Monday, March 29, 2010

Dong Yi episode 1



Dong Yi Preview thank's to bashfulxharmony Youtube




Tahun 1681, tahun ke-7 Pemerintahan Raja Sukjong.

Seseorang sedang memancing, sebuah perahu mendekati dengan orang misterius mengenakan jubah pendeta Budha. Orang misterius itu menyapa si pemancing sebagai Dae Sa Yong Gam atau tetua Jang Ik heon. Jang ik heon tanya apa orang itu mengenalnya dan orang itu menyerang Jang Ik heon dan menikamnya di punggung. Dae Sa Yong Gam sempat merenggut sesuatu dari baju orang itu dan jatuh ke air.

Sementara itu di hutan bambu, sepasang pria wanita lari dari pengejarnya. Akhirnya mereka tertangkap. Tiba2 seorang penyerang bertopeng menyelamatkan mereka seperti tarzan. Polisi bertanya siapa dia, orang itu tertawa dan berkata jika ia mau diketahui, buat apa mengenakan topeng, budak juga manusia dan mereka punya kaki. Jadi jangan mengejar mereka lagi jika kalian tetap mau hidup. Polisi2 itu jelas terhina dan menyerang pria itu, yang dengan mudah mengalahkan polisi itu.

Saat berkelahi, topengnya terbuka ternyata ia Cha Cheon Soo (Bae So bin), lalu Cheon Soo memasang topengnya kembali. Kemudian anggota Cha Cheon Soo datang dan membantunya. Choi Dong Joo (kakak Dong Yi) minta pasangan itu mengikutinya. Polisi itu tanya apa mereka kelompok Geum Gae. Pasangan itu dinaikkan ke perahu dan melaju pergi. Pasangan itu juga tanya apa mereka kelompok Geum Gae, mereka telah mendengar tentang kelompok Geum gae yang membantu banyak orang dan sangat berterima kasih. Mereka hanya berkata agar pasangan itu bergegas.

Choi Dong Joo membuka topengnya dan Cha Cheon Soo bertemu dengannya. Cheon Soo berkata ia akan pergi untuk sementara, polisi itu munkin mengenali wajahnya. Cheon Soo melihat ada perahu memancing yang ternoda darah, Choi Dong Joo tanya ada apa, Ah bukan apa2, kata Cheon Soo. Choi Dong Joo pergi dan kembali bergabung dengan kelompok musisi yang memainkan haegeum (alat musik petik tradisional Korea)

Anak2 bermain di sebuah desa, Choi Dong yi (Dong Yi kecil diperankan Kim Yoo Jung) salah satunya. Dong Yi jadi pelari terakhir, dan mereka harus ;ari keliling desa. Chang Ma anak dari tim lain berkata hadiahnya kue manis yang digoreng. Dong Yi berkata ia belum pernah makan kue seperti itu. Chang Ma berkata mengapa pelari terakhir harus seorang gadis. Dong Yi bilang nasi atau bubur, kau tidak akan tahu kalau tidak mengangkat tutupnya artinya, lihat saja nanti.

Kemudian pertandingan dimulai, Chang Ma mulai licik, tapi Dong Yi bisa membalasnya, lalu Chang Ma berhasil menyusulnya, anak2 memberi semangat tim masing2. Tim Dong yi menang. Tapi wasit menyatakan bahwa pemanangnya adalah Chang Ma. Dong yi heran yang menang kan dia mengapa mereka berkata Chang Ma pemenangnya, wasit berkata Dong Yi melanggar aturan, ia tidak berlari sesuai ketentuan tapi mengambil jalan pintas. Maka Chan Ma yang menang. Dong Yi berkeras ia tidak melanggar aturan, wasitlah yang tidak jelas mengatakan aturannya. Wasit marah, tahu apa kalian mengenai itu.

Dong Yi tetap berkeras merekalah pemenangnya, tapi mereka diusir pergi. Dong yi tidak percaya ini, dan teman2nya ingin kue itu, Dong yi melihat hadiah kue itu dan ia menukar kue itu dengan batu. Chang ma saat akan menikmati kuenya kaget waktu kue berubah jadi batu dan wasit tanya ada apa. Dong Yi yang ketahuan, berteriak pada teman2nya agar lari..Mereka dikejar, Dong yi berkata agar mereka berpisah, dan ketemu di tempat biasa. Dong yi dan Gae Do Ra sembunyi di bawah jembatan batu. Chang Ma kesal dan bersumpah akan menemukan Dong yi. Setelah aman, kedua naka itu keluar. Dong Yi kaget melihat Do Ra makan kuenya.

Dong Yi mau membawa kue itu untuk keluarganya. Do Ra minta maaf, lalu ia melihat Jang Ik Heon yang luka parah di belakang Dong Yi, Do Ra kaget dan menjatuhkan kuenya. Dong Yi kaget dan berkata Do Ra gila mengapa kuenya dijatuhkan, Dong yi membersihkan kuenya saat Do Ra berkata, ada mayat dibelakangnya. Dong Yi berbalik dan kaget melihat Jang ik heon luka parah dan pingsan.

Dong Yi mengecek denyut nadi Jang Ik heon dan Do Ra panik. Itu mayat, apa yang harus kita lakukan. Dong Yi berkata pria itu masih hidup. Tiba2 Jang ik heon memegang tumit Dong yi, Dong Yi berteriak ketakutan. Do Ra langsung kabur cari bantuan. Jang Ik heon ingin mengatakan sesuatu tapi terlalu lemah dan Dong Yi tanya apa yang ia katakan, lalu Jang Ik heon muntah darah. Dong Yi berkata agar Jang ik heon bertahan ia akan cari bantuan.

Dong Yilari cari bantuan hanya ia bingung mau kemana, Jang ik heon memasukkan ornamen tadi ke tas jerami milik Dong Yi. Dong Yi memanggil polisi dan membawa mereka ke Jang ik heon, karena pria itu sekarat. Saat mereka tiba, Jang ik heon sudah meninggal. Dong Yi berkata pria itu tadi masih hidup, ia sudah mengecek nadinya.

Di istana, Oh Tae Seok (wow kakeknya Ji Hoo hehe) mendengar bahwa Jang Ik Hyeon sudah meninggal. Pengawal lapor bukan itu saja, petugas Yi Ju yeo dan Hang Jung Soo juga ditemukan mati di Anguk Dong dan Gye Dong. Oh Tae Seok tanya bagaimana ini bisa terjadi.

Mayat jang ik hyeon diperiksa oleh petugas koroner, dan Dong Yi berkata bahwa prosedur mereka salah, tubuh mayat itu sudah terkena air, sehingga seharusnya dibungkus kain linen dan bukannya jerami. Jika seperti itu akan merusakkan bukti2. Dong yi juga berkata mengapa mereka tidak menyisir area sekitar tubuh korban. Polisi2 langsung menampar Dong Yi, apa yang kau ocehkan, ini urusan polisi.

Dong Yi berkata cara mereka mengurus mayat salah, polisi berkata apa katamu, Dong yi menjelaskan menurut buku manual forensik Wo yeon Muk bahwa mayat atau tubuh yang sudah ada di air harus dibungkus kain linen. Dong Yi berkata lihat di badannya, ada kerutan di kulitnya dan kulit itu akan terlepas dari tubuh jika udara menjadi hangat.

Polisi itu berkata tahu apa Dong Yi, lalu kapten polisi datang dan berkata Dong Yi benar. Kapten itu menegur bawahannya, ia bahkan tidak tahu dasar forensik untuk mengurus mayat, bagaimana ia bisa menyebut dirinya polisi. Sersan polisi itu Hwang Jung Gun berkata Dong Yi anak yang sangat pintar, darimana belajar pengetahuan ini. Choi Dong Yi berkata ayahnya adalah koroner. Jadi begitu ya. Polisi itu berjanji akan memberi hadiah pada Dong Yi.

Polisi itu tanya saat Jang ik hyeon masih hidup apa ia mengatakan sesuatu, Dong yi mengaku ia mencoba mengatakan sesuatu hanya tidak keluar suaranya. Polisi itu terus tanya apa yang dikatakan jang dan Dong yi dia memang mengatakan sesuatu tapi Dong Yi tidak tahu. Dong Yi tanya apa ia masih bisa dapat hadiah, polisi itu mengetok kepala Dong yi dan berkata ia tidak membantu.

Seo Yong Gil tiba dan tanya dimana mayat itu. Kapten polisi berkata semua sudah dikirim ke kamar mayat. Seo yong Gil tanya apa merekasudah memeriksa TKP untuk mengumpulkan bukti, lalu penyebab dan waktu kematian, polisi itu berkata ia minta maaf karena belum bisa memberi jawaban dengan lengkap. Seo yong Gil tanya apa pangkat polisi itu sekarang dijawab ia adalah sersan Hwang Jung Gun, Seo Yong Gil berkata sersan polisi benar2 sangat lambat, tidak cakap, dan tidak berguna. Hwang Jung Gun langsung diturunkan pangkatnya.

Dong joo menghindari kontak dengan penjaga istana. Polisi curiga padanya, lalu Dong yi muncul dan memanggil kakaknya. Dong Joo lega dan tanya mengapa Dong yi ada di sini. Dong Yi menjawab ia ada di pasar untuk memenangkan pertandingan dan ia ingin pulang bersama kakaknya.

Di rumah, Dong Joo kaget mendengar petualangan adiknya. Ia tanya apa Dong yi tidak takut lihat mayat. Dong Yi berkata ayah mereka adalah koroner, ia sudah melihat banyak mayat selama ini, ia juga membaca banyak buku forensik. Kemudian ayah mereka, Choi Hyo Won membawa baki berisi makanan dan menyuruh mereka makan. Dong Joo berkata pada ayahnya, Dong Yi benar2 pemberani, dia bahkan berani bertanding lari dengan anak laki dan Dong Yi benar2 seorang jenderal.

Dong yi bertanya lalu bagaimana dengan anak perempuan. Untuk apa menggunakan kekuatan brutal yang diperlukan adalah kepandaian. Choi Hyo Won berkata pada putrinya itu benar. Tidak ada bedanya akan laki dan perempuan. Dong Joo berkata anak perempuan harus seperti anak perempuan, itulah mengapa Dong yi tidak terpilih untuk Mun An Bi. Dong Yi berkata bukannya ia tidak memenuhi syarat untuk Mun An bi, ayahnya tanya apa itu, Dong Joo menjelaskan, setiap tahun baru petugas pemerintah akan memilih anak2 gadis untuk mengenakan baju sutra dan mengirim pesan pada keluarga mereka.

Ayahnya ingat Dong yi harus berangkat untuk dipilih. Dong yi berkata ia gagal, tahun ini mereka ingin memilih anak2 dari kelas Yangmin dan bukan Chonmin. (75% populasi dinasti Joseon adalah Yangmin, dan Chonmin adalah kelas yang lebih rendah lagi.)

