Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Tuesday, August 28, 2012

General Choi Young - Guardian of Goryeo Dynasty


Introduction :

Choi Young, lahir th 1316 di Cheorwon, Propinsi Gangwon sebagai putra dari pejabat sipil. Sejak kecil, Choi Young telah memiliki tubuh yang kekar dan kekuatan yang luar biasa.
Meskipun dilahirkan dalam keluarga pejabat sipil, Choi Young suka membaca buku strategi militer dan menguasai seni bela diri.

Choi Young memulai karirnya sebagai petugas militer dengan menekan bajak laut Jepang di yang sekarang disebut propinsi Chungcheong. Bajak laut Jepang sudah merampok pantai Korea selama hampir 40 th pada abad ke-14.
Dengan mengalahkan bajak laut ini, Choi Young mampu menjadi Jenderal.

Meskipun dilahirkan dari keluarga berada, Choi Young sejak awal memiliki sifat sederhana. Cara hidupnya digambarkan sebagai cara hidup pejuang. Choi Young tidak terlalu mempedulikan baju yang dipakai atau makanannya. Dia bahkan menolak kain-kain halus dan kesenangan lain meskipun ia menjadi terkenal dan bisa dengan mudah menikmati semuanya.

Choi Young tidak menyukai orang yang menginginkan barang2 mahal dan ia menganggap kesederhanaan sebagai suatu kebaikan.

Motto Choi Young yang diwariskan oleh ayahnya, "Jangan menjadi silau akan emas/kekayaan."

Choi Young Jang-gun (Source : sojuandi)

Military Career :
Th 1352, di usianya yang ke-36, Choi Young menjadi pahlawan nasional karena berhasil menghancurkan pemberontakan Jo Il Shin yang mengepung istana dan membunuh banyak pejabat.

Th 1355, membantu Yuan mengatasi pemberontakan Turban Merah. Karena Goryeo sangat bergantung pada Yuan, maka Goryeo wajib membantu Yuan. Jend. Choi Young dikirim ke Yuan untuk membantu memberantas pemberontakan. Dia berhasil memenangkan hampir 30 pertempuran yang berbeda. Keberhasilan ini membuatnya semakin terkenal dan dipuja di Goryeo.
Choi Young pulang ke Goryeo dan menghadap Raja Gongmin. Ia melaporkan masalah internal dinasti Yuan. Raja Gongmin jadi punya ide dan merasa ini waktu yang tepat untuk mengklaim kembali daerah-daerah di Utara yang sebelumnya dikuasai Yuan.

Choi Young sekali lagi berperang untuk mendapatkan kota2 di Barat Sungai Yalu demi Raja Gongmin dan Goryeo.

Choi Young sempat menjadi Walikota Pyongyang dan usahanya untuk meningkatkan produksi pangan dan memberantas kelaparan membuatnya semakin terkenal dan disebut sebagai Pahlawan Nasional.

King Gongmin - Queen Nogook/Nogook Daejang Gongju

Th 1363, Choi Young semakin cemerlang saat seorang Menteri berkuasa bernama Kim Yon-an mencoba menggulingkan pemerintahan. Choi Young mengumpulkan kekuatan-nya dan mengalahkan 10ribu pasukan Yuan yang menyerang Goryeo untuk membantu Kim Yon-an.

Penghianatan yang dialami Choi Young
Raja Gongmin merasa bahwa nyawanya akan diselamatkan oleh pendeta Budha. Raja mengangkat seorang biksu bernama Shin Don menempati posisi yang strategis di kabinetnya dan membiarkan biksu itu memiliki pengaruh besar.

Awalnya, Shin Don benar2 menunjukkan perhatian pada kehidupan rakyat yang ditentang oleh para Menteri. Tapi dengan dukungan Raja, Shin Don justru semakin kejam dan korup. Choi Young yang selalu menentang korupsi, menjadi satu-satunya orang di negara itu yang mencurigai Shin Don.
Shin Don merancang tuduhan palsu untuk Choi Young. Sehingga Choi Young dibuang selama 6 tahun. Choi Young hampir saja dieksekusi.

