Wednesday, August 5, 2009

Sinopsis My Name Is Kim Sam Soon Episode 2



Sam Soon diperkenalkan sebagai Kim Hee Jin oleh Jin Heon saat dia mulai bekerja di cafe Jin Heon.
Sam Soon menyadari bahwa semua karyawan wanita di cafe itu jatuh hati pada Jin Heon. Mereka mengadakan pesta penyambutan untuk Sam Soon.

Sam Soon menghadiri kencan perjodohan yang diatur oleh ibunya di hotel Ibu Jin Heon. Pada saat yang bersamaan Jin Heon juga menghadiri perjodohan di tempat yang sama.
Jin Heon tidak percaya Sam Soon dapat meloncat dari satu hubungan ke hubungan yang lain. Jin Heon merusak kencan sempurna Sam Soon dengan berpura-pura menjadi pacarnya.
Akhirnya kencan Sam Soon rusak, demikian pula kencan Jin Heon.


Sam Soon sangat kesal dengan Jin Heon dan langsung memutuskan mengundurkan diri saat itu juga. Jin Heon menyadari kesalahannya dan dia mencoba membujuk Sam Soon terus.
Jin Heon terus mengikuti Sam Soon dan menawarkan kenaikan gaji. Sam Soon pergi ke pusat permainan, main pachinko, karaoke, bahkan naik cable car di Namsan Tower, sampai akhirnya
mereka makan di kaki lima dan Sam Soon mabuk berat.

Jin Heon membawa Sam Soon ke apartemennya, membersihkan Sam Soon, mengirim bajunya ke dry cleaning, dan membiarkan Sam Soon menginap di apartemennya.
Ibu Jin Heon mendengar bahwa kencan Jin Heon rusak lagi karena seorang wanita bernama Sam Soon.

Keesokan harinya Sam Soon bangun dan marah2 kepada Jin Heon. Pada saat itu, ibu Jin Heon masuk ke apartemen Jin Heon. Ibu Jin Heon kaget melihat Sam Soon ada di apartemen Jin Heon.
Dia mengira Sam Soon adalah pacar Jin Heon dan meminta Jin Heon membawa Sam Soon ke rumah untuk diperkenalkan secara resmi.

Sam Soon dan Jin Heon berangkat kerja bersama, sebelumnya Sam Soon sarapan dulu. Saat makan, Jin Heon tiba2 berkata : Ayo kita coba pacaran.
Kaget, Sam Soon menyemburkan makanan di mulutnya yang tepat mendarat di muka Jin Heon.

Sinopsis My Name Is Kim Sam Soon Episode 1



My Name Is Kim Sam Soon

Casts :

Kim Sun Ah : Kim Sam Soon
Hyun Bin : Hyun Jin Heon
Jeong Ryeo-Won : Yoo Hee Jin
Daniel Henney : Henry Kim


Di malam Natal Sam Soon memergoki pacarnya (Hyeon Woo) sedang bersama wanita lain di hotel. Dia berjalan mengendap2 dan jatuh terguling sampai akhirnya pacarnya keluar kamar dan memergoki Sam Soon.

Mereka bercakap2 di lobby hotel dan pacar Sam Soon memutuskannya. Sam Soon mencoba untuk mempertahankan hubungan dan terus bertanya mengapa.

Pada saat yang bersamaan Jin Heon kebetulan duduk di belakang Sam Soon mendengar semua percakapan mereka. Jin Heon tidak dapat menahan dirinya untuk tertawa dan lebih memperhatikan apa yang terjadi dengan pasangan di belakangnya. Hal ini membuat wanita yang berkencan dengan Jin Heon marah (ternyata Jin Heon juga sedang mengikuti perjodohan) dan menyiram wajah Jin Heon dengan air.

Sam Soon pergi ke toilet dan menangis disana, tapi dia tidak menyadari bahwa dia salah masuk toilet. Dia masuk toilet pria. Seseorang menggedor pintu toilet, Sam Soon yang sedang kacau membuka pintu dengan kancing baju terbuka dan wajah penuh mascara yang luntur karena air mata. Ternyata Jin Heon yang mengetuk pintu, setelah menyadari keadaannya Sam Soon berteriak dan membanting pintu.

Ibu Jin Heon memiliki hotel tempat Sam Soon mencari Hyeon Woo. Dia ingin Jin Heon mengurus hotel tapi Jin Heon menolaknya, dia lebih memilih mengurus cafe ala Perancisnya Bon apetitt.
Dia pergi ke cafe dan mendapati bahwa chef pastrynya mengundurkan diri. Dia pergi ke hotel ibunya untuk meminta bantuan, tapi justru Jin Heon dimarahi oleh ibunya karena merusak perjodohan yang lalu. Jin Heon dipaksa menikah oleh ibunya tapi dia menolak biarpun ibunya terus memukulnya.

