Sunday, May 2, 2010

Personal Taste episode 9

Episode 9 : I'm Your Man


Younha, Can't Believe it thank : SuperSelfControl Youtube






Jin Ho keluar dari RS, Kae In tidak melihatnya. Jin Ho sedikit terguncang. Ia baru menyadari perasaan-nya pada Kae in dan tidak tahu harus bagaimana.

Di kantor, Sang Jun mencemaskan Jin Ho yang sama sekali tidak bisa dihubungi setelah keluar kantor tadi. Apa ada yang terjadi? Sang jun merasa ini tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Tae Hoon merasa ini pasti masalah wanita.

In hee datang dan Sang Jun berkata Jin Ho pergi dan belum pulang sejak tadi, ia mengundang In hee minum teh. In hee tentu saja tidak menolak.

Chang Ryul mengantar Kae in pulang dan ia mendapat telp dari ayahnya. Chang ryul berkata ia mengantar Kae in dulu dan akan menemuinya, Kae in tidak mengatakan apa2 mengenai percakapannya dengan ayah Chang ryul.

Kae in mengirim SMS pada Jin ho, tapi Jin ho ragu2 membukanya. Chang Ryul ingin berhenti di SPBU dulu agar Kae in bisa makan, Jin Ho juga mengisi bensin. Saat mobil Jin Ho pergi, mobil Chang Ryul masuk.

Sang Jun mengajak In Hee makan malam, In hee terus menuang arak dan Sang Jun mulai mabuk. Sang Jun berkata kau sama sekali tidak minum? In hee terus memancing apa Jin Ho kencan dengan seseorang. Sang Jun karena mabuk mulai banyak bicara.

Sang Jun berkata Jin ho itu benar2 normal, pengakuannya waktu itu hanya suatu kesalahan saja.

Kae In dan Chang Ryul sampai di Sang Go Jae, Kae in melarang Chang Ryul masuk. Chang ryul berkata ia hanya ingin menunggu sampai kae in tidur dan setelah itu ia pergi, that's all. Tapi Kae in menolak. Chang Ryul heran, mengapa kau bisa demikian berubah dalam sekejap?

Kae in berkata ini karena Chang Ryul, sekarang aku lebih mencintai diriku sendiri. Chang Ryul berkata ia akan menjadi pria yang akan mencintai Kae in sepenuhnya.

Young Sun datang dan ia langsung memukul pundak Chang Ryul. Apa yang kau lakukan di sini hah? Chang Ryul membungkuk halo, nanti aku akan memberi salam lebih resmi. Resmi apa, kata Young sun. Kae in berkata Chang Ryul kau harus pergi.

Jin Ho kembali ke kantor dan Kae in terus menelp-nya. akhirnya Jin Ho mengangkat telpnya.

Kae in berkata ia tadi kejatuhan papan dan pingsan, Jin Ho tidak terlalu antusias mendengarnya, lalu?! Kae in jadi merasa aneh, kau tidak apa2? Suaramu kedengaran aneh. aku tidak terlalu luka kok. Jin ho menjawab aku tidak apa2. Jin ho berkata ia nginap di kantor dan Kae in tidak perlu menunggunya.

Young Sun mendengar percakapan itu dan berkata paling tidak Jin Ho harus memperlihatkan sedikit perhatian pada Kae In. Young Sun menegur Kae in apa ia masih mau kembali pada Chang Ryul? Kae in meyakinkan Young Sun ia tahu yang ia lakukan.

In Hee menelp Jin Ho dan pura2 ketakutan karena ada pencuri di apartemennya. Jin Ho datang dan In hee langsung memeluknya. (evil woman..) Bahkan In hee sampai membuat berantakan apartemennya agar terlihat benaran. In Hee beralasan ia tidak bisa menelp Chang ryul maupun Kae in.

Jin Ho memeriksa dan merasa apartemen In hee aman, dan ia akan pergi. In hee meminta Jin Ho tinggal. Jin Ho menolak dan berkata tidak nyaman. In hee mulai memancing, bukankah sebenarnya tidak masalah bagi Jin Ho karena selama ini ia tinggal dengan Kae in. Jadi kalau dengan Kae in tidak apa2 tapi aku tidak?

Akhirnya Jin Ho mengalah dan ia berkata akan tidur di sofa In hee. In Hee berkata Jin Ho sepertinya sangat tidak nyaman berada di dekatnya. Jin Ho tidak tahan lagi dan ia langsung pergi. Jin ho berkata sudah mau pagi.

Kae In menunggu di rumah, ia tidak bisa tidur, memeluk boneka Jin no-nya. Ia bertanya-tanya mengapa Jin Ho bersikap seperti ini dan ia minta jawaban dari boneka itu haha..oh lion ..

Paginya, Kae in mengintip ke kamar Jin Ho yang ternyata kosong. Bahkan Kae in membuka laci baju Jin Ho untuk mengecek. Lalu bergumam, "Dia pasti berpikir aku wanita aneh." Kae In berencana membawa baju dalam untuk Jin Ho haha, akhirnya Kae in berkata ah tidak apa2 ini kan antar teman.

Di kantor, Sang Jun mengaku kemarin ia makan malam dengan In hee dan mabuk, ia membicarakan Jin Ho hanya tidak ingat omong apa. Sang Jun mendesak Jin Ho untuk mengambil foto Sang Go Jae dan Jin ho menolaknya karena dilarang Kae In.

Sang Jun tidak peduli, ia bahkan mau menyelinap untuk mengambil gambar Sang go Jae. Sang Jun melihat Jin Ho ragu2. Apa ini karena Kae In? Jin Ho diam saja. Sang Jun mulai mengerti.

Tiba2 Kae in masuk ke kantor Jin Ho, dan mendelik pada Jin Ho. Tapi cuma bercanda. Kau harus menjelaskan padaku kemana kau. Kae in bahkan membawakan pakaian dalam untuk Jin Ho dan juga kaus kaki. Jin Ho kaget, kau membuka laciku? Kae in berkata kita teman kan?

Kae in tanya apa Jin ho merasa bersalah karena tidak ada di sisinya ketika ia luka? Jin Ho menyangkalnya tapi jelas Jin ho tersentuh.

Jin Ho tanya, mengapa aku harus mencemaskanmu? Bukankah Kae in seharusnya lebih fokus pada balas dendamnya? Kae in menjawab, kau tidak tertarik pada apapun kecuali keberhasilan pekerjaan-mu iya kan? Jin Ho mengiyakan. Kae in lalu pergi. Jin Ho tidak menyusulnya.

Di museum, Kae In mengecat balok2 sambil ngomel. Do Bin masuk, dan ia tanya kenapa dahi Kae In? Kae in berkata ia terbentur tapi tidak apa. Do Bin tanya apa yang dibuat Kae In, kok bentuknya sama? Kae in menjelaskan ia membuat partisi. Nanti akan digabung menjadi tembok. Do bin berkata bagus juga warnanya macam2 anak2 pasti suka. Kae in membenarkan, ia dengar warna akan memacu kerja otak anak2. Do bin suka, "Good idea."

Kae in mentraktir Choi Do Bin kopi. Kae in mengucapkan terima kasih atas usaha Do Bin. Do bin tanya apa Kae in tahu rasanya keuntungan dari cinta bertepuk sebelah tangan ? Mereka mulai membuat daftar, tidak perlu mengeluarkan uang untuk orang itu, atau mengharapkan apapun.

