Year 2014 : The Year of God Opening Doors for Miracles

Monday, July 11, 2011

Sinopsis Lie To Me episode 14

Ah Jung berdiri di depan wartawan dan media. Mereka tanya kenapa Ah Jung berbohong. Ah Jung berkata kalau ia ingin menjadi wanita yang menikah dengan pria kaya seperti Hyun Ki Joon di depan teman-nya. Itulah mengapa dia mengarang kebohongan seperti ini. Dan mengatakan kalau dia adalah istri Hyun Ki Joon di depan Tuan dan Ny. Chen.

Salah seorang reporter tanya apa Hyun Ki Joon terjebak dalam kebohongan Ah Jung dan tidak bisa menyangkal.
Ah Jung membenarkan, karena gosipnya sudah semakin besar, Hyun Ki Joon tidak bisa berkata yang sebenarnya pada Tuan Chen, semuanya adalah salah Ah Jung. Hyun Ki Joon sama sekali tidak bersalah.

Reporter tanya, kenapa Hyun Ki Joon juga ikut berbohong.
Ah Jung berkata kalau ia ketakutan kebohongannya akan ketahuan, dan ia janji akan membantu mendapatkan investasi dari Tuan Chen. Ah Jung sudah membuat kontrak untuk tetap merahasiakannya.

Reporter tanya tentang kontrak itu dan semakin mendekat. Manager Park memerintah keamanan untuk menghentikan media dan menarik Ah Jung pergi.
Ponsel Ah Jung terjatuh dan diinjak oleh para reporter. Padahal saat itu Ki Joon telp

Hoon melaporkan semuanya pada Ki Joon. Ki Joon ingin tahu apa Ah Jung sudah mengaku.
Hoon berkata belum, tapi banyak reporter dan mereka tidak akan melepaskan masalah ini begitu saja.

Bibi Myung Jin telp dan minta Ki Joon tidak pergi ke Hotel, karena banyak reporter disana.
Ki joon berkata akan tetap ke Hotel dan mengatakan semuanya. Bibi melarang karena Ah Jung sudah mengatakan semuanya.

Ki Joon kaget, apa maksudnya?
Myung Jin : Dia berkata kalau semua ini terjadi karena kebohongannya dan mengatakan pada semuanya kalau itu adalah salahnya. Jadi kau diam saja mulai sekarang.
Ki joon : Apa maksud bibi?
Myung Jin : Pergilah kesini.

Ki Joon panik dan minta sopir putar arah. Park hoon berkata untuk menemui bibi dulu tapi Ki Joon membentak mereka untuk segera berputar. Ki Joon menangis.

Manager Park tanya mengapa Ah Jung melakukan itu. Ah Jung melakukan-nya karena ia menyebabkan semuanya. Ah Jung sudah memikirkan semuanya.
Park ingin mengantar Ah Jung dengan mobilnya, tapi Ah Jung berkata akan naik taksi saja.

Seorang anak buah Park datang mengembalikan ponsel Ah Jung. Manager Park berkata Ah jung pasti menjatuhkan-nya tadi. Park minta anak buahnya mencari taksi untuk Ah Jung dan menghalangi reporter agar tidak mengganggu Ah Jung.
Ah Jung naik taksi dan memikirkan semua kejadian masa lalu-nya dengan Ki Joon.

Ki Joon telp dari dekat rumah Ah Jung. Tapi tidak ada jawaban. Ki Joon pergi dan tidak lama, taksi Ah Jung tiba.

Ki Joon ada di bangku pinggir jalan istimewa itu. Ia mencoba telp Ah Jung lagi. Ah Jung ada di rumah dan memeriksa telpnya, ada banyak pesan dan missed call. Ki Joon telp, tapi Ah Jung tidak mengangkatnya.
Ki Joon melihat semua koran dipenuhi wajah Ah Jung.

Ah Jung jalan ke arah bangku itu dan melihat Ki Joon. Ki Joon menangis, apa kau sudah makan?
Ah Jung menahan tangis dan tanya apa perjalananmu menyenangkan?

Ki Joon : Ya. Kau baik-baik saja?
Ah Jung akhirnya menangis, tapi tetap berkata dia baik-baik saja.

Ki Joon jalan mendekat dan memeluk Ah Jung. Ah jung menangis tersedu-sedu, dan Ki Joon menangis tanpa suara.

Ayah Ah jung juga sudah membaca berita di koran dan Ah Jung minta maaf, Ayah pasti sudah kecewa padanya dan juga Ki Joon. Ah Jung minta Ayahnya jangan percaya pada berita di koran.

Prof Gong : Mengungkapkan kebenaran, itulah hukum. Siapa yang benar dan siapa yang salah. Apa orang itu penjahatnya atau bukan, biasanya kebenaran tidak akan diungkapkan dengan mudah. Sayang memang, tapi seperti itulah dunia.
Tapi siapa ayahmu, ayahmu tahu yang sebenarnya. Yaitu kalau Ki Joon bukan pria jahat, aku benar kan?

Ah Jung membenarkan, tapi ia tanya bagaimana Ayahnya tahu. Prof Gong berkata karena Ki Joon minum lebih baik dari pada dirinya.
Ah Jung tidak percaya, itu bukan ukurannya. Sebagai profesor hukum seharusnya mencari bukti.
Ayah Ah Jung berkata tidak perlu bukti, kalau dia sudah tahu semuanya.

Ah jung : Ayah, apa yang harus kulakukan?
Prof Gong memeluk Ah Jung, putriku..tidak apa-apa.

