran janji akan menemui mereka lagi.
Joon menyindir Da Ran, sepertinya Da Ran mulai buka kesempatan lagi di tempat lain. Da Ran berkata ia hanya akan menemui mereka untuk cari informasi.

YJ-Joon dan Da Ran jalan kembali ke lokasi camping. Seorang gadis muda mendekat dan minta tolong pada Joon. Joon dengan senang hati menolong gadis itu. Ada kesempatan untuk membalas dendam dan membuat Da Ran cemburu.
Da Ran memang tampak sebal. Para gadis itu tanya apa Joon dan Da Ran adalah pasangan. Joon menyangkal, dia itu kakakku yang sangat tua.

Gadis-gadis itu langsung minta tolong Joon mendirikan tenda. Joon langsung mengiyakan, tentu saja aku akan membantu kalian.
Joon menyerahkan kantung belanjaan pada Da Ran dan jalan membantu gadis2 itu. Joon komen, bagaimana gadis-gadis seperti kalian harus melakukan pekerjaan seperti ini? Joon mendirikan tenda sambil nyengir pada Da Ran.

Da Ran jelas kelihatan cemburu. Ia memanggil  Kyung Joon! Apa yang kau lakukan? Ayo pergi.
Joon berkata pada ketiga gadis itu, kakak-ku memanggil, aku harus pergi. Mereka mengundang Joon main ke tenda mereka. Joon tampak senang dan sengaja menjawab dengan keras agar Da Ran mendengar, aku akan datang.

Da Ran marah, ia mengembalikan kantung belanjaan itu dan berkata kalau mereka itu jauh lebih tua dari Kyung Joon.
YJ-Joon: Nuna, Kau juga nuna.
Da Ran ingin tahu mereka bicara apa. Joon berkata mereka minta nomor ponselku.

Da Ran tanya apa Joon memberikan nomor ponselnya. Joon menjawab, ia tidak sampai hati menolak mereka kalau nanti mereka naksir dirinya. Kalau kau ingin mendapatkanku, lebih baik lepas saja cincin itu.

Ayah Yoon Jae duduk lama di mejanya. Paman dan Bibi Kang heran, orang itu lama sekali duduk disana. Paman merasa itu lebih baik daripada restonya kosong.
Paman mendekat untuk tanya apa ingin tambahan kopi. Prof Seo tanya apa anda kakak-nya Hee Soo?

Prof Seo berdiri dan mengenalkan diri, saya adalah ayah Kyung Joon.
Paman Kang terkejut sampai menumpahkan kopi panas ke kakinya sendiri.

Ketiganya duduk bersama. Prof Seo menunjukkan foto ibu Kyung Joon. Aku tidak ingin melukai orang disekitarku jadi aku tidak bisa mengatakan apa yang terjadi.
Paman dan Bibi bisa menebak, kau punya keluarga kan?

Prof Seo berkata akan mengurus masalah RS untuk Kyung Joon. Bibi langsung berkata kalau warisan Kyung Joon diurus oleh mereka. Prof Seo tidak terlalu mempermasalahkan itu, lakukan saja apa yang kalian anggap pantas dan ikuti saja rencana kalian. Ia hanya ingin mengambil Kyung Joon.

Ibu Yoon Jae marah, jadi kau memilih anak itu, Kyung Joon? Ayah membenarkan, seperti yang kau inginkan. Aku tidak akan muncul di depanmu atau Yoon Jae lagi.

Prof Seo : Sebentar lagi adalah ulang tahun Kyung Joon, aku akan membawanya dan pergi.
Ibu marah : Itu bukan ulang tahun Kyung Joon, tapi hari dimana Yoon Jae kita hidup.

Prof Seo : Setiap tahun saat mengingat hari itu, apa kau pernah sekali saja memikirkan Kyung Joon?
Ibu : Tidak pernah.
(Aneh memang ibu satu ini. Coba pikirkan, itu anak mereka lo, cuma disuntikkan ke rahim Hee Soo untuk dilahirkan karena ibu tidak bisa melahirkan sendiri dan kenapa harus diperlakukan seperti ini? Apalagi Hee Soo sudah meninggal, aneh menurutku. Terlalu dibuat2.)

