Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Sunday, May 8, 2011

Sinopsis 49 Days Episode 16 part 2

Scheduler menangis, maafkan aku.
Tiba-tiba Yi kyung memegang dadanya, ia menahan sakit.

Scheduler kaget lalu reflek ingin maju menolong Yi Kyung, tapi ia segera berhenti dan berbalik. Scheduler menghela nafas.

Tiba-tiba Han Kang masuk ke cafe dan bergegas mendekat ke counter, apa kau sakit?
Yi Kyung mengatur nafasnya, tidak apa-apa. Anda mau pesan apa?

Han Kang pesan kopi dan Yi Kyung segera membuatnya.

Han Kang tidak menyadarinya, tapi ada In Jung yang duduk di sudut cafe. Sekarang In Jung sepertinya sadar kalau Han kang juga tahu kalau Ji Hyun ada di tubuh Yi Kyung.
Kopi Han Kang selesai dan Yi Kyung memberikan-nya. Han kang berterima kasih.
Han Kang jalan keluar lalu menoleh lagi, sambil berpikir, dia sama sekali tidak mengingatku.

Setelah Han Kang pergi, Yi Kyung melihat ke arah In Jung yang melihat ke arah Han Kang.

Ji Hyun duduk sendiri dalam apartemen Yi Kyung yang gelap. Tiba-tiba lampu menyala dan Scheduler datang.
Ji Hyun tanya apa kata Sunbae Scheduler dan apa sebenarnya hal penting yang ingin dilakukan Scheduler?

Scheduler : Menemui Yi Kyung sebagai Yi Soo.
Ji Hyun : Jadi kau hanya ingin bertemu kakak?

Scheduler mengiyakan tapi ia tidak boleh melakukan itu sampai masa tugasnya berakhir, aku tidak boleh membuat Yi Kyung tahu kalau itu aku dan tidak boleh mencampuri urusan-nya.

Ji Hyun heran, lalu kenapa ingatan Scheduler bisa kembali. Scheduler berkata ini karena Ji Hyun yang mengenakan tubuh Yi Kyung, karena sering melihat Yi Kyung, makanya ini terjadi.
Ji Hyun minta maaf.

Scheduler berpesan, ia benar2 ingin mengatakan hal penting untuk Yi Kyung. Jadi sampai dengan waktunya, ia minta Ji hyun berhati-hati dengan tubuh yang dipakainya dan apapun yang dilakukan Ji Hyun, jangan mempersulit Yi Kyung.

Scheduler : Kalau sampai Yi Kyung-ku terluka, mati kau!
Ji Hyun : Iya, aku selalu berusaha tidak menyakitinya.

Scheduler menghilang dan lampunya mati lagi. Ji hyun berharap salah paham diantara keduanya akan segera beres.

In Jung menemui Min Ho sambil membawa sup. Kau habis minum, kan? pasti tidak ada makanan. Uh, bau alkohol.
In Jung menyemprotkan penyegar ruangan karena bau alkohol.

Min ho duduk: Apa pedulimu.
In jung heran, rumah Min Ho tidak seperti biasanya. Mandilah, aku akan menyiapkan makanan.

Min Ho tanya kenapa In Jung melakukan ini. In Jung menjawab karena tidak ada yang bekerja untuk Min Ho lagi.
In Jung tidak peduli apakah Min Ho tahu kalau dia (Jh-Kyung) adalah Ji Hyun tapi tidak seperti Ji Hyun atau dia memang bukan Ji Hyun. Tapi Yi Kyung. In Jung tetap tidak akan meninggalkan Min Ho.

Min ho : In Jung!
In Jung ingin Min Ho tidak terpengaruh dirinya dan berpikir kalau Yi Kyung adalah Ji Hyun hanya karena kata-katanya.

In Jung : Karena aku sudah mendapatkan konfirmasinya. Ji hyun datang sebagai Yi Kyung dan tahu segalanya. Ini yang paling penting. Lagipula, Kang-ah juga tahu kalau Song Yi Kung adalah Ji Hyun.

Min ho kaget, kau bilang Kang-ah tahu?
In Jung : Ji hyun dengan caranya masuk ke tubuh orang lain.
In Jung minta Min ho makan sup sekarang. Lalu pergi.

Sampai di rumah, Seo Woo duduk menunggu In Jung. In Jung tampak canggung dan diam saja.
Seo Woo langsung to the point, kita tinggal terpisah saja.
In Jung kaget, Seo woo-ah!

