Thursday, February 4, 2010

Yi San


Juga dikenal : Yi San - King Jeong Jo /Lee San, Wind of the Palace

Genre : Historical
Episode : 77
Produksi : MBC, 2007
Sutradara : Lee Byeong Hoon (Jewel In The Palace)

Synopsis,

Drama ini mengenai kehidupan Raja Jeong Jo, Raja ke 22 Dinasti Joseon. Yang dikenal dalam sejarah Korea sebagai Raja terbesar yang dicintai oleh rakyat dan memerintah untuk rakyat kecil.


Casts,

Lee Seo Jin as Yi San / Raja Jeong Jo

Seorang Raja yang bijaksana yang membuat era baru dalam meningkatkan kemakmuran dan kekuatan di dinasti Joseon. seorang penguasa yang bijaksana. Raja ke-22 Dinasti Joseon.
Saat Yi San berusia 11 tahun, dia menyaksikan ayahnya Pangeran Sado dieksekusi. Tapi ia tumbuh menjadi pria yang lembut dengan keinginan kuat.
Yi San pintar seperti kakeknya, Raja Young jo, tapi dia memiliki kepribadian khusus yang membuatnya berbeda.

Yi San suka membaca untuk memperluas pengetahuannya tapi ia juga sangat terlatih dalam persenjataan dan pertempuran. Kakek Yi San, Raja Young Jo selalu menguji kemampuannya dan ia juga menerima bantuan dari Song Yeon, kasim Nam Sa Cho, Pengawal Dae Soo, dan pelukis Kim Hong Do (yep..the same person/character in the Portrait of a beauty) untuk melewati setiap ujian.


Selama masa pemerintahan-nya yang tergolong singkat, 24 tahun, Yi San mengembangkan kebudayaan dan seni dan menekankan pemerintahannya pada filosofi humanis. Yi San meninggalkan banyak warisan dalam bidang politik, ekonomi, dan seni.




Han Ji Min as Seong Song Yeon

Song yeon adalah selir Raja yang mencintai Raja sepenuh hatinya. Seong Song Yeon masuk istana di usia 11 tahun, itulah saat ia pertama kali bertemu Yi San di Paviliun Hwiryeong di istana Changdeok. Hanya beberapa hari sebelum Pangeran Sado dieksekusi.

Song yeon menyukai lukisan dan ia juga memiliki bakat dalam seni karena ayahnya juga seorang pelukis. Song yeon bekerja sebagai asisten ayahnya di bengkel lukisnya di istana dan melalui bantuan keluarganya ia bisa menjadi selir di istana. Saat pertama kali bertemu Yi San di istana, mereka merasa saling cocok. Song yeon memikirkan Yi San setiap hari dan setelah bekerja di bengkel lukis selama 10 tahun (sebagai damo), dia akhirnya bertemu Yi San lagi.

Meskipun Song yeon menyadari bahwa Dae Soo mencintainya, dia mengabaikannya dan tetap mencintai Yi San. Dia akhirnya menjadi selir Raja Jung Jo dan diberi gelar Eubin Sung (Royal Family Sung) dan ia akhirnya melahirkan Pangeran Moon Hyo.



Park Eun Hye as Ratu Hyo Eui (kita kenal dia sebagai dayang Lee atau Selir Lee di Dae Jang Geum )

Di usia 10 tahun, Hyo Eui ditunangkan dengan Yi San dan menjadi Ratunya saat Yi San dinobatkan menjadi Raja ke-22 Dinasti Joseon.
Dia seorang wanita yang tenang dan lembut. Dia cemburu dengan hubungan Yi San dan Song yeon tapi ia memperlakukan Song Yeon dengan baik. Ratu Hyo Eui juga merancang rencana untuk membunuh Hong Kuk Young dan mempromosikan Song Yeon sebagai selir Raja setelah Song yeon menyelamatkan nyawanya. Ratu tidak bisa memiliki anak dan ia sangat kesepian karenanya.


Lee Jong Soo as Park Dae Soo

Park Dae Soo bertemu Yi San saat masih kecil, dan ia bersumpah akan melindungi Yi San seumur hidupnya. Dae Soo melayani Raja selama lebih dari 30 tahun. Dae Soo seorang pria pendiam dan jika dia sudah mengambil keputusan, dia akan terobsesi dengan tugasnya sampai selesai. Dia seorang pria karismatik dan kemudian menjadi Komandan Naegeum dari pasukan Geumgun dan pengawal setia Raja Jung Jo.

Bersama Komandan Militer Baek Dong Soo, dia menulis buku Muyedobotongji, buku teks pertama yang diterbitkan mengenai seni bela diri dalam dinasti Joseon. Dae Soo juga mencintai Song yeon tapi ia hanya bisa melihat wanita yang dicintainya dari kejauhan karena Song yeon adalah selir Raja Jung Jo.





Han Ji Min, Lee Seo Jin, and Park Eun Hye


Download Yi San OST


Yi San Opening Theme
credit mirigando Youtube






Source : hancinema.net

Wednesday, February 3, 2010

Sinopsis IRIS Episode 2


Lepas dari ikatannya, Hyun joon melempar kaca satu arah dengan kursi. Seorang petugas medis ingin menyuntik Hyun Joon, tapi Hyun Joon menyuntikkan jarum itu ke badan petugas. Direktur NSS Baek San dan juga Seung hee melihat Hyun joon dari sisi yang lain. Hyun joon akhirnya berhasil melarikan diri, berkelahi dengan penjaga, dan menuju ke lorong.


Hyun Joon menemukan Sa Woo setengah sadar di ruangan yang lain dan membebaskannya, menyeretnya sepanjang lorong untuk mencari jalan keluar. Tapi mereka menuju jalan buntu dan disudutkan oleh tiga agen bersenjata. Terperangkap.

Keduanya dibawa menghadap Baek San, dan dipaksa diam dibawah todongan senjata.

Direktur menjelaskan bahwa mereka sudah dites oleh NSS. Sekarang mereka sudah lolos dari ujiannya, mereka punya kesempatan bergabung dengan NSS sebagai agen untuk memperjuangkan keamanan nasional. Baek San meyakinkan mereka "Negara sudah memilihmu, tapi kau punya hak untuk menolaknya. Jika kau ingin pergi dari sini, kau boleh kembali." Jika mereka memilih bergabung, maka mereka akan dilatih dibawah pengawasan agensi dan akan dibuat menjadi salah satu agen NSS.

Mereka menerimanya.

Hari pertama di dalam kantor NSS, keduanya kaget saat dikenalkan oleh kedua atasan mereka. Pertama adalah kepala bagian terorisme, Park Sang Hyun, kakak kelas Sa Woo. Kedua, adalah Choi Seung Hee, wanita yang ditaksir keduanya.

Setelah kaget, mereka menjadi marah. Sa Woo ingin tahu apakah ini adalah bagian rencana Sang hyun, apa Sang Hyun memanggilnya untuk keluar minum hanya untuk ini? Sang Hyun menjawab ya, ia memang berniat merekrut Sa Woo.

Hyun Joon juga bertanya-tanya apa pertemuannya dengan Seung hee sudah diatur sebelumnya, apa Seung hee sudah merencanakan semuanya, seperti interaksi di ruang kelas? Ya, kata Seung hee. Ia perlu profil Hyun Joon.

Keduanya kesal, meskipun Sa Woo lebih cepat menerimanya. Atau karena ia sudah mulai tertarik pada Seung Hee, dan Sa Woo berkata pada Seung Hee bahwa ia mengerti.



Mereka berempat makan siang bersama di rumah Baek San. Kemudian ke-empat agen keluar untuk minum. Sang Hyun mengaku bahwa ia sangat susah menyimpan rahasia ini kepada isterinya sendiri, meskipun direktur terlihat biasa saja. Direktur Baek San memang sangat dingin.


Hyun Joon menatap tajam Seung Hee. Saat Seung Hee keluar untuk menjawab telepon, Hyun Joon mengikutinya. Dia ingin tahu apa yang dilihat Seung hee darinya dan menuntut Seung Hee minta maaf padanya. Tapi Seung Hee merasa ia tidak perlu minta maaf, karena ia tidak salah pada Hyun joon.

Tapi Seung hee mengaku, ia melihat Hyun joon menyembunyikan masa lalu yang pahit dan menyakitkan. Seung Hee bahkan mengungkapkan kenyataan bahwa Hyun Joon jatuh hati padanya dan menambahkan, "Tapi apa yang bisa kau lakukan? Kencan adalah hal yang terlarang diantara pegawai kami, dan bahkan jika diijinkan, kau bukanlah tipeku." Seung Hee mengingatkan Hyun Joon bahwa ia lebih superior darinya, dan tiba2 Hyun Joon menarik Seung hee dan menciumnya!

Seung hee membebaskan dirinya dengan marah dan menampar Hyun Joon. Hyun Joon menariknya lagi untuk ciuman kedua! Lagi, Seung hee meronta, tapi kali ini, ia menyerah setelah beberapa saat dan membalas ciuman Hyun Joon.

