Monday, May 3, 2010

Personal Taste episode 10

Episode 10 : Game Over

Chang Ryul bangkit dan mau berkelahi dengan Jin ho, tapi In hee menengahi, ia berkata, Chang Ryul kau sangat cemburu sampai tidak berpikir jernih? In hee menyuruh Jin Ho dan Kae In masuk.
Intinya In hee tidak mau Kae in tahu bahwa Jin Ho bukan gay. Chang Ryul bingung, kau ini bicara apa? Tapi In hee terus menahan Chang Ryul. Kae in berkata, iya lebih baik ketemu lagi nanti kalau sudah tenang. Jin Ho merasa muak dan ia langsung masuk.

Saat keduanya masuk, Chang Ryul marah dengan In Hee. In Hee langsung berkata apa kau sudah bodoh?!

Di dalam, Jin Ho juga kesal dengan cara Kae In yang langsung mencemaskan Chang Ryul. Kae in beralasan ia melakukan itu karena sesuai dengan pelajaran dari Jin Ho, ia akan pura2 perhatian dan kemudian akan menolak Chang Ryul.
Jin Ho tahu kau tidak berpura-pura, itu bukan karaktermu. Kae in lalu berkata ia akan membuat kompres untuk Jin ho dan beranjak, tapi Jin Ho menahan lengannya dengan kuat.

Kae in, "sakit.." Jin Ho, "benarkah? benarkah jika aku berkata selesai maka kau akan bisa meninggalkan Chang Ryul?"
Kae in, "Iya..tentu saja aku akan segera memutuskan Chang Ryul" Jin ho melepaskan cengkeramannya dengan perlahan. Kae in berkata In hee selalu mendapat yang ia inginkan. Jin ho berkata aku bisa mengurus perasaanku sendiri.

Chang Ryul dan In hee bertemu, Chang Ryul berkata apa yang mau kau bicarakan, katakan saja. In hee berkata apa untungnya buat Chang Ryul jika Kae in tahu Jin Ho bukan gay? In hee mengusulkan agar mereka berusaha mempertahankan hubungan Kae In- Jin Ho tetap sebagai teman, karena mereka ada dalam perahu yang sama.
Chang Ryul, "Perahu yang sama?" In hee, "Aku menyukai Jin Ho dan kau menginginkan Kae in, jadi kita bisa bekerja sama."

Jin Ho mencuci tangan dan ia termenung, ia ingat bagaimana ekspresi Kae in saat ia memukul Chang Ryul. Sementara Kae in menyiapkan kompres untuk Jin Ho. Jin Ho menolaknya dan berkata pukulan Chang Ryul tidak akan melukainya.
Tiba2 In hee de vil masuk dan ia membawa bir untuk mereka. In hee berkata agar Kae in dan Jin ho minum, baikan dan tidur. In hee berkata, Kae in sungguh lega kau dekat dengan Jin Ho kita. Lalu In hee pamit.

Setelah In hee keluar, Kae in mendorong kompres es ke arah Jin ho dan ia masuk kamar dengan kesal. Di dalam kamar, Kae in duduk dan mendengus, "Jin Ho kita?!"
Chang Ryul tiba2 telp dan ingin bertemu, ia menunggu Kae in diluar. Kae in keluar dan Jin ho melihatnya dengan pandangan cemburu.

Chang Ryul berkata kalau Kae in mau tinggal dan berteman dengan Jin Ho silahkan saja. Ia akan mengikuti keinginan Kae in mulai sekarang, tapi jika kau percaya aku benar2 menyukaimu, tolong minta Jeon Jin Ho keluar dari rumahmu.
Kae in berkata ia akan mempertimbangkannya. Chang Ryul, "Ok, aku sudah senang kau mau memikirkannya." Kae in masuk.

Kae in memberikan bir pada Jin Ho, ini kata In hee untuk Jin ho kita lalu siapa lagi yang harus minum? Jin Ho menolak, kalau kau tidak mau buang saja atau terserah mau diapakan. Kae in berkata jika Jin ho mau berteman dengan In hee terserah saja. Jin Ho tanya apa itu yang sejujurnya?
Kae in berkata mereka berteman tapi ia tidak berhak mencampuri urusan pribadi Jin Ho.

Jin Ho berkata kau diam2 bertemu Chang Ryul kan? Kau diam2 menemuinya tanpa sepengetahuanku. Kae in beralasan ia akan mengurus ini sendiri. Kae in masuk kamarnya dan mengaku pada boneka Jin no kalau ini justru lebih berat daripada melihat Chang Ryul dengan In Hee di altar waktu itu, ini jauh lebih menyakitkan.

Paginya Jin Ho akan mengirim Sms tapi ia ragu2, Kae in juga sama ia akan mengirim voice mail tapi batal. Sang jun masuk dan mengajak Jin ho santai karena ini hari Sabtu tapi Jin Ho berkata ia lelah dan ingin pulang ke rumah.
Sang Jun mengerti tapi ia berkata, ia tidak ingin menambah beban untuk Jin Ho tapi ini sudah menjelang dateline. Jin Ho mengerti, tapi ia mau pulang dulu.

Ternyata Jin Ho belanja, "Aku tidak mengerti mengapa aku bahkan melakukan ini" (hehe..lagunya Younha ini cocok). Jin Ho pulang dan mencari Kae in. Kae in ternyata belum pulang dan turun hujan.
Kae in menunggu di halte bus dan kehujanan. Saat Kae in pergi dari halte, Jin Ho datang ke halte dengan payung! ckck (Korean novela ini pasti ada adegan cari2-an kaya gini ya..)

