Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Saturday, June 29, 2013

Jang Ok Jung episode 23 part 2

Jang Hee Bin sudah terdesak. Ia minta Dayang Uhm memanggil Ibunya dan cenayang itu. Dayang Uhm ketakutan, itu sangat terlarang di istana. Tapi Hee Bin memaksanya.
Dayang Uhm mengantar Ny. Yoon dan cenayang itu masuk istana. Choi Sukwon memergoki mereka, siapa itu?

Dayang Uhm terkejut, ia membungkuk dan mengenalkan Ny. Yoon sebagai Ibu Hee Bin. Choi Sukwon membungkuk pada Ny. Yoon, lalu tanya siapa wanita yang datang bersamanya.
Dayang Uhm : Dia adalah kerabat Hee Bin Mama.
Choi Sukwon mengerti, ia tersenyum dan mempersilahkan mereka pergi.

Choi Sukwon mengamati mereka dan mengenali busana cenayang dibalik jangot (mantel) yang dikenakan wanita itu. Ia menyuruh dayangnya mengikuti mereka.

Cenayang itu memeriksa sekitar kediaman Hee Bin dan berkata dari yang saya lihat, Putra Mahkota tidak beruntung.
Hee Bin langsung panik, apa maksudmu?
Cenayang : Anda harus mendirikan altar sembahyang dan memberikan persembahan.

Cenayang itu mulai kerasukan dan berkata, ada seorang Ratu yang meninggal karena cacar air di istana ini.

Hee Bin : Ratu Ingyeong meninggal karena cacar air.
Cenayang itu minta Hee Bin membungkus selembar kertas dengan kain sutra, tulis nama roh yang terkena cacar air itu di atas kertas itu dan masukkan ke dinding. Berikan anggur dan makanan untuk roh Ratu Ingyeong.
Yang Mulia Putra Mahkota akan sembuh dari cacar air tanpa masalah.
Jang Hee Bin bingung, ibu apa yang harus kulakukan? bukan hanya para Menteri, tapi Baginda juga tidak suka dengan praktek yang melibatkan para cenayang. Ny. Yoon membujuk Hee Bin, Anda harus kuat. Meskipun itu perkataan cenayang, tapi anda tidak boleh ragu jika ini menyangkut kondisi Putra Mahkota yang kritis.
Hee Bin : Jika aku melakukannya, apa Putra Mahkotaku akan sehat kembali?

Cenayang itu membenarkan, bukan hanya sehat tapi Putra Mahkota akan mendapatkan kesuksesan dan keberuntungan dari langit. Hee Bin akhirnya setuju.

Mereka mulai mengadakan ritual. Cenayang itu menunjukkan kertas dengan tulisan Ingyeong Wang Hu pada Hee Bin dan Ny. Yoon. Lalu menempelkan kertas itu diatas boneka jerami, membakarnya dan menusuk boneka itu.
Cenayang itu mulai lompat2 seperti orang gila dengan kerincingannya. Ny. Yoon berdoa. Ia minta Hee Bin juga melakukan hal yang sama. Hee Bin terpaksa melakukannya.

Choi Sukwon mengintip ritual itu dan tersenyum sinis. Ia jalan pergi.

Ritual itu semakin terlihat serius. Cenayang mulai jalan mengelilingi Hee Bin dan jalan ke sana-sini.
PM Yi Yun masih terus mendapatkan perawatan dari tabib istana dan perawat.

Ratu Inhyeon mengalami serangan jantung yang parah. Tubuhnya tiba-tiba seperti tersengat listrik, Ratu setengah sadar dan memegang bagian dada kirinya. Persis seperti tusukan pada boneka jerami itu.
Tubuh Ratu Inhyeon terhentak sampai Ratu terduduk. Ratu teriak kesakitan lalu terjatuh dan tidak sadarkan diri. Dayang Hong mendengarnya dan lari masuk, Yang Mulia Ratu..! Yang Mulia Ratu! Cepat panggilkan tabib istana!
Ini bisa saja kebetulan, atau memang cenayang itu memindahkan penyakit. Cenayang tidak bisa menghilangkan penyakit, ia hanya bisa memindahkan penyakit ke medium lain, bisa orang lain atau binatang. Karena cenayang tidak memiliki kuasa dan kekuatan roh jahat yang menolongnya juga terbatas.

Paginya, kondisi PM Yi Yun ternyata berangsur membaik. Tabib istana memeriksa nadi PM Yi Yun, ia lega sekali, ah..denyut nadinya sudah normal. Demamnya mulai turun dan bercak merahnya sudah memecah, ini bagus. Saya ucapkan selamat Yang Mulia Raja, Hee Bin Mama.
Sukjong dan Hee Bin lega sekali.

Choi Sukwon benar-benar meniru semua yang dilakukan Jang Hee Bin, ia juga memakai minyak biji rami untuk membuat rambutnya hitam berkilau seperti rambut Jang Hee Bin.


Jang Hee Bin mendengar gosip di istana, sekarang para gungnyeo mulai membicarakan kemungkinan jika terjadi sesuatu dengan Ratu Inhyeon, siapa yang akan menggantikannya. Apa Hee Bin akan naik menjadi Ratu lagi, tapi Sukwon memiliki pendukung lebih besar dalam dewan istana.

Jo Sa Seok menemui Jang Hee Bin. Ia membujuk Hee Bin, sekarang adalah kesempatan terakhir mereka. Jika terjadi sesuatu pada Ratu Min, kediaman Ratu akan kosong. Hanya ada dua kemungkinan, mengangkat Ratu dari antara Selir atau memilih Ratu baru.
Hee Bin ragu, sekarang Partai Noron sangat kuat dalam dewan istana. Sukwon tidak akan diam saja. Ambisinya lebih besar daripada ambisiku.

Jo Sa Seok : Partai Soron yang mendukung Putra Mahkota kita dan menentang eksekusi Tuan Jang Hee Jae, mereka akan mendukung anda, Mama.
Jo Sa Seok menemui Jang Hee Bin. Ia membujuk Hee Bin, sekarang adalah kesempatan terakhir mereka. Jika terjadi sesuatu pada Ratu Min, kediaman Ratu akan kosong. Hanya ada dua kemungkinan, mengangkat Ratu dari antara Selir atau memilih Ratu baru.
Hee Bin ragu, sekarang Partai Noron sangat kuat dalam dewan istana. Sukwon tidak akan diam saja. Ambisinya lebih besar daripada ambisiku.

Jo Sa Seok : Partai Soron yang mendukung Putra Mahkota kita dan menentang eksekusi Tuan Jang Hee Jae, mereka akan mendukung anda, Mama.

Hee Bin berkata ia hanya memikirkan keselamatan Putra Mahkotanya saja saat ini. Jo Sa Seok terkejut.