Sementara itu Sam Soon sedang diinterview untuk posisi chef pastry, tapi dia ditolak karena dianggap kurang memenuhi syarat. Dia mengintip di dapur pastry dan bertabrakan dengan Jin Heon. Rambut Sam Soon tersangkut kancing jas Jin Heon, bukannya melepaskan dengan perlahan, Jin Heon masuk dapur dan meminta gunting.

Jin Heon menggunting rambut Sam Soon begitu saja tanpa menghiraukan protes Sam Soon. Sam Soon marah dan melemparkan mango mousse cake ke wajah Jin Heon.
Bukannya marah, Jin Heon justru memakan cake itu dan menyadari bahwa rasanya enak. Jin Heon berlari keluar mencari Sam Soon.

Jin Heon terus mengikuti Sam Soon dan menawarkan pekerjaan sebagai chef pastry di cafenya. Setelah dibujuk akhirnya Sam Soon bersedia datang untuk diinterview.

Sam Soon datang ke cafe membawa beberapa sample cake buatannya. Dia berhasil lulus interview dan dia punya satu syarat. Sam Soon ingin diperkenalkan sebagai Kim Hee Jin.
Jin Heon bersedia memperkenalkan Sam Soon dengan nama apa saja selain Kim Hee Jin. Sam Soon berkeras dan akhirnya Jin Heon menyerah.

Di pesawat, Hee Jin pulang ke Korea. Dia duduk disamping kakak perempuan Sam Soon, Yi Young. Hee Jin pulang setelah berada di Amerika selama 3 tahun.



Notes :

Salah satu drama favoritku, karena aku paling suka suasana cafe dan kue...hehe :) Kuenya enak-enak kelihatannya. Yummy..

Monday, August 3, 2009

BBF Cast di Konser SS501


Serial Boys Before Flowers memang sudah berbulan2 lalu berakhir, tapi tampaknya persahabatan cast BBF terus terjalin di luar kamera. Well..it's good, setelah kecelakaan dan berduka karena kehilangan Jang Ja Yun, persahabatan adalah hal yang sangat berharga. Well done guys..


Cast BBF Lee Min Ho, Kim Bum dan Gu Hye Sun muncul di konser SS501 di Seoul tanggal 01 Agustus 2009. Kehadiran mereka untuk memberi semangat teman mereka Kim Hyun Joong yang menjadi leader SS501.




Ini adalah konser SS501 yang berjudul “SS501 1st Asia Tour Concert in Seoul, Persona.”
Kapan ya konser di Indonesia..?



Kim Hyun Joong


Special credit for : Javabeans and HanKyung.com

Boys Before Flowers Special Edition

Special Edition 5 Years later Woo Bin




Special Edition 5 Years later Yi Jung




Special Edition 5 Years later Ji Hoo




Special Edition 5 Years later Jun Pyo




Enjoy....:)

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 25 - Final Episode

Pagi2 sekali Jan Di menaruh lunch box di samping tempat tidur Jun Pyo dengan bercanda Jan Di "memantrainya" : Abra kadabra buatlah Jun Pyo mengingat Jan Di..:) Tak lama Yoo Mi masuk ke kamar Jun Pyo. Jun Pyo terbangun dan melihat lunch box itu. Jun Pyo tanya apa itu, Yoo Mi membukanya dan voila...Jun Pyo's rice komplit. Jun Pyo seperti teringat sesuatu dan saat dia mencoba telur gulung dia mengingat suatu kenangan yang menyenangkan. Jun Pyo tanya apa ini bikinan Yoo Mi, dan Yoo Mi mengiyakan (hiihh..ini anak..) Sesuatu yang harus kuingat itu kau kan..?

F2 makan siang di restaurant bubur yang membuat Jan Di dan Ga Eul memandang mereka dengan penuh tanda tanya. Kemudian mereka memberikan kabar gembira : Jun Pyo sudah pulang. Jan Di meloncat gembira dan langsung menuju rumah Jun Pyo.


Yi Jung dan Ga Eul berjalan belakangan. Yi Jung ingin mengatakan dua hal pada Ga Eul, pertama kabar buruk dan kemudian kabar baik. Yi Jung mengawali dari berita buruk, Dia akan pergi ke luar negeri selama 4 atau 5 tahun. Berita baiknya : Kalau aku kembali, kau yang akan pertama kali kutemui. Itu kalau kau belum menemukan soulmate-mu. Bukan pernyataan cinta sih, tapi tentu saja Ga Eul sangat senang.

