Saturday, May 29, 2010

Dong Yi episode 19

Sukjong : Siapa..Siapa yang memberimu perintah tersebut! Bicaralah!
Heo Jun Il : Itu..itu..Orang uang memerintahkan hamba melakukan ini bukan lain adalah Yang Mulia Ratu!

Sukjong : Apa katamu? Orang yang memerintahkan ini adalah Ratu?
Heo Jun Il : Benar Yang Mulia.
Semua staf biro penyelidik apalagi Dong Yi benar2 terkejut.

Ratu Inhyeon mendatangi RS istana adn berkata pada tabib istana, semua tonik untuk Ibu Suri harus diperiksa pertama kali olehku. Apa kau mengerti?
Tabib istana : Baik, Yang Mulia.

Jung Geum berlari dan lapor ada masalah. Apa itu, Jung-Geum? Jung Geum lapor kalau tabib Heo Joon Il mengaku bahwa Yang Mulia Ratu adalah orang yang memberi perintah untuk mengganti obat Ibu Suri Myeong seong.
Ratu kaget : Apa maksudmu? Mengapa ia mengatakan hal seperti itu? Ahn Sang Gung bingung, Yang Mulia, apa yang harus kita lakukan?

Di Biro Penyelidik, para gungnyeo juga bingung. Bagaimana itu mungkin? Mengapa Ratu harus meracuni obat Ibu Suri?
Eun Geum berkata ia mendengar dengan telinganya sendiri, Tabib Heo mengaku semuanya! Mungkin saja Ratu Inhyeon melakukan ini untuk menjebak Selir Jang Hee Bin.

Ae Jung membantah, jangan bicara seperti itu. Ratu tidak akan melakukan hal seperti itu. Di saat mereka debat, Bong Sang Gung dan Yoo Sang Gung datang dan memarahi mereka. Berhenti bergosip! Yoo Sang Gung berkata mereka perlu tahu yang sebenarnya.
Bong berkata, Yoo Sang Gung keterlaluan, bukankah semua bukti menunjukkan sebaliknya. Yoo Sang Gung membalas bukankah buktinya datang dari Jeong Sang Gung, Jung im dan Dong Yi? yang melakukan penyelidikan tanpa sepengetahuan mereka.

Yoo Sang Gung pergi dan Bong Sang gung kesal sekali, ia membanting buku ke perut Ae Jung.

Dong Yi menemui Jeong Sang Gung, dan berkata : Ini bohong, Nyonya! Saya melihat sendiri tabib Heo Jun Il dan yeong Sun pelayan Chwi Seon Dang bekerjasama. Bagaimana bisa Heo Jun Il berkata bahwa Ratu yang menyuruhnya?
Jeong Sang Gung juga bingung ia tidak tahu apa yang harus dilakukan, apalagi karena Heo Jun Il sudah mengaku seperti itu. Masalah ini susah dibuktikan, hanya berganting pada kesaksian Heo Jun Il, jika kita tidak bisa membuktikan kalau kesaksian Tabib Heo palsu, maka bukan saja Ratu, tapi juga kita bertiga, tidak bisa lari dari tanggung jawab.

Dong Yi langsung pergi keluar. Jung Im meneriakinya, tapi Jeong Sang Gung membiarkannya. Biarkan saja, dibanding siapapun, Dong Yi adalah orang yang paling ingin percaya bahwa Jang Hee Bin tidak bersalah, jadi ketika tahu kebenaran-nya, Dong Yi adalah yang paling terpukul.
Dong Yi keluar dari biro penyelidik dan ia tidak percaya bagaimana ini bisa terjadi, bagaimana bisa Jang Hee Bin merancang strategi ini dan dari semua orang mengapa harus Jang Hee Bin yang melakukan tindakan ini?

Sukjong juga merenung di kediamannya dan ia ingat pengakuan Heo Jun Il. Sukjong ingat juga percakapan-nya dengan Ratu. Bagaimana Ratu yakin itu perbuatan Jang Hee Bin, Ratu dengan menyesal mengatakan bahwa itu yang sebenarnya. Sukjong terlihat pusing.

Ratu Inhyeon duduk dan Ahn Sang Gung meyakinkan Ratu kalau Sukjong tidak akan percaya begitu saja pengakuan tabib Heo Jun Il. Ahn Sang Gung berkata Sukjong tahu karakter Ratu. Ratu mendesah, sebaliknya ia merasa sudah jatuh ke dalam perangkap Chwi seon Dang.
Ratu berkata : Aku merasa seperti sedang terperangkap di tempat gelap dan aku tidak bisa kembali lagi.

Dong yi pergi ke Chwi Seon Dang dan Jo Sang Gung melarangnya masuk. Nyonya! Ijinkan saya menemui Yang Mulia. Jo Sang gung melarangnya dan minta dayang lain mengusir Dong Yi.
Di tengah keributan itu, Jang Hee Bin muncul dan minta Dong yi di lepaskan. Dong yi berkata : Yang Mulia, saya tahu Anda tidak merancang ini dari awal, Anda tidak berniat menjadikan semua seperti ini.
Dong Yi : Saya percaya Anda tidak akan pernah melakukan hal seperti itu. Anda bukan orang seperti itu. Hentikan semua ini Yang Mulia, ini bukan seperti Anda.

Jang Hee Bin : Apa maksudmu? Aku tidak tahu apa yang kau maksudkan.

Dong Yi : Yang Mulia!
Jang Hee Bin : Mengingat hubungan dekat kita di masa lalu aku memberimu peringatan terakhir dan jangan terlibat lagi jika kau masih mau bertahan hidup. Itu yang terbaik bagimu.

Jang Hee Bin : Jangan menghalangi aku dan tutup mulutmu. Jang Hee Bin merenung di kediamannya.

Dong Yi juga merenung dan mengingat kata2 Jang Hee Bin. Dong Yi sedih, Jang Hee Bin adalah inspirasinya dan juga orang yang sangat ia kagumi dan orang yang sudah membuat Dong Yi punya alasan untuk bertahan dan mencari jalan hidupnya sendiri. Dong Yi merasa ia sangat berhutang pada Jang Hee Bin atas semua yang sudah ia lakukan dalam hidupnya, tapi setelah ini Dong Yi tidak punya alasan lagi untuk berjalan di jalan yang sama dengan Jang Hee Bin.

Di Biro musik, hwang Ju Shik mengatakan pada para pemusik tidak akan ada musik yang akan dimainkan untuk sementara ini, jadi simpan alat musiknya baik2.
Yeong Dal datang dan mengeluh ia tidak percaya kalau semua ini terjadi, apa mungkin Ibu Suri sakit karena Ratu? Hwang kaget dan minta Yeong Dal hati2 dengan ucapannya. Yeong Dal tanya lagi lalu kalau bukan, apa Jang Hee Bin? Hwang ju shik minta Yeong Dal jangan bicara lagi, di saat seperti ini, strategi terbaik adalah diam saja.
(haha..menurutku dua orang ini adalah Juk Bang dan Go Do serial ini, Hwang yg kecil dan banyak akal, Yeong Dal yg tinggi besar tp hatinya kecil persis Go Do)

Sukjong merenung dan ingat kata2 Heo Jun Il. Sukjong juga tanya apa yang sebenarnya terjadi mengapa Heo Jun Il berkata seperti itu, Ratu Inhyeon tanya apa Sukjong percaya kesaksian Heo Jun Il. Sukjong berkata tentu saja dia tidak percaya tapi Sukjong harus mencari alasan mengapa Heo Jun Il bisa mengatakan itu.

Ratu berkata : Seperti yang saya jelaskan kepada Anda sebelumnya, saya menerima surat kaleng.
Lalu saya memanggil Penyelidik Jeong Sang Gung untuk melakukan penyelidikan rahasia bagiku.

Ratu berkata jika ia bersalah, kesalahan-nya hanya satu yaitu tidak menyampaikan ini pada Baginda lebih awal. Ratu takut ini membuat Baginda cemas. Ratu berkata bagaimana ia bisa mencelakai Ibu Suri, ini tuduhan untuk menjebaknya.
Sukjong mengerti dan ia tanya apa ada lagi yang tidak Ratu katakan. Ratu berkata itu sudah semuanya, Ratu tidak akan pernah menyembunyikan sesuatu dari Sukjong.

Kemudian Sukjong minta penjelasan Jang Hee Bin. Jang hee bin juga membela diri, sejak ia mendapat perhatian dari Sukjong, sudah berapa kali ia dijebak dan dituduh macam-macam. Sukjong berkata tapi Biro Penyelidik punya beberapa petunjuk dan juga cerita yang sudah mereka katakan.
Jang Hee Bin : Anda harus memilih untuk mempercayai mereka, begitu kan?

Jang Hee Bin menangis dan berkata dia selalu berpura-pura menampilkan muka tidak terjadi apa-apa di depan Sukjong, tapi apa Anda tahu, hatiku sudah robek berkeping-keping. Jang hee bin berkata sekarang Sukjong menuduhnya melakukan semua ini untuk mencelakai Ibu Suri. Jang Hee Bin menangis di depan Sukjong, berapa lama lagi ia harus terus dituduh seperti ini. Kapan ini berhenti, Yang Mulia.