Seo Woo menuduh In Jung yang sengaja tinggal di rumah Ji Hyun untuk melakukan rencana ini bersama Min ho. bukankah kalian sudah kenal 5 th lalu? Bagaimana kau bisa melakukan itu?

Seo Woo mengira saat Ji Hyun kecelakaan, In Jung tulus bersedih untuk Ji Hyun, dan berpikir ada masalah dengan dirinya karena tidak bisa mengeluarkan air mata untuk Ji Hyun. Seo Woo berpikir kalau ia bukan teman Ji Hyun, tapi ternyata semuanya hanya pura2.

In Jung : Bukan seperti itu.
Seo Woo marah, jangan membodohiku! Apa orang yang punya kesadaran bisa menipu teman mereka selama 10 th!

In Jung memohon agar Seo Woo mendengarkannya. Seo Woo berkata meskipun saat di rumah Ji hyun, In jung merasa tersiksa. Tapi bagi mereka juga tidak mudah menjaga In Jung.

In Jung membenarkan. Tapi aku cemburu pada Ji Hyun sehingga aku seperti ini.
In Jung : Tapi Ji Hyun, meskipun dalam kematian, ia mendapatkan semuanya.

Seo Woo tidak mengerti, apa maksudmu?
In Jung : Kang-ah. Saat di Amerika ia berkata ingin mencari Ji Hyun jika pulang ke Korea.
Seo Woo kaget dan cemburu.

In Jung juga berkata kalau Song yi Kyung adalah teman Ji Hyun. Jadi demi Ji Hyun, Han Kang menjaga Yi Kyung dengan baik. Kau pikir saja, apa kau masih menyukai Ji Hyun?
Seo Woo marah, hei, Shin In Jung berhenti berkata bohong.

Jh-kyung mengingat paman yang juga mengikuti program 49 hari itu. Yang menyesal karena tidak bisa lagi melakukan hal yang ingin ia lakukan untuk orang-orang yang ia cintai.
Jh-kyung memikirkan orang2 yang ia cintai, Ayah, Ibu, Han Kang..tapi jika ini air mata Han Kang berarti Seo Woo tidak menangis untuknya.

Lalu Jh-Kyung menemui Seo Woo di toko roti. Ia menanyakan kabar Seo Woo. Tapi Seo Woo cemberut dan berkata ia dengar Yi Kyung adalah teman Ji hyun, kenapa tidak mengatakan apapun padanya. Membuatku merasa tidak enak.
Seo Woo jalan pergi dengan kesal.

Jh-kyung heran melihat Seo Woo, darimana ia tahu? Apa In Jung?
Sepertinya bakalan susah mendapatkan air mata Seo Woo.

Di RS, dokter Joo berkata kalau selama perawatan, semuanya berjalan baik maka dalam seminggu Ayah Ji Hyun bisa keluar.
Ibu membungkuk mengucapkan terima kasih. Han Kang ada di sana juga dan melakukan hal yang sama.

Setelah Dokter pergi, Ibu tersenyum pada Ayah dan berkata ia senang bertemu Ayah lagi, benar2 sangat bahagia.
Han Kang tersenyum dan mengatakan hal yang sama. Saya juga senang sekali lagi bertemu anda, terima kasih.

Ayah tersenyum dan berkata, aku melihatnya. Ji Hyun.
Ibu senang, apa dia datang untuk menyelamatkan ayahnya?

Ibu segera lari ke kamar Ji Hyun. Han Kang mengikutinya. Ibu teriak, Ji hyun, ayah sudah semakin sehat.
Han kang berkata, kulit Ji hyun semakin bagus setelah tidur lama sekali.

Ibu heran, kulitnya bagus?
Han Kang menjelaskan, kalau melihat Ji Hyun, tanpa sadar ia selalu bercanda.
Ibu geli, ayahnya juga seperti itu.

Han Kang tiba-tiba tanya pada Ibu bagaimana membuat sup rumput laut. Ibu heran kenapa? Han kang hanya berkata ia tiba2 ingin makan sup itu.

Ibu : Aigoo. Hari ini juga ulang tahun Ji Hyun, aku memasak sup rumput laut di rumah.
Han Kang minta dua mangkuk sup.