So Ran juga mendengar berita tentang Ah Jung. Jae Bum berkata kalau Ah jung sudah menemuinya dan memintanya sebagai pengacara untuk membantu masalah yang timbul.
So Ran heran kenapa Jae Bum baru cerita sekarang. Jae Bum membela diri, sebagai pengacara dia harus menjaga privasi klien-nya.

So Ran ingin telp Ah Jung tapi Jae Bum melarangnya, Ah Jung tidak akan mengangkatnya. So Ran curiga, apa kalian berkencan?
Jae Bum : Apa itu harus dibahas? Baru tadi juga kau tahu bagaimana perasaanku.
So Ran memeluk lengan Jae Bum karena merasa bersalah.

Staf Dept Kebudayaan syok dengan semua berita ini, mereka tanya Ah Jung apa Ah jung benar memberikan keistimewaan pada Hyun Ki Joon. Ah Jung hanya bisa minta maaf pada mereka.

Kepala bagian memanggil Ah Jung dan ingin tahu apa yang terjadi. Ah jung berkata akan mengundurkan diri dan bertanggung jawab.

Bossnya berkata kalau Menteri akan memanggil Ah Jung, jadi Ah Jung harus siap-siap.

Kim Kyu Jin heran bagaimana reporter bisa tahu kalau Hyun Ki Joon mengajukan hotelnya untuk festival kebudayaan. Berita seperti itu tidak akan mudah didapatkan.
Hyo Jun juga mengiyakan tapi jalan pergi dengan wajah bersalah. Sepertinya dia yang membocorkan berita itu pada reporter.

Ah Jung menghadap Menteri yang marah karena departemen Kebudayaan menjadi kacau dan website mereka jadi down (mungkin karena banyak yang mengakses) karena masalah Ah Jung. Menteri juga ingin tahu tentang surat pengunduran diri Ah Jung, apa maksudnya ini.
Ah jung hanya berkata minta maaf.

Menteri berkata ini adalah kesempatan terakhir Ah jung untuk meyakinkan-nya atau kalau tidak Ah jung harus menghadap Dewan dan pasti akan dipecat sebagai PNS selamanya.
Ah Jung sudah pasrah dan berkata tidak apa-apa jika memang itu konsekuensinya.

Bibi Myung Jin juga marah karena nilai saham mereka turun drastis. Ki Joon berkata jika investasi dari Presdir Chen masuk, maka keadaan akan baik lagi.

Bibi Myung Jin ingin tahu bagaimana caranya, apa Ki Joon berhasil membuat Tuan Chen tanda tangan kontrak secara rahasia saat ke Cina?

Ki Joon meminta bibi bersabar dan menunggu sebentar lagi. Bibi mengeluh kalau Ah Jung memang luar biasa.

Ki Joon curiga, apa Bibi melakukan sesuatu. Bibi marah, apa kau pikir aku memberikan uang pada Ah jung dan memintanya melakukan ini?

Ki Joon minta maaf. Bibi minta Ki Joon melupakan Gong Ah Jung untuk sementara ini dan konsentrasi kerja. Jika kau kembali pada posisi semula, maka kau akan melihat kalau semuanya akan berubah. Kau bukan Hyun Ki Joon yang sudah kubesarkan, akhir2 ini. Kau bukan Hyun Ki Joon yang kukenal.

Ah jung mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan kantornya.
So Ran ada di kantor Ah Jung, ia ingin bertemu Ah Jung. Mereka bertemu di lobi kantor Ah Jung.

So Ran kesal, seharusnya Ah jung tidak perlu keluar dan mencoba bertahan di kantornya. Kalau dipecat Ah Jung tidak akan bisa menikah. So Ran marah karena Ki Joon sepertinya tida bertanggung jawab dan sembunyi di balik Ah Jung.

Ah jung menyangkalnya, Ki Joon tidak seperti itu. So Ran berkata Ah Jung memang bohong, tapi tidak mencoab menjebak Ki Joon seperti apa kata media.
Ah Jung berterima kasih karena So Ran mencemaskannya.

Ah Jung tanya apa So Ran sudah tahu kalau dia minta bantuan hukum pada Jae Bum, untuk jaga-jaga.

So Ran berkata ia baru saja dari kantor suaminya dan berkata kalau tidak ada cara melawan orang di internet yang menyerang Ah Jung, jadi Jae Bum juga kesulitan.
Ah Jung : Tidak masalah, aku hanya tidak akan membacanya.

Ah Jung ketawa, ini lucu kan, aku bukan artis, tapi justru punya anti-fans (klub pembenci artis tertentu, tapi aku heran, buat apa orang2 membentuk anti-fans? bukannya justru tambah tenar artis itu? orang Korea memang aneh)
So Ran merasa cemas, tapi Ah jung berkata ia baik2 saja.

Ki joon minta Manager Park untuk mengumpulkan reporter, tapi Manager Park menolaknya.
Ki Joon teriak, hubungi mereka!
Manager Park berkata ia tidak bisa melakukannya.

Ki Joon ingin telp sendiri dan Park Hoon mencoba mencegahnya. Ki Joon teriak, minggir!
Manager Park minta Park hoon keluar dulu. Tinggalkan kami dulu, Park Hoon.

Manager Park : Dari Markas Besar Seoul sampai Pulau Jeju, ada total 14 cabang World Hotel. Juga, Gold Resort mempunyai 15 cabang diseluruh negeri.
Dari World Supermarket, kita memiliki 1600 toko diseluruh negeri. Juga, Asuransi World Life dan..

Ki Joon : Apa maksudmu dengan itu semua?

Manager Park : Kau bertanggung jawab memimpin semua grup ini. World Hotel ini memiliki 2500 staf, itu baru di Seoul.