Sukjong memanggil Kasim Han dan minta dipanggilkan Seo Yong Gi. Sukjong mengatakan pada Seo Yong Gi, bahwa dia tidak memilih untuk mempercayai Ratu Inhyeon atau Jang Hee Bin. Tapi semua ini membuat Sukjong sadar bahwa kebenarannya akan menakutkan. Sukjong harus tahu kebenarannya. Jadi ia ingin Seo Yong Gi menyelidiki ini untuknya. Temukan kebenarannya dan jangan membuang waktu lagi. Seo Yong Gi mengerti.

Oh Tae Seok bertemu Jang Hee Jae dan ia menyatakan kalau Baginda minta Seo Yong Gi menyelidiki ini, Oh TAe Seok mengeluh, ini seharusnya diurus Uigyeombu. Tapi Jang Hee jae berkata biar saja Seo Yong gi yang menyelidiki ini. Oh Tae seok heran, apa maksudnya, bagaimana kalau Seo Yong Gi tahu yang sebenarnya, apa yang harus dilakukan oleh Jang Hee Jae.
Jang Hee Jae yakin itu tidak akan terjadi. Oh TAe Seok heran, bagaimana kau bisa yakin? Jika ada yang salah, maka Jang Hee Bin dan kau akan celaka. Jang hee jae berkata bukankan ia sudah berkata ini akan diurus olehnya? Jang Hee Jae sudah punya rencana jadi Oh Tae Seok tenang saja.

Dong Yi menunggu Seo Yong Gi dan berkata kalau ia dengar Seo Yong Gi menghadap Baginda di Daejeon. Apa hasilnya? Seo Yong Gi berkata bahwa Baginda memintanya mengungkap kebenarannya. Dong yi berkata Heo Jun Il itu sengaja bersaksi palsu, jadi susah minta Heo Jun Il untuk mengubah kesaksiannya dan mengaku.

Seo Yong Gi tahu itu, ini pasti akan susah. Kita tidak punya bukti yang nyata, meskipun secara pribadi aku setuju denganmu, tapi kalau tidak ada bukti, kita tidak bisa membuktikan bahwa Ratu Inhyeon tidak bersalah. Apa kau mengerti jika kita tidak bisa menemukan bukti, maka kau dan semua gungnyeo yang terlibat penyelidikan harus bertanggung jawab?

Dong Yi tahu itu, tapi mereka tidak boleh takut dan memilih lepas tangan. Dong Yi berkata, ia tidak akan membiarkan Ratu Inhyeon untuk menanggung semua tuduhan ini, Dong yi tidak akan diam saja melihat ketidakadilan seperti ini.

JAng Hee Jae menemui Jang Hee Bin dan berkata seperti yang sudah diharapkan, Baginda meminta Seo Yong Gi menyelidiki ini. Jang hee bin berkata Sukjong mengalami waktu yang berat karena ia tidak tahu harus mempercayai Ratu Inhyeon atau dirinya. Jang Hee jae membenarkan, tapi tetap saja Sukjong minta Seo Yong Gi mengadakan penyelidikan untuk cari bukti yang nyata.
Jang Hee Jae berkata ia lebih gelisah tentang Dong Yi. Jang Hee Jae mendengar kalau Sukjong sering bertemu dengan Dong Yi dan bagaimana jika Sukjong menyukai Dong Yi, dan Dong yi mungkin saja akan mempengaruhi Sukjong. Jang Hee Bin memotongnya, itu tidak mungkin terjadi.

Jang Hee Bin : aku adalah orang yang melayani dan mendampingi Baginda selama 10 tahun ini, apa kau pikir bahwa Sukjong akan memilih mempercayai Dong Yi dibanding aku?
Jang Hee Jae setuju itu benar, tapi kita harus menyingkirkan Dong Yi demi kepentingan kita. Jang Hee Bin tetap tidak setuju, itu tidak perlu. Jang Hee Bin yang akan mengurus Dong Yi dengan caranya sendiri. Jang Hee JAe hanya perlu mengurus urusannya saja. Kakaknya mengerti.

Dong Yi kembali ke biro penyelidik dan mencari Jeong Sang Gung. Nyonya, saya harus menghadap Ratu Inhyeon segera. Jung Im kaget atas permintaan Dong Yi. Dong Yi berkata ini semua berawal dari surat kaleng yang diterima Ratu Inhyeon. Dong Yi merasa, perangkap itu mungkin sudah disiapkan sejak Ratu menerima surat kaleng itu.
Jadi Dong Yi harus menemui Ratu untuk tanya detilnya.

Akhirnya Jeong Sang Gung dan Dong yi menemui Ratu Inhyeon. Jeong Sang Gung berkata : Maafkan kami Yang Mulia, karena kekurangan kami, maka Yang Mulia jadi dituduh tidak adil. Ratu berkata itu bukan salah mereka, ia memang sudah dijebak oleh Chwi Seon Dang, sejak awal ini memang sudah direncanakan. Ratu minta maaf karena ia sudah menyeret mereka kedalam jurang bersama dengan-nya.
Ratu melihat ke arah Dong Yi, aku dengar dari Jeong Sang Gung, karena insiden ini, kau jadi berseteru dengan Chwi Seon Dang. Kau juga sudah memberikan seluruh tenagamu untuk mencari kebenaran, itu pasti tidak mudah untukmu, tapi aku bersyukur.

Dong Yi : Harap jangan seperti itu Yang Mulia, saya tidak pantas mendapat pujian Anda.

Jeong Sang Gung berkata mereka datang untuk mengajukan beberapa pertanyaan. Dong Yi tanya, apa mungkin Ratu menunjukkan surat kaleng itu pada orang lain selain biro penyelidik? Ratu mengaku sebelum mendiskusikan masalah ini dengan Jeong Sang Gung, Ratu sudah membahas masalah ini sebelumnya dengan keluarganya. Ratu berkata, keluarganya-lah yang pertama kali curiga bahwa ini perbuatan Chwi Seon Dang, tapi Ratu takut kalau insiden ini akan tidak terkendali, itulah mengapa ia memanggil Jeong Sang Gung untuk menyelidiki masalah ini. Mengapa kalian tanya?

Hwang Jung Gun membawa Seo Yong Gi ke rumah Heo Jun Il. Tuan ini rumahnya! seo Yong Gi memerintah untuk memeriksa secara menyeluruh. Ada seseorang mengintip dari pintu luar. Seo Yong Gi melihatnya dan mengenali orang itu sebagai salah satu anggota keluarga Ratu Inhyeon. Anak buahnya merasa tidak yakin.

Hwang Jung Gun keluar, Tuan..tuan ada sesuatu yang mencurigakan! Hwang Jung Gun mengeluarkan bungkusan dan memberikannya pada seo Yong gi. Ini disembunyikan. Seo Yong Gi membukanya dan menemukan uang kertas. Han Bu Jang berkata nilainya sekitar 10,000 nyang dan itu jumlah yang besar. Seo Yong Gi heran, bagaimana ini bisa terjadi. Hwang jung gun kaget dengan jumlahnya.

(Note: Uang kertas atau Jeohwa dibuat dari kertas daun mulberi di periode Joseon, menjadi uang kertas legal pertama kali dan digunakan sebagai alat tukar untuk perdagangan menggantikan koin, dan menghilang di awal abad 16. Seperti cek kalau jaman sekarang.)

Dong Yi mencari Cha Cheon soo. Orrabuni, tolong bantu aku, ini sangat penting. Cha Cheon Soo menenangkan Dong yi, jangan cemas aku akan melakukannya dan mencari informasi untukmu. Dong yi sangat berterima kasih pada Cheon Soo. Cheon Soo : Tapi kau harus janji padaku satu hal. Jika masalah ini menjadi tidak terkendali, kau harus segera meninggalkan istana.
Dong Yi kaget, Cheon Soo orrabuni!

Cheon Soo : Kau tahu jelas apa yang terjadi di istana, entah Ratu Inhyeon atau Jang Hee Bin yang akan jatuh, bagaimana jika kau tidak menemukan bukti yang meringankan Ratu Inhyeon, yang membuktikan kalau Ratu tidak bersalah? Jadi orang yang mengadakan penyelidikan akan diseret dan dituduh bersekongkol. Jika itu terjadi, kau harus mendengarkan aku Dong Yi. Kau harus pergi denganku.

Dong Yi : Tapi..

Cheon Soo : aku mohon Dong Yi..sudah cukup bagiku kehilangan ayahmu dan Dong Joo, aku tidak ingin kehilangan dirimu dengan cara sama. Aku mohon..

Dong Yi : Cheon Soo orrabuni...

Sukjong merenung memandang langit malam. Kasim Han berkata bahwa pejabat Do Seong Ji dan juga 3 sekretariat sudah pergi, mereka sudah lama menunggu Anda Yang Mulia. Kasim berkata, Baginda tidak ingin bertemu siapapun, siapa yang ingin Paduka temui?
Sukjong minta Kasim Han melakukan sesuatu untuknya. Kasim Han heran.

Dong Yi jalan pulang dan Kasim Han menemuinya. Dong Yi langsung memberi hormat. Kasim Han berkata : Tolong ikut saya. Baginda ingin bertemu denganmu. Dong Yi mengikuti Kasim Han untuk menemui Sukjong.

Dong Yi : Chon Na...
Sukjong menoleh dan ia terlihat sangat kacau.