Han Kang menyiapkan sup di kantornya dan Jh-Kyung muncul. Han kang melambaikan tangan dan minta Jh-kyung masuk.

Han kang menyuruh Jh-kyung minum sup itu. Jh-kyung heran, kenapa tiba2 makan sup rumput laut? Han kang berkata ia masak sup dan kebanyakan. Hari ini adalah Hari anak2 di Amerika. Di sana biasa memasak sup rumput laut, Yi Kyung tidak pernah kesana, jadi tidak akan tahu.

Jh-kyung : Bukannya ini ulang tahun Ji hyun sehingga kau membuatnya dan bukan karena hari anak-anak?

Han Kang diam saja. Jh-kyung mencicipi sup dan tertegun, ini rasanya seperti rasa sup rumput laut buatan Ibu Ji Hyun. Rasanya persis sama.

Dalam hati Han Kang berkata : Selamat Ulang Tahun, Ji Hyun.
Dalam hati Ji Hyun : Terima kasih, Kang-ah.

Jh-kyung : Jika Ji Hyun tahu, ia pasti sangat senang.

Han Kang ingin mereka bicara dengan bahasa biasa saja, toh Yi Kyung cuma setahun lebih tua darinya, Han kang malas memanggilnya kakak. Han Kang ingin seperti orang Amerika dan bicara dengan bebas saja.
Jh-kyung : Hanya setahun, maka aku tidak peduli.

Jh-kyung ingin tahu bagaimana kondisi Ayah ji hyun. Han Kang berkata dia semakin baik, selama kondisinya terus membaik dalam masa perawatan, maka Ayah bisa pulang dalam beberapa hari.
Jh-kyung senang, benarkah? ia ingin menjenguk Ayah Ji hyun saat malam nanti.
Han Kang berkata ia tidak bisa mengantarnya karena kalau malam Han Kang harus tidur.

Jh-kyung berkata, nanti jika Ji Hyun bangun, ia ingin berkata pada Ji Hyun agar baik pada Han Kang :) Aku harap dia segera bangun.

Sopir perusahaan menjemput ibu kos Yi Kyung dan mempertemukannya dengan Min Ho di depan apartemen Yi Kyung. Min Ho ingin menyewa kamar miliknya.
Ibu kos tidak enak, kamar itu masih ada penghuninya, bagaimana aku bisa menyewakan pada orang lain?

Min Ho berkata ia butuh kamar disini dan ia dengar wanita itu tidak membuat kontrak sewa. Ibu kos membenarkan.
Min ho membujuknya dengan menawarkan sewa 3 kali lipat dari harga biasanya.

Mata ibu kos langsung ijo, benarkah? Min ho membenarkan, apalagi jika ibu kos bisa membuat wanita itu untuk segera pindah, Min Ho akan membayar ekstra.

Min Ho menelepon Jh-kyung dan mengajaknya bertemu. Jh-kyung menolak, tapi Min Ho berkata ia sudah ada di depan rumah Jh-kyung. Membuat Jh-kyung kaget.

Han Kang menemui Seo Woo. Seo Woo tentu senang sekali. Kang-ah, kenapa tiba-tiba datang, apa terjadi sesuatu?
Han Kang datang karena ini adalah ulang tahun Ji Hyun. Seo Woo heran, bagaimana Han Kang tahu ulang tahun Ji Hyun?

Han Kang berkata saat Min ho membawa pacarnya yang berulang tahun ke cafenya, ia tahu kalau Ji hyun ulang tahun.
Seo Woo : Kau ingat tanggalnya?

Han kang memberi alasan, karena tidak jauh dengan peringatan kematian ibunya.

Seo Woo cemburu, kenapa datang padanya saat Ji hyun ulang tahun. Han Kang berkata ia pikir mereka harus melakukan sesuatu untuk Ji Hyun setelah apa yang terjadi dengan Min Ho dan In Jung. Kau pasti juga sangat terluka.

Seo Woo : Kapan kau mulai memperhatikan Ji Hyun?
Kasihan juga Seo Woo ini.

Jh-Kyung lari menemui Min Ho. Bagaimana kau tahu tempat ini? Kau mengikutiku ya?
Min ho tersenyum, apa kau pikir aku tidak bisa menemukan dimana wanita yang kusuka tinggal? itu akan sangat payah. Masuklah, kita pergi makan.