Dengan keputusanmu, saham kita akan terus berfluktuasi beberapa kali dalam sehari. Setiap pernyataan yang kau buat, membuat keuntungan para pemegang saham kita juga berfluktuasi.

Ki Joon : Kau sudah mengatakan ini sebelumnya padaku.

Park : Tapi sekarang, kau ingin mengabaikan ini semua dan hanya memikirkan kehidupan pribadimu, tentang cintamu? Jika hanya akan menghancurkanmu, dan hanya akan membunuhmu saja. Aku tidak akan menghentikanmu.
Tapi karena tidak seperti itu, maka aku harus menghentikanmu.

Ki Joon : Jika aku tidak maju, dia (Ah Jung) akan terluka!
Park : Jika kau maju, apa yang akan dipikirkan oleh keluarga para staf World Grup?

Ki Joon : Jadi kau akan memintaku terlihat pengecut dan bersembunyi di balik seorang wanita?

Park : Ya, sembunyilah. Jika aku ada di posisimu, aku akan bersembunyi dimanapun. Bukan itu saja, aku akan melakukan banyak hal yang lebih buruk lagi!
Ki Joon : Kau, benar2..!
Park : Aku belajar semua ini darimu. Kau berkata itu satu2nya cara untuk bertahan.
Ki joon tidak bisa melakukannya.

Park : Kalau begitu mundur dari posisimu. Jika kau tidak melakukannya, kau tidak pantas duduk di posisi itu. Kenapa? kau tidak bisa melepaskannya? Kalau begitu, tolong jangan lakukan apapun.

Manager Park keluar dan Ki Joon ngamuk, ia melempar sesuatu.
(Manager Park ini keren...otak bisnis memang harus seperti itu, kalau Ki joon ini makhluk langka di dunia nyata. )

Ah Jung menemui Sang Hee sambil membawa kotak. Sang Hee tanya kotak apa itu. Ah Jung berkata ia membersihkan mejanya, karena akan dipindah.
Sang Hee : Ah ..kau dipecat ya.
Ah jung : "Kau dipecat", bagaimana kau bisa mengatakan itu dengan mudah.

Sang Hee merasa tidak salah, karena kau bisa menulis surat pengunduran dirimu di atas kertas tissue, kau lumayan tidak punya pikiran. Mengatakan sesuatu tanpa batasan, apa lagi..dalam satu kali tanda tangan, kau punya tagihan 2 juta Won di kartu kreditmu untuk satu baju. Kau benar2 menyedihkan.

Ah jung berkata ia sudah sedih, tapi mendengar perkataan Sang Hee, ia semakin sedih.
Sang hee : Sedih? kau sama sekali tidak terlihat sedih.

Ah jung berkata ia pura2 tidak sedih, dia juga kesepian. Sang Hee tanya apa dia bisa menghibur Ah Jung?
Ah Jung minta Sang Hee mencobanya.

Sang hee menyanyi dan nyanyian-nya jelek sekali. Ah Jung ketawa, berhenti..berhenti menyanyi.

Sang Hee tanya, apa sekarang dia bisa menghibur Ah Jung, apa kakaknya sudah menyakiti orang yang ia cintai, dia kakakku tapi aku taruhan kalau kau benar2 membencinya, ya kan? Kau tidak perlu seperti itu.
Ah Jung berkata ia tidak terluka, ia juga tidak akan terluka mulai sekarang. Aku tidak punya penyesalan.

Ki Joon telp dan tanya dimana Ah jung sekarang.
Ah Jung : Kenapa? Apa kau tidak kerja sekarang?
Ki Joon : Karena aku Presiden-nya, aku bisa kerja kapanpun aku ingin, kau dimana?
Ah Jung : Di taman bermain, apa kau mau datang?

Sang hee tersenyum mendengar percakapan keduanya. Sang hee jelas sudah melepaskan Ah jung. Nice...

Ah Jung menemui Ki Joon sambil membawa kotaknya. Ki Joon ingin tahu kotak apa itu. Ah Jung bercanda, aku punya pacar kaya. Apa aku tidak bisa dipecat oleh kantor dan jadi pengangguran?
Ki Joon : Jika kau tidak mau kerja, kau bisa mengundurkan diri.

Ah jung berkata ingin istirahat. Ki Joon merasa bersalah, karena aku, kau terpaksa mengundurkan diri. Aku tidak bisa membiarkan itu.

Ki Joon mengajak Ah jung pergi. Ke satu tempat dimana kita belum pernah pergi sebelumnya.

Ki Joon mengajak Ah Jung ke tengah kota, di tengah banyak orang. Mereka gandengan tangan. Ah Jung heran dan tanya berapa lama lagi harus berdiri seperti ini.

Ki Joon minta Ah Jung menunggu sebentar. Ah Jung merasa malu karena banyak orang mengenali mereka.

Ki Joon sengaja teriak : Aku mencintai wanita ini! Aku benar2 sangat mencintai Gong Ah Jung! Aku, Hyun Ki Joon benar2 mencintai Gong Ah Jung!
Jika aku tidak melihatnya sehari saja, aku merindukannya setengah mati! Aku benar2 mencintainya!

Ah jung malu dan ingin melepaskan diri, tapi Ki Joon justru memeluk bahu Ah jung semakin erat dan tangan kananya menunjukkan tanda victory sambil nyengir.

Orang2 langsung berkumpul dan mengambil foto. Berita itu langsung direkam dan masuk internet. (Kapan lagi bisa potret KJH dan YEH sedekat ini ya ..)

Yoon Joo juga melihat rekaman itu dan bagaimana Ki Joon berteriak mengakui perasaan-nya. Yoon Joo menangis.