Jo Sang Gung menemui Jang Hee Bin dan Jang Hee Bin tanya apa yang dilakukan Sukjong sekarang? apa dia masih sendirian di Daejeon?
Jo Sang Gung membenarkan, baginda tidak ingin bertemu siapa-pun.
Jang Hee bin membenarkan. Orang yang sangat terpukul sekarang ini jelas adalah Yang Mulia..dan ia akan menolak menemui siapapun sekarang..meskipun aku tahu itu, tetap saja membuatku kesal.

Jo sang gung heran, Yang Mulia? Jang hee bin menjelaskan, setiap kali ada masalah, Sukjong selalu datang padanya pertama kali, ia pasti mencari aku.
Jo Sang gung menyarankan, mengapa Jang hee bin tidak mengunjungi Baginda? Mungkin..Baginda menunggu kedatangan anda.

Sukjong jalan-jalan dengan Dong Yi. Sukjong minta Dong yi duduk. Keduanya duduk dan menarik nafas dalam2.

Sukjong : Angin malam ini terasa menyenangkan. Bersama denganmu, kita berdua duduk bersama menikmati angin malam ..sepertinya beban dihatiku sedikit terangkat.
Dong Yi menoleh kearah Sukjong : Yang Mulia..mengenai obat Yang Mulia IbuSuri..insiden ini..

Sukjong : Dong Yi..mengenai masalah ini, aku tidak ingin membahasnya lebih lanjut mengenai masalah ini..apakah itu dengan dewan menteri, atau dengan Ratu atau bahkan dengan Hee Bin, dalam hatiku aku tidak ingin melihat seorang pun dari mereka tapi tiba2 aku berpikir tentang kau dan aku minta kau datang.

Dong Yi terperanjat.
Sukjong : Ada kemungkinan kalau setiap kali aku bersama dengan Pungsan, maka perasaanku akan menjadi lebih baik, inilah mengapa kalau aku bersama denganmu, aku akan selalu melupakan bahwa aku ada di istana dan bahwa aku ini penguasa.

Dong Yi : Ini benar2 di istana dan juga Yang Mulia benar2 Raja dan itu membuat Anda menderita?
Sukjong : Jika mungkin aku kenal kau lebih awal dan belajar bagaimana memanjat tembok darimu, bukankah akan menyenangkan seperti itu, aku bisa memanjat tembok2 itu lebih awal dan lari dari istana.

Dong Yi tertawa tapi Sukjong menghela nafas.
Sukjong : Aku benar2 takut aku bisa melihat kebenarannya..yang satu adalah Ibu Bangsa ini, yang lain adalah Ibu dari calon Pangeran Mahkota. Dan bagiku, Ratu adalah isteriku yang setia dan Hee Bin..adalah wanita yang aku cintai dalam waktu yang lama tapi sekarang aku tidak bisa membuat diriku mempercayai satu-pun dari mereka..ini membuatku benar2..sakit hati..dan pikiran untuk menghukum salah satu dari mereka lalu membuang mereka..ini sangat memberatkan hatiku.

Dong Yi : Yang Mulia..sebenarnya, saya perlu mengatakan pada anda..
Sukjong : Ah ini benar2..apa sebenarnya yang kukatakan di depanmu? sepertinya..aku tidak bicara secara jantan..Aigoo! sepertinya aku sudah mempermalukan diriku dan kehilangan kewibawaan-ku sebagai Raja..ini bukan alasan aku memanggilmu kesini.

Dong Yi : Tidak apa Yang Mulia..tidak perlu menahan lagi..sekarang orang di depan saya adalah Ban Gwan Da Ri dan bisa bicara apapun yang ingin dikatakan, jadi silahkan bicara apa saja...Tuan.
Sukjong : Tuan?
Sukjong tertawa keras. Sukjong : Kau benar2 pungsan!...Kau adalah satu2nya orang yang selalu membuatku tertawa!

Sukjong : Dong Yi?
Dong Yi : ya..Yang Mulia

Sukjong : Aku sangat berharap kau akan bisa menjadi orang di istana ini yang bisa kupercaya. Ini akan menyenangkan...tidak ada seorang pun yang bisa kupercaya di istana ini tapi paling tidak aku punya kau yang bisa kuharapkan berada disampingku untuk waktu lama, bahwa kau bisa menjadi teman yang bisa kupercaya.
Dong Yi : Yang Mulia?..Yang Mulia! Sukjong menoleh ...

Jang Hee Bin dan rombongannya tiba dan ia mendengar suara tawa Sukjong. Jang Hee Bin kaget sekali melihat Sukjong terlihat gembira bersama Dong Yi. Jo Sang Gung memanggil Jang Hee Bin dan ia juga kaget melihat Sukjong dan Dong yi. Jang Hee Bin hanya bisa bergumam dan bergegas kembali ke Chwi seon Dang.

Jang Hee Bin tercekat dan hampir meledak. Ia meminta Jo Sang Gung pergi. Sendirian..Jang hee Bin mengingat kembali pemandangan yang baru saja ia lihat, Sukjong dan Dong Yi..dan mereka terlihat gembira, Jang Hee Bin bertanya dalam hati : Apa sukjong menyukai Dong Yi..bukan aku yang ingin ia lihat tapi Dong Yi yang ingin ditemuinya. Jang Hee Bin menangis terisak-isak.

Nyonya Park dan Nyonya Yoon di pasar dan Nyonya Park berkata menurut kata anaknya, tampaknya ada kericuhan di istana dan tanya apa Jang Hee Bin terkena kemalangan. Nyonya Yoon kesal apa Nyonya Park berharap terjadi kemalangan pada Jang Hee Bin. Nyonya Park berkata bagaimana mungkin? ia justru mencemaskan Jang Hee Bin. Nyonya Yoon menegaskan, tidak perlu cemas, Jang Hee Bin disayang sukjong jadi tidak akan terjadi apa2 padanya.
Nyonya Yoon melihat Dong Yi dan menggerutu berkata gadis tidak tahu berterima kasih. Nyonya Park tanya siapa Dong yi.

Dong yi mendekati Nyonya Yoon dan Nyonya Yoon marah, kau benar2 tidak tahu berterima kasih pada kemurahan yang sudah diberikan Jang Hee Bin, kau sudah mengkhianati Jang Hee Bin dan menyerangnya. Jang Hee bin sudah mempromosikan Dong yi dari Cheonmin menjadi gungnyeo, sekarang justru Dong Yi menusuk Jang Hee Bin dari belakang.
Nyonya Park memandang Dong Yi dan berkata kau terlihat baik, mengapa kau kejam sekali. Ayo minta maaf pada Nyonya Yoon. Dong yi berkata ia minta maaf, tapi ia tidak menghianati Jang Hee Bin dan ia juga tidak melakukan kesalahan sehingga harus minta maaf pada Nyonya Yoon.

Nyonya Yoon kaget dengan kata2 Dong Yi. Nyonya Yoon mau menampar Dong yi tapi Nyonya Park menghentikannya dan justru ia yang menampar Dong Yi, anak kurang ajar! Beraninya kau!
Yeong Dal juga lewat tepat saat Nyonya Park menampar Dong yi, Yeong Dal langsung mendorong Nyonya Park dan tanya apa yang terjadi.

Nyonya Yoon harus membantu Nyonya Park berdiri. Nyonya Park tanya siapa kau, dan melihat seragam Yeong Dal, kau ini orang biro musik kan. Siapa namamu? Yeong Dal minta Dong yi pergi dan menariknya. Nyonya Park marah dan berteriak, Yeong Dal benar2 kasar.

Dong yi masih merasakan akibat tamparan itu dan Yeong Dal tanya apa Dong yi baik2 saja, siapa dua wanita kasar itu. Dong yi meyakinkan Yeong Dal ia tidak apa2. Dong Yi tanya dimana Cha Cheon Soo. Yeong Dal mengaku biarpun mereka tinggal serumah, tapi ia tidak melihat bayangan Cha CheonSoo dimanapun.
Cha Cheon Soo pulang. Yeong Dal menyambutnya dan berkata Dong yi disini. Dong yi tahu dari Cheon Soo bahwa keluarga Heo Jun Il punya hubungan dekat dengan keluarga Ratu Inhyeon.

Cha Cheon soo menjelaskan bahwa Heo Jun Il datang dari keluarga yang sudah turun temurun menjadi tabib istana. Mendiang ayah Heo Jun Il juga adalah tabib pribadi keluarga Ratu Inhyeon dan juga menyediakan semua kebutuhan medis keluarga itu. Jadi dengan semua hubungan ini dan kesaksian-nya bahwa Ratu Inhyeon adalah dalangnya, tidak diragukan lagi ini kelihatan sangat buruk..

Seo Yong Gi membandingkan uang kertas lalu petugas Han masuk dan membawa pedagang dari perusahaan Im Sang Ju. Seo Yong Gi berkata ia harus mengkonfirmasi sesuatu. Seo Yong gi berkata sesuai yang ia ketahui, perusahaan anda punya hubungan bisnis dengan keluarga Ratu Inhyeon dan apa ini benar.
Pedagang itu membenarkan. Mereka membantu keluarga Ratu membuka jalan perdagangan ke Qing, China. Dan sejak itu, Ratu mendukung perdagang mereka. Pedagang itu heran, mengapa anda tanya ini Tuan?

Seo Yong Gi semakin yakin, ini benar jebakan untuk Ratu Inhyeon.