Do Bin merasa Kae in punya pengalaman bertepuk sebelah tangan. Kae in merasa ia tidak yakin dengan ini, tapi ia tidak boleh membebani pria itu. Do bin juga merasa sama.

Jin Ho datang ke museum dan In Hee melihatnya. Kae in melihat mereka dan mendengar saat In hee tanya apa Jin Ho lelah karena menginap di rumahnya semalam, sepertinya Jin Ho tidak cukup tidur.

Ayah Chang Ryul mendesak agar Chang Ryul segera kembali dengan Kae in, ia juga berkata Kae In seharusnya bisa mengerti pesannya. Chang Ryul langsung kaget, apa yang ayah katakan pada Kae In? Ayah Chang Ryul mengaku, ia berkata ia tahu siapa ayah Kae In, maka ia akan diperlakukan dengan baik. Chang Ryul kesal sekali.

Do Bin memanggil Jin Ho karena ia akan memberikan bahan yang bisa membantu Jin Ho. Do Bin berkata ini bukan hal penting hanya ingin bertemu sebagai teman. Do Bin merasa lebih berani karena sudah didorong Kae in, maka ia mengusulkan agar bisa lebih dekat lagi. Do Bin mengutip kata2 Kae in mengenai cinta bertepuk sebelah tangan dan berkata bahwa tindakannya ini perlu keberanian.

Chang Ryul datang dan memberikan bunga pada Kae in, tepat saat Jin Ho dan In hee keluar untuk melihat semuanya (kayanya adegan klise kaya gini ngga akan pernah hilang dr Kdrama ya..hehe..bosen ngga sih?). In Hee mendekati mereka dan langsung memberi selamat pada Kae in, lalu In hee senang karena Chang ryul sudah pulih.

Wajah Jin Ho terlihat kaku, ia tahu Kae in melakukannya untuk balas dendam, tapi Jin ho menyaksikan sendiri Kae in didekati orang lain dan ia terluka.

Jin Ho akhirnya pergi makan dengan In Hee, yang ngoceh terus. Tapi Jin Ho tidak tertarik mendengarnya.

In hee mengundang Jin Ho minum untuk berterima kasih atas bantuan Jin Ho kemarin, tapi Jin Ho menolak. Lalu In hee sengaja mengeluarkan pil, ia beralasan ini adalah pil penenang karena ia gelisah karena kejadian pencurian kemarin malam. In hee masih takut sendirian malam ini, apa Jin Ho mau datang lagi semalam lagi?

Jin Ho mengantar In hee dan memeriksa apartemennya dan Jin ho memastikan semuanya aman. (neng kalo kemalingan telp polisi, bukan Jin Ho). Jin ho akan pergi dan In hee menggunakan taktiknya lagi dan mencium Jin Ho!

Jin Ho marah dan mendorong In hee, kau memilih pria yang salah! (girl, he's just not that into you!), In hee masih tanya, apa kau tidak menyukai wanita atau hanya aku? In hee menyatakan ia akan memegang erat Jin Ho, karena pada dasarnya kita ini sama. Menggunakan apapun untuk mencapai tujuan kita.

Chang Ryul mengantar Kae In pulang dan berkata ia dengar Kae in bertemu ayahnya. Chang Ryul berkata ia tidak melakukan ini karena ayahnya dan minta Kae in percaya padanya.

Sang Jun memutuskan untuk pergi ke Sang go Jae. Tae Hoon menolak ide Sang Jun dan Sang Jun membujuknya dengan memegang wajah Tae Hoon, hye Mi melihatnya lagi dan ia benar2 berpikir Sang Jun itu gay. hehehe

Hye Mi mengikuti mobil mereka dengan taksi dan ia akhirnya tahu dimana Jin Ho tinggal.

Tae Hoon dan Sang jun menahan Hye Mi dan membawanya masuk ke mobil. Hye Mi melihat jendela dan melihat Kae in yang sedang membuang sampah. Hye mi langsung murka, Jin Ho tinggal dengan wanita lain?

This scene is so hilarious, you should see when Sang Jun got mad, freaking funny...

Hye mi mau keluar tapi Tae Hoon dan Sang Jun menahannya. Sang Jun akhirnya kehilangan kesabaran dan menyuruh keduanya pulang. Sang jun punya urusan dan ia akan melakukannya sendiri.

Hye Mi menangis dan berkata pada ibu Jin Ho bahwa Jin ho tinggal dengan seorang wanita. Tae Hoon buru2 menjelaskan bahwa Jin ho terpaksa melakukan ini karena karirnya. Hye mi bersumpah akan membongkar alasan Jin Ho tinggal di rumah itu.

Sang Jun masuk dan mengarang cerita bahwa Jin ho meninggalkan dokumen penting, Sang jun minta diantar keliling Sang Go Jae. Kae in melihat dengan bingung dan Sang Jun buru2 menjelaskan bahwa ia mimpi tinggal di tempat seperti ini bersama istri dan anaknya. Kae in tambah bingung, bukankah Sang jun gay?

Sang Jun buru2 membuat alasan lagi, itu mimpi ibunya untuknya. Dan Kae in jadi simpati. Sang jun minta teh panas, Kae in menyiapkannya dan Sang Jun langsung mengeluarkan kamera dan mengambil gb dg cepat.

Jin ho pulang dan melihat Sang Jun dan melihatnya mengambil gambar. Sang jun menyadari Jin Ho melihatnya dan merasa Jin ho segan melanjutkan penyelidikannya tentang Sang go Jae. Sang jun mengingatkan Jin ho mengapa dia tinggal di sini, apa perasaannya pada Kae in membuatnya tidak bisa membedakan antara bisnis dan urusan pribadi?

Jin Ho menjawab, ya, aku tidak bisa membedakan lagi mana bisnis mana urusan pribadi. Ini pernyataan tidak resmi Jin ho kalau ia mencintai Kae in. Sang jun melihat Jin Ho sangat terganggu dan tanya apa Jin Ho bisa melepaskan pekerjaan ini demi wanita itu.

Jin Ho menemui Kae in dan berkata ada yang harus ia katakan, "Aku datang ke Sang go Jae..." dan Sang Jun muncul mengganggu mereka, ia berkata ada kucing masuk, Kae in langsung keluar mencari kucing itu dan Sang jun minta Jin Ho jangan mengatakan apa-apa.

Setelah Sang Jun pergi, Jin Ho dan Kae in tegang. Kae in memikirkan Jin ho menginap di rumah In hee dan Jin Ho memikirkan bunga dari Chang Ryul. Jin Ho mengucapkan selamat pada Kae in dan tanya apa Kae in bisa mengakhirinya dengan mudah, kalau dilihat dari ekspresinya saat mendapatkan bunga, Kae in sepertinya suka. Kae in berkata ia akan mengakhirinya jika Jin ho berkata sudah berakhir. Jin ho berkata itu terserah Kae in.

Jin Ho mematikan ponselnya agar In hee tidak telp, tapi In hee-de vil justru menelp Kae In. Kae in memberikan ponselnya pada Jin ho. Setelah Jin ho selesai, ia kesal dan berkata apa Kae in tidak bisa berkata bahwa Jin Ho tidak mau terima telp? Kae in juga kesal, bagaimana aku bisa tahu itu?