Tiga tahun lalu, Ki Joon tidak seperti itu mempertahankan Yoon Joo. Sekarang, mungkin kalau Ki Joon tahu Sang Hee suka dengan Ah jung, dia pasti tidak akan mau mengalah lagi :)

Media menyerbu Hotel lagi. Park Hoon minta mereka agar tenang dan Presiden sedang rapat, Presiden bukan tipe orang yang akan melakukan interview. Park Hoon minta mereka kembali.

Reporter tidak mau menyerah dan tanya sejak kapan Ki Joon kencan diam2 dan apa Park hoon sebagai sekretaris tidak tahu, apa benar Presiden Hyun Ki joon akan menikah.
Hoon tidak tahu, ia tetap minta mereka pergi. Karena menghalangi pekerjaan mereka.

Reporter berkata banyak yang ingin tahu kisah cinta Hyun Ki Joon (ceritanya chaebeol paling populer se-Korea)
Hoon minta mereka kirim e-mail saja, Hoon akan menjawabnya satu per satu.

Ki Joon tanya persiapan festival kebudayaan pada Manager Park tapi dia tidak menjawab. Manager Park memberikan koran dan tanya, apa ini idemu?

Ki Joon melihat fotonya dengan Ah Jung, tapi dia tetap tanya soal pekerjaan, kapan perbaikan kamar suite dimulai?

Park tidak percaya ini, kau benar2 luar biasa, bukan saja kau menghemat biasa konferensi pers, kau juga bisa memperbaiki image-mu. Serta mencegah Gong Ah Jung-ssi terluka. Benar2 Hyun Ki Joon yang kukenal.

Ki Joon berkata itu terjadi begitu saja.
Park : Terjadi begitu saja?

Ki Joon mengaku ia melakukannya karena gila, demi Gong Ah Jung.

Park : Kau selalu...membuatku tidak punya pilihan lain selain belajar darimu. Kau membuatku merasa bersalah atas kata2ku kemarin. Aku ingin minta maaf.
Aku harus menghormatimu. Tapi untuk Gong Ah Jung-ssi, jangan biarkan dia mencintaimu. Kuharap kau akan mencintainya, sebagai seorang wanita.

Ki Joon : Ji Yun, kita ketemu nanti diluar kantor.

So Ran mengajak Ah Jung ke salon dan berkata kalau hidup Ah jung sedang berbunga-bunga. Ini karena Ki Joon mengakui perasaan-nya di depan umum.
Para pekerja salon mulai mengenali Ah Jung.

So Ran yakin Ah Jung pasti menyukainya. Ah Jung membenarkan, tapi ia juga ketakutan.
So Ran : Aku tidak mengerti dirimu, kau mendapatkan pria terbaik di Korea dan ia teriak kalau dia mencintaimu di depan semua orang dan kau bilang kau takut, bukannya menyukainya.

So Ran hanya mengingatkan, kalau nanti mereka menikah, Ah jung tidak boleh lupa kalau So Ran yang secara tidak langsung menjodohkan mereka.
Ah Jung : Pernikahan apa? Apa yang kau lakukan untuk kami?

So Ran : Bukannya untuk aku makanya kau bohong? Jika kau tidak bohong, apa kau akan bertemu Hyun Ki Joon? Aku membuat kalian bersama.
Ah Jung membenarkan.
So Ran minta dibelikan baju rancangan designer untuk jasanya ini. (Kalo berjasa menjodohkan orang biasanya harus diberi hadiah, seperti baju mahal. Itu kebiasaan di Korea)
Ah Jung : Baiklah, terima kasih.

Padahal tanpa So Ran mereka juga sudah kenal di bar itu dan insiden di RS. Tapi memang tidak akan seru kalau tanpa So Ran hahaha...

Ki Joon bertemu Manager Park diluar. Park berkata ini sudah malam, kenapa kau memanggilku keluar, Presiden?

Ki Joon : Park Ji Yun, aku memanggilmu keluar sebagai teman. Senang melihatmu tersenyum.
Ji Yun mengaku tidak bisa melihat kesalahan Ki Joon lagi.

Ki Joon heran, ia melihat Park selalu sibuk sampai Ki Joon tidak bisa bernafas. Bagaimana orang bisa hidup hanya memikirkan pekerjaan?

Ki Joon menuangkan bir untuk Manager Park. Park tanya apa Ki Joon bahagia dengan kehidupannya, kerja sambil kencan.
Ki Joon mengiyakan dan Park berkata kalau Ki Joon terlihat bahagia.

Ki Joon : Apa kali ini aku akan berhasil?
Park : Kau..benar2 mencintai Nona Gong Ah Jung, apa yang kau suka darinya?

Ki Joon : Impulsif, cuek, dan banyak kekurangan. Tapi dia juga sangat jujur, sangat polos. Dia kadang seperti anak-anak. Kadang tidak memakai kepalanya, tapi memakai hatinya untuk menghadapi dunia, seperti hidup di dunia lain. Jadi aku juga tidak tahu bagaimana memperlakukannya.

Park : Hyun Ki Joon, kali ini kau tidak boleh menggunakan otakmu. Ikuti kata hatimu, ok?
Jika kau merasa duniamu berbeda, maka masuklah ke dunia-nya, tapi jangan berharap kau akan mendapat semuanya. Ada beberapa hal yang akan hilang, jika kau tidak apa-apa dengan itu ya lakukan saja.

Ki Joon : Kau benar-benar temanku.

