Hyun Wook heran, kau mau bicara apa? Eun Seo berkata ia akan mengundurkan diri. Semua kaget. Tapi Eun Soo berkeras, aku berhenti!
Hyun Wook minta Eun Soo mengikutinya ke kantor.
Hyun Wook berkata kalau Eun Seo belum bisa diakui sebagai chef. Tapi Eun Seo berkata ia tidak ingin jadi chef, yang ia inginkan adalah cari uang. Hyun Wook melarang Eun Seo keluar, tapi Eun Seo berkata kalau ia tahu bahwa Chef punya hubungan istimewa dengan Yoo kyung.
Eun Soo : Aku melihat kalian berdua di dapur dengan mata kepalaku sendiri.
Hyun Wook kaget dan tidak mencegah Eun Soo lagi.
Di kamar ganti, para koki lama juga bingung, kenapa Eun Soo seperti itu. Dapur akan kesulitan tanpa asisten koki.
Tapi Eun Soo hanya berkata kalau selama ini, Yoo Kyung adalah senior paling baik selama ini, ia mengucapkan terima kasih dan pergi. Tidak menghiraukan panggilan Yu Kyung.
Para koki mendesak Chef untuk menentukan pengganti Eun Seo untuk sementara.
Yoo Kyung dengan berat hati pergi ke tempat Eun Soo.
Hyun Wook : Baik, tidak ada yang berubah kecuali jangan panggil Eun Seo, tapi Seo Yu Kyung, mengerti?
Semua koki : Ya, Chef!
Hyun Wook : hei, Seo Yoo Kyung. Kau siap?
Yoo Kyung : Ya, Chef.
Hyun Wook mulai membacakan menu, meja 13: Tintara pasta 2, Basil Pesto 1, Pasta tiga rasa, 1, Lobster panggang 1
Semua koki siap membuat menu2 itu. Yu Kyung juga lari ke segala penjuru dapur dengan cekatan dan memberikan semua yang dibutuhkan para koki.
Yoo Kyung mengambilkan lobster, tuna, minyak zaitun, bumbu2, piring saji. Bahkan sambil mencuci penggorengan dengan cepat.
Hyun Wook terlihat tidak enak dengan perubahan posisi Yu Kyung secara mendadak, tapi ia tidak bisa apa-apa. Karena Yoo kyung memang asisten dapur kompeten, malam itu, jam makan malam berlangsung lancar.
Setelah selesai jam sibuk, para koki ada di ruang loker dan membicarakan Eun Soo. Mereka menyalahkan Hyun Wook yang sangat keras sebagai Chef sehingga anak baik seperti Jung Eun Soo akhirnya tidak tahan dan lari.
Salah satu Koki Itali, Ji Hoon berkata kalau Chef sudah baik dengan Eun Seo, kalian tidak tahu apa yang ia lakukan pada kami di Italia.
Semua koki Korea ingin tahu. Tapi Woo Deok memberi isyarat pada Ji Hoon jangan berkata apa-apa. Akhirnya Ji hoon hanya berkata kalau Chef baik pada mereka. Membuat para koki Korea kesal pada Ji Hoon.
Yoo Kyung terus memohon agar Hyun Wook membujuk Eun Soo kembali. Hyun Wook menolak, ia tidak akan memanggil kembali orang yang tidak suka kerja disini dan yang berkata tidak menyukainya. Aku tidak akan mengejar mereka.
Yoo Kyung menyalahkan Hyun wook, kau sudah menendangnya keluar, kau seharusnya mengajaknya kembali lagi Chef!
Hyun Wook tidak mau. Yoo Kyung merentangkan ke-10 jari Hyun Wook dan berkata kalau asisten dapur adalah chef juga, ini..jari kelingking ini. Dan kau menggigitnya tiap hari!
Hyun Wook kesal dan mendorong Yoo Kyung. Yu Kyung balas mendorongnya. Hyun Wook: Gadis ini...
Hyun Wook kemudian masuk ke ruangan loker dan melihat loker Eun Seo. Ternyata Eun Seo mengidolakan Chef :) Tapi Hyun Wook merasa dilema karena Eun Seo mengaku ia melihat Hyun Wook dan Yu Kyung.