Joon marah2 lagi, sepertinya kau ingin menganggapku sebagai pengganti untuk Seo Yoon Jae yang akan pergi setelah muncul sebentar. Itu membuatku tidak senang jadi lupakan saja kalau aku pernah ada.
Da Ran : Apa aku pernah mengatakan hal yang tidak menyenangkan? Aku hanya mengatakan ini karena kau terus saja muncul dalam fotoku tadi.

Joon : Itulah mengapa kau harus menghapusnya. Kau bilang tidak mirip seperti Seo Yoon Jae tapi justru seperti Kang Kyung Joon, dan kau merasa sedih, ya kan? Kalau begitu hapus saja.

Da Ran meletakkan kameranya, lupakan saja, bereskan makananmu dan aku akan pergi menemui kakak Byeong Su. Joon membalas, aku juga sibuk, para nuna itu menungguku untuk main kesana.
Da Ran : Kau ingin pergi ke sana?
Joon : Gil Da Ran bisa menemui Byeong Su seonbae, aku akan pergi menemui para nuna itu.

Da Ran merasa cemas, mereka tidak tahu kalau kau masih dibawah umur, kau tidak tahu kalau sesuatu mungkin saja terjadi atau itu berbahaya atau tidak dan kau masih ingin pergi?
Joon sengaja pergi karena tahu itu berbahaya, untuk apa aku pergi ke tempat yang aman?

Da Ran : Baiklah, lakukan sesukamu.
Da Ran pergi. Joon ngomel, kau menempatkanku dalam situasi berbahaya, dimana ada kemungkinan terjadi kecelakaan. Jika terjadi sesuatu, jangan salahkan aku! Jangan memintaku tanggung jawab untuk apapun!

Da Ran jalan pergi sambil ngomel, dia suka sekali kalau itu tentang gadis2.
Joon mengambil kamera Da Ran, ia akan menghapus foto mereka tadi. Lalu Joon melihat kalau ternyata Da Ran menyimpan kembali batu Kyung Joon yang tadi dibuangnya. Joon jadi senang, dia mengambil batu yang tadi kubuang.

Da Ran tiba2 merasa cemas, Jika Joon baik pada orang, ia akan sangat baik. Bagaimana kalau para gadis itu jadi jatuh hati padanya. Tidak boleh seperti ini. Da Ran berbalik dan kembali ke lokasi camping.

YJ-Joon juga jalan menyusul Da Ran sambil membawa lentera minyak. Ia bicara sendiri, hari sudah hampir malam kenapa tidak bawa lampu. Dasar Gil Da Ran yang tidak punya pikiran.
Keduanya bertemu di jalan. Da Ran tanya apa Joon akan mengunjungi para nuna itu? Apa mereka berkata membutuhkan lampu?

Joon menunjuk arah lain, tenda mereka ada disana. Aku mencarimu, ini sudah malam bagaimana kau bisa pergi begitu saja. Joon memberikan lentera untuk Da Ran.

Da Ran : Aku akan pergi sebentar ada yang harus kutanyakan. Aku akan segera kembali.
Suasana hati mereka jadi lebih baik.

YJ-Joon berkata akan menunggu Da Ran disitu. Da Ran tanya, kau tidak akan pergi menemui mereka?
Joon : Kalau kau memintaku menunggu, aku akan menunggu.
Da Ran tersenyum dan meminta YJ-Joon menunggu, aku akan segera kembali.

Joon teriak : Jangan lama-lama, bagaimana kalau ada hantu cantik yang membawaku pergi. Jika dia seksi aku akan mengikutinya!

Ayah dan Ibu Yoon Jae pergi ke RS untuk melihat Kyung Joon. Ibu setuju melakukan ini dengan syarat Ayah tidak boleh mengatakan pada Yoon Jae.
Prof Seo : Ini pertama kalinya kita menjenguk anak itu bersama.

 YJ-Joon duduk di jembatan kayu dan memainkan kakinya. (Lokasinya mirip Secret garden)

Tiba-tiba Joon pusing dan terjatuh. Joon pingsan.
Sementara di RS, tubuh Kyung Joon bergerak. Kyung Joon untuk sementara kembali ke dalam tubuhnya.

Orang tua Yoon Jae masuk dan Prof Seo ingin menyentuh wajah Kyung Joon. Kyung Joon membuka mata sedikit dan melihat orang tua Yoon Jae yang memandangnya.
Kyung Joon kembali ke tubuh Yoon Jae dan merasakan kesakitan.