Ah Jung melihat2 etalase toko dan banyak orang melihatnya. Tiba-tiba Ki Joon muncul dan berkata siapa ini, cantik sekali.
Ki Joon melihat Ah Jung, wow..kau benar2 cantik sekali.

Ah Jung memukul Ki Joon, apa yang kau lakukan, semua melihat kita.
Ah Jung ingin pergi. Ki Joon menggandeng Ah Jung, kemana? nonton film atau makan?

Ah Jung minta Ki Joon yang memutuskannya. Ah Jung melepaskan tangan Ki Joon, ia malu karena banyak yang mengenali mereka.
Ki Joon membenarkan, berita di koran sungguh besar. Ia justru ingin menyebarkan ke seleuruh dunia, agar tidak ada pria lain yang mendekati Ah Jung.
Ah jung malu dan menarik Ki Joon pergi.

Mereka kencan di mobil, Ah Jung ngomel, nanti kita hanya bisa kencan di mobil.
Ki Joon tanya apa Ah Jung merasa terganggu karena orang mengenali mereka.

Ah Jung membenarkan, ia ingin kencan seperti orang lain, minum kopi, makan, nonton film bersama dan jalan bergandengan tangan.

Ki Joon : Bagaimana kalau kita ke luar negeri saja?
Ah jung : Bertemu sebentar denganmu seperti ini saja sulit, dan kau masih ingin ke LN?

Ki Joon ingin berhenti kerja saja. Ah Jung melarangnya, apa kau gila? melepaskan pekerjaan di perusahaan sebagus itu?
Ki Joon : Tunggu sebentar, kau menyukaiku atau kau menyukai perusahaanku?

Ah Jung menggodanya, kau tidak tahu?
Ki Joon : Tidak tahu.
Ah Jung : Keduanya.

Ki Joon merengut dengan lucu, Ah Jung memegang kedua pipi Ki Joon, kau lucu sekali, seperti ini paling lucu.
Ki Joon : Mulai besok, kau harus mengikuti jadwalku.
Ah jung setuju.

Paginya, Ki Joon meminta Ah jung keluar rumah pagi2. Ah jung hampir tidak mengenali Ki Joon karena Ki Joon mengenakan jaket dan menaikkan penutup kepalanya.
Ah Jung mengeluh, kenapa minta orang keluar pagi2 sekali. Ki Joon berkata ia merindukan Ah Jung.
Ah Jung protes, aku masih mengantuk!

Ki Joon mengajak Ah jung olah raga, Ah Jung tidak mau.
Ki Joon : Kenapa?
Ah Jung : Karena orang akan mengenali kita dan mengganggu kita, ini melelahkan. Aku akan kembali tidur.

Ki Joon : Tunggu..tunggu, kau harus menjaga tubuhmu lebih lagi disaat kau tidak kerja.

Ki Joon menarik tutup kepala Ah jung sampai menutupi wajahnya, kalau seperti ini, tidak ada yang mengenali kita. Ayo!

Ki Joon menarik Ah jung. Ah Jung teriak, aku tidak bisa melihat! aku tidak bisa lihat!

Ki Joon mengajak Ah Jung mendaki gunung dan Ah Jung tidak sanggup lagi dan pegangan pada Ki Joon.

Ki Joon : Itulah sebabnya kau harus lebih sering olah raga! Dengan kondisi tubuh seperti ini, bagaimana kau bisa meraih hal besar dalam hidup?
Ah Jung : Kau bisa menghabiskan uang untuk olah raga di gym. Tapi aku selalu sibuk mengurus masalah umum. Mana punya waktu untuk olah raga?

Ki Joon : Oh kau PNS yang baik..

Mereka melihat mata air dan Ah Jung ingin air, tapi Ki Joon minum lebih dulu di mata air itu.
Ah jung juga ingin minum, tapi Ki Joon minta ia berhenti.

Ki Joon melarang Ah Jung menggunakan tangannya, nanti tangan Ah Jung akan disini. Ki Joon mengambilkan air untuk Ah jung dan membantunya minum.
Ah Jung berkata airnya sangat menyegarkan.

Ah jung membuka tutup kepalanya, sehingga banyak orang mengenalinya. Oh..apa ini kau? Ini Presiden Hyun Ki Joon!

Beberapa wanita paruh baya mengelilingi mereka. Aigoo..Nona Gong Ah Jung. Aku benar2 iri padamu. Kau benar2 beruntung. Semua wanita iri padamu. Kau harus memperlakukan pria seperti ini dengan baik.

Kencan berikutnya, Ah Jung dan Ki Joon mengenakan kacamata hitam dan jaket bertudung lagi di bioskop. Ki Joon yakin tidak akan ada yang menganali mereka.
Ah Jung : Kita bukan selebritis, kenapa kita harus bersembunyi?

Ki Joon minta Ah jung menikmasti saja, bukannya gadis2 suka hal seperti ini. Ah Jung tidak suka. Dan usaha mereka juga gagal, beberapa anak mengenali mereka dan minta tanda tangan keduanya.

Yoon Joo menemui Anggota Konggres Park. Mereka jalan di taman. Ayahnya tanya, biasanya jika anak perempuan mencari Ayahnya, pasti ada permintaan. Apa kau juga sama?
Yoon Joo : Ayah.

Bibi Myung Jin menemui Ki Joon. Akan ada pertemuan pemegang saham besok pagi. Agenda mereka adalah memecatmu sebagai Presiden.

Kesalahan Ki Joon banyak sekali, hal-hal yang dilakukannya untuk mendapatkan investasi dari Presdir Chen sampai liputan media yang besar2an telah membuat hotel ini rugi besar.
Pemegang saham sangat resah. Jadi apapun yang dikatakan bibi sia-sia saja.

