Sunday, December 6, 2009

Sinopsis Queen Seondeok Episode 24



Deok Man dan Cheon Myeong berpelukan erat, mereka seperti tidak rela berpisah. Dae Nam Bo tahu Deok Man ada di dalam pondok. Dae nam Bo mendekati pondok, saat mereka semakin dekat, Al Cheon membuka pintu dan bertanya apa itu Dae Nam Bo. Dae Nam Bo kaget. Cheon Myeong keluar dari pondok dan Dae Nam Bo memberi salam. Cheon Myeong bertanya mengapa Dae Nam Bo datang apa ingin berjalan-jalan. Dae Nam Bo mengiyakan. Bagaimana dengan Putri, Cheon Myeong berkata ia ingin menikmati pemandangan dan minta Al Cheon untuk mengikutinya. Cheon Myeong dan Al Cheon berjalan dengan santai. Kemudian Dae Nam Bo melihat sinyal asap yang mengarah ke desa Yangji.

Dae Nam Bo memutuskan mengecek dan mengikuti Cheon Myeong. Seok Bum berkata seluruh gunung penuh dengan orang mereka dan tidak ada sinyal asap. Salah satu nangdo melihat asap dan berkata mereka pasti sudah ditemukan. Sebenarnya Bi Dam yang menyalakan sinyal dan mengacaukan mereka. Bi Dam merasa ini hal yang sangat menyenangkan dan ingin melakukan hal ini sejak dulu (he's crazy he..he). Salah satu nangdo Al Cheon bersamanya. Bi dam bertanya apa Nangdo selalu melakukan aktifitas seperti ini, bergerak dengan misi rahasia. Bi Dam bertanya mengapa Deok Man dan yang lainnya kelihatan sedih dan murung. Mengapa Deok Man menyamar jadi pria. Nang do Al cheon tidak mengatakan apa2 dan mengajak Bi Dam pergi. Bi Dam bertanya mengapa mereka pelit sekali membagi informasi dengannya.

Al Cheon mengawal Cheon Myeong dan Dae Nam Bo mengikuti mereka. Cheon Myeong dan Al cheon masuk ke pondok yang lain. Sesaat kemudian Dae Nam Bo seperti melihat Al Cheon dan Cheon Myeong keluar dari pondok. Dae Nam Bo curiga dan memeriksa pondok. Ternyata di dalam masih ada Putri dan Al Cheon. Mereka bertukar tempat dengan Yu Shin dan Deok Man yang berpakaian wanita. Al Cheon menghalangi Dae Nam Bo tapi ia kalah dan Dae Nam Bo mengejar Deok Man dan Yu Shin. Cheon Myeong berteriak memperingatkan Deok Man. Deok Man menoleh dan Dae Nam Bo mencoba menembakkan panah ke arah mereka. Al Cheon melemparkan batu ke arah Dae Nam Bo, Yu Shin dan Deok Man menghindari panah dan jatuh ke bawah tebing. Al Cheon mengejar Dae Nam Bo.

Bo Jong tahu bahwa sinyal itu palsu. Bi Dam meninggalkan pesan di tanah yang berkata mereka bodoh. (bener2 persis Sin Tiaw Tay Hiap Yang Ko karakternya). Bo Jong memerintah anak buahnya untuk tetap di tempat.

I love the way Al Cheon grabs her :)

Al Cheon gagal mengejar Dae Nam Bo. Cheon Myeong mencoba mencari Deok Man tapi terpeleset dan Al Cheon menariknya. Cheon Myeong berkata sekarang Seol Won pasti tahu mereka dikecoh oleh sinyal palsu. Cheon Myeong berkeras mencari Deok Man dan Al Cheon menghentikannya, ia meyakinkan Putri akan menemukan Deok Man. Seol Won tahu kalau Dae Nam Bo memburu Deok Man. Dae Nam Bo mengejar Deok Man sampai ke kuil. Deok Man mencoba lari dengan menyamar sebagai Cheon Myeong. Seol won heran mengapa Baek Ho Bi Do nangdo pergi ke kuil. Seol Won segera menyelidikinya.

Cheon Myeong dan Al Cheon mencari Yu Shin. Yu shin keluar dari persembunyiannya. Cheon Myeong bertanya tentang Deok Man. Yu Shin minta mereka mengikutinya. Deok Man, yang telah berganti baju dengan seragam Nangdo menyalami Cheon Myeong. Yu Shin bertanya mengenai Dae Nam Bo. Al Cheon berkata Dae Nam Bo sudah pergi tapi mereka harus waspada karena sepertinya ia membawa panah beracun Duk Si.

Kim Yu shin berkata Bi Dam sudah menunggu dengan perahu. Bi Dam gelisah dan menunggu di perahu, saat Bi Dam melihat rombongan itu, ia berteriak agar mereka bergegas. Deok Man dan Cheon Myeong berlari ke perahu. Deok Man melihat pada Cheon Myeong dan Cheon Myeong memintanya untuk bergegas dan pergi. Cheon Myeong minta Deok Man meninggalkan Silla dan melupakan Silla, bersama Yu Shin memulai hidup bahagia, dengan cara itulah Deok Man harus hidup.

Dalam hati Deok Man memanggil Cheon Myeong kakak. Deok Man memeluk Cheon Myeong. Bi Dam berteriak pada mereka untuk bergegas dan jangan berpelukan atau menangis terus. (Tirza: this guy maybe a little bit rude, but he is right! if only the twin listen to Bi Dam..). Cheon Myeong mengantar Deok Man naik ke perahu. Sementara itu, Dae Nam Bo menemukan mereka dan siap dengan panah beracunnya. Dae Nam Bo masih mengira Deok Man mengenakan baju Cheon Myeong. Bi Dam menyuruh Deok Man bergegas.

Cheon Myeong berbalik dan Deok Man mencoba memanggil Cheon Myeong tapi ragu2 dan naik ke perahu. Dae Nam Bo mengarahkan panah dan menembak Cheon Myeong di bagian dada. Semuanya kaget melihat Cheon Myeong tertembak panah dan bergegas menolongnya. Al Cheon dan Yu shin menolong Putri dan Deok Man melihat ke sekeliling untuk mencari pelakunya. Kim Yu shin berteriak mundur. ada panah lain menyerang kapal, Bi Dam menembakkan panah untuk membalas dan Dae Nam Bo terkena tembakan.

Bi Dam menyuruh agar Cheon Myeong dibawa ke perahu dan mereka pergi.

Raja Jinpyeong dan Ratu Maya sangat tertekan dengan mimpi buruknya dan Raja meminta Ratu menenangkan diri. Se Jong juga marah karena mereka tidak mendengar berita apapun. Mi shil juga tampak marah. Chil Sook mengajukan diri, jika Mi Shil mengeluarkan perintah ia akan turun dan menyelesaikan masalahnya. Mi shil berkata tidak perlu. Ia perlu Chil Sook di sisinya. Ha Jng gelisah karena besok mereka harus menghadiri sidang Dewan Bangsawan. Mi Shil ingin mengirim pesan pada Seol Won Rang.

Dae Nam Bo terluka oleh panah Bi Dam. Dae Nam Bo mencabut panah dari badannya dan ia membuangnya untuk melenyapkan bukti. Seol Won Rang memergokinya.

Cheon Myeong dibawa ke dalam gua. Deok Man menggenggam tangan Cheon Myeong saat Cheon Myeong berjuang antara hidup mati. Bi Dam mencoba mengambil panah dengan mengoperasi Cheon Myeong. Bi Dam merasakan ujung panah dan tahu bahwa itu racun. Bi dam meludahkan racunnya. Bi Dam berkata itu racun Cho Oh.

Deok Man kaget saat tahu itu panah beracun. Bi dam berkata racun itu akan mengalir melalui aliran darah Cheon Myeong dalam 2 jam. Deok Man bertanya apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan Cheon Myeong. Bi dam berkata mereka harus mencari Gam Cho dan Bangpung (2 macam anti racun). Al Cheon berkata mereka harus membawa Cheon Myeong ke tabib. Bi Dam melarang menggerakkan Cheon Myeong, karena racunnya akan lebih cepat bergerak.

Yu shin bertanya dimana mereka bisa mendapat obat. Deok Man memutuskan akan mencari obat, Cheon Myeong ingin Deok Man tetap di sisinya dan mendengar perkataan Cheon Myeong. Deok Man berkeras ia akan mendengar kakaknya setelah ia pulang dengan obat. Untuk pertama kalinya Deok M
an memanggil Cheon Myeong kakak. Deok Man akan mendengar Cheon Myeong setelah ia menyelamatkannya. Deok Man pergi. Kim Yu shin mencoba memanggilnya. Bi Dam menyusul Deok Man.

Kim Yu shin meminta Cheon Myeong bertahan. Deok Man menyeret Bi Dam agar bergegas mencari obatnya. Al Cheon bertanya apa mereka perlu mencari jeon Do Cho juga. Kim Yu Shin setuju dan akan pergi dengan Al Cheon. Tapi Cheon Myeong ingin Yu Shin tetap di tempat. Al Cheon mengangguk dan setuju Yu Shin tinggal sementara ia pergi mencari obat juga. (Ampun deh..masak org luka ditinggal2, salah satu jagain atuh..). Cheon Myeong berkata ia merasa ia akan mati. Cheon Myeong terus saja bergumam ia merasa aneh. Yu shin meyakinkan bahwa Cheon Myeong akan baik2 saja, mereka akan mendapat penawar racunnya.

Cheon Myeong minta Yu Shin menggenggam tangannya. Yu Shin memegangnya sesuai perintah. Deok Man dan Bi Dam berlari ke pasar untuk mencari obat. Cheon Myeong berkata, Istana sudah menyiapkan pernikahan mereka. Semua itu untuk tujuan politik dan sekutu. Itu hanya pernikahan untuk menguatkan posisi Gaya. Cheon Myeong mengaku bahwa ia benar2 suka dengan rencana itu karena ia telah menaruh Kim Yu Shin dalam hatinya untuk waktu yang lama, sekarang ia baru menyadarinya tapi ia merasa sudah terlambat.