Dong Yi jalan pulang dan ia ingat laporan Cheon Soo mengenai hubungan keluarga Ratu dengan keluarga tabib Heo Jun Il. Dong Yi geleng2 kepala tidak percaya.

Demikian pula Baginda, Sukjong juga kaget mendengar bahwa keluarga Ratu dan keluarga Heo Jun Il punya hubungan dekat. Seo Yong gi membenarkan ini. Tapi kata sukjong, mereka tidak bisa menerima pengakuan itu begitu saja.
Seo Yong Gi membenarkan, tapi bukan itu saja Yang Mulia, coba lihat ini. Seo Yong Gi memberikan dokumen pada Sukjong dan Sukjong memeriksanya. Seo Yong gi menjelaskan dokumen ini ditemukan dari pencarian di rumah Heo Jun Il, heo jun il sudah menerima banyak uang dari keluarga Ratu.

Juga ada cek senilai 10 ribu nyang dan cek itu diterima sehari sebelum Ibu Suri Myeongseong pingsan dan koma. Sukjong membaca laporan itu. Orang yang mengeluarkan cek itu adalah keluarga dekat Ratu, lebih lagi itu dari perusahaan dagang yang juga punya hubungan dekat dengan keluarga Ratu.
Seo Yong Gi : Saya minta maaf Yang mulia. Sukjong bingung bagaimana ini bisa terjadi?

Dong Yi menemui seo Yong Gi lagi dan mengkonfirmasi temuan polisi. Seo yong Gi membenarkan, bahkan dia sudah lapor pada Sukjong. Dong yi berkata ini tidak mungkin, Ratu tidak bersalah. Dong yi yakin itu. Seo Yong gi menasihati, jangan terlalu terlibat dalam masalah ini, jangan ikut campur.
Dong yi kaget, Tuan! Seo Yong Gi berkata : Jika kau memilih untuk mempertahankan Ratu, kau mungkin akan dihukum. Jadi jangan ikut campur lagi. Apa kau mengerti?

Sukjong menemui Ratu dan memberikan cek itu, tolong jelaskan apa ini, Ratu. Ratu berkata ia bersumpah ia tidak tahu masalah itu.
Sukjong tanya apa kau berkata bahwa keluargamu juga tidak tahu mengenai ini? Ratu terdiam dan ia tidak bisa menjawabnya.

Sukjong tanya mengenai masalah ini, apa kau mendiskusikan dengan keluargamu? Ratu mengaku ia memang mendiskusikan dengan keluarganya. Saat saya menerima surat kaleng, saya sangat panik dan saya langsung mendiskusikan ini dengan keluarga saya.

Sukjong : Lalu mengapa kau mengatakan ini padaku sekarang? Apa kau mau menyembunyikan sesuatu dariku?
Ratu : Bukan begitu Yang Mulia, saya tidak menyembunyikan apa-apa. Anggota keluarga saya ada hubungan dengan Heo Jun Il dan saya tidak tahu hubungan mereka.

Sukjong ada di kediamannya dan petugas Do seong Ji tanya apa yang akan dilakukan mengenai masalah ini. Sukjong minta agar masalah ini diurus oleh Uigyeombu. Petugas Do seong ji mengerti.

Oh Yun memerintahkan untuk membawa semua keluarga Ratu dan juga pelayan dan orang yang bekerja di keluarga Ratu segera, semua harus ditangkap sebelum mereka melarikan diri. Anak buah Oh Yun langsung bergerak.

Ratu Inhyeon tanya pada Ahn Sang Gung apa yang terjadi. Ahn Sang Gung lapor bahwa Sukjong membawa masalah ini pada Uigyeombu. Ratu Inhyeon kaget. Menteri Jung In Guk ada bersama Ratu. Ahn Sang Gung menambahkan, semua yang terlibat masalah ini akan ditahan untuk ditanyai.
Ahn Sang Gung berkata semua dayang di istana Ratu juga akan diperiksa. Tapi Yang Mulia, harap anda jangan terbawa kekacauan ini dan tetap teguh berdiri membela kami dan apapun yang terjadi Yang Mulia harus memilih untuk tidak mendengar dan memikirkan kami semua.

Ratu terharu. Menteri Jung In Guk membenarkan. Ahn Sang Gung benar, apapun yang terjadi, pihak seoin akan berdiri dibelakang Ratu.
Ahn Sang Gung berkata jika kebetulan anda tidak dapat membuktikan bahwa Anda tidak bersalah, biarkan kami yang bertanggung jawab, dan Anda harus bertahan dari semua ini, Yang Mulia.

Ratu sangat sedih dengan rencana ini. Tiba2 terdengar Oh Yun memanggil. Menteri Jung keluar dan Ratu mengikutinya. Oh Yun minta maaf tapi ia sudah diperintah untuk memeriksa semua yang terlibat insiden ini dan ia mau membawa semua pelayan Ratu.

Ratu tidak bisa melakukan apapun. Menteri Jung marah dan bersumpah, Oh Yun akan merasakan akibatnya jika semua kebenaran sudah terungkap. Langit sebagai saksinya.

Ratu benar2 terpukul saat melihat Oh Yun membawa semua pelayan dan juga keluarganya ke Uigyeombu untuk diperiksa. Jang Hee Jae melihat semuanya dengan puas.

Jung Im heran melihat Dong yi mengenakan baju biasa, apa yang akan kau lakukan? Dong yi berkata ia harus pergi keluar dan mencari kebenarannya. Jung Im tidak setuju, Uigyeombu akan segera datang untuk membawa kita. Jika mereka tahu kau masih menyelidiki masalah itu maka Dong Yi akan dihukum.
Dong yi : Baik, kalau begitu, hukum saja aku. Jung Im : Dong Yi ah!
Dong Yi : Semuanya aneh dan tidak masuk akal. Kalau memang Heo Jun Il terlibat dengan keluarga Ratu dan bahkan menerima sejumlah uang yang besar, mengapa tidak dikatakan dalam kesaksian? Sepertinya semua ini sengaja agar mereka menemukan-nya sendiri.

Dong Yi : Mereka sedang menunggu kita untuk menemukannya, apa kau mengerti Jung im? Mereka menunggu agar kita menemukan bukti itu dan menyerahkannya sendiri pada Sukjong, itulah satu2nya cara untuk menghindari kecurigaan Sukjong.

Jung Im : Baik, anggap saja kau benar, tapi apa yang bisa kita lakukan sekarang? Jika kau terlalu dalam terlibat dalam masalah ini, kau akan ada dalam bahaya.

DOng Yi : aku tidak akan lari atau menghindar dari insiden ini dan jika aku menghindar sekarang, maka aku akan seperti pengecut, lebih baik aku menghadapi bahaya daripada menjadi pengecut. Dong Yi pergi.

Jo Sang Gung menghadap Jang Hee Bin dan lapor bahwa Ratu ingin bertemu Jang Hee Bin. Apa yang harus saya katakan, Jang Hee bin berkata ia akan pergi menemui Ratu.

Jang Hee Bin memberi hormat pada Ratu dan duduk di depan Ratu. Ratu tanya mengapa Jang Hee Bin melakukan ini, apa karena Pangeran atau karena kau ingin jadi Ratu?
Jang Hee Bin dengan dingin berkata ia tidak tahu apa maksud Ratu. Ratu berkata, Jang Hee Bin tahu pasti apa maksudnya. Jadi kumohon, hentikan semua ini. Karena masalah ini, banyak nyawa yang terancam dan orang yang bisa menenangkan semua ini adalah Jang Hee Bin.

Jang Hee Bin tetap berkata ia tidak mengerti maksud Ratu. Apa Yang Mulia ingin saya menutup mata untuk semua kejahatan Yang Mulia?
Ratu : Jang Hee Bin!!

Jang Hee Bin : Saya juga cemas kalau nyawa yang tidak bersalah akan hilang Yang Mulia, tapi bagaimana ini bisa karena saya? Apakah saya penyebab insiden ini. Yang Mulia tidak seharusnya mencari saya. Yang harus menyelesaikan masalah ini adalah Yang Mulia sendiri.

Ratu tersenyum dingin : Pasti ini benar2 sangat sulit..untuk mengeluarkan kata-kata seperti itu dari mulutmu, apa aku benar? Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi lebih jelas dari dirimu sendiri.
Ratu : Hee Bin, aku dulu begitu iri padamu. kau begitu cemerlang dan penuh percaya diri. Aku hanya bisa memiliki jabatan kosong sebagai Ratu, dan ini selalu membuatnya tertekan tapi aku segera sadar bahwa pemikiranku sedikit bodoh. Jang Hee Bin bukan orang yang bisa membuatku iri atau kagum seperti yang sudah kupikirkan selama ini.

Jang Hee Bin : Jika kata2 itu bisa memberikan hiburan bagi Yang Mulia, saya akan dengan senang mendengarkan tapi sayangnya ini adalah terakhir kalinya saya akan mendengarkan itu dari Yang Mulia, ini karena gelar Ratu yang Yang Mulia miliki akan segera menjadi milik saya.