Jh-Kyung berkata ia ingin Min ho tidak menemuinya lagi. Min ho mengancamnya, dulu kau mengembalikan kunci rumahku tapi bisa masuk ke dalam. Apa kau pikir aku tidak bisa masuk ke dalam rumahmu?

Jh-kyung jalan masuk mobil, ayo kita bicarakan ini.
Min Ho juga jalan masuk mobil, tapi wajahnya berubah, tidak senyum lagi.

Min ho mengajaknya ke resto kesukaan ibunya lagi. Paman pemilik restoran segera menyajikan makanan kesukaan mereka. Min Ho minta Jh-kyung makan, tapi Jh-kyung masih cemas kalau Min ho muncul di rumahnya setiap hari.
Min ho : Kenapa kau tidak makan?

Jh-kyung : Aku tidak tahu kalau kita akan kesini lagi.
Jh-kyung mulai makan supnya sedikit.

Min ho mengaku, ia tidak membawa orang sembarangan ke sini, hanya kau dan In Jung, dari semua wanita yang kubawa kesini, bukankah sebenarnya kau tidak suka makanan ini, Ji Hyun?
Jh-kyung tersedak.

Min Ho memujinya karena makan dengan baik. Jh-kyung waspada, apa katamu?
Min ho : Pertama, selamat karena kau sudah selamat dan kembali, tapi apa yang terjadi denganmu? Bagaimana kau muncul seperti ini? Bukankah seharusnya kau mencari jalan kembali ke tubuhmu, iya kan?
Jh-kyung : Kang Min Ho-ssi!

Min Ho meralat, oppa, kau seharunya memanggilku seperti itu, Ji Hyun!
Jh-kyung menyangkal, ada apa denganmu, aku Song Yi Kyung.

Min ho berkata kalau Jh-kyung adalah Ji hyun yang meminjam kulit Song Yi Kyung.
Jh-kyung ketakutan dan memegang kalungnya.

Min Ho ingin tahu, Jh-kyung kencan dengannya sebagai Ji hyun atau Yi Kyung.

Jh-kyung tetap bertahan kalau dia adalah Yi Kyung. Yi Kyung yang menemui Min Ho. Jh-kyung berdiri dan ingin pergi.
Tapi Min Ho menahan tangannya dan mendudukkan-nya di bangkunya lagi.

Min Ho ingin tahu, pasti ada alasan sehingga Ji hyun harus hidup sebagai Song yi Kyung.
Jh-kyung : Aku ini Song yi Kyung.
Min ho berkata jika memang demikian, seharusnya Ji Hyun itu konsisten dengan identitas Song yi kyung, kalau Ji hyun ingin melarikan diri maka jelas terlihat kalau kau adalah Ji Hyun.

Jh-kyung : Lucu sekali, aku hanya tidak ingin melihat wajahmu.
Tentu saja, kata Min Ho, sekarang kau sudah tahu pria seperti apa diriku ini.
Jh-kyung : Aku sudah bilang tidak, kenapa mengatakan hal yang aneh.

Jh-Kyung melihat sekitar dan tidak ada orang di resto itu, ia ketakutan.
Min Ho : Kau punya alasan mengapa kau tidak bisa mengatakan kalau kau adalah Ji Hyun, iya kan? Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku? Min Ho teriak pada Jh-kyung.

Jh-kyung ketakutan dan lari keluar secepat mungkin. Untungnya Min Ho tidak mengejarnya.

Jh-Kyung lari sampai sudut jalan dan jongkok ketakutan. Ia langsung mengeluarkan ponsel dan ingin telp Han Kang.

Tapi ingat kata-kata Scheduler, tapi meskipun demikian, kau tidak bisa sembarangan dengan Han Kang sampai masa 49 hari berakhir.
Akhirnya Jh-kyung telp Scheduler.

Scheduler ada di taman seperti biasa, duduk di bangku. Jh-kyung lari mencarinya, ia duduk di samping Scheduler. Kang Min Ho sudah mengetahui kalau dia adalah Ji Hyun.

Scheduler menjawab tapi tidak melihat ke arah wajah Jh-kyung haha, karena itu wajah pacarnya.
Scheduler : Sama saja dengan Han Kang, pura-pura kalau kau bukan dia.

Jh-kyung berkata itu lain, mereka berbeda.

Scheduler membentaknya, lalu kenapa kau membuat masalah di sana sini! Aku sudah bilang jangan mengurus masalah lain setelah kau meninggal!