Karena ingin segera bertemu Jun Pyo, Jan Di langsung masuk ke kamar Jun Pyo dan bertemu Yoo Mi di sana. Mereka sedang melihat bintang. Jun Pyo bilang Ji Hoo tidak disini dan seharusnya Jan Di menjaga pacarnya. Yoo Mi mengundang Jan Di masuk dan menawarkan teh. Melihat Jun Pyo yang tampak akrab dengan Yoo Mi, Jan Di merasa tidak enak dan permisi pergi. Yoo Mi menyusul Jan Di dan berkata : Orang yang seharusnya diingat oleh kak Jun Pyo itu adalah kau kan ? Yoo Mi menghibur Jan Di bahwa dia akan membantu Jun Pyo mengingat Jan Di. Tapi saat Jan Di mengintip ke dalam, Yoo mi tidak menepati janjinya.

Jan Di marah dan pergi keluar dan ..menabrak Ji H
oo. Ji Hoo berkata : Jangan melarikan diri. Ji Hoo menarik Jan Di untuk masuk : Kau tidak dapat disingkirkan seperti ini. Tapi apa yang mereka lihat membuat hati Jan Di semakin sakit. Jun Pyo dan Yoo Mi tertidur di sofa dengan mesranya.

Jan Di berkata pada Ji Hoo bahwa dia dan Jun Pyo sudah berakhir. Ji Hoo tidak terima, aku tidak dapat membiarkan kalian berdua putus dengan alasan yang konyol seperti ini. Ini bukan tentang Yoo Mi, pada akhirnya Geum Jan Di dan Gu Jun Pyo hanya sampai di sini.

Keesokan hari, Yoo Mi membuatkan satu kotak makan siang untuk Jun Pyo. saat mencoba telur gulung, Jun Pyo merasa rasanya tidak seperti yang diingatnya. Jun Pyo merasa ada yang salah, Jun Pyo berkata dengan frustrasi : Jan Di gadis rumput liar itu, ada sesuatu..aku tidak dapat melupakan ekspresinya. Yoo Mi tersinggung dan merasa Jun Pyo terlalu kejam kepadanya padahal dia yang selama ini disisinya (oh..come on)

Jun Pyo dan Yoo Mi mengadakan pesta perpisahan di pinggir kolam renang. Mereka akan belajar ke Amerika bersama. Yoo Mi menemui Jan Di dan mengatakan bahwa dia sudah berusaha membuat Jun Pyo mengingat Jan Di kembali dan hasilnya Jun Pyo tidak dapat mengingatnya. Maaf tapi aku menyukai Jun Pyo juga demikian pula sebaliknya. Kami tidak mampu menguasai hati kami.

Ji Hoo mengajak Jan Di ke pinggir kolam, saat Ji Hoo pergi untuk mengambilkan Jan Di minuman, Jun Pyo berjalan ke arah Jan Di. Melihat Jan Di, Jun Pyo berbalik. Jan Di bertanya apakah Jun Pyo ingat kalung yang dia pegang. Jun Pyo melihatnya dan bertanya bagaimana aku bisa mengetahuinya. Jan Di mengembalikan kalung itu kepada Jun Pyo. Kata Jun Pyo : Mengapa aku harus mengambil barang seperti itu, kalau kau tidak suka buang saja. Baik, kata Jan Di yang langsung melemparkan kalung itu ke kolam.
Jan Di : "Gu Jun Pyo, aku akan bertanya satu hal lagi. Apakah kau bisa berenang?"
Jun Pyo : "Berenang ? Aku tidak berenang."
Jan Di : "Kau tidak berenang atau tidak bisa ?"

Jun Pyo : "Aku punya kenangan buruk saat kecil jadi aku tidak belajar berenang."
Jan Di : "Tidak. Kau bisa berenang."

Jan Di : "Kau hampir tidak takut pada apapun, tapi kau takut pada serangga. Kau idiot yang berpikir lebih baik semua rusukmu hancur daripada melihat jari pacarmu terluka. Kau orang bodoh yang tidak dapat membedakan kata privacy dan pride. Kau bilang kau benci anak2 tapi kau ingin melihat bintang bersama anak lelakimu. Kau orang kesepian yang penuh dengan cinta."
Jun Pyo bingung : Apa yang kau inginkan ?
Kata Jan Di : Panggil namaku..setelah itu dia be
rjalan mundur dan menjatuhkan badannya ke kolam. Tubuh Jan Di sekaku papan saat membentur permukaan air..so beautiful.