Oh Ho Yang minta bantuan Hwang Ju shik tapi ditolak. Oh Ho Yang minta Hwang Ju shik percaya padanya kali ini saja. Oh Tae Pung datang dan tanya mereka bergosip apa. Hwang ju Shik berkata kalau Oh Ho yang ingin membawa On Nyeon keluar istana. Ayahnya marah, kau sudah gila? Bagaimana bisa kau membawa gisaeng istana keluar. Oh Ho Yang berkata ia punya alasan bagus. Alasan apa? tanya ayahnya.
Oh Ho Yang berbisik pada ayahnya, lalu Oh Tae Pung minta Hwang Ju shik mengijinkannya. Hwang benar2 kaget.

Oh Ho Yang ternyata minta Oh Nyeon melayani Jang Hee Jae. On Nyeon mengerti dan langsung duduk di sebelah Jang Hee Jae.
Jang Hee Jae heran, apa yang dilakukan Gisaeng istana di sini? Oh Ho Yang berkata On Nyeon adalah gisaeng terbaik di istana dan hanya menari di depan Raja. Jang hee jae berkata, berarti dia adalah wanita Yang Mulia, bagaimana boleh melayani aku?

Oh Ho Yang berkata bahwa Jang Hee jae bagai raja baginya. Tiba2 anak buah Jang Hee Jae datang dan memanggilnya. Jang Hee Jae mengeluh kau ini selalu saja mengganggu kesenanganku, ada apa? Ternyata Jang Hee Bin memangil Jang Hee Jae. Jang Hee Jae berkata pada Oh Ho Yang waktunya tidak tepat. Oh Ho yang janji akan membawa On Nyeon kapanpun Jang Hee Jae mau.

Jang Hee Bin tanya kakaknya, apa dia habis minum? Jang Hee Jae membenarkan. Dia minum untuk merayakan, bukankah semuanya sudah selesai dan sekarang saatnya merayakan. Jang Hee Bin berkata ini bukan saatnya untuk senang2, ini hanya permulaan-nya. Jang Hee Jae berkata langit mendukung dan mereka akan berhasil, percayalah padanya.
Jang Hee Jae mengerti dan ia bertanya apa Hee Bin tahu berapa lama ia menghabiskan waktu untuk menyiapkan ini. Maksudku Dong Yi. Apa Yang Mulia membiarkan Dong Yi bebas seperti itu?

Jang Hee Jae berkata, Jo Sang Gung sudah menceritakan-nya padaku. Yang Mulia bisa mendapat gelar Ratu tapi orang yang ada di hati Sukjong sekarang ini mungkin adalah Dong Yi.
Jang Hee Jae berkata pada Hee Bin : Anda tidak perlu mengatakan apapun, biar saya yang mengurusnya.

DOng Yi menemui Hwang Jung Gun di kantor polisi dan tanya mengenai cek dan perusahaan yang sudah mengeluarkannya. Hwang Jung Gun mengatakan semuanya, itu perusahaan Im Sang Ju. Mengapa kau tanya?
Dong Yi berkata ia ingin tahu. Hwang Jung Gun memuji Dong Yi sebagai gungnyeo penyelidik sejati. Ini kali pertama ia melihat gungnyeo penyelidik seperti ini, kau punya bakat. Dong Yi minta Hwang Jung Gun merahasiakan kalau ia pernah datang ke kantor polisi.

Hwang Jung Gun tanya apa kau menemukan petunjuk baru? Baik aku akan rahasiakan ini, kau bisa percaya padaku.

Dong Yi pergi tapi ia bertemu Cheon Soo. Orabuni! Cheon Soo mengingatkan Dong Yi, kau sudah janji kan, jika sesuatu yang buruk terjadi, maka kau janji akan pergi denganku.

Dong Yi : Maafkan aku Cheon Soo Orrabuni, tapi aku tidak bisa melakukannya. Aku tahu kebenarannya, dan satu2nya yang tahu adalah aku. Aku tidak bisa lari untuk bertahan hidup.

Cheon Soo : KAu benar2 putri Choi HyoWon dan adik Dong Joo. Jika kau tidak mirip mereka, mau mirip siapa lagi.
Cha Cheon Soo menggenggam tangan Dong Yi, ijinkan aku untuk terlibat juga.

Dong Yi : Orabuni..
Cheon Soo : Ini karena aku tidak tahan kehilangan dirimu lagi dan juga aku tidak bisa menghentikanmu. Jika kau berkeras mencari kenenarannya. Maka aku juga akan berkeras untuk ikut mengambil bagian dan tetap di sisimu untuk menjagamu. (ooohhh...)

Cheon Soo pergi mencari alamat Im Sang Ju. Dong yi tanya seseorang kemana ia bisa menguangkan cek. Berapa jumlahnya tanya orang itu? Sekitar 10 ribu nyang. Orang itu kaget, itu besar sekali jangan kau pikir bisa melakukannya di Im Sang Ju, perusahaan itu tidak sanggup menukar sebesar itu.
Jika kau mau menukar sebesar itu, kau harus pergi ke perdagangan Park Ju Myung. Im Sang Ju juga dapat uang dari perusahaan Park Ju Myung. Dong Yi : Apa itu benar?

Pedagang itu berkata lagi, Im Sang Ju dulu memang berjaya tapi sekarang sudah tidak lagi, siapapun yang memberimu cek itu pasti sudah membohongimu. Lalu orang itu pergi dengan barang dagangannya.

Dong Yi memikirkan semua petunjuk. Cek di rumah Heo Jun Il jelas2 dikeluarkan oleh perusahaan Im Sang Ju. Cheon Soo membenarkan, tapi mengapa keluarga Ratu memberikan cek yang tidak akan bisa dicairkan?Sebaliknya juga bagaimana bisa Heo Jun Il menerima cek yang tidak bisa dicairkan, ia akan rugi.
Dong yi berkata ini lah letak kesalahannya. Seseorang di Im Sang Ju sudah bekerja sama dengan mereka dan mengeluarkan cek palsu dengan jumlah itu.

Dong yi menyarankan untuk pergi ke Im Sang Ju dulu. keduanya bergegas ke perusahaan Im Sang Ju. Seseorang mengamati mereka.

Do Sang Gung menghadap Ratu Inhyeon. Do Sang Gung lapor bahwa Uigyeombu mulai bertanya dengan siksaan. Ratu kaget, dan Do Sang Gung minta Ratu tetap tegar dan semua pelayannya akan bertahan untuk membuktikan ketidak bersalahan Ratu. Do Sang Gung minta Ratu tidak menyia-nyiakan penderitaan anak buahnya.
Ratu sangat terpukul.

Ratu Inhyeon merawat Ibusuri dan berkata : Ibunda, apa ibu ingat, anda pernah berkata seseorang yang punya peran untuk bermain tapi sekarang yang bisa ia lakukan adalah keluar dari peran yang ia mainkan, maafkan aku ibu. Ratu menangis.

Sukjong merenung di kediamannya.

Cha Cheon Soo dan Dong yi menyelinap di sekitar perusahaan Im Sang Ju dan
Dong Yi : sudah hampir waktunya sekretaris itu pergi. Cheon Soo membenarkan dan berkata orang itu adalah yang bertugas mengeluarkan cek, setelah ini kita periksa dia.

Sekretaris itu mengunci pintu. Dong yi mau mengikutinya tapi Cheon soo menahannya. Ini bagianku, tunggu saja di sini. Dong yi berkeras ia mau ikut dengan Cheon Soo.
Cheon Soo berkata ini terlalu bahaya untuk Dong yi. Jika itu cek palsu, maka orang yang memerintah akan mengikutinya. tenanglah, aku akan mencari informasi bagimu. Percaya padaku.

Cheon Soo mengikuti sekretaris Im Sang Ju itu dan Dong Yi menunggunya. Sekretaris itu tahu kalau ia diikuti maka ia jalan semakin cepat.
Cha Cheon soo terus mengikuti dan sekretaris Im Sang Ju lari. Cha Cheon Soo kehilangan jejak. Tiba2 ia diserang dan Cheon Soo menghindari pedang dan melawan mereka.

Ternyata itu polisi. Hwang Jung Gun kaget, itu Cha Cheon soo. Seo Yong Gi heran, kau petugas koroner,kan mengapa kau mengikuti orang itu?
Seo Yong gi menghunus pedangnya dan tanya , tapi Cha cheon soo tidak bisa menjawabnya. Seo Yong Gi berkeras minta jawaban, mengapa kau mengikuti orang itu?

Dong yi menunggu Cha Cheon Soo dan ia heran mengapa lama sekali. Apa terjadi sesuatu pada orabuni? Dong yi mendengar suara,
Dong Yi : Orrabuni? apa itu orrabuni cheon soo?

Ternyata anak buah Jang Hee Jae dan juga beberapa orang. Mereka mendekati Dong yi.
Dong Yi : siapa kalian?
Tangkap dia!! Dong Yi lari. Tapi Dong yi tersudut dan dikepung.

Dong Yi Ep 20 Preview



Dong Yi 18
Dong Yi 17
Dong Yi 16
Dong Yi 15
Dong Yi 14
Dong Yi 13
Dong Yi 12
Dong Yi 11
Dong Yi 10
Dong Yi 9
Dong Yi 8
Dong Yi 7
Dong Yi 6
Dong Yi 5
Dong Yi 4
Dong Yi 3
Dong Yi 2
Dong Yi 1
Dong Yi

Picture of the Month - May

Korean Uber Cup Team
courtesy jakartapost.com


Judulnya : Impossible is Nothing

Tim Uber Cup Korea belum pernah menang melawan Tim Uber Cup China, dan semua mengakui kedigdayaan China, tapi bukan berarti tidak mungkin melawan China. Buktinya, semua melihat tgl. 15 Mei 2010 lalu, Tim Uber Korea akhirnya berhasil mengalahkan China.