Dong Yi ingat ia ingin memberikan kue goreng pada ayah dan kakaknya. Mereka berkata ini kue mahal. Ayahnya berkata rasanya enak sekali. Setelah itu Dong Yi tidur, ayah dan kakaknya sangat menyayanginya, mereka menyelimuti dan menjaga Dong Yi. Dong joo minta ayahnya tidur, ia akan menutup pintu. Dong Joo keluar dan Choi Hyo Won memandangi putrinya. Ia mengeluarkan dompet yang dijahit Dong Yi dan ia ingat putrinya itu minta agar ayahnya selalu membawanya.

Dong Joo menghirup udara segar sambil memandang langit, lalu ia mendengar ribu2, ia siap menyerang orang yang mau masuk, ternyata Seo yong Gil. Tiba2 ayahnya berkata lepaskan itu temannya. Choi Hyo Won dan Seo Yong Gil teman lama.

Choi Hyo Won tanya mengapa Seo yong Gil menemuinya, Yong gil tertawa ia mencari koroner lokal, tidak susah menemukannya. Yong Gil tanya mengapa Choi Hyo Won pergi tanpa berkata apapun. Tapi ayah Dong yi berkata ia punya alasannya sendiri. Seo yong Gil ingin tahu tapi Choi Hyo Won berkata ia seorang Cheonmin, jika Yong Gil dekat2 dengannya bisa merusak reputasinya. Seo Yong Gil berkata baginya, Choi Hyo Won adalah gurunya.

Seo yong Gil mengajak Choi Hyo Won memeriksa mayat. Choi Hyo Won berkata ke-3 mayat dibunuh dengan tebasan pedang, pembunuhnya menggunakan pedang yang sangat tajam dengan goresan2 yang mematikan. Seo Yong Gil berkata polisi lapor bahwa pedang yang digunakan adalah pedang Cheong Bo (pedang biasa). Choi Hyo Won membenarkannya. Seo yong gil tanya, dimana kau pikir TKPnya.

Choi hyo Won berkata ada 2 mayat yang dibunuh di lokasi sama, tapi Jang Ik Heon dibunuh di tempat lain. Seo Yong Gil tanya dimana Jang ik heon dibunuh, Choi Hyo Won ragu2, polisi berkata koroner kelas cheonmin tidak akan bisa menjawabnya.

Choi Hyo Won berkata lokasinya seharusnya di perahu di Samban. Bagaimana kau bisa menyimpulkan itu? Choi Hyo Won dengar bahwa Jang ik heon suka memancing saat subuh. Kapten polisi tanya bagaimana Choi Hyo Won bisa yakin itu di Samban, ada begitu banyak tempat memancing di kota. Choi Hyo Won yakin karena untuk memancing jenis ikan bi myeol tidak ada tempat lain. Bukti di mayat ini menunjukkan serpihan dari ikan bi myeol di genggaman tangannya. Polisi itu kaget sekali, apalagi saat Choi Hyo Won berkata bahwa Jang ik heon mendapat luka sayatan lalu jatuh ke air sungai yang dingin, sebelum ia berhasil menarik dirinya ke permukaan, seharusnya ia sudah mati, tapi ia masih bisa bernafasyang menandakan temperatur air cukup hangat.

Choi Hyo won mengatakan bahwa hari ini sungai mengalir dari selatan menghembuskan angin yang hangat, suhu udara mulai naik karena sudah musim semi. Ini mengindikasikan Jang Ik heon ada di sungai memancing ikan bi myeol, ini karena udaranya. Ia menghitung untuk mendayung perahu perlu 4 jam untuk jarak 10 ri, dan melihat dari aliran sungai itu pasti perahu sampan. Seo Yong Gil langsung minta anak buahnya mencari perahu itu.

Seo yong gil menyeduhkan teh untuk Choi Hyo Won. Ini teh kesukaan Choi Hyo Won, teh Cha Sui. Choi tanya apa Seo yong Gil tahu siapa kira2 pembunuhnya. Choi Hyo Won berkata sebelum Seo yong Gil menemuinya, ia pasti sudah punya petunjuk siapa yang kira2 melakukan ini, itu sebabnya Seo yong gil memintanya memerikasa agar ia bisa memberikan konfirmasi atas kecurigaan Seo yong gil. Benar! kata Seo yong gil. Ini mungkin pekerjaan dari biro polisi (kaya FBI-nya Joseon kali..) tapi tidak bisa seyakin itu.

Polisi pergi ke rumah Oh Tae Seok. Seo yong Gil berkata bahwa Oh Tae Seok mungkin adalah sasaran berikutnya. Oh TAe Seok berkata Seo Yong Gil melihat ini sebagai pemusnahan kelompok Namin, apa anda curiga kelompok Seoin dibelakang ini. Oh Tae Seok berkata jika benar ia tidak akan membiarkan ini. Seo Yong Gil berkata bukan hanya itu, ada orang lain yang akan mengadu domba kelas Yanban. Seo yong gil tanya apa Oh tae Seok pernah mendengar organisasi rahasia Geumgae. Oh Tae Seok tidak pernah mendengarnya. Itu adalah organisasi rahasia Cheonmin yang tidak takut mati. Seo yong Gil berkata bahwa pembunuhan ini dilakukanoleh mereka. (iya gitu..kayanya bukan deh,)

Choi Dong Joo ada diantara pemusik yang memainkan musik mengiringi tari2an. Dong Yi menunggu diluar istana, sekelompok wanita dengan baju sutra berjalan melewatinya dan salah seorang yaitu Seol Hee (Kim Hye Jin) mengenalinya sebagai adik pemusik Choi Dong Joo. Dong yi membenarkan. Seol hee mengenalkan diri.

Ratu Myeongseong dari keluarga Kim, ibu Raja Sukjong mengumumkan kedatangannya. Tapi kemeriahan pesta terganggu dengan kedatangan pengawal istana yang mencari anggota Geumgae. Ratu Myeongseong (Park Jung Soo, yg jadi dayang sekretaris Park di Jang Geum ) mengijinkannya. Dong Yi kaget sekali saat melihat kakaknya tiba2 dibelakangnya dan menutup mulutnya lalu lari.

Choi Hyo Won meneui Seo Yong gil dan tanya ada apa ini, Yong gil berkata kelompok Geumgae adalah dalangnya, seorang yang ahli dalam kelompok ini sudah membebaskan budak. ilmu pedangnya sangat tinggi. Choi Hyo Won berkata ia sudah mendengar kelompok ini hanya tidak yakin jika mereka membunuh kelompok kelas Yanban tanpa alasan. Seo Yong gil berkata Choi hyo Won sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa ini ada hubungannya dengan Geumgae. Ayah Dong yi berkata tapi tetap saja tidak bisa berasumsi seperti itu.

Di sebuah kuil, Oh Tae Seok berdoa, dan Oh Yun (hihi kok jadinya si Na Ban Seok di the woman) datang menyapa pamannya. Apa ke-3 petugas itu sudah istirahat dengan tenang? Oh Yun membenarkan. Oh Tae Seok berkata ia mendoakan kedamaian dunia, dan menyatakan bahwa ke-3 orang itu sangat keras kepala dan seharusnya tahu kapan mundur dari dunia politik. Oh Tae Seok harus menggunakan tangannya sendiri untuk menyingkirkan mereka. Oh Yun mengingatkan pamannya Seo Yong Gil itu polisi yang efisien. Oh TAe Seok berkata Seo yong Gil sedang mengejar kelompok Geumgae dan sekarang bukti mengarah pada Geumgae, sepintar apapun dia tidak akan melihat ke arah lain sekarang. Oh Tae Seok memberi instruksi pada Oh Yununtuk melanjutkan rencana mereka. Oh yun mengerti.

Choi Dong joo bertanya pada rekannya berapa orang mereka yang telah tertangkap, total ada 12. Dong Joo yakin ini jebakan untuk menghancurkan Geumgae. Ada yang menjadikan Geumgae sebagai kambing hitam. Dong Yi berkata pada kakaknya, sejak pertunjukan musik itu, kakaknya kelihatan aneh.

Ternyata Chang Ma menemukan rumah Dong yi, mereka sudah menangkap Do Ra dan minta Dong yi menyelamatkan temannya itu jika memang peduli. Chang Ma menuduh Dong yi sebagai pencuri dan ia mengambil tas jerami Dong yi dan membuang semua isinya lalu menemukan ornamen itu, Chang ma tanya apa ini, lalu membuangnya, ia menyeret Do Ra dan berkata agar Dong Yi menebus dengan 20 kue manis goreng dan jika tidak Do Ra akan dipukuli. Dong Yi mau mengejar Chang Ma tapi ingat bahwa Jang ik heon memegang ornamen itu saat ia sekarat.

Dong Yi membaca kata2 di ormanen, prajurit Uigyeongbu, Kang Jung Hyeon. Dong Yi lari, ia ingat ada polisi yang mau memberinya hadiah 5 sen jika ia memberikan bukti, Dong yi dalam hati minta Do Ra bertahan.

Seo yong Gil terus mencari di sebuah rumah dan menemukan dompet yang sama di semua rumah yang mereka curigai anggota Geumgae. Seo yong gil heran mengapa mereka semua menyembunyikan benda ini di rumah mereka. Lalu anak buahnya lapor, para tersangka sudah dibawa ke Uigyeongbu. Seo Yong gil kaget, ia mendapat kabar tersangkanya sudah diseret ke Uigyeongbu dan akan dituduh pemberontakan. Seo yong gil berkata tanpa bukti nyata, mereka tidak bisa membiarkan ini. Pasti Oh Yun dibelakang ini.

Choi Dong yi lari ke kantor polisi untuk mencari kapten polisi Jang. petugas tanya apa keperluan Dong yi, Dong Yi berkata ia ingat bahwa Jang ik heon memberikan ini padanya sebelum ia mati, sebuah ornamen. Ia mau mengatakan itu. Kapten polisi kaget dan tanya pada bawahannya dimana Dong Yi, ada di luar tapi ternyata Dong yi sudah menghilang. petugas itu bingung, tadi anak itu disini, ia sudah minta agar ia menunggu.

Oh yun sedang meninggalkan kantor saat Kapten polisi Jang datang dan berkata ada masalah. Oh Yun tanya ada apa, Polisi itu berkata bahwa gadis yang menemukan Jang ik heon memiliki ornamen pembunuhnya. Penjaga berkata itu seperti lambang pasukan. Kang Jung Hyeon, bawahannya mengaku pada Oh yun ia kehilangan bagde-nya. Jang ik heon mengambil lencananya. Kang Jung hyeon minta maaf karena ini. Oh Yun marah dan menampar Kang jung Hyeon. Dasar idiot! Kang Jung Hyeon akan pergi dan mencari lencananya juga membunuh Dong Yi.