Di dasar kolam, Jan Di memungut kalung Jun Pyo. Tapi tidak muncul ke permukaan. Jun Pyo shock dan membeku, kemudian sebuah ingatan muncul. Dia teringat saat Jan Di hampir tenggelam dan kemudian dia berbisik ..Jan Di. Setelah itu dia berteriak ...JAN DI..! Lalu dia berlari ke kolam dan mulai menyelam.

Jun Pyo meraih Jan Di yang pingsan dan membawanya ke permukaan. Dengan panik menerapkan CPR dan saat Jan Di sadar dia bertanya : Sekarang kau ingat ? Jun Pyo meminta maaf dan memeluknya. Jan Di meminta Jun Pyo memanggil namanya lagi dan dia lega. Yoo Mi berjalan pergi.

Kemudian semua kembali normal, Jun Pyo membujuk Jan Di untuk menghadiri wisuda sekolah. Jan Di menolak. Jun Pyo mengajak Jan Di kencan dan seperti yang dulu ada suara motor yang keras jadi ada sebagian pesan yang hilang. Jun Pyo berkata : kalau sampai terlambat, kau benar2 mati.

Jan Di tidak berniat datang ke wisuda, tapi tiba2 sebuah limousine mendekat(kiriman Jun Pyo) dan beberapa orang meminta Jan Di masuk dan mengantarnya ke pesta perpisahan. Di pesta, Jan Di berdansa dengan Woo Bin, Yi Jung, dan kemudian Ji Hoo. Jan Di : Aku seperti Alice in Wonderland, apakah dia tahu dia bagaikan solaris bagiku. Dia benar2 kiriman dari Surga. Aku tidak mungkin dapat melupakannya. Kau adalah soulmateku, Ji Hoo sunbae terima kasih. Saat Jun Pyo tidak muncul, F3 heran. Jan di ingat dan segera ke menara Namsan.

Jun Pyo sudah menunggu di sana. Bukankah aku sudah bilang kau akan mati kalau terlambat ? Tapi Jun Pyo tidak marah, dia menjentikkan jar
inya dan lampu2 menyala di menara Namsan. Kalian F4 benar2 pintar berbuat seperti ini kata Jan Di kagum. Jun Pyo bilang ini cuma hal kecil.

Jun Pyo mengajak Jan
Di ke mobil gantung dan Jan Di menunjuk ke arah tulisan Jun Pyo di dinding mobil. Ini benar2 memalukan, aku tidak dapat menikah sekarang karena ini. Jun Pyo tidak merasa ada masalah. Kalau begitu menikah saja denganku. Jun Pyo dengan bangga berkata kepada yang lain : Sekarang kau tidak dapat menikah (maksudnya Jan Di tdk mungkin menikah karena sudah bermalam dg Jun Pyo di cable car) Jun Pyo serius : Ayo kita menikah. Aku akan ke Amerika, kau ikutlah denganku. Aku akan mencoba memimpin ShinHwa, kalau tidak berhasil aku yang akan menutupnya dengan tanganku sendiri.

Jan Di tidak dapat menerimanya begitu saja. Saat aku ke Macau, aku pergi karena keinginanku sendiri. Seperti dirimu, aku juga mempunyai impianku dan keinginanku sendiri. Aku juga harus mengejar mimpiku.
Jadi pergi dan kembalilah. Saat kau kembali sebagai pria sejati, aku akan mempertimbangkan lamaranmu. Itu bukan penolakan, mereka menjadi lebih santai dan Jun Pyo berkata : Hei, kau yakin..kalau kau kehilangan diriku kau akan menyesal. Jan Di menjawab : Kau yang akan menyesal kalau kehilangan diriku. Jun Pyo mengakuinya : Benar,aku pasti akan menyesal sampai mati. Kemudian mereka berciuman.

Then..Four Years Later


Ga Eul berjalan ke tempat kerjanya dan melihat tayangan TV di jalan. Ternyata Gu Jun Pyo sedang diinterview oleh TV Korea karena prestasinya sebagai Manager Direktur ShinHwa. Jun Pyo berhasil menjadi headline majalah financial. Reporter mulai bertanya masalah pribadi, apakah Jun Pyo tidak kesepian. Jun Pyo bertanya apakah ini masalah cinta ? Reporter sempat terkejut dengan keterbukaan Jun Pyo. Kata Jun Pyo : Tentu saja aku pernah merasa kesepian tapi karena janji yang kubuat dengan seseorang aku bisa bertahan.