Jadi, percayalah tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini.

Have a nice weekend...........^_^

April's Picture
March's Picture
February's Picture
January's Picture

Friday, May 28, 2010

Just a flower for you


How about some flowers in this long weekend...........? Happy hollidays guys...............

Thursday, May 27, 2010

Bad Guy episode 1

Judul : 나쁜 남자 / Nappeun Namja / Bad Guy
Genre: Thriller, melodrama, mystery
Episodes: 20
Broadcast network: SBS
Broadcast period: 2010-May-26 to 2010-July-29
Air time: Wednesday & Thursday 21:55

Cast :

Kim Nam Gil as Shim Gun Wook
Han Ga In as Mun Jae In
Kim Jae Wook as Hong Tae Sung
Oh Yun Soo as Hong Tae Ra
Jung So Min as Hong Mo Ne
Kim Hye Ok as Mrs. Shin

Sutradara : Lee Hyung Min
Screenwriter : Kim Jae Eun

Episode 1

Malam hari di atap gedung apartemen, seorang wanita berdiri menunggu, dia membawa origami bangau. Seorang pria jalan menaiki tangga menuju atas ...
Wanita itu kaget ada pria mendekatinya, jangan mendekat lagi...jangan..wanita itu jalan ke belakang dan semakin mendekati pinggir atap gedung...

Mun Jae In menyetir mobil sendirian (eh itu mobilnya Jin Ho ya..emang lagi tren mobil kaya gini). Matanya berkaca-kaca. Ia teringat kejadian siangnya. Kyo Han pacar Jae in, minta Jae in menemui ibunya di hotel. Ternyata ibu Kyo Han menghina Jae In, aku paling tidak suka dengan wanita yang hanya mengandalkan otaknya, mereka akan mimpi menikah dengan orang kaya dan kemudian menjadi sangat serakah.

Jae in menangis lagi di mobilnya. Ibu Kyo Han melanjutkan, terima ini..sambil mengulurkan amplop, kami mengeluarkan banyak uang untuk amal setiap bulan, anggap saja kau salah satunya.

Jae In menangis semakin keras dan ia tidak melihat ada pria yang menyeberang jalan. Brak! Jae In menabrak pria itu yang langsung jatuh. Jae In ketakutan, perlahan ia keluar dari mobil dan melihat pria itu tidak bergerak. Hei! kau tidak apa2?

Jae In memanggil bantuan dengan ponselnya, ia tidak melihat pria itu perlahan bangun dan saat Jae in menoleh ke belakang, pria itu sudah beranjak pergi. Jae In tidak tahu siapa dia. (kita mah tahu...KNG pastinya ^_^)

Sementara itu polisi memenuhi sebuah apartemen. Jae in lewat dekat apartemen itu. Polisi yang senior minta anak buahnya memeriksa dengan lebih teliti dan lihat rekaman CCTV. seorang polisi muda tersenyum dan berkata ini jelas bunuh diri, mau diperiksa apa lagi. Polisi senior itu marah, kau ini berapa lama jadi polisi? payah! kalau bunuh diri, buat apa bagian pembunuhan minta kita ikut memeriksa?

Polisi senior itu melihat sekeliling dan ia tertarik sesuatu. Setelah didekati teryata sebuah origami bangau bernoda darah (haha..aku inget skenario temenku "kupu-kupu kertas berdarah" haha..ehm ini seharusnya serius.)

Paginya, petugas kebersihan berusaha membersihkan bekas darah di aspal. Polisi memeriksa rekaman CCTV lobby apartemen dan tidak menemukan yang mencurigakan. Mereka masih terus mencari.

Jae in pergi ke pernikahan Kyo Han. Jae in menyembunyikan diri saat melihat Kyo Han. Kyo Han lari mengejarnya. Jae in marah, ia tidak menyangka Kyo Han pengecut, dengan menghinanya seperti ini, apa menjadi miskin itu dosa? Apa mencintaimu berarti harus punya sesuatu?
Pengantin Kyo Han bingung, siapa wanita ini..Tapi Jae in mengeluarkan uang dari ibu Kyo Han dan melemparkan ke tanah. Ambil ini! kembalikan pada ibumu, aku bukan salah satu lembaga sosial yang disumbangnya. Jae in melihat ke arah Kyo Han, aku pernah mencintaimu dan melihatmu seperti ini aku merasa menyedihkan. Jae in : Selamat atas pernikahan kalian! Jae in pergi.

Di apartemen itu, kedua polisi masih duduk di tangga masuk. Detektif Lee : "sigh..sudah berapa hari ini.."

Polisi senior: Detektif Lee, setiap kali aku ada di TKP, aku selalu merasa ada sesuatu yang hilang, dan aku tidak bisa tenang. Detektif Lee : jadi kasus ini belum bisa ditutup? Detektif Senior berkata apa kau tidak melihat goresan di pergelangan Choi Shun Young?

Memangnya Choi Shun Young menggores pergelangan tangannya dulu, dan terjun? Cek pacar Choi Shun Young dan semua orang yang terlibat dengannya. Tapi Pak, di CCTV terlihat kalau korban naik lift sendirian.
Detektif senior itu berkata : Memang benar, tapi bagaimana dengan tangga? tidak ada CCTV di tangga sampai menuju atap! Detektif Lee terdiam dan ia mulai merasa sesuatu, akhirnya ia berkata, Pak tapi Bapak harus pulang dulu.

Seorang pria latihan terjun payung dan mendarat sempurna di atas yacht. Hong Mo Ne melihatnya. Pria itu membuka helm dan yap he's our guy..Gun Wook. Hong Mo Ne kaget, siapa kau? Ada apa..sebuah suara terdengar dari dalam kapal. Hong mone berkata, kakak ada orang yang salah mendarat di kapal kita.

Hong Tae Ra keluar dan tanya kau latihan terjun payung? Siapa kau? Gun Wook tanya ini kapal anda? Saya Shim Gun Wook. Putri Hong Tae Ra memandang dengan terpesona..wow angel man..Gun Wook tersenyum bagai malaikat pada gadis cilik itu. Ibunya menyuruh masuk.

Para kru menjemput Gun Wook dan berteriak mengapa kau selalu mendarat ke kapal orang lain dan melakukan hal yang tidak berguna!

Jae In mengunjungi DIDIN art museum tempat ia kerja. Ia minta ijin pada manager museum untuk berangkat ke Jeju, ada eksibisi keramik disana. Managernya memberi ijin dan ia berkata, "Pergi kunjungi Mo Ne-ku sekali2, ia juga ada di Jeju, ia akan merayakan ulang tahun di sana, kalian berdua pergilah main."

Tiba2 mood manager Jae in berubah dan marah dengan teman Jae in. Jae in heran dan tanya pada temannya, mengapa seperti itu? Temannya berkata itu karena Hong Tae Sung. Hong Tae Sung? siapa dia? tanya Jae In. temannya heran, kau tidak tahu Hong Tae sung? dia berbisik Hong Tae sung itu anak diluar nikah President Hong, pemilik Grup Hae shin.

Teman Jae in berkata pergilah ke Jeju dan datanglah ke ulang tahun Mo Ne, Hong Tae sung juga akan datang. Manager sedang mencari calon menantu. Jae in tanya memangnya dia belum menikah? temannya tertawa, mengapa kau tertarik ya? bagaimana kalau kau mendekati Hong tae sung dan jadi menantu grup Haeshin, lalu muncullah di depan si brengsek Kyo Han itu. Dia pasti pingsan.
Jae in hanya menggeleng dan keluar dari museun. Ia bergumam, Hong Tae Sung..Hong Tae sung ..

Jae in mencari kado dan ia membeli pena, harganya mahal sekali $1,780! Jae in harus mencicil 12 bulan! Jae in berangkat ke Jeju.
Sampai di Jeju, Jae in langsung menuju hotel tempat pameran. Tiba2 Gun Wook lari2 dengan pinggang berdarah dikejar beberapa orang dan mereka terlibat perkelahian.

Jae in ada di tengah mereka, ia terperangkap. Gun Wook langsung menariknya dan menjadikannya tameng, lalu ia melepaskan Jae in yang ketakutan dan lari lagi. Mereka berkelahi lagi.
Jae in panik dan reaksi pertamanya langsung menelp polisi! Iya ada perkelahian..cepat ke sini..ini hotel apa ya..tiba2 Cut..cut

Jae in sadar ketika sutradara marah2, ternyata mereka sedang syuting. Jae in hanya bisa minta maaf. Kemudian aktor yang jadi tokoh utama mendekati sutradara.

Sutradara Action : Bagaimana kalau kita membuat perkelahian itu lebih dasyat lagi? sutradara berkata, badan Gun Wook bagus ya..action director itu kesal, badan Gun Wook..badan Gun Wook..aku juga sama tiga tahun lalu.

Action Art Director itu mendekati Gun Wook yang sedang istirahat. Dan reaksi Gun Wook langsung menolaknya, tidak bisa! Bukankah aku ini stuntman pemeran utama? Gun Wook bergumam, hmm mana pisauku..