Oh yun memerintah agar Kang Jung Hyeon segera menyelesaikannya.

Kang jung Hyeon dengan putus asa mencari Dong Yi di kantor polisi. Seo yong Gil tanya ada masalah apa mengapa mereka berkeliaran di kantor polisi dan mencari sesuatu dengan panik. Kang Jung Hyeon berkata bukan apa2. Hanya masalah kecil. Seo Yong gil tidak suka dan Kang Jung Hyeon minta maaf dan akan pergi saat Seo yong gil menghentikannya. Ia menunjukkan lencana Kang Jung Hyeon padanya, mungkin kau mencari ini. Seo yong Gil berkata lencana ini mungkin milik Kang Jung Hyeon. Seo yong gil berkata apa kau tahu ada yang bilang sebelum Jang ik Heon mati ia memeganglencana ini? Kang Jung hyeon langsung menyerangnya tapi yong Gil dengan cepat melumpuhkannya. Polisi mengepung Jung Hyeon.

Oh Yun gusar dan ia lapor pada Oh tae Seok. Choi Hyo Won datang mencari Dong Yi, ayahnya tanya bagaimana Dong yi bia ada di kantor polisi, Seo Yong Gil kaget, ternyata Dong yi putri Choi Hyo Won.

Seo yong Gil mengundang ayah dan anak itu duduk dan menceritakan semuanya. Ia berkata ia bertemu Dong yi di pintu luar (makanya Dong yi ilang), ia tidak menyangka Dong Yi memiliki bukti tentang kematian jang Ik heon. seo Yong Gil minta Dong yi memperagakan gerakan yang diperlihatkan Jang ik heon, dan Seo yong gil heran ia belum pernah melihat anak rakyat biasa secerdas Dong yi. Meskipun Seo Yong gil tidak tahu apa makna gerakan yg diperagakan Dong Yi. Choi Hyo Won membungkuk untuk berterima kasih. Seo yong Gil tanya siapa nama mu? Choi Dong Yi. Seo Yong Gil memujinya.

Seo yong gil berkata bukti2 benar2 mengarah pada pejabat pemerintahan. Choi hyo Won berkata ia akan bekerja keras meneylidiki masalah ini. Seo yong Gil mengucapkan terima kasih dan pergi. Kapten polisi Jang melihat dari jauh.

Oh Yun minta maaf pada pamannya, situasi sudah diluar kendalinya. Oh Tae Seok berkata mereka tenang saja, mereka akan menyingkirkan batu penghalangnya.

Choi Hyo Won berkata ini sudah malam, apa Dong yi bisa pulang sendiri. Dong yi minta ayahnya tidak mencemaskannya. Dia adalah putri Choi Hyo Won. Ayahnya hanya minta ia segera pulang. Dong Yi minta ayahnya janji agar segera pulang juga, ayahnya mengangguk dan Dong Yi pergi.

Choi Dong Yi membeli 30 kue manis dan ia bisa memberikan 20 untuk temanya dan 10 untuk dimakan dirumah. Dong Yi bertabrakan dengan Kim Heon seorang peramal. Kim Heun tanya Dong Yi akan kemana. Dong Yi berkata ia akan ke desa Banchon, mengapa? Kim heun minta agar Dong yi lewat jalan utama saja. Mengapa tanya Dong Yi? Kim heun melihat Dong yi mempunyai kue, siapa tahu seseorang akan mengambilnya. Dong yi mengerti dan berterima kasih lalu pergi.

Murid Kim heun heran mengapa gurunya repot2 berbicara dengan Dong Yi, Kim heun berkata Choi Dong Yi memiliki aura yang melingkupinya. Muridnya heran, Kim heon mendesah mungkin prakteknya sudah mencapai batasnya, bagaimana ia bisa melihat masa depan seorang Cheonmin memiliki aura Cheon Eul Gwi In / anugerah besar. Kim heun tidak percaya penglihatannya.

Choi Hyo Won pulangke rumah, seseorang mengikutinya. Seo Yong gil mencari Choi Hyo Won dan ia tanya ke semua orang. Seseorang berteriak minta tolong, Seo yong Gil datang ternyata Kang Jung Hyeon terbunuh. Seo yong Gil heran bagaimana Kang Jung Hyeon bisa terbunuh diselnya. Choi Hyo WOn tahu ia diikuti, ia lari, kemudian Choi Hyo Won di kelilingi pria bertopeng. Mereka berusaha membunuh Choi hyo Won. Choi mulai membela diri, dan Geumgae datang membantunya. mereka mengalahkan penyerang choi Hyo Won sampai kabur.

Cha Cheon Soo membuka topengnya dan memperlihatkan wajahnya pada Choi hyo Won. Cha Cheon Soo tanya ada apa mengapa orang2 itu menyerang Choi Hyo Won. Choi Hyo Won sadar Dong Yi mungkin dalam bahaya. Cha Cheon Soo kaget.

Choi Dong yi sampai ke rumah, seseorang muncul dan tanya apa ia putri Choi Hyo Won. Dong Yi : Iya dan kau siapa?

Choi Hyo Won lari pulang secepat mungkin dan ia tidak menemukan Dong Yi. Cha Cheon Soo berlari dan berkata ia juga tidak menemukan Dong yi di desa. Choi Hyo Won minta agar Cha Cheon Soo mengabarkannya pada kelompok segera.

Pertemuan anggota Geumgae dalam gua. Choi Dong Yi dibawa ke sebuah rumah dan ia heran melihat sekelilingnya. Geumgae mengumumkan kedatangan pemimpinnya. pemimpin Geumgae masuk dan semua anggota membungkuk memberi hormat. Pemimpinnya tidak lain adalah Choi Hyo WOn.

Choi Dong yi menunggu di ruangan dan kemudian pintunya terbuka dan ia terkejut melihat orang di pintu..


Episode 2 preview, thanks to Gaeulro Youtube





Dong Yi

Sunday, March 28, 2010

Sinopsis Pasta Episode 9


Yoo Kyung dan Hyun Wook terus saja berdebat mengenai ikan, papan pemotong (talenan), dan cinta. Yoo Kyung marah karena jengkel dengan sinyal tidak jelas dari Hyun Wook. Meskipun Hyun Wook meminta Yoo Kyung untuk menyerah, Hyun Wook sepertinya tidak senang kalau Yoo Kyung sendirian, (emang aneh)

Yoo Kyung menunggu di halte bis sambil makan permen. Hyun Wook melihatnya dari seberang jalan dan berusaha menarik perhatian Yoo Kyung. Hyun Wook tanya apa Yoo Kyung mengerti mengapa dia tidak bisa menyukai Yoo Kyung. Yoo Kyug menggeleng, Hyun Wook mendesah, dan minta Yoo Kyung memikirkannya. Jika Yoo Kyung tidak bekerja di dapurnya, Hyun Wook tidak akan berpikir seperti itu juga.

Bis yang ditunggu datang, Yoo Kyung berkata ia tetap akan memikirkan alasan untuk tetap menyukai Hyun WOok. Yoo Kyung masuk ke dalam bis meninggalkan Hyun Wook sendirian.

Paginya, Yoo Kyung pergi ke restauran cina ayahnya, ayahnya melihat tampang putrinya dan tanya ada apa. Yoo Kyung tanya apa ayahnya tidak suka wanita ada di dapurnya juga. Ayahnya langsung tanya apa ada masalah di pekerjaanmu? Tiba2 Hyun Wook menelepon Yoo Kyung, dan ID Hyun Wook di ponsel Yoo Kyung adalah : Chef brengsek. Ayahnya langsung tanya apa dia si brengsek yang mempersulit Yoo Kyung. Ayahnya langsung mau mengangkat telpnya, Yoo Kyung langsung menghentikan ayahnya. Hyun Wook di ujung sana, termenung saat panggilannya masuk ke voice mail.

Hari itu, juga adalah hari pertama Se Young sebagai chef di restauran, ia bertemu San di kantornya. San tanya apa sebenarnya motif Se Young kerja di restauran, masak atau cinta. Se young berkata ia mau mendapat kembali kehormatan-nya sebagai chef. San sedikit heran dan berkata bukankan Se Young adalah chef terkenal. Se young berkata ia mau mengejar pengakuan dari Hyun wook.


Hyun Wook dan Se Young, bertemu di tangga :

Se Young : "Jangan memikirkanku sebagai wanita, atau sebagai mantan pacarmu. Lihat saja aku sebagai chef. Kali ini, aku tidak akan curang. Kali ini...aku tidak akan merendahkan diriku sendiri."
Hyun Wook : "Baik. Ayo kita lihat bagaimana hasilnya."

San mengenalkan Se Young pada semua staf. Se young memperkenalkan dirinya sendiri sebagai chef yang bertanggung jawab untuk "Pasta Tiga Rasa". Para koki saling berbisik, ada 2 chef ?

Hyun Wook tidak mau memperpanjang lagi dan membubarkan semua staf, tapi San punya satu pengumuma lagi, ada karyawan baru. San mengenalkannya sebagai Pelayan junior Seol. Semua kaget, ternyata mantan Presiden Seol masuk lagi dan kali ini sebagai pelayan junior. Yoo Kyung keheranan.

Pelayan Seol, menemui Yoo Kyung dan berkata ia minta maaf. Yoo Kyung berkata kata2nya tidak berarti. Yoo Kyung berkata untuk menyatakannya dengan uang. Seol membuka dompetnya dan mengeluarkan 1000 won. Yoo Kyung mendengus itu hanya 1/10.000 dari total maafnya. Seol menjawab itu adalah simbolik. Yoo Kyung akhirnya pergi dengan 1000 won-nya.

Yoo Kyung menghadap San, dan berkata ia akan mengganti semua bahan makanan yang rusak. San tanya apa Yoo Kyung punya uang. Yoo Kyung menjawab meskipun ia tidak punya, ia punya harga diri. Hanya karena ia miskin tidak berarti dia tidak bertanggung jawab.

Hyun Wook mengumpulkan semua staf di kantornya, ia membaca review tanpa nama untuk foie gras ikan-nya. Berdasar dari hasilnya Hyun Wook bisa mengidentifikasi siapa yang menulis apa, ada dua yang memberikan review : kelinci pink dan bintang & menyebalkan, kau brengsek. Maka Hyun Wook membubarkan koki lain dan minta Seok Ho dan Yoo Kyung untuk tetap tinggal.

Keduanya menuliskan nama mereka pada review-nya. Seok Ho beralasan ia sengaja menulis namanya karena review tanpa nama tidak ada artinya. Seok Ho juga membuat percobaan dengan makanan itu, karena ikan itu musiman dan ketersediaan makanan itu tidak bisa dipastikan. Hyun Wook memuji review Seok Ho, sebagai sous chef atau wakil chef reviewnya berharga. Hyun Wook minta agar Seok Ho berpikir untuk ikut mencari solusi dari menu ini. Seok Ho keluar.