Kae in berkata ia tahu Jin Ho menginap di apartemen In hee. Jin Ho jadi heran. Jin Ho menjelaskan kemarin ada pencuri di apartemen In Hee, Kae in berkata meskipun demikian, saat ia mendengarnya, hatinya sakit. Teman baiknya dicuri oleh In Hee lagi. Jin ho meyakinkan Kae in itu tidak akan terjadi.

Tiba2 Chang Ryul menelp. Kae in menjawabnya dan Jin Ho merasa Kae in jatuh hati lagi pada Chang Ryul dan Jin Ho pergi dengan membanting pintu! Aww he's jealous haha..I like the cheesy part like this.

Malamnya, mereka sama2 tidak bisa tidur. Paginya Kae in bicara dengan penjual kayu, ia tanya dimana diantara kedua pria itu adalah pacar Kae in. Kae in heran. Kae in mendapat laporan kalau pria kedua berkata ia adalah teman Kae in tapi nada suaranya terdengar seperti seorang kekasih yang cemas setengah mati.

Kae in tahu pria itu pasti Jin Ho dan ia memanggil Jin Ho untuk piknik di taman. Kae In menyiapkan makan siang untuk Jin Ho (beli, bukan buat sdr kaya Jandi hehe, yg praktis2 aja..)Kae in berkata ia selalu ingin melakukan ini dengan teman prianya , Jin ho mendengus bukankah seharusnya Kae in melakukan dengan Chang ryul?

Kae in mengucapkan terima kasih karena Jin Ho sudah datang ke RS. Kae in heran bagaimana Jin Ho menemukan toko kayunya? Jin ho berkata ia menelp semua toko kayu sampai ia menemukan yang tepat.

Kae in tanya bagaimana jika ia menjadi pria? apa Jin ho akan merasakan yang lain dengannya? Jin ho berkata ia tidak bisa membayangkan itu.

Kae in menempelkan nori sebagai kumis palsu dan mau tidak mau Jin Ho tertawa dan kebekuan-nya cair. Mereka menghabiskan waktu dengan senang2.

Penyelidik yang di sewa Chang Ryul lapor, tidak ada bukti Jin Ho itu gay. Chang Ryul langsung menelp Kae in yang tentu saja tidak mengacuhkan telp Chang Ryul. Kae in jalan2 dengan Jin Ho.
Kae in pura2 jadi pria dan ia juga minta Jin Ho mencoba pakai baju wanita "atas nama persahabatan". Jin ho membalas, "Aku lebih memilih mati atas nama persahabatan." Kae in langsung berlutut satu kaki dan Jin Ho berlalu karena malu.

Kae in berkata sendiri, "Aku berpikir begitu lama apa yang bisa kulakukan untuk berterima kasih padamu. Aku ingin berkata aku mencintaimu. Tapi aku tidak punya keberanian, jadi aku memutuskan untuk menjadi pria. Seperti aku bersamamu, aku ingin melihatmu gemetar karena aku. Ini adalah Park Kae in peramal cuaca."

Dalam perjalanan pulang Kae in berkata ia ingin menjadi pria. Jin ho berkata, "aku suka Park Kae in apa adanya."

Chang Ryul gelisah dan ia mencari Kae in, Chang Ryul menelp In hee apa ia bersama Jin Ho. Chang Ryul berkata selama ini Jin ho hanya pura2 jadi gay. Keduanya pergi ke Sang go jae.

Chang Ryul kesal, Jin Ho tinggal bersama Kae in di rumah yang sama, ini tidak bisa dibiarkan.

Maka begitu Jin Ho-Kae in pulang, Chang Ryul langsung memukul Jin Ho.

Chang Ryul, "Beraninya kau mencampuri hidupku. Apa yang kau lakukan pada Kae in? Kau brengsek kotor?"

Jin ho berkata ia tidak melakukan apapun, Chang ryul marah dan mau memukul Jin ho lagi, tapi kali ini Jin ho sudah lebih siap.

In hee mulai membela Jin Ho, Jin ho menghindari perkelahian, tapi Chang Ryul mau memukul lagi, kali ini Jin Ho memukulnya. Chang Ryul jatuh ke tanah.

Kae In otomatis langsung mendekati Chang ryul dan tanya apa ia tidak apa2. Jin Ho melihat mereka dengan pandangan terluka.

Personal Taste 8
Personal Taste 7
Personal Taste 6
Personal Taste 5
Personal Taste 4
Personal Taste 3
Personal Taste 2
Personal Taste 1
Syukuran Personal Taste
Personal Taste Novel

Saturday, May 1, 2010

Dong Yi episode 11

Dong yi senang melihat Sukjong. Anak buah Sukjong bertempur dengan pria2 itu. Anak buah Sukjong berhasil mengalahkan mereka hanya ada satu yang menodongkan pisau ke leher Dong yi. Pria itu akhirnya terjatuh dan Dong yi langsung lari ke arah Sukjong.

Dong yi, "Tuan!"
Sukjong, "Apa sebenarnya...yang kau lakukan dan apa yang terjadi di sini? Mengapa di jam ini..kau ada disini..melakukan apa!!!!"

Anak buah Sukjong membawa orang2 itu di hadapan Sukjong dan Sukjong berkata agar mengirim mereka ke kantor polisi saja. Anak buah Sukjong mengerti dan pergi. Dong yi bernafas lega.

Seo yong gil mencari Sukjong di istana, tapi Kasim Han berkata Baginda keluar dan ia ingin menemui Seo Yong gil. Seo Yong gil kaget.

Dong Yi berterima kasih atas pertolongan Sukjong, Sukjong kesal, apa yang sudah ia katakan sebelumnya? Bukankah ia minta Dong yi untuk pergi dan kembali ke istana dengan lebih awal? Jika ia tidak kebetulan mau ke kantor polisi dan lewat sini, Sukjong tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Dong yi. Dong yi minta maaf pada Sukjong, Dong yi berkata hari ini, ia benar2 punya suatu yang penting. Sukjong, "Penting?"

Dong yi mengaku, hari ini ia sebenarnya mencari Sukjong. Sukjong heran, kau mencari dimana? Dong yi berkata ia mencari ke kantor pemerintah, tapi penjaga berkata Sukjong tidak mengenal Dong yi. Sukjong beralasan, oh dia pasti salah mengira aku dengan petugas Kang. Sukjong berkata bahwa Hanseong punya 2 Petugas militer, ia hanya salah satunya. Dong yi, "Benarkah?" Sukjong meyakinkan, "Bagaimana mungkin ia tidak mengakui Dong Yi?"

Dong yi menerima penjelasan Sukjong, aku kira Tuan sudah melupakan aku. Lalu Sukjong tanya sebenarnya Dong yi mencarinya untuk apa? dong yi menjelaskan dan Sukjong menyimak.

Oh Yun kaget karena Sukjong datang menyelamatkan Dong yi. Anak buah Oh yun lapor kalau orang2 itu dibawa ke kantor polisi untuk tuduhan berat oleh pengawal pribadi Sukjong. Oh Tae Seok saat mendengar berita ini dari keponakannya, ia benar2 bingung, apa yang sebenarnya terjadi, mengapa Baginda menyelamatkan pelayan itu dan apa yang sebenarnya terjadi. Oh Yun juga tidak tahu.

Seo Yong gil memberi salam pada Sukjong di kantor polisi. Sukjong berkata ia bertemu Dong yi dalam perjalanan kesini dan ia sudah tahu masalahnya. Seo Yong Gil mengiyakan, Sukjong ingin melihat mayat tukang obat itu sekarang. Seo yong Gil mengerti dan menunjukkan jalan pada Sukjong.