Seung hee memanggil Hyun Joon untuk berbicara secara pribadi di atap. Ia berkata atap adalah satu2nya tempat di NSS tanpa pengawasan kamera. Rasa bangga Hyun Joon lenyap saat Seung Hee sekali lagi mengingatkannya bahwa ia lebih superior dari Hyun Joon dan apa Hyun Joon pikir ia tidak penting sehingga Hyun Joon berlaku seperti itu padanya?

Setelah selesai berbicara, Seung Hee akan pergi tapi Hyun Joon menghentikannya. Hyun Joon mengakui, ia tidak mengambil pekerjaan ini karena alasan patriotisme atau kesetiaan. Hyun Joon berpikir ini akan menyenangkan dan ia berpikir, "Ah, ini pasti sudah takdirku." Hyun Joon sudah melihat NSS ,organisasi yang berbahaya dan rumit, dengan satu pendapat simpel, "Jika aku mempertaruhkan hidupku, Aku bisa melakukannya dengan senang hati karena berpikir ini takdirku."

Bahkan jika ia tidak termotivasi oleh rasa patriotisme, Hyun Joon mengaku ini adalah murni pilihannya. Juga, ia menambahkan ia tidakpernah menganggap Seung hee tidak penting, dan kali ini Hyun Joon pergi duluan. Setelah percakapan ini, Seung Hee memandang Hyun Joon dengan pemahaman baru, ia cukup heran bahwa ada sisi lain Hyun Joon yang baru ia lihat.

Setelah itu, mereka bekerja seperti biasa. Tapi Seung Hee mulai merasa lain pada Hyun Joon. Sambil bekerja mereka saling menggoda dan bertukar pandang dan tetap menjaga senyuman mereka agar tidak dilihat rekan sekerja mereka. seung Hee bahkan menggoda Hyun Joon dengan kakinya dibawah meja. Hyun joon membalasnya dengan memasangkan borgol di kaki Seung Hee dan mengikatnya dengan meja.

Mereka juga bertemu staf pendukung mereka, Oh Hyun Ku yang bekerja di bagian penyelidikan lokasi kejahatan dan forensik. Setelah menemui mereka, Oh Hyun Kyu memberi mereka nasihat, "Jangan bertempur dengan monster, agar kau tidak menjadi monster." Oh menjelaskan pada Seung hee kemudian bahwa ia membaca file Hyun Joon dan melihat bahwa Hyun Joon bisa menjadi monster.

Mereka bertemu dengan Hwang Tae Sung staf lain, Yang Mi Jung seorang programer komputer dan hacker.

Hyun Joon sepertinya mulai berkencan diam2 dengan Seung hee. Ia menyelinap dari rumah (ia tinggal dengan Sa Woo) dan menuju rumah Seung Hee, tapi Sa woo lebih cepat. Ia juga menuju rumah Seung Hee dan bahkan sudah sampai saat Hyun Joon datang. Hyun Joon menyembunyikan dirinya agar tidak terlihat temannya. Sa woo sedikit gugup dan mencari2 alasan mengapa ia datang ke rumah Seung hee. Tiba2 keduanya mendapat telepon, dari kantor.

Team anti terorisme mengadakan briefing. Target mereka adalah Pria Jepang dengan kewarganegaraan Siria, namanya Yamamoto Takashi. Takashi diinginkan bukan hanya oleh NSS tapi juga agen keamanan Jepang. Mereka punya informasi bahwa Takashi akan tiba di Bandara Incheon besok pagi dan ia dikenal sebagai teroris.

Mereka tidak bisa mencegah ini begitu saja atau melarangnya masuk ke negara ini, karena jika ia mempunyai rencana teror, lebih penting untuk membiarkan ia melakukan apa yang akan dilakukannya. Ini juga berarti bahwa Takshi sudah berhasil menerobos sistem keamanan dengan menyusup ke Korea. Itulah mengapa merka harus mengamati Takashi dan mencari tahu apa yang sebenarnya ia lakukan. Ini adalah misi pertama Sa Woo dan Hyun Joon.



Mereka berpisah dan mengikuti Takashi dari bandara ke plaza di luar (Cheonggyecheon), dan kemudian ke casino. Hyun Joon duduk beberapa meja dari Takashi, Sa Woo duduk dengannya.


Sampai, tentu saja, mereka berdua melihat seseorang yang tidak diharapkan duduk di sebelah Takashi, Seung Hee! seung Hee menyamar dan ia menggoda Takashi dan memuji kepintarannya berjudi. Seung Hee ikut bertaruh berdasar pada keputusan Takashi dan bersorak senang saat Takashi memenangkan uang mereka. Sa Woo dan Hyun Joon melihat dengan tegang, mereka sama sekali tidak menyukainya. Khususnya saat Takashi mengundang Seung Hee ke kamarnya untuk minum champagne.


Karena Seung Hee disadap, kedua agen itu bisa mendengar apa yang diperbincangkan Seung Hee dan Takashi, keduanya benar2 benci melihatnya membahayakan nyawanya seperti ini.

Di Kamar, Seung Hee minta Takashi mandi duluan. Saat ia mendengar suara shower kamar mandi, Seung Hee mulai bergerak, ia menggunakan alat khusus mentransfer semua data di telepon selular Takashi ke markas NSS. Waktu berjalan dan proses transfer masih berlangsung..., tapi Seung Hee selesai tepat pada waktunya dan pergi sebelum Takashi melihat apa yang ia lakukan. Takashi menemukan catatan di tissue, Seung Hee minta kencan mereka ditunda sampai besok pagi.

Hari kedua kencan mereka, Hyun Joon dan Sa Woo bertindak sebagai tim bantuan, memonitor percakapan Seung Hee dengan Takashi dari dalam mobil, Seung Hee dan Takashi berkencan seperti orang normal, mereka berjalan-jalan di toko dan Seung Hee mencoba baju.

Seung Hee tetap mengawasi Takashi dan sepertinya semua berjalan baik, sampai..tiba2 Takashi menariknya dengan kasar dan mendorongnya ke area penyimpanan yang sepi. Membentukan Seung Hee di dinding dan berteriak untuk siapa Seung Hee bekerja dan menarik anting Seung hee, yang menjadi alat penyadapnya. Takashi menghancurkan anting Seung Hee dan sambungan ke markas NSS langsung terputus.

Hyun Joon dan Sa Woo langsung berlari menyelamatkan Seung Hee karena penyamarannya terbongkar. Seung Hee melawan, tapi Takashi lebih kuat dan ia berhasil menahan Seung Hee di lantai dan mencekiknya dengan satu tangan. Sa Woo dan Hyun Joon mendekat dan Takashi lari. Sa Woo langsung mengejar Takashi, Hyun Joon pertama-tama mengecek keadaan Seung hee, Seung hee berteriak ia tidak apa2, dan minta Hyun Joon menyusul Takashi.

Dengan menggunakan tracking dari satelit, staf NSS menginformasikan pergerakan Takahi pada keduanya. Takashi merebut skuter dan mereka mengejar dengan mobil dengan panduan NSS. Mereka mengejar sampai ke stasiun KA bawah tanah, Takashi mencoba bergabung dengan orang banyak. Keduanya mencari diantara orang2, dan Hyun Joon melihat target menyelinap masuk ke dalam kereta. Hyun Joon mengejar dari satu gerbong ke gerbong yang lain, matanya tetap pada Takashi.

Tapi saat Hyun Joon berhasil menyusulnya, terdengar teriakan kaget dari orang2. Takashi tergeletas di bawah dengan kaku, darah mengalir di sekitar kepalanya.

Mereka terlambat. Seseorang sudah membunuh Takashi. Kereta mulai bergerak, Hyun Joon melihat seorang pria dengan baju hitam, yang keluar dari stasiun berjalan menuju ke luar. Mereka tidak tahu siapa orang itu, Orang itu ternyata agen dari Korea Utara, Park Chul Young.

Pemeriksaan dari mayat Takashi menunjukkan bahwa ia ditembak dengan tembakan yang bersih, satu kali tembakan melalui belakang kepalanya, benar2 pekerjaan seorang ahli.

NSS mengetahui bahwa motif Takashi adalah terorisme, tapi mengapa ia dibunuh benar2 tidak diketahui. Dalam meeting, semua kemungkinan didiskusikan, dari Presiden Korea Selatan, duta besar Amerika, dan sejenisnya, tapi itu masih tidak jelas, mereka harus mempersempit penyelidikan mereka.

Hyun Joon berbicara, ia mempunyai perasaan tersendiri mengenai motif Takashi. Tapi Hyun Joon tidak bisa membuktikan. Tetapi agen yang memimpin rapat dengan marah memotong dan berkata mereka sudah cukup terlibat masalah dengan ini, mereka tidak perlu lagi memperkeruh penyelidikan dengan perasaan agent.


Sebagai hasilnya, Hyun Joon dan Sa Woo dieluarkan dari misi. Seung Hee membela mereka dan berkata bahwa pengamatan agen di lapangan dapat saja lebih akurat daripada analisis data, tapi Sang hyun mendiamkannya dan menyuruh Seung Hee keluar dari kasus.