Ki Joon heran, kenapa bibi baru mengatakannya sekarang. Bibi Myung Jin berkata untuk apa tahu lebih awal, tidak ada gunanya.

Ah Jung menghadap komite disiplin. Mereka berkata tidak peduli apa yang dikatakan media, komite disiplin punya prosedur dan cara kerja mereka sendiri untuk dipatuhi.
Ketua Komite : Petugas Gong Ah Jung, katakan pada kami situasi sebenarnya.

Ah jung minta maaf. Komite tanya apa Ah jung bertanggung jawab atas konferensi internasional di Gold Resort?
Ah Jung membenarkan. Juga kalau Presiden Hyun Ki Joon adalah pemimpin Gold Resort.

Ah jung heran : Kenapa anda menanyakan ini?
Ketua Komite : Jawab saja pertanyaan-nya.

Ki Joon juga harus menghadapi sidangnya sendiri, Pertemuan ke-67 World Grup dimulai. Mereka akan mulai mengambil suara dan akan memecat Hyun Ki Joon.

Komite tanya apa Presiden Hyun Ki Joon dan Gong Ah Jung punya hubungan istimewa, jika ya, dalam proses pemilihan lokasi konferensi, apa kau memberikan perlakuan istimewa pada resort milik kekasihmu?

Ah jung : Perlakukan istimewa apa? Apa ini? Saya memilih resort dengan hati-hati tanpa berat sebelah.

Ketua Komite : Berat sebelah atau tidak, akan diputuskan oleh anggota komite. Apa benar seperti kata media, kau punya hubungan istimewa dengan Presiden Hyun Ki Joon.
Ah Jung membenarkan.

Di World Hotel,

Pemegang saham siap memberikan suaranya. Hyun Ki Joon berdiri dan minta kesempatan untuk memberikan penjelasan.
Tapi mereka menolak dan siap mengangkat tangan untuk memberikan suaranya.

Manager Park tiba-tiba masuk, maaf saya mengganggu pertemuan. Ada telepon dari pihak Presdir Chen. Rencana bisnis yang sudah diperbaiki dan diajukan kembali oleh Presiden Hyun Ki Joon akhirnya disetujui.
Bibi Myung Jin kaget dan juga senang, dia tanya Ki Joon : benarkah? Apa itu benar?

Park membenarkan, Presdir Chen akan tiba dua hari lagi.
Ki Joon lega dan semua pemegang saham bertepuk tangan.

Ah Jung duduk di bangku mereka. Ia mengingat lagi kata-kata anggota Komite. "Kami akan menentukan apa selama proses menentukan resort yang akan digunakan kau memberikan perlakuan istimewa untuk perusahaan kekasihmu atau tidak."

Ki Joon datang, ia melihat Ah Jung mengamati foto di ponselnya dan berkata ia tidak suka dengan fotonya. Ki Joon mengeluh karena wajahnya selalu muncul di media.

Ki Joon : Ada sesuatu yang bagus terjadi padaku hari ini.

Ah Jung : Itu bagus. Kalau aku, ada sesuatu yang buruk terjadi padaku hari ini.

Ki Joon tanya ada apa. Ah Jung berkata bukan apa-apa. Ki Joon mendesaknya.
Akhirnya Ah jung berkata kalau dia dipanggil Dewan Disiplin, tapi mereka belum memutuskan apapun. Ah Jung harus menunggu hasilnya.

Ah Jung : Kau bagaimana Ki Joon?
Ki Joon : Presdir Chen sudah memutuskan untuk investasi dengan kami.

Ah Jung senang sekali, benarkah? itu benar2 hebat!
Ki Joon : Kau segembira itu?
Ah Jung membenarkan, karena baginya ini sangat penting. Ki Joon merasa menyesal karena atas bantuan Ah jung, ia mendapatkan investasi tapi karena Ki Joon, maka Ah Jung kemungkinan besar akan dipecat.
Ah Jung berkata Ki Joon harus baik padanya.

Ki Joon mengiyakan dan mengajak Ah jung pergi. Ah Jung heran, kemana? Sepanjang hari kau hanya tahu mengatakan ayo pergi.

Ternyata Ki Joon mengajak Ah jung pulang untuk menghadap Prof Gong. Ki Joon berlutut di depan Ayah Ah Jung, ia minta maaf karena Ayah pasti sangat sedih karena putrinya mengalami semua masalah ini. Ini salahnya.
Ki Joon : Semua kekacauan ini timbul karena kesalahan saya, tolong hukum saja saya.

Prof Gong menunjukkan tampang sangar, Apa kau tahu mengapa kau salah?
Ah Jung berusaha menahan ayahnya agar tidak marah.

Tapi Prof Gong tetap marah, apa kau benar2 tahu kesalahanmu? Mengapa kau dibodohi oleh kebohongan putriku? Jika mau dipikir lagi, kau seharusnya bersikap lebih baik padanya, mengapa membuatnya menangis?

Jika kau membuatnya menangis, kau seharusnya bertanggung jawab. Mengapa membuatnya mempermalukan dirinya sendiri? Ada banyak pria yang berbaris untuk kencan dengan putriku, mereka memohon padaku untuk mengijinkan mereka kencan dengan putriku sekali saja, apa yang akan kau lakukan?

Ki Joon : Anda tidak bisa membiarkan itu terjadi.
Ah Jung minta Ayahnya jangan bohong.

Prof Gong ke Ki Joon : Dasar brengsek. Ingatlah satu hal. Tujuan dari hidup adalah cinta. Hidup tanpa cinta itu tidak ada artinya. Kalian berdua membuatku menyadari hal ini.