Jh-kyung kesal, ia ketakutan setengah mati, tapi kenapa Scheduler memarahinya.

Scheduler naik darah, kenapa? Aku berharap tidak sering2 melihatmu. Karena sekarang dimataku kau adalah Yi Kyung, tapi kau bukan Yi Kyung. Kau sering menggunakan mata itu untuk melihatku, apa yang harus kulakukan? Kau mau aku melakukan apa?!

Jh-kyung hampir menangis, kenapa kau marah padaku? Apa aku ingin pinjam tubuh kakak ini? Saat itu belum waktunya bagiku untuk meninggal, tapi karena orang yang ingin bunuh diri itu aku jadi seperti ini. (Jh-kyung tahu kalau ia seperti ini karena ada yg bunuh diri, tapi tidak tahu siapa orangnya dengan pasti, waktu itu Scheduler tidak mengatakan padanya)

Scheduler tiba2 sadar, waktu itu karena Yi Kyung. Wajahnya berubah.
Jh-kyung masih berkeluh kesah dan ingin tahu siapa orangnya.
Scheduler pura-pura tidak mengerti, siapa?

Orang yang membuatku jadi seperti ini, yang mencoba bunuh diri itu! Jh-kyung tampak kesal
Scheduler : Waktu itu kau menyetir kan, kau juga bertanggung jawab dengan apa yang terjadi.

Jh-kyung tidak mau disalahkan, Jika yang di depan tidak ada apa-apa, motor itu juga tidak akan jatuh. Jika bukan karena motor itu, aku tidak akan seperti ini. Siapa dia?

Scheduler berkata buat apa tahu, kalau tahu mau apa?
Jh-kyung ingin tahu, apa hukuman orang itu setelah membuat hidup orang lain seperti ini.

Scheduler dengan diplomatis berkata kalau hidup orang itu juga sudah kacau, mungkin sudah dihukum.
Jh-kyung : Mungkin? kau aneh.

Lalu Jh-kyung ingat saat paman yang menemuinya waktu itu memukuli wajahnya sendiri sampai babak belur karena kesal dengan pemilik tubuh yang dipakainya, karena sudah membuatnya jadi seperti itu.

Jh-kyung sadar dan menunjuk wajahnya sendiri, jangan bilang kalau...orang itu kakak, iya kan?
Scheduler menenangkannya, hei, hei, Shin Ji Hyun..
Jh-kyung : Kakak, iya kan? Dia kan? iya kan?

Jh-kyung marah, ia teriak dan menarik rambut Yi Kyung, menyebabkan aku meninggal dan membuatku hidup dengan tubuhnya, iya kan?
Scheduler menahan tangan Jh-kyung, hei, hei, jangan seperti ini. Jangan menyakiti Yi Kyung

Scheduler : Apa ini kepalamu? Ini kepala pacarku!

Scheduler melepaskan tangannya, maaf..tapi kau tahu seperti apa perasaanku sekarang.

Jh-kyung marah dan melihat ke arah Scheduler dengan kesal, apa kau tahu perasaanku sekarang? Kata In Jung itu salahku sehingga ia menghianatiku. Kang Min Ho tahu identitasku, aku ketakutan. Dan aku hanya punya waktu 10 hari dan harapanku sedikit.

Teman yang kumiliki hanya kau, Scheduler. Tapi kau tidak mau bertemu denganku lagi karena aku mengenakan wajah pacarmu. Tapi ternyata kakak ini adalah wanita yang menyebabkan aku meninggal, Aku bahkan tidak tahu itu dan menjadi dekat dengan kakak ini.

Scheduler berkata, kau tidak tahu rasanya, melihat orang yang kau cintai ada di depanmu tapi kau tidak bisa bicara dengannya.

Jh-kyung sedih, bagaimana ia bisa tidak tahu, apa hanya kau yang mencintai orang? Aku mencintai seseorang juga. Aku tidak bisa mengatakan pada Han Kang, karena perasaanku adalah perasaan Shin Ji Hyun tapi aku tidak bisa mengungkapkannya. Karena aku bisa benar2 meninggal.
Jh-kyung putus asa dan menangis.

Scheduler panik, Ya! kau menangis. Jangan menangis.
Scheduler meraih Jh-kyung dan memeluknya, ia menepuk-nepuk punggungnya, jangan menangis, jangan menangis..