Mereka bertiga terganggu. seung Hee dan Hyun Joon tidak mau menghentikannya begitu saja dan melanjutkan penyelidikan. Seung hee menganalisa peta dan Hyun Joon tanya jadwal Jo Myung Ho, salah satu politikus yang berniat mencalonkan diri menjadi Presiden.

Melihat agendanya, Hyun Joon menyadari bahwa salah satu tujuan politikus itu adalah Cheonggyecheon, tempat yang sama yang pernah didatangi Takashi. Apa ini cuma kebetulan ?

Mereka bekerja sendiri tanpa persetujuan atasan. Hyun Joon dan Sa Woo memeriksa Cheonggyecheon, yang penuh dengan orang2. Jo Myung ho sedang menyampaikan pidato disini, dan banyak sekali orang berkumpul dan bersorak-sorai.

Keduanya melihat sekitar, dimana mereka akan mulai aksinya karena ini terorisme. Mereka berdua setuju, balkon adalah tempat yang pas. Hyun Joon minta Sa Woo keatas dan ia tetap mengawasi di bawah.

Sa Woo mengontak Mi Jung, ahli komputer itu dan minta bantuan teknologi. Mi jung malas membantunya tanpa otorisasi, Sa Woo membujuknya mencari Seung hee yang akan mengambil semua tanggung jawab dan minta Mi jung menggunakan sistem pelacakan satelit untuk zoom in lokasi itu. Mi Jung kaget, mereka melihat seorang pria menyiapkan tembakannya, seorang sniper!

Sa Woo bergegas menghentikannya dan menembak sniper itu. Tapi mereka tahu pasti ada sniper kedua. Hyun Joon melihat kesekeliling dan mencoba menebak dimana sniper kedua.

Memang benar ada sniper kedua di bangunan yang lain. Hyun Joon mengamatinya. Jo Myung Ho bersiap pidato di podium. Tidak ada waktu lagi bagi keduanya untuk mencapai gedung yang kedua untuk menghentikannya, jadi Sa Woo mengambil senjata sniper pertama dan mulai membidik sniper kedua. Hyun Joon berlari menuju tangga untuk menyelamatkan politikus itu tepat pada waktunya.

Sa woo melihat targetnya dan menembak, tapi ia terlambat beberapa detik dan sniper itu sudah menembak. Hyun Joon beruntung, ia berhasil meraih sang politikus dan menjatuhkannya ke lantai, hanya beerapa detik sebelum peluru mengenai banner dibelakangnya.




Di tengah massa, seorang pria berbaju hitam mengamati semuanya, selama ini ia ada di bawah dan setelah tahu rencananya gagal, dia pergi dengan diam2.


Vic, melihat video rekaman saat Hyun joon menyelamatkan politikus itu. Ia menerima telpon dari Mr Black, Vic menjawabnya dan berkata dalam bahasa Inggris, "You got it. I'm on my way."



Biarpun ketiga agen itu bekerja tanpa otorisasi, tapi mereka sukses mencegah pembunuhan seorang politikus penting. Sang Hyun berkata yang penting pekerjaannya selesai. Mereka bertiga pergi minum untuk merayakan keberhasilannya. Sa Woo dan Hyun Joon berkaraoke sementara staf forensik Hyun Kyu mengingatkan Seung Hee bahwa Hyun Joon mungkin akan berubah menjadi monster.


Seung Hee juga sedang senang, dan mengundang keduanya ke rumahnya. Seung Hee minta mereka meninggalkan formalitas dan minta keduanya untuk berbicara dengan biasa saja dengannya. Hyun Joon mencoba duluan dan ia senang dengan percakapan yang informal. Sa Woo masih tidak enak dan harus dipaksa Seung hee untuk berbicara informal dengannya. Tapi saat Sa Woo memanggilnya Seung Hee-ya, ia langsung menikmati memanggil nama Seung Hee dari pada panggilan "Pemimpin."

Ketiganya akhirnya tertidur di lantai karena mabuk. Paginya, Sa Woo bangun dan melihat Seung Hee dan Hyun Joon tidur saling berpelukan.



Kemudian, Sa Woo dan Hyun Joon dipanggil ke Blue House (Kantor Preseiden Korea). Sesuatu menarik perhatian Hyun Joon, lukisan yang tergantung di dinding. Dia mendekatinya.


Saat Hyun Joon berdiri melihat bayangan-nya sendiri, Hyun joon mulai mendengar kata2 dari masa lalu, seorang anak kecil bernama Hyun Joon berdiri disini di ruangan ini dan berkata pada seorang pria (mungkin Presiden) bahwa jika ia besar nanti, ia ingin menjadi Superman untuk melindungi bumi.


Sa Woo ingin tahu dan tanya ada apa, Hyun Joon menjawab, "Aku kira Aku pernah disini sebelumnya."


Tapi itu bukan akhir ingatannya, Hyun Joon mulai ingat kilatan2 masa lalu, saat orang tuanya yang bahagia menyetir mobil malam itu, Hyun Joon main di kursi belakang. Tiba2 sebuah truk menghantam mobil mereka. Anak itu menangis ketakutan sementara orang tuanya terluka parah di kursi mereka.



Dan itu tidak cukup, seseorang datang medekati mobil dan menembakkan peluru melalui kaca mobil.

IRIS 1
IRIS

Tuesday, February 2, 2010

Bad Guy menemukan tokoh utama wanitanya



Sepertinya Drama terbaru Kim Nam Gil, Bad Guy sudah menemukan tokoh utama wanitanya, ia adalah Han Ga In.

Han Ga In dikabarkan sudah memberikan persetujuan secara lisan pada pihak KBS2 untuk mendampingi Kim Nam Gil dalam drama terbaru Bad Guy. Tapi kebenarannya masih harus dikonfirmasi. Wow..can't wait...



Han Ga In (nama asli : Kim Hyun Joo),
Lahir 2 Februari 1982 (hari ini Ultah dong..Happy Birthday ya..), menikah dengan aktor Yun Jung Hoon kita mungkin kenal dia sebagai Lee Gun Woo dalam Sad Love Story (bersama Kwon Sang Woo dan Kim Hee Sun, Indosiar).

Drama
  • Bad Guy (KBS2, 2010)
  • Witch Amusement (SBS, 2007)
  • Dr. Kkang (MBC, 2006)
  • Super Rookie (MBC, 2005)
  • Terms of Endearment (KBS, 2004)
  • Yellow Handkerchief (KBS, 2003)
  • Sunshine Hunting (KBS, 2002)

source : koreandiorama.wordpress.com

Brief Recaps Jumong Episode 6-10


Brief Summary : Jumong episode 6-10

Episode 6

Bu Deok Bool mendengar bahwa Hae Mo Su masih hidup. Peramal Yeo Mi Eul dan dia menemui Hae Mo Soo yang dikurung dalam penjara. Saat Moo Song membawa mereka ke penjara, Ju Mong menyembunyikan dirinya dan mencuri dengar percakapan mereka. Setelah mengkonfirmasi bahwa Hae Mo Soo masih hidup, Bu Deuk Bool meminta Moo Song merahasiakan ini pada siapapun bahwa ia datang menemui Hae Mo Soo.

Dae So melihat bahwa Ju Mong selalu meninggalkan istana setiap malam. Dae So membawa Ju Mong ke tempat latihan dan memberinya pedang. Dae So sukarela mengajar Ju Mong bagaimana menjadi ahli pedang. Ju Mong heran tapi ia menerima pengajaran Dae So.

Di tengah malam, Ju Mong menemui Mo Pal Mo di lapangan pabrik senjata. Ju Mong minta agar Mo Pal Mo membuatkan pedang untuknya sebagus milik Dae So. Mo Pal Mo tidak tahu apa yang harus ia lakukan karena ia tahu ia perlu ijin dari Baginda Raja.

Sementara itu orang Xianbei (orang2 nomaden berasal dari Mancuria dan Mongolia), yang menguasai senjata dari besi terus menjajah Distrik Hyeon To. Raja Geum Wa mendengar bahwa Gubernur Jenderal Hyeon To yang baru ditunjuk akan mengunjungi Bu Yeo. Raja Geum Wa mempunyai firasat buruk dengan kedatangan Gubenur Jenderal ini. Raja mengadakan pertemuan dengan anggota dewannya.

Episode 7

Yang Jeong, Gubernur Jenderal Hyeon To yang baru mengirimkan surat pada Raja Geum Wa. Dalam suratnya ia mengatakan pada Raja bahwa ia akan meninjau secara teratur pabrik senjata di Bu Yeo untuk meyakinkan bahwa pabrik itu tetap tertutup. Terhina karena ke-aroganan Yang Jeong, Raja Geum Wa memerintahkan untuk membakar surat itu, Beol Gae mnyarankan agar Raja mengumumkan Putra Mahkota untuk pergantian tahta secepat mungkin, untuk memperkuat otoritas Kerajaan.