Choi Sukwon juga bertemu dengan Kim Man Gi dan orang Noron. Ia ingin tahu apa yang akan terjadi dengan posisi Ratu jika terjadi sesuatu pada Ratu Min.
Kim Man Gi : Kemungkinan besar memilih Ratu baru.
Choi Sukwon : Apa ada kesempatan...untuk para selir bisa naik?
Kim Man Gi terkejut. Lalu berkata jika itu yang terjadi, maka kemungkinan besar adalah ibu Putra Mahkota dari Chwi Seon Dang yang akan naik. Tapi itu tidak akan terjadi.


Choi Sukwon : Tentu saja tidak boleh. Jika Hee Bin naik menjadi Ratu, saya bisa mati.
Kim Man Gi : Lalu, apa anda memiliki rencana?
Choi Sukwon : Apa Tuan mengira saya hanya memiliki rencana? Saya bahkan memiliki buktinya.

Sukjong minum bersama P. Dong Pyeong. Sukjong tidak segera istirahat, meskipun sudah sangat malam. Ia tampak menyesal dan bersalah karena selalu menyalahkan Ratu Inhyeon dan menyakiti hatinya. Ingatan itu terus mengusikku.
P. Dong Pyeong menghibur Raja, itu bukan yang sebenarnya anda rasakan. Anda membuat keputusan sebagai seorang Raja.

Sukjong tersenyum sedih : Sebagai seorang Raja..keputusan sebagai Raja. Aku selalu membuat itu sebagai pembenaran. Jika aku memikiran berapa banyak orang yang sudah kulukai dengan pembenaran itu...aku bahkan tidak bisa menghitungnya.
P. Dong Pyeong : Itu adalah takdir sebagai Raja. Mencurigai orang yang paling dekat dan menghabisi dari yang terdekat.

Sukjong : Kalau aku terlahir sebagai pria biasa yang miskin dan bisa hidup seperti orang biasa..aku akan merasa lebih bahagia. (Sama aja, orang biasa pasti mengeluh dan berkata jika aku terlahir sebagai Raja, punya banyak uang ...aku pasti akan bahagia bla..bla..bla, manusia tidak pernah puas.)

P. Dong Pyeong tersenyum : Anda mungkin tidak akan bisa mengatasinya. Yang Mulia adalah seorang Raja sejak anda dilahirkan dan mencapai banyak hal yang tidak mungkin dilakukan oleh orang biasa. Dan sekarang, Anda bahkan menginginkan kehidupan sederhana sebagai pria biasa? Saat anda sudah mendapatkan segalanya?
Sukjong tersenyum dan menggeleng : Meskipun turun hujan emas dari langit, keserakahan seorang pria tidak akan pernah berakhir. Kata-kata paman sungguh menghiburku.

Hyeon Moo masuk, Yang Mulia saya mendapat kabar bahwa kondisi Ratu kritis. Tolong segera ke kediaman Ratu.
Sukjong dan P. Dong Pyeong terkejut. Sukjong bergegas pergi.

Jang Hee Bin bergegas ke kediaman Ratu. Dayang Hong menunggunya, Yang Mulia menunggu anda. Hee Bin langsung masuk dan menghormat pada Ratu Inhyeon.

Jang Hee Bin duduk di dekat Ratu Inhyeon. Ratu tersenyum lemah, apa kau ingat pertama kali kita bertemu? Hee Bin mengiyakan.

Ratu Inhyeon : Kau berkata akan membuat baju yang menarik cinta dari seorang pria. Aku tidak tahu apa artinya saat itu. Tapi saat aku melihat Yang Mulia Raja, aku sadar apa artinya. Tapi aku tidak bisa kembali lagi. Itu adalah kebencian pada pandangan pertama. (Inhyeon merasa Sukjong membencinya sejak awal.)
Hee Bin terkejut. Ratu tersenyum lemah, ini adalah rahasia...bahkan untuk Yang Mulia Raja.


Jang Hee Bin tidak percaya : Itu tidak benar. Saya yakin Yang Mulia Raja tidak pernah membenci anda.

Ratu Inhyeon : Dengan pembenaran untuk memperkuat kekuasaan keluarga Raja, dia memberikan kepada kita berdua luka dan kebaikan. Aku merasa takut pada Yang Mulia tapi juga kasihan kepadanya. Dan aku berusaha sekuat tenaga untuk kembali ke kediaman Ratu. Jika aku mendapatkan kembali posisi Ratu..kupikir aku akan bahagia.
Tentu saja, itu menghiburku. Nama keluargaku dipulihkan kembali, dan aku bisa mempertahankan harga diriku sebagai Ratu.

Jang Hee Bin : Sekarang, anda adalah satu-satunya ibu negara Joseon.


Ratu tersenyum : Kalau kau tidak ada, kurasa Yang Mulia Raja akan bisa mencintaiku. Tapi jalan yang kita ambil memang berbeda sejak awalnya.
Jang Hee Bin : Itu tidak benar, tidak ada seorangpun yang tahu jalannya sampai ia berjalan diatasnya. Jalan yang anda lalui adalah jalan yang luar biasa. Itu adalah jalan terbaik di Joseon untuk seorang wanita.

Ratu menangis sambil tersenyum : Aku harus membela keluargaku sampai akhir. Melihat Yang Mulia Raja harus menderita karena ayahku..itu selalu menyakitkan bagiku. Dan aku ingin melindungi Yang Mulia. Sekarang, tolong lindungi Yang Mulia sampai akhir. Dia sudah banyak menderita 


Jang Hee Bin juga menangis : Jika kita terlahir kembali kelak...mengapa kita tidak jalan di jalan yang sama dan bergandengan tangan?

Tanpa diduga, Ratu Inhyeon perlahan mengulurkan tangannya dan mencoba meraih tangan Jang Hee Bin. Hee Bin menggenggam tangan Ratu dan keduanya tersenyum serta menangis di saat yang sama.

Ratu Inhyeon dan Jang Hee Bin telah melakukan rekonsiliasi meskipun terlambat.

Choi Sukwon masuk ke ruang dimana Jang Hee Bin mengadakan ritual. Ia mengambil boneka jerami itu dan tersenyum.
Beberapa saat kemudian, Sukjong duduk di samping Ratu Inhyeon. Ratu..aku disini.
Ratu Inhyeon membuka matanya, anda datang. Saya khawatir anda tidak datang karena anda tidak pernah menyukai saya.

Sukjong tersenyum : Kalau begitu, kau harus segera pulih meskipun dengan alasan karena kemarahan.
Ratu Inhyeon : Meskipun saya pulih, apa saya akan bisa mendapat perhatian dari Yang Mulia?

Sukjong menggenggam tangan Ratu Inhyeon. Ratu tertegun, Yang Mulia akhirnya menggenggam tangan saya. Saya sudah menunggunya sejak lama sekali.