Da Ran kembali dan menemukan YJ-Joon duduk dengan lesu. Da Ran berkata ia tidak terlalu lama kan?
Joon tampak akan pingsan lagi, nafasnya pendek2. Da Ran jongkok, Kyung Joon..Kyung Joon!

YJ-Joon : Guru Gil..
Da Ran tampak cemas, kau tidak apa-apa? Apa kau kesakitan?
Joon : Kali ini, aku tidak tahu saat aku tertukar atau mimpi. Aku melihat orang tua Seo Yoon Jae.
Da Ran heran, apa maksudnya?

Joon mengira ia bermimpi tapi kenapa sangat sakit guru Gil? Kukira ada hantu yang benar2 akan mengambilku.
Joon menyandarkan kepala ke bahu Da Ran.

Prof Seo membaca laporan tentang Kyung Joon, dia sudah mulai banyak bergerak, ia pasti akan segera sadar.
Ibu : Kita bisa memandangnya dengan nyaman saat ini tapi kalau dia bangun nanti, apa tidak akan semakin sulit.

YJ-Joon terbangun di tenda. Ia melihat Da Ran tidur, jadi ia menyelimuti Da Ran dan tidur di sampingnya.

Joon : Aku beruntung ada guru Gil disampingku setiap kali aku terbangun setelah merasakan kesakitan. Jika aku benar2 tertukar dan sadar disana, aku akan sendirian lagi.
Tapi tidak masalah, aku sudah terbiasa sendirian. Disini, meskipun palsu, aku memiliki ayah dan ibu. Aku juga punya mertua di restoran mandu/pangsit. Ada Choong Sik juga. Aku juga punya Gil Da Ran.

Saat roh kami kembali lagi, tidak akan ada yang ingat kalau aku pernah ada. Karena Seo Yoon Jae akan tetap disini dan Kang Kyung Joon akan menghilang.

Guru Gil, kau mengenalku kan? Meskipun aku menghilang, apa kau bisa mengingat kalau aku pernah ada? Jangan lupakan aku. Jangan hanya merasa gembira karena Seo Yoon Jae kembali, tapi ingat juga Kang Kyung Joon yang menghilang.
Joon menangis.

Da Ran diam-diam menangis, sepertinya ia mendengar kata2 Kyung Joon.

Paginya, Ma Ri syok, WHAT? mereka berdua camping sendirian? Choong Sik membenarkan, mereka bertengkar jadi kami ingin mereka baikan lagi dan sengaja meninggalkan mereka disana.

Ma Ri akan segera ke Amerika dan membawa Kyung Joon bersamanya.
Choong Sik : bagus, kalau begitu jangan mengusik kakak dan kakak iparku lagi.

Choong Sik baru sadar, apa? Amerika? Aku ikut juga! Mari dapat pesan dari ayah Yoon Jae, aku ayah Kyung Joon, apa kita bisa bertemu?
Ma Ri langsung lari. Choong Sik mengejarnya, Ma Ri!! bawa aku bersamamu!

Ma Ri menunjukkan sms itu ke YJ-Joon, ayahmu ingin bertemu. YJ-Joon heran, kenapa nomornya disembunyikan, sepertinya aku ini anak diluar nikah. Membuatku merasa tidak enak.

Ma Ri mengajak YJ-joon menemui Ayahnya, dia tidak mengenalmu jadi kau bisa diam-diam melihatnya. Ma Ri merasa Gil Da Ran pasti akan tenang saat ini. Dia bisa membuangmu tanpa merasa cemas.

YJ-joon tersinggung, memangnya aku ini apa? Sampah yang bisa dibuang?

Da ran berkata pada ayahnya akan pindah mengajar di pinggir kota. Da Ran tidak lama lagi akan ditugaskan kesana, jadi lebih baik ia pergi sekarang dan membiasakan diri dengan lingkungannya.
Ayah cemas, bagaimana dengan menantu Seo? Ia tinggal sendiri setelah menikah, apa itu tidak apa-apa? Da Ran sudah bicara dengan Yoon Jae.

Da Ran : Ayah, saat kau berusia 35 th dan ibu 19 th, lalu berkata kalau dia akan menikah denganmu meskipun dia harus dicukur rambutnya (oleh Nenek), kenapa ayah menerimanya?