Tapi Raja berkata bahwa ini bukan waktu yang tepat. Raja memerintah agar tidak menyinggung masalah ini lagi. Won Hoo mendengar bahwa Raja menunda penobatan Ju Mong. Won Hoo percaya bahwa Raja pasti ragu2 karena Ju Mong tidak memenuhi syarat menjadi Raja. Young Po memutuskan untuk menyingkirkan Jumong. Dia mengirimkan pembunuh. Ju Mong ditikam oleh seorang pembunuh di jalan. Ma Ri, Hyeop Bo dan O Yi menemukan Ju Mong yang terluka dan tidak sadar. Mereka membawa Ju Mong ke Bu Young.

Sementara itu, Yeon Ta Bal merencanakan untuk membasmi penyelundup Do Chi untuk menguasai pasar garam. Tapi saat Yeon Ta Bal menyerang Do Chi secara mendadak, So seo No diculik oleh Do Chi.

Episode 8

Ju Mong mengetahui bahwa So Seo No ditangkap oleh Do Chi. Maka ia membatu So Seo No melarikan diri. Awalnya, So seo No tidak mempercayai Ju Mong, tapi dia segera menyadari bahwa ia mencoba membantunya. Yeon Ta Bal dan pasukannya juga datang menyelamatkan So Seo No.

O Yi, Ma Ri, dan Hyeo Bo melihat bahwa Ju Mong melepaskan So Seo no. Mereka mencoba membunuh Ju Mong. Untuk menyelamatkan nyawa Ju Mong, Bu Young tidak punya pilihan selain mengatakan kepada semua orang bahwa Ju Mong adalah Pangeran Bu Yeo.

Raja Geum Wa memberikan akses ke pabrik senjata pada Dae So dan Young Po. Raja memerintah mereka untuk mencari tahu rahasia produksi senjata dari besi. Jumong mencari tempat untuk bersembunyi, ia ingat dengan tahanan dalam gua. Lady Yoo Hwa dan Moo Deok akhirnya menemukan Ju Mong di dalam gua.

Episode 9

Terpesona dengan kehebatan demonstrasi ilmu pedang Hae Mo Soo, Ju Mong memohon padanya untuk mengajarnya ilmu pedang. Hae Mo So karena ingin Ju Mong duduk dekat dengannya, ia menyapu Ju Mong dari kepala ke pinggang. Dengan tangannya di punggung Ju Mong, Ju Mong bisa bernafas tapi ia pingsan saat mendarat di tanah.

Dae So dan young Po dengan pasukan mereka, menuju ke gua tahanan itu untuk membunuh Ju Mong saat Raja Geum Wa pada waktu bersamaan di bawah pengawalan menuju tahanan untuk melihat sendiri. Di dalam tahanan dimana Hae Mo Su dan Ju Mong sedang berlatih. Dae So dan Young Po bergerak untuk menyerang. Jumong menjadi putus asa saat ia tahu bahwa pembunuh itu dan juga Young Po mengungkapkan jati dirinya.

Saat bersamaan, Pengawal Raja Geum Wa, yang juga tiba di gua tahanan beberapa saat kemudian, melapor pada Raja bahwa di situ banyak mayat dan Raja memberi perintah untuk menyelediki kasus itu.

Episode 10

Raja Geum Wa setelah mendengar berita bahwa Hae Mo Soo masih hidup melihat ke arah langit dan berpikir dengan mendalam. Lady Yoo Hwa menemui Raja dan menangis saat memikirkan Hae Mo Soo, ketika Raja mulai minum dan berbicara mengenai Hae Mo Soo. Gye Pil mendekati Mo Pal Mo, yang minum sendirian, dan mentraktirnya minum. Saat Mo Pal Mo keluar istana Bu Yeo, Ju Mong muncul dan menanyakan apa pedangnya sudah siap.

Hae Mo Soo menulis di bambu dan memberikannya pada Ju Mong dan berkata agar Ju Mong memberikannya pada Raja Geum wa tanpa mengungkapkan statusnya. Ju Mong minta Moo deuk mengantar surat itu pada Raja. Raja saat membaca surat dari Yeon Ta Bal, menemukan surat dari bambu itu dan ia menjadi gugup.

Jumong 1-5
Jumong

Brief Recaps Jumong Episode 1-5


Brief Summary : Jumong episode 1-5

Episode 1

Tahun 180 SM, setelah menikmati era keemasan selama 2100 tahun, Kerajaan Gojoseon akhirnya jatuh sebagai akibat perang berkepanjangan dengan dinasti Han Cina. Kaisar Dinasti Han membagi wilayah itu yang dulunya menjadi milik Gojoseon menjadi 4 distrik administrasi, yaitu Nak Rang, Jin beon, Im Doon, dan Hyeon To dan juga mengerahkan pasukannya.

Rakyat Gojoseon sangat menentang Dinasti Han. Hae Mo Su adalah salah satu tokoh yang paling keras menentang Dinasti Han.

Raja Buyeo, Hae Bu Roo sangat senang dengan kenyataan bahwa rakyat Gojoseon tinggal menetap di Bu Yeo dengan bantuan Hae Mo Su. Tapi Raja sangat cemas saat Bu Deuk Bool (Perdana Menteri) berkata bahwa melindungi rakyat Gojoseon akan membuat Kaisar murka.

Sementara itu, Yeo Mi Eul, peramal dari Buyeo melihat gagak berkaki tiga muncul di matahari. Dia tahu bahwa kedua kaki gagak mewakili Hae Bu Roo dan Geum Wa, tapi dia tidak yakin siapa orang yang ketiga itu.

Gubernur Jenderal Hyeon To mengadakan pertemuan semua pemimpin suku. Geum Wa menghadiri pertemuan itu untuk menggantikan ayahnya. Disana ia bertemu Yu Hwa. Gubernur Jenderal memperingatkan siapapun yang melindungi Hae Mo Su akan dihukum berat. Dia bahkan membunuh pengungsi Gojoseon yang tidak bersalah di depan para Kepala Suku, Geum Wa menjadi marah, tapi karena ia takut akan masalah di masa depan, Geum Wa tidak bisa melakukan apa-apa.

Tiba2 Yu Hwa datang dan minta Gubernur Jenderal untuk menghentikan tindakan-nya.


Episode 2

Dituduh menolong Hae Mo su, semua anggota suku Yu Hwa dibunuh kecuali dirinya. Tapi Hae Mo Su berhasil menyelinap pergi. Hae Mo Su bertemu Yeon Ta bal dan rombongannya. Hae Mo Su terkejut saat ia mendengar seluruh suku Yu Hwa dibunuh karena dirinya. Yeon Ta Bal akhirnya menyadari bahwa pria ini adalah Hae Mo Su.

Yeon Ta Bal berniat menyerahkan Hae Mo Su dan ia mempekerjakan Hae Mo Su. Kemudian, seseorang menyerang Yeon Ta Bal dan rombongannya, tapi Hae Mo Su menolongnya lari. Malam itu, Geum Wa menyelamatkan Yu Hwa dan lari bersamanya. Yu Hwa berkata pada Geum Wa bahwa Hae Mo Su masih hidup.

Sementara itu, isteri Yeon Ta Bal melahirkan seorang putri. Yeon Ta Bal menamakan bayi itu So Seo No. Yeon Ta Bal bersumpah akan membesarkan putrinya menjadi wanita yang kuat dan bijaksana melebihi semua pria di dunia ini.

Episode 3

Geum Wa mendengar dari Bu Deok Bool bahwa ayahnya memancing Hae Mo Soo masuk ke dalam jebakan. Geum Wa putus asa. Geum Wa berencana menolong Hae Mo Soo melarikan diri. Dengan bantuan Geum Wa dan pasukannya, Hae Mo soo berhasil melarikan diri. Tapi ia tertembak anak panah dan jatuh dati tebing.

Yoo Hwa melahirkan seorang anak laki-laki. Dia menamainya Ju Mong. Yoo Hwa mencoba meninggalkan kerajaan Bu Yeo dengan bayinya. Tapi Geum Wa berkeras agar Yoo Hwa tetap tinggal dan membesarkan Ju Mong di Bu yeo. untuk melindungi bayi itu, karena ia adalah putra Hae Mo Soo, maka Geum Wa memutuskan untuk membesarkan Ju Mong seperti anaknya sendiri.

Sementara itu, Yeo Mi Eul (peramal seperti Seo Ri di QSD) mendapat penglihatan bahwa gagak berkaki tiga di matahari sudah terbang. Dia percaya itu tanda ilahi. Yeo Mi Eul mengatakan hal ini pada Bu Deuk Bool. Deuk Bool tiba2 menyadari bahwa bayi Yoo Hwa mungkin adalah putra Hae Mo Soo. Deuk Bool memerintah Jeok Chi untuk membunuh bayi itu. Yoo Hwa menyadari akan bahaya ini dan melarikan diri dengan bayinya.

Yoo Hwa kemudian tertangkap oleh tentara Han. Jeok Chi muncul dan menyingkirkan para tentara Han itu. Jeok Chi berkata pada Yoo Hwa bahwa yang menginginkan kematian Hae Mo Soo adalah Hae Bu Roo Raja Bu Yeo. Jeok Chi akan membunuh Yoo Hwa dan Jumong dengan pedang terangkat.

20 tahun kemudian..
Raja Geum Wa terus menaklukkan hampir dua kali lipat wilayah Bu Yeo.