Jh-kyung melepaskan diri, aku ini Shin Ji Hyun!
Scheduler minta maaf.
Jh-Kyung marah, nanti, jika aku tidak memanggilmu, jangan masuk ke kamar kakak. Jh-kyung berdiri dan pergi dengan marah. Biasanya Schedulernya yang menghilang duluan.

Scheduler : Meskipun aku ingin, aku tidak akan melakukannya. Mengapa harus masuk ke dalam tubuh Yi Kyung?

Di apartemen Yi Kyung. Yi Kyung duduk dengan pandangan kosong menunggu ...mie. Ji hyun duduk di belakangnya, kenapa harus kau, kakak?
Ji Hyun ngomel, dari semua orang, mengapa harus kau. Pasti itu bukan percobaan bunuh dirimu yang pertama. Sebenarnya seperti apa kesakitan dan kesepianmu, sampai kau seperti ini?

Yi Kyung membuka mienya dan mulai makan.
Ji Hyun semakin emosi, jika kau meninggal, apa yang harus kulakukan?

Ji Hyun kesal, aku memohon pada orang yang membuatku seperti ini. Kumohon tetaplah hidup, kumohon!
Ji Hyun berdiri dan teriak pada Yi Kyung.
Yi Kyung kaget dan melihat ke arah Ji Hyun.

Ji hyun masih marah, karena kau aku kecelakaan, karena kau, kau membuatku seperti ini.

Yi Kyung melanjutkan makan mie, dan entah kenapa itu membuat Ji hyun semakin marah, lalu menjatuhkan sumpit Yi Kyung. Yi Kyung kaget dan ketakutan.
Ji hyun marah, apa kau tidak tahu betapa takutnya aku tiap hari?

Tiba-tiba Yi Kyung melihat wajah Ji Hyun, ia ketakutan dan berdiri di sudut.
Ji Hyun mendekatinya, kenapa kau harus melakukan itu? Song Yi Soo itu apa? (Apa artinya Song yi Soo sampai Yi Kyung seperti itu.)

Yi Kyung ketakutan dan memegang lengannya sendiri. Tapi ia memandang Ji hyun tepat di mata dan tanya, kenapa kau seperti ini?
Ji Hyun kaget.

Ibu kos Yi Kyung mengetuk pintu dan memanggilnya, Nona, nona!
Yi Kyung membukakan pintu dan Ibu Kos berkata kalau Yi Kyung tidak membuat kontrak untuk sewa rumah.

Yi Kyung heran kenapa tiba-tiba membahas ini. Tapi Ibu kos minta Yi Kyung pindah dalam seminggu.
Ji Hyun tampak cemas, kakak, apa yang harus kulakukan? Maafkan aku kakak.
Yi Kyung langsung keluar.

Sampai di Purple Coffee, Ada Min Ho yang sudah menunggunya dan ingin bicara. Song Yi Kyung-ssi, masih ingat aku?
Min Ho minta Yi Kyung duduk dan berkata kalau namanya Kang Min Ho dan minta maaf sudah membuat Yi Kyung kaget waktu itu.

Yi Kyung : Apa maumu?
Min Ho : Dulu, kau kerja di hotel juga. Iya kan?

Min ho menawari Yi Kyung kerja di Busan, ada lowongan untuk Yi Kyung disana.
Yi Kyung tanya kenapa ia harus kerja disana. Min ho berkata jika tidak, maka itu akan membahayakan Yi Kyung.

Yi Kyung mengaku tidak kenal takut. Tapi Min Ho berkata ia orang yang punya ketakutan, Song Yi Kyung-ssi jika kau terus meminjamkan tubuhmu. Aku akan merasa tidak enak dan terancam. Ini akan membuatku ketakutan. Aku tidak punya pilihan dan bisa membahayakanmu.

Min ho mengulurkan kartu nama lokasi tempat kerja Yi Kyung di Busan, juga orang yang akan mengontak Yi Kyung.

Yi Kyung : Aku pergi atau tidak, aku yang akan memutuskannya.

Min ho memberikan amplop ungu, sepertinya isinya tiket dan uang. Min ho minta Yi Kyung segera memutuskan, karena jika Yi Kyung tidak pergi, maka Min Ho harus menyiapkan sesuatu. (Mencegah rencananya digagalkan oleh Yi Kyung.)