Bi Dam dan Deok Man menemukan obatnya. Mereka berlari kembali kepada Cheon Myeong. Sementara itu, Cheon Myeong berkata biarpun sudah terlambat untuknya, tapi jelas berbeda untuk Deok Man. Deok Man benar2 anak yang malang. Dia tidak pernah hidup dalam identitasnya yang sesungguhnya. Kim Yu Shin khawatir dan meminta Cheon Myeong beristirahat dan jangan bicara terlalu banyak, karena racunnya akan cepat menjalar.

Cheon Myeong berkeras untuk berbicara. Cheon Myeong ingin Yu Shin bersikap baik pada Deok Man dan menjaganya sehingga ia dapat hidup sebagai wanita dan memiliki hidup normal. Lupakan tentang Silla dan Mi Shil dan pergi sejauh mungkin dan hidup sebagai rakyat biasa. Kim Yu Shin harus melakukan itu untuk Cheon Myeong. Cheon Myeong ingin mendengar jawaban Yu Shin. Yu shin segera menjawabnya. Dia berjanji akan melakukan sesuai harapan dan keinginan Cheon Myeong.

Bi Dam mencuri kuda dan membawa Deok Man agar cepat sampai ke tempat Cheon Myeong. Cheon Myeong memberikan sisir batu jade miliknya pada Yu shin dan meminta Yu Shin memberikannya pada Deok Man. Cheon Myeong menyebut putranya Kim Chun Chu, apa yang akan terjadi dengannya. Kim Chun Chu lemah secara fisik dan sangat baik hati tapi tidak berpengalaman. Dia takut bahwa semua orang akan memperalat putranya. Apa yang akan terjadi dengannya. Cheon Myeong menangis ia ingin bertemu Deok Man.

Bi Dam dan Deok Man melarikan kuda mereka. Deok Man terpeleset saat mendaki ke arah gua, tapi ia merasa tidak enak dan bergegas ke arah gua. Lalu di mulut gua, ia melihat Al Cheon yang membawa Jeon Do Cho herbal menjatuhkan obat itu ke tanah. Deok Man bertanya mengapa Al Cheon menjatuhkan obatnya. Al Cheon mengepalkan tinjunya dan diam. Deok Man berteriak pada Al Cheon : "Apa yang terjadi!" Deok Man menyadari Cheon Myeong sudah meninggal dunia, tapi ia menyangkalinya.

Deok Man berlari ke arah gua dan melihat wajah Cheon Myeong tertutup kain. Deok Man tidak percaya dan menjatuhkan obatnya. Yu Shin berlutut di dekat jenazah Cheon Myeong. Deok Man masih bertanya apa yang terjadi pada Cheon Myeong. Deok Man berlari ke arah Cheon Myeong dan Yu shin menghentikannya. Deok Man berusaha melepaskan diri dan pergi ke dekat Cheon Myeong. Al Cheon dan Bi Dam di pintu masuk. Deok Man memegang tangan Cheon Myeong tapi terjatuh dengan berat. Deok Man membuka penutup wajahnya dan terisak melihat Cheon Myeong yang sudah tidak bernyawa. Bahkan Bi Dam dan Al C
heon tidak tahan melihat kesedihan Deok Man. Kim Yu shin berusaha menghiburnya tapi Deok Man berteriak agar yu Shin melepaskannya. Deok Man meratapi Cheon Myeong.

Seol Won Rang bertanya pada Dae Nam Bo siapa yang memerintahnya. Seol Won tidak sabar dan mengarahkan pedang ke arah leher Dae Nam Bo. Seol Won tahu bahwa Dae Nam Bo tidak menerima perintah dari Mi Shil. Mi Shil tidak pernah memberi perintah yang kontradiksi satu sama lain. Dae Nam Bo akhirnya mengatakan semuanya. Seo Ri dan ayahnya, Mi Saeng yang menyuruhnya membunuh Deok Man. Dae Nam Bo yakin Deok Man sudah mati.

Deok Man memandangi jenazah kakaknya. Kim Yu shin mengambil kain untuk menutupi Cheon Myeong. Bi dam dan Al Cheon menaikkan jenazah Cheon Myeong ke atas perahu. Al Cheon berkata mereka tidak dapat meninggalkan jenazah Putri di sini begitu saja. Dia akan kembali ke Seorabeol dengan jenazahnya. Kim Yu Shin berkata ia juga harus pergi, tapi Al Cheon mengingatkan pesan Putri pada Yu Shin. YU Shin bertanya apa yang akan dilakukan Al Cheon. Al Cheon akan membawa jenazah Cheon Myeong ke istana dan akan memberikan kesaksiannya sebagai Hwarang seperti yang telah ia lihat. Al Cheon berkata pada Yu Shin, mungkin mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Al cheon memeluk Yu Shin (Tirza : Did I mention I like this guy before? He's definitely a loyal buddy.) Bi Dam mulai mendayung perahu.

Seol Won mengumpulkan anak buahnya. Mereka harus mengenali jasad Deok Man sebelum kembali ke Seorabeol. Kim seo Hyeon menahan Seol won Rang. Kim Seo Hyeon berkata bahwa masalahnya sudah selesai dan sebaiknya mereka menghentikan pencarian. Seol Won merasa tidak mengerti. Kim Seo Hyeon berkata jika Seol won terus maju, mungkin akan terjadi insiden.

Seol Won minta Kim Seo Hyeon minggir. Kedua belah pihak siap bertempur, saat Im Jong melihat Al Cheon berjalan mendekat dengan menari sebuah gerobak dan mendekati mereka. Al Cheon berkata ia telah meninggal dunia. Dae Nam Bo berpikir bahwa jenazah itu adalah Deok Man dan senang. Seol won Rang bertanya siapa yang sudah meninggal dunia. Al Cheon : "Putri Cheon Myeong" seol Won Rang kaget sekali dan membuka kain penutup jenazah dan shock karena memang benar itu adalah Cheon Myeong!



Kim Seo Hyeon tidak percaya apa yang terjadi. Seol won Rang dan anak buahnya berlutut di depan Cheon Myeong dan Kim Seo Hyeon mendekat dan juga berlutut. Im jOng dan Bo Jong segera menaiki kuda dan pergi untuk mengirim kabar kematian Cheon Myeong.

Raja Jinpyeong shock berat saat Eul Jae mengabarkan berita ini. Raja benar2 murka dan Eul Jae mencoba menenangkan Raja. Raja menatap Im Jong dan memintanya mengulang perkataannya. Raja merenggut kerah baju Im Jong dan marah. Eul Jae menenangkan Baginda. Raja bergumam dalam penyangkalan dan ia menyalahkan dirinya. Ratu Maya mendengar mengenai kematian Cheon Myeong dari Putri Man Myeong. Ratu merasa pasti berita itu salah. Putri Man Myeong menegaskan bahwa Cheon Myeong sedang dibawa kembali ke Seorabeol. Putri Man Myeong menangis. Ratu Maya jatuh pingsan.

Bo Jong menyampaikan informasi kematian Cheon Myeong pada Mi Shil. Semua kaget. Bo Jong berkata bahwa Putri Cheon Myeong menemui ajalnya di Iseo distrik. Jenazahnya sedang dibawa pulang ke Seorabeol. Bo Jong berkata untuk detilnya mereka harus menunggu Seol Won Rang.

Mi Shil berkata bahwa mereka hanya dapat diam saja. Insiden seperti ini belum pernah terjadi sebeumnya. Akan ada bencana di pihak mereka. Mi Shil memperlihatkan ketakutan di wajahnya.

Seo Ri kaget saat tahu justru Cheon Myeong yang mati. Mi Saeng datang dan mengeluh apa yang harus mereka lakukan sekarang. Mi saeng tidak dapat menerima bahwa yang meninggal ternyata Cheon Myeong.

Di kuil Wyol Cheon, Hwa Rang lain memperoleh informasi bahwa Putri Cheon Myeong meninggal. Mereka semua tidak percaya dan kembali ke Seorabeol. Joo Bang dan Go Do mendengar bahwa Cheon Myeong meninggal dunia. So Hwa bereaksi dengan berita itu.

Eul Jae menemukan Kim Yong Chu menangis. Eul Jae menyalahkan dirinya sendiri atas tragedi ini. Dia akan mengambil semua tanggung jawab atas kematian Putri. Eul Jae meminta Kim Yong Chu untuk mengirim berita ke Sui (Cina) untuk memanggil Kim Chun Chu ke Silla. Eul jae berkata ia akan bertanggung jawab penuh tapi saat ini ia harus mengirim pesan pada Kim Chun Chu.

Mi Shil menghentikan semua aktivitas mereka. Se Jong berkata Dewan pasti akan menunda semua urusan karena istana berduka. Ha Jong berkata mereka dapat bertanggung jawab atau biarkan saja Seol Won Rang yang bertanggung jawab atas insiden ini. Se Jong menatap pada putranya, Ha Jong bertanya apa aku salah?

Mi Shil menghentikan semua pembicaran mereka. Sekarang mereka harus bertahan dan pastikan semuanya diam. Mi Shil memperingatkan Ha Jong agar bertindak secara hati2 dan benar. Mi Shil minta Mi Saeng untuk menyiapkan upacara penguburan untuk Cheon Myeong secara benar dan hati2. Tidak boleh ada kesalahan. Mi Shil berkata mereka harus menyampaikan pesan pada Kim Chun Chu. Mengapa kita? tanya Ha jong. Mi shil berkata, mereka adalah orang yang harus menyampaikan berita ini pada Kim Chun Chu. Bo Jong bersedia pergi untuk menyampaikan berita. Mi Saeng minta Dae Nam Bo saja yang pergi.