Jin ho duduk di halte dan kemudian ia melihat buku, Kae in yang jalan sambil hujan2, berhenti dan mengeluh aduh, bukuku ketinggalan. Kae in berbalik, tepat saat Jin ho datang dengan buku dan payung di tangan, apa kau mencari ini? (oh..so sweet..haha)

Kae in kaget, bagaimana Jin ho bisa disini? Mana mobilmu? Jin ho berkata ia meninggalkannya di rumah, jadi kau sengaja menjemputku? Kae in senang sekali.

Jin Ho berkata kau ini bagaimana, ramalan cuacamu meleset terus. Kae in berkata Jin ho seharusnya bawa payung 2, lihat kau jadi basah. Jin Ho berkata kalau begitu kita lebih dekat saja. Kae in senang dan langsung merangkul tangan Jin Ho.

Kae in, "Kau seperti ibuku." Dan Jin Ho merangkul Kae in, mereka jalan pulang.

Hye Mi dan Tae Hoon mengikuti mereka. Hye Mi merasa mereka mencurigakan. Tae Hoon tanya sampai kapan mereka akan terus mengikuti Jin Ho?

Di rumah, KAe in memberikan apel pada Jin Ho, terimalah maafku (Apple terdengar spt maaf, hehe..kali ini apelnya apel mainan buatan Kae in, bukan apel benaran yang bisa dimakan ama Ji Hoo -BOF haha ), Kae in minta maaf karena sudah berpikiran sempit. Tapi kata Kae in, kau juga berpikiran sempit. Jin ho juga minta maaf.

Kae in bersandar pada Jin Ho, oh Jin ho hatimu seluas Samudra Pasifik, Jin ho akhirnya tertawa.

Kau yang masak kata Kae In, kau saja kata Jin Ho. Tidak, kau.


Sang jun bertemu dengan Young Sun, "Oh my God, Omo..omo..model benaran?" Young sun mengangguk, Sang jun sangat bersemangat dan ia berkata kalau tangannya memang bagus, setiap kali ia menunjukkan jarinya pada wanita, mereka pasti tertarik.
Young sun heran, "Wanita?" Sang jun , "Pria!" Young sun memukuli Sang jun oh dasar kau ini...

Jin Ho mengupas apel, Kae in memandanginya, ia berkata Jin ho kau pintar masak, mengurus rumah, bahkan mengupas apel juga kau lakukan dengan teliti. Apa kau punya kekurangan? Tidak jawab Jin Ho.
Ah..kata Kae in, ini kekuranganmu, kau kurang rendah hati..ckck

Mereka mendapat telp. Ternyata satu dari Sang jun dan satu dari Young Sun, mereka diminta membantu membawakan papan untuk memantulkan cahaya. Young sun mau memotret Sang Jun hehe..tapi Young sun tidak puas dan akhirnya minta Jin ho yang jadi modelnya.
Sang jun gantian bawa papan. Kae in mendekati dan tanya bukankah Sang Jun yang sudah siap jadi model? Young sun membenarkan, Sang jun sebelum make-up dan Jin Ho setelah make-up. Kae in memukul Young sun kau ini. Young Sun berkata Jin ho itu lebih tampan tahu!

Tiba-tiba Chang Ryul telp dan mengajak Kae in kencan. Kae in menolak, tapi Chang Ryul terus mencoba akhirnya Kae in bersedia pergi besok pagi. Young sun memarahinya, apa yang kau lakukan. Kae in berkata ia akan balas dendam.
Young sun sangat mengenal Kae In, tidak biarpun kau harus mati dan hidup lagi, selamanya kau tidak akan bisa balas dendam. Jadi tinggalkan Chang Ryul!

Sang Jun dan Jin Ho mendekat dan Kae in minta Jin Ho melatihnya lagi. Young sun dan Sang jun langsung waspada, apa, latihan apa? Kae in berkata ia ada urusan dan menarik Jin Ho pergi.
Young sun dan Sang Jun heran melihat mereka. Sang jun keceplosan lagi ia berkata mereka pasangan serasi. Apa? Young sun kaget. Itu, burung yang ada di sana kata Sang jun, mereka serasi sekali...haha pintar ngeles.

Kae in dan Jin ho pulang dan Kae in minta agar nanti jika ia bersama Chang ryul, Jin ho datang dan menggandengnya pergi. Buat apa, tanya Jin ho, aku tidak punya alasan melakukannya. Kae in mendesah iya benar juga. Tapi akhirnya jin ho mengalah, baiklah aku akan melakukannya.

Kae in senang dan mereka sudah hampir dekat Sang Go Jae. Kae in menarik tangan Jin Ho, kau menggandengku seperti ini ya? Jin ho kaget tapi mereka akhirnya jalan bergandengan.

Tepat saat itu, Tae Hoon, Hye mi dan..Ibu Jin Ho keluar dari Sang Go Jae (Kae in suka lupa kunci pintu) dan melihat mereka jalan bergandengan dengan mesra. Semuanya kaget, termasuk Jin ho-Kae in. Ibu Jin Ho langsung pingsan.
Ibu Jin Ho bersandar pada Jin Ho sambil setengah berbaring, ia shock. Kae in masuk membawakan air dan Hye Mi langsung mengambilnya. Kae in tanya apa ia perlu membeli obat untuk Ibu Jin Ho? Hye mi marah dan menyalahkan Kae in.