Tinggal Hyun Wook dan Yoo Kyung, Hyun wook berkata dia tidak bisa menunggu mendengar review Yoo Kyung.


Phillip jauh lebih cantik dari Yoo Kyung ya..? hahaha

Se Young bertemu Flower Chef. Para Flower Chef kita mau menakut-nakuti Se Young dan Se Young hanya tersenyum manis dan minta mereka minggir. Para Flower Chef menjawab mereka tidak terlalu yakin bagaimana harus bersikap dengan chef wanita. Senyum manis Se Young lenyap dan dengan dingin mengatakan agar mereka menyesuaikan diri dengan itu dan ia melewati mereka.




Kembali ke Hyun Wook dan Yoo Kyung :)

Yoo Kyung : Tidak jujur, ketika merasakannya, rasanya lain, dan persis seperti itu (poop)
Hyun Wook : Hal pertama di pagi hari, dan kau bicara ngawur di restauran. Bagus, ya kan?
Yoo Kyung : Ya
Hyun Wook : Kau berkata karena kokinya tidak jujur, maka makanan-nya juga tidak jujur?
Yoo Kyung : Ya
Hyun Wook : Ya...??
Yoo Kyung : Ya Chef.
Hyun Wook : Bagaimana sebenarnya rasa tidak jujur itu?
Yoo Kyung : Meskipun enak, makanan itu meninggalkan sesuatu yang buruk setelah dirasakan. Dan bahkan jika rasanya enak, rasa pertama dan akhirnya berbeda, Dan..
Hyun Wook : Dan ?!
Yoo Kyung : Meskipun rasanya enak, ada sehelai rambut yang keluar.

Hyun Wook hanya bengong dan Yoo Kyung keluar.



Yoo Kyung masuk ke dapur kosong, ia yang pertama kali hadir. Se Young masuk dan keduanya saling tersenyum. Se Young mengambil kaldu dari dapur dan mendekati Yoo Kyung. Keduanya berbincang dan Se young membagi ceritanya sebagai chef, lalu ia minta maaf sebelunya jika nanti ia keras karena ia harus tegas di hari pertamanya.

Restauran mulai buka dan Pelayan Seol menyambut para tamu, tapi ia sedikit kesulitan menyesuaikan diri dengan posisi barunya dan harus bohong pada pelanggan lama saat ditanya.

Se young dan Hyun Wook berdiri berdampingan di meja chef, memakai topi yang membuatnya hampir sama tinggi dengan Hyun Wook. Pesanan mulai berdatangan dan kebanyakan adalah pesanan Pasta Tiga Rasa Se Young. Se Young mulai bekerja.


vongole spagetti

Di dapur, semua koki sibuk menyiapkan makanan. Kedua Chef (sdh kuduga pasti akan ada masalah) saling berdebat. Mereka berkeras bahwa metode mereka dalah yang paling benar. Hal ini menghambat semua pesanan. Dan karena hal yang tidak dimengerti emosi mereka jatuh pada Yoo Kyung. Se Young ingin Yoo Kyung tetap tinggal selama makan siang membantunya menyiapkan vongole. Hyun Wook ingin agar koki junior istirahat.


yeah..rambut kalian emang bagus...

Saat makan siang, Flower Cooks menyatakan kecemasan mereka dengan kondisi dapur. Mereka berkata Hyun Wook aneh, biasanya ia pasti akan mengundurkan diri.


Di dapur, Se Young dan Hyun Wook memberikan nasihat yang membingungkan pada Yoo Kyung bagaimana menyiapkan pasta vongole (spaghetti dg tiram). Yoo Kyung akhirnya menyerah dan berkata agar kedua chef membuat kesepakatan, setelah keduanya sepakat, ia akan masuk lagi dan mengerjakan vongole itu. Setelah Yoo Kyung keluar, kedua chef hanya saling memandang dan akhirnya membuang muka.

Hyun Wook mengikuti Yoo Kyung ke atap dan tanya apa Yoo Kyung sudah makan. Hyun Wook berkata bahwa ia adalah chef Yoo Kyung, jadi Yoo kyung hanya perlu mendengarkannya saja. Yoo Kyung kesal dan juga lapar, Yoo Kyung pergi, Hyun Wook menghentikannya. Yoo Kyung berkata ia cemburu dengan mereka berdua, karena mereka terlihat tahu apa yang mereka bicarakan, mereka serasi, pasti bagus bagi mereka berdua.

Malam, setelah restauran tutup, Eun Soo membuang sampah dan melihat koki lama kembali ke restauran. Itu sudah malam dan ia capai, maka Eun soo tidak peduli dan pergi. Tim Flower cooks minum di bar, dan membicarakan situasi yang tidak menyenangkan di La Sfera. Mereka setuju untuk mengikuti Se Young besok pagi.



Di restauran, tim koki lama, mulai latihan rahasia mereka. Mereka berencana mengikuti kompetisi masak yang mengharuskan mereka untuk menyiapkan 4 masakan dalam 1 jam dengan bahan yang dirahasiakan. Mereka berlatih dengan semua bahan yang bisa mereka dapatkan. Seok ho berkata mereka tidak bisa menyentuh bahan dari La Sfera, jika tidak mau dicurigai. Mereka puas dengan hasilnya dan akan melakukan yang terbaik. (kaya Allez Cuisine)

Dalam ruangan loker, Yoo Kyung tersenyum pada kumpulan foto2 kaktus di lokernya, ia menulis catatan pada teman misteriusnya dan menempelnya dibawah foto di luar lokernya.



Paginya, Se Young dan Yoo Kyung berangkat kerja. saat pintu lift hampir tertutup, Hyun Wook masuk. Wajah Hyun Wook berubah melihat siapa yang di dalam lift, ia berdiri dengan kikuk dekat kedua wanita itu. Se young menarik tangan Yoo Kyung dan berkata mereka harus naik mobil bersama mulai sekarang, Hyun Wook juga mengambil tangan Yoo Kyung yang lain dan berkata Yoo Kyung harus naik mobilnya. Yoo Kyung menjawab ia naik bis saja.

Yoo Kyung berkata ia akan mendengarkan Se Young hari ini dan Hyun Wook besoknya, dan akan begitu seterusnya, bergiliran. Hyun Wook tidak suka dengan usul ini dan tanya apa Yoo Kyung tidak punya prinsip. Yoo Kyung berkata ia ada urusan sebelum kerja dan melarikan diri. Se Young dan Hyun Wook sekali lagi jadi kikuk.



San, masuk ke ruang loker dan menemukan pesan Yoo Kyung, San membacanya : Siapa kau? Terima kasih. Fighting!

Yoo Kyung ternyata menemui manager apartemen dan tanya depositnya. Yoo Kyung mau menggunakan uang itu untuk bahan2 yang rusak. San menerima telp dari manager apartemen-nya dan mendapat laporan jika Yoo Kyung mau mengambil depositnya. San tersenyum sendiri ia geli bahwa Yoo Kyung minta uang dari San untuk membayar san juga (kebetulan apartemen itu juga punya San.)

Hyun Wook masuk ke ruang loker dan ia melihat pesan dibalik foto kaktus itu, Hyun Wook terlihat memikirkannya.

Yang menaruh foto kaktus jelas San, ada flashback, 3 th yang lalu, San dan kakaknya melihat pameran lukisan kaktus, San tidak tertarik sampai ia melihat lukisan kaktus yang berbunga. Kaktus perlu waktu tahunan untuk berbunga. Tanaman itu menggunakan kemampuan terakhirnya untuk bertahan hidup. Dan ini membuat San tertarik.

Kembali ke masa kini, Yoo Kyung masuk ke kantor San dan tanya mengapa San memanggilnya. San berkata agar Yoo Kyung mengambil gajinya di depan untuk membayar bahan2 yg rusak. San juga minta Yoo Kyung saling menjaga dengan Se Young toh mereka teman sekamar dan sama2 wanita. Seharusnya Yoo Kyung mendukung Se Young.

Yoo Kyung hanya menggeleng2, dan San terlihat terluka. San tanya mengapa Yoo Kyung selalu seperti ini dengannya, padahal ia memberi-nya uang (gaji) tapi menerima perkataan Hyun Wook seperti dalil (padahal Hyun WOok galak dengannya).

Yoo Kyung menjawab ia tidak bisa menganggap serius San. Yoo Kyung mau keluar tapi San menarik lengannya, San ingin hubungan mereka bisa lebih serius lagi.

Yoo Kyung keluar, dan Hyun Wook lewat. Hyun Wook heran, mengapa Yoo Kyung selalu keluar masuk kantor San, tapi hanya muncul di kantornya jika dipanggil. Yoo Kyung menjawab Hyun Wook hanya memanggilnya ke kantor untuk mengkritiknya. San tidak pernah berteriak padanya, bahkan jika ia pantas mendapatkannya. Hyun Wook mengikutinya dan tanya apa Yoo Kyung suka dengan chef wanita di La Sfera. Yoo Kyung berkata ia tidak memikirkannya, tapi berencana untuk berdiri diantara pagar untuk bertahan. (spt berdiri diantara 2 perahu). Hyun Wook tidak menyukainya.

Hyun Wook : berdiri diantara pagar? Berdiri diantara pagar? Apa kau tahu apa maksudnya?
Yoo Kyung : Aku tidak tahu
Hyun Wook : Bagaimana kau tahu itu.
Yoo Kyung : Kau punya 2 badan
Hyun Wook : Dan hatimu?
Yoo Kyung : kau juga punya 2 hati.
Hyun Wook : Berapa banyak hati yang kau punya ? Berapa banyak?

Lalu Hyun Wook menjentik dahi Yoo Kyung. haha



Hari itu, bintang Ryu Seung Beom (pacar asli Gong Hyo Jin yang jadi cameo sbg dirinya sendiri) makan di La Sfera. Ia memesan sesuatu di luar menu, makanan yang sangat disukainya di Italia, yaitu truffle tagliatelle. Dan ia hanya memesankan roti dan air untuk rombongannya.

truffle tagliatelle

Di dapur, Seol memberikan pesanan Seung Beom. Se young berkata mereka sibuk dan tidak punya waktu menyajikan hidangan di luar menu. Hyun Wook menegurnya, dan ia berkata dia akan membuatnya bersama Yoo Kyung. Se Young berkeras dan berkata ia yang berkuasa untuk pasta. Mereka berdua bertengkar lagi.