Tidak masalah apa kalian berdua mengorbankan segalanya untuk yang lain. Perasaan berharga itu...kalian berdua sudah membuktikan apa yang kusadari. Jadi, aku bangga kalau kalian berdua sudah melakukan dengan benar, meskipun semua orang di dunia ini melempari aku dengan batu.

Ah Jung mulai terharu, Ayah...

Prof Gong melanjutkan, tentu saja, karena harga dirinya, putriku sudah berbohong padamu sebelumnya. Itu adalah tindakan yang kekanak-kanakan. Tapi coba lihat dia sekarang? Apa dia tidak berubah? Dia akan semakin berubah mulai sekarang, ini semua karena kekuatan cinta yang mengubah seseorang.

Ki Joon berterima kasih pada Ayah.
Prof Gong : Terima kasih untuk apa? karena kau sudah disini, kita harus minum. Ronde kedua!

Ah Jung : Ayah!
Prof Gong memperingatkan Ki Joon: Kau harus siap mental.

Ki Joon berkata dia juga tidak akan mengalah pada Ayah kali ini, karena mereka sedang bertanding.
Ah Jung : Ki Joon.

Prof Gong : Apa yang kau tunggu? Waktu itu aku membuatkanmu sup anti mabuk, kali ini bukankah giliranmu melakukannya? Cepat! pergi dan siapkan snack.
Ki joon mengiyakan dan bergegas ke dapur.

Ki Joon pulang dengan mabuk. Ah Jung sekarang yang jalan dibelakangnya untuk membantu Ki Joon, apa kau baik-baik saja?

Ki Joon berkata, tentu saja, memangnya siapa aku Hyun Ki Joon 5 paket ..tampan, bertanggung jawab, berwawasan luas, berpendidikan, dan sopan. Tapi yang paling kusuka adalah aku ini tampan.
Ah Jung mencemaskan Ki Joon, bagaimana kau bisa pulang seperti ini.

Park Hoon datang untuk menjemput Ki Joon. Ki Joon memeluk Ah Jung. Park Hoon mendekat dan Ki Joon memeluk Park Hoon juga.
Hoon cemas, apa kau tidak apa-apa?

Ah Jung minta maaf pada Park Hoon, Karena Presiden, kau pasti banyak mengalami kesulitan. Aku minta maaf.
Tidak apa-apa, kata Park Hoon. Park Hoon meminta Ki Joon bergegas.
Ki Joon ke Hoon, kau tahu perasaanku, kan? kalau begitu tunggu saja di mobil.

Ah jung heran, kenapa? pergi saja.
Ki Joon tetap minta Hoon menunggu dalam mobil. Hoon mengerti, ia menunggu dalam mobil sambil berkata, silahkan bersenang-senang.

Ki Joon mendorong Ah Jung ke pagar semak, Ah jung panik, apa yang kau lakukan?

Ki Joon : Ah Jung-ah...jadilah milikku. Ayah bilang kalau ..kalau banyak pria yang mengantri.
Ah jung : Itukah sebabnya mengapa kau cemas?
Ki Joon : Bukan cemas, cemburu. Jadilah milikku.

Ah Jung : Aku tidak mau.

Ki Joon : Setelah semua orang tahu tentang hubungan kita apa kau masih mau putus dengan oppa?
Ah Jung : Apa kau melamar sambil mabuk?

Ki Joon berkata kalau Ah Jung adalah miliknya. Park hoon akhirnya membantu Ki Joon masuk ke mobil.

Ki Joon masih mengeluarkan badannya dari jendela mobil, ia memeluk Ah jung, Gong Ah Jung kau milikku sekarang.
Mobil Park Hoon mulai jalan, Ki Joon tetap tidak melepaskan pelukannya. Ah jung berkata ini bahaya, pergilah.

Setelah Ki Joon pergi, Ah jung bicara sendiri, Oppa? dia pikir dia itu oppa? Ah jung geli.

Ah jung senang sekali dan bicara pada bonekanya, Gong Ah Jung adalah milikku.

Paginya, Presdir Chen, Ki Joon dan Bibi Myung Jin menandatangani perjanjian. Mereka saling jabat tangan.
Bibi Myung Jin berkata dengan ini, World Grup akan bergandengan tangan dengan China Gold. Mari kita membangun jaringan hotel terbaik.
Ki joon berkata ia tidak akan mengecewakan Presdir Chen.

Chen : Aku sudah membaca berita tentangmu. Karena aku, kau pura-pura jadi suami dan istri. Tapi karena aku juga, kau sudah bertemu wanita yang baik.
Ki Joon berterima kasih.
Chen berkata ia akan mengadakan perjamuan makan malam, dan istrinya ingin bertemu dengan Ah Jung. Ki Joon janji akan mengajak Ah Jung.

Ki Joon langsung mengatakan ini ke Ah jung. Ah Jung kaget dan senang, Apa aku boleh hadir?
Ki Joon berkata kalau Ny. Chen sangat ingin bertemu Ah Jung dan Tuan Chen menyuruhnya mengajak Ah Jung.

Ah Jung masih ragu, bagaimana ia bisa pergi bersama Ki Joon kesana, sementara ia sudah terancam pengangguran.
Ki Joon berkata kenapa tidak, dengan wajah secantik itu..

Ah Jung tanya tentang cafe tempat mereka bertemu (A Twosome Place), bagaimana dengan tempat ini? Apa aku membuat coffee shop seperti ini untukku? Kudengar pendapatannya bagus.
Ki Joon : Jika kau mau, tidak masalah membuka beberapa cafe.