Hye mi berkata aku ini tunangan kak Jin Ho! Kae in kaget. Jin Ho kelihatan kesal. Kae in minta Jin ho keluar sebentar ia ingin bicara. Hye Mi melarangnya, apa hakmu menyuruh Jin Ho-oppa ku mengikutimu?
Tapi Jin Ho menyandarkan ibunya ke bantal dan jalan keluar mengikuti Kae In (wow..)


Kae in mengajak Jin ho ke kamarnya dan ia tanya apa Jin Ho tidak sebaiknya terus terang saja? Kasihan Hye mi, anak itu terus mengira ia adalah tunanganmu, padahal ia tidak tahu orientasi seksualmu.
Jin Ho menolak. Tapi Kae in membujuk, seorang ibu selalu memihak anaknya apapun yang terjadi. Jin ho berkata, "Jadi kau mau aku mengaku pada ibuku kalau aku itu adalah gay?" Kae in mengangguk.

Belum sempat Jin ho bicara lagi, pintu kamar Kae in terbuka dari luar dan ternyata Ibu Jin Ho, Hye Mi dan Tae Hoon mendengarnya! OMG..
Ibu Jin Ho maju selangkah dan ia hampir jatuh lagi. Hye mi shock, oppa apa benar? Jin Ho tidak tega melihat ibunya, akhirnya ia maju dan berkata pada ibunya, "Tidak Ibu, aku bukan gay! bukan, aku benar2 bukan gay!"

Jin Ho meminta Kae in mendekat, "Kae in sini." Kae in maju dan ia kelihatan bingung, Jin ho berkata di depan ibunya, "sebenarnya aku mencintai wanita ini." Kae in terbelalak. Jin Ho, "Ibu, aku ingin menikah dengan wanita ini." (hehe..ini sebenarnya pengakuan jujur Jin Ho tapi Kae in pikir ini sandiwara Jin ho di depan ibunya.)

Jin ho menyuruh Kae in mengenalkan diri. Hye Mi tidak percaya ini dan lari keluar sambil menangis. Tae hoon mengikutinya.

Ibu Jin ho masih shock, Jin Ho minta Kae in mengenalkan dirinya. Kae in akhirnya ikut saja, "Saya, Park Kae In"
Ibu Jin Ho menegaskan, "Jin Ho, jadi kau bukan gay?" Jin ho membenarkan. Ibu Jin Ho akhirnya melihat Kae in dan tanya, "Nona, tadi siapa namamu? Apa kau mencintai Jin Ho-ku? "

Jin Ho kaget juga dan ia harap2 cemas menunggu jawaban Kae in, Kae in, "Iya, saya mencintai Jin Ho." teng...teng!! (I know it's complicated but I feel great haha..)


Malamnya, Kae in duduk termenung. Young sun masuk dan ia mengingatkan Kae in agar tidak dekat dengan Jin Ho, "Kau tidak boleh memperlakukannya seperti dengan pria." Kae in tahu, Young sun menegaskan agar tidak membuat masalah.
Kae in berkata, "Justru masalahnya tambah besar." Young Sun stress, "Apa? apa lagi?" Kae in berkata, "Jin Ho sshi ingin menikah denganku." gubrak!!

Jin Ho berlari di tepi sungai, ada beberapa orang berkerumun. Ternyata Hyemi berusaha menenggelamkan diri ke sungai Han. Tae Hoon mati2an mencegahnya, melihat Jin Ho ia teriak, hyung tolong cegah dia. Jin ho akhirnya menarik Hye mi, jangan seperti ini.
Jin Ho, "Kau tahu sejak semula, aku tidak pernah mencintaimu kan? " Hye mi berkeras, ia mencintai Jin Ho, dan itu cukup. Jin ho menasihati, cinta itu tidak bisa jika hanya sepihak, orang yang benar2 mencintaimu adalah..Jin Ho menarik Tae Hoon menghadap Hye Mi, ..Tae Hoon! Dialah yang selama ini terus ada di samping Hye Mi dan melakukan apa saja demi kau. Ia sudah banyak menderita karena kau.

Hye Mi berkata tapi ia tidak mencintai Tae Hoon. Jin Ho berkata, jadi jika aku tidak mencintaimu maka kau ingin mati? Baik mati saja. Tae Hoon kaget dan berteriak, kak! kenapa berkata seperti itu. Tae Hoon menutup telinga Hye mi, jangan dengarkan. Jin Ho berkata pada Hye mi jangan melihatku lagi, tapi lihat Tae Hoon, jika kau melihatnya, maka kau akan mulai mencintainya.
Jin Ho pergi, Hye mi menangis dan Tae Hoon memeluknya.

Di rumah, Young sun minum air untuk menenangkan diri. Bagaimana Kae in bisa terjebak dalam kesulitan spt ini? Kae in berkata karena Jin ho sangat menyayangi ibunya. Bagaimana jika ibunya minta kalian menikah? Tanya Young sun. Maka aku tinggal menikah dengannya. Young sun kesal, apa kau gila?
Young Sun, "Kau ini..kau hanya ingin berada di dekat Jin Ho saja kan?"

Young Sun pulang dan ia memutuskan akan melakukan sesuatu.