Episode 4

Raja Geum Wa sadar bahwa Jumong tidak menghadiri Yeong Go Je (ritual saat panen dan thanksgiving). Raja Geum Wa mengetahui bahwa Ju Mong dikunci di dalam lumbung karena mengganggu Bu Young. Raja sangat kecewa dengan Ju Mong. Raja memerintahkan agar Ju Mong dicambuk 20 kali. Tapi Dae So minta Raja mengurangi hukumannya, ia berkata bahwa mereka harus mencari Dae Mool Hwal (busur legendaris yang selalu dibawa oleh pendiri Buyeo). Geum Wa memenuhi permintaan Dae So.

Ju Mong berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan melakukan hal2 yang tidak pantas. Dia juga berjanji bahwa dia tidak akan mengecewakan ibunya. Dae So, Young Po, dan Ju Mong meninggalkan istana untuk mencari Dae Mool Hwal. Ju Mong memimpin. Saat melewati jalan di gunung yang berkabut, Ju Mong terpisah dari saudara tirinya dan ia tersesat. Ju Mong mencoba mencari mereka, tapi ia justru terperosok di dalam rawa.

So Seo No dan rombongan-nya lewat dan mereka membantu Ju Mong. Ju Mong heran bahwa pemimpin rombongan itu adalah seorang gadis. Ju Mong sangat kagum dengan kepemimpinan Seo No dan juga kecantikannya.

Sementara itu, Dae So dan Young Po tiba di Gunung. Mereka menemukan puisi kuno diatas peta yang menunjuk ke arah lokasi Dae Mool Hwal. Mereka tidak mengerti arti puisi itu. Setelah gelap, mereka mengerti juga artinya dan bergegas ke dalam gua dimana Dae Mool Hwal berada.

Episode 5

Dae So kaget melihat Ju Mong masih hidup. Dia memeintahkan Young Po untuk mengawasi setiap pergerakan Ju Mong. Yoo Hwa berkata pada Ju Mong bahwa ia harus menjadi Raja Bu Yeo dan menyelesaikan setiap tugas penting. Yoo Hwa mengenalkan Moo Song, ahli bela diri pada Ju Mong. Moo Song melihat tangan Ju Mong yang seperti bayi, ia menyuruh Ju Mong untuk mendaki dan turun gunung dan bukannya mengajarinya seni bela diri sebenarnya. Satu hari ketika Ju Mong protes pada gurunya, Moo Song membawanya ke dalam tahanan didalam gua yang gelap.

Ju Mong akhirnya mempelajari dasar2 ilmu silat. Keahliannya meningkat setiap hari.

Raja Geum Wa mendengar bahwa mereka akhirnya berhasil membuat senjata baru dari besi. Senang dengan berita itu, Bo Deuk Bool dan Raja pergi melihat senjata baru itu. Saat mereka akan mencoba senjata itu, Dae so mengajukan diri. Dae So usul agar ia dan Ju Mong bertempur untuk mencoba pedang baru itu. Awalnya Ju Mong ragu2, tapi akhirnya ia terima juga tantangan Dae So.

Sementara itu, So Seo No dan rombongan para pedagang kembali ke Jol Bon dari Ok Jeo. Yeon Ta Bal sangat senang dengan kesuksesan negosiasi putrinya. Yeon Ta Bal berkata pada putrinya, Gye Pil, dan juga Woo Tae bahwa ia akan berusaha memperoleh teknik rahasia Bu yeol dalam produksi senjata dari besi. Yeon Ta Bal menekankan bahwa itu adalah satu2nya cara untuk Jol Bon bertahan diantara negara2 disekeliling mereka.


Related post,

Jumong

Monday, February 1, 2010

Jumong - Prince of The Legend



ki-ka : Jumong, Soh Suh No, Geum Hwa, Lady Yoo Hwa, Dae So


Produksi : MBC, 2006

Sutradara : Lee Joo Hwan
Screenwriters : Jung Hyung Soo dan Choi Wan Kyu
Episode : 81

Casts,
Song Il Gook as King Jumong
Han Hye Jin as Soh Suh No
Kim Seung Soo as Prince Dae So
Hu Joon Ho as Hae Mo Su
Oh Yun Soo as Lady Yoo Hwa
Jun Kwang Ryeol as King Geum Hwa
Song Ji Hyo as isteri pertama Jumong, Ye Soya

Sinopsis,

Jumong adalah pendiri Kerajaan Goguryeo atau Dinasti Goguryeo th 37 SM. Jumong adalah anak Jenderal Hae Mo Su dan Putri Yoo Hwa. Ayah Jumong bersahabat dengan Raja Geum Hwa. Hae Mo Su selalu dikejar oleh tentara Dinasti Han China. Suatu insiden membuat ayah Jumong dipenjara dan disiksa oleh Han.

Raja Geum Hwa menolongnya tapi sayang mereka disergap dan ayah Jumong dikira tewas. Kemudian Raja Geum Hwa mengambil ibu Jumong sebagai selirnya. Saat itu ibu Jumong sedang mengandung Jumong. Jadi Jumong lahir sebagai pangeran di Kerajaan Buyeo. Tapi Jumong tumbuh sebagai Pangeran yang lemah dan pengecut, ia ada dibawah bayang2 kedua kakak tirinya, Pangeran Daeso dan Youngpo.

Ibu Jumong memutuskan agar Jumong mulai berlatih beladiri, tapi Jumong mengacaukannya sehingga ia diusir dari istana. Jumong diluar istana bertemu Soh Suh No, ini takdir karena dulu ayah Jumong, Hae Mo Su pernah menolong ayah So Seo No, yaitu Yeon Ta Bal. Jumong juga bertemu ayah kandungnya Hae Mo Su yang mengajarinya ilmu pedang dan panah dengan lebih baik, tapi Jumong tidak sadar siapa pria itu sebenarnya, saat ia tahu semua sudah terlambat karena ayahnya sudah terbunuh oleh saudara tirinya.

Jumong bersumpah akan membalasnya. Jumong kembali ke istana. Raja Geum Hwa mengijinkan Jumong kembali dan mengatur pernikahan Jumong dengan Ye Soya, wanita yang tidak dicintainya.

Kakak tiri Jumong menjadi saingan. Pangeran Dae So lebih berpengaruh, karena ia mengambil alih kekuasaan dari Raja Geum Hwa. Satu hari, Jumong menyelamatkan nyawa Pangeran Dae So dan Dae So mulai mempercayai Jumong. Jumong memanfaatkan ini untuk melawan Dae So dengan bantuan 3 Letnan-nya.

Jumong akhirnya mendirikan Kerajaan Goguryeo dengan bantuan So Seo No dan kelompok Gyeh Ru-nya. Jumong menjadi Raja dan So Seo No menjadi Ratu. Jumong memerintah Goguryeo selama 15 tahun.

Kerajaan Goguryeo akhirnya berdiri selama 705 tahun, dengan 28 Raja dengan nama keluarga Go sebagai Keluarga Raja. Saat ini keturunan Jumong masih menggunakan nama keluarga Go.
Sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Shilla-Tang.

Casts,



Song Il Gook sebagai Ju Mong

Anak Hae Mo Su dan Lady Yoo Hwa, tapi tumbuh sebagai putra Raja Geum hwa. Jumong tinggal sendirian dan mendapat kesempatan bertemu ayahnya, yang juga adalah gurunya, tapi ayahnya terbunuh dan Jumong tidak tahu bahwa gurunya adalah ayahnya. Dia mencintai seorang wanita, tapi justru menikah dengan wanita lain dan akhirnya berpisah juga dengannya.

Tapi semua percobaan dan kesedihan itu tidak membuatnya gagal mencapai takdirnya. Warisannya untuk Rakyat Korea adalah kemenangan historis dengan memenangkan kembali Joseon lama dan mendirikan Dinasti Goguryeo.



Han Hye Jin sebagai Soh Suh No

Seorang wanita dan Ratu yang bijaksana dan kuat. Seo No sangat pintar dan mampu melihat ke depan, tapi karena ia seorang wanita, ia tidak bisa mewujudkan mimpinya. So Seo No tidak pernah takut mati tapi karena ia berasal dari negeri yang lemah, ia harus menahan penderitaan yang lebih berat daripada kematian. Meskipun ia tidak bisa selalu bersama pria yang dicintainya, So Seo No tetap berdiri sebagai pemimpin yang paling powerful dan bijaksana.


Ratu pertama yang diingat dalam sejarah.


Kim Seung Soo sebagai Pangeran Dae So


Ia tumbuh sebagai anak yang kehilangan kasih sayang ayahnya. Ayahnya Raja Geum Hwa lebih menyayangi Jumong anak tirinya. Sebagai pria dewasa, dia menanggung luka karena tidak bisa bersama wanita yang ia cintai. Dae So membunuh ayah kandung Ju Mong dan juga melakukan apa saja untuk mengambil So Seo No dari Jumong.