Sukjong menahan tangisnya. Ratu melanjutkan, tangan Yang Mulia...saya tidak tahu kalau ternyata sangat hangat. Saya kira seperti sikap Yang Mulia pada saya yang sedingin es.

Sukjong menunduk dan menangis, suaranya sedikit tercekat, aku benar-benar minta maaf kepadamu, aku membuatmu menderita..dan aku melukaimu..

Ratu Inhyeon menangis : Saya ingin mengatakan sesuatu pada Yang Mulia. Saya pikir ketika pertama kali saya bertemu Yang Mulia beberapa waktu lalu, saya tidak ingin menjadi Ratu. Saya ingin dicintai oleh seorang pria.
Tapi beban keluarga saya begitu berat..dan kebanggaan menjadi putri keluarga bangsawan terbaik terlalu besar. Jadi saya tidak bisa mengatakannya sampai akhir. Saya hanya berputar-putar saja disekitar Yang Mulia.

Sukjong : Ratu, kau adalah ibu terbaik yang pernah dimiliki Joseon.
Ratu Inhyeon : Sampai akhir pun, anda tidak bisa berbohong..Jang Ok Jung adalah wanita bagi Yang Mulia, tapi putri Min Yoo Jung hanyalah seorang Ratu.
Sukjong terdiam, ia hanya menangis dan tidak menyangkalnya, karena itu memang kenyataan.

Ratu Inhyeon : Kalau saya bisa kembali ke awal lagi, saya tidak akan pernah memilih Yang Mulia. Terlalu menyakitkan buat saya dan saya selalu kesepian. Tapi waktu yang saya habiskan sebagai ibu negara Joseon disamping Yang Mulia..saya menerimanya pada saat saya memilih anda, jadi saya sama sekali tidak menyesalinya.

Ratu Inhyeon tersenyum dan memandang Sukjong. Ia ingat saat pertama kali melihat wajah PM Yi Sun yang akan memilih Putri Mahkota. Inhyeon sudah jatuh cinta dan berharap untuk dipilih, tapi Yi Sun memilih Ingyeong.
Lalu saat pernikahan kerajaan mereka, Ratu Inhyeon janji akan membawa Ok Jung kembali kalau Sukjong mengangkatnya menjadi Ratu. Saat ia dibuang keluar istana, rasa sedih, terhina dan kemarahan yang dirasakannya. Lalu saat ia kembali lagi ke istana dan duduk di posisi Ratu. "Posisi Ratu yang kuambil harus bersih tanpa menimbulkan kebencian dari siapapun."

Ratu Inhyeon meninggal dunia. Sukjong menangis sedih dan duduk di samping Ratu Inhyeon beberapa lama.
Kasim melakukan ritual di atas atap. Sukjong jalan dengan gontai. Para dayang dan pelayan berlutut dan menangisi Ratu Inhyeon. Jang Hee Bin berdiri di depan kediaman Ratu, ia juga menangis.

Sukjong duduk di depan altar Ratu Inhyeon. Mengenakan jubah berkabung hitam-putih.
Jang Hee Bin jalan ke altar Ratu Inhyeon sambil membawa rangkaian bunga peoni pohon kesukaan Ratu. Jang Hee Bin membungkuk di depan altar. Ia sudah kehilangan "musuh" seimbang.

Hee Bin jalan sambil menggendong Yun. Ia ingat pernah melihat Ratu Inhyeon menggendong Yun padahal Ratu sedang sakit.
Ratu tersenyum pada Yun, aku masih bisa kalau menggendong anak kecil. Karena aku adalah ibunya.
Jang Hee Bin terharu, ia tahu kalau Ratu Inhyeon memang benar-benar menyayangi Yun-nya. Hee Bin merasa berterima kasih.

Choi Sukwon masuk ke kediaman Ratu dan membuka kotak perhiasannya. Ia mengambil norigae milik Ratu Inhyeon.
Jang Hee Jae senang saat mendengar dari Jo Daegam bahwa Ratu Min sudah meninggal dunia. Ini berarti kesempatan dari langit untuk Hee Bin Mama kami.
Jo Sa Seok : Tapi orang-orang Partai Noron tidaklah semudah itu. Lagipula itu adalah partai yang berkeras ingin mengeksekusimu.

Hee Jae tahu Noron kuat, tapi Soron bersedia mendukung Hee Bin dan Putra Mahkota. Jo Sa Seok berkata dewan istana sedang membahas soal posisi Ratu. Jo Daegam minta Hee Jae bersabar sedikit lagi.
Hee Jae : Tentu saja, jika Hee Bin saya berhasil kembali ke posisi Ratu, saya bersedia mengorbankan nyawa saya kalau dibutuhkan.

Choi Sukwon memanggil Dayang Hong, apa kau tahu Dayang Hong, ada orang-orang yang ingin Hee Bin kembali ke posisi Ratu dalam dewan istana.
Dayang Hong langsung menunjukkan penolakan, itu tidak boleh terjadi. Ibu Suri dan Ratu..mereka berdua meninggal dengan meneteskan air mata darah karena orang itu.

Choi Sukwon tersenyum dan menunjukkan boneka jerami itu pada Dayang Hong. Dayang Hong ketakutan, ini...adalah benda untuk melancarkan kutukan. Sukwon Mama..bagaimana anda bisa memiliki benda mengerikan ini?

Choi Sukwon : Ini bukan milikku. Ini milik Hee Bin. Ini ditemukan di altar di bagian Barat Chwi Seon Dang. Menurutmu, apa artinya ini?
Dayang Hong : Saya yakin ia mengirimkan kutukan kepada Yang Mulia Ratu dengan benda mengerikan ini. Saya mohon lepaskan kebencian Yang Mulia Ratu saya.
Choi Sukwon : Tentu saja aku akan melakukannya. Tapi waktunya sangat penting. Jadi aku menunggu waktu yang tepat. Aku mungkin juga membutuhkan bantuanmu.

Dayang Hong bersedia membantu, saya akan membantu dengan apapun yang bisa saya lakukan, Sukwon Mama.

Jang Hee Bin memandangi altar yang dibangunnya dan kelihatan gelisah, ia minta Dayang Uhm membongkar altar ini karena Raja sudah melarangnya melakukan sesuatu yang akan memberikan alasan bagi dewan istana untuk menyerangnya dan menyudutkan Raja. Dayang Uhm mengerti, ia sudah meminta para pelayan membereskannya.
Sukjong membuat keputusan soal makam Ratu Inhyeon. Tempatkan makamnya disamping makam Ratu Ingyeong dan diberi nama Myeong Reung. Sekretaris Negara mengerti. Sukjong tanya ada masalah apa lagi.
Kim Man Gi berkata akan ada pengaduan dari seseorang dan ia minta Raja mendengar sendiri dari orangnya. Sukjong meminta orang itu masuk.