Jin Ho pulang, Kae in tersenyum padanya dan tanya bagaimana ibunya. Jin Ho berkata ia baik2 saja. Kae in berkata Jin ho jika kau sangat menyayangi ibumu dan tidak sampai hati mengaku dan ingin menyenangkannya dengan kehidupan suami isteri normal, aku akan melakukannya untukmu.

Jin Ho berdiri dan kesal.
Jin Ho, "Apa ini masuk akal, apa jika kau ingin menikahi seseorang maka kau menikah begitu saja tanpa tahu konsepnya? Aku sudah bilang kau harus menyayangi dirimu sendiri."

Kae in, "Jin Ho, kau seorang yang tidak bisa menikah dengan orang yang kau cintai." bahkan jika kau tidak bisa mencintaiku sebagai wanita, jika itu denganmu, aku bersedia jalan bersamamu selamanya.

Jin Ho, "Apa kau tahu, kelakuan seperti ini yang membuatmu gampang disakiti orang. Menikahi teman gaymu itu ide buruk."
Kae in, "Meskipun aku bodoh, Jin Ho..apa kau tidak berpikir aku adalah teman terbaik di dunia..? Jadi demi kau, aku mau melakukan apapun."
Jin Ho mendesah, "Baiklah, kalau begitu..kita berhenti saja jadi teman, aku sudah lelah."

Jin Ho masuk kamar, ia berkata, "Kau seharusnya bertanya apa aku bisa mencintai wanita, gadis bodoh."
Kae in masuk kamarnya dan tanya pada boneka Jin no, "apa yang harus kulakukan?"

Young Sun menemui Do Bin, ia berterima kasih karena Do bin memberi kesempatan pada Kae in mendisain ruang untuk anak dan Young sun tanya apa Do bin ada waktu luang?
Chang Ryul menerima telp, oya, kau mau ketemu kapan? Chang Ryul mendesak Kae in untuk bertemu. Tapi tidak berhasil.

Ayah Chang Ryul mencoba menghubungi Prof Park, ia ingin bertemu bahkan menggunakan alasan perjodohan putra putri mereka. Tapi Tidak berhasil, Prof Park sibuk dan bahkan ia akan segera kembali ke Korea (bagusnya kalo ternyata Prof Park kenal ama papanya Jin ho, tapi semoga mereka kalo kenal bukan rival di masa lalu, kalo rival..bisa berabe, cape deh..)
Chang Ryul marah karena ayahnya selalu mencampuri urusannya.

Ayah Chang Ryul ingin memastikan mereka mengalahkan Jin Ho dan ayah Kae in adalah kuncinya. Chang Ryul tidak mengerti, bukankah mereka bisa saja mengajukan design yang lebih bagus dan memenangkan kontrak dengan adil. Ayah Chang Ryul berkata, mengapa harus repot2 kalo ada jalan pintas?! haiya..!!

Chang Ryul menemui Kae in lagi di musium, ia mengerti Kae in-Jin ho hanya teman, tapi apa harus tinggal dengannya? Kae in membela Jin ho, satu2nya alasan ia bisa melalui saat2 berat dalam hidupnya adalah karena Jin ho. Kae in mengaku ia belum siap membuka hatinya, dan sekarang, temanku Jin ho lebih penting daripada Chang Ryul.(Puas!!)

Chang Ryul bertemu In Hee, apa kau benar2 yakin dengan hal ini? In Hee menjawab ya, aku yakin bisa membuat Jin Ho menjadi milikku. Chang Ryul berkata ia mencemaskan hubungan mereka, dan ia benar2 tidak ingin gagal kali ini.
Young Sun menelp. Jin Ho untuk meyakinkan bahwa Jin ho akan ada di rumah untuk makan malam. Sang Jun yang mendengarnya jadi kesal, "Unni tidak mengundangku?" Chang Ryul tiba2 telp dan ingin bertemu. Mereka bertemu di bawah jembatan (bersih euy, ngga ada PKL, dll)

Chang Ryul berkata kali ini adalah pertama kalinya ia menunggu Kae In (tipikal Korean novela hihi.aku jd pake istilahnya Maria (Maria, you have to check this series, it's hilarious, don't cry over Bidam all the time haha), cowok yg saingan berantem dulu, baru bicara heart to heart..), dan sekarang ia tahu bagaimana rasanya bagi Kae in.
Chang Ryul, "aku sudah mengadakan penyelidikan tentang dirimu, dan aku tahu kau bukan gay. Aku bisa mengatakan ini pada Kae in bahwa kau ini brengsek yang pura2 jadi gay untuk memanfaatkan Do bin, tapi aku tidak bisa melakukan itu." Kau tahu mengapa? Karena aku tidak ingin menyakitinya, dan membuatnya kehilangan teman, yang benar2 ia butuhkan saat ini.

Chang Ryul, "Pergilah, tinggalkan Sang Go Jae, saat ini juga, tinggalkan Kae in baik2."

Young Sun sudah menyiapkan makan malam istimewa di Sang Go Jae, ia ingin menjodohkan Jin Ho dengan Do Bin (aarrgh..honey, I know you're Kae in best friend, but it's already too much!). Do bin tiba, dengan bunga di tangan! Kae in kaget melihat Do Bin, dan kemudian Jin Ho masuk...

Dan..terjadilah makan malam aneh no.2! (yg no. 1, adalah makan malam Min jae, Shin Young di The Woman), Jin Ho, Kae In, Do bin merasa tidak nyaman, kemudian Young Sun pura2 mendapat telp, kalau anaknya hilang?! Dan ia menyeret Kae in pergi. Kae in polos, dan benar2 yakin kalau anak Young Sun dalam bahaya.