Seorang aktris mendekati Gun Wook dan temannya geleng2 kepala. (Dan engga tahu promosi atau apa, teman2 kru berkata badan Gun Wook paling bagus diantara yang lain, iya lah..)
Gun Wook sebal melihat aktris itu, hei kau ini bukan pacarku kan.

Gun Wook minta naskah pada sutradara dan sutradara komen, kau ini bukan aktor kan, buat apa naskah? kau bahkan tidak harus berkata apa2. Gun Wook pergi dengan membawa naskah.

Jae in bertemu Hong Tae Ra di pintu hotel. Jae in mengenalkan diri sebagai pekerja lepas waktu di museum seni Ny. Shin dan ia juga teman Mo Ne. Ia datang untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada Mo Ne.

Putri Tae Ra mengenali Gun Wook yang jalan di hotel dan mengejarnya (ckckck gadis cilik juga ngejar KNG?)
Mo Ne kebingungan mencari keponakannya. Ia menelp Tae Ra, "Kakak, apa So Dam bersamamu? So Dam hilang." (kenapa namanya So Dam? anaknya Bi Dam? hehe kayanya lucu kalo Bi Dam punya anak perempuan yg jago pedang, wah lama2 aku buat skenarioku sdr..)

Gun Wook jalan terus ke atas, ia tahu So Dam mengikutinya dan tersenyum pada So Dam. Mereka sampai di atap hotel. Gun Wook tanya "Sampai kapan kau mau mengikutiku?"

So Dam : Kau jatuh ke air tadi..apa sayapmu sudah kering? mengapa kau menaruh sayap di atas kepala bukan di punggungmu?
Gun Wook : Malaikat sekarang ini, bisa mengubah posisi sayapnya dimanapun mereka suka.

So Dam : Ya, kau Angel man. Tuan..ayo terbang..So Dam menarik tangan Gun Wook ke tepi atap hotel dan Gun Wook terhenti.
Gun Wook berdiri di tepi atap hotel dan berkata, lihat..sayapku sudah kering kan? Gun Wook menutup mata dan mengulurkan tangan. Mo Ne ke atas dan melihatnya. Gun Wook terjatuh.
So Dam : Paman..

Tae Ra dan sekuriti juga ke atas. Hong Mo Ne dan So Dam sekuat tenaga menahan tangan Gun Wook. Gun Wook berhasil naik. Mo Ne terpana melihatnya, So Dam tanya, Ahjussi, mengapa kau tidak bisa terbang?
Sekuriti datang dan menangkap Gun Wook, ia pikir Gun Wook mencelakai Mo Ne (well kalo dilihat dari posisinya memang ehm..)

Tae Ra : Kau mau apa? apa kau mau mengancamku dengan menggunakan putriku? Jika tidak mengapa kau bawa putriku ke atas sini? Tae Ra menampar Gun Wook ugh..
Mo Ne : So Dam yang naik sendiri ke sini.
Tae Ra : Aku tidak salah paham kan? Melihatmu lagi di sini itu berarti kau ingin....

Gun Wook tidak menjawab hanya memandang ke arah Tae Ra dan ia perlahan maju, mengulurkan tangan ke arah Tae Ra, Tae Ra menahan nafas, ternyata Gun Wook mengambil benang di baju Tae Ra (ha ini adegannya Mi shil!) dan Plak!! lagi.

Tae Ra dengan emosi yang tidak bisa dijelaskan, menarik adik dan putrinya, pergi, ayo kita pergi. Saat ketiganya turun dengan lift, Hong Mo Ne memegang tangannya yang tadi di pegang Gun Wook.

Ketiganya turun dan Tae Ra berkata, mengapa kita diam saja ayo lapor polisi. Tiba2 So Dam berkata, Ibu aku yang mengikutinya aku mengikuti angel man. Mo Ne juga membela Gun wook. TAe Ra tanya pada manajer hotel, apa mereka benar membuat film di sini?

Manajer hotel membenarkan dan Tae Ra memastikan agar tamu2 lebih diutamakan well itu ternyata hotel mereka..Mo ne kesal dengan kakaknya karena kurang down to earth. Tae Ra membentak Mo ne, tahu apa kau? Tahu apa kau dengan orang2 seperti itu. Mo Ne hanya berkata aku tidak tahu.

Jae in menelp adiknya Mun Gun hee dan menceritakan kalau ia ada di Jeju.
Adiknya mendesak agar JAe in menikah dengan orang kaya.

Jae in menunggu di kamar Mo Ne dan ia melihat bath up/whirpool? dan masuk kedalam tepat saat Mo Ne masuk. Jae in memberikan hadiah pena pada Mo Ne, ternyata yang jatuh pisau. Mo Ne kaget wah apa ini..Jae in teringat itu pisau yang ia dapat saat "disergap" Gun wook, Jae in mengeluh, ia sadar penanya tertukar.

Percakapan beralih ke Hong Tae Sung. Mo Ne heran mngapa tiba2 Jae in tertarik dengan keadaan Tae Sung dan saat Tae Ra masuk, Mo Ne ingin mengundang Jae in makan malam besok, tapi Tae Ra berkata itu hanya untuk keluarga. Jae in tersenyum tapi ia merasakan penolakan halus Hong Tae Ra.

Gun Wook tertidur di atas atap hotel. Dia mimpi buruk, dalam mimpi ada seorang anak laki, mungkin Gun Wook kecil, ibunya merawatnya dan ia menangis dengan memegang sebuah laporan dan ada anak dengan baju seragam sekolah bagus (kaya seragam Shin Hwa). Lalu Gun Wook terbangun.


"Apa kau sendirian?" seorang wanita cantik mendekatinya. Seorang artis dari film itu dan ia berkata aku ingin ke atas untuk dapat pujian tentang penampilanku. Dan ia kaget melihat wajah Gun Wook, kenapa wajahmu? Tapi Gun Wook menyingkirkan tangannya. Diam saja. Wanita itu berkata lagi kau harus hati2 dengan wajahmu, org2 seperti kita..wajah kita adalah modal kita.

Gun wook berkata : Ah wajahku tidak akan masuk TV (Bwa.....yg benar..bukannya yg paling banyak...)
Artis itu berkata besok ia mengandalkan Gun Wook untuk scene-nya, ini pertama kali ia main film action. Artis itu berkata ia percaya pada Gun wook. Gun Wook membalas, kau tidak bisa percaya padaku!

Asisten artis itu datang dan menjatuhkan bajunya. Artis itu Choi Hee Joo, berkata aduh Da Lim hati2..dan mereka akhirnya turun. Setelah mereka diluar pandangan Gun wook, Hee Joo berubah kejam dan kasar, ia memarahi asisten-nya dengan kata2 kasar.

Jae In dan Mo Ne berjalan di sekitar hotel. Mereka akan makan malam bersama. Tapi tiba2 ada pria yang memanggil Hong mo Ne, Mo ne minta maaf pada Jae In, kakak aku lupa aku ada janji dengan Tuan Uhm. Jae in tersenyum dan berkata sudah tidak apa2. Mo Ne masuk ke hotel dengan Tuan Uhm. Jae in terlihat sedikit kecewa.

Gun Wook berdiri di jembatan dan ia membaca skrip, ia membuat bangau origami (satu2nya origami yg ku-kuasai juga hehe..) dan bangau itu jatuh ke bawah. Ke arah Jae in yang lewat. Jae in memungutnya dan melihat ke atas..Gun wook melihat sekilas dan pergi.

Detektif senior juga melihat foto bangau bersimbah darah itu dan ia berkata ini aneh..kalau kau mau bunuh diri bukankah kau menulis surat? gadis ini sepertinya terlalu terburu-buru untuk bunuh diri.
Detektif itu tanya pada anak buahnya, hei kau sudah mencari tahu pacar gadis itu? Detektif Lee berkata iya, aku sudah memintanya menghubungiku. Detektif senior berkata, jangan diam saja kejar terus.

Tuan Uhm tanya, apa kau suka yacht-nya ? Mo Ne mengangguk. Tuan Uhm tanya, apa terjadi sesuatu di yacht? Mo Ne justru tanya, Uhm sshi, mengapa kau mau menikah denganku? Uhm berkata ia menyukai Mo ne. Tapi tampaknya Mo ne punya ide sendiri tentang pernikahan.
Gun Wook masuk ke dalam restoran dan langsung ke toilet. Mo ne melihatnya dan berkata pada Uhm ia ada perlu sebentar dan mengikuti Gun Wook. Gun Wook kaget dan berkata ini toilet pria. Mo ne berkata ia tahu, ia hanya mau berterima kasih.

Mo ne kaget melihat wajah Gun wook, oh wajahmu, itu karena kakak-ku ya..(Tae Ra memang menampar Gun Wook dg keras.) Mo Ne minta maaf dan Gun wook berkata tidak perlu minta maaf.

Gun Wook mendengar ada yang datang dan ia cepat menarik Mo Ne ke dalam WC. Uhm masuk dan ia curiga, tapi tidak terdengar apapun. Gun Wook berbisik di telinga Mo Ne, kau ini cukup berani ya..Mo Ne berkata itu karena aku benar2 merasa bersalah.

Setelah Uhm keluar dari toilet. Gun wook dan Mo Ne keluar. Mereka berpisah.