Choi Sukwon jalan masuk dan menghormat. Sukjong terkejut. Choi Sukwon, kenapa kau pergi ke Aula Utama?
Kim Man Gi : Suk Won Mama ingin melaporkan soal Hee Bin Mama.
Sukjong gelisah : Benarkah?

Kim Man Gi minta Choi Sukwon mengatakannya. Partai Soron sudah kelihatan kesal.
Choi Sukwon : Hee Bin Mama mendirikan altar dan melancarkan kutukan untuk mendiang Yang Mulia Ratu dan saya memiliki buktinya. Jadi saya melaporkan Jang Hee Bin karena mengutuk dan kecemburuan Yang Mulia.

Sukjong : Apa? melaporkan kejahatan mengutuki dan kecemburuan?


Choi Sukwon tersenyum. Sukjong kelihatan tidak percaya dan kesal sekali.


Preview ep final : Partai Noron ingin Jang Hee Bin dihukum mati. Hee Jae frustasi mendengar Hee Bin harus minum racun dan hati ketiga pria yang mencintai Ok Jung benar-benar hancur. Raja Sukjong, P. Dong Pyeong dan Hyun Chi Soo.
Sukjong : Meskipun dalam kondisi terdesak di sudutpun, pasti ada jalan keluar. Aku akan membuka jalan bagimu, Jang Ok Jung.

Ok Jung [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7], [8], [9], [10], [11], [12], [13], [14], [15], [16-1], [16-2], [17], [18], [19], [20], [21-1], [21-2], [22-1], [22-2], [23-1]

Notes :

Tinggal satu lagi dan aku harus berpisah dengan my Ok Jung. Hiks...

Ada tambahan drama baru...Empire of Gold sebagai pengganti Jang Ok Jung. Wow...Lee Yo Won. Jadi Senin-Selasa, Ratu dan Bidam head to head lagi? wkkkk...aku pilih Bidam of course ^^ (waktunya untuk Mandate and Shark)

54 comments:

  1. ya ampun, sukwon bisa-bisanya menuduh okjung menjampi-jampi inhyeon, mestinya hal ini bisa diinvestigasi dulu, lagian di boneka bukannya ditulis nama ingyeong yah? jadi dimananya nih yg memberatkan dan membuat okjung bersalah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mei-mei, kertasnya dah dibakar sama mudang itu, jadi cuma ada norigae Ratu yang menjadi bukti yang memberatkan Ok Jung

      Delete
  2. Wah ceritanya benar2 di luar dugaan...
    Aku jd penasaran...jika di korea, drama ini apakah mendapatkan pro kontra krn mengangkat sejarah yg berbeda???
    Sedikit kecewa dgn drama ini
    1. Kukira akan melihat selir jang yg ambisius n penuh dgn intrik politik
    2. Alasan yg mendasari selir jang melakukan beberapa kesalahan fatal tdk tampak
    3. Gelar selir choi " suk" = baik hati kesan nya jd salah
    4. Yg paling mengecewakan...disini tergambar klo selir jang itu wanita lemah,yg mudah dipengaruhi oleh kakak, paman, dan ibunya
    Padahal di sejarah digambarkan selir jang wanita kuat, pintar n ambisius ( disini tdk kelihatan )
    Yg pasti, drama ini menceritakan selir Jang yg jadi KORBaN

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya benar, kecewa. aneh rasanya. dibuat-buat banget. masa jang ok jung jadi baik? hahaha ga cocok banget, terlalu maksa.
      terus cerita choi dapet anugerah tp seakan-akan rajanya ga suka sama dia... itu juga ganjil banget. alesan dia diangkat jd selir bukan karena suka juga jd aneh....

      Delete
    2. aku paling sebel sama yoo ah in. aku sangat benci karakter sukjong yg dia perankan. kalo jin ji hie dia jauh beraura raja.

      Delete
  3. unnie tirza, gomawo sinopsisnya, meimei tunggu kelanjutannya, semangat yah :)

    selesai okjung, fokus ke shark ya unnie, meimei udah nonton sampai episode 5 tapi kalo gak baca sinopsis unnie tirza, rasanya gak klop, ditunggu yaaaa

    ReplyDelete
  4. kak tirza, aq makin ga thn bcanya,,mkin sedih aja jadinya liat ok jung di fitnah ma choi suk won......

    ReplyDelete
  5. di tunggu mb tirza sinopis final ny
    ^^
    semangat...
    tq

    ReplyDelete
  6. Juga disin g diceritakan choi bisa jadi suk bin....
    trs ngapain diawal ditlz choi suk bin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhu buat yg ini aku setuju sama Mbak Mellysa. kalo akhirnya pada akhir drama (cerita) si Choi masih jadi Sukwon, kenapa di awal drama (cerita) di tulis Sukbin. Hahaha aku rasa jawabannya sih gampang Mbak, cuma 1 jawabannya: Episodenya kurang panjang (kependekan) :p

      Delete
    2. mungkin peminatnya kurang jd ceritanya pendek aja hehe

      Delete
  7. kayaknya kalo mau nonton/baca drama ini , harus lupain dulu ingatan tentang drama dong yi.....anggap ajah ini drama yg beda, tokoh2nya juga anggap ajah beda, biar bisa menikmati drama ini.
    sayangnya susah banget buatku melupakan dong yi... hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama, rasanya ga suka ngeliat choi sukwon diliatin punya sikap yg terbalik dengan cerita di dong yi.

      Delete
    2. ga cocok banget jang jd baik dan choi yg malah jahat. ceritanya juga jd ngarang banget. pengarangnya ga berani bikin sampe choi jd sukbin dan punya anak ya? pasti bingung alesannya apa hahaha. khan di sini kesannya raja ga suka banget sama choi. payah maksa banget

      Delete
  8. makasih mba tirza buat recap sinopsis ny :)
    tinggal 1 episode lagi :") tetep semangat yaa mba tirzaa :) Gabante !!
    sejujurnya semenjak liat sukwon ny rese, sekarang jadi gg begitu suka liat kara haha :D mungkin efek gara.gara sukwon ny jahat kali yaa ._. tapi bener.bener speechless liat sukwon yang kejam sama licik beda banget sama di dong yi huuh~~
    kasian ok jung ny, berjuang banget buat cinta ny dia ke raja sukjong :"")

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Lina, apa hubungannya dengan Kara? ...itu cuma karakter dan akting salah satu anggotanya. Kupikir ngga ada hubungannya dengan grup musiknya wkk

      Delete
  9. ktany nntn ending.a sad ending. Kasian Ok Jung

    ReplyDelete
  10. Trimakasih sinopsisnya mba tirza...airmataku menetes hiksss...hiksss...