Jun Kwang Ryeol sebagai Raja Geum Hwa


Seorang Raja yang penuh kasih sayang. Ia bertempur dalam perang melawan dinasti Han Cina bersama sahabatnya Hae Mo Soo. Mereka bersahabat dengan erat, persahabatan yang lebih kental dari darah. Tapi akhirnya ia menyerah dengan Han setelah ia menghianati sahabatnya Hae Mo Soo.
Geum Hwa mengambil isteri Hae Mo Soo sebagai selirnya, seorang wanita yang hidup dengan merindukan Hae Mo Soo selamanya. Geum Hwa juga mengambil anak Hae Mo Soo sebagai anaknya dengan perasaan cinta tapi juga benci, karena ia merasakan kebencian dan rasa bersalah yang besar.

Oh Yeon Soo sebagai Lady Yoo Hwa

Yoo Hwa adalah putri Ha Baek Joek, Yoo Hwa adalah wanita yang sangat memukau dan yang akan membuat siapapun jatuh cinta padnya pada pandangan pertama.

Yoo Hwa menolong dan merawat Hae Mo Soo yang terluka dengan penuh pengabdian tapi ia harus menghadapi tragedi saat rakyatnya harus dibunuh oleh Penguasa Han karena menyembunyikan Hae Mo soo. Setelah mendengar bahwa Hae Mo Soo sudah meninggal, Yoo Hwa akhirnya harus menjadi selir Raja Geum hwa. Ia melahirkan Ju Mong putra Hae Mo Soo.



Jumong pictures






Jumong OST 1
Jumong OST 2

Source : hancinema.net ; www.imbc.com

Sinopsis You're Beautiful Episode 6


Setelah Mi Nyeo pingsan, Mi Nyeo tidur semalaman dengan posisi aneh diatas badan Tae Kyung. Paginya, Hoon yi masuk dan kaget melihat keduanya. (herannya Tae Kyung tetap tidur...)
Hoon Yi menemukan tombol kejut itu dan mencoba mencari penjelasan dari situasi didepannya. Hoon Yi sedikit berimajinasi dan mengira Tae Kyung sudah menggoda Mi Nyeo. Tapi Hoon Yi berubah pikiran, ia pikir justru Mi Nyeo yang menggoda Tae Kyung. Hoon Yi pergi keluar.



Tidak sadar dengan yang sudah terjadi, Mi Nyeo jatuh terduduk dan Bibi Mi Ja menemukannya setengah tertidur sambil duduk di lantai, Bibi Mi Ja menawarkan sarapan pada Mi Nyeo.
Untuk membangunkan Tae Kyung, bibi Mi Ja menepuk pantat Tae Kyung yang langsung membuatnya bangun. Tae Kyung turun untuk sarapan dengan perasaan aneh, ia minta Bibi Mi Ja tidak menyentuhnya lagi yang dibalas Bibi Mi Ja dengan memegang pantat Tae Kyung sekali lagi. (kacau juga si Bibi..) Hal ini tentu saja membuat Tae Kyung shock.

Hoon Yi lega saat tahu kejadian sesungguhnya dari Mi Nyeo apa yang terjadi semalam. Paling tidak, tidak ada hal yang yang tidak pantas terjadi, semua hanya kecelakaan saja. Mi Nyeo masih merasa shock dan lemah karena terkena setrum, maka Hoon yi menyarankan Mi Nyeo untuk banyak minum air.


Shin Woo sudah lebih baik perasaannya dan tanya bagaimana Mi Nam semalam. Shin WOo menerjemahkan kata2 pingsan Mi Nam dengan berpikir Mi Nam tidur dengan nyenyak. Tapi mi Nyeo berkata, "Aku membuat kesalahan, tapi Tae kyung tidak mengetahuinya jadi tidak apa2. Selain itu, aku baik2 saja."


Ini benar2 tanda yang baik untuk Shin Woo, yang berpikir bahwa jika Mi Nyeo sudah merasa nyaman dengan Tae Kyung, mungkin Shin Woo tidak perlu cemas (karena Mi Nyeo memperlihatkan bahwa ia tidak menganggap Tae Kyung itu pria). Shin Woo juga menenangkan Mi Nyeo, ia sudah tidak apa2 karena Mi Nyeo merasa tidak enak karena masalah kemarin siang.

Shin Woo : "Aku memang merasa kesal karena ia bersama pria lain,tapi sepertinya dia tidak berpikir pria itu sebagai pria, jadi itu baik."
Mi Nyeo : "Gadis itu sudah pasti akan menyukai pria seperti mu"
Shin Woo : "Aku percaya kata2 itu. KAu tidak bisa melupakan apa yang baru kau katakan, atau membatalkan perkataanmu. Janji."
Dengan tersenyum, Shin Woo mengulurkan jari kelingkingnya.Tapi Mi Nyeo takut jika ia membalas, maka Shin Woo akan terkena pengaruh setrum yang masih ada di badannya, maka Mi nyeo meletakkan tangan di dadanya dan berkata, "Aku tidak merasakan apapun" Tapi Shin Woo tidak terlalu menanggapi kata2 Mi Nyeo.

Mi Nyeo menemui Tae Kyung di dapur yang berkata betapa cocoknya Mi Nyeo dengan Shin Woo dan usul bahwa Mi Nyeo harus sekamar dengan Shin Woo saja. Mi Nyeo menjawab, "Tapi Shin Woo itu pria! Tunggu...kau juga." Tae Kyung menjawab dnegan dingin, "Dan kau juga."
Bukannya Tae Kyung mulai cemburu dengan Shin Woo, tapi ia kesal karena jenis kelaminnya tidak disadari oleh Mi Nyeo. Tae Kyung juga heran mengapa ia tidur begitu nyenyak, ia pikir mungkin karena ia berjalan jauh sebelumnya.


Yoo Heyi tiba di kantor manajemen A.N dan menemui manager Sung Chan. Ia beralasan memberikan tiket VIP untuk film terbarunya pada Manager dan memintanya untuk membawa beberapa bintangnya, Sung Chan dengan senang akan membawa mereka.

Heyi jelas ingin mencari Tae Kyung, ia tahu Tae Kyung di studio. Dia dan stylist Wang melihat Tae Kyung menyelesaikan lagu "Without words", Tae Kyung benar2 konsentrasi sehingga tidak menyadari keduanya. Ekspresinya berubah saat melihat kedatangan He yi. He Yi mencoba masuk ke dalam studio, ternyata pintunya dikunci dan Tae Kyung cuek saja.

Heyi tidak sabar dan ia menulis di kertas, ia ingin pintu dibuka. Tae Kyung menolaknya, Heyi menulis, "Aku datang untuk mencari tahu siapa gadis itu." Tae Kyung menyeringai, "Kau tidak akan bisa." pesan ketiga "Aku tidak akan membiarkannya."
Ini menarik perhatian Tae Kyung, Tae Kyung mendekat dan melihat Heyi salah tulis, maka Tae Kyung menulisnya lagi dengan terbalik di kaca agar he Yi lihat dengan ejaan yang benar. Ini membuat marah Heyi. Lalu Tae Kyung menambahkan kata2 : "CCTV (kamera) dan sebuah panah menunjuk ke atas." He Yi pergi dengan kesal, Tae Kyung heran mengapa He Yi datang ke studio.

He Yi kemudian mencari Mi Nam yang sedang di studio dance bersama yang lain dan mengaku bahwa ia fans Mi Nam. Heyi minta foto bersama Mi Nam, lalu berkomentar, "Kau tidak terlihat seperti pria." Ini sengaja. He Yi berkata demikian karena menurutnya Mi Nam mundur saat ia merangkul lengannya.
Hoon Yi menganggap ini sebagai hal yang baik, jika peri Korea adalah fan maka Mi Nam akan sukses. Mi Nyeo berkata : "Aku tidak merasa aku punya daya tarik sebagai pria."

Hoon Yi berkata, "Hwang Tae Kyung menyukai Yoo Heyi dan Yoo Heyi menyukai Go Mi Nam, itu berarti kau mengalahkan Tae Kyung." Mi Nyeo tanya, "Hwang Tae Kyung menyukainya?" Hoon Yi mendengar dari Sung Chan bahwa ada sesuatu diantara keduanya, lalu Mi Nyeo melihat ke arah Heyi dan berkata dengan sedih, "Dia benar2 cantik. Jadi Hwang Tae Kyung menyukai gadis cantik seperti dia."

Lalu Mi Nyeo memegang dadanya lagi, karena ia mulai merasa aneh lagi. Mi Nyeo tidak sadar perasaannya, ia pikir itu karena pengaruh setrum semalam.

Saat Mi Nyeo merasa iri pada Heyi, ia tidak tahu bahwa Heyi juga merasa iri padanya, bahkan dengan perasaan benci. He Yi melihat saat Manager Sung Chan membawa ke 4 personel A.N.JELL untuk makan siang, dan berkata dengan cemburu bahwa Mi Nam berpura-pura seperti pria tapi diperlakukan seperti seorang putri. Jika Mi Nam terbukti bahwa ia seorang wanita, Mi Nam akan kehilangan segalanya. Heyi tanya pada dirinya, "Kapan aku akan menjatuhkan bom?"

Saat makan, Mi Nyeo mendengar saat Sung Chan tanya kapan Tae Kyung akan menjelaskan berita tentang Heyi. Tae Kyung berkata tidak ada apa2 diantara mereka, dan berkata bahwa ia tidak tertarik bekerja sama dengan Mo Hwa Ran. Sung Chan menerimanya.