Mi shil dalam hatinya mengakui bahwa Cheon Myeong akhirnya berhasil menyelamatkan keluarga Raja. Cheon Myeong sudah menang dan Mi shil mengaku kalah.

Bi Dam membuat makanan dan menawarkan pada Yu Shin. Yu Shin harus makan. Bi Dam menawarkan makanan pada Deok Man tapi melihat keanehan pada Deok Man. Deok Man gemetaran. Bi Dam memanggil Yu Shin dan berkata Deok Man terlihat aneh. Kim Yu shin melihat Deok Man dan menyadari Deok Man demam. Yu Shin membuka bajunya dan membungkus Deok Man dengan bajunya. Ia minta Bi Dam memberikan bajunya juga. Yu Shin minta Bi Dam mencari air. Kim Yu shin memeluk Deok Man untuk membuat Deok Man hangat.


Seorabeol menyiapkan pemakaman. Ratu Maya jatuh sakit. Raja menemani Ratu. Ratu menyalahkan Raja. Jika saja Raja bukan anggota Kerajaan maka mereka pasti akan bisa hidup bahagia dengan putri kembar mereka. Ini adalah akibat dari ia membuang putrinya yang lain dan akhirnya Cheon Myeong yang harus membayar semua dosa mereka. Jika Raja menyerahkan takhta dan Silla di tangan Mi Shil maka segalanya akan baik2 saja. Ratu Maya bertanya apa yang mereka dapatkan dari semua perkelahian dan pertempuran ini. Ini semua untuk melindungi Ratu Maya dari rencana Mi shil. Ratu mengerti itu tapi mulai sekarang Raja tidak akan mampu melindunginya. Raja tahu ia sudah gagal.

Kim Yu Shin merawat Deok Man, tapi ia ketiduran. Saat terbangun Yu shin tidak menemukan Deok Man. Yu Shin mencari Deok Man. Deok Man duduk di dekat air terjun. Kim Yu Shin lega melihatnya, ia mendekat dan memegang dahi Deok Man dan demamnya turun. Deok Man sudah sakit selama 3 hari. Bagi Yu Shin satu hari seperti 100 tahun. Kim Yu Shin menyampaikan pesan terakhir Cheon Myeong untuk Deok Man. Cheon Myeong kecewa karena Deok Man tidak didekatnya saat itu. Kim Yu Shin memberikan sisir Cheon Myeong pada Deok Man. Deok Man tidak mengambilnya, tapi Kim yu Shin meletakkan sisir itu di tangan Deok Man. Cheon Myeong ingin Deok Man hidup seperti wanita dan orang pada umumnya. Deok Man harus melupakan Silla dan Mi Shil dan pergi jauh dan hidup bahagia. Kim Yu Shin berkata Deok Man harus menghormati keinginan dan pesan terakhir Cheon Myeong.

Kim Yu Shin : "Deok Man?"

Deok Man : "Aku tidak dapat memenuhi permintaannya."

Aku tidak dapat memenuhi dan mengikuti keinginan terakhir kakak. DeokMan? Mengapa aku tidak dapat memanggilnya kakak sebelumnya?

Deok Man berdiri dan mematahkan sisir menjadi 2 dan melemparnya ke air. Kim Yu Shin terkejut melihatnya. Mengapa kau bersikap seperti itu ? Pesan terakhirnya..aku tidak akan memenuhinya..bukan..aku menolak mengikutinya.

Seondeok 20 Seondeok Casts
Seondeok 19 Seondeok 21
Seondeok 18 Seondeok 22
Seondeok 17 Seondeok 23
Seondeok 16
Seondeok 15
Seondeok 14
Seondeok 13
Seondeok 12
Seondeok 11
Seondeok 10
Seondeok 9
Seondeok 8
Seondeok 7
Seondeok 6
Best Casts So Far
Seondeok 5
Seondeok 4
Seondeok 3
Seondeok 2
Seondeok 1
The Great Queen Seondeok

Sinopsis Queen Seondeok Episode 23


Anak buah Seol Won Rang mengepung mereka bertiga. Deok Man berhasil melepaskan dirinya saat Bi Dam dan Kim Yu Shin bertempur untuknya. Yu Shin melemparkan pedang ke arah Deok Man, tapi Deok Man masih tertegun sehingga Yu Shin minta padanya untuk tetap fokus.
Seol Won menyadari bahwa jurus2 pedang Bi Dam mirip dengan Moon Noh. Seok Bum menghadapi Kim Yu Shin. Dulu, Seok Bum dengan mudah mengalahkan Yu Shin, tapi sekarang Yu Shin sudah lebih siap dan terlatih. Kim Yu Shin mengalahkan Seok Bum dan Bo Jong. Seol Won Rang dan bahkan Deok Man merasa terkejut dengan kemajuan ilmu pedang Yu Shin. Yu Shin ingat semua petunjuk Moon Noh.

Seol Won memanggil lebih banyak orang. Bi Dam mengajak Yu Shin dan Deok Man lari. Deok Man diseret oleh Yu Shin dan Bi Dam. Bo Jong memerintah menembakkan panah ke arah kaki tapi meleset. Mereka terdesak dan lari ke arah tebing. Bi Dam dan Yu Shin memegang erat tangan Deok Man dan meloncat bersama ke bawah menuju air. Bo Jong dan Seok Bum melihat ke bawah dan kehilangan mereka. Seol Won memerintahkan untuk mencari sampai ketemu.

Guk San Heun dan Dae Pung melapor pada Al Cheon bahwa Kim Yu Shin dan Deok Man menghilang. Begitu pula Joo Bang dan Go Do. Mereka meminta petunjuk Al Cheon. Dae Pung dapat merasa ada yang tidak beres. Al Cheon berkata ini bukan masalah yang perlu dikhawatirkan dan meminta keduanya kembali serta menunggu. Tiba2 Putri Cheon Myeong masuk dan mengejutkan ketiganya. Al Cheon berkata Eul Jae dan Kim Yong Chu tidak ada di sini, tapi Cheon Myeong berkata ia ingin menemui Al Cheon. Al Cheon meminta Guk San Heun dan Dae Pung pergi.


Al Cheon bertanya apa yang diinginkan Putri. Cheon Myeong berkata ia dengar Al Cheon cukup dekat dengan Kim Yu Shin dan minta Al Cheon menolongnya. Sementara itu, Bi Dam merasa semangat sekali setelah terjun dan merasakan kesegaran air. Kim Yu Shin menyeret Deok Man ke pinggir sungai. Deok Man pingsan dan Kim Yu Shin melakukan pertolongan dengan CPR (Tirza: he..he).

Bi Dam masih merasa senang dengan pertempuran yang baru saja dialaminya, Kim Yu Shin berusaha keras menyadarkan Deok Man. Bi Dam menyadari bahwa dada Deok Man dibebat dan Kim Yu Shin berteriak pada Bi Dam untuk memalingkan wajahnya (Tirza: enjoy the scene guys..). Deok Man mulai sadar dan mengeluarkan air dari perutnya. Bi Dam bertanya apa Deok Man itu wanita. Bi Dam merasa pantas saja karena Deok Man tidak punya tenaga menggunakan pedangnya.


Bi Dam membasuh wajahnya di sungai dan menyadari bahwa Deok Man mencoba bunuh diri. Yu shin bertanya apa yang dimaksud Bi Dam bahwa Deok Man memiliki belati tapi tidak untuk memutuskan tali. Yu Shin bertanya pada Deok Man apa Bi Dam benar, dan Deok Man diam saja jadi mungkin benar. Ia ingin bunuh diri.


Bo Jong dan anak buahnya tidak dapat menemukan ketiganya. Seol Won memerintahkan setengah dari anak buah Bo Jong ke desa Yangji dan memeriksa desa itu. Seol won berkata Bi Dam tinggal di sana jadi periksa juga.

Kim Yu Shin, Deok Man dan Bi Dam menemukan gua dan bersembunyi di sana. Yu Shin berkata Deok Man bodoh karena ingin bunuh diri. Yu shin berkata bagaimana dengan dirinya yang mati2an berusaha menyelamatkan Deok Man, bagaimana dengan ibunya yang mati di telan badai pasir, atau bagaimana dengan Putri yang memikirkan keselamatan Deok Man. Bagaimana Deok Man bisa sangat egois dan melupakan orang2 yang memikirkannya. Deok Man berdiri dan bertanya apa yang harus ia lakukan sekarang. Deok Man pergi dan Yu Shin mengejarnya. Bi Dam bertanya apa yang terjadi sehingga kalian bersikap seperti ini.


Kim Yu Shin berkata ada jalan yang dapat ia sarankan yaitu pergi meninggalkan Silla bersama. Mungkin akan lebih baik jika mereka tidak berada di Silla dan meminta Deok Man untuk pergi dengannya. Deok Man bertanya mengapa Yu Shin berkorban untuknya dan berempati padanya. Deok Man bertanya apa Kim yu Shin menyukainya. Kim Yu Shin diam dan Deok Man meneruskan bahwa alasan Yu Shin tidak masuk akal, Yu Shin toh tidak pernah menyukainya. Deok Man pergi tapi Yu Shin menahannya dan berkata ia tidak pernah berkata bahwa ia tidak menyukai Deok Man. Deok Man menyadari bahwa Kim Yu Shin mulai menyukainya. Kim yu Shin pergi dan Deok Man mengikutinya. Bi Dam melihat keduanya dengan rasa ingin tahu.

Kim Yu shin masuk ke dalam gua dan Deok Man berkata pada Yu Shin ia akhirnya tahu alasan sebenarnya, yaitu Kim Yu Shin pasti merasa kasihan padanya (Tirza: girl, he's in love with u, not feel sorry for u, it's different..). Deok Man akan melakukan yang sama pada Yu Shin jika Yu Shin ada pada posisinya. Bi Dam masuk dan ikut mendengarkan percakapan mereka. Deok Man minta Yu Shin menarik kembali sumpah setianya.