Setelah Shin Don mati, Choi Young dikembalikan lagi ke posisi semula dan langsung diminta menyiapkan armada untuk bertempur dengan bajak laut Jepang dan membasmi sisa kekuatan Yuan di Pulau Jeju.
Pasukan Choi Young, meskipun terlibat pertempuran seru dengan Pasukan Yuan, berhasil membebaskan Pulau Jeju.

Th 1376, Saat Jend. Choi Young sudah berusia 60th, Bajak Laut Wokou merebut Kota Gongju.
Choi Young dan anak buahnya Yi Seonggye menggunakan bubuk mesiu yang diperoleh ilmuwan Cina Choi Mu Seon dari pedagang untuk mengalahkan bajak laut dan mendapatkan kembali Gongju.

Yi Seonggye - King Taejo of Joseon

Akhir Hidup Choi Young (1316-1388)

Dinasti Ming di Cina berhasil mengalahkan Yuan dan menguasai Manchuria juga sebagian dari Timur Laut Goryeo.

Th 1388, Jend Yi Seonggye diperintah untuk menggunakan pasukannya untuk mengusir pasukan Ming keluar dari semenanjung Goryeo dan menguasai Liaodong. Tapi, Jend Yi yang menikmati dukungan dari para pejabat tinggi dan popularitas sebagai Jenderal, memutuskan untuk kembali ke Ibukota, Gaesong dan memicu kudeta.
Insiden ini sangat terkenal dan menjadi tanda pertama dari perubahan suatu Dinasti.
Saat Yi Seonggye kembali ke ibukota. Jend Choi Young sudah menyiapkan pasukan untuk bertempur di istana, tapi kalah dengan pasukan Yi.

Jend. Choi Young kalah dan dibuang ke Goyang. Dia kemudian dipenggal atas nama pemerintahan yang dipegang Yi Seonggye.

Jend. Choi Young tampak tenang seperti biasa saat menghadapi hukuman penggal. Tapi semua toko di ibukota tutup sepanjang hari dan bahkan anak-anak juga para wanita menangis untuk Choi Young.
Choi Young Tomb 
Lokasi : Naeyu-dong (Deogyang-gu Goyang-si)

Sebelum dieksekusi, Choi Young berkata : "Rumput tidak akan pernah tumbuh di atas kuburanku."
Kematiannya adalah kematian yang tidak adil. Dan sejarah membuktikan bahwa memang tidak ada rumput yang tumbuh di atas kuburannya, ini terkenal dengan sebutan Jeokbun yang artinya kuburan merah, karena tanah yang berwarna merah.

Baru pada th 1979, rumput mulai tumbuh di atas kuburan Jend. Choi Young.

Jend. Choi Young telah mempertaruhkan nyawanya beberapa kali demi Goryeo dan kesetiaan itu akhirnya meminta nyawanya.

Sementara Jend Yi Seonggye mendirikan Dinasti baru. Yaitu Dinasti Joseon. Yi Seonggye adalah Raja pertama Joseon. Raja Taejo.
Dinasti Goryeo akhirnya menghilang dalam sejarah.

Peninggalan Choi Young
Hidup Choi Young dan juga dinasti Goryeo telah berakhir, tapi sang Jenderal terus hidup dalam hati dan ingatan masyarakat.
Choi Young terkenal sebagai seorang pria yang berintegritas yang mengikuti nasihat ayahnya untuk tidak tergiur oleh emas.

Rakyat mengagumi Choi Young karena kejujuran dan kegagahannya. Dan menyebutnya sebagai Penyelamat Negara.
Visi Choi Young terus berlanjut sampai sekarang, dan terus hidup sebagai kekuatan yang mendorong Militer Korea.

Kuil Choi Young
Lokasi : Desa Daeseori, Jeju. 155 Daeseo-ri Chuja-myeon, Jeju.
Telp : 064-710-6656

Kuil Jend. Choi Young terletak di atas tebing barat laut Pulau Chujado SD Daeseo.