Dalam kamar mayat, ahli koroner mengoleskan cuka pada jari mayat itu dan mengusapnya dengan kain bersih dan Seo yong gil minta koroner melihatkan hasilnya pada Raja. Ternyata tidak ada apa2 dan ia mengangguk. Seo yong Gil berkata agar petugas koroner itu memegang Ban Ha dan memintanya mengulang percobaannya. Koroner itu mengusapkan cuka ke jarinya dan mengusap jarinya dengan kain bersih. Ternyata meninggalkan noda merah pada kain itu.

Ini membuktikan bahwa tukang obat itu tidak memegang Ban Ha di hari kematiannya. Ini juga membuktikan bahwa obat yang dibawa ke kediaman Lady Jang tidak mengandung Ban Ha. Sukjong mengerti. Teori ini dipikirkan oleh Dong yi dan anak itu yang menemukannya. Seo yong Gil membenarkan. Ini karena tukang obat dibunuh karena masalah pribadinya dan Seo yong gil merasa bahwa kejadian ini tidak akan meninggalkan jejak lagi tapi ternyata Dong yi bisa menemukannya.

Sukjong membenarkan. Sementara itu, Dong yi menunggu dengan gelisah di dept. musik.


Di Biro Internal, Inspektur kepala Yoon tanya apa persiapan untuk memindah Ladu Jang ke Uigyeongbu sudah siap. Anak buahnya membenarkan, Inspektur Yoon minta semua diurus dengan sempurna.

Dayang istana JeJo datang ke biro Penyelidik internal dan memuji pekerjaan mereka dan menjanjikan hadiah besar. Dayang Jo juga berkata jika masalah ini sudah selesai, Inspektur Yoon dan dirinya akan menemui Ibu Suri Myeong seong. Inspektur Yoon senang dengan pengakuan itu.


Dayang Jejo pergi dan anak buah Inspektur Yoon memberi selamat. Inspektur Yoon pasti akan segera naik pangkat. Sementara itu Dayang Jeong pergi ke toko obat itu dan karyawan tukang obat memberikan semua buku resep mereka. Dayang Jeong akan membawa buku resep obat itu dan ia ingat kata2 Dong yi, bahwa tidak ada Ban Ha dalam ramuan obat untukLady Jang. Dayang Bong datang dan Dayang Jeong tanya apa yang sudah ia temukan, ternyata menurut Bong, tidak ada yang menjual Ban Ha kepada tukang obat itu, Dong yi tidak berbohong. Dayang Jeong kaget.

Ibu Suri di kamarnya dan ia memandangi lencana petugas Min, kemudian ingat kata2 Jang. Dayang Do masuk dan tanya apa Ibu suri memanggilnya. Ibu Suri mengiyakan, dan minta dayangnya siap2, mereka akan keluar. Dayang Do tanya Yang Mulia mau kemana? Ibu Suri berkata bukankah sudah waktunya Lady Jang dipindah ke Uigyeongbu? Maka ia harus mengantar Jang pergi mengingat hubungan dekat mereka. Dayang Do mengerti.

Inspektur Yoon kaget saat dayang Jeong dan dayang Bong menghadapnya dan berkata agar menyelidiki kasus Lady Jang kembali. Karena hasil penyelidikan mengatakan bahwa penjual obat itu tidak mungkin memberikan Ban Ha pada Lady Jang, Dayang Jeong berkata bahwa Dong yi dari dept musik itu sudah mengatakan yang sebenarnya, maka kali ini mereka harus mengatakan pada Uigyeongbu yang sebenarnya. Inspektur Yoon, "yang sebenarnya? yang sebenarnya apa? kita sudah menemukan Ban Ha di kediaman Lady Jang, itu yang sebenarnya. Tidak ada catatan pembelian Ban Ha bukan berarti Jang tidak bisa menyelundupkannya dalam istana."

Dayang Jeong berkeras tapi Inspektur Yoon minta mereka tidak melanjutkan lagi. Tiba2 seorang penyelidik masuk dan berkata, Nyonya, Nyonya anda harus keluar.

Di luar, semua tegang karena Petugas perintah kerajaan (Do Seong Ji) datang dan Dayang Jejo memberi salam. Inspektur Yoon, Dayang jeong dan Bong keluar. Inspektur Yoon kaget bukankah itu pengawal kerajaan dan bukan Uigyeongbu? Mereka melihat Do Seong ji memberikan perintah kerajaan pada Dayang Jejo dan mereka melihat dayang jejo terperanjat. Semua merasa ada yang tidak beres.

(Do Seong ji adalah penasehat untuk perintah kerajaan, petugas tingkat I, membawahi 6 menteri. Pernah dijabat oleh Min jung ho di jaman Raja Jungjong, Raja ke-11 Joseon. sedangkan Sukjong Raja ke-19 Joseon)

Ibu Suri tanya bukankah seharusnya Lady Jang ditangkap oleh Uigyeongbu? Ibu Suri minta dayang Do memeriksa dan Menteri Jung In Guk masuk serta lapor ada masalah. Ibu Suri tanya masalah apa. Menteri Jung berkata bahwa Raja sudah mengeluarkan perintah untuk membebaskan Lady Jang. Ibu suri kaget dan tanya apa alasannya, Menteri Jung tidak bisa menjawab.

Akhirnya semua mendengar dari Dayang Jejo bahwa Lady Jang tidak bersalah, dan buktinya juga jelas. Buktinya ada di perintah kerajaan, polisi sudah mencantumkan semuanya dalam laporannya, lebih lagi buktinya dikonfirmasi oleh Baginda sendiri. Inspektur Yoon kaget mendengar Baginda terlibat dalam penyelidikan. Dayang Jejo tanya apa kalian tahu siapa yang menemukan buktinya? Bukan lain daripada Dong yi, dari dept. musik itu. Inspektur Yoon kaget.

Dayang Jejo kesal, apa kalian ini melewatkan hal2 penting dan membiarkan pelayan rendahan untuk menemukan kebenarannya. Dayang Jejo pusing apa yang harus dilakukan biro internal sekarang. Siapa yang akan bertanggung jawab menanggung rasa malu ini.

Petugas Uigyeongbu membawa Dong yi ke kantor, mereka harus mencatat pernyataan Dong yi. Di kejauhan, Oh yun dan anak buahnya melihat Dong yi. Oh yun tanya jadi itu pelayan yang menyelamatkan Jang? Anak buahnya membenarkan.

Lady Jang menemui petugas Do Seong Ji, dan kaget ketika tahu Dong yi-lah yang ternyata menyelamatkannya lagi. Ia sangat terharu dan lega. Do Seong ji minta maaf karena sudah membuat Lady Jang menderita dan mereka akan mengawal Lady Jang untuk kembali ke kediaman-nya.

Di luar, semua anggota biro menunggu dengan perasaan malu. Dayang Chu dan pelayan Lady Jang melirik mereka dengan perasaan puas. Lady Jang keluar dan keduanya menyambut-nya. Lady Jang minta maaf karena membuat Dayang chu dan juga pelayannya menderita karena dirinya. Dayang chu menjawab, Apalah artinya penderitaan mereka, tidak bisa dibandingkan dengan keadaan Lady jang yang sudah menerima penghinaan dan perlakuan tidak adil.