Ayah geli : Coba kuingat, kenapa waktu itu aku menerimanya. Aku berusaha membuat ibumu pergi dengan pindah kerja ke pulau kecil. Tapi tidak peduli bagaimana sulitnya aku mencoba melepaskan ibumu, meninggalkannya, semakin aku mencoba semakin cepat hatiku melintasi lautan.
Saat aku menangis karena dia adalah orang yang tidak pernah bisa kuhapus selama hidupku dan seseotang yang tidak bisa kulupakan, saat itu ibumu muncul di depanku.

Da Ran tanya bagaimana ayah bisa tahu kalau ibu adalah orang yang tidak akan bisa dihapus sepanjang hidup, ayah tahu itu setelah waktu berlalu.

Ayah membenarkan, tapi kalau kau terus hidup seperti itu sepanjang hidupmu, bukankah itu terlalu menyedihkan? Jika, dalam waktu itu, kau bisa mengumpulkan keberanianmu dan bertahan, kau akan merasa kau sudah benar sepanjang hidupmu.

Da Ran : Bagaimana ayah mendapatkan keberanian?
Ayah : Aku membuang semua nalar ke lautan dan menangkap ibumu.

Ma Ri siap di lobby RS ia telp YJ-Joon dan berkata sudah janjian dengan ayah Kyung Joon di lobby. YJ-Joon mengerti, ia juga di RS dan akan pergi ke lobby.

Se Young memanggil Yj-joon, Yoon Jae! Se Young cerita ia bertemu Da Ran beberapa waktu lalu. Apa dia cerita?
YJ-Joon : Kau bilang padanya kalau kita tidak ada hubungan apapun kan?

Se Young membenarkan tapi ia heran dengan tanggapan Da Ran, kenapa ia kelihatan terganggu? bukannya senang? Aku hanya ingin membantu kalian berdua tapi sepertinya ia tidak terlalu senang.
YJ-Joon : Dia senang sekali sampai menangis, kau sudah melakukan yang baik.

Se Young tanya apa Yoon Jae masih sering menjenguk pasien Kang Kyung Joon. Yj-Joon membenarkan, memangnya kenapa?
Se Young : Aku dokternya, dia sangat malang, kau harus memperhatikan anak itu.

Setelah Se Young pergi, Joon ngomel, kenapa aku disebut anak malang oleh Lee Se Young? Coba berani bilang seperti itu lagi saat aku sadar nanti.

Ma Ri duduk menunggu ayah Kyung Joon. Prof Seo jalan mendekat dan YJ-Joon juga jalan ke arah Ma Ri.

Ma Ri berdiri karena sepertinya Prof Seo jalan ke arahnya. Tiba-tiba YJ-Joon merasa kesakitan.
Prof Seo melihatnya dan lari ke arah anaknya. Yoon Jae! Ma Ri menoleh dan berseru, Kyung Joon! Tapi Prof Seo mungkin panik jadi tidak terlalu menyadarinya.
Prof Seo mencemaskan Joon, kau kenapa? apa kau merasa tidak enak?
Ma Ri : Dr. Seo, kau tidak apa-apa?

Joon dibantu berdiri oleh ayah dan Ma Ri. Ia tampak bingung, lalu melirik ke Ma Ri. Ma Ri diam saja dan menjaga mulutnya. YJ-Joon berkata ia tidak apa-apa.
Prof Seo tidak mau resiko, ia membawa Joon untuk diperiksa. Ma Ri memandang mereka dengan pandangan bertanya. Tidak tahu apa anak ini curiga atau tidak.

YJ-Joon tanya untuk apa ayahnya ke RS. Prof Seo berkata ia datang untuk menemui Yoon Jae, Kepala RS juga adalah temanku.
Joon tanya apa Ayah dan Ibu pernah mengunjungi kamar pasien 2019 beberapa waktu lalu?

Prof Seo tampak terkejut tapi ia tersenyum, apa yang kau bicarakan? Joon berkata sepertinya ia melihat orang tuanya.
Prof Seo : Tidak ada yang seperti itu. Kau kelihatan tidak sehat, kau harus diperiksa.

Joon berkata ia tahu kondisinya, belum perlu periksa di RS.

Prof Seo tanya apa gejala tadi, sering terjadi? Joon menjawab kadang-kadang. Prof Seo cemas, kalau ibumu tahu dia pasti sangat cemas. Kau mungkin tidak ingat tapi saat kau masih kecil kau benar2 sakit parah.
Jadi kalau kau merasa sakit meskipun hanya sedikit, kau harus memeriksanya.