    ReplyDelete
  11. Lebih suka cerita JOJ yg ini, dripda sejarahx.....hehehhe....
    Semangatttt mba tirza...
    Terimakasih

    ReplyDelete
  12. Wah, patah semua image Selir Choi yg pernah dilihat penonton dalam Dong Yi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah enggak juga kok mb (minimal buatku) soalnya serial ini pendek dan agak janggal gitu sedang seria dong yi panjang dan alurnya enak diikuti, emang sih dong yi/sukwon nggak mungkin sebaik di dramananya tapi ada nilai2 yang melekat di serial itu,,yah walaupun cuma tontonan tapi kalau bisa diambil manfaatnya bahwa kebaikan akan berbuah manis cepat atau lambat ;)

      Delete
  13. Sebenernya kisah kerajaan ini dimana-mana sama aja. Ga ada yg selamanya jahat aja atau baik aja. Si Choi kelihatannya melakukan hal jahat, krn dia pernah disiksa JOJ. Dia jg harus fight back utk bisa survive, mknya pergunakan segala cara utk usir JOJ.
    Si JOJ jg pernah punya trauma disiksa, mknya reflex melakukan apa saja utk melindungi diri & keluarganya dg mengusir segala hambatan.

    Ingat, sejarah ditulis oleh si pemenang!.
    Anak JOJ cuma bertahta jadi Raja selama 4 tahun aja. Dia meninggal muda umur 36 thn sebelum bisa membersihkan nama Ibunya. Entah meninggalnya krn apa, tp yg jelas hidupnya saat jd Raja spt neraka. Bnyk pejabat yg bertikai krn tdk setuju dia naik tahta.

    Sedangkan anak Choi berkuasa 52 thn, betapa dia berjuang & berusaha keras untuk mendapatkan pengakuan pejabat & rakyat akan Ibunya yg cuma berasal dari dayang rendahan :)

    Hal itu manusiawi, mengingat org2 tsb bukan malaikat & iblis sepenuhnya kan, yg jelas mrk sayang banget sama mama-nya masing-masing, mknya itu pada pengen mamanya diakui & namanya jd bersih hehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bener bgt aku setuju ama pendapatnya :D
      Ga perlu diributin mana yg bener toh klo dilihat di Dong Yi pun sebenernya JOJ ga mendukuni Inhyeon, ulah emaknya itu. Aku nonton Dong Yi jg suka sm Dong Yi tp bener deh manusia biasa seharusnya khilaf, karakter Dong Yi trlalu baik kaya dewi agak kurang masuk di akal. Toh Dong Yi jg bukan nama asli Choi Sukbin jd anggap aja Dong Yi dan Choi org yg berbeda. Film/drama ini kan ttg JOJ ya suka2 yg bikin. Kalo masi nanya mana yang bener ntar aku bikin Ratu Pantai Selatan versi baik ya hahahaha... Mana mbak Tirza tau, hebat dong brarti imajinasi writernya. Aku jg setuju soal Camilla Parker itu hihihi. Kalo aku lihat sih ya apapun bs terjadi buktinya aku udh tulis di komentar sebelumnya :p

      Mbak Mega: Iudh ntn eps trakhir kan? Nanggung bgt ya? Seharusnya Yun udah agak gede jd dia tau knp ibunya rela mati minum racun, klo dia kabur bisa aja Sukjong diprotes mati2an trus diturunkan takhta, anaknya jg gak jadi raja. Kemudian nampilin wajah sengak Choi sukwon yg gagal jd ratu krn Sukjong ngeluarin dekrit yg melarang selir naik jadi ratu. Mana jg nih adegan suratnya hiks.. Aku kasian ama Dongpyeong :(

      Btw aku dpt artikel kalo aslinya makam Sukjong sm Heebin sebelahan hmm nambah cercaan dr fans Dong Yi gak ya? Huahahaha

      Delete
    2. Hehe iya Kak, mubazir kl ribut2 masalah ginian. Pencatat sejarah biasanya nyatet yg penting2 aja... Ttg rumor yg berkembang dan segala bumbu penyedapnya kan bisa juga sengaja disebar dg cara bikin novel ttg kisah Ratu & JOJ spt di episod 21 sebelumnya.. :D

      Yg penting kita enjoy nontonnya. Terlebih lagi aktingnya Kim Tae hee & Yoo Ah In jempolan bgt disini :)

      Terima kasih info2nya ya Kak, aku baca komen2 Kak Astrina di episode sebelumnya. Daebak!! :D

      Delete
    3. iya Mbak Astrina aku udah liat episode 24'nya hehehe...
      iya aku emang kurang sreg sama endingnya, terkesan terlalu terburu-buru dan di paksakan buat tamat. Satu-satunya scene yg ngena buat aku itu waktu Ok Jung meninggal di pelukan Sukjong, terus Sukjong bilang "aku cinta kamu Ok Jung-ah" sisanya entah kenapa aku ngerasa gak dapet feelnya :(
      sampe episode terakhir pun si Sukbin gak di liatain lagi gimana nasib dia setelah Ok Jung meninggal. Aku pikir bakalan ada epilog sekitar 3-5 menit buat ngeliatin kehidupan Sukjong dan si Sukbin itu setelah Ok Jung gak ada, dan ngeliatin gimana masih cintanya Sukjong sama Ok Jung, tapi gak ada -____- Btw adegan surat-suratan kaya yg di novelnya jg gak ada yah Mbak? padahal itu bisa jadi ending yg ngena banget lho, bisa klimaks dan bikin berkesan, tapi ini mah abis gitu aja, si Sukjong nangis-nangis di jembatan Cwi Seon Dang, tamat deh. Huhuhu padahal ekspektasi ku buat episode terakhir itu bakalan wah gitu... tapi... yasudin lah :D
      Dan oh iya, kalo di drama JOJ ini kan sebenernya Sukjong udah ngijinin Ok Jung buat kabur yah Mbak, tapi si Ok Jung malah balik lagi ke istana. Padahal biarin aja kalo Sukjong di turunin dari tahta dan PM Yun gak jadi naik tahta, bukannya malah bagus? mereka jadi bisa hidup bahagia bertiga jadi rakyat biasa yg gak selalu di tekan sama intrik politik. Kalo emang kenyataan (sejarah) aslinya begitu, sungguh sangat di sayangkan pilihan Ok Jung buat balik lagi ke istana :(

      Delete
    4. Hahaha mau sebelahan atau jadi satu nggak ngaruh lha mb kalau aku,,terlanjur cinta pada tontonan pertama dong yi jewel in the palace yayy !!