Saat sudah keluar, Young sun berkata itu cuma caranya agar Jin Ho bisa bersama Do Bin.

Jin Ho dan Do Bin di dalam Sang Go Jae. Keduanya jadi kaku. Do Bin sadar Jin Ho tidak tahu apa2 tentang makan malam ini dan ia merasa tidak enak. Do Bin pamit dan ia terlihat malu2, tersipu dan ah..aku jadi kasihan dengan Do Bin. (Do Bin itu benar2 baik, aduh Jin Ho ini.)
Jin Ho menunggu Kae in di rumah, dan Kae in pulang. Jin Ho hampir menangis, "Kau bilang kau bahkan mau menikah denganku, tapi kukira kau jadi ketakutan? Apa kau pikir hidupmu hanya lelucon? apa kau pikir kau bisa memecahkan masalah dengan menjodohkanku dengan Choi Do Bin?" (Oh Korean Novela missunderstanding..I love it haha)

Kae in mencoba menjelaskan bukan seperti itu, tapi tidak ada gunanya.
Jin Ho berkata ia akan mengeluarkan barang2nya akhir minggu ini, dan ia akan pergi sekarang. Jin Ho pergi.

Di kantor, Sang Jun bingung melihat Jin Ho, kau sudah menginap di sini 2 malam, dan tidak makan apa2, apa sebenarnya yang terjadi? Jin Ho memikirkan lagi peringatan Chang Ryul, dan ia berkata, "Apa kau puas? Meninggalkannya bukan sebagai teman?"
In Hee datang ke kantor Jin Ho, mengundangnya ke pertunjukan musik. In hee menambahkan, Chang Ryul dan Kae in juga akan datang, Jin Ho, "Itu tidak ada hubungannya denganku." In hee, "Sepertinya KAe in akan kembali pada Chang Ryul. Bukankah sebagai teman, Jin Ho seharusnya menunjukkan pada Kae in bahwa Jin Ho baik2 saja dengan datang ke konser dengan In hee?"

Akhirnya, ke-4nya bertemu di gedung pertunjukan. (klise..) Ini semua sudah direncanakan oleh Chang Ryul dan In hee, bahkan tempat duduk mereka pun berdekatan.
Selama pertunjukan musik, In hee melancarkan serangan, ia berbisik ke telinga Jin Ho, menggenggam tangan Jin Ho agar Kae in melihat (huh..kekanak-kanakan!), Jin ho diam saja dan membiarkan semuanya.

Kae in akhirnya tidak tahan lagi dan keluar dari gedung pertunjukan. Chang Ryul mengikutinya. Jin Ho menyusul mereka, In hee mengikuti Jin Ho.
KAe in berkata pada Chang Ryul : "Aku tidak bisa melakukan ini lagi. Aku sebenarnya ingin balas dendam. Karena kau sudah meninggalkanku, aku juga ingin melakukan hal yang sama padamu. Tapi aku..tidak akan melakukannya. Aku tidak bisa melakukannya lagi."

Ini adalah hal yang ingin di dengar Jin Ho selama ini. Chang Ryul berkata, "It's ok, kita bisa mulai lagi dari awal, tidak peduli bagaimana mulainya."
Kae In, "Kau tidak bisa mengubahku. Kau tidak tahu..pada siapa..hatiku sudah pergi."

Jin Ho mendengar ini dan berjalan maju mendekati mereka, menarik tangan Kae in dan memutar Kae in menghadap dirinya, Jin Ho berkata dengan penuh arti, "Game Over."
Dan kemudian?...scene yang ditunggu...Kiss scene! Jin Ho mencium Kae In, ciuman dengan nama :tidak ada orang lain di sini hanya kau dan aku haha..(kamera diputar 360 derajat, breath Jin ho, breath...)

Chang Ryul dan In hee hanya bisa melihat dengan terbelalak.(oya, LMH improve, lebih bgs dr yg di BOF ^_^)

Personal Taste 9
Personal Taste 8
Personal Taste 7
Personal Taste 6
Personal Taste 5
Personal Taste 4
Personal Taste 3
Personal Taste 2
Personal Taste 1
Syukuran Personal Taste
Personal Taste Novel

Sunday, May 2, 2010

Jang Dong Gun and Go So Young Wedding

Hari ini, tgl. 2 Mei 2010, aktor senior Korea, Jang Dong Gun menikah. Pernikahannya diadakan di Hotel Shilla, Jungju, Seoul.

Jang Dong Gun akan menikah dengan Go So Young (sebenarnya Go So Young sudah hamil 3 bulan)


Ini undangannya :


Pesta pernikahan akan diselenggarakan di Dynasty Hall, lantai 2 Hotel Shilla, Seoul

Jam 5 Sore (waktu Korea), Tanggal 2 Mei 2010


Dynasty Hall bisa menampung sekitar 900 orang tamu. Lebih besar dari Youngbeen Hall yang digunakan oleh Kwon Sang Woo dan Chun Do Yeon ketika mereka menikah waktu itu di hotel yang sama.

Biaya sewa Dynasty Hall paling tidak 100 juta Won atau hampir USD 90,000!

Bukan itu saja, para tamu undangan akan dimanjakan dengan hidangan pesta karya Pastry Chef terkenal Perancis, Pierre Herme, yang juga terkenal sebagai "Picasso of Pastry" yang akan menyiapkan dessert untuk para tamu.