YJ-Joon : Baik. Tapi jangan mengatakannya pada ibu, itu akan merepotkan.
Prof Seo setuju dan menggenggam tangan YJ-Joon.

Prof Seo minta laporan tentang pemeriksaan Yoon Jae diberikan langsung kepadanya dan jangan sampai tersebar rumor di RS. Dokter itu mengerti.

Ma ri menemui YJ-Joon, apa kau diseret untuk menjalani pemeriksaan?
Joon baru tahu kalau Yoon Jae itu dulu pernah sakit parah dan orang tuanya sangat ketakutan itu akan terjadi lagi.

Ma ri : Apa rasanya sakit saat rohmu keluar dan kembali lagi?
Joon : Rasanya sangat menyakitkan dan membuatku kesal.

Ma Ri berkata ayah Seo Yoon jae sungguh memperhatikan anaknya, tapi kenapa ayah Kyung Joon tidak muncul?
Joon akan menghentikan pencarian ayahnya mulai hari ini, katakan saja pada Guru Gil kalau ayahku datang, agar dia dengan senang hati berhenti mencemaskanku.

Ma ri : aku senang membantu mencari ayahmu. Aku satu-satunya orang yang ada disampingmu saat ini.
Ia jalan ke atas. Joon teriak, hei, aku lihat kau menyimpan barang2mu diatas. Aku akan membuangnya.

Ma Ri berkata ia yang akan mengurus barang2nya, kau ikut pulang bersamaku ke Amerika.


Ma Ri heran, ia pikir paman tadi adalah ayah Kyung Joon, ternyata dia ayah Seo Yoon Jae. Aku akan menyiapkan sesuatu untuk ulang tahun Kyung Joon untuk menghiburnya sedikit.

YJ-Joon mengamati tangannya, ia ingat saat ayah Yoon Jae menggenggam tangannya. Kalau dia adalah seorang ayah, bukankah dia seharusnya menggenggam tangan anaknya yang sakit?
YJ-Joon berpikir tangan keluarga Seo memang hangat. Kurasa itu diturunkan dalam keluarga.

Da Ran mengemasi barang2nya, ia pulang terlambat. Wakil Kepsek Kim menyindirnya, kau pasti bertengkar dengan suamimu. Da Ran melihat kalendernya dan sadar kalau ulang tahun Kyung Joon tidak lama lagi.
Jang Ma Ri muncul di kamar RS Kyung Joon dengan taart cake di tangan, Kyung Joon Happy Birthday!! Tapi langsung terkejut sampai menjatuhkan kuenya.

Kang Kyung Joon berdiri di depan jendela, ia sudah sehat dan menoleh pada Ma ri lalu tersenyum.


Ma Ri bengong dan jalan mendekat.
Kyung Joon, kau bangun? Kyung Joon melihat ke atas.

Ma Ri heran lalu ikut melihat ke atas, apa yang kau lihat?

Saat Ma Ri menoleh ke arah Kyung Joon lagi, Kyung Joon sudah menghilang. Tidak ada disisinya, juga tidak ada di tempat tidur


Ternyata Jang Ma ri bermimpi. Ia memanggil2 Kyung Joon lalu terbangun.
YJ-Joon lari masuk dan duduk di depan Ma ri, Apa? Kenapa kau teriak?

Ma Ri tampak pucat, aku mimpi kau menghilang. Joon menjawab, kenapa aku harus menghilang?
Ma Ri : Kyung Joon, aku tidak apa-apa dengan kondisi seperti sekarang dan aku juga tidak apa-apa jika kau kembali. Tapi kau tidak boleh menghilang.


Joon menghela nafas dan membelai kepala Ma Ri. Itu cuma mimpi buruk, itu tidak akan terjadi.

Joon mengamati foto miraclenya.Da Ran pulang dengan membawa banyak belanjaan. YJ-Joon heran, apa ini? Da Ran hanya berkata ia belanja kebutuhan mereka. Lalu jalan masuk.
YJ-Joon sadar, Da Ran ingat ulang tahunnya. Ia tersenyum sendiri.