Dayang Jejo minta maaf pada Lady jang untuk semua penderitaannya. Ia juga menyuruh anak buahnya minta maaf. Lady Jang berkata yang lebih pantas menerima permintaan maaf mereka adalah pelayan dari dept musik itu, Dong yi. Karena ketidak kompetenan mereka sehingga insiden ini terjadi, sampai mereka perlu bantuan Dong yi untuk menyelesaikan masalah mereka, apa aku benar? Semua tidak ada yang bisa membantah.

Lady Jang mendekati Inspektur Yoon dan tanya, bagaimana sekarang, mengapa pelayan rendah bisa memiliki kemampuan melebihi semua anggota biro internal, Lady Jang tanya, apakah ia harus merasa sedikit cemas akan masa depan biro penyelidik. Dayang Chu berkata apa yang kalian lakukan, cepat beri jalan pada Lady Jang. Lady Jang keluar dari biro internal dengan kepala terangkat. Lady Jang minta agar dayang Chu membawa Dong yi menemuinya. Dayang Chu mengerti.

Inspektur Yoon kesal dan anak buahnya minta agar ia tenang. Ini semua karena Dong yi, Ini pasti akan menyebar ke istana seperti api. Mereka tidak tahu bagaimana menyembunyikan wajah mereka. Mereka kesal, bagaimana Dong yi bisa punya kemampuan seperti itu. Dayang Bong datang dan menegur Ae Jung dan juga pelayan, paling tidak Dong yi sudah berusaha atas masalah itu. Dayang Bong berkata mereka menyedihkan karena kalah dengan pelayan, jika merasa tidak puas, maka seharusnya mereka lebih serius lagi dengan kasus ini. Mereka akhirnya pergi.

Jeong Eum, anak buah Dayang Jeong tanya ia dengar Dayang Bong dan Jeong juga mendapatkan bukti, jika sekarang mereka memberikan bukti itu..Dayang jeong berkata bahwa itu hanya menambah ketidak kompetenan mereka. Tidak kompeten mungkin memalukan, tapi menyangkalnya lebih menyedihkan lagi. Dayang Jeong berkata bahwa seluruh biro internal sudah kalah oleh Dong yi. Dayang Bong hanya bisa menghela nafas.


Lady Jang di kediamannya. Dong yi menghadap dan memberi hormat. Dong yi tersenyum pada Jang. Jang minta Dong yi duduk. Jang berkata ia tidak tahu darimana ia harus mulai berterima kasih, Dong yi berkata perasaan yang saling terkait ini sudah lebih dari kata2, Dong yi berkata Lady Jang tidak perlu berterima kasih, sebaliknya Lady janglah yang sudah bermurah hati dan baik padanya. Dong yi berkata ia bukan orang yang istimewa.

Lady Jang menegurnya, bagaimana Dong yi bisa berpikir demikian, jika bukan karena bantuanmu ia tidak bisa kembali ke kediamannya. Bagaimana bisa itu bukan apa2. Lady jang masih tidak mengerti, Dong yi memang pintar tapi masalah ini benar2 mengejutkannya. Bagaimana Dong yi memikirkan masalah ini. Dong yi berkata ini karena ia percaya pada Lady Jang. Ia percaya Lady Jang tidak akan melakukan tindakan seperti itu, maka ia memutuskan mencari bukti2, lalu ia mencari jawaban dari mayat itu, Dong yi ingin minta maaf karena ia tidak tahu bagaimana membalas kebaikan Lady Jang padanya.

Jang berkata Dong Yi tidak benar, baginya Dong yi adalah anak paling berharga yang pernah ia jumpai..bertemu Dong yi adalah membuatnya menjadi orang paling beruntung dan diberkahi di dunia ini. Dong yi kaget. Jang Ok Jung mengangguk.


Sukjong kesal, bagaimana bisa Jang dijadikan sasaran konspirasi lagi. Lagipula dalangnya selalu lenyap tanpa jejak. Menteri Jung merasa tidak tenang. Dan semuanya ini hanya berlangsung dalam kurun waktu satu bulan. Benar2 lelucon. Ini bukan saja menyangkut Lady Jang tapi ini adalah kenyataan dalam pemerintahan kita. Politisi sibuk berkelahi satu sama lain, bahkan mengorbankan keselamatan Ratu! ini adalah pemerintahan yang tidak menyadari kalau didalamnya berkarat. Aku ingin kalian memperhatikan baik2 dan aku tidak akan lagi mengampuni hal ini lagi. Aku akan mencari dalangnya sampai akhir dan tidak akan ada pengampunan lagi!!

Semua : "Ampuni kami, Yang Mulia"

Sukjong bertemu Seo Yong gil, Ia minta Seo yong gil membantunya menemukan dalangnya. siapapun dia Sukjong percaya Seo yong gil akan membantunya. Seo Yong Gil menyanggupinya.

Di dept musik, Hwang Ju shik, Yeong Dal, dll menunggu Dong yi dan mereka sudah membayangkan dong yi akan mendapatkan hadiah seperti waktu itu, bahkan mereka mengharap makan2 lagi. Mereka sepakat seharusnya waktu itu mereka mendengarkan Dong yi. Dong yi datang membawa bungkusan besar. Yeong Dal langsung membantunya dan semua ingin tahu apa isinya. Ternyata isinya..sepatu kotor.

Semua kaget, Hwang tanya buat apa sepatu2 ini, Dong yi berkata Direktur yang memintanya membawanya karena disana tidak rapi. Hwang tanya mana hadiahnya. Dong Yi bingung hadiah apa? Ternyata Jang tidak memberinya hadiah. Semua kecewa.

Dong Yi melakukan ini bukan untuk hadiah. Tapi teman2nya sangat mengharapkannya.

Dayang Ahn menghadap Ratu Inhyeon dan lapor bahwa Lady Jang benar2 mendapatkan paket obat itu, dan Ratu merasa itu tindakan ceroboh. Ratu minta agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ratu tanya apa Dayang Ahn sudah memberi salam pada Lady Jang? Dayang Ahn berkata belum karena saat ini Baginda ada bersama Lady Jang. Ratu tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya, apalagi saat ia dengar anak yang membantu Lady Jang adalah pelayan dari dept. musik. Dayang Ahn membenarkan. Ratu berkata Jang sungguh membuat iri dengan kemampuannya mendapat orang2 terbaik di sisinya.

Lady Jang bersama Sukjong, Sukjong tanya apa Lady Jang kecewa padanya. Lady Jang berkata bukankah waktu itu ia sudah pernah berkata saat Sukjong datang menjenguknya saja ia sudah merasa puas. Sukjong berkata ia sangat senang. Sukjong juga mengatakan semua ini berkat usaha Dong yi. Sukjong berkata ini membuatnya kagum. Lady Jang membenarkan. Lady Jang juga menambahkan di dalam dept musik ada pelayan dengan kemampuan seperti itu, benar2 sayang jika hanya sebagai pelayan.

Lady Jang berkata pada Raja bahwa ia sebenarnya ada permintaan pada Raja. Sukjong tanya permintaan apa? Apa ada hubungannya dengan Dong yi? Lady Jang membenarkan.

Teman2 Dong Yi berkata agar Dong Yi jangan terlalu capai. Dong yi berkata ia sudah biasa. Staf dept musik melihatnya dan berkata bahwa ia merasa takdir Dong yi tidak seburuk itu, Dong yi sangat pintar biarpun ia pelayan tapi bukankah ia sudah berjasa? Staf lain berkata biarpun sudah berjasa, tapi karena Dong yi dari kelas sosial yang rendah, kalau dari kelas Yangmin, Dong yi pasti akan menerima penghargaan. Dong yi berkata kalian ini bicara apa, ia bisa menyelesaikan ini karena ia beruntung.