Mama Kang (akhirnya aku memanggilnya Mama) melihat denga
n perasaan bangga, dia melihat TV dengan suaminya yang sudah mulai sehat.
Jun Hee juga melihat dari kantornya di...ruang Kepala Sekolah ShinHwa. Wow..


Yi Jung pulang dari luar negeri dan langsung menuju ke sebuah TK. Ternyata itu tempat kerja Ga Eul yang baru. Dia tersenyum melihat Ga Eul mengajar anak2 TK membuat tembikar.
Yi Jung : Kau masih saja menekan tanganmu dengan
keras. Ga Eul terkejut sekaligus senang Yi Jung datang. Seorang anak bertanya : Paman, apakah Paman baru datang dari luar negeri? Dari Swedia ya ? Yi Jung heran bagaimana anak itu bisa mengetahuinya. saat Yi Jung mengiyakan, anak lain langsung berkata : Ah..Paman ini pacar Ibu Guru yang langsung membuat Ga Eul menutup mulut anak itu. Yi Jung benar2 menikmati moment yang menyenangkan ini.


Seseorang masuk ke ruang praktek Dokter Yoon dan mengambil stetoskop di meja Dokter Yoon. Pagi itu Jan Di berlari mengejar bus tour. Ternyata Jan Di berhasil menjadi mahasiswa Kedokteran. Saat di bus, seniornya memarahinya karena selalu terlambat dan membuat masalah. Jan Di minta maaf dan duduk di bangku paling belakang. Seseorang tidur di sampingnya, tiba2 orang itu berkata : Kau dapat masalah lagi ya? Saat orang itu membuka topi, ternyata dia Yoon Ji Hoo.

Ji Hoo dan
Jan Di masuk Kedokteran ShinHwa, Ji Hoo sudah di tahun terakhir dan cukup sukses tapi seperti biasa Jan Di agak mengkhawatirkan. Mereka pergi untuk field trip pengobatan gratis. Ji Hoo bertanya tentang kuliah Jan Di yang dijawab dengan penuh keluh kesah.
Kata Jan Di : Aku tidak dapat meminta kakak untuk membantuku karena kakak sudah mau lulus.
Kata Ji Hoo : Kalau aku harus mengulang lagi untuk membantumu, aku mau. (Ha..masih usaha juga Ji Hoo ini he..he)

Tapi percakapan mereka terganggu oleh deru helikopter
yang keras yang membuat debu beterbangan. Tiba-tiba : Hei..orang biasa.! Apa kau mendengarku..hei Geum Jan Di .. Ternyata Gu Jun Pyo, dia berteriak dengan loud speaker dan menyuruh Jan Di menemuinya di pantai.

Saat Jan Di tiba di pantai, dia melihat Jun Pyo berdiri. Awalnya Jan Di ragu2 apa kau benar Gu Jun Pyo.

Jun Pyo : "Bebek buruk rupa kalau memakai baju putih bisa juga menjadi bangau putih (m
aksudnya angsa..olok2 khas Jun Pyo)." Jan Di benar2 yakin itu Jun Pyo. Kau benar2 Gu Jun Pyo lalu mendekatinya. Jun Pyo memeluk Jan Di dan berkata : Aku sangat merindukanmu sampai mau mati rasanya. Kemudian Jun Pyo berlutut dan mengeluarkan cincin : Geum Jan Di, menikahlah denganku.

Tentu saja saat itu ada suara2 yang mengganggu mereka :

Ji Hoo : "Aku keberatan dengan lamaran itu."

Yi Jung : "Aku juga."

Woo Bin : "Aku juga, kalian berdua ti
dak dapat bersepakat tanpa persetujuan kami."


T A M A T





Additional Notes :

Wuah..selesai juga akhirnya, well girls..I Just find out there IS life outside BBF he..he..
Favorite scene : Adegan di kolam, waktu Jan Di mempertaruhkan nyawanya agar Jun Pyo ingat dia, aku pikir kalaupun Jun Pyo gak inget juga..Ji Hoo pasti nyebur ke kolam nyelametin Jan Di ..jadi ya dia pasti ngga akan kenapa2 sih.
Waktu Mama Kang tersenyum, dia cantik sekali. Akhirnya aku bisa lihat doi sebagai mama, that's why I don't call her Presdir Kang lagi he..he..(She's a good mom actually)

Yang masih jadi ganjelan, Jan Di terima lamaran Jun Pyo ngga sih ? Doi belum jawab lho..harusnya sih diterima, masa ngga sih..?