Cake-nya akan dibuat oleh Pierre Herme juga dan akan dihidangkan dengan ice cream strawberry. Satu potong cake-nya saja harganya 60,000 won! atau sekitar USD 54! 500 rebu lebih!

Ini juga merupakan wedding cake pertama yang dibuat oleh Pierre Herme.

Menurut pemimpin dept. marketing AEM Entertainment, Moon Bo Young, ada 400 reporter, dalam maupun luar negeri yang ingin meliput pernikahan ini. Juga ada permintaan dari Pers Jepang dan Perancis. Akan ada konferensi Pers di Youngbeen hall di Hotel Shilla.

MC-nya adalah aktor Park Joong Hoon.

Gaun pernikahan Go So Young adalah produk Amsale yang sedang nge-trend di Korea.

Oya kerennya lagi, mereka rencananya akan bulan madu ke....BALI !!! hahaha.



Wartawan yang sudah siap di Hotel Shilla :


Look at the pers....wow

Wartawan dan fans yang sudah menunggu pasangan pengantin...

Dan inilah mereka....



Beberapa tamu undangan yang hadir (yang sudah siap makan enak...keliatan bgt siriknya hahaha...)


Lee Son Kyun and Hyun Bin

Yang sebelah kiri ngga tahu (tp kaya Song Seung Heun gitu?), kanan so pasti...So Ji Sub

Kiri kayanya Jung Sung Hwa (Sang Jun, Personal Taste) and partner, kanan Jung Jun Ho (IRIS) and Kim Nam Joo gitu ?(maaf kalo salah...)

2 pria berkumis, kiri : Cha Seung Won (City Hall), kanan : Kim Nam Gil (gemukan ya kayanya...)

Kiri : Han Ji Hye, kanan : ngga tahu

Keluarga Kwon, Kwon Sang Woo, Leon, and Son Tae Young

Mrs. Kathleen Stephens, Duta Besar Amerika untuk Korea Selatan juga hadir !!


source : allkpop, koreandiorama.wordpress.com, buhay korea, kpopville

Sinopsis Pasta Episode 10

Review Episode 9,

Yoo Kyung dan Hyun Wook masih di RS diinfus. Hyun Wook, hei, apa yang lebih kau suka? pasta yang kau cintai itu atau aku? Yoo Kyung, "Kau, Chef."
Hyun Wook, kau suka kaktus atau aku? Yoo Kyung, "Kau, Chef"
Hyun Wook, "Kaktus atay pasta?" Yoo Kyung, "Kau Chef!!"

Hyun Wook, "Aigoo, pikirkan dulu baru menjawab, seorang wanita harus memikir dulu sebentar sebelum menjawab, ah, ampun.."
Yoo Kyung, "Oh, tidak lagi, seorang wanita begini dan seorang wanita harus begitu...hih.."

Hyun Wook meraih tangan Yoo Kyung dan ia membuat alasan, ckck tanganmu jelek sekali. Yoo Kyung tidak peduli, bukankah semua tangan chef itu jelek?
Hyun Wook tanya apa Yoo kyung tidak takut? Takut apa? Hyun Wook, "Kalau ketahuan kau naksir aku? Bagaimana jika staf lain tahu?"

Yoo Kyung merasa ia bisa menyembunyikannya, tapi Hyun Wook berkata itu kelihatan sekali. Mereka terus saja saling menggoda, dan Yoo Kyung sadar infusnya sudah habis. Hyun Wook berkata infusnya masih penuh. Yoo Kyung bisa pergi kalau mau.
Yoo Kyung turun dan tanya apa ia bisa mematikan lampu, Hyun Wook tanya mengapa? Agar Hyun Wook bisa istirahat saat ia pergi, dan kemudian Yoo Kyung benar2 mematikan lampu dan pergi.

Episode 10

Yoo Kyung mencari suster, suster, apa yang harus kulakukan? Yoo kyung melihat San kembali. Ia tanya mengapa San kembali? bukankah ia sudah bayar tagihannya? San bertanya mengapa percakapan yang terjadi diantara mereka selalu berkaitan dengan uang?
San melihat perban Yoo Kyung dan berkata itu harus dijaga agar selalu kering. Yoo kyung berkata tidak mungkin karena ia kerja di dapur. San lalu berkata, buat apa ada asisten? Yoo Kyung menjawab, asisten itu bukan asistennya. Yoo kyung tidak mau merepotkan mereka.

Yoo Kyung tanya apa San dan Se Young kencan? San mengaku dulu mereka pernah kencan sekarang hanya berteman. San berkata mereka berdua suka orang lain. Yoo kyung tanya siapa yang disukai Se Young, San berkata tidak tahu. Yoo kyung memancing, lalu siapa yang disukai San? San tidak menjawab, ia tanya lagi, apa wanita itu juga menyukainya? San menjawab, mungkin.
Yoo Kyung tertawa, San pasti bertepuk sebelah tangan (apa istilahnya? jak sarang?) San sedikit tersinggung? Mengapa ketawa, apa lucu? Tidak kata Yoo Kyung, ia juga bertepuk sebelah tangan. Lalu Hyun Wook datang.