Dong yi ada di toko dan menjatuhkan kertas partitur, ia mengambilnya dan menghela nafas. Dong yi merasa hidup memang tidak adil untuknya. Sukjong juga merenung. Dayang Chu tanya apa Lady Jang ingin melakukan ini untuk Dong yi? Lady Jang membenarkan, jika Baginda setuju maka ini demi kepentingan Dong yi dan juga bagi dirinya. Dayang Chu berkata ia menyadari kepintaran Dong yi, tapi jika ini tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah. Lady Jang berkata itu bukan urusan Dayang Chu. Lady Jang berkata ia dengar kakaknya sudah kembali dari Cina, ia ingin kakaknya melihat Dong yi, karena kakaknya punya kemampuan melihat masa depan. Jang ingin tahu apa yang ia lihat dari Dong yi.

Jang Hee Jae tiba di Hanseong. Jang Hee Jae minta anak buahnya pergi dulu ia harus ke suatu tempat.
Cha Cheon Soo mencari alamat. Yeong Dal gelisah menunggu di rumahnya. Orang itu seharusnya sudah sampai. Cha Cheon Soo datang dan ia minta maaf pada Yeong dal karena terlambat. Yeong Dal tanya apa Cha Cheon Soo adalah orang yang direkomendasikan oleh tuan Choi dari kepolisian yang cari kamar sewa? Cha Cheon Soo membenarkan, ia memberi salam dengan formal tapi Yeong Dal menghentikannya, sudahlah ayo masuk dan lihat tempatnya, tidak ada tempat semurah ini di ibukota. Yeong Dal berkata ia dari dept musik, dan ia sangat ketat dengan kebersihan, ia tidak mau tempatnya kotor seperti ini, yeong Dal mengambil kotoran di baju Cha Cheon Soo.

Cha Cheon Soo minta maaf dan ia janji akan menjaga kebersihan tempat ini. Yeong Dal meminta Cha Cheon Soo meletakkan barang2nya dan ia harus segera pergi. Yeong Dal pergi dan Cha Cheon Soo tersenyum getir, mengapa kau harus dari dept musik, seperti Dong Joo?

Di luar, Yeong Dal mendesah karena ia terlambat, tiba2 Jang Hee Jae lari menubruk Yeong Dal, tolong sembunyikan aku. Dan Jang hee Jae langsung sembunyi di sekitar rumah Yeong Dal. Kemudian ada beberapa pria membawa pentungan lari menyusulnya dan mereka tanya pada Yeong Dal, apa ia melihat pria yang barusan tadi? Apa kau menyembunyikannya? Yeong Dal bingung dan belum bisa menjawab, pria2 itu menuduh Yeong Dal bekerja sama dan mereka memukuli Yeong Dal. Yeong Dal teriak2.

Lepaskan dia!! Tiba2 Cha Cheon Soo muncul. Cheon Soo berkata ia tidak tahu apa urusannya tapi yeong Dal adalah pemilik rumah ini, jadi lepaskan dia. Orang2 itu marah dan menyerang Cheon soo, tapi Cheon Soo dengan mudah mengalahkan mereka, keren....Akhirnya mereka lari dan Yeong Dal masih ketakutan. Cha Cheon Soo mendekatinya, Apa anda tidak apa2 tuan? yeong Dal buru2 berkata ia tidak apa2.

Tiba2 ada suara orang bertepuk sepatu (emang sepatu ditepuk2 dasar Hee Jae!), Jang hee Jae keluar dari tempat sembunyi sambil memuji Cha Cheon soo, kau hebat sekali..siapa namamu? Bukan menjawab, Cha Cheon Soo tanya pada Yeong Dal apa dia pria yang mereka cari? Yeong Dal membenarkan. Mereka tanya sebenarnya apa yang terjadi?

Jang Hee Jae berkata, aku hanya tidur dengan isteri orang itu. Yeong Dal dan Cha Cheon Soo kaget. Jang hee Jae berkata yah isteri2 kadang suka selingkuh, iya kan? ia melihat ke arah Cheon Soo. Tapi Cha Cheon Soo tidak bereaksi, dan Jang hee Jae tertawa, kalian tidak mengerti yang aku bicarakan.

Oh TAe Seok kaget, Hee Jae sudah kembali? Oh Tae seok cemas apa kali ini ia akan bikin masalah lagi. Ia menyayangkan mengapa kakak Jang Ok JUng seperti itu. Oh Yun minta pamannya jangan cemas. Ini mudah diatasi. Oh Tae Seok berkata jika kedudukan Jang Ok Jung tinggi maka tingkah laku saudaranya bisa membuat gosip.

Oh Ho Yang senang mendengar Jang hee jae kembali dan ia mengatakan hal ini pada ayahnya. Nyonya Park berkata sang playboy sudah kembali, Nyonya Yoon pasti pusing. Oh Tae Pung dan Oh Ho Yang berkata mereka harus minum2 dengan Jang Hee Jae kapan2.

Nyonya Yoon marah dengan putranya. Kau baru saja pulang dan sudah membuat masalah. Jang Hee Jae membenarkan ia juga sudah lelah dengan gaya hidupnya. Ibunya kesal, apa hanya ini yang bisa kau katakan? Anaknya berkata ini bukan alasan tapi kenyataan. Nyonya Yoon minta Hee Jae diam. Nyonya Yoon menyinggung mengenai pelayan dari istana yang menunggu di luar, ia ingin menemuinya.

Jang Hee Jae tanya pelayan yang mana? Nyonya Yoon berkata anak ini sudah membantu Lady Jang keluar dari masalah serius. Ia adalah pelayan dept. musik. Jang Hee Jae tanya dimana DOng Yi?

Dong yi menunggu di luar kediaman Nyonya Yoon. Tiba2 Jang hee Jee muncul dan berkata kau pasti gadis itu. Dong yi memberi salam dan Hee Jae melihatnya dengan tajam sambil mendekatkan wajahnya, membuat Dong yi kaget sekali. Dong yi merasa malu dan mundur, Hee Jae terus mengamatinya. DOng yi tanya ada apa mengapa Anda seperti itu tuan? Jang Hee Jae tertawa dan tanya apa aku membuatmu takut? Kau tidak perlu cemas, kau bukan gadis tipeku. Dong yi heran dengan kata2 Jang Hee Jae.

Pelayan Nyonya Yoon datang dan berkata Nyonya menunggu Dong yi tuan. Dong yi pergi dengan pelayan itu, tapi ia masih melihat sekilas ke arah Jang Hee Jae.

Lady Jang senang sekali menerima kedatangan kakaknya. Jang Hee Jae memberi hormat dengan formal di depan Lady Jang. Lady Jang berkata ia sudah menunggu lama kedatangannya dan Hee JAe juga berkata ia sudah lama ingin kembali. Lady Jang berkata tapi mengapa baru saja kau kembali, sudah membuat masalah? Jang hee Jae tertawa, jadi anda sudah mendengarnya juga ya? Jang Hee Jae berkata ia harus menunjukkan pada orang2 bahwa ia adalah playboy untuk menghindari perhatian orang pada kemampuannya yang sebenarnya. Sehingga mereka akan kurang hati2 jika dekat dengannya.