Ponsel Da Ran menyala, ada telp dari Byeong Su seonbae. Joon mengambil ponsel Da Ran dan pura2 bicara dengan Da Ran, guru Gil ada telp untukmu, kau mau aku menjawabnya?
YJ-Joon menjawab telp itu, Apa? Byeong Su tanya bukankah ini ponsel Da Ran? Oh kau adiknya ya?

Joon ; Aku pria yang tinggal bersamanya. Katakan apa yang ingin kau katakan.

Byeong Su : Da Ran ingin aku membantunya mencari rumah kontrakan, ada yang menyewakan tempat di dekat sekolah. Jika ia ingin segera pindah, minta dia telp aku kembali.
Joon tampak terkejut :  Baik.

Da Ran datang lagi dan Joon mengatakan tadi ada telp, kau harus telp balik. Da Ran tidak menanggapi dan tanya soal ayah Kyung Joon. Apa kau melihatnya hari ini? Aku mendengar dari Ma Ri.
Joon : Ya.
Da Ran tanya orang seperti apa ayah Kyung Joon itu. Joon minta Da Ran tidak perlu mencemaskan soal itu. Jika kau tahu dan terlibat, kau jadi punya tambahan masalah untuk diurus. Ya kan?

YJ-Joon harus bertemu orang tua Seo Yoon Jae dan tanya apa yang akan dilakukan Da Ran.
Da Ran : Kalau aku tidak harus pergi, aku tidak akan pergi.
Joon : Baiklah.

YJ-Joon jalan pergi. Da Ran memanggilnya dan berkata besok adalah ulang tahun Kyung Joon. Apa kau mau makan malam besok? Apa kau ingin sesuatu untuk kado ulang tahunmu? Kurasa aku belum melakukan apapun untukmu.
Jadi aku ingin melakukan sesuatu untukmu.

Joon : Tidak perlu, kalau aku pergi semuanya harus dibuang. Itu hanya akan menambah sampah saja.

YJ-Joon pergi. Da Ran hanya diam saja. Lalu Joon kembali lagi, sebenarnya aku sangat ingin tahu. Apa sebenarnya kesalahanku? Apa yang sudah kulakukan sampai membuatmu merasa ingin melarikan diri?
Apa karena aku berkata aku ingin membawamu pergi, itu sebabnya kau melakukan ini? Aku sudah bilang aku tidak akan melakukannya selama kau mempertahankan cincin itu.

Da Ran : Bagiku, itu adalah lautan yang harus kuseberangi.
Joon : Lautan? Apa kau akan pergi kerja di pulau lain? Baiklah! pergi sana! Aku juga tidak tahan naik kapal. Kita tidak perlu bertemu sama sekali.
YJ-Joon pergi. Da Ran sekali lagi melihat ke arah cincinnya.


Jang Ma ri menghias kamar Kyung Joon. Ia menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Kyung Joon bersama para perawat. Ma Ri ingin Kyung Joon segera sadar, agar mereka bisa hidup bersama

Da Ran memasak sup rumput laut dan makanan lain untuk YJ-Joon. Ia meninggalkan pesan : Kyung Joon-ah, Selamat Ulang Tahun. Ayo kita makan malam bersama, aku akan memberimu hadiah.
Joon mencibir : Aku tidak akan pergi.

Da Ran membeli hadiah untuk Kyung Joon. Sebuah jam tangan. Sales berkata mereka bisa menambahkan inisial kalau Da Ran mau. Da Ran setuju dan menuliskan inisial Kyung Joon : KKJ
Se Young kebetulan lewat dan melihatnya, itu Da Ran.

Da Ran tanya apa membutuhkan waktu lama untuk menambah inisial? Soalnya ia harus memberikan hadiah itu hari ini. Sales tersenyum, ini hadiah untuk kekasih anda?
Da Ran tersenyum dan mengiyakan. Ini hari ulang tahunnya. Se Young terkejut mendengarnya, ulang tahun?


Da Ran jalan2 untuk menunggu jamnya ditambah inisial. Se Young melirik inisial di kertas itu, dan ternyata bukan SYJ.

Da Ran mengamati jam untuk Kyung Joon di cafe. Ia menyimpannya lagi dan melepas cincinnya. Aku tidak punya keberanian membuang nalarku ke lautan.

Se Young dan temannya juga pesan minuman di cafe itu, mereka melihat Da Ran. Rekan Se Young heran, bukankah itu wanita tadi? Kenapa dia melepas cincin-nya? Apa dia selingkuh?
Se Young tidak percaya melihat ini.