Kuil itu punya tanda : Kuil Choi Young, Batas Terlarang.
Ada tanda dengan ukiran : Monumen Terlarang. Ditempatkan di bagian depan, tapi banyak hurufnya yang sudah tidak jelas lagi.

Di altar tertulis : Jenderal Besar Choi Young

Latar belakang pendirian Kuil
Dalam th ke-23 pemerintahan Raja Gongmin - Goryeo (1374). Tamra meminta Jend Choi Young untuk menangkap semua pengungsi Yuan di P. Jeju.
Saat Jend Choi Young berlayar ke Jeju, ia harus berhenti di P. Chujado karena angin keras. Dari tanggal 24 -28 Agustus 1374.
Choi Young juga berhenti di pulau itu dalam perjalanannya pulang, dari 23 September - 10 Oktober setelah menangkap semua pengungsi.

Choi Young tidak berpangku tangan saat menunggu angin berhenti. Choi Young mengajar penduduk Pulau Chujado cara membuat jaring untuk menangkap ikan. Jaring ala Choi Young benar2 membantu kehidupan penduduk Chujado.
Penduduk P. Chujado mendirikan kuil ini sebagai bentuk terima kasih pada choi Young. Mereka juga berdoa setiap hari Raya Budha dan setiap Desember dari kalender bulan.

Selain itu, kuil ini didirikan karena Jend Choi Young juga sering melindungi pulau ini dari serangan Jepang di akhir dinasti Goryeo.

Kuil yang kita lihat sekarang dibangun kembali th 1974. Bangunannya memiliki 3 unit di depan dan 2 unit di samping.

Gerakan Choe Yeong dalam Taekwondo
Choe Yeong /45 gerakan dalam Taekwondo dinamakan berdasar nama Jend Choi Young, Jend besar Dinasti Goryeo abad 14.
Choi Young mendapat penghormatan besar karena kesetiaan, patriotisme, dan kerendahan hatinya. Dia dieksekusi oleh anak buahnya, Jend Yi Seonggye, yang kelak akan menjadi Raja pertama Dinasti Joseon.

Kapal Perang dengan nama Choi Young :

South Korean navy's Choi Young KDX-II destroyer (Source)





Related link : Faith
Sources :
http://en.wikipedia.org/wiki/Choe_Yeong
Choi Young Shrine
Jimsinkorea
KBS-Choi Young
King Gongmin
King Taejo

30 comments:

  1. waduh mbak Tirza... terima kasih nih sdh berbagi ilmu... falsafah hidup jend. Choi Young patut di contoh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama..:) Kalau semua Petinggi kaya Choi Young maka negara pasti aman dan makmur hehe

      Delete
  2. oohhhh berarti kisah Choi Young itu kisah nyata beneran ada, dan seperti biasa drama Faith ini dibumbui dengan fantasi seperti Dr. Jin atau Bu Bu Jin Xin ya, biasanya bagus kalau drama beginian tapi endingnya harus mempersiapkan diri ahahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi! terus terang awalnya aku pikir yang nyata itu cuma Raja Gongmin ama P. Nogook.
      Tapi saat ep 4, Eun Soo menyadarkanku, ia bilang ada Kuil Choi Young dan kaget waktu tahu kalau Woodalchi Daejang itu adalah..Choi Young yang itu. Maksudnya yang terkenal dalam sejarah.
      Aku langsung cek dan ternyata benar. Choi Young memang pernah hidup dan ternyata adalah orang besar. Tidak kalah dengan Jend. Kim Yu Shin.

      Delete
  3. Ihhh keren ya Mbak. Loyalitasnya luar biasa.. Tapi ngk disebutin ya keturunan2nya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ Amellia, sepertinya memang dia tidak berkeluarga. Atau keluarganya sudah dibantai semua oleh Yi Seonggye/Raja Taejo-Joseon.
      Ingat kata-kata Raja Sejo/Suyang dalam The Princess Man, bagaimana cara Raja Taejo mendirikan Joseon? Dia memasukkan semua keluarga dan keturunan Goryeo dalam kapal yang kemudian ditenggelamkan. Jadi kemungkinan keturunan Choi Young (kalau ada) sudah dibunuh.