Mi Nyeo merasa depresi dengan semua percakapan mengenai Heyi, dan Jeremy melihatnya tidak makan. Jeremy masih bingung dan tidak nyaman berada di dekat Mi Nyeo, tapi berlawanan dengan pikirannya, ia memberikan piringnya dan berkata, "Jangan sampai sakit."

Mi Nyeo tanya, "Jeremy, pria secara alamiah menyukai gadis cantik kan? Kau juga kan?" Jeremy masih memikirkan kebingungannya dan ia berkata untuk menegaskan, "Tentu saja! Karena aku pria, aku hanya menyukai wanita yang benar2 cantik! Hanya wanita dengan wajah yang benar2 cantik dan tubuh indah? apa kau pikir aku suka pria seperti dirimu?"

Keduanya sebenarnya berbicara masalah yang sama sekali berbeda.

Reporter Kim yang menjengkelkan berada di luar kantor manajemen AN Entertainment, ia tanya pada fans apakah mereka melihat Heyi dengan Tae Kyung saat ia mampir. Sayuri memotong, ia minta anak buahnya tidak berbicara apapun pada reporter, "Kau seorang reporter,kan? Kami akan melindungi privacy oppa-oppa kami." (loyalitas fans..hehe)

Gadis2 itu menghela nafas melihat foto2 yang diambil saat festival, dan reporter melihat dari belakang, ia melihat Mi Nam di lobby dengan wajah tersembunyi dan sadar mungkin ada gadis lain. Reporter Kim merebut foto2 mereka dan lari sambil berteriak, "Jadi ada gadis lain? Siapa ia?"

Saat makan siang, Sung Chan mengumumkan bahwa Mi Nam akan mulai aktifitas baru. Sebelum A.N.JELL meluncurkan album ke-6nya, mereka akan mengeluarkan single album untuk Mi Nam, menampilkan satu lagu yang sempurna, satu dari karya Tae Kyung.

Ini jelas membuat tugas Mi Nyeo menjadi lebih berat lagi, maka ia dan Hoon yi memohon pada Tae Kyung untuk membantu mereka. Hoon Yi janji, Mi Nam yang asli akan kembali sebelum album ke-6 mereka keluar. Tae Kyung hanya menjawab, jika Mi Nyeo dapat menyanyi, ia bisa tinggal. "Jika tidak, maka kau harus pergi."

Mi Nyeo merasa pekerjaan solo sangat menekan, ia harus muncul untuk tampil secara live dan sering. Shin Woo tanya apa Mi Nyeo gugup dan menenangkan Mi Nyeo agar tidak perlu cemas, mereka akan mendukung Mi Nyeo. Shin Woo akan selalu membantunya.

Hoon Yi memohon agar Tae Kyung membantu Mi Nyeo dengan menyanyikan lagunya sendiri bukan menyerahkannya pada Mi Nam. Tae Kyung menolaknya, manager bahkan sampai menahan kaki Tae Kyung, tapi Tae Kyung berhenti saat manager Hoon Yi menerima sms dari Mi Nyeo yang berkata ia akan menemui Biarawati. Hoon Yi ketakutan, "Go Mi Nam sudah pergi, Puas?"

Tae Kyung kesal. "Go Mi Nam pergi seperti itu saja?" Tae Kyung masuk ke mobilnya dan menyetir dengan agresif dan tiba2 berbelok (adegan U-turn yang klise..).


Tae Kyung menelepon Mi Nyeo tanya dimana dia, lalu minta agar Mi Nyeo tetap di tempat. Tae Kyung melihat Mi Nyeo di perhentian bis dengan dandanan wanita. Tae Kyung, "Kau akan pergi seperti itu saja?" Bagaimana kau bisa pergi tanpa berkata apapun? Apa kau meninggalkanku untuk menjelaskan semuanya pada yang lain? Bagaimana dengan bibimu? Kau harus menjelaskan pada semua orang sebelum kau pergi! Apa kau pikir kau bisa menutupi semuanya seperti itu ? Apa kau pikir aku akan membiarkanmu pergi seperti ini ?

Tae Kyung menyuruhnya masuk ke mobil. Mi Nyeo tanya, "Lalu..apa kau akan mengantarkanku?"

Wajah Tae Kyung berkerut, "Apa..?" Mi nyeo menjelaskan, "Suster Kepala mengunjungi Seoul. Mi Nyeo akan menemuinya."


Melihat penampilan feminim Mi Nyeo, Tae Kyung berkata,"Seperti bertemu denganmu untuk pertama kalinya. Untuk suatu alasan. Aku merasa harus berbicara sopan denganmu." Tae Kyung memanggilnya dengan sebutan nona Go Mi Nam, Mi Nyeo membenarkan, namanya Go Mi Nyeo.

Tae Kyung menggoda, "Lalu Nona Go Mi Nyeo memotong rambutnya untuk menjadi Tuan Mi Nam ?"
Mi Nyeo, "Ya. Tapi saat ia menjadi pria, aku menjadi pria yang gaya."
Tae Kyung, "Tetap saja, kau pasti sedih harus memotong rambutmu. Bagaimanapun kau seorang gadis."
Mi Nyeo, "Biarpun rambutku pendek, aku seorang gadis."
Tae Kyung, berpikir sejenak "Tapi Go Mi Nam yang kutahu masih seorang pria."
Mi Nyeo, "Tapi sekarang rambutku sudah panjang dan aku mengenakan jepit rambut, biarpun aku tidak cantik, apa aku tidak seperti seorang gadis?"
TaeKyung, "Apa kau berkeras bahwa kau terlihat seperti seorang gadis mengenakan jepit dengan rambut palsu?"

Mi Nyeo kecewa dengan tanggapan Tae Kyung, dan melepas jepit rambutnya. Apalagi saat jepit rambutnya juga patah. Tae Kyung sedikit merasa bersalah dengan perkataannya.



Mereka sampai di Gereja, Tae Kyung berkata ia akan mengantar Mi Nyeo pulang, jadi Mi Nyeo minta waktu 2 jam untuk menemui Suster Kepala. Saat Mi Nyeo pergi, Tae Kyung melihat jepit yang patah dan berkata, "Aku tidak mematahkannya, tapi aku merasa tidak enak sekarang."


Mi Nyeo tidak bisa mengungkapkan masalahnya didepan Suster Kepala, tapi ia minta Suster menghiburnya.

Tae Kyung menyetir berkeliling untuk membunuh waktu, dan ia berhenti di penjual jepit dan mencari jepit rambut. Tae Kyung tidak punya uang kecil, maka dia bayar jepit seharga $ 3 dengan uang $ 100. Tae Kyung berkata, "Ini jepit seharga $100." He Yi telpon, Tae Kyung malas melayaninya dan menutup telpnya. Lalu Heyi telp lagi, sebelum Tae Kyung sempat menutupnya lagi, Heyi teriak, "Wanita itu! Ada foto yang lain dari wanita itu. Salah satu stafku mengambil fotonya saat kau lari dengannya."

Untuk mencegah Heyi pergi mengabarkan ini pada media, Tae Kyung dengan malas menemuinya di taman, dimana ia merancang sesuatu, ia mencoba memancing Tae Kyung berbicara mengenai gadis itu. Apa ia dari agensi? Bintang atau staf?

Saat Tae Kyung tanya dimana heyi memarkir mobilnya, ia berkata, "Jadi kau tidak melihatnya? Disana, jauh.." Lalu Tae Kyung menyeringai, lalu mengambil salah satu sepatu Heyi dan melemparkannya ke air..Ha!

Heyi kesal, ia melemparkan sepatunya yang satu lagi ke arah Tae Kyung, Tae Kyung menendangnya masuk ke air juga ..Dobel Ha!

Sekarang Tae Kyung sudah terlambat menjemput Mi Nyeo. Tae Kyung menelepon Mi Nyeo, Mi Nyeo berkata tidak apa2 ia menunggu di depan Gereja.




Kesal, Heyi siap memanggil reporter, saat tiba2 ia terkena lemparan bola basket di kepalanya! Ha!Ha!Ha! Serombongan pemain basket mendekat dan menyadari siapa Heyi, mereka senang dan mengambil fotonya. He Yi kesal, marah, dan hidungnya berdarah. Merasa terganggu, dia minta mereka tidak mengambil fotonya, tapi mereka mengabaikannya dan mereka mengerumuni Heyi seperti serombongan fans maniak. Heyi mulai menangis dan tiba2 seseorang datang menolong.


Tae Kyung! Dia mengenakan jaketnya pada Heyi dan menuntunnya ke mobil. Saat Heyi menunggu managernya untuk menjemput, dia berkata dengan malu, "Aku harus berhenti." Tae Kyung berkata, "Apa tidak lebih memalukan jika kau berhenti sekarang dengan foto terakhir seperti tadi?"