Kim Yu Shin berkata bahwa ia sudah memilihnya dan dia akan pergi bersama Deok Man. Kim Yu Shin berkata saat di dalam sel, dia merasa dia akan gila saat melihat Deok Man dibawa pergi. Dia merasa dia tidak berguna dan
ingin bunuh diri. Kim Yu Shin berjanji dia tidak akan membiarkan insiden seperti ini terjadi lagi dan tanpa ijinnya tidak akan ada seorangpun yang dapat menyakiti Deok Man bahkan tidak Deok Man sendiri. Bi Dam merasa Kim Yu Shin sangat cengeng dengan pernyataan cintanya. Sementara itu anak buah seol won mulai menyusuri pegunungan.

Al Cheon mengumpulkan Nangdo Bi Cheon Ji Do dan Yonghwa di malam hari. Mereka akan pergi ke desa Geumak untuk menyelamatkan Yu Shin dan Deok Man. Al Cheon dan Cheon Myeong pergi ke desa Geumak. Ratu melapor pada Raja bahwa Putri Cheon Myeong meninggalkan istana. Ratu berkata kemungkinan besar Putri pergi dengan Al Cheon. Raja merasa perilaku Cheon Myeong benar2 tidak dapt diduga. Ratu juga menanyakan kabar Kim Seo hyeon pada Putri Man Myeong, tapi dijawab belum ada kabar.

Kim Yong Chu dan Eul Jae juga melaporkan kepergian Cheon Myeong dari Seorabeol. Kim Yong Chu khawatir jika Cheon Myeong ditangkap bersama Deok Man itu bisa menjadi masalah besar. Eul Jae bertanya dimana Kim Seo Hyeon. Ternyata ada di desa Geumak. Raja memerintah Kim Yong Chu agar mengirim Im Jong ke desa itu dan mencari Cheon Myeong segera. Raja juga berpesan agar Im Jong dan Nangdo-nya melindungi Deok Man dan juga Kim Yu Shin.


Ha Jong kecewa Seol Won kehilangan jejak Deok Man. Se Jong marah karena Seol Won tidak juga membawa Deok Man, mereka sudah menyulut peperangan dengan mengadakan rapat Dewan. Jika Seol Won gagal membawa Deok Man maka mereka akan memakan akibatnya. Biarpun ada So Hwa dan Chil Sook yang mereka perlukan adalah bukti keberadaan Deok Man. Mi shil berkata mereka perlu bukti. Karena Chil sook percaya So Hwa ada di tangan Raja. Jika Chil Sook tahu bahwa So Hwa ada pada mereka, Mi Shil tidak tahu bagaimana reaksi Chil Sook. Mi Saeng marah karena Seol Won gagal menangkap Deok Man. Seo Ri berkata itulah sebabnya mengapa mereka seharusnya membunuh Deok Man saja. Chil Sook merasa So Hwa harus segera ditemukan.

Pendeta wyol Cheon memeriksa denyut nadi So Hwa dan Joo Bang memohon pada pendeta bahwa mereka benar2 tidak tahu apa yang terjadi karena mereka hanya pegawai rendahan. Pendeta Wyol Cheon juga berkata ia hanya seorang astronom dan tabib dan Joo Bang memohon agar mereka dibebaskan. Joo Bang mencopet kunci dari Wyol Cheon, tapi kuncinya tidak cocok dengan borgol mereka.

Pendeta menemui Mi Shil dan berkata So Hwa tidak sama dengan Chil Sook. Pengobatannya lebih susah. Mi Shil ingin Pendeta berusaha keras karena ada hal yang sangat mendesak. Pendeta Wyol Cheon masuk ke ruangannya dan menemukan anak panah dan pesan terikat. Pendeta Wyol Cheon membacanya dan sadar ini dari orang2 Gaya. Anak buah Mi Shil datang dan bertanya ada apa, Pendeta berkata bukan apa2. (Tirza: hmm... interesting)


Cheon Myeong bertemu Kim Seo Hyeon dan bertanya apa ia melakukan perintah Eul Jae ? Cheon Myeong berkata apapun itu, tidak akan ada pernikahan antara dirinya dengan Kim Yu Shin. Cheon Myeong mengancam Kim Seo Hyeon bahwa berapapun jumlah orang Gaya di Seorabeol tidak akan dapat menduduki ibukota. Cheon Myeong berkata Kim Seo Hyeon tidak mempertimbangkan perasaan Raja dan ia tidak berbeda dari Mi Shil. Kim Seo Hyeon meminta maaf pada Putri. Cheon Myeong minta Kim Seo Hyeon membantu Deok Man. Kim Seo Hyeon mematuhinya.

Deok Man memandangi belati Raja Jinheung dan ingat kata-kata Yu Shin. Deok Man bertanya apa benar ini yang harus dilakukannya. Kim Yu Shin juga tenggelam dalam pikirannya sendiri. Bi Dam kembali dari mencari kayu bakar dan bertanya apa Yu Shin akan pergi dari Silla atau tidak. Bi Dam memeluk Kim Yu Shin dan bertanya apa Yu Shin menyukai Deok Man. Kim Yu Shin tetap tidak ramah pada Bi Dam tapi dia akan mencoba toleransi dan menyuruh Bi Dam pergi.


Kim Yu Shin melihat orang2 Seol Won dan menarik Bi Dam untuk sembunyi. Bi Dam berkata mereka seperti haus darah. Kim Yu Shin berkata mereka harus segera pergi. Bi Dam berkata tempat ini aman. Bi Dam minta mereka tinggal dulu di sini, ia akan ke desa Yangji dan mencari perahu. Bi Dam hanya perlu memohon pada gurunya. Kim Yu shin ingin ikut ke desa Yangji tapi Bi Dam berkata itu berbahaya karena ia telah mengatakan tempat tinggalnya pada Seol Won. Bi Dam minta Yu Shin mempercayainya, ia akan pergi dan minta mereka menunggunya. Kim Yu Shin memeluk Bi Dam dan minta agar ia berhati-hati. Yu Shin pesan agar Bi Dam menghindari orang2 dengan seragam seperti mereka terutama dengan warna merah dan ungu. Bi Dam mengerti.

Cheon Myeong mengatakan rahasianya pada Al Cheon. Al Cheon kaget. Cheon Myeong berkata tidak banyak yang tahu rahasia ini tapi alasan Cheon Myeong memberitahu Al Cheon karena sekarang Al Cheon harus mempertaruhkan nyawanya dan tanpa mengetahui alasannya maka Al Cheon akan mempertaruhkan nyawa dengan sia-sia. Al Cheon minta maaf dan menganggap tidak pernah mendengarnya dan akan menghapus dari ingatannya. Al cheon berkata ia pernah berhutang nyawa pada Deok Man dan berteman dengan Yu Shin, maka ia merasa memiliki alasan yang cukup untuk mempertaruhkan nyawanya untuk mereka. (Tirza : What a man..a great man, an honorable one ). Kim seo Hyeon melapor bahwa Seol Won dan orang2nya bergerak ke arah desa Yangji dan berkata pada Cheon Myeong bahwa desa itu terkena wabah. Kim Yu Shin kemungkinan ada di sana.


Seo Won memeriksa desa, Seok Bum membawa kepala desa menghadap Seol Won dan ditanya mengenai orang2 dengan seragam Nangdo. Kepala desa bekata, desa ini terkena wabah, apa yang dilakukan Nangdo di tempat ini. Seol Won bertanya tentang keberadaan tabib, kepala desa tidak tahu, karena tabib itu sudah pergi.

Seo Ri berdoa dan mendapat wahyu tentang bintang yang terpecah antara rasi bintang Gemini dan Pisces. Seo Ri menemui Mi Shil dan berkata mereka harus membunuh Deok Man daripada menangkapnya. Jika Deok Man hidup ia akan menghancurkan rencana Mi shil. Mi Shil merasa Seo Ri sudah semakin tua dan memintanya pergi. Seo Ri heran mengapa Mi Shil ingin menjadi Ratu, bukankah Mi Shil sudah memiliki segalanya. Mi shil berkata ia memang sudah memiliki segalanya termasuk kehendak langit, jadi apa yang akan dilakukan putri kembar itu dan ramalan mengenainya.

Seo Ri mengatakan pada Mi Saeng, ia ingin membunuh Deok Man tanpa setahu Mi Shil. Seo Ri berkata ia harus cepat bertindak karena Rasi bintang Gemini akan memecah rasi bintang Pisces. Mi saeng sadar, Rasi bintang Pisces adalah bintang kakaknya. Seo Ri berkata Rasi gemini adalah rasi bintang Putri kembar. Mi Saeng ingat bahwa itu adalah ramalan jelek untuk Mi Shil. Itulah mengapa Deok Man harus dibunuh. Mi Saeng percaya pada Seo Ri. Ia menemui Dae Nam Bo dan memberikan misi untuk membunuh Deok Man menggunakan panah beracun. Dae Nam Bo berkata Mi Shil ingin Deok Man hidup, tapi Seo Ri memotong bahwa Deok Man adalah orang yang akanmenghancurkan kekuasaan Mi shil.


Seol won masih memeriksa desa Yangji. Tapi nihil. Seol Won memerintah orang untuk mengawasi desa. Bi Dam mengawasi orang2 Seol Won dan lega saat mereka pergi. Seorang penduduk bertanya apa mereka bisa bertemu Moon Noh, Bi Dam minta untuk menunggu, kemudian Bi Dam melihat orang itu mengenakan perisai Yu Shin. Bi Dam minta orang itu tidak mengenakannya. Orang desa itu melepaskan perisai Yu Shin.

Kim Seo Hyeon lapor pada Cheon Myeong bahwa Yu Shin dan Deok Man belum sampai di desa Yangji. Seol Won sudah meninggalkan desa tapi meninggalkan 2 penjaga di desa. Cheon Myeong sekarang merasa gelisah dimana Deok Man. Cheon Myeong bertanya apa Kim Seo Hyeon yakin Deok Man dan Yu Shin ada di sana. Kim Seo Hyeon yakin, mereka ada di sana beberapa hari lalu dan membantu seorang tabib. Cheon Myeong bertanya mengenai tabib itu. Kim Seo Hyeon berkata sepertinya tabib itu bersembunyi saat melihat pasukan Seol Won Rang. Cheon Myeong tahu, besok Seol Won akan mengerahkan pasukan besar2an untuk memeriksa seluruh tempat ini. Cheon Myeong minta Kim Seo Hyeon mengirim pesan ke istana untuk mengirim bantuan secepatnya.


Al Cheon mendapat laporan kalau Seol Won sudah pergi dari klinik tabib. Guk San Heun dan Dae Pung datang dan lapor bahwa tabib itu datang dan pergi seperti angin dan tidak ada seorangpun yang tahu keberadaannya. Penduduk juga berkata tabib itu bukan tipe orang yang meninggalkan pasiennya begitu saja.
Al Cheon melihat seorang wanita yang mencurigakan membawa bayi melewati mereka dan Cheon Myeong bertanya ada apa. Al Cheon pergi memeriksa dan meminta anggota Yonghwa menjaga Cheon Myeong. Bi Dam mengenali wanita itu. Itu isteri Sang chui. Bi Dam merasa tidak ada alasan gurunya meninggalkan pasiennya. Bi Dam mengikuti wanita itu dan ia tahu wanita itu diikuti oleh Al Cheon. Bi Dam bertanya2 siapa mereka, ia ingat Yu Shin berpesan agar hati2 dengan seragam merah dan ungu tapi orang2 ini mengenakan warna kuning. Bi Dam berkata akan mengikuti Al Cheon.

Wanita itu berlari membawa bayinya. Al Cheon sadar mereka diikuti, Al Cheon menyergap Bi Dam dan bertanya siapa ia. Bi Dam balik bertanya siapa Al Cheon. Al Cheon memeriksa Bi Dam dan menemukan perisai Yu shin yang dipakai Bi Dam. Al Cheon bertanya dari mana Bi Dam mendapat perisai ini. Bi Dam berkata ia menukarnya dengan ayam. Bi Dam bertanya apa ada banyak sekali warna seragam mereka karena Yu Shin hanya menyebut ungu dan merah. Tapi bukan kuning. Al Cheon tidak mengerti, apa maksud Bi Dam. Bi Dam berkata Yu Shin mengenakan seragam biru. Mereka sadar itu seragam Yonghwa. Al cheon bertanya apa Kim Yu Shin yang meminta Bi Dam berhati-hati. Bi Dam berkata nama orang itu Kim Yu Shin.

Al Cheon bertanya apa Yu Shin bersama seorang Nangdo. Bi Dam tanya Deok Man itu laki-laki atau perempuan. Al Cheon bertanya dimana mereka. Bi Dam tidak yakin mereka teman atau lawan. Al Cheon berkata mereka akan membantu Yu Shin. Bi Dam bertanya bagaimana ia dapat mempercayai Al Cheon. Cheon Myeong datang dan bertanya ada apa. Bi Dam melihat seragam biru Yonghwa dan ingat seragam itu mirip dengan Deok Man dan Yu Shin. Bi Dam yakin mereka teman. Bi Dam membawa Al Cheon dan Cheon Myeong, di mulut gua, Bi Dam merampas pedang Guk San Heun dan Dae Pung. Al Cheon : "Apa yang kau lakukan?!" Bi Dam masih tidak mempercayai Al Cheon. Bi Dam minta Guk San Heun dan Dae Pung meneriakkan nama mereka.

Deok Man mendengar Guk San Heun menyebut namanya. Deok Man membangunkan Yu Shin dan berkata ia mendengar suara Guk San heun. lalu Dae Pung meneriakkan namanya dan Yu Shin mendengarnya juga. Deok Man merasa mereka pasti datang untuknya. Deok Man akan keluar tapi Yu shin mencegahnya dan meminta Deok Man berhati-hati. Cheon Myeong bertanya apa yang dilakukan Bi Dam. Teriakan mereka akan menarik perhatian kelompok lain. Cheon Myeong meyakinkan mereka disini untuk membantu Kim Yu Shin.


Kim Yu shin menyapa Cheon Myeong dan Bi Dam menurunkan pedangnya. Kim Yu shin dan Deok Man menyapa Cheon Myeong. Deok Man menyapa kakaknya dan Cheon Myeong memeluk Deok Man. Bi Dam sadar bahwa Cheon Myeong seorang Putri. Dae Nam Bo melapor pada Seol Won. Seol Won berpikir Mi Shil mengirim Dae Nam Bo. Seol won menegaskan mereka harus menangkap Deok Man hidup2. Mereka akan mengerahkan orang untuk mencari Deok Man. Bo jong dan Seok bum mengiyakan perintah, sementara Dae Nam Bo punya agenda lain. Dae Nam Bo memerintah Nangdo-nya untuk menyiapkan panah beracun Duk Si.
Dae Nam Bo berkata Nangdonya harus mengikuti perintahnya untuk membunuh Deok Man tanpa seorang pun tahu.

Al Cheon mengumpulkan Nangdo-nya dan memerintahkan mereka memeriksa sekeliling gunung dan mengawasi pergerakan kelompok lain. Kim Yu Shin berjaga, sementara Cheon Myeong dan Deok Man berbicara. Deok Man bertanya mengapa Cheon Myeong pergi mencarinya. Cheon Myeong minta Deok Man meninggalkan Silla. Putri berkata ayah, ibu dan juga dirinya ingin membantu tapi tidak berdaya. Mereka tidak memiliki kekuatan politik.

Cheon Myeong berkata situasi sedemikian berat sehingga mereka bahkan tidak memiliki waktu merasakan hubungan kakak-adik, mereka belum pernah bertengkar karena baju atau mencoba cincin seperti yang dilakukan gadis2 yang lain. Mereka bahkan belum pernah bertengkar atau berdebat kerena hal2 kecil. Deok Man yakin Cheon Myeong pasti akan memberikan semuanya untuknya. Deok Man berkata ia hanya akan cemberut dan meminta ini dan itu. Deok Man minta Cheon Myeong tidak perlu bersedih dan bersalah. Cheon Myeong sudah melakukan semuanya yang dapat ia lakukan. Cheon Myeong menangis terisak-isak.


Cheon Myeong memberikan bungkusan untuk Deok Man. Deok Man membukanya dan menemukan baju wanita. Putri berkata baju ini dibuat oleh Ratu untuk Deok Man. Karena Ratu belum pernah melihat Deok Man, maka ia membuatnya persis seperti milik Cheon Myeong. Ratu minta Cheon Myeong memberikannya untuk Deok Man. Cheon Myeong minta Deok Man mencobanya. Deok Man menyentuh bahan baju itu.

Cheon Myeong keluar. Kim Yu Shin memberi salam. Cheon Myeong sudah meminta Deok Man meninggalkan Silla. Cheon Myeong merasa muak dan ingin melihat akhir dari Mi Shil. Cheon Myeong menoleh pada Yu Shin. Yu Shin berlutut di depan Cheon Myeong. Yu Shin memohon ampun karena tidak dapat menjaga sumpah setianya. Dia tidak akan dapat berada di sisi Cheon Myeong. Kim Yu Shin berkata ia akan pergi bersama Deok Man dan akan melindunginya dan menjaga Deok Man. Cheon Myeong kaget mendengarnya (Tirza: I heard a broken heart)


Deok Man keluar dengan canggung. Ia mengenakan baju wanita tapi masih mengenakan ikat kepala pria. Kim Yu Shin dengan cepat berdiri dan melihat Deok Man. Cheon Myeong berkata Deok Man cantik dengan baju wanita, tapi rambutmu? Cheon Myeong masuk untuk mengambil sisir. Kim Yu shin memandang Deok Man dari kepala sampai kaki. Deok Man berkata ia selalu mengenakan baju pria, jadi agak canggung dengan baju wanita. Kim Yu Shin berkata ia mengaku pada Cheon Myeong bahwa ia akan pergi dengan Deok Man. Deok Man berkata Cheon Myeong pasti sedih sekali. Deok Man merasa Kim yu Shin tidak tahu, tapi Cheon Myeong merasa percaya diri karena Kim Yu Shin.


Cheon Myeong menata rambut Deok Man. Cheon Myeong berkata apa Deok Man dapat memanggilnya kakak sekali saja. Deok Man mencobanya tapi ragu2 dan berkata ia akan memanggil kakak lain kali saja. (Tirza : DM, you should call her unnie..there will be no next time).


Deok Man : "Aku tahu betapa berartinya Kim Yu Shin untukmu dan juga Silla, hanya sampai aku keluar dari Silla, setelah aku keluar dari Silla, aku tidak apa-apa sendiri. Sekarang aku hanya merasa sedih dan kesepian, tapi aku akan baik2 saja. Cheon Myeong pasti akan merasa istana sangat sunyi untuknya. Itulah mengapa aku harus mengembalikan Kim yu Shin padamu secepatnya."

Cheon Myeong menggenggam tangan Deok Man dan berkata ia tidak memiliki Kim Yu Shin, jadi Deok Man dapat pergi dengannya dan membangun keluarga bersama. Cheon Myeong minta agar Deok Man melupakan semua tentang Silla dan hidup secara normal seperti wanita yang lainnya. Cheon Myeong ingin berkata sesuatu tapi ragu2, hanya berkata agar Deok Man bahagia dan ia harus bahagia. Deok Man berkata pada dirinya sendiri, apa tidak apa2 jika ia pergi dengan Kim Yu Shin.


Al Cheon melihat dari jauh kedua putri. Yu Shin mendekat dan minta Al Cheon menjaga Putri untuknya karena ia akan meninggalkan Silla dengan Deok Man. Al Cheon : "Sebelum kami kesini, istana sudah memutuskan pernikahanmu dengan Putri Cheon Myeong." Karena Yu Shin sudah berkata ia akan pergi, maka Cheon Myeong tidak mengatakannya pada Yu shin.

Al Cheon minta Kim Yu shin mempertimbangkan perasaan Putri Cheon Myeong. Kim Yu Shin tahu ini adalah perjanjian antara Eul Jae dengan ayahnya. Al cheon berkata meskipun ini perjanjian, tapi Kim Yu shin tidak bisa menyangkal perasaan Cheon Myeong pada Kim Yu Shin. (Tirza: Al Cheon is really sweet). Yu Shin mengerti tapi apa Al Cheon tahu perasaannya sekarang. Yu Shin berkata ia bukan jenis orang yang bertindak sesuai perasaannya. Bi Dam mengamati ke-dua kakak beradik itu dan melihat Cheon Myeong mengacak-acak rambut Deok Man.


Bo Jong meneruskan pencarian Deok Man dan Yu Shin. Guk San Heun dan Dae Pung (kayanya yang paling pinter di Yonghwa Hyangdo he..he) juga mencium jejak Bo Jong. Mereka lapor bahwa orang Seol Won sudah memperluas daerah pencariannya. Deok Man sudah mengganti lagi bajunya. Kim Yu shin akan memakai kotoran kelinci (spt arang) untuk membuat asap dan memberi sinyal. Guk San Heun berkata Bi Dam sudah menyarankan rute terbaik adalah melalui air. Hutan ini gelap, jadi tidak akan mudah menemukan mereka. Cheon Myeong minta perahu disiapkan. Al Cheon sudah membuat persiapan.

Cheon Myeong minta Guk San Heun dan Dae Pung menghadang Bo Jong. Cheon Myeong berkata mereka harus mencegah Seol Won menemukan Deok Man. Cheon Myeong melihat baju Deok Man yang terlipat di meja. Dae Nam Bo dan nangdonya sudah menemukan lokasi mereka. Deok Man memeluk Cheon Myeong dan mengucapkan perpisahan.

Seondeok 20 Seondeok Casts
Seondeok 19 Seondeok 21
Seondeok 18 Seondeok 22
Seondeok 17
Seondeok 16
Seondeok 15
Seondeok 14
Seondeok 13
Seondeok 12
Seondeok 11
Seondeok 10
Seondeok 9
Seondeok 8
Seondeok 7
Seondeok 6
Best Casts So Far
Seondeok 5
Seondeok 4
Seondeok 3
Seondeok 2
Seondeok 1
The Great Queen Seondeok

Saturday, December 5, 2009

Isteri Kim Yu Shin

FYI : Buat yang penasaran dengan isteri Kim Yu Shin :)

Namanya Yeoung Mo putri Ha Jong. Jadi cucu Mi Shil




Kim Yu Shin menikah di ep 37. Yu Shin mendatangi Mi shil dan bilang mau bergabung dengannya. Mi Shil senang dan menyarankan pernikahan dengan Yeong Mo cucunya. Yu Shin bersedia.

Deok Man sempat patah hati tapi ia bisa mengerti karena Yu Shin harus bertahan demi keluarga dan rakyat Gaya. Pada hari Kim Yu Shin menikah, Putri Deok Man mengunjungi ladang pertanian bersama Al Cheon dll. Jadi ia tidak hadir di pernikahan Yu Shin.

Tapi kalian harus lihat cara Yu Shin menatap Putri Deok Man setiap mereka bertemu. Loyalitas Yu Shin untuk Deok Man luar biasa. Aslinya Putri Deok Man dan Jenderal Kim Yu Shin ngga pernah pacaran. Putri Deok Man adalah Seonggol satu2nya yang masih ada jadi setelah dipertimbangkan masak2, Raja Jinpyeong akhirnya mengangkat Putri Deok Man menjadi pewaris takhta dengan gelar Ratu Seondeok (Ratu Kebaikan-Kebajikan)

Queen Seondeok and her warriors

Dalam sejarah aslinya, Ratu Seondeok menikah dengan 4 pria tapi aku ngga tahu siapa saja mereka. Ratu Seondeok tetap tidak memiliki penerus Seonggol pria. Jadi takhta jatuh ke tangan sepupunya Jindeok. Jindeok itu anak adik laki-laki Raja Jinpyeong.

Setelah Jindeok memerintah selama 7 tahun, Kim Chun Chu (anak Putri Cheon Myeong dengan bangsawan Kim Yong Su) naik takhta menggantikan Jindeok. Kim Chun chu bergelar Raja Muyeol. Dalam pemerintahan Raja Muyeol, Silla menjadi United Silla. Akhirnya mimpi Raja Jinheung untuk menyatukan Silla, Baekje, dan Goguryeo berhasil.

dirangkum dari berbagai sumber.

Sinopsis Queen Seondeok Episode 22



Bi Dam melawan mereka dan meninggalkan Deok Man bertanya-tanya siapa dia. (Tirza: Bidam = anak Raja Jinji dengan Mi Shil). Bi Dam membantai anak buah Kim Seo Hyeon tanpa ampun. Akhirnya mereka melarikan diri. Bi Dam mengambil ikat kepala Yu Shin dari tangan mereka. Kim Yu Shin berlari ke arah Deok Man dan melihat Bi Dam membawa pedang menuju Deok Man. Kim Yu Shin salah paham dan menyerang Bi Dam. Deok Man minta Yu Shin berhenti karena Bi Dam sudah menyelamatkan nyawanya. Bi Dam mengembalikan ikat kepala Yu Shin. Yu Shin minta maaf dengan kesalahpahaman ini.

Yu shin mencoba mengambil ikat kepalanya dan Bi Dam menagih uang untuk ayam yang ia berikan kemarin malam. Kim Yu shin tidak memilikinya. Bi Dam berpikir Yu Shin bercanda. Yu Shin akhirnya memberikan perisai kulitnya untuk pembayaran. Bi Dam mencium perisai itu dan mengenali bau kulit sapi. Bi Dam merasa pakaiannya dinodai darah dan Moon Noh pasti akan menghukumnya. Yu Shin bertanya darimana asal Bi Dam. Bi Dam berkata dia tidak memiliki kampung halaman tapi sekarang tinggal di desa yangji. Bi Dam berkata ia akan sangat berterima kasih apabila bisa mendapatkan Se Shin. Bi Dam mengembalikan ikat kepala Yu Shin dan berkata permainan pedang Yu Shin terlihat berat dan ia merasa lucu.

Kim Yu shin mengajak Deok Man pergi. Yu Shin berkata mereka harus menghindari semua kontak dengan siapapun. Yu Shin menggandeng Deok Man seperti anak kecil. Kim Seo Hyun tahu misinya gagal karena Bi Dam. Anak buahnya lapor bahwa Bi Dam memiliki ilmu pedang yang sangat hebat. Jurus pedangnya mirip dengan Im Jong dari Ho Guk Seon Do. Kim Seo Hyeon bertanya apa ia Nangdo Im Jong. Bukan, jurus pedangnya lebih cepat daripada Im Jong. Mereka juga berpikir orang itu bukan suruhan Mi Shil.

Seol Won mengunjungi pejabat lokal desa Yangji. Bo Jong meminta perbekalan. Seol Won bertanya apa ada berita dari mata2 dan Bo Jong berjanji akan mengirim kabar pada ayahnya. Seol Won memerintah Seok Bum untuk memeriksa lingkungan sekitar dengan penuh waspada.

Deok Man bertanya mengenai maksud ayah Yu Shin. Ia tahu Kim Seo Hyeon yang ingin membunuhnya, ia kenal dengan salah satu orang suruhannya. Kim Yu shin tidak menjawabnya, tapi Deok Man berteriak: "Semua ingin membunuhku! Semua ingin aku mati!" Yu Shin balas membentaknya agar tidak menjadi bodoh dan jangan memikirkan itu. Kim Yu Shin melihat anggota nang do dari Bo Jong ada di sekitar. Yu Shin membawa Deok Man pergi dari pasar. Yu Shin menyeret Deok Man sepanjang jalan dan Deok Man terus bertanya kemana mereka dapat pergi.

Yu shin berkata mereka tidak dapat diam saja karena Deok Man pasti akan mati. Yu Shin membawa Deok Man ke desa Yangji dimana terjadi wabah, itu adalah tempat paling aman untuk bersembunyi. Tidak ada orang yang mau mendekati desa dengan wabah penyakit. Yu Shin tahu semua orang menginginkan mereka, dari Raja sampai Mi shil. Jika mereka tidak bertahan mereka pasti akan mati. Yu Shin meyakinkan Deok Man, ia tidak akan menyerah tapi jika Deok Man menyerah, maka bebannya menjadi berlipat. Yu Shin memohon agar Deok Man tidak menyerah. Kim Seo Hyeon masih melacak Yu Shin dan mendapat laporan kalau Yu Shin menuju desa Yangji.

Kim Seo Hyeon memerintah anak buahnya tidak tergesa2 karena Yu Shin bersama Deok Man. Kim Seo Hyeon tahu putranya bukan pengambil resiko, jadi ia memerintah untuk mengawasi desa Yangji. Bi Dam berlutut didepan Moon Noh, ia minta ampun karena tidak membawa Se Shin dan pakaiannya ternoda darah. Bi Dam berkata ia menyelamatkan seseorang yang hampir dibunuh. Moon Noh bertanya apa penyelamatan itu menyebabkan kematian orang lain? Moon Noh ingin tahu apa Bi Dam membunuh orang. Bi Dam membela diri, ia hanya mencoba menyelamatkan orang. Moon Noh berkata Bi Dam bukan ingin menyelamatkan tapi membalas dendam. Moon Noh berkata bahwa Bi Dam tidak pernah mengampuni dan memperlihatkan belas kasihan pada orang lain dan Bi Dam akan membunuh karena ia tidak dapat menahan amarahnya. Bi Dam berkata ia menyelamatkan seseorang. Moon Noh berteriak pada Bi Dam

Saat itulah Yu Shin datang dan memberi salam. Bi Dam kaget melihatnya. (Tirza : Astaga..akhirnya Deok Man bertemu Moon Noh...!)

Bi Dam berkata pada Moon Noh, mereka adalah orang yang diselamatkannya. Deok Man maju dan membenarkan Bi Dam. Moon Noh berkata pada Bi Dam bahwa pasien mereka bertambah banyak. Jika tidak segera ditangani, akan menyebarkan wabah ke desa yang lain. Moon Noh minta Kim Yu Shin dan Deok Man untuk pergi karena ada wabah di desa ini dan tidak bijaksana tinggal disini. Kim yu Shin berkata mereka punya alasan memasuki desa ini. Moon Noh memandangi mereka.

Seol Won dan Bo Jong mencari Deok Man dan Yu Shin. Mereka melihat Bi Dam mencoba mencari Se Shin, Penjual obat berkata biarpun Bi Dam memberinya banyak uang, ia tetap tidak dapat memperoleh Se Shin. Bi Dam berkata bukan saja desa Yangji tapi wabah ini akan menyebar jika ia tidak memperoleh obat. Bi Dam diminta pergi.


Bi Dam dibawa menghadap Seol Won. Bi Dam berkata ia tidak melakukan kesalahan. Seol Won bertanya apa ia penduduk Yangji. Bi Dam berkata ia dan gurunya hanya lewat dan berhenti untuk menolong penduduk desa. Seol won memuji guru Bi Dam. Seol Won bertanya apa ada 2 orang dengan seragam Hwa Rang, jika Bi Dam membawa Deok Man, maka ia akan memberikan apa yang diinginkan Bi Dam jika Bi Dam membawa Deok Man padanya.

Bi Dam pergi dan memikirkan tawaran Seol Won. Yu Shin dan Deok Man membantu memotong kayu. Deok Man meminta Yu Shin meninggalkannya. Kim Yu shin tidak menanggapinya. Deok Man tidak ingin Yu Shin bermusuhan dengan ayahnya. Kim Yu shin bertanya apa Deok Man begitu berharga. Sekarang saja Deok Man sudah menyerah meskipun kau tidak tahu untuk apa. Orang2 mati karena Deok Man. Deok Man merasa tidak tahan orang2 mati karena dirinya. Ia minta Kim Yu Shin meninggalkannya sebelum itu terjadi dan ia tidak cukup berharga untuk itu. Kim Yu Shin berkata Deok Man bodoh karena ia telah memilih Deok Man daripada ayahnya. Deok Man kaget (Tirza: wow..wow..apa ini? pernyataan cinta Yu Shin pada Deok Man?)

Deok Man pergi dan Kim Yu Shin melampiaskan kemarahannya pada kayu. Moon Noh datang dan mengamatinya. Moon Noh mengamati potongan kayu dan Yu Shin minta maaf dengan kerusakan yang ia buat, ia akan menebusnya nanti. Moon Noh bertanya siapa nama Kim Yu Shin. Yu Shin heran melihat Moon Noh memeriksa tangannya. Tangan Yu Shin melepuh. Moon Noh bertanya apa ia punya guru. Moon Noh berkata bahwa Yu Shin tidak mendapat bimbingan dari ahli dan terjebak dalam latihan yang tidak ada gunanya. Pasti sangat susah mencapai tingkat ini.

Kim Yu Shin tidak mengerti apa maksud Moon Noh. Moon Noh bertanya apa Yu Shin terlibat dalam pertarungan pedang akhir2 ini. Moon Noh berkata bahwa Yu Shin tidak menyadari potensinya sendiri. Moon Noh pergi dan Kim Yu Shin memikirkan apa yang dikatakan Moon Noh. Deok Man pergi ke toko obat dan melihat sekantung Bi Sang (racun arsenik putih Cina). Deok Man melihat kantung itu dan bertanya apa ia lenyap saja dari dunia ini.


Kim Seo Hyeon mendapat laporan bahwa Seol Won terlihat juga di sekitar sini. Kim Seo Hyeon berkata bahwa Deok Man tidak boleh jatuh ke tangan Mi Shil. Kim Seo Hyeon lebih ingin Deok Man mati daripada jatuh ke tangan Mi shil. Bi Dam pulang dan melihat Yu shin dan Deok Man selesai bersih2. Yu Shin bertanya apa lagi yang harus ia kerjakan. Bi Dam berkata bahwa jerami di penjara terlalu banyak, ia minta Yu Shin mengambil setengah untuknya. Yu Shin mengerjakannya dan saat Yu Shin di dalam penjara, Bi Dam menutup pintunya dan mengurung Yu Shin.

Bi Dam mengacungkan pisau ke arah Deok Man dan berkata dia harus diikat. Bi Dam mengikat Deok Man mengitari pohon. Yu Shin berteriak minta penjelasan. Bi Dam minta maaf. Deok Man bertanya siapa yang menyuruh Bi Dam. Bi Dam tidak tahu tapi orang itu menginginkan Deok Man. Bi Dam berkata agar Deok Man tidak berpikir ini tidak adil. Ia mungkin dapat menyelamatkan nyawa 200 orang penduduk desa. Deok Man memikirkan ini. Yu Shin minta Deok Man berusaha lari.


Deok Man merasa jika ia jatuh ke tangan Mi Shil, kematian tidak akan cepat dan mungkin akan mengancam Raja dan Putri Cheon Myeong. Jika jatuh ke tangan Raja maka kematian akan lebih cepat. Deok Man merasa jika ia bertahan maka ia hanya memberikan kemalangan daripada kebaikan.

Yu Shin meminta Deok Man bertahan dan tidak menyerah. Deok Man bertanya darimana ia akan mendapat kekuatan jika orang tuanya saja menginginkan ia mati. Deok Man tidak ingin mendengar lagi. Bi Dam menemui Seol Won dan berkata ia mendapatkan keduanya dan bertanya apa Seol Won akan memegang janjinya.

Seol Won berbisik, mereka ingin membawa Deok Man hidup2 dan membuat persiapan. Bi Dam bertanya sebenarnya siapa mereka. Bo Jong berpikir Bi Dam tidak sopan dan berkata Seol Won adalah Menteri Pertahanan Seorabeol. Seol Won meyakinkan Bi Dam jadi Bi Dam tidak perlu curiga padanya. Bi Dam bertanya apa mereka memiliki obat yang ia butuhkan. Seol Won menegaskan saat mereka mendapatkan Deok Man maka Bi Dam akan memperoleh obatnya. Bi Dam pergi. Seol Won memerintah Bo Jong mengabarkan ini pada Mi Shil. Seol Won senang sekali.

Mi Saeng mengabarkan bahwa Seol Won sudah mendapatkan Deok Man. Mi Shil senang sekali. Mi Shil berkata inilah saatnya mereka mempersiapkan segalanya. Sebelum pergi, Seo Ri menyatakan kekhawatirannya bahwa Deok Man adalah anak dengan ramalan bintang Gaeyang. Mi shil ingat mengenai surat Moon Noh. Mi shil tampak sedikit terperanjat. Seo Ri mencemaskan ramalan tentang Deok Man, ia berpendapat Deok Man tetap harus dibunuh demi kebaikan mereka.

Mi Shil berkata Seo ri terlalu percaya dengan omong kosong ramalan itu. Mi shil berkata Seo ri cemas karena ia Pendeta Agung dan pekerjaannya berat. Seo Ri tampak tidak suka karena sekarang Mi Shil tidak begitu mempercayai campur tangan langit tapi Mi shil hanya percaya pada dirinya sendiri. Mi Shil berkata ia adalah orang yang dapat minta hujan dan gerhana bulan, apa artinya ramalan bintang itu. Mi Shil berkata ia adalah Mi Shil. Seo Ri tidak suka dengan kearoganan Mi Shil.

Eul Jae menghadap Raja dan berkata bahwa pihak Mi Shil juga sudah mengetahui mengenai keberadaan Deok Man. Untuk menyelesaikan ini hanya ada satu cara, yaitu mengadakan pernikahan sekutu antara Putri Cheon Myeong dengan Kim Yu Shin. Raja memperhatikan usulan pernikahan ini. Eul Jae berkata jika penerus kerajaan sudah pasti maka pihak Mi Shil tidak akan dapat melakukan apa-apa. Eul Jae perlu memperkuat posisi Kim Seo Hyeon. Putri tidak setuju dengan usul Eul Jae dan mengabaikan keselamatan Deok Man. Eul jae berkata jika Kim Yu Shin menjadi menantu Kerajaan maka ia dapat berperan sebagai Putra Mahkota, maka masalah mengenai tidak adanya penerus takhta dari Seonggol akan lenyap.

Ratu Maya minta maaf pada Cheon Myeong karena memaksakan pernikahan sekutu ini. Cheon Myeong berkata jika Pernikahan Kerajaan terjadi dengan garis keturunan Gaya maka mereka akan dapat memperbaharui dasar kekuatan mereka dan lagi mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan pihak Mi Shil. Putri berkata daripada duduk saja lebih baik mulai sekarang mereka bersiap-siap. Im Jong menghadap dan mengabarkan mengenai pertemuan para bangsawan.

Se Jong membuka pertemuan dan berkata bahwa mereka prihatin bahwa keturunan Seonggol akan punah. Raja, Ratu, Putri Cheon Myeong juga Mi Shil hadir. Se Jong menyinggung tentang kelahiran putri kembar. Eul jae membantah dan meminta bukti. Se jong minta Mi Saeng masuk. Mi Saeng masuk dengan Chil Sook dibelakangnya. Chil Sook memberi salam pada anggota Dewan. Semua terperanjat melihat Chil Sook. Se Jong mengijinkan Chil Sook berbicara di rapat ini. Semua menyetujui Chil Sook berbicara. Chil Sook akhirnya berbicara. 20 tahun yll, Ratu Maya melahirkan putri kembar. Raja memberikan putrinya pada So Hwa pelayannya dan menyuruh mereka pergi. Ia diperintah mengejar mereka. Dia tidak mampu menangkapnya, tapi saat ia tiba di Silla, dia mengenali putri itu yang telah kembali ke Seorabeol. Raja melihat ke arah Mi Shil yang memandangnya dengan senyuman. "Checkmate!"

Bi Dam melayani mereka makan. Kim Yu shin tidak suka dan melemparnya. Yu Shin tidak akan memaafkan Bi Dam. Bi Dam menemui Deok Man yang terikat, ia berkata Deok Man juga pasti tidak mau makan. Ia bergumam bahwa orang dari Kementerian Pertahanan yang menginginkannya. Bi Dam akan kembali membawa makanan. Deok Man berterima kasih. Bi Dam heran, ia akan menjual Deok Man tapi dia tidak marah justru berterima kasih padanya. Bi Dam merasa Deok Man gila.

Mi Shil menemui cheon Myeong. Mi Shil mengkonfirmasi bahwa Cheon Myeong tahu mengenai Deok Man. Cheon Myeong berkata bahwa Mi Shil hanya mengira Deok Man itu adalah saudara kembarnya padahal Deok Man itu pria. Mi Shil mengancam apa nanti setelah Deok Man dibawa ia perlu ditelanjangi agar ketahuan jenis kelaminnya. Mi Shil berkata ia memiliki Chil Sook dan So Hwa. Jadi saat Putri Deok Man dibawa pulang ia akan memperlihatkan tanda lahirnya. Maka Ratu dan kedua Putri harus bertanggung jawab atas lenyapnya keturunan pria Seonggol. Putri berkata ia akan melakukannya jika mereka dapat membawa Deok Man ke hadapan Dewan. Mi shil berkeras bahwa Deok Man akan dibawa ke hadapan mereka. Cheon Myeong berkata jika Mi Shil gagal, maka ia akan dituduh menghina keluarga raja dan harus mempertanggung jawabkannya di hadapan masyarakat Silla.

Mi Shil pergi dan Cheon Myeong berkata meskipun Mi Shil berbicara seolah-olah ia memiliki kekuasaan dan mendapat kemurahan langit tapi itu semua akan segera lenyap sebelum ia mengetahuinya.

Putri Man Myeong meyakinkan Raja jangan terlalu khawatir karena suaminya sudah pergi kesana sebelum Mi Shil dan akan mendapatkan Deok Man. Eul jae juga menghibur bahwa Deok Man bersama Kim Yu Shin. Mi Shil tidak akan mendapatkan Deok Man. Raja berkata ini benar2 tragedi. Sebagai ayah ia telah membuang anaknya dan sekarang ia bahkan tidak mampu melindunginya.

Eul Jae menemui Putri Man Myeong. Eul Jae berkata sangat penting bagi keluarga Kim Seo Hyeon untuk melaksanakan rencana mereka. Eul Jae berkata ia harus membunuh Deok Man tanpa jejak. Hanya ini jalan satu2nya untuk mempertahankan keluarga Raja dan keluarga Putri Man Myeong. Putri Man Myong mencemaskan suami dan putranya.

Yu Shin berusaha mencari cara untuk melarikan diri. Deok Man : "Jika berhasil, lalu apa?" Yu Shin tidak akan membiarkan Mi Shil membawa Deok Man. Deok Man tahu, jika ia jatuh ke tangan Mi Shil maka Raja Jinpyeong akan terancam dan Ratu juga Putri akan diturunkan. Deok Man merasa lebih baik memang ia lenyap saja. Yu Shin merasa Deok Man sangat bodoh. Yu shin minta Deok Man untuk berpikir jernih dan jangan berpikiran bodoh.

Bi Dam datang dan mendengar percakapan mereka. Yu shin memanggil Deok Man yang diam saja. Deok Man berpikir, ia akan pergi tanpa penyesalan, tapi untuk Kim Yu Shin berpisah darinya akan menimbulkan penyesalan besar. Yu Shin tidak menyukai kesunyian ini dan minta Deok Man berbicara. Deok Man tidak akan membiarkan Mi Shil memperoleh keinginannya. Bi Dam bertanya siapa orang yang dimaksud Deok Man. Deok Man berkata ada orang yang sangat istimewa. Bi Dam melempar makanan Yu Shin.


Deok Man bertanya mengenai obat, Bi Dam berkata ia akan mendapatkannya setelah menyerahkan Deok Man pada mereka. Paginya, Bi Dam berkata pada Yu Shin, ia akan membawa Deok Man pada Seol Won Rang. Kim Yu Shin berteriak bahwa Bi Dam tidak boleh melakukannya dan mencoba membuka pintu penjara. Bi Dam membawa Deok Man dan Yu Shin berteriak pada Deok Man. Bi Dam membawa Deok Man pergi. Bi Dam berkata Deok Man tidak akan disakiti. Kim Yu Shin murka dan berkata jika ia bisa keluar dari sini, ia akan mencari Bi Dam atas apa yang dilakukannya.

Deok Man berterima kasih pada Yu Shin atas segalanya. Kim Yu shin terus berteriak pada Deok Man dan murka. Sambil berjalan, Bi dam berkata ia akan membebaskan Yu Shin setelah ini selesai. Kemudian Bi Dam menemukan belati Raja Jinheung dari lengan Deok Man dan heran selama ini Deok Man memiliki belati mengapa ia tidak melepaskan diri. Deok Man ingin Bi Dam mendapatkan obat itu untuk penduduk desa agar 200 nyawa itu bisa selamat. Bi Dam mengembalikan belati itu pada Deok Man. Bi Dam membawa Deok Man pada Seol Won Rang. Bi Dam minta Se Shin dan Seol Won memperlihatkan barangnya. Bi Dam melihat betapa banyaknya Se Shin itu, padahal ia susah sekali menemukannya.

Seol won minta Deok Man diserahkan padanya. Bo Jong dan Seok Bum mengawal Deok Man pada Seol Won. Seol Won memberi hormat pada Deok Man dan memanggilnya Putri. Deok Man tidak berniat membantu Seol Won. Bi Dam mengambil Se Shinnya dan melihat Deok Man sekali lagi. Kim Yu Shin mencoba melarikan dirinya tapi gagal. Ia ingat perkataan Bi Dam mengenai ilmu pedangnya yang berat. Lalu Yu Shin mulai memukul pintu dengan tongkat pemukulnya.

Moon Noh kaget dengan perbuatan Bi Dam, Bi Dam menjual Deok Man demi Se Shin. Moon Noh menghukum Bi Dam. Bi Dam berkata itu pilihan antara satu orang dengan 200 orang. Moon Noh memarahinya, beraninya Bi Dam mempermainkan nilai seorang manusia. Apapun alasannya jangan pernah menganggap enteng satu nyawa manusia-pun. Bi Dam kemudian ingat perkataan Deok Man bahwa ia tidak akan memenuhi keinginan Seol Won, ia ingat Deok Man punya belati tapi tidak menggunakannya agar ia dapat memperoleh obat. Moon Noh murka tapi Bi Dam melarikan diri dan berkata ia ada urusan penting.

Bi Dam kembali ke tempat pertemuan tapi sudah sunyi. Kim Yu Shin terus memukul pintu sel. Seol Won membawa Deok Man dan Deok Man memutuskan tali pengikatnya. Yu Shin akhirnya dapat menghancurkan pintu sel dan mencari Deok Man. Bi Dam juga berlari menyusul rombongan Seol Won Rang. (Tirza : go..Bi Dam..he..he this guy is really crazy but cute!)

Deok Man berhasil memotong talinya dan menunjukkan belatinya pada setiap orang. Deok Man mengancam akan bunuh diri. Bo Jong mencoba menghentikannya tapi disambar oleh belati Deok Man. Seok Bum melumpuhkan Deok Man dan Seol Won minta agar Deok Man disumbat mulutnya. Seok Bum bertanya apa Bo Jong terluka. Kemudian Bi Dam datang. Seol Won berkata mereka tidak ada urusan lagi dengan Bi Dam. Bi Dam berkata ia mengubah pikirannya, metode pembayarannya tidak benar. Bi Dam harus membawa Deok Man pulang. (Tirza: Bi Dam ini mirip perpaduan Racun Barat Auwyang Hong and Sintiaw Tayhiap Yang Ko di serial Sin Tiaw Hiap Lu, jahat dan baik dengan sedikit gila dan ambisius.)

Seok Bum berkata Bi Dam gila (emang!) jika meminta Deok Man dari mereka. Bo Jong akan menghadapi Bi Dam tapi Seok Bum melihat Bo Jong terluka ia mendekati Bi Dam dan menyuruhnya pergi. Bi Dam mulai melawan dan menempatkan dirinya di depan Deok Man dan melepaskan sumbatan mulutnya. Deok Man bertanya mengapa ia kembali. Bi Dam berkata jangan menganggap remeh nyawa seseorang, biarpun cuma satu. Orang2 Seol Won Rang datang semakin banyak.

Deok Man bertanya apa yang akan dilakukan Bi Dam. Bi Dam berkata ia harus membunuh banyak orang hari ini dan akan dihukum karenanya. Kim Yu Shin datang dengan memukul semua orang. Deok Man kaget dengan kedatangan Kim yu Shin. Bi Dam terkejut bagaimana Kim Yu Shin dapat keluar dari selnya. Kim Yu Shin mendekat ke arah Deok Man dan berkata pada Bi Dam setelah semua selesai ia akan membunuh Bi Dam. Bi Dam berkata : "Kita bicarakan masalah ini setelah semua selesai." Bi Dam dan Yu Shin