Hyun Wook justru tanya apa yang dilakukan mereka berdua? Hyun Wook tanya mengapa San cenderung lebih menyukai Yoo Kyung daripada staf La Sfera lainnya? San menjawab karena Yoo Kyung baik dengannya saat ia masih sebagai tamu.
San ganti tanya, sampai kapan dapur akan jadi medan pertempuran? Hyun Wook menjawab, salah siapa? mengapa aku yang disalahkan? San membela Se young, Se young sangat mencintai pasta, ia akan memburunya seperti memburu orang yang disukainya. Hyun Wook berkata apa urusannya denganku?

San menyadari baik Hyun Wook maupun Se Young ini mirip, sama2 keras kepala. San minta demi dapur, mereka bisa berteman. Hyun Wook menolak, San-lah yang sudah menyatukan mereka di satu tempat. Hyun Wook pergi dan menarik Yoo Kyung bersamanya.

San, "Mengapa kau satu2 nya orang yang tidak menghargai kemampuan Se young, itu membuatku gila."
Hyun Wook, "Hei, Presiden Kang...Pak. Apa kau percaya bahwa kedamaian akan ada di dapur dengan 2 chef? Kau membawa isteri dan simpananmu dalam satu rumah, dan kau mengharapkan rumah itu akan tetap damai?"

Hyun Wook berkata pada Yoo Kyung, ia tidak suka jika ada orang lain di restauran yang memperlakukan Yoo Kyung lebih baik dari dirinya. Tapi sebaliknya, ia juga tidak suka melihat orang lain memperlakukan Yoo kyung lebih buruk darinya. Yoo Kyung berkata tidak apa2, lagipula siapa yang suka mempersulitnya? Hyun Wook berkata ia akan lebih baik sekaligus lebih kejam pada Yoo Kyung.
Yoo Kyung senyum dan Hyun Wook menjawab, "Aku bilang aku akan lebih kejam padamu!"

Yoo Kyung berkata Hyun Wook tidak akan bisa lebih baik dari San, karena itu bukan karakternya. Hyun Wook langsung mengambil tas Yoo Kyung dan pergi. Yoo Kyung langsung mengejarnya dengan gembira.


Paginya, Se Young datang dan melihat Yoo Kyung dan Eun Soo mengupas kerang. Se young mencemaskan tangan Yoo Kyung yang tidak boleh basah. Setelah Se young pergi, Hyun Wook datang dan mengkritik mereka karena menggunakan wol baja (itu lho yg biasa buat cuci piring dari baja) untuk membersihkan kerang. Hyun Wook menjentik dahi mereka berdua dan menyuruh melakukan dengan benar.

Dalam ruang loker, para koki ngobrol. Se young masuk dan minta beberapa orang mengikutinya, ia berkata karena ini hari istimewa, maka jumlah kerang yang harus dibersihkan menjadi 10 kali lipat, jadi Se young minta para koki membantu Yoo Kyung dan Eun Soo membersihkan kerang. Para koki menolaknya itu tugas asisten dan mereka tidak mau membantu.
Hyun Wook masuk dan menyuruh mereka membantu Yoo Kyung dan Eun Soo. Mereka juga menolaknya dan menjelaskan bahwa dalam dapur ada tingkatannya, bla..bla, dan Hyun Wook membenarkan, maka dalam dapur Chef adalah yang tertinggi, Chef adalah hukum. Jadi mereka harus segera pergi. Saat Hyun Wook dan Se young tinggal sendiri, Se young hampir menangis, dan Hyun Wook berkata Se young seharusnya bisa menebak hal2 seperti ini.

Selama persiapan makan siang, Yoo Kyung terus berusaha mencuri lihat ke arah Hyun Wook. Hyun Wook mengikuti Yoo Kyung ke freezer dan berkata agar menghentikannya. Hyun Wook memecat staf karena pacaran di dapur, dia akan dianggap apa oleh staf lain jika mereka tahu hubungan mereka. Hyun Wook langsung keluar dan Yoo Kyung menggambar sepasang ikan di jendela freezer haha...

Di dapur, Se Young mencoba memaksa flower cooks-ku mengikuti keinginannya. Ia melihat bahwa pasta dimasak dengan kaldu dari sayuran. Se young maunya dimasak dengan kaldu ayam. Flower cooks berkata bahwa kaldu sayuran lebih baik, tapi Se young tidak setuju dan berkata orang Korea lebih suka rasa gurih dari kaldu ayam. Flower cooks tetap bertahan dan Se young langsung membuang kaldu sayuran itu ke saluran air, dan berkata mereka tidak punya alasan lagi sekarang. Flower cooks marah dan keluar dari dapur.

Yoo Kyung langsung lapor pada Hyun Wook apa yang terjadi dan Hyun wook memanggil flower cooks ke dapur. Mereka berkata tidak bisa kerja dibawah Se young. Yoo kyung harus menyusul mereka dan mohon agar mereka kembali. Ji Hoon berkata mereka harus membawa Yoo kyung juga, untuk memberi pelajaran pada Se young.
Di resto, Hyun Wook menemui Se young, apa Se young pikir ini mudah? Kau harus mencari jalan keluar atau tinggalkan La Sfera.

Koki2 lama berpikir tindakan se young, siapa yang menguasai kaldu, maka ia menguasai dapur. San, kakaknya dan Seol juga tidak tahu apa jadinya nanti dengan makan malam, karena beberapa koki pergi.
Hyun Wook tanya dimana Yoo kyung? Eun Soo menjawab, Yoo kyung pergi dengan Flower cooks. Hyun wook menelp Yoo kyung dan minta ke-4nya segera kembali. Jika tidak, ia akan memecat mereka semua. Hyun Wook berkata pada Yoo kyung jika mereka tidak kembali, ia akan menarik kembali kata2nya kemarim malam. Yoo kyung kesal sekali, bahkan lebih kesal daripada dipecat haha.