      Delete
  4. ya ampun,, berarti joseon yang jaya itu berasal dari sebuah penghianatan ya mbak.. miris.

    ReplyDelete
  5. wah jendral besar yg hilang.. great info mbak, thanks.. jdi makin penasaran sama dramany bakal sampe mana kira2 klo ngikutin fact historinya..

    ReplyDelete
  6. @riska, sepertinya memang hampir semua pergantian dinasti pasti dimulai dari penghianatan atau kudeta.

    @adis, ya sama..aku juga penasaran :)

    ReplyDelete
  7. abis baca sinopsisnya, sy udh g sabaran pengen segera nonton filmnya...

    ReplyDelete
  8. wow,gomawo untuk postingannya Eonni.
    semakain memperbanyak penetahuan tentang korea ni melalui drama.
    oya,raja gongminkan katanya yang ada difrozen flower tuh.
    jadi apa ada hubungannya sama faith.
    atau frozen flower itu cuma fiktif yang sama cuma rajanya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kang Hyun Mi, Frozen Flower memang dibuat dengan inspirasi Raja Gongmin. Pacarnya Gongmin (Hong Rim) itu mungkin Hong Ryun yang membunuh Gongmin.

      Cuma frozen Flower memang menimbulkan kontroversi karena isu homoseksual dan perselingkuhan Hong Rim dengan Ratu (kemungkinan memang Nogook). Ngga tahu fiktif atau nyata, soalnya di Frozen flower tidak disebutkan jelas siapa nama Raja dan Ratunya. Tapi yang jelas, Ratunya memang dari Yuan.

      Dalam sejarah, Raja Gongmin memang jatuh dalam hubungan homoseksual setelah Ratu Nogook meninggal. Tapi di film ini Ratunya masih hidup, jadi mungkin fakta yang didramatisir, biasalah.

      Delete
    2. Mbak Tirza.. bukannya Ratu Nogook meninggal setelah melahirkan? Raja Gongmin menjadi depresi dan homoseksual setelah Ratu Nogook meninggal. sang Ratu pernah menyarankan Raja Gongmin mengambil selir namun Raja Gongmin menolak. (mungkin) setelah kematian Ratu Nogook Raja menikah lagi dan Ratu kedua inilah yang membunuh Raja Gongmin karna dia mengetahui Raja akan membunuhnya dan selingkuhannya (yang juga pacar homoseksual Raja).

      Delete
  9. waahh...keren ... ternyata Lee Min Hoo perannya ok juga,,, kirain cuma penyejuk mata ajah,,,ternyata dia meranin tokoh yang luar biasa...^_^

    ReplyDelete
  10. Mba Tirza, ulasannya tentang jendral Choi Yong menarik banget. Tapi ada yang mau ditanyain nih.. di link youtube tentang roadtrip ke makamnya jend. Choi Yong, pada menit ke 4:32, ada fakta menarik nih. Disitu disebutkan kalau jendral Choi Yong ini adalah father-in-law dari King Chang of Goryeo. Berarti Jend. Choi Yong ini punya anak perempuan ya?

    Mudah2an istrinya Yoo Eun Soo.. hehehe :D

    Sorry, comment yg terakhir bener2 ngga penting.. hehe

    Ceritain lebih lanjut dong, mba... soalnya menarik banget nih.. Thank you mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. @azska, benar. General Choe Young memang ayah mertua Raja berikutnya. Dan aku pernah baca di komen forum soompi kalo ngga salah, istri Choe Young memang marganya Yoo. Tapi nama lengkapnya aku ngga tahu dan bukti tertulisnya belum dapat.

      Soal Young yang jadi ayah mertua Raja aku dapat buktinya. Aku screen-caps aja

      http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/10/kematian-raja-gongmin-sebuah-misteri.html

      Lihat bagian bawah.