Lady Jang berkata pada Hee Jae, ini adalah saat yang sudah mereka nanti2kan, apa kau ingat aku sudah bersumpah sebelum aku masuk istana bahwa aku akan mampu duduk dan menjadi yang tertinggi dalam keputren? Sekarang waktunya sudah tiba. Jang Hee Jae mengingatkan Lady Jang jika ia sudah memutuskan untuk menjalankan rencananya maka tidak akan ada jalan kembali. Lady Jang membenarkan. Tapi kali ini ia akan mendapatkan bantuan dari Dong yi, ia adalah gadis pintar dan akan menjadi bantuan besar baginya. Lady Jang akan menggunakan Dong yi untuk mempercepat rencananya untuk menciptakan goncangan dalam istana.

Jang Hee Jae tanya apa yang dimaksud Lady Jang adalah Dong yi? Lady Jang heran, kau sudah mendengarnya? Jang Hee Jae berkata bukan hanya dengar, ia bahkan bertemu dengannya. Lady Jang langsung tanya lalu apa pendapatmu? Jang hee Jae berkata ia bisa melihat mengapa Lady Jang menyukai Dong yi, tapi kalau ia jadi Lady Jang ia tidak akan membuat Dong yi ada di dekatnya. LAdy Jang heran mendengarnya.


Sukjong merenung dan ia seperti memutuskan sesuatu. Dong yi ada di pasar, ia mencari tali untuk diikat dipinggang pemain musik. Sukjong juga ada di situ, ia pura2 cari sesuatu juga dan mereka bertemu tidak sengaja, Dong yi kaget, Tuan! sukjong juga pura2 kaget, ah Pungsan! (lama2 pengen pelihara Pungsan haha..)

Dong yi berkata wah kebetulan sekali, Sukjong menjawab iya dunia memang sempit. Dong yi berkata kali ini ia tidak membuat masalah lagi. Sukjong heran wah ada ya hari seperti itu? Dong yi cemberut, apa anda pikir aku ini orang yang suka mencari masalah? Sukjong tertawa.

Dong yi tanya apa yang dilakukan Sukjong? Sukjong beralasan ia mengecek kondisi masyarakat. Dong yi, Oh..

Sukjong tertawa saat mendengar bahwa staf dept musik sampai kelaparan menunggu jamuan makan dari Raja. Benarkah? Dong yi membenarkan, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan, Dong yi tahu Raja tidak akan terus memberikan hadiah seperti itu. Sukjong berkata ia bertemu Raja dan sepertinya Raja tidak berniat melakukan itu. Dong yi tanya apa benar?

Sukjong tanya apa Dong yi kecewa, tidak jawab Dong Yi. Tapi Sukjong melihat ke arah Dong yi, tapi kau terlihat kecewa. Dong yi menegaskan ia tidak kecewa, tapi ia tidak tahu bagaimana menjawab teman2nya. Sukjong tertawa, kalau begitu, aku saja yang memberimu hadiah. Hadiah dariku atau dari Raja itu sama (ya iyalah Boss..), DOng Yi kaget Apa? Ayo kata Sukjong langsung menarik tangan Dong yi.

Sukjong membawa Dong yi ke tengah pasar, ayo pilih saja apa yang kau suka, aku akan menghadiahkannya untukmu.

Hwang ju Shik dan Yeong Dal melihat dari kejauhan dan mereka kaget sekali. Dong Yi dibawa Sukjong ke satu toko perhiasan, Sukjong melihat2 dan ia memilih ornamen, wah ini bagus, ini juga. Lalu Sukjong memutuskan, ah aku akan beli dua2nya. Dong yi kaget, Tuan apa yang tuan lakukan, barang2 itu harganya mahal. Sukjong tertawa, aku bawa uang banyak. Dan ia masih melihat ah tusuk konde itu juga kelihatan bagus.

Sementara itu Hwang dan Yeong Dal mengamati mereka, tapi pengawal pribadi Sukjong langsung menahan mereka. Keduanya teriak2 memanggil Dong yi, Dong yi menoleh dan kaget, Tuan!! Sukjong tanya apa Dong yi kenal mereka? Dong yi mengiyakan, mereka atasannya di dept musik. Sukjong memerintah anak buahnya melepaskan mereka, maaf kata Sukjong, anak buahku tidak tahu, aku minta anak buahku mengawasi dari jauh.

Dong yi akan mengenalkan mereka tapi Hwang Ju Shik maju dan berkata ia sudah tahu, dan Hwang membungkuk bukankah anda tuan dari kantor Militer (Pejabat Hanseong) kan? Hwang langsung memberi hormat. Sukjong tertawa (lega..kirain dia benar2 tahu..), dan Sukjong membenarkan. Yeong Dal langsung mengenalkan diri, saya Bong Yeong Dal, Hwang jushik tidak mau kalah ia juga mengenalkan diri. Sukjong tertawa dan berkata oh jadi kalian yang hampir mati kelaparan karena menunggu makanan dari Raja ya?

Dong yi kaget, ia takut Hwang malu, tapi ternyata Hwang ju shik membenarkan sambil membuat gerakan dan berkata benar apa tuan tahu, mata saya sampai keluar karena kelaparan? Sukjong tertawa dan semua geli dengan gaya Hwang.

Sementara itu, Lady Jang tanya apa maksud Hee Jae, agar tidak membawa Dong Yi di dekatnya? Jang Hee Jae berkata ia tidak punya alasan khusus hanya saja Dong Yi terlalu mirip dengan Lady Jang. Itulah yang membuatnya tidak tenang. Lady Jang kaget, Hee jae membenarkan, Dong Yi dari latar belakang kelas rendah tapi memiliki kepandaian di atas rata-rata. Mirip sekali dengan lady Jang. Menurut Hee Jae, ada satu Jang Ok Jung saja sudah cukup, bagaimana mungkin Lady Jang mau memiliki sayap yang sama dengan dirinya sendiri?

Hwang mengundang Sukjong minum bersama karena ia sangat berterima kasih pada Sukjong. Karena Sukjonglah, dept. musik bisa merasakan jamuan makan seperti Raja, benar2 kehormatan bagi Hwang. Sukjong menyanggupi dan minta pengawalnya untuk menjaga dari jauh saja. Kepala Pengawal mencemaskan keselamatan Raja, tapi Sukjong berkata tidak apa-apa, tunggulah agak jauh. Mereka mematuhinya. Yeong Dal datang dan minta Sukjong untuk cepat2. Sukjong tertawa dan tanya mengapa Yeong Dal buru2, ia tertawa dan berkata bagaimana orang ini bisa demikian tinggi?

Mereka ber-4 minum2, Hwang terus menuang arak ke cawan Sukjong. Sukjong berkata ia sudah mabuk. Yeong Dal berkata ia tidak pernah dengar ada pria yang mabuk hanya dengan 3 cawan arak. Yeong Dal minta Sukjong minum satu teguk, jika ada sisa, ia yang akan menghabiskannya. Dong yi berkata bahwa Sukjong itu lemah dan ia yang akan minum atas nama Sukjong. Sukjong menghentikannya dan ia minum bagiannya. Dong yi tanya apa Sukjong baik2 saja? Sukjong berkata pada mereka ini giliran mereka minum Oh Ju istimewa. (Oh Ju adalah anggur khusus kerajaan)

Hwang ju Shik kaget dan berkata agar sukjong jangan sembarangan menyebut hal itu kalau ia tidak ingin kena hukuman. Oh Ju hanya bisa diberikan oleh Raja. Dong Yi juga berkata ia sudah mengingatkan Sukjong sebelumnya. Hwang Ju Shik berkata Sukjong mirip Raja. Sukjong tanya benarkah? Hwang berkata ia pernah melihat Raja dari kejauhan dan mirip sekali dengan Sukjong. Hwang tanya apa pendapat Yeong Dal, Yeong Dal tertawa dan berkata ia pikir Raja itu golongan pria Mi Nam (pretty boys), dan tidak ada bandingannya. Bagaimana mereka bisa membandingkan dengan Sukjong. Sukjong terlihat kesal.