Sunday, August 2, 2009

Berita Duka dari Boys Before Flowers

In Memoriam Jang Ja Yun

Satu lagi berita menyedihkan dari serial Boys Before Flowers, mungkin dah pada tahu ya.. Salah satu aktris pendukung BBF, Jang Ja Yun (27) telah meninggal dunia pada tanggal 07 Maret 2009. Jang Ja Yun meninggal dunia di apartemennya dengan melakukan bunuh diri. Tubuhnya ditemukan oleh kakak perempuannya dalam keadaan tergantung pada pk 19.34. Polisi menetapkan waktu kematian Jang Ja Yun sekitar pk 16.30.

Seluruh casts dan staff serial BBF sangat terkejut dan terpukul. Mengingat saat Jang Ja Yun melakukan bunuh diri, mereka tengah mengambil gambar untuk adegan terakhir BBF.
Jang Ja Yun berperan sebagai Sunny, salah satu anggota trio JiSunMi yang selalu mengganggu Jan Di.



Jang Ja Yun di acara Baeksang Award (paling kiri membawa mantel)

Sebelum meninggal, Jang Ja Yun sempat menelep
on temannya dan berkata dia sangat tertekan. Penyelidikan seputar penyebab bunuh diri terus berkembang dan ada indikasi bahwa mantan manajer Jang Ja Yun, yaitu Kim Sung Hoon terlibat.

Manajer Jang, Kim Sung Hoon dikabarkan telah memaksa Jang untuk melakukan tindakan asusila untuk "menemani" para petinggi TV dan Media untuk mendongkrak kariernya. Kim juga dikabarkan sering terlihat memukul Jang Ja Yun. Para netizens telah melakukan penyelidikan sendiri dan menemukan hal yang mengejutkan, yaitu artis Choi Jin Sil (Rossy Life) dan Jung Da Bin yang juga melakukan bunuh diri beberapa waktu lalu juga ada dibawah Manajer Kim.

Artis Kim Nam Jo dan Go So Young yang terlibat skandal penyuapan dengan seks juga ada di bawah Manajer Kim. Jadi kemungkinan besar manajer Kim, ada dibalik semua kasus ini.

Benar-benar menyedihkan, banyak sekali bintang Korea yang melakukan bunuh diri. Semoga keluarga dan teman Jang Ja Yun diberi penghiburan.

Semua casts BBF datang memberikan penghormatan terakhir.

Gu Hye Sun memberikan penghormatan terakhir

Selamat Jalan Jang Ja Yun

Saturday, August 1, 2009

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 24


Ibu Jan di menanyakan apa yang telah terjadi dan tidak dapat dibohongi oleh Jan Di. Akhirnya Jan Di mengaku bahwa dia dan Gu Jun Pyo sudah beakhir.
Sudah berakhir. Apa lagi yang dapat kuharapkan ?



Yi Jung menemui Ga Eul dan menanyakan tentang Jan Di. Ga Eul tidak mengetahuinya, sebaliknya Ga Eul bertanya tentang Jun Pyo, Yi jung menjawab : Dia kacau sekali.
Saat Yi Jung mulai membicarakan hubungan mereka sendiri, Ga Eul justru berkata : Kau tidak perlu tertekan karena aku. Aku tahu perasaanmu, dan aku tidak akan mencarimu lagi. Yi Jung terlihat agak tidak setuju dengan arah pembicaraan Ga Eul (mungkinkah Yi Jung mulai menyukai Ga Eul..)

Tuan Jung memutuskan memberitahu hal yang sebenarnya kepada Gu Jun Hee. Dia mempertemukan Jun Hee dengan pria yang koma itu yang ternyata adalah..ayahnya. Oh my..
Jun Hee sangat shock dan marah kepada ibunya : Aku bahkan tidak ingin memanggilmu ibu, bagaimana seseorang bisa bertindak begitu jauh. Presdir Kang berkata sebelum pingsan, ayah Jun Hee ingin dia menjaga perusahaan. Harga diriku tidak menginginkan perusahaan hancur. Kata Jun Hee : Harga diri..? Apa kau sedang berkata bahwa kau berkata kepada anak2mu bahwa ayahnya sudah meninggal dan menipu seluruh dunia hanya karena harga dirimu ?