Mantan manager Seol menyindir, sebenarnya Eun Seo sudah baik2 saja, tapi karena standar Hyun Wook yang tinggi, siapa yang tidak kesal?
Hyun Wook, Kim San, Oh Sae Young langsung menoleh ke arah Seol dan Seol langsung tutup mulut. San akhirnya menengahi, untuk sementara Seo Yu Kyung dulu, nanti San akan mencari part-timer saja.
Koki lama seperti Ho Nam, Seung Jae, Sang Sik dan Souz chef-Seok Ho sangat terbantu dan mereka memuji Yoo Kyung. Para koki Italia juga. Bahkan Yoo Kyung tanpa diminta juga mengusap keringat di muka Seok Ho, yang sempat membuat Hyun Wook sedikit berkerut. Ia membentak para koki lama yang mengacungkan jempol memuji Yoo Kyung.
Tapi Eun Soo tidak percaya dan berkata ia sibuk lalu pergi.
Hyun Wook tidak suka, apa karena ini mendesak, apa bisa menggunakan sembarang orang?
Tapi tidak lama, dapur jadi kacau berantakan. Si maknae (orang baru) itu, benar2 tidak bisa melakukan apa-apa. Ia salah terus. Yoo Kyung kerja sambil memberi instruksi pada orang baru itu, apa maksud para koki.
Hyun Wook: Dengar baik-baik, ini adalah daging sirloin kelas A, dan ini adalah sisa daging yang biasa kita gunakan untuk membuat kaldu. Katakan kau tidak tahu ini, tapi orang seperti dirimu yang hanya asal mengambil daging beku untuk dibuat steak, tidak pantas ada di posisi asisten dapur.
Hyun wook sekali lagi minta Eun Soo kerja di restoran. Ia mengkritik makanan yang dibuat Eun Soo, mienya terlalu lembek, dan yang lain diluar panas, di dalam masih beku, lalu aroma minyaknya tajam.
Eun Soo berkata itu bukan masakannya. Hyun Wook memberikan badge nama Eun Soo. Kerjalah dengan namamu sendiri.
Hyun Wook mengaku ia ketakutan setengah mati, tapi ia tidak bisa melarang orang yang sangat dibutuhkan di dapur untuk tidak kembali. Hanya karena alasan itu. Ia tidak bisa mengunci mulut Eun Soo. Lalu Hyun Wook pergi.
Yoo Kyung menawarkan pasta buatannya pada ayahnya, tapi ayahnya menolak, buatkan pasta kalau kau sudah di posisi itu, kata Ayah Yoo Kyung sambil menunjuk posisi Chef.
Ayah Yoo Kyung pulang. Yoo Kyung mengantarnya dan berkata kalau saja ayahnya tidak menghadiahkan-nya seperangkat pisau ini, ia sudah akan keluar dari sini.
Paginya, Yoo Kyung menggedor apartemen Eun Soo lagi. Eun Soo menaikkan selimutnya, biarkan aku tidur Kak!
Yoo Kyung berkata sejak 3 tahun, sejak pertama ia kerja di restoran ini.
Hyun wook sedikit kaget dan tidak percaya, selama 3 tahun terus menerus?
Anak baru itu tidak terima dan ia berhenti saat itu juga. Hyun Wook marah. Yoo Kyung berusaha menahan Hyun Wook.
Keduanya saling menyalahkan.
Yoo Kyung ingin mengejar anak baru itu, tapi Hyun Wook melarangnya, ia tidak perlu orang seperti itu. Yoo Kyung marah, bagaimana Hyun Wook bisa tidak tahu apa yang ia rasakan. (Karena Yoo Kyung akan jadi asisten kalau tidak segera ada penggantinya)
Keduanya naik ke atap, Yoo Kyung mengeluh, ia tidak mau jadi asisten selamanya.
Hyun Wook menelepon Eun Soo dan minta Eun Soo mengambil kembali barang2nya, jika kau memang mau keluar jangan meninggalkan sampah disini.