Eun Soo terganggu dan kurang hati2 saat menaruh penggorengan kembali ke rak. Se Young dengan marah berteriak padanya dan pan itu terbang. Yoo Kyung refeks mendorong Hyun Wook dan lengan Yoo Kyung terkena minyak panas. Hyun Wook kaget dan ia marah besar, ia langsung menyuruh Yoo Kyung ke RS.

San langsung mengejar Yoo Kyung dan membawanya ke RS. Di RS, dokter mengatakan agar Yoo Kyung beristirahat, minum vitamin, dan menginap di RS.

Di Restauran, aktor Ryu Seung Beom sangat puas dengan truffle pastanya. (andai ia tahu siapa yang terbakar tangan-nya...)

Malamnya, Hyun Wook selesai dengan pekerjaannya dan melihat ikan mas yang ada di gelas, yang dengan ajaib bertahan hidup dengan hanya sedikit air dan oksigen. Hyun Wook menuang air untuk ikan itu. Se yOung masuk dan membawa pasta trufflenya, Hyun Wook mencicipi dan berkata enak. Se Young senyum dan berkata senang mendengar kata2 itu dari Hyun Wook. Hyun Wook hanya berkata Se young tidak tahu perasaan yang lebih senang dari piring yang kosong dari meja pelanggan.

Hyun Wook berkata tentang percakapan-nya dg koki lain (maksudnya Yoo Kyung) tentang mengikuti apa yang diinginkan pelanggan. Hyun Wook berkata ia capai dan ia ingin sesuatu yang lebih manis. Apa Se Young bisa melanggar resepnya sendiri dan membuat makanan itu menjadi lebih manis? Se young berkata itu mustahil karena gula akan merusak rasa truffle.

Hyun Wook tersenyum dan berkata bahwa ia akan menjenguk chef yang akan melanggar resepnya sendiri dan membuat makanan itu menjadi lebih manis.

Seol bertemu Se Young dan ia tanya mengapa Se young ingin membawa Hyun Woook kembali dari Italia, Se Young menjawab bahwa ia ingin pertandingan yang adil. Seol heran apa Se Young tidak bisa berjuang sendiri.



Di RS, Yoo Kyung istirahat sendirian, ia sudah minta San pulang. Hyun Wook datang. Hyun Wook di infus. Dia tidur di bed samping Yoo Kyung. hehehe...

Hyun Wook berkata bahwa Yoo Kyung harus rawat jalan tiap hari untuk mengobati luka bakarnya sampai sembuh. Hyun Wook juga berkata ia melihat bekas luka dari pisau di lengannya dan tanya wanita apa yang kesana sini dengan bekas luka seperti itu. Apa Yoo Kyung pikir dirinya anggota gangster.

Yoo Kyung berkata ia bangga dengan bekas lukanya, bahkan jika terlihat seperti lengan gangster, selama ia bisa memasak pasta dengan baik, ia akan terus berjuang. Yoo Kyung berkata menyebalkan kalau Hyun Wook berpikir ia tidak mampu hanya karena ia seorang wanita.

Hyun Wook tanya, apa yang lebih disukai Yoo Kyung, pasta atau dirinya.

Yoo Kyung : Chef
Hyun Wook : Kaktus atau Chef?
Yoo Kyung : Chef
Hyun Wook : Kaktus atau pasta?
Yoo Kyung : Chef!



Yoo Kyung mulai mengantuk ..Hyun Wook meraih tangan Yoo Kyung, dan mereka saling memandang penuh arti.

Pasta 8
Behind the scene1
Pasta 7
Pasta 6
Pasta 5
Pasta 4
Why I recap Pasta ?
Pasta 3
Pasta 2
Pasta 1
Pasta

Saturday, March 27, 2010

Picture of the Month - March

Foto ini kuberi judul : "Me & My Mom"


Lokasi : Penjual bunga di pasar Namdaemun , Korea Selatan

It's spring time...and the flowers are blooming everywhere..snow is melting right away...new leaves will grow on trees ...(jadi inget kata2 Kim Yu Shin hehehe)

Foto diatas mengingatkan..waktu main ke pasar dengan mama hahaha...asyik kan, pulangnya pasti dapat kue atau mainan. Iya, mungkin ngga semua, tapi sebagian besar mengalami.

Pesannya singkat ngga panjang2, jangan lupakan mama kita. Just love, honor, and appreciate her :)

Have a great, wonderful and abundance days everybody!


February's Picture
January's Picture

The Woman Who Still Wants To Marry episode 7


Shin young yang sedang menikmati sauna pribadinya, kaget sekali melihat keduanya, Shin young menarik tirai pink-nya menutupi seluruh badannya dan ia beringsut-ingsut pindah dari ruang tamu ke kamarnya hihihi..

Shin young, terperangkap dalam kamarnya dan Da jung yang mabuk justru mengundang Ban Seok untuk minum teh, ia berkeras jika Ban Seok langsung pulang, maka Shin young akan merasa tidak enak (pdhl, Shin young inginnya Ban Seok cepat2 pergi..) Shin young kesal sekali dan ia bahkan merencanakan bagaimana cara membunuh Da Jung.

Kemudian Min Jae muncul di TV, menyanyi untuk program TV di stasiun Shin young. Ban seok langsung menyebut bahwa Min jae adalah teman baiknya, dan Da Jung berkata dia pernah bertemu dengan Min Jae. Ban seok mengartikan kata2 Da Jung bahwa Da jung adalah fans Min jae.

Shin young masih menunggu untuk keluar, ia ingin sekali melihat Min Jae ketika mendengar suaranya dari ruang tamu, tapi tidak bisa karena ke-2 orang itu masih ada di sana, jadi Shin Young hanya menempelkan telinganya ke pintu kamarnya dan wajah Shin Young terlihat sangat bahagia....

Min JAe, menerima SMS dan telp ucapan selamat dari teman2nya, tapi ia tidak terlalu semangat. Rekan satu tim-nya menggoda Min JAe. Min Jae pasti menunggu telp dari kakak ..Min Jae berkata dia tidak menggunakan kata-kata kakak untuk seorang wanita. Di tempat lain, Sang Mi juga melihat penampilan Min Jae. Sang Mi terlihat tidak senang.



Da Jung akhirnya mengantar Ban Seok pulang, dan Bu Ki tiba. Bu Ki melihat Ban Seok, dan ia yakin pernah bertemu Ban seok sebelumnya. Lalu, Shin young berlari mengahambur keluar dari kamarnya ke ruang tamu, dan menerjang Da Jung, Shin young mencekik Da jung di sofa.

Keduanya terlibat pertempuran..dan saling menyalahkan..berteriak. Bahkan Bu ki ikut disalahkan karena membawa steam pantat itu ke rumah. Tiba2, Bu Ki ingat dimana ia pernah melihat Ban Seok, pria coklat itu!


Da Jung merasa terpukul. Paginya, saat mempersiapkan sarapan, da Jung berkali-kali berkata tidak mungkin, Ban Seok pasti bukan pria yang sama yang mereka katakan agar jangan dikencani oleh Shin young. Dia pasti bukan si pria coklat itu.

Shin Young siap sarapan dengan semangat lebih baik dari semalam, Da Jung mengikuti Shin young ke mana-mana di dapur kecil mereka. Da Jung terus tanya apa Shin young yakin Ban Seok adalah pria yang sama. Da jung berkata tidak seperti dia mencuri pria Shin young, karena mereka hanya sebatas memberi coklat.

Shin Young berkata pada Da jung untuk mencoba jalan dengan Ban Seok. Nada suara mereka menjadi pendek2 dan ketus, akhirnya masing2 menyangka temannya cemburu dengannya. Da jung bahkan berkata, "Kau tidak seharusnya seperti wanita2 single itu yang kesal saat temannya mulai kencan karena mereka takut sendirian."

Shin Young tidak bisa menahannya, "Baik, kau pergilah mencari cincin emas yang dibungkus coklat itu." Shin young lalu berangkat kerja, Da jung masih kesal dan ia lupa tentang sesuatu yang penting yang harus ia katakan pada Shin young.

Di kantor, Shin young dan timnya mencari cerita baru, dan mereka sepakat untuk mengangkat cerita mengenai pria2 yang membayar gadis untuk menciumnya dengan imbalan uang, hampir seperti prostitusi terselubung. Maka Shin young ingin menggunakan hidden camera untuk mengungkapkan adanya kamar2 berciuman di tempat2 tertentu.

Shin Young minta semua rekan prianya untuk membantu dan menyamar, tapi tidak berhasil. Kameraman-nya juga tidak mau, ia takut akan ketahuan oleh pacarnya. Senior Shin Young juga tidak mau kecuali ia mendapat bagian dari cerita Shin Young.



Di rumah, Da Jung menghabiskan paginya dengan gugup menunggu telp dari Ban Seok. Da Jung mencoba mengisi waktunya dengan kegiatan2 yang remeh. Da jung dengan putus asa menunggu dan membutuhkan nasihat teman2nya. Tapi tidak akan tanya Shin Young, maka ia menelepon Bu Ki. Bu Ki tentu saja tidak terlalu pusing apakah pria itu akan menelepon atau tidak, ia hanya berkata masih banyak ikan di laut, Da jung harus terus maju.

Da jung tidak puas, ia pergi ke restauran Bu Ki untuk membicarakan lebih lanjut, dan Shin Young juga di sana. Keduanya meneruskan kebekuan diantara mereka, dan saling membalas mengejek. Sang Mi ternyata duduk di belakang mereka dan mendengar semua yang mereka obrolkan.

Da Jung mengatakan kelemahan Shin Young, bahwa Shin Young tidak puas dengan mantannya yng mau balik denagnnya, justru mengingini pria yang jauh lebih muda. Shin young tidak membalas Da Jung (hebat juga, kalo aku dah kaya petasan cabe pasti hehe..) Da Jung marah dengan Shin Young. Marah karena Shin young cemburu dengannya, marah karena Shin young berpikir bahwa Da jung cemburu dengan Shin Young. Kesal karena Shin young kesal karena Da jung kencan dengan seseorang. (well siapa bilang cewek ngga complicated coba..)

Shin Young akhirnya membalas, bahwa dia akan mengencani KEDUA-nya! Sesuai dengan nasihat Da Jung! Bu Ki mendesah dan mencoba mendinginkan suasana dengan menawarkan kelas memasak pada mereka.




Dan..yeah ..ini dia, Bu Ki berhasil meyakinkan Da Jung, Shin young, dan...Sang Mi untuk mengkuti kelas memasaknya. Shin Young berdiri di antara Da Jung dan Sang Mi.

ricotta tortellini, kaya pangsit kecil

Semua memasak sesuai karakter mereka, Sang Mi membuat tortellini kecil yang sempurna dengan caranya yang sempurna. Shin Young membuat semua isinya berceceran, dan Da Jung hampir tidak melakukan apapun dan hanya menunggu telp. Akhirnya, Ban Seok menelepon dan Da jung berpose semanis mungkin dan bahkan mengoleskan tepung di wajahnya, dan mengirim fotonya ke Ban Seok. Shin Yeong hanya menggelengkan kepalanya.