Jun Pyo masuk karena mendengar keributan dan tidak percaya apa yang dia d
engar. Jun pyo pergi untuk melihat sendiri dan dia benar2 terpukul dan marah. Bukannya dia tidak mau membantu mengurus ShinHwa, tapi lebih karena perasaan kecewa karena ditipu dan dimanipulasi oleh Ibunya. Dia melarikan mobil dengan marah dan teringat oleh semua kata2 Jan Di. Ji Hoo duduk sendiri memikirkan Jan Di sambil memandang foto "Pernikahan" mereka dan cincin ibunya yang dia pakai sebagai kalung. Ji Hoo berhalusinasi dia melihat Jan Di tidur di kursi di sampingnya. Ji Hoo tersenyum lega, tapi ketika dia mengulurkan tangan ingin menyentuh Jan Di, dia tersadar Jan Di tidak ada. Ji Hoo tanpa sengaja melihat Jan Di di sebuah berita yang meliput tentang pasar ikan di sebuah pantai dengan Jan Di di latar belakang. Antena Jan Di berfungsi lagi he..he

Jun Pyo berubah lebih dingin, dia menolak mengunjungi ayahnya lagi. Ketika ibunya mencoba berbicara padanya (Bicaralah pada ibumu) Jun Pyo berkata : Ibu ? Apakah ka
u pernah benar2 menjadi ibuku sesaat saja ?

F3 mencoba membujuk Jun Pyo untuk menemui Jan Di karena mereka sudah tahu alamatnya. Tapi Jun Pyo menolak. Ji Hoo meninggalkan secarik kertas (Alamat Jan Di) dan berkata dia pergi, terserah Jun Pyo mau pergi tidak.


Saat Sauna, Woo Bin membujuk Jun Pyo untuk pergi tapi Jun Pyo menolak. Kata Jun Pyo : Aku tidak dapat menjanjikan apapun kepadanya. Aku tidak dapat berjanji untuk selalu membuatnya tertawa atau bahagia atau percaya kepadaku.
Menjadi seorang anak dari orang yang begitu kejam, aku bahkan sudah membenci diriku sendiri. Apa yang akan dirasakannya, dia bahkan sudah cukup menderita sekarang.
Woo Bin : "Tapi dia adalah Geum Jan Di, dia mungkin akan berpikir lain."

Jun Pyo : "Itulah mengapa semakin tidak mungkin. Karena dia adalah wanita yang kucintai."


Di desa nelayan, orang tua Jan Di mengalami hal sulit lagi. Ternyata mereka berhutang dengan jaminan bahwa Jan di akan menjadi menantu ShinHwa. Sekarang semua orang tidak percaya kepada mereka dan menagih hutang orang tua Jan Di.

Saat keadaan kacau, Ji Hoo datang dan membereskan hutang mereka. Semua orang terpesona kepada Ji Hoo dan berpikir apakah dia sang pewaris ShinHwa.
Seorang pria (mantan CEO ShinHwa yang dipecat dan ditinggal oleh isteri dan anaknya) melihat kejadian itu.

Ji Hoo dan Jan Di berjalan di tepi pantai,Jan di heran bagaimana Ji Hoo bisa menemukannya. Aku mendengar al
arm darurat. Jan di merasa tidak enak Ji Hoo sudah membayar semua hutang keluarganya. Ji Hoo berkata : Kau telah memberiku lebih.

Setelah bercakap2 sesaat, Ji Hoo memberikan kalung dengan cincin ibunya. Dia menjelaskan, cincin itu dulu milik neneknya, kemudian menjadi milik ibunya : Aku juga tidak tahu sejak kapan mulainya, tapi aku tidak bisa tanpa kau.
Jan di memandang cincin itu, dia mengembalikannya kepada Ji Hoo : Aku kira aku dapat melupakannya ..bahwa aku telah melupakannya..Tapi .. Kemudian Jan Di menarik kalung Jun Pyo yang dikenakannya. Aku tidak dapat..aku tidak dapat membuang Gu Jun Pyo begitu saja.

Jan di meminta maaf. Ji Hoo mengerti dan menarik Jan di ke dalam pelukannya. Ji Hoo menghiburnya dan mengatakan tidak apa2.
Jun Pyo lewat dan melihat saat Ji Hoo memeluk Jan Di, tanpa tahu bahwa Jan Di sedang mengaku pada Ji Hoo perasaannya pada Jun Pyo. (Hmm..tipikal Kdrama he..he)

Jun Pyo memutuskan untuk berjalan2 di sekitar lingkungan Jan Di, saat dia melihat mantan CEO ShinHwa. Jun Pyo her
an. Pada saat itu dia melihat Ji Hoo dan pria itu tampaknya ingin menabrak Ji Hoo dengan mobil.