      Delete
  14. kecew banget sama drama ini.
    Gak percaya, padahal sosok sukbin kalo di sejarah kan baik.
    malah dia mendoakan keselamatan ratu di pengasingan..
    lah drama ini.
    sosok heebin juga tidak sesuai dgn sejarah.
    kalo aku baca heebin itu haus akan kekuasaan dan ambisius.

    ReplyDelete
  15. Selain Choi sukwon yang menyebalkan, dayang Hong juga sangat menyebalkan....

    ReplyDelete
  16. Mgkn emg udh nsibnya yoh ah in ditgal ma psangnya di stiap drma yg dia mainkan.
    Stu2nya yg ga ninggalin dia ya cma song jong ki, ga ad deh yg nglahin cntanya gu yong ha bt moon jae shin....
    He....he maap ya mbak tirza mlah koment ga pntg....

    ReplyDelete
  17. kurang setuju kalo sejarah ditulis oleh pemenang...klo di negri kita mungkin iya
    baca catata mb TIRZA yg ini
    http://kadorama-recaps.blogspot.com/2010/10/sillok.html

    disitu tertulis bahwa sillok berisi sejarah joseon ditulis secara lengkapoleh org yg ditunjuk sbg ahli sejarah di setiap kejadian ketika raja bertahta....

    yg ingin sy perjelas disini bahwa, joj hidup sebelum ada raja yeongjo/anak sukbin (di drama ini), atau yeongjo masih kanak2 (di drama dong yi)
    jadi yeongjo belum bertahta alias belum berkuasa.....jadi joj ditulis sejarahnya pd masa sukjong bertahta....apa mungkin catatannya dirubah saat yeongjo berkuasa....??? yg sy pikirkan mana bs sillok diubah seenaknya bahkan oleh raja yg berkuasa saat itu
    bahkan raja taejong saja tdk bs mencegah apa yg akan ditulis oleh pencatat sejarah....saat itu raja taejong tidak ingin kajadian jatuhnya dr kuda ditulis oleh pencatat sejarah, eh tetap ditulis juga.

    gimana menurut mb tirza?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo menurut aku sih, blm tentu jg ap yg ditulis pejabat penulis sejarah itu, bnr2 yg terjadi saat itu.
      Bs aj mrk disogok ma menteri ato siapa lah yg pengen memutar balikkan sejarah.
      Krn kita ga tau pasti jg gmn kenyataannya yg saat iti terjadi.
      Sejarah bs aja dimodifikasi krn wkt itu yg nulis jg manusia n kita yg hidup di jaman skr cm bs menebak2 aja.
      Hanya Tuhan yg tau apa yg bnr2 terjadi di masa lalu.

      Delete
    2. Kalo aku blg ga dirubah, sillok/annals ga bs dirubah liat aja di eps JOJ trakhir, yg ngasi hukuman ttp Sukjong.. Dan ttp pasti dicatat, tp... bs aja dihapus oleh raja setelahnya. Ngerti kan? Hehe ga usah diributin soalnya mba Tirza aja udh ngakuin klo ini drama yg plg mirip. Gmana klo kita ngumpulin sejarah bangsa kita? :D

      Delete
    3. @Astrina, sejarah aslinya aku juga ngga tahu hehe..semua yang ku ketahui berdasar catatan dari wiki dan browsing mas Google kesana sini :)
      Ini ada link wiki tentang Park Myeong Bin dan P. Yeon Ryeong
      http://ko.wikipedia.org/wiki/%EB%AA%85%EB%B9%88_%EB%B0%95%EC%94%A8
      http://ko.wikipedia.org/wiki/%EC%97%B0%EB%A0%B9%EA%B5%B0
      Bisa diulik wkk..

      Oya, ngomongin soal sejarah bangsa Ind, aku masih penasaran, apa benar harta raja-raja nusantara ini diangkut untuk membangun Bank Dunia? Setelah itu bank dunia jadi kaya dan bisa memberi pinjaman pada bangsa2 lain?
      Aku belum dapat info akurat, penasaran tapi belum dapat sumber yang benar. Any help?

      Delete
  18. eh asa kenal.ternyata ada emaknya rania

    episode paling manis menurutku
    antara inhyeon,sukjong dan ok jung.seperti kembali ke nol lagi.tapi sayang ya sudah terlambat
    malah yg terbayang di otakku adegan pas queen inhyeon versi dong yi mau wafat.saling menggenggam tangan dan berterimakasih.


    sejarah korea keknya ga kaya indo yg bisa di ubah seenak udel pemenang.karena sillok ga bohong.keren ya yang ngasih ide soal cilok.:D

    ReplyDelete
  19. Aaahhh.. Runtuh deh image Dong Yi kuuuu.. Agak ga rela kk.. Antara sebel sm penasaran krna nanggung dgn cerita JOJ ini..
    Menurut aku mgkn di Korea bnyk yg lebih ngefans sm Dong Yi yg bikin JOJ rating nya jelek, banyak yg ga rela Choi Suk Bin nya diceritain sbg wanita yg culas kyk di JOJ ini..
    Termasuk aku.. Hehehe.. Tp udh kepalang nanggung 1 episode lg, lanjuuut kakaaa.. ('̀⌣'́)ง

    ReplyDelete
  20. Setuju dgn pendapat ida
    Sejarah ttg ratu inhyeon yg jd pedoman cerita2 saeguk jg diambil dr buku yg ditulis oleh dayang istana pd masa itu ( berarti raja yeongjo belum berkuasa ), hny di drama ini ratu inhyeon berbaikan dgn selir jang malah musuhan dgn selir choi
    Menyangkut makam sukjong,,bukan kah setelah sukjong meninggal yg berkuasa adalah anak heebin..bisa aja yun yg memerintahkan sukjong dimakamkan di sebelah heebin kan..hahahhahahaha kan baik yun maupun yeoning sama2 syg ibunya

    Tp menurut ku gelar suk dr selir choi bukan sembarangan diberikan...pasti krn ada sebab nya
    Jika dilihat dr drama ini karakter selir choi terlalu melenceng dr gelar baikhati nya..seolah2 sukjong memberikan gelar itu dgn tutup mata

    Saya bukan penggemar dong yi maupun JOJ...tp dr sekian banyak cerita yg mengangkat ttg ratu inhyeon n sukjong..hanya di drama ini JOJ nya berhati malaikat
    Drama ini banyak mengubah karakter...menurutku...:)

    ReplyDelete
  21. aku heran apa bener choi dong yi itu choi suk bin. soalnya kan di daftar selirnya sukjong, yang marganya choi cuma satuuu
    kalo choi di joj sama di dong yi itu org yg sama, kok karakternya beda buanget. T_T

    ReplyDelete
  22. episode 24 jang ok jung = episode 56 dong yi
    cuman berbeda sudut pandang doang...
    bener gak?