Shin Young dan Sang Mi sangat berbeda dalam memasak dan Sang mi tidak terlalu suka dengan Shin young. (wah..kebayang kalo Sang Mi mamanya Min jae..pasti ngga akan setuju ama Si Shin young).

Latar belakang Sang mi : Hamil di usia 20, menikah karena itu, menyesali pilihan hidupnya saat ini. Berusia 44 tahun. Suaminya mengejar wanita berusia 34 th (usia semua wanita main casts kita dan usiaku...hehehe), dan anaknya 24 th tanpa sepengetahuannya mulai dekat dengan wanita usia 34 th hehe..sound a big serious trouble here..well yeah, as a woman..what will she think about it ?



Shin Young akhirnya memutuskan bahwa kelas memasak bukan bagiannya, dan meninggalkan kelas untuk makan siang sendiri. Ia pergi ke rumah makan cina dan saat Shin Young akan mulai makan, seorang pelayan mendekatinya dan tanya apa Shin young tidak keberatan berbagi meja karena restauran-nya penuh sekali? Shin young tidak keberatan, dan ia harus tersiksa dengan pasangan yang duduk di depannya yang jelas tidak bisa makan sendiri.

Sang Woo menjalani kencan buta dengan wanita berusia 20-an, ia menelp Shin young dan berkata bahwa dia menolak wanita itu karena ia lebih suka dengan Shin Young. Shin Young hanya menjawab, ya dia pasti jelek, dadanya rata, atau miskin. Sang Woo keceplosan, bagaimana Shin young tahu?


Min Jae memutuskan sms Shin young duluan, dan Min Jae berkata ia kecewa Shin Young tidak melihat perform-nya. Shin young berkata ia ada urusan semalam. Min Jae kesal, "Jika kau menyukai seseorang, kau berharap lebih banyak dari orang itu." yang membuat Shin young kaget. Tapi ia bisa tenang dan akan menemui Min Jae.

Min Jae salah paham dan mengira Shin young sangat ingin bertemu dengannya. Shin young memikirkan sesuatu dan perlu bantuannya. Shin young menemui Min Jae di kampusnya, Min Jae berkata bahwa dia menyukai Shin Young, BENAR!

Shin young dengan bodoh dan belum ngeh, menjawab "Apa kau benar2 menyukaiku? Kalau begitu kau pasti mau membantuku." Shin Young menjelaskan bahwa ia perlu agen yang menyamar untuk cerita kamar untuk ciuman itu. Wajah Min jae langsung berubah, kau ingin aku kemana dan melakukan apa?

Shin Young mengajukan ceritanya tapi Min jae menolak, apa Shin young tidak akan apa2 jika ia mencium wanita lain. Shin young sangat dikuasai oleh ide itu sehingga berkata tidak apa, bahkan Min Jae bisa mengulangnya jika perlu, cium saja dia.

Min jae berkata, dia tidak mau ciuman pertamanya terjadi dengan cara seperti itu, Shin young berkata, "Apa..tidak mungkin, kau..? dasar pembohong..tidak pernah mencium gadis? tidak mungkin.."

Baiklah kata Shin Young, jika memang itu alasannya, Min Jae bisa mencontoh dari ciuman apa saja, hanya dapatkan berita yang ingin ia dapatkan. Min jae menolak dan minta Shin Young pergi, lalu berubah pikiran dan ia setuju membantunya tapi Shin young harus nonton film dengannya. Oke, deal!

Di luar ruang berciuman, Shin young memberikan kamera spy pada Min jae dan memberikan serangkaian pertanyaan untuk diajukan. Min Jae ragu2 dan melihat ke arah Shin young dengan pandangan "aku melakukan ini untuk kau." Shin young menyuruhnya masuk, tapi setelah Min jae di dalam, wajah Shin Young berubah.

Shin Young dengan gelisah menunggu Min Jae di luar, dan mulai berimajinasi macam2.



Ternyata di dalam, Min JAe sangat kikuk dan ia tidak sukses dalam menggunakan kamera tersembunyinya, dan membuat gadis itu tahu bahwa ia menyamar. Germo gadis itu ingin tahu apa isi tas Min jae, Min jae tidak terlalu tangguh tapi juga tidak bodoh, ia memukul kepala pria itu dengan tas kamera dan langsung lari. Min jae menarik Shin young dan mereka melarikan diri.

Mereka menertawakan kejadian itu di cafe, dan Shin young minta maaf karena menyeretnya melakukan itu. Min Jae berkata dialah yang gila dan setuju melakukan hal seperti itu. Shin young tanya mengapa Min jae melakukan itu, Min Jae : "Mengapa coba?"

Shin young tertawa, KAu (jagi) dan aku? Min Jae berkata Shin young tahu bahwa dia suka padanya, kecuali Shin young bodoh. "Mengapa kau menyukaiku?" tanya Shin young sambil ketawa, kau tidak punya alasan untuk menyukaiku.

Min jae menggoda, Kau benar, kau lebih tua, tidak begitu cantik, punya kepribadian jelek, dan kau bahkan bukan reporter yang sukses. Jika tidak ada alasan menyukaimu, tapi aku masih menyukaimu, bukankah itu berarti aku BENAR2 menyukai dirimu? hehehe..bisa ..aja

Shin young berkata egonya terluka, dan Min jae berkata bahwa alasan Shin young begitu senang ialah meskipun cerita samarannya terbongkar, tapi Min Jae boleh dikatakan tidak tersentuh. Maksud Min Jae mengenai ciumannya dan bukan pemukulan tadi.

Bahkan Min jae memaggil Shin young bayi, karena wajahnya langsung mencerminkan perasaannya. Min jae kemudian menyadari bahwa Shin young sudah berhenti mendengarkan dirinya. Shin Young perhatian pada sesuatu, ia melihat seorang wanita menuntun pelajar masuk ke sebuah van. Shin Young yang pada dasarnya workaholic, langsung memanggil cameramannya dan krunya untuk menyelidikinya.

Min JAe heran dengan Shin young, heran bagaimana Shin Youngbisa begitu ambisius.



Shin Young tidak melepaskan matanya dari mobil van itu, menjawab asal, yah, aku dicampakkan oleh mantanku karena alasan itu. Min jae menajwab, "Aku tidak akan mencampakkan-mu. kau bisa tenang dengan aku." Tapi Shin Young bahkan tidak mendengarnya karena sangat konsen dengan yang ia kerjakan. Min Jae hanya tersenyum dengan jengkel.

Setelah kru dan tim beritanya datang, Shin young tenggelam dalam pekerjaannya dan ia hanya melihat Min JAe sekilas dan senyum padanya. Ternyata van itu hanya toko mobil, mungkin menjual barang curian pada wanita muda yang tidak menduganya. Mereka merasa bahwa ada organisasi kejahatan besar yang ada di balik mereka. Anggota tim Shin Young bertanya-tanya apa yang dijual orang2 itu pada pria2 muda? Dan Min JAe, sekali lagi menyamar untuk mencari tahu. (wow, Shin young benar2 tdk bisa terkesan dg apapun hehe..but that's right, woman in my age haha can't impress much hehe)


Maka Min JAe pergi belanja, hanya kali ini...mobil van itu langsung melaju dengan Min jae di dalamnya! Shin young kaget dan ia berteriak memanggil dan mengejar Min jae. tapi terlambat! Mobil itu sudah melaju pergi!

Shin young menyuruh krunya pulang dan ia menunggu Min Jae di tempat itu sendiri. Shin Young mencemaskan Min Jae, ia takut terjadi sesuatu dengan Min Jae, soalnya ponselnya mati.

Pada saat yang sama, Ban Seok menelepon Da Jung untuk makan siang, yang memicu sesuatu dalam memorinya, sesuatu yang ingin ia katakan pada Shin Young, Da Jung menelepon Shin Young, tapi Shin Young terlalu terganggu dengan menghilangnya Min Jae, jadi ia langsung memutuskan telp Da Jung.

Da Jung yang narsis berat, tidak percaya bahwa shin Young begitu cemburu padanya. Shin Young terus menelepon Min Jae di cafe, sampai cafenya tutup dan akhirnya Shin Young menunggu di luar cafe, berjongkok di jalan. Bu Ki meneleponnya dan Shin Young, terbuka dengan temannya itu.

Shin Young : "Aku tahu mengapa aku selalu sendirian. Aku terlalu egois. Aku hanya tahu diriku sendiri. Ingatan pernah dicintai sudah pudar. Sekarang, aku membiarkan seseorang dalam hatiku, membuka diriku pada seseorang, sangat susah untukku. Karena tidak seorang pun mencintaiku...karena aku ingin menjaga diriku sendiri..mungkin aku membiarkan diriku menjadi egois."



Bu Ki hanya berkata untuk menutup telp dan datang ke restauran-nya. Kemudian..saat Shin Young ada dalam keadaan putus asa, Min Jae muncul. Shin Young jongkok meringkuk di trotoar dan Min jae berdiri di depannya, kedatangan Min jae membuat Shin Young mendongak ...

Shin Young dengan air mata di wajahnya, tanya apa yang terjadi dan mengapa aku tidak bisa menghubungimu. Min Jae berkata dengan ringan, "Aku mematikan telpku agar kau semakin merindukanku." dasar...


Mereka pergi ke restauran Bu Ki untuk makan dan menenangkan diri, Min Jae berkata ia berhasil membuat mrk menunjukkan gudang yang lain penuh barang curian, "Kau pasti sangat mencintaiku karena mendapatkan info ini kan?" Benar, memang Shin Young sangat senang.

Min Jae mengingatkan Shin young bahwa mereka belum menyelesaikan percakapan mereka, Shin young : Percakapan apa?

Min JAe : Aku ingin memanggilmu tiap hari, makan denganmu, dan bicara denganmu setiap saat. Jadilah pacarku." Shin Young langsung berkata, "Aku kira aku tidak bisa melakukannya."

Shin Young berkata Min Jae terlalu muda untuknya, Min Jae tanya lalu berapa usia yang ideal, Shin young berkata paling sedikit, 32 th. Min Jae berkata, "Baiklah, berkencanlah denganku dan tunggu...suatu hari aku akan 32 th." Shin Young tidak mau menyia-nyiakan waktunya dan Min jae menyebut Shin Young takut dan malu dengan usianya sendiri.