Da Ran mengamati cincinnya, aku tidak akan ketahuan kalau begini.


Jang Ma Ri mendengar berita mengejutkan dari paman dan bibi Kang. Ayah Kyung Joon muncul di resto mereka dan ingin membawa Kyung Joon pergi. Ayahnya ingin mengurus Kyung Joon dan paman Kang tidak tahu mau dibawa kemana, ia tidak menanyakannya karena Ayah Kyung Joon pasti punya alasan.
Ma Ri : Tapi ia tidak bisa membawa Kyung Joon pergi begitu saja.


Ayah Yoon Jae mendapat informasi dari dokter kenalannya, kalau penyakit lama Yoon Jae yang diderita waktu kecil, sekarang sepertinya muncul lagi dan mereka harus mencari donor untuk transplantasi sel (hematopoietic stem cell) waktu itu lagi. Anda tahu siapa donornya?
Ayah Yoon Jae tahu dengan pasti. Malam itu, Prof Seo masuk ke kamar Kyung Joon dan memandanginya.


Se Young bertemu dengan YJ-Joon. Joon tampak bosan, apa yang ingin kau katakan padaku?

Se Young : Ini tentang Da Ran. Hari ini, dia membeli hadiah untuk seorang pria. Ada inisialnya dan bukan Seo Yoon Jae.
Joon : Lalu?
Se Young : Katanya itu untuk pacarnya! Saat dia menunggu pria itu, dia melepas cincin kawinnya.

YJ-Joon menegakkan duduknya, cincin?
Se Young : Aku melihatnya dengan temanku dan ia berkata kalau Da Ran pasti selingkuh. Saat ia menunggu, Da Ran kelihatan bahagia lalu juga kelihatan sedih.

Joon tertarik : Benarkah?
Se Young : Kata ibumu, kalau kau sudah kembali menjadi dirimu yang dulu, Da Ran akan melepaskanmu.


Joon terkejut : Dia akan melepaskan Seo Yoon Jae?

Se Young : Da Ran berkata ia merasa sulit. Ia seperti itu karena ia menyukai pria lain.
Joon tersenyum : Benarkah?
Se Young : Aku tidak melihat wajahnya, tapi aku tahu inisialnya ..kau mau tahu? K K J.

Joon justru ketawa dan Se Young tampak bingung, kenapa kau ketawa? Kau pikir aku bohong kepadamu?

Joon masih ketawa : Tidak. Itu bukan kebohongan kan?
Se Young tampak putus asa, aku serius.
Joon memajukan tubuhnya, kau yakin? Se Young ; Aku yakin!
YJ-Joon berdiri dan jalan pergi, ia nyengir, Gil Da Ran..mati kau.

Da Ran duduk di bangku menunggu YJ-Joon. Ia melihat jam tangannya lagi. Da Ran melihat cincinnya dan ingin memakainya lagi.
Joon muncul. Gil Da Ran. Da Ran berdiri dan keduanya berhadapan.

Joon : Gil Da Ran, apa kau selingkuh dengan pria lain?
Da Ran : Apa?

Joon : Apa kau merasa lelah karena pria itu? Inisial pria itu KKJ kan? benar kan? Dia Kang Kyung Joon kan?
Joon jalan mendekat. Da Ran mengangkat tangan dengan cincin siap dipakai lagi. Jangan mendekat.

Da Ran mengenakan cincin Yoon Jae. Tapi Kyung Joon menyelipkan tangannya tepat dibawah cincin itu.
Joon : Angin sudah bertiup dan kapalnya sudah melewati lautan yang tidak bisa diseberangi. (Artinya sudah kepalang tanggung haha)
Apa yang akan kau lakukan?

Da Ran melihat ke arah Kyung Joon dan mencoba melepaskan tangannya. Tapi akhirnya diam dan melihat ke arah Kyung Joon.

Da Ran membiarkan cincinnya terlepas dari jarinya dan jatuh. Kyung Joon mendekat dan keduanya berciuman.
Big [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8], [9], [10], [11]


Notes :
Try to finish Big ASAP for Gong Yoo haha..


2 comments:

  1. makasih tirza sinopsisnya....! tetap semangat dan saya tunggu kelanjutannya

    ReplyDelete