Yoo Kyung masuk ke ruang loker dan berkata kalau Hyun Wook tidak punya perasaan. Eun Soo sangat mengidolakan Hyun Wook. Yoo Kyung berkata ia tidak ingin Eun Soo kembali kalau hanya akan jadi Chef tanpa perasaan seperti Hyun Wook.
Eun Soo tertegun.
Hyun Wook : Kau datang kesini untuk menjadi Chef. Jika kau tidak pernah menggunakan pan (penggorengan/wajan) sekali saja, apa kau tidak akan menyesal? Anggap saja ini adalah pertama dan terakhir kalinya kau memegang wajan. Setelah itu pergilah tanpa penyesalan. Dan jangan kembali lagi.
Setelah itu ia berkata, jadi seperti ini rasa pasta Jung Eun Soo. Aku akan mengingatnya. Selamat tinggal.
Hyun wook pergi meninggalkan piring kosong di tangan Eun Soo.
Eun Soo menangis dan duduk di lantai dapur. (Eun Soo mulai sadar ia sebenarnya bisa jadi chef yang bagus, ia hanya perlu belajar dan bersabar. )
Yoo Kyung senang dan memuji San, semakin ia kenal, ternyata semakin baik.
San tanya : Siapa? Aku?
Bukan, kata Yoo Kyung, kue ikan emasnya.
Kau kan punya aku (Sang presiden) sebagai pendukung?
Yoo Kyung geli, kenapa San mengajarinya hal seperti ini? Kim San menjawab ia merasa kesal karena Yoo Kyung selalu dimarahi Chef dan ia frustrasi melihatnya.
Kim San berkata Yoo Kyung harus mencobanya.
Yoo Kyung ingin tahu apa yang bisa ia masak besok untuk Hyun Wook. Hyun Wook tidak mengerti, apa kau ini pembantuku?
Yoo Kyung lalu mencoba usul San dan mengeluh pada Hyun Wook. Ia merasa tidak enak di dapur karena Hyun Wook, ia takut mengecewakan Hyun Wook sebagai seorang koki. Lalu hubungan mereka jadi ketahuan.
Yoo Kyung berkata ia bisa menahan semuanya, jadi asisten, digosipkan para koki tapi ia tidak ingin selalu bergantung pada Hyun Wook dan tidak bisa jadi koki yang bagus.
Hyun Wook : Kau sudah selesai?
Yoo Kyung : Iya, Chef.
Hyun Wook : Apa kita bisa menyebutnya berhenti?
Yoo Kyung protes, tapi kita belum melakukan apa-apa. Hyun Wook geli, lalu kau mau melakukan apa? Segalanya kata Yoo Kyung.
Hyun Wook menghela nafas, kita mungkin akan sangat sibuk akhir pekan ini.
Yoo kyung membujuk Hyun wook untuk bicara lagi dengan Eun Soo. Sekarang Hyun Wook terus terang, Eun Soo tahu mengenai kita.
Yoo Kyung kaget, apa?
Hyun Wook : Kalau kau dan aku saling menyukai.
Yoo Kyung sekarang mengerti dan ia jadi takut. Hyun Wook berkata jika para koki tahu, kau dan aku, kita harus meninggalkan dunia, sebelum itu terjadi, kita harus menjahit mulut Eun Soo dulu, kau jadi benang dan aku jarum, dan kita jahit saja. Mengerti?
Hyun Wook mengiyakan. Karena Chef-nya dulu adalah orang yang menggunakan tinjunya dulu sebelum bicara. Jadi ketika aku lari dan kembali, ia akan memukuliku dengan wajan dari kepala sampai jari kaki. Wajan-nya harus benar2 hancur sebelum ia bisa kembali ke dapur. Hyun Wook malas membahasnya.
Yoo Kyung menggodanya, berapa yang rusak? wajannya? Hyun Wook ketawa.
Yoo Kyung tanya apa Hyun Wook akan melakukan hal yang sama juga pada Eun Soo. Tergantung, kata Hyun Wook, bagaimana reaksinya.
Yoo Kyung menunjuk bungkusan di pangkuannya, aku bahkan membelikan Hanu (daging sapi Korea kualitas super) untuknya. Hyun Wook tersenyum.