Ji Hyun mondar mandir di apartemen Yi Kyung, sudah jam setengah sembilan pagi, kenapa Yi Kyung tidak pulang. Dia tahu aku marah padanya, dia bicara padaku. Apa dia ketakutan dan tidak pulang?

Yi Kyung menemui dokter Noh yang mendengar semua cerita Yi Kyung tentang tawaran Min Ho.
Noh setuju jika Yi Kyung harus pergi. Ada alasan lain kenapa Yi Kyung memang harus pergi.

Yi Kyung ingin tahu, apa maksud Noh.
Noh berkata awalnya ia tidak percaya, tapi banyak orang yang mencarimu.

Noh cemas jika roh itu tidak mau meninggalkan tubuh Yi Kyung. Kalian tidak bisa tinggal bersama, bagaimana jika roh lain itu ingin tinggal selamanya dalam tubuhmu, apa yang akan kau lakukan?

Yi Kyung pulang dan duduk di taman, ia ingat Han kang yang menemuinya, Min ho, In Jung, semua wajah2 asing yang melihatnya dengan pandangan ingin tahu dan aneh.

Yi Kyung masuk ke apartemen-nya dan membiarkan pintu terbuka. Yi Kyung berkata pada Ji Hyun, tolong pergi.
Ji Hyun kaget, Kakak!
Yi Kyung semakin tegas, keluar!

Ji Hyun panik, kakak, ada apa? aku sudah membuat kesalahan.

Yi Kyung : Aku memohon padamu. Sungguh.
Ji Hyun menunduk dan dengan perlahan ia jalan keluar. Yi Kyung seperti merasakan roh Ji Hyun sudah keluar. Ia segera menutup pintu dan menguncinya.

Ji hyun duduk di luar dan sepertinya mulai melemah.

Tidak lama, Yi Kyung mulai mengemasi barang2nya. Tidak banyak yang dibawa, hanya satu tas ransel saja.
Ibu kos datang, nona kau benar2 mau pergi sekarang? Lalu barang-barang di kamar ini?

Yi Kyung : Tolong minta orang membuangnya.

Diluar, Ji hyun dan Scheduler bicara. Ji Hyun berkata kalau kakak akan pergi, apa yang akan kulakukan?
Scheduler berkata ini karma Ji hyun, tidak ada yang bisa ia lakukan.
Ji hyun : Apa?

Scheduler tidak bisa membantu Ji Hyun dalam masalah ini. Jika Scheduler melakukannya maka ia tidak akan bisa muncul di depan Yi Kyung untuk menjelaskan kesalahpahaman mereka dan bahkan tidak akan bisa muncul di depan Yi Kyung sama sekali. Scheduler harus segera masuk ke lift dan pergi selamanya.
Ji Hyun memohon agar Scheduler membantunya.

Scheduler tidak bisa melakukan kesalahan lagi dan menyia-nyiakan apa yang sudah ia kerjakan selama 5th ini.

Tiba-tiba Yi Kyung lari keluar dari apartemennya.
Ji hyun teriak memanggilnya, kakak! Kakak! Ji hyun lari mengejar Yi Kyung.
Scheduler menghilang. Ji hyun teriak, kau pergi kemana?

Tapi tidak ada waktu, Ji hyun segera lari mengejar Yi Kyung.

Han Kang juga kebetulan tiba dan heran melihat Yi Kyung yang pergi dengan taksi. Dia mau kemana? Han Kang mencoba telp, tapi telpnya hanya tersambung ke voice mail.

Han Kang pergi ke apartemen Yi Kyung dan bertemu Ibu kos. Song Yi Kyung-ssi! Kemana Song Yi Kyung?
Ibu kos berkata kalau Yi Kyung pergi.

Han Kang kaget, ia pergi kemana, anda tidak tahu kemana dia pergi, iya kan?
Ibu kos tidak tahu.

Sampai di atas tangga, Yi Kyung langsung masuk ke dalam taksi. Roh Ji Hyun terlambat dan hanya bisa mengetuk kaca taksi, kakak! kakak! kau mau kemana?

Han Kang langsung lari menyusuri jalan dan teriak memanggil nama Ji hyun. Ji hyun! Ji Hyun! Han Kang panik sekali. Shin Ji Hyun! Ji hyun!

Ji Hyun lari mengejar Yi Kyung. Tapi Yi Kyung sudah sampai di stasiun KA.

Tiba-tiba Ji Hyun kehilangan kekuatan dan ia pingsan.