Heyi heran mengapa Tae Kyung membantunya ini bisa mengakibatkan skandal. Tae Kyung menjawab, "Karena aku tahu bagaimana rasanya diambil fotonya secara salah." Tae Kyung dengan gelisah mengecek jamnya, memikirkan Mi Nyeo, dan berkata pada heyi ini sudah waktunya pergi. Heyi berkeras agar Tae Kyung menunggu sampai manajernya tiba, karena Tae Kyung sudah membuang sepatunya.


Foto2 mereka langsung diupload ke internet (astaga..benar2 maniak fans disana..) dan segera menghantam agensi, mereka sibuk menerima telp. Manajemen membantah rumor itu dan Hoon Yi berkata bahwa, "Mereka hanya oppa-dongsaeng! Oppa-dongsaeng (kakak-adik, ini adalah penjelasan atau alasan yang biasa diberikan agensi Korea jika ada bintang2nya yang terlibat affair hehe..)"

Shin Woo berpikir bukankah Tae Kyung bersama Mi Nyeo? Jika ia bersama Heyi, lalu apa yang terjadi dengan Mi Nyeo?

Ponsel Tae Kyung berdering, Tae Kyung ada di luar mobil. He Yi melihat itu dari Mi Nam, maka ia mengangkat dan berkata, "Oppa tidak bisa datang sekarang. Jangan menunggu."

Mi Nyeo merasa terganggu dengan berita di internet, dan ia merasa dia tidak perlu menunggu Tae Kyung lagi. Tapi Mi Nyeo tidak bisa pulang dengan berbusana wanita dan barang2nya semuanya ada di mobil Tae Kyung, jadi dia harus membeli baju untuk ganti.

Mi Nyeo menyusuri pasar Myungdong, Seoul, ia mencari2 baju. Mi Nyeo menerima telp dari Shin Woo, yang menawarkan jemputan. Mi Nyeo dengan sopan menolak, tidak tahu bahwa ia sudah ada di dekatnya (Shin Woo tahu bahwa letak Gereja Mi Nyeo didekat Myungdong)


Shin Woo menyarankan agar Mi Nyeo mencoba makan mie di sana, Mi Nyeo mengikuti saran Shin Woo. Shin Woo duduk di belakang meja Mi Nyeo dan membiarkannya menikmati makanannya sendirian. Lalu Shin Woo menelepon lagi, ia berkata bahwa ada kedai ice cream yang enak. Mi Nyeo menuju ke sana dan mendapatkan ekstra dessert untuknya (Shin Woo yang pesan, dan berkata agar pelayan mengatakan bahwa itu gratis) Mi Nyeo sangat menikmati ice cream-nya.


Saat Mi Nyeo minta rekomendasi toko baju yang murah, Shin Woo menyarankan pergi ke butik mahal. Mi Nyeo membeli baju dengan "harga spesial diskon", saat Mi Nyeo pergi, Shin Woo membayar kekurangannya (bwa...asyik banget..)


Sekarang, Shin Woo akan mengakhiri semuanya, Shin Woo menelepon dan berkata ia punya kejutan untuk Mi Nyeo, dan minta Mi Nyeo berbalik ke belakang. Shin Woo melihat Mi Nyeo akan berbalik ke arahnya, ia mununggu dengan penuh harap...saat tiba2 ponsel Mi Nyeo berdering ..Tae Kyung!


Tae Kyung ada di depan gereja dan siap mengantarnya pulang. Karena senang, Mi Nyeo langsung segera menuju Tae Kyung dan melupakan Shin Woo. Shin Woo kaget, dengan sedih ia berkata, "Kau hampir disini. Kau seharusnya melangkah satu langkah lagi..."


Mi Nyeo senang menemui Tae Kyung dan menuju mobilnya untuk berganti baju menjadi Mi Nam. Tae Kyung menghentikannya dan berkata, "Bagaimana jika pulang seperti itu saja?" Bagaimana jika kau ungkapkan saja semua pada Sung Chan? Tae Kyung, "Aku akan membantumu."

Mi Nyeo tanya mengapa Tae Kyung menerimanya masuk sebagai anggota grup. Tae Kyung menjawab, "Aku suka suaramu. Seperti kata Presiden Ahn, suara yang sudah lama kucari, yang paling tepat untuk lagu baruku."

Mi Nyeo minta Tae Kyung mempercayakan lagu itu padanya, karena suaranya tidak palsu dan ia berjanji akan bekerja keras.

Mi Nyeo sudah menjadi Mi Nam lagi, mereka pulang. Tae Kyung tanya apa Mi Nyeo menemukan sesuatu di tasnya, Mi Nyeo menemukan jepit rambut. Tae Kyung akan menjelaskan, tapi Mi Nyeo tanya, apa ini milik Heyi? Heyi adalah nama yang menjengkelkan untuk Tae Kyung. Mi Nyeo berkata ia tahu mereka tadi bersama, Heyi bahkan menjawab telpnya. Tae Kyung marah, tapi ia berkata, "Itu bukan miliknya, itu milikmu!"

Tae Kyung, "Kau terlihat sangat terpukul saat jepitmu patah, maka aku membelinya tadi." Mi Nyeo tersentuh dan Tae Kyung bangga dengan dirinya. Tae Kyung heran mengapa kau hanya melihatnya? (maksudnya, mengapa tidak memakainya?) tentu saja Mi Nyeo tidak bisa memakainya dengan dandanan pria. Maka Mi Nyeo berjanji akan memakainya nanti jika ia kembali sebagai seorang gadis dan rambutnya sudah panjang lagi.

Tae Kyung mengingatkan Mi Nyeo, "Sekali kau kembali sebagai seorang wanita, bukankah kau harus pergi?" Mi Nyeo menjawab, "Sebagai seorang wanita, aku tidak punya alasan menemuimu, bukan?"

Sementara itu, Heyi merasa ada yang aneh dengan perasaannya. "Jika aku mencelakainya (Mi Nam), Tae Kyung akan terluka juga." Heyi mulai tertarik dengan Tae Kyung setelah ia ditolong olehnya. Maka Heyi memutuskan untuk membiarkan saja semuanya kali ini. Tapi Heyi juga melihat kesempatan untuk mendapatkan yang ia inginkan, lalu menuju kantor A.N, untuk mengembalikan jaket Tae Kyung. (Heyi jelas tahu kehadiran reporter2 haus darah itu..)

Tentu saja, kehadirannya membuat paparazzi haus darah gempar! He Yi bahkan membuatnya seperti sesuatu yang sangat penting dan ia berkata pada Sung Chan bahwa ia akan mengatakan sebenarnya saat "Oppa" (Tae Kyung) tiba.


Tae Kyung dan Mi Nam juga sudah sampai di kantor, lewat pintu belakang. Saat Tae Kyung menemui Heyi, ia marah, Heyi datang ke sini hanya untuk mengembalikan jaket?


Heyi, "Orang tidak akan mempercayai kita jika kita berkata itu tidak benar, maka apa kau mau membuatnya menjadi benar?" Heyi tertarik untuk kencan tapi Tae Kyung menolaknya dengan datar, "Tidak, aku tidak ingin berkata kita berkencan. Ini konyol. Jika aku pergi keluar dan mengumumkan bahwa ini tidak benar, kau akan malu datang ke sini. Jadi kau pergi saja dan jelaskan bahwa tidak ada apa2."

Terluka dan marah, Heyi berkata, "Ini semua karena kau!" Heyi mengingatkan bahwa ia tahu siapa wanita itu. Tae Kyung tidak sabar dengan ancaman Heyi dan berkata agar Heyi berhenti main2. Tae Kyung pergi. Heyi mengirim foto Mi Nam pada Tae Kyung dan berkata, "Aku sudah bilang aku tahu siapa dia. Lihat, aku tidak bercanda."

Tae Kyung sekarang sadar bahwa Heyi tahu bahwa Mi Nam adalah gadis lain itu. Heyi keluar untuk mengumumkannya pada reporter, Heyi, "Beraninya ia menolakku!"

Waktu sangat singkat, Tae Kyung harus segera mengambil keputusan bagaimana menyelesaikan ini. Tae Kyung menatap Mi Nyeo dan tanya, "Go Mi Nam, aku mau tanya lagi. Apa kau harus tetap tinggal? Apa kau tetap akan menjadi seorang pria disini, dan sebagai Go Mi Nam?"

Mi Nyeo mengangguk.


Maka Tae Kyung sudah memutuskan. Ia berlari menyusul Heyi, menahan tangannya, Heyi hampir sampai di lobby. Mereka berdiri di ujung tangga. Heyi marah dan memutuskan untuk mengekspos Mi Nam, "Apa kau kira, kau bisa menutup mulutku? Lepaskan aku!"


Heyi mencoba menarik tangannya dari cengkeraman Tae Kyung, lalu Tae Kyung melakukan yang bisa ia lakukan untuk menghentikan Heyi, ia menariknya dan mencium Heyi di depan para reporter yang langsung menyambar adegan itu dengan kilatan lampu blitz!



Mi Nyeo melihat mereka dari kejauhan.


Hatinya sakit lagi dan ia bertanya, "Suster Kepala, apa sengatan listrik bisa demikian menyakitkan?"

Beautiful 5
Beautiful 4
Beautiful 3
Beautiful 2
Beautiful 1