Min Jae : "Maka aku akan mundur. Jika pria yang ingin kau nikahi muncul, aku akan mundur. Sampai dengan saat itu, bersamalah denganku."
Shin young : "Aku tidak mau"
Min Jae : "Jadi sambil menunggu pria yang akan atau tidak akan muncul, kau akan kehilangan aku? apa begitu?"
Shin Young : "Jika orang melihat kita bersama, mereka akan tertawa."
Min Jae : "Itulah mengapa kau masih sendirian. Kau berpikir terlalu banyak. Hatimu ingin pergi, tapi otakmu menghentikanmu. aku bilang jika pria itu muncul, aku akan melepaskanmu."
shin Young : "Dan jika ia tidak muncul?"
Min Jae : "Bersamalah denganku selamanya."

Min Jae mengaku sangat menyukainya. Shin Young akhirnya berkata, kenyataan bahwa aku mungkin akan berakhir dengan menyukaimu...itu menakutkanku. Min Jae : "Kau sudah menyukaiku" lalu ia meraih tangan Shin Young dan menggenggam tangan Shin Young.

Shin Young mengakui, "Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama jantungku berdetak kencang." Min Jae, "Kau cantik jika tersenyum." dan Bu Ki yang menyaksikan itu dari kejauhan bergumam, "Sebuah hubungan dimulai dengan baik."

Mereka berdua menghabiskan malam di restaurant dan paginya Shin Young menurunkan Min Jae sebelum langsung ke kantor, dan Shin Young berseri-seri. Hari itu shin Young bekerja untuk program barunya.

Da Jung dan Ban Seok makan siang, Ban Seok dengan bangga menunjukkan bahwa ia sudah menyimpan foto Da Jung sebagai wallpaper hp-nya. Da Jung sangat senang, lalu ia ingat sesuatu, ia tanya pada Ban Seok tentang teman-nya yang lebih muda yang bertaruh itu..untuk menggoda wanita yang lebih tua dan mencampakkannya. Apa temannya itu Ha Min Jae? Ban Seok kaget sekali dan ia menumpahkan kacang kedelainya, dan Da Jung mengerti..



Shin Young masih terpengaruh dengan situasi penuh cinta semalam, menelepon teman2nya untuk datang ke apartemen untuk pesta kecil. Shin Young menari berkeliling dengan menggunakan lagu Min Jae, putar2 seperti anak kecil.

Da Jung dan Bu Ki tiba, dan Da Jung mencoba untuk mengatakan tentang taruhan itu pada Shin Young hanya dia tidak menemukan kata2 yang tepat. Shin Young mulai mengutip lirik lagu, "Jika aku menutup mataku dan memikirkanmu, bahkan tanpa sayap, aku akan terbang ke surga." Shin Young berkata ia akhirnya dapat mendengar liriknya. begitu bodoh dan manis.

Shin Young mengatakan pada kedua temannya bahwa ia sudah memulai hubungan yang baru, dan ia sangat gembira dan bahagia.



Bu Ki ikut bahagia untuk Shin Young, tapi mendengar bahwa mereka sudah menghabiskan malam bersama, Da Jung menjadi panik. Tapi setelah diyakinkan bahwa mereka belum tidur bersama, Da Jung menjatuhkan bom-nya, "Ha Min Jae membuat taruhan bahwa ia bisa menaklukkan wanita yang lebih tua. Dan wanita itu adalah...KAU."

The Woman 6
The Woman 5
The Woman 4
The Woman 3
The Woman 1-2
The Woman

Friday, March 26, 2010

Jumong episode 57

Jumong's son Yu Ri


Ju Mong curiga Dae So terlibat dalam rencana penyerangan Gye Ru. Seol Ran dan Dae So tiba di benteng Hyeonto dan Dae So berkata ia malu bertemu dengan Yang jeong. Yang Jeong menenangkan Dae So dan ini kesempatan bagus dan mengajak Dae so minum. Yang Jeong berkata Geum Wa itu menyedihkan, ia tidak bisa menghentikan Ju Mong.


Dae So tanya apa yang diinginkan Yang jeong, Yang jeong berkata So Seo No sekarang menyusun kekuatan di Gyeru dan ia akan mengirim pasukan ke Song Yang di Jolbon untuk menyerang So Seo No bersama. Seol Ran memuji ayahnya dan berkata itu keputusan yang bagus. Dae So diam saja. Yang Jeong minta Dae So untuk memimpin pasukan dari Hyeon To ke Jolbon, ia memberi Dae so kesempatan untuk mengeluarkan semua kebenciannya pada Geum Wa. Dae So bergumul dengan pikirannya. Seol Ra berkata jangan ragu lagi. Dae So berkata ia tidak bisa membuang Bu Yeo dan bagaimanapun juga ia masih pangeran Bu Yeo, bagaimana ia bisa memimpin pasukan Han. Seol ran mengingatkan Dae so bahwa dunia sudah melupakan Pangeran yang dibuang di perbatasan dan ini saatnya untuk membuang masa lalu.

Bubunko tanya pada Naro apakan Dae So benar2 meninggalkan Bu yeo untuk melayani Han? Naro berkata itu bukan urusan Bu Bunko, tugasnya hanya melayani Dae So. Tapi Bu bunko berkata ia tidak bisa melayani Dae So jika Dae So mengkhianati Bu yeo. Na Ro menegurnya, tapi ia justru melihat Ju Mong dan O Yi dan Na Ro shock.

Dae So menghadap Yang jeong dan berkata ia pangeran Bu Yeo, jadi ia tidak bisa memenuhi permintaan Yang Jeong. Yang jeong marah dan berkata Kekaisaran Han sudah membuang Bu yeo, dan Bu Yeo akan segera runtuh, dan jika Yang Jeong mengatakan pada kaisar maka Han bisa kapan saja menyerang Bu Yeo. Dae So merasa terancam, dan Yang Jeong tanya mengapa Dae So keras kepala. Dae So berkata ia tetap tidak setuju dan pergi. Na Ro lari menemui Dae So dan lapor ia melihat Ju Mong, Dae So heran apa yang dilakukan Ju Mong di Hyeon To, ia memimpin pasukan dan mencari Ju Mong. Bu Bunno lapor Ju Mong ada di penginapan, mereka mengepung penginapan itu. Bu Bunno tahu bahwa yang di penginapan adalah pemimpin Da Mul, Ju Mong.

O Yi masuk dan berkata bahwa penginapan ini sudah dikepung. Na Ro memerintah pasukan untuk memulai penyerangan, Ju Mong dan O Yi berusaha lari. Dae so masuk bersama Bu Bunno, tapi Ju Mong dan O Yi berhasil lolos. Ju Mong tanya apa O Yi terluka, O Yi berkata ia baik2 saja, lalu setelah ini kita kemana, dan Ju Mong berkata Bu Yeo..

Na Ro kembali dan lapor pada Dae so, mereka gagal menangkap Ju Mong. Di Bu Yeo, penduduk berkelahi memperebutkan jatah makanan. Ju Mong melihat anak-anak dan wanita berkumpul mengumpulkan beras dari tanah, Ju Mong sangat bersedih. Keduanya tiba di tempat makan. Pemiliknya meminta bayaran di muka, karena akhir2 ini banyak yang makan terus tidak membayar. O Yi memesan nasi sup dan anggur. Pemilik kedai heran karena mereka masih memesan anggur. O Yi tanya mengapa, dan pemilik kedai berkata Raja Geum Wa sudah memerintahkan sementara waktu tidak ada alkohol di Bu yeo. Tapi pemilik kedai berkata jika mereka mau membayar, ia bisa mencarikan anggur untuk mereka. Ju Mong menolaknya dan ia tanya kondisi Bu Yeo. Pria itu menjawab, semuanya kacau dan tentaranya tidak berguna. O Yi bertanya apakah istri pemimpin Da Mul masih tinggal di istana, dan pemilik kedai berkata Ye So ya dan Yu Hwa selalu dihina oleh Ratu, tapi karena Baginda maka kedua wanita itu masih hidup.

O Yi heran mengapa Geum Wa tidak mengirim Ye So Ya pada mereka seperti yang dijanjikan Raja. Ju Mong berkata Raja menahan Ye Soya dan anak mereka sebagai tawanan, agar Ju Mong tidak bisa melakukan apapun terhadap Bu yeo sampai Geum Wa mengirim Soya dan anak mereka padanya.

Dalam istana Bu Yeo, So Ya berkata pada Yu Ri (btw, apa kabar Yuri B, temanku hehe...) kecil bahwa kemarin malam ibu bermimpi tentang ayah dan mimpinya begitu nyata. So Ya mengatakan pada Yu Ri dia harus tahu betapa hebat ayahnya. Yu Ri mengangguk, So Ya berkata ayahmu bisa saja memiliki kehidupan yang nyaman tapi ia memilih menyelamatkan pengungsi dengan pasukan Da Mul. So Ya tanya pada Yu Ri, siapa nama ayahnya, dan Yu Ri berkata, Jumong. So Ya senang dan berkata itu adalah nama yang tidak boleh dilupakan Yu Ri, apapun yang terjadi. So Ya memeluk putranya.

Raja Geum wa menemui Ma Wu Ryeong dan tanya apa ia tahu mengenai legenda gunung Shijo. Ma Wu Ryeong tanya apa Raja menanyakan tentang peramal Bi Geum Seo, jika benar Ma Wu Ryeong berkata ia belum pernah berjumpa dengannya. Geum Wa berkata Wu Ryeong harus menemuinya sendiri dan tanya mengenai takdir Bu yeo.

Yu Hwa menghadap Raja dan berkata ada yang mau ia bicarakan, Raja mengundang Yu Hwa duduk. Yu hwa berkata Yu Ri sudah besar, sudah waktunya mengirim Yu ri dan So Ya pada Jumong. Geum Wa berkata ia akan melakukannya setelah ia kembali dari perjalanan-nya. Yu Hwa tanya kemana Raja akan pergi, Raja berkata ke gunung Shijo untuk bertemu peramal legendaris untuk melihat takdir Bu yeo. Raja meninggalkan Bu yeo, ketika Raja dan rombongan sampai di gerbang, Jumong dan O Yi ada di tengah masyarakat yang menyaksikan kepergian Raja.

Geum Wa dan songju tiba di gunung Shijo, mereka jalan sekeliling gunung untuk mencari sang peramal. Seorang prajurit menemukan gua dan melapor pada Songju. Songju mencoba masuk tapi terdengar suara keras seorang wanita yang memerintahkan Songju pergi.

Songju pergi dan lapor pada Raja. Raja yakin wanita itu pasti Bi Geum Seon. Geum Wa masuk ke gua sendirian, Songju berkata itu berbahaya tapi Raja berkata ia tidak takut, dan ia masuk dengan hanya membawa obor. Ketika Raja sampai di dalam gua, sebuah tiupan angin keras memadamkan obor. Geum Wa berteriak ia berkata ia adalah Raja Bu yeo, ia datang untuk bertemu dengan peramal dan minta Bi Geum Seon untuk menampakkan diri. Seorang peramal wanita berambut putih muncul dan berkata ia adalah Bi geum Seon. Dia sudah menanti Geum Wa dan ini adalah kali pertama Geum Wa kesini. Raja tanya apa dia tahu bahwa Raja akan datang dan Bi Geum Seon berkata Geum Wa datang untuk mencari tahu bagaimana menyelamatkan Bu Yeo. Geum Wa membenarkan, apa yang harus ia lakukan untuk Bu yeo.