Yi Kyung naik ke keretanya dan mencari tempat duduk, ia duduk sambil merenung.

Tidak lama, kereta api mulai berjalan dengan Song Yi Kyung di dalamnya.

Notes :

1. Bagaimana jika Scheduler terpaksa membantu Ji Hyun, yang mengakibatkan ia kena hukuman dan tidak bisa sama sekali bertemu dengan Yi Kyung dan harus langsung masuk lift ?

2. Bagaimana jika Yi Kyung ternyata sakit jantung dan meninggal ?
Jangan2 mereka akan bertemu di dekat lift alam baka? kalau seperti itu pasti ketemu.

3. Orang yang kemungkinan memberikan air matanya untuk Ji hyun : Song Yi Kyung, Paman Oh. Kalau Scheduler menangis, dihitung ngga ya? Tapi siapa tahu In Jung juga menangis untuk Ji Hyun, siapa tahu karena menyesal, lalu minta maaf sambil nangis.
Kalau Seo Woo belum tentu, karena cemburu gara2 Han Kang.

4. Jangan2 endingnya nanti, Ji hyun dan Han Kang membangunkan rumah impian Yi Soo dan Yi Kyung dengan pohon ceri, lalu roh Yi Soo dan Yi Kyung piknik dekat situ? hahaha...

49 Days 16-1

10 comments:

  1. Hi, kak lam kenal. aq dah lama ngikutin blognya kk. d/ jaman kk nulis Dong Yi dl. sinopsis yg kk bikin enak diikutin, serasa nonton filmnya lgsg. jelas terperinci.
    waahh.. kak tirza cocok dech klo jd penulis skenario. ^_^
    klo beneran nti jln ceritanya spt yg kk tulis, aq se7 bgt tuch..
    walaupun yi kyung akhirnya meninggal, tp dia bs bersatu ma scheduler. forever.

    aq tdnya malah nebak, ntar yi kyung akhirnya balik lg ke seoul. dia berubah pikiran & mau mbantuin ji hyun.

    sekalian aq mo numpang promo ya kak, aq JUAL TEAR NECKLACE 49 DAYS nich.
    Berminat hubungi 089665788994.
    untuk info & gambar, silakan klik
    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1347203978185&set=a.1347041454122.43652.1773884150&type=1&theater

    ReplyDelete
  2. hohhooo....
    Makasih kak Tirza... :)

    *Pembaca setia sejak jaman QSD :D

    ReplyDelete
  3. Bagusssssssssss bangettt...
    gomawoo.gomawoo onniee..
    makin seruuu untuk diikuti drama satu ini..
    han kang menawan hati. semoga jadian beneran sama ji hyun..

    ReplyDelete
  4. kenapa paman oh yang nangis mbak???
    kemungkinan ke-4 itu so sweet bener deh ^^
    ji hyun kok pingsan ya-padahal kita gak pernah liat roh ji hyun pingsan sebelumnya, bingung gimana nyadarinnya hahaha
    KEEP POSTING MBAK!!!
    walaupun terpotong-potong tetep seru!

    ReplyDelete
  5. hehhehee... boleh juga idenya mbak tirza, mudah2an benar2 terjadi dgn apa yang diperkirakan mbak tirza (ngarep),

    ReplyDelete
  6. Aku setuju sm perkiraan k'Tirza, maunya Hang kang jadinya sm Ji hyun. Kalo ga sayang banget roh-nya Ji Hyun udh capek2 cari air mata supaya bisa kembali ke tubuhnya dan hidup kembali dan sia2 juga pertolongan Yi Kyung yang rela minjamin tubuhnya dan sempet luka2 juga hahahha.. Semoga aja Happy Ending..:))

    ReplyDelete
  7. Waduh.. Bagaimana scheduler? Apa akhirnya hanya ngomong ke yi kyung & menjelaskan kesalah pahaman diantara mereka? terus akhirnya hanya pergi ke surga sementara yi kyung hanya kesepian ke dunia? ngga adil banget. Yi kyung sama Dr. Noh aja klo bgitu... :)

    ReplyDelete
  8. wah hebat kak,,kakak punya bakat ni,,jdi penulis skenario

    ReplyDelete
  9. LOL Notes-nya mba Tirza bikin orang terinspirasi akan lanjutan film ini XDD
    teruskan bakat menulismu mba!! :D

    ReplyDelete