Karena kedinginan, Yoo Kyung dan Hyun Wook masuk ke dalam apartemen Eun Soo. Yoo Kyung punya kuncinya.
Hyun Wook : Kau tidak lelah?
Yoo Kyung : Kau lelah, Chef?
Hyun Wook : Seperti akan mati rasanya.
Yoo Kyung berkata kalau mantan chef Hyun Wook dulu juga pasti seperti Hyun Wook.
Hyun Wook : Sudah kubilang jangan membicarakan Chefnya Chefmu.
Hyun wook tersenyum, hei, lalu ia menepuk lantai di sampingnya, kau tidur di sini juga.
Yoo Kyung ragu-ragu. Hyun Wook berkata lakukan saja apa yang kukatakan, berbaring saja.
Keduanya tertawa, Yoo Kyung berkata ia senang sudah datang kesini. Tapi, kalau benang dan jarum sudah datang tapi mulut Eun Soo tidak bisa dijahit, apa yang akan kita lakukan Chef?
Hyun Wook : Kita akan menjahit mulutnya, buat apa khawatir?
Lalu sambil menepuk-nepuk tangan Yoo Kyung, Hyun wook berkata: Jangan khawatir.
Tidak lama, Eun Soo pulang dan kaget melihat lampu apartemen-nya menyala, ia mengintip dan panik melihat Yoo Kyung dan Chef tidur dalam kamarnya.
Eun Soo : Mengapa mereka melakukan itu dalam rumahku? mengapa mereka hanya melakukan itu di sekitarku? mereka benar2 jahat.
Lalu Eun Soo teriak2 : Chef dan Yoo Kyung sedang kencan! Chef dan Yoo Kyung kencan!
Hyun Wook berkata kalau Eun Soo salah posisi, pindah.
Hyun Wook : Hei Eun Soo, berhenti memberontak dan kembali kerja, mengerti? Kembali kerja. Kembali kerja!
Eun Soo : Ya, Chef.
Hyun Wook berkata karena tadi Eun Soo sudah teriak2 tentang hubungan-nya dengan Yoo Kyung, kau bisa menutup mulutmu di dapur. Kau bisa teriak2 setiap pagi sebelum pergi kerja, mengerti? Kau tidak akan menjawabku? Hyun Wook memiting kepala Eun Soo.
Eun Soo : Ya, Chef.
Yoo Kyung berkata ia juga ngantuk dan keduanya mulai tidur. Kaki Yoo Kyung memeluk kaki Hyun Wook.
Pasta 11
Pasta 10
Pasta 9
Pasta 8
Pasta 7
Pasta 6
Pasta 5
Pasta 4
Pasta 3
Pasta 2
Pasta 1
Pasta
hai tirza......
ReplyDeleteakhirnya pasta di lanjutin.... senengnya tenkyu-tenkyu....
iya aku juga seneng bgt..
ReplyDeletehehehe
udh 9bulan dr trakhir post episode 11,,
heuheuheu
FIGHTING unTirzaaa
Hwaaa.... Thank u mba Tirza.
ReplyDeletehoreeeeeeeeee......... pastanya dilanjutin lagi... hehehehe...
ReplyDeletepembuktian kalo mbak tirza gak ngambil dari "tetangga" (soalnya ada yg koment pedes yg bilang mbak tirza ngambil dari tetangga.. hehehe)
fighting terus yah mbak...
10 jempol buat mbak!!! ^_^
Ada yang tau tentang soundtrack waktu Ayah Yoo Kyung mengunjungi Yoo Kyung di restoran terus ngasi Yoo Kyung Chef-knives?
ReplyDeleteitu lagunya afterschool cari aja ost pasta yg penyanyinya salah seorang member afterschool
DeleteKeren pas episode ini aku suka banget!!
Deletekalo ngga salah lagunya yang waktu ayahnya Yoo Kyung mengunjungi Yoo Kyung di restoran itu cuma instrumental tanpa vokal. Tapi lagu2 yang membernya afterschool kan dengan vokal xD hehehe
Deletesaya ngga nemu yang mana lagunya, mohon bantuannya, hehe