    ReplyDelete
  23. kok aq malah berharap cerita ini yang nyata ya?,habis semua nya kayak berlandaskan cinta sukjong banget gituuu u.u...

    ReplyDelete
  24. HmЂм(.̮)Mmm˚°◦º.. Anggap kalo choi beda dg dong yi... Jauhhh bgd abis πŶª... Nikmati saja film πŶª.. :) cz aku suka bgd ma dong yi d drama dong yi..

    ReplyDelete
  25. Berhubung saya sudah nonton dong yi dan juga JOJ, saya lebih pro sama cerita JOJ, lebih masuk akal. Kalau memang choi (dong yi) dicintai banget sama raja dibandingkan cintanya raja sama JOJ, pasti Choi yang diangkat jadi Ratu, eh malah Choi (Dong Yi) dibiarin keluar dari istana, dan di drama Dong Yi juga rajanya jarang berkunjung ke rumahnya Dong yi. Chi Soe Dang juga bukti cinta Raja kepada JOJ. Walaupun diturunin jadi ratu, masih bisa jadi Hee Bin. Tapi intinya, namanya juga pria, JOJ udah gak ada, Choi pun jadi,hehehe

    ReplyDelete
  26. Aku nemu bacaan baru nih, ini dapet dari FP Facebook resminya Jang Ok Jung.

    1659
    - Jang Ok Jung was born.
    1661
    - Yi Sun/Grand Prince Myeongbo was born.
    - Lady Kim Inkyung was born.
    1667
    - Grand Prince Myeongbo became the Crown Prince of Joseon at the age of 6.
    - Lady Min In-hyun was born.
    1669
    - Lady Kim Yoo-Nah was born. (later concubine of King Sukjong).
    1670
    - Choi Dong Yi was born.
    1671
    - Crown Prince Myeongbo married Lady Kim In-kyung.
    - Lady Kim In-kyung became Crown Princess of Joseon at the age of 6.
    1675
    - King Heonjong, father of Crown Prince Myeongbo died.
    - Crown Prince Myeongbo became King Sukjong, at the age of 14.
    - Crown Princess In-kyung became Queen
    1680
    - Queen In-kyung died, at the age of 19.
    1681
    - King Sukjong married Lady Min In-hyun.
    - Lady Min In-hyun became Queen at the age of 14.
    1686
    - King Sukjong (25y/o) made Jang Ok Jung (27y/o) as his concubine with the title of Sukwon (4th rank junior).
    1687
    - Lady Kim In-won was born.
    - King Sukjong (26y/o) made Lady Kim Yoo-Nah as his concubine with the title of Gwi-In (1st rank senior).
    1688
    - Lady Jang So-ui (29y/o) gave birth to Prince Yun.
    - Lady Jang Sukwon elevated to So-Ui (2nd rank senior).
    - Lady Jang So-ui elevated to Bin, earning the name of Jang "Heebin".
    - Queen Inhyeon was deposed as Queen.
    - Lady Kim Gwi-In was deposed on her residence.
    - Lady Jang Heebin was promoted as Queen, earning the name Queen Bu-ok.
    1693
    - King Sukjong (32y/o) made Choi Dong Yi (23y/o) as his concubine with the title of Sukwon.
    1694
    - Lady Choi Sukwon gave birth to Prince Yeoning.
    - Lady Choi Sukwon was elevated to Suk-ui (2nd rank junior)
    - Queen Inhyeon was reinstated as Queen of Joseon.
    - Queen Jang Bu-ok was demoted back to Lady Jang "Heebin".
    - Lady Kim Gwi-In was also reinstated in the Palace as King Sukjong's concubine.
    1699
    - Lady Choi Gwi-in was elevated to Bin, earning the title of Choi "Sukbin".
    - Lady Park Sukwon gave birth to Prince Yeonryeong.
    - Lady Park Sukwon was elevated to Suk-ui.

    1701
    - Queen Inhyeon (34y/o) died of unknown disease.
    - Lady Jang Heebin (42y/o) was sentenced to death by poison.
    1702
    - King Sukjong (41y/o) married Lady Kim In-won.
    - Lady Kim In-won became Queen at the age of 15.
    - Lady Park Suk-ui was elevated to Bin, earning the name of Park "Myeongbin".
    1703
    - Lady Park Myeongbin died.
    1712
    - Lady Kim Gwi In was promoted to Bin, earning the title of Kim "Yeongbin".
    1718
    - Choi Sukbin died (49y/o) on her private residence.
    1719
    - Prince Yeonryeong, son of King Sukjong by Lady Park Myeongbin, died at the age of 20.
    1720
    - King Sukjong died on Goyang, Gyeonggi Province, at the age of 59.
    - Crown Prince Yi Yun ascends the throne as King Gyeongjong, at the age of 32.

    Jadi disitu tertulis jauh sebelum ada Dongyi atau Choi Sukbin, ada selir lain selain Ok Jung, Kim Gwi in tahun 1688. Dia juga dikeluarin dari istana di tahun yg sama kaya Ratu Inhyeon di keluarin. Terus Park Myeongbin juga ada di masa Inhyun, Ok Jung, Dongyi. Park Myeongbin udah ada dari tahun 1699, dan di tahun itu dia masih jd Park Sukwon, baru di tahun 1702 diangkat jd Park Myeongbin. Sedangkan Inhyeon dan Ok Jung meninggal di tahun 1701, jd seharusnya di dalam cerita Park Myeongbin juga ada. Park Myeongbin juga punya pangeran, tapi sayang meninggal muda (1719). Bisa jadi kalo anaknya Park Myeonbin gak meninggal, tahta selanjutnya setelah Yun (anak Ok Jung) bisa jadi pindah ke dia, bukan ke anaknya Sukbin.
    Tapi gak tau deh itu bener atau ngga, aku nemu di FP Facebooknya JOJ... disitu adminnya gak ngasih sumbernya sih.. hehehehe ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. klu yg saya baca disitu jg,gwi in itu yg pilih ratu in hyeon soalnya dia cemburu sama joj,stlh joj jd ratu sptnya cinta suk jong jg agak mendingin ya,dia punya byk selir,pertama adalah sukbin,stlh suk bin punya anak ke3 dia ambil myeong bin,ada jg yg mengatakan klu suk bin cemburu dgn myeong bin dan mencoba membunuh dia dan anaknya(kayak joj di dong yi),dan anaknya park myeong bin mrpkn kesayangan raja suk jong

      Delete
  27. Eh tapi kalo liat di wikipedia, selir Kim Gwi In itu urutannya di bawah Park Myeongbin, padahal Kim Gwi In udah ada dari tahun 1688, sedangkan Park Myeongbin baru ada di tahun 1699. Ah tau ahh, pusing, yg jelas bininya Sukjong ada 10.. hehehe

    ReplyDelete
  28. Menurut aku, cerita di Dong Yi malah lebih masuk akal.