      Delete
  11. liat foto jenderal choi young diatas malah ngebanyangin lee min ho yang punya kumis dan jenggot yang panjang kayak gitu... LOL....

    ReplyDelete
  12. huahhhh sudah dua drama saeguk bikin penasaran aka kebenarannya, search di google nyasar ke sini ternyataaaaa suami saya memegang peran yang sangat penting!!!
    wkwwww #apaan sihh
    #plakkkk

    masa harus nyari2 di perpustakaan korea hanya buat mencari tahu sejarahnya aja??!!
    hanya karena sebuah drama penonton nya #mungkin cuma aku
    yg sampe nyari tahu sejarah lengkapnya kayak gimana
    hikssss menyedihkan apa gimana ini??? terlalu mendramatisir mungkin?!
    tapi maksih buat info nya ^-^
    jadi memeng ada pengaruhnya yaahh dari negara tetangga
    aku kira dinasti goryeo nggak ada, ternyata ada sebelum dinasti joseon
    hmmmm menarik
    ehhh yg drama the great seer itu katanya sejarah mengenai dinasti goryeo hancur, bener gak tuh?? tp mungkin bukanke pengkhianatan ceritanya, soalnya yg jadi pemeran utama nya kalo g salah king tae jo
    #apaan sihhh #ngomong ngaler ngidulll

    udah ahhh sekian aja berbagi ceritanya
    sekali lagi gomawo buat info nya ^^

    ReplyDelete
  13. iseng2 berhadiah habis nnt faith tamat langsung nyari2 ttg kerajaan goryeo, tentu saja yg aku cari raja gongmin sama choi young...waah, ngebaca kisahnya jendral choi young ini ak sambil bayangin muka lee min ho :3 aww...
    kira2 jendral choi young yg asli sama gantengnya kayak lee min ho gak ya?? #plakk haha XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Meii, aku pernah buat post tentang patung Choi Young, ada di museum Seoul Korea Memorial War. Menurutku, mulutnya mirip ama LMH hehe..

      http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/10/choe-yeong-statue.html

      Delete
  14. ternyata cerita aslinya gak kalah seru sama di dramanya yah...

    ReplyDelete
  15. Mba tirz terus percintaan young sama eun soo gimana tuh?

    ReplyDelete
  16. mbak tirza, aku mau tanya ..
    kan Ratu Nogook nya meninggal saat melahirkan terus anak nya gimana??
    apa anaknya itu wang wu / king u??

    ReplyDelete
  17. menarik nonton drama sambil baca sejarah aslinya...kaya the queen seondoek...seru bgt...semua rasa ada jd satu...

    ReplyDelete
  18. Aku baca katanya raja chang memerintah pada 1388-1389, choi young di penggal waktu tahun 1388, kok cucunya ngga nolongin ya mba? :( kasian amat choi young :'(

    ReplyDelete
  19. @Kid, Raja Chang itu masih anak-anak, usianya baru 7 th waktu diangkat jadi Raja, dia ada dibawah kekuasaan Yi Seong Gye.
    Choi Young waktu itu sudah dikalahkan oleh Yi Seong Gye. Keluarga Raja Goryeo bisa dikatakan lumpuh dan dikuasai oleh militer dibawah Yi Seong Gye.

    Dalam drama the Princess Man, ada teman Seung Yoo, napi yang sama2 ada di kapal, dia cerita semua keluarga Raja Goryeo dimasukkan ke dalam kapal dan ditenggelamkan ke dasar laut oleh Raja pertama Joseon, Yi Seong Gye.
    Kecuali Raja U dan Chang yang dipaksa minum racun dan Jend. Choi Young yang dipenggal.

    ReplyDelete
  20. ternyata jendral choi young benar2 ada tha?
    trus Yoo Eun-Soo memang ada atau fiktif yaa??

    ReplyDelete
  21. aku ngevens banget sama choi young, pengen deh ketemu tapi sayang sudah meninggal.
    tapi katamu akan slalu aku ingat,
    "jangan menjadi silau akan emas/kekayaan."

    ReplyDelete