Yeong Dal mengubah nada suaranya, ia tidak berkata Sukjong tidak tampan. Sukjong tertawa, tidak apa jika Raja lebih tampan dariku. Sebaliknya, Sukjong suka mendengarnya. Hwang Ju shik berkata bahwa orang yang pernah melihat Raja berkata bahwa baginda benar cemerlang. Hidungnya juga sangat mancung, dan kulitnya benar2 seputih salju, dan penampilannya mirip sekali dengan pejabat Ban Gwan Da Ri kita ini. Ini yang Hwang dengar.

Dong Yi, Oh begitu...

Yeong dal tanya, Dong Yi, kau wanita kan, kau suka pria yang tampan kan?
Dong Yi tertawa ah tidak..aku suka pria yang berkulit gelap dan badannya kekar dengan bahu lebar (haha kaya Cha Cheon soo ya...)

Sukjong : apa ? Ia terlihat tidak suka karena bukan tipe Dong Yi.

Sukjong minta cawannya diisi lagi untuk membuktikan pada Dong yi kalau ia adalah pria. Hwang berkata jangan minum terus, ayo makan juga, Hwang menyuapkan Anju pada Sukjong (Anju = kulit babi, makanan pendamping untuk minum arak.)

Sukjong mengunyahnya dan berkata, wah ini enak, apa ini? Dong Yi tanya apa makanannya sesuai selera Tuan?

Yeong dal, "Kulit babi."
Sukjong, "Ya, kulit babi...Kulit Babi? Ini kulit apa?"
Dong yi membuat gerakan hidung babi, kulit babi ..oink..oink

Sukjong, "Apa kalian berkata aku makan kulit babi..."
Dong Yi, "Ya, anda sekarang makan sesuatu yang sangat enak, melihat ekspresi Tuan orang akan yakin itu makanan enak."

Yeong Dal menyuapkan anju lagi pada Sukjong. Semua tertawa.

Di jalan ada festival, anak2 dan rakyat main kembang api. Sukjong dan DOng yi berjalan-jalan menikmati suasana.

Sukjong berkata malam ini benar2 menyenangkan. Dong Yi tanya apa Sukjong tidak apa2, sepertinya ini pertama kalinya Sukjong mengalami semua ini. Apa benar ini pertama kalinya minum2 di kedai?

Sukjong, benar ini kali pertama bagiku, tapi sejak aku bertemu denganmu, banyak hal yang aku alami untuk pertama kalinya.

Dong yi, "Jika anda tidak menolaknya, maka benar2 melegakan, saya takut Tuan dengan kedudukan seperti Ban Gwan Da Ri akan merasa tidak nyaman. Saya mencemaskan tuan."
Sukjong, "Tidak, karena dirimu aku bisa mencapai impianku."

Dong yi, "Impian?"
Sukjong, "Ya..seperti pria normal jalan di jalan raya dan menghabiskan hari, benar2 impianku. Bagaimana denganmu, apa kau punya impian?"

Sukjong, "Seperti aku kau pasti punya impian juga yang ingin kau raih..Kau pasti punya impian untuk dicapai."
Dong yi, "Orang sepertiku dari latar belakang rendahan bagaimana bisa punya impian, bahkan jika ada impian itu tidak mungkin diraih."

Sukjong, "Tidak mungkin diraih? Lalu bagaimana jika statusmu berubah? Bukan Cheonmin lagi, maka itu akan.."
Dong Yi, "Apa?"

Sukjong, "seperti yang kau tahu, kau itu benar2 pintar dan berbakat, aku bisa merasa kau pasti merasa tidak adil karena statusmu."
Dong Yi mendesah, jika bisa ia ingin dilahirkan berbeda, tapi ini kenyataan-nya maka ia hanya berharap di kehidupan mendatang, ia bukan lagi Cheonmin tapi bisa lahir dari status yang lebih tinggi, mungkin ia akan bisa meraih mimpinya.

Sukjong, "Kalau ini tidak perlu menunggu sampai di kehidupan mendatang." Dong Yi heran.
Sukjong, "Aku akan memastikan akan memenuhi mimpimu, ini karena tidak ada hukum atau aturan yang melarang orang punya mimpi."

Dong yi tersenyum dan Sukjong terlihat senang. Keduanya kembali ke istana, DOng yi ke dept musik dan Sukjong kembali ke istananya. Sukjong ingat kata2 Jang bahwa ia minta Sukjong mengabulkan permintaan-nya.
Sukjong berkata ia akan ke kediaman Ratu Inhyeon.

Di dept musik, Yeong dal lari dengan panik mencari DOng yi. Sementara itu Petugas Perintah Kerajaan dan Dayang istana berbaris menuju ke dept musik. Hwang Ju Shik juga bingung, bagaimana hal ini bisa terjadi..apa ini mungkin.

Hwang melihat Yeong Dal dan DOng yi datang berlari-lari. Hwang langsung meminta Dong Yi maju ke depan. Karena petugas istana mencari DOng yi. Dong Yi kaget.

Sementara itu, Biro penyelidik internal juga mendapat perintah. Inspektur Yoon mendekati dayang Jejo dan berkata untuk membatalkan keputusannya. Dayang Jejo berkata ini keputusan dari Nae Su Sal (di jaman Joseon membawahi urusan istana, HRD, dan harta istana. Kalo ngga salah di QSD, dijabat Kim Chun Chu). Semua kaget.

Petugas, "Pelayan Dept Musik..Cheon..Dong Yi terima perintah kerajaan dari Nae Su Sal."
Hwang menyuruh Dong yi maju dan menerima perintah. Dong Yi maju dan berlutut.

Petugas, "Pelayan dept musik ..Cheon Dong yi terima perintah kerajaan dari Nae Su Sal. Hari ini tahun Byeongin bulan ke 3, hari ke 11 memerintahkan pelayan dept musik..Cheon Dong Yi untuk mengubah statusnya menjadi Gungnyeo Na Myeong Bu segera, dan akan bertugas di biro penyelidik internal. Maka Cheon Dong yi akan memiliki jabatan Gungnyeo di biro penyelidik internal dan terima Perintah Kerajaan ini..Akhir dari perintah."

Semua staf dept. musik kaget. Hwang harus mencubit dirinya sendiri apa ia mimpi.

Dong Yi, "Aku menjadi Gungnyeo di Biro Penyelidik Internal...aku.."

Dong Yi terlihat bingung.


Episode 12 Preview thank's to gaeulro Youtube




Dong Yi 10
Dong Yi 9
Dong Yi 8
Dong Yi 7
Dong Yi 6
Dong Yi 5
Dong Yi 4
Dong Yi 3
Dong Yi 2
Dong Yi 1
Dong Yi