    Hanbok yg dipakai pemain Dong Yi jauh lebih anggun dr pada di drama JOJ ini. Terutama hanboknya Hee Bin yang kelihatan beda dr yg lain (mulai dr aksesorisnya yg lebih rame, trus waktu dia di bagian jahit jg beda ama dayang yg lain) sedangkan waktu di Dong Yi, hanboknya gak ada perbedaannya, entah Dong Yi atau dayang yg lain.a.

    Make up pemain.a juga kurang sesuai. Lebih cocok di Dong Yi (lebih sesuai karakter). Jadi klw cuma liat muka pemain.a aja tanpa berekspresi udah greget dulu, klw ditambah ekspresi pemainnya malah tambah greget :D

    Trus, Istana di Drama JOJ ini kelihatan gersang, tapi waktu di Dong Yi hampir disetiap tempat ada pepohonan. Terus istananya agak sepi (dayang.a kurang kali yah) hehehe :D

    Raja Sukjong disini juga kesannya agak plin plan, gak setegas peran.a Raja Sukjong di Dong Yi. Trus kenapa yah pakaian raja.a biru terus, setau aku peraturannya (klw Raja jubahnya merah, sedangkan biru untuk putra makhkota). Raja di drama JOJ ini, masa muda terus, harusnya kan udah ada jenggot sm kumisnya (kaya mentri2).

    Terus, klw disambung sm ending cerita tentang Hee Bin yg ambisus karena kekuasaan (yg sekarang jd cerita rakyat gitu), disini juga ga kelihatan.

    Waktu Hee Bin dihukum mati, kenapa Yi Yun.a masih kecil ya, terus ga ada Yi Geum. Padahal menurut sejarahnya Raja Yeong Jo ini pernah nyuruh Pangeran Sado untuk tinggal diluar istana supaya jd Raja yang kuat ky dia (Yeongjo/ Yi Geum) sampai akhirnya Pangeran Sado meninggal karena suatu insiden. Akhirnya raja Jeongjo yg naik tahta :D. Diambil kesimpulan bahwa Raja Yeongjo bener2 pernah diasingkan sampai nyuruh putranya untuk tinggal di luar Istana. *sesuai pengalaman dia.

    Trus klw di Dong Yi, Ratu Inhyeon itu lebih suka bunga bleeding heart (menurut aku bunga ini jg lebih cocok sm karakter Ratu Inhyeon yg Kalem) dan Jang Ok Jung yg lebih suka bunga Peony (sesuai banget sama karakter Hee Bin).

    tapi gak taulah *bingung*, Gmn menurut mba Tirza?? Lebih bagus Dong Yi atau Jang Ok Jung, live in love?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo q lebih suka dramanya dong yi.. choi sukwon di drama ini kepengen q getok deh kepalanya, mungkin karena q sudah suka banget dengan choi sukwon ketika diperankan oleh han hyo joo. jadi waktu liat choi sukwon di JOJ, jadi pengen di bejek-bejek tuh mukanya... *astagfirulloh..

      Delete
  29. mb, sejarah yg bener yg di dong yi atau jang ok jung ?

    agak bingung jadinya

    ReplyDelete
  30. Haloo mba tirza,mau ikutan comment boleh yaa :p
    Menurut aku sih ini cerita dibikin sm si pro joj,hehe selama ini kan kt tau sejarah joj yg jahat krn yg bikin cerita selanjutnya ya generasi si choi itu hahhaha *maksa bgt*
    Btw,ak nunggu sinopsis eps24 nya nih dr mu mbak,makasih bgt lho setia nulisin eps lengkap joj! :*

    ReplyDelete
  31. aq sangat benci sama orang macam lady ckwon ini,suka mem ptnah orang hiiiiiiiiiiih

    ReplyDelete
  32. baca aja novel ny,, biar tau sejarahny yg sebenarny

    ReplyDelete
  33. mba saya boleh posting sinopnya di blog saya? nanti saya sertakan link dan sumbernya..

    ReplyDelete
  34. Meskipun nggak tahu sejarah aslinya..............aku tetep suka sama ke3 org ini:Inhyun,Okjung,Dongyi.ke3nya Berjuang demi posisinya masing2..itu yg buat aku suka sama ke3 org tadi...........^^

    ReplyDelete
  35. Baru aja selesai nonton ending drama jang okjung sediih banget lihat endingnya coba pahamin sambil baca sinopsisnya mba tirza ... Tapi cukup terhibur baca komen-komen diatas ternyata banyak juga yang penasaran dengan kebenaran cerita sejarah kehidupan jang hae bin wanita fenomenal diusia yang tak lagi muda 27 tahun (bila dibandingkan dgn wanita-wanita di sekeliling raja sukjong yg muda belia dah jadi pendamping raja) bisa dengan sukses menjadi ratu dalam jangka waktu 2 tahun saja pastilah dia wanita teristimewa di hati baginda alias cinta bangeeet :) dan mungkin setelah menjadi ratu jang hae bin mulai ditinggalkan raja (sibuk mungkin dengan urusan kenegaraan kunjungan-kunjungan kemanaa gitu )karena itulah dia berusaha dengan segala macam cara untuk bertahan mendapatkan perhatian raja tetapi pilihan yang diambilnya salah sehingga membawanya pada kematian.sewaktu jang hae bin meninggal puteranya baru berusia 13 tahun sebuah usia yg pasti sdh dapat memahami apa yg sedang terjadi dan wafat ketika usianya 36 tahun,seharusnya dia punya cukup waktu dong untuk membersihkan sedikit sejarah mengenai ibunya (23 tahun gituu)tapi salut deh sama raja dia tetap megang janjinya pada jang hae bin untuk menjadikan puteranya raja penerusnya itu tandanya raja memang punya ruang khusus di dalam lubuk hatinya untuk seorang jang hae bin (kan biasanya kalau benci sama ibunya ada kemungkinan benci juga dong sama anaknya )tapi sekali lagi aku suka sama drama ini dan sama semua pemainnya dan terimakasih yang paling banyak tentu buat mba tirza seorang yg telah sudi meluangkan waktunya untuk nge recap :) bolak-balik tiap hari ke blog buat nge cek dah di post atau belum gumawo onnie :)ditunggu ya proyek selanjutnya
    Tapi yang pasti gara - gara ni drama aku penasaran tingkat dewa nih sama sosok dan wajahnya jang okjung dan raja sukjong lukisan yg pernah mba muat tentang gambar mereka itu kira-kira bener ga yaa ? Kalau bener iyaa sih jang okjungnya cantik tapi lihat lukisan raja sukjong kok kayaknya ga ganteng -ganteng amat ya mba hehehehehe duh maah mba komennya kepanjangan nih :)

    ReplyDelete