Bi geum Seon berkata beberapa tahu lalu Geum Wa pasti sudah melihat gerhana matahari dan sinar menunjukkan sebuah negara baru akan dibentuk, diatas tanah yang sudah diambil dari Go JOseon untuk dibagi pada banyak suku, dan sisa-sisa Joseon tua akan bangkit kembali melawan Bu yeo. Geum Wa tanya apa Bu yeo akan hancur, dan Bi Geum Seon berkata benar. Geum Wa murka dan berkata bagaimana Bi Geum Seon bisa mengatakan kutukan di depannya. Bi geum Seon berkata ia hanya menyampaikan pesan dari langit, dan ia lenyap. Geum Wa keluar dari dalam gua, dan berkata dengan keras yang akan menghancurkan Bu yeo adalah Jumong.

Di Gyeru, So Seo No melihat para prajurit berlatih. Sayong datang melapor bahwa pasukan Hyeonto menuju Jolbon. Yeon Tabal tanya berapa banyak, Sayong berkata ditambah pasukan Song Yang, ada total 2000 orang. So Seo No berkata belum ada pesan dari Bongae. Sepertinya pasukan Da Mul tidak akan datang.

Yeon Chae Ryeong menemui Chan Soo dan berkata Chan Soo sudah gila karena ikut berperang sebagai tentara. Chan Soo berkata ini cara mereka untuk bertobat dari kesalahan mereka dan ibunya tidak setuju. Chan Soo tetap teguh dan pergi. Yang Tak minta Yeon Chae Ryeong agar tenang, Chan Soo masih muda dan tidak takut perang. Yeon Chae Ryeong berpikir apa mereka tidak lari dari Gyeru dan minta ampun pada Song Yang, Yang Tak berkata Song Yang tidak akan mengampuni mereka dan lebih baik jika tetap di Gyeru.

Dae So dan Seol Ran kembali ke istana Bu yeo. Ratu senang sekali dan menyambut mereka. Keduanya berlutut dan menyembah Ratu. Ratu menyuruh mereka masuk. Dae So ingin bertemu Raja dulu, ibunya berkata Raja tidak ada di istana saat ini.

Ma Jin lapor pada Young Po bahwa Dae so kembali ke Bu yeo. Young Po kaget, ia heran apa ayahnya memanggil Dae So. Tapi Majin meragukannya, ia berkata Dae so ada di kediaman Ratu sekarang.

Dari ibunya, Dae So tahu Raja pergi ke gunung Shijo mencari peramal legendaris. Ratu mengeluh dan ia heran apa gunanya itu. Paman Dae So bertanya apa tidak apa2 kembali ke Bu yeo tanpa perintah Raja, dan Dae So berkata tidak perlu cemas, banyak yang harus ia bicarakan dengan Raja.

Young Po masuk dan berkata pada Dae so ia sangat merindukan Dae so. Dae so heran lalu mengapa Young Po tidak mengunjunginya kalau begitu. Young Po berkata ia sangat sibuk akhir2 ini. Ratu berkata agar Dae so istirahat dulu setelah perjalanan jauh. Dae So dan Seol Ran pergi. Ketika mereka di jalan, mereka bertemu Bu deukbul. Dae So melihatnya dengan kebencian dan Bu Deukbul membungkuk hormat. Dae so berkata sudah lama, dan Bu DeukBul tanya apa Dae so sehat, Dae So berkata terima kasih pada Bu deuk Bul, Dae So tidak akan pernah lupa apa yang diterimanya dari Bu Deuk Bul.

Bu Deuk Bul mengingatkan meninggalkan pos tanpa panggilan Raja adalah kematian. Dae so hanya mendengus dan tanya apa Bu Deuk Bul akan membunuhnya, dan Bu Deuk Bul berkata itu adalah perintah Raja dan bukan dirinya. Dae so berkata jika harinya tiba dirinya bisa berkuasa lagi, hal pertama yang dilakukan adalah membunuh Bu deuk Bul. Kemudian Paman Dae so mengumumkan kepulangan Baginda.

Raja bertemu Dae So dan tanya mengapa Dae So kembali ke Bu yeo tanpa dipanggil. Dae So berlutut dan minta Geum Wa mengampuninya, dia sudah bertobat hari-hari ini. Raja berkata menghabiskan hari dengan mabuk dan menonton pertunjukan berdarah bukanlah pertobatan. Dae So berkeras dan ia berkata ia dihentikan oleh Hyeonto saat ia akan ke Bu yeo, Geum Wa marah bagaimana Dae So bisa pergi ke wilayah Han tanpa persetujuan Raja. Dae so menjawab Yang Jeong menawarkan Dae So untuk memimpin pasukan ke Jolbon dan ia menolaknya. Dae so menyatakan bahwa Han punya rencana menyerang Bu yeo di masa mendatang. Dae so mohon agar Raja mengangkatnya kembali di istana Bu yeo, sehingga ia bisa membantu Raja menyiapkan Bu yeo perang melawan Han. Raja berkata ia akan mempercayai Dae So sekali lagi, dan Dae So menangis.

Sementara itu, Bu deuk Bul ingat peringatan Dae So, tepat saat Menteri Jaebo masuk dan berkata bahwa Raja mengijinkan Dae So kembali ke istana Bu Yeo dan bertanya-tanya masalah apa yang akan menimpa Bu Deuk Bul.

Ye Soya berkata pada Yu Hwa ia cemas akan keselamatan Yu ri, karena Seol Ran dan Dae so sudah kembali. Yu Hwa berkata Raja akan segera mengirimnya dan Yu Ri pada Jumong, Yu Hwa akan menemui Raja dan tanya padanya masalah ini.

Raja terus memikirkan ramalan Bi Geum Seon dan juga Yeo Mi Eul mengenai Bu yeo. Yu hwa datang dan ingin berbicara dengannya. Yu Hwa minta agar Raja mengirim Ye Soya dan Yu Ri pada Jumong seperti yang dijanjikan. Geum Wa berkata ia sudah memikirkannya dan akan sangat susah bagi Yu ri kecil untuk bepergian sejauh itu, lebih baik mereka menunggu sampai Yu Ri lebih besar. Yu Hwa berkata itu omomng kosong dan ia akan meyakinkan bahwa perjalanannya tidak akan melelahkan Yu Ri, tapi Raja berkata semua menteri dan jenderal menentangnya. Mereka takut Jumong akan menyerang Buyeo. Yu Hwa tanya apa Geum Wa mau menjadikan Ye soya dan Yu Ri sebagai tawanan. Raja minta agar Yu Hwa tidak berpikir demikian, Yu Hwa marah dan berkata Geum Wa membuat alasan seperti bukan dirinya saja.

Yu hwa berkata Raja berencana menahan Ye Soya dan Yu Ri sebagai tawanan, tapi ia minta Soya tidak perlu khawatir, Yu Hwa akan mengirim mereka pada Jumong apapun yang terjadi.

Moo gol kembali ke Bongae dan disambut oleh pelayan Mu deok. Mu deok tanya mengapa Moo Gol kembali begitu cepat, Moo Gol menggenggam tangan Mu deok dan menyatakan perasaannya. Mu Song tidak sengaja mendengarnya dan putus asa. Mo Pal Mo berkata agar Mu Song melupakan Mu deok dan Mu song frustrasi. Jae sa dan Moo Gol cemas mengapa Jumong pergi begitu lama tidak seperti biasanya. Ma Ri dan Hyeop Bo meyakinkan mereka O yi pasti akan membantu Jumong, dan mereka pasti baik2 saja. Hyeopbo bertanya apa mereka seharusnya Gyeru atau tidak. Jae sa tetap hati-hati dan berkata mereka tidak bisa menolong orang yang mungkin tidak akan menolong mereka di masa depan.

Mook Jeo datang dan menunjukkan pada mereka senjata barunya. Salah satunya adalah perbaikan dari dinamit yang dipakai Ju Mong melawan Imdun dan Jimbeon. Lainnya adalah dinamit kabut yang bisa menyembunyikan mereka dalam pertempuran (wah cikal bakal bom asap). Sayong tiba, dan tanya dimana Jumong. Ketika tahu Jumong pergi dan belum pulang, ia terlihat kecewa.

Jumong mengatakan pada O Yi bahwa mereka akan ke gunung Shijo. O Yi heran buat apa ke sana. Jumong hanya berkata ada sesuatu yang ingin ia buktikan.

Jumong tiba di gunung Shijo dan ia ingat saat ia dikerjai oleh Daeso dan Young po, masuk ke lumpur hisap, dan diselamatkan So Seo No. Mengaku pada So Seo No kalau ia pangeran Bu yeo Jumong, dan bagaimana Jumong minta So Seo No mengingatnya karena Jumong menyukainya, tapi So Seo No berkata ia menyedihkan. Jumong ingat bahwa ibunya berkata busur Damul adalah hadiah suci Bu yeo dari langit, dan dengan mengingat semua itu, Jumong memasuki gua yang gelap itu, dengan membawa obor.

Jumong dan O Yi menemukan Busur Damul, O Yi tanya apa itu. Jumong menyatakan bahwa ini adalah busur Damul yang suci dari Buyeo. O Yi tanya apa mereka melakukan perjalanan untuk ini, Jumong berkata beberapa tahun lalu ia kesini dengan Dae So dan Yeong Po dan kemudian ia mematahkan busur Damul ini, dan ia diberitahu bahwa itu tanda bahwa ia akan membawa malapetaka bagi Bu yeo, dan ia ingin melihat sekarang apa itu benar.

Tapi saat keduanya melihat busur itu, O Yi tanya dimana rusaknya karena busur itu tetap utuh. Jumong juga bingung. Jumong lalu mengambil busur dan menembakkan sebuah panah dengan busur itu.

Tiba-tiba angin dingin berhembus, dan peramal wanita berambut putih Bi Geum Seon itu muncul. Wanita itu membungkuk di depan Jumong dan menyatakan, pemilik busur Damul bukan Bu Yeo, tapi menjadi milik pasukan Damul dan pemimpin-nya : JUMONG.


Jumong 56
Jumong 51-55
Jumong 46-50
Jumong 41-45
Jumong 36-40
Jumong 31-35
Jumong 26-30
Jumong 21-25
Jumong 16-20
Jumong 11-15
Jumong 6-10
Jumong 1-5
Jumong