Seol mengambil kesempatan dan menawarkan untuk memanggil 3 koki wanita yang dulu dipecat dan San mau tidak mau menerimanya. Flower cooks segera kembali ketika mendengar mereka akan digantikan. Hyun Wook dan Se young menjalankan tugas, dan flower cooks juga ketiga koki wanita itu lari ke dapur. Hyun wook minta flower cooks dan Yoo kyung keluar dari dapurnya dan ia minta 3 koki wanita untuk menggantikan mereka.

Flower cooks dan Yoo Kyung menunggu di luar resto selama jam makan malam. Dae Po, pelayan di ruang depan, keluar. Yoo Kyung tanya pada Dae Po apa semuanya baik2 saja. Dae Po mengangguk dan dengan lucu memasangkan tutup telinga untuk Yoo Kyung.

Setelah makan malam berakhir, Hyun Wook menemui Yoo kyung diluar. Yoo kyung tanya apa yang akan dilakukan Hyun Wook pada mereka. Hyun Wook menjawab, pertama-tama ia akan memukul flower cooks dan juga menghukum mereka dengan membersihkan kamar mandi dan dapur selama sebulan.
Hyun Wook, "apa kalian tahu, kalian sudah membuatku malu."
Yoo Kyung, "Ya, Chef"
Hyun Wook, "Wanita2 itu datang dan membantu di dapur. Aku sejujurnya ketakutan menghadapi mereka. Saat melihat mereka, aku ketakutan kalau mereka akan menyerangku dengan penggorengan dan pisau..dan kau tidak disana." hahaha..(aku suka suaranya Lee So Kyun haha..)

Saat Hyun Wook dan Yoo Kyung bicara, ketiga koki wanita itu memata-matai mereka, San dan Seol juga. San berkata ia akan mentraktir mereka minum karena ia berterima kasih, Hyun wook dan Yoo kyung akan gabung dengan mereka..tapi Seol tidak.

Mereka semua pergi ke bar karaoke, dan minum2 sambil menyanyi. (why Koreans love to do this as social activity? I mean, why not just going home and rest? liquor will make you dizzy and the music will make your head more spinning, how can they call it relaxing?)

Hee joo berkata ini menarik, hyun wook punya 2 wanita di dapurnya, bukankah Hyun Wook punya aturan "tidak ada wanita" di dapurnya? Se young bolehlah, tapi Yoo Kyung? mengapa Hyun Wook mempertahankan Yoo Kyung? Apa kalian kencan?

Hee joo berkata jika benar maka mereka tidak adil, karena Mi Hee dan Chan Hee waktu itu dipecat karena alasan yang sama.

Hyun Wook dan Yoo kyung berusaha menjawab, San langsung berkata mereka tidak kencan. Ketiga koki itu langsung tanya, bagaimana San tahu? Ya kata San, Hyun Wook tidak akan melanggar aturannya sendiri.

Yoo Kyung melompat dan berkata ia punya ide, bagaimana jika Hyun Wook menerima ketiga temannya kembali dan mereka bisa membuka dapur kecil yang melayani sarapan. Yoo kyung juga minta Hyun Wook menilai dengan jujur kemampuan ketiga temannya, Hyun Wook mengakui bahwa mereka bukannya bagus sekali, tapi mereka ada kemajuan.

Hee Joo, Mi hee, dan Chan hee puas dan San kagum dengan kemampuan Yoo kyung diplomasi.

Di bar lain (yeah, I think this is how Koreans bondage together), Se young minum2 bersama flower cooks. Se young tanya mengapa mereka menolak metodenya sebelum mencobanya. Apa mereka takut? Flower cooks merasa ini tantangan.

Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke La Sfera, mereka tidak bertemu dengan tim koki lama yang masih berlatih. Mereka melihat bahwa Eun Soo meninggalkan keranjang berisi kerang yang belum dicuci di dapur, mereka akhirnya membersihkan kerang, dan tidak menyadari bahwa Eun Soo tidur di ruang loker. (They really love their workplace haha).

Setelah selesai, Hyun Wook mengulang kata2nya, bahwa Yoo kyung punya tangan yang jelek, mulutnya juga biasa2 saj, dan hidung lucu...tapi, ada satu yang terlihat cantik. Hyun Wook kemudian dengan lembut mencium mata Yoo kyung.


Hyun Wook, "Hei ikan emas, jika kau meninggalkan dapurku, kau mati."
Hyun Wook, "Hei, aku berkata, aku juga menyukaimu"

Yoo Kyung, "Di dapur juga? dan bagaimana dengan peraturan tidak boleh kencan itu?"
Hyun Woook, "Ini di dapur. Tidak apa jika kita kencan sembunyi-sembunyi."
Yoo kyung, "Aduh panas sekali, wajahku merah, iya kan?"
Hyun Wook, "Lepaskan saja tutup telingamu."
Keduanya tertawa.

Eun Soo melihat semua ini dan ia berjingkat-jingkat keluar dari dapur.

Pasta 9
Pasta 8
Behind the scene1
Pasta 7
Pasta 6
Pasta 5
Pasta 4
Why I recap Pasta ?
Pasta 3
Pasta 2
Pasta 1
Pasta