Tae Ra dan So Dam membaca buku cerita. So Dam tanya apa ia besok boleh bertemu angel man-nya lagi? Ibunya berkata So dam sudah besar sehingga bisa mengenali pria hanya dengan sekali lihat (Well apalagi yg kaya Gun Wook ya..). Ibunya tanya apa kau mengikutinya? So Dam mengangguk.
Tae Ra berkata agar So Dam jangan melakukan itu lagi. Biarpun ia tersenyum? tanya so Dam. Ia tersenyum? Tae Ra heran dan ia ingat saat menampar Gun Wook. Sekilas, ada penyesalan di mata Tae Ra.

Uhm bermobil dengan..Choi He Joo, artis yang tadi bersama Gun wook. Mereka jelas selingkuh dibelakang Hong Mo Ne dan saat sedang menyetir tiba2 ada motor yang melintas dan mobil mereka hampir tabrakan. Motor dan orangnya jatuh. Orang itu buka helm, siapa lagi kalau bukan Gun Wook.

Choi Hee joo langsung pakai kaca mata hitam. Gun wook melihatnya sekilas dan ia tahu itu Hee Joo. Uhm keluar dan tanya apa Gun wook baik2 saja dan ia menyerahkan uang. Gun wook tidak bereaksi dan Uhm (kenapa marganya Uhm?) memberikan cek. Uhm dan Hee Joo akhirnya pergi.

Malam2 di dermaga, Gun Wook sambil makan permen lolipop memandangi cek itu. Ia membakarnya.
Paginya, kru film bersiap untuk syuting scene skydiving. Jae in pergi ke lokasi dan tanya mengenai pena-nya. Apa ada yang lihat? Itu mahal. Kru film berteriak apa ada yang melihat pena gadis ini?

Gun Wook menoleh dan ia ingat, ia menemukan pena tapi Gun wook cuek saja dan berjalan pergi. Kru film minta maaf, tampaknya tidak ada yang melihatnya Nona.

Da Lim asisten artis Choi Hee joo ada di hangar pesawat. Ia melakukan sesuatu dengan tali parasut. Da Lim kaget dan berhenti saat mendengar suara orang bersiul. Ternyata Gun wook yang sudah akan siap2.

Gun Wook menarik tangan Da Lim. Apa yang kau lakukan? Da Lim meronta, lepaskan tanganku! Gun Wook menunjuk ke parasut, disini..disini..dan di sebelah sini..kalau kau mau memotongnya. Da Lim kaget. Da Lim tidak tahan dan ia berteriak, kau tidak tahu betapa jahatnya Choi Hee joo!

Da Lim : Ia selalu merendahkan dan meremehkan aku, berteriak tanpa alasana, memaki tanpa alasan dan selalu menghinaku. Lepaskan!! Lepaskan tanganku! Da Lim menarik paksa tangan-nya dari Gun wook, tapi karena Da Lim membawa pisau kecil, pisau itu melukai tangan Gun wook, sehingga berdarah. Da Lim kaget dan ia merasa menyesal.

Gun wook : Kau ingin Choi Hee Joo mati? Kalau ia sudah mati, lalu apa? Apa hidupmu akan berubah? Tidak, akan muncul Choi Hee Joo yang lain lagi yang akan kembali menginjak-injakmu.

Da Lim terdiam. Gun wook melanjutkan, membunuh orang itu gampang, mau ..aku ajari? Apa kau tahu apa yang lebih susah daripada membunuh Choi Hee Joo? yaitu melebihi Choi Hee joo, berada di atas Choi Hee joo, dan tidak membiarkan seorang pun menginjak-injakmu lagi. (itu..suara hati Gun wook untuk dirinya sdr juga..)

Gun Wook dan Choi Hee Joo siap2 terjun dari pesawat. Hong Mo Ne bangun dan ia jalan di dek kapalnya. Ia heran karena menemukan potongan tali aneh di kapalnya. Gun Wook berkata pada Hee Joo kita lompat setelah hitungan ke 3. Mereka lompat!
Uhm datang dan membawa bunga dan kado untuk Hong Mo Ne di kapalnya. Gun Wook tanya mengenai pacar Hee Joo yang ia lihat semalam. Hee Joo berkata Uhm hanya pacar sementara saja. Gun Wook tanya apa Hee joo mencintai Uhm. Hee joo tidak mencintainya, bahkan ia tahu Uhm akan menikah.

Gun wook berkomentar Uhm seharusnya menunggu sebentar lagi. Calon isterinya itu masih anak2 dan bukan wanita. Gun wook berkata dalam hitungan ke tiga, tarik tali parasutnya.
Gun wook menarik tali parasutnya dan terbuka. Hee Joo juga menarik talinya, hanya saja tidak terbuka dengan sempurna. Di bawah kru film tegang terutama Da Lim. Hee Joo panik. Gun Wook berteriak, fokus! tetap fokus!

Tapi Hee Joo benar2 akan jatuh. Gun Wook membuat keputusan cepat. Gun wook terbang mendekati Hee Joo (weee..superman..) dan ia menukar parasut mereka!
Hee Joo memakai parasut Gun Wook dan Gun Wook terjun tanpa parasut sempurna. Kru film berteriak2 : Gun wook...!!! Gun wook apa yang kau lakukan! Hee Joo!! Gun Wook!!

Gun Wook terus terjun dan jatuh ke laut....oo (aku ngga ngerti ttg skydiving, tp scene kaya gini memang masuk akal ya..trus kalo jth dr ketinggian langsung ke air ngga lumpuh tu..)

Di kantor polisi, Detektif Lee (yg lumayan cute juga) lari dan berkata, Pak, saya sudah mengetahui keberadaan pacar Choi Shun Young/korban yang jatuh dari apartemen. Detektif senior langsung tanya dimana dia?
Detektif Lee : di Jeju!

Kru film menolong Gun wook yang pingsan, hei hyung..kau tidak apa2, bangun hyung !! Gun wook pingsan dan waktu berputar.......

Seorang Ibu berteriak, ayo makan..Tae Sung kecil dan orang tuanya makan bersama. Ibu Tae sung berkata meskipun ayah menggunakan alat bantu pendengaran, bukan berarti ayahmu tidak bisa mendengar.

Kembali ke masa kini, hyung..!! kau tidak apa2 Kak!! Bangun!! dan Gun wook-pun membuka mata. Ia muntah. Gun Wook antara sadar dan tidak, ia melihat ayahnya berkata, mulai sekarang kau harus mendengar aku, ayah kandungmu mencarimu, jadi kau harus tinggal dengan-nya. Kau adalah Hong Tae sung.

Gun wook kecil teriak, tidak!! tidak!! dan ibunya menangis. Gun Wook dewasa termangu di buritan kapal mengingat itu. Kilasan2 ingatan berkelebat di benaknya.

Gun wook kecil dibawa oleh orang tuanya ke sebuah rumah besar. Ia menangis terus dan berteriak tidak mau, tidak mau. seorang pria keluar dan langsung berkata, Tae Sung! ayo masuk..ayo..Gun wook terus menangis dan meronta, Ibu..aku tidak mau! Lalu gerbang tertutup.

Di luar, ayah dan ibunya menangis. Di rumah keluarga Hong, Gun Wook terus berbicara dengan bahasa isyarat. Gun Wook berkata, jika aku bicara, ayah dan ibuku akan jadi kaya dan menjemputku? Nyonya shin berkata, President Hong adalah ayahmu. Ayo bicara, kau mau bicara apa?
Nyonya itu berkata ia mengerti. Akhirnya Gun Wook memanggil, A..Ayah..dan Tuan Hong langsung memeluk Gun Wook.

Gun Wook dewasa memejamkan mata dan mendesah.


Jae in berdiri di galeri dan memandang bangau kertasnya. Ternyata itu sobekan skrip dengan coretan Gun Wook, "Kak Tae Ra, Mo Ne, semua orang Hae Sin, di malam hari, benar2 gelap, dimana langit, dimana tanah, itu hanya pantulan, jika terang, aku tidak bisa mengatakan perbedaan-nya"

Gun wook ingat saat akan membuat foto keluarga. Semua berkumpul dan foto. Gun wook ingat lagi, saat itu dia diusir keluar dari rumah besar, "Beraninya kau datang kemari menipuku!" Tuan Hong mengusirnya di tengah hujan deras dengan satu koper. Gun Wook ingat itu.......

Personal Opinion :

Untuk seri pertama, Bad Guy lumayan menjanjikan. Ini kesempatan produser "mengeksploitasi" Kim Nam Gil haha..yah memang ini film beliau, dan aktingnya utk ep. 1 memang yg paling kuat, tapi kan baru ep 1.

Intinya ini anak tertukar. Gun Wook dikira Tae Sung, setelah test DNA ternyata bukan. Jadi Gun Wook ini kasihan, dia bukan anak kel. Hong dan juga bukan anak kel. yang dulu itu sepertinya. Diusir ditengah hujan, anak kecil..ya pantas kalau dendam...

Oya, serial ini juga mempopulerkan trench coat lagi. Kaya jaman film Triad tahun 90-an hehe kaya lihat Chow Yun Fat, Andy Lau, Leslie Cheung, Teng Kuang Yung, Danny Lie Shiu Shen, Chang Sieh Yu dll lagi...gara2 trench coat-nya.