Ah jung geli, sudahlah Presiden Hyun. Jika aku mau aku akan bergantung pada kekuatanku sendiri.
Ki Joon, tapi kau harus pergi ke pesta denganku, kau tidak bisa menolak.

Ah jung sibuk memilih baju untuk pergi ke pesta.

Tuan Chen sangat senang dan berterima kasih pada Park yang sudah merancang pestanya. Ia sudah lama ingin mengadakan pesta ini.
Bibi Myung Jin dan Ibu Yoon Joo berbasa basi dengan Tn-Ny. Chen. Anggota Dewan Park juga mengundang reporter yang ingin bicara dengan Tuan Chen.

Ki Joon datang bersama Ah jung yang tampil anggun dengan black cocktail dressnya.

Ny. Chen langsung bersemangat saat melihat Ah Jung, ia langsung menyapanya. Tuan Chen juga.
Ah jung membalas salam mereka.

Ny. Chen langsung memeluk Ah Jung, aku ingin memelukmu, karena saat aku sedih, kau memelukku.

Tuan Chen berkata kalau istrinya sangat menyukai Ah Jung, Ny. Chen ingin berterima kasih pada Ah Jung.

Bibi Myung Jin terlihat kurang senang dan memandang Ah Jung. Ah jung mengucapkan salam ke Bibi Myung Jin.

Bibi mengajak Ki Joon menjauh untuk bicara berdua. Ki Joon berusaha menyenangkan bibi dan mengambilkan makanan kesukaan-nya. Tapi Bibi Myung Jin menghindar dan membuat Ki Joon menjatuhkan makanan-nya.

Bibi marah karena Ki Joon tidak mengatakan padanya sebelumnya.
Ki Joon berkata kalau Bibi toh akan melihatnya hari ini, apa gunanya mengatakan-nya lebih awal. Kau pasti tidak suka mendengarnya.

Myung Jin : Jika kau tahu itu kenapa kau melakukan ini.
Ki Joon berkata kalau Tn dan Ny. Chen lebih ingin bertemu Ah Jung daripada dia.

Myung Jin : Gong Ah Jung?
Ki Joon : Ya, jadi kau jangan seperti itu.

Myung Jin masih kesal, kenapa melakukan ini padahal orang tua Yoon Joo ada disini. Tidak tahu malu.
Ki Joon : Tidak apa-apa.

Reporter yang tadi bicara dengan Chen juga mendekati Ah Jung, hari ini anda sudah memberikan bahan yang bagus untuk berita.
Ah jung heran, bahan apa?
Reporter : Bagaimana perasaanmu menjadi kekasih CEO World Hotel?

Ki Joon mendekati Ah Jung dan tanya siapa pria ini. Ah Jung berkata kalau dia adalah reporter yang dekat dengan Anggota Dewan Park.
Ki joon tanya apa reporter sedang melakukan wawancara sekarang?

Reporter itu minta maaf, begitu melihat Ah Jung, ia merasa ingin tanya. Dia ingin tahu bagaimana perasaan Ah jung karena tiba-tiba menjadi Cinderella?

Ki Joon berkata kalau pertanyaan itu seharunya ditujukan padanya, karena Ah jung dia tiba-tiba berubah jadi pangeran.
Reporter : Benarkah?
Ki Joon kesal, kenapa kami harus menjawab pertanyaan disaat seperti ini.

Anggota Dewan Park tertawa dan heran kenapa Ki Joon seperti ini, lalu minta reporter kenalan-nya itu untuk pergi.

Ah Jung sekarang yang dapat telp. Halo? siapa ini?
Ternyata itu dari pihak dewan komite, saya akan mengatakan keputusan Komite Disiplin.
Ah Jung : Ya?
Staf Dewan Komite : Gong Ah Jung, anda dipecat. Saya minta maaf. Saya...tutup telp sekarang.

Ah jung tertegun. Ki Joon mendekat dan tanya ada apa, telp apa itu?
Ah Jung menahan tangis dan jalan menjauh, Ki Joon maaf, aku pergi dulu.

Ah Jung tersandung dan membuat ukiran es di pesta itu ambruk. Ah jung berdiri sendiri, ia minta maaf dan menangis. Meninggalkan sepatunya.
Ki joon mengejarnya, Ah Jung!

Ah Jung tidak pakai sepatu, saat dengar suara Ki Joon dia sempat berhenti, tapi jalan lagi tanpa menoleh sambil menangis.
Ki Joon : Ah Jung! Ah Jung!

Lie 13

5 comments:

  1. gomawo ka tirza untuk sinopsis LTM-nya..udah seminggu lumutan nungguin sinopsis LTM dr ka tirza..he

    ReplyDelete
  2. Kasian Ah Jung...tp yah... emang gak mungkin menjadikan semua hal yg terbaik dlm hidup ini milik kita...nti orang lain gak kebagian..
    Makasih ya M'Tirza..

    ReplyDelete
  3. salam kenal mba tirza,, sinopsisnya enak skali dibacanya... smoga tetep setia & semangat membuat sinopsis dorama koreanya...
    kalo mau nonton dorama online nya dmana ya? karena aku udh coba di mysoju tp kok ga bagus & ga bisa diliat??

    ReplyDelete
  4. gomawo,,,, udah kasih sinopsis ynk bgtu daebak,,kekeke

    ReplyDelete
  5. Yg membocorkan ke wartawan bkn Hyo Jun (rekan A Jung) tapi Direktur Jung yg dipecat dari World Hotel. Sampai akhir cerita jg gak ketauan sama Ki Joon. Lagipula gak masalah lagi, karena semuanya akan berakhir happy :)

    ReplyDelete