Ji Hoo tidak sadar saat akan ditabrak, Jun pyo lari menerjang Ji Hoo. Akibatnya fatal..Ji Hoo terluka tapi Jun Pyo lebih parah karena dia justru yang terkena langsung dan tubuh Jun Pyo terhempas di kaca dan kap mobil. Ji Hoo bagaikan terbang lari mendekati Jun Pyo dan memanggil bantuan

Di rumah sakit, Jun Hee marah kepada ibunya : Apa sekarang kau puas ? Apa kau tahu apa yang disukai Jun Pyo..apa makanan kesukaannya ?
Setelah tahu Jun Pyo sudah ditangani dengan baik, Presdir Kang pergi karena ada rapat. Jun Hee meledak lagi : Siapa yang lebih penting, Jun Pyo atau ShinHwa..?

Presdir Kang berjalan dan saat sendirian dia hampir jatuh. Saat dia duduk di sebuah bangku, Jan Di duduk disampingnya. Kata Jan Di : Jun Pyo menyukai telur gulung, dan bakso ikan di pojangmacha (Kaki lima). Dia bisa menghabiskan 20 tusuk sekali makan. Dia suka menyiapkan bekal makan siang dan pergi piknik. Dia juga suka melihat bintang melalui teleskop yang dihadiahkan oleh orangtuanya.

Presdir Kang tidak mengatakan apapun, saat dia akan pergi Jan di mengatakan : Jangan khawatir, dia pasti tidak apa2. Ternyata Presdir Kang m
enyuruh sopirnya melewati pedagang kaki lima dan meneteskan air mata.

Ji Hoo teringat kata2 Jun Pyo sebelum pingsan : Kubilang, tidak boleh selain dirimu.
Jan di menunggui Jun Pyo dan menangis memohon agar Jun Pyo bangun.

Saat semua kembali ke Seoul, ada kabar gembira..Jun Pyo sadar. Jan Di tentu saja senang, ternyata Jun Pyo tidak mengingatnya. Kata dokter, Jun Pyo menderita selective amnesia yaitu amn
esia hanya kepada orang tertentu karena peristiwa yang menyedihkan atau membuat trauma. (dasar Kdrama..aneh he..he selective amnesia )

Jan di terus berusaha mengingatkan Jun Pyo kepadanya. Hal itu sangat mengganggu Jun Pyo. Jun Pyo bahkan berpikir Jan Di adalah pacar Ji Hoo.
Di rumah sakit, Jan di berteman dengan Jang Yoo Mi, seorang gadis yang dirawat karena kakinya patah kecelakaan ski. Yoo Mi menolong Jun Pyo karena Jun Pyo tidak ingin dibantu Jan Di. Mereka berdua menjadi dekat. (Sebel..) F3 berusaha mencari cara agar Jun Pyo kembali mengingat Jan Di. Dari mulai peristiwa ice cream, menempelkan kartu nama di dahi Jun Pyo sampai tendangan berputar ala Geum Jan Di yang sukses membuat Jun Pyo naik pitam dan mengusir Jan Di.
Jun Pyo berteriak pada Ji Hoo, jaga dia jangan mendekatiku.

Ji Hoo mencoba menghi
bur Jan Di. Saat melihat bintang bersama Yoo Mi, Jun Pyo teringat sesuatu - saat di pulau Jeju bersama Jan Di tapi dia tidak ingat wajah Jan Di - Aku kira aku melupakan hal yang penting, tapi aku tidak tahu apa itu. Aku merasa frustrasi.

F3 datang menemui Jun Pyo dan melihatnya bersama Yoo Mi, mereka tidak suka melihatnya.

Ji Hoo bertanya : "Apa kau tidak mengingatnya ?"
Jun
Pyo : "Apa yang harus kuingat ?"
Ji Hoo : "Geum Jan Di, bukan. "

Jun Pyo : "Kau terus saja berkata tentang Geum Jan Di, mengapa aku harus mengingat pacarmu ?"
Bahkan Jun Pyo bilang kalau Jan Di tidak cocok jadi pacar Ji Hoo dan Ji Hoo harus cari pacar yang lebih baik lagi.
Dan Ji Hoo pun murka, dia hampir saja memukul Jun Pyo kalau saja tidak dihalangi oleh F2 dan Jan Di

Ji Hoo meminta maaf kepada Jan Di, kata Jan Di : Aku bukan takut kau melukainya, tapi kalau kau memukulnya kau yang lebih terluka.
Ji Hoo mengatakan Jan di tidak perlu berlagak berani. Aku bukan berlagak berani, tapi karena kau ada di sini, kau yang memberiku kekuatan."


My Fave Scenes :
Saat Presdir Kang meneteskan air mata, keren ...akhirnya doi punya perasaan juga.

Saa
t Ji Hoo mengatakan perasaannya pada Jan Di
Saat Jun Pyo menerjang untuk menyelamatkan Ji Hoo, wow...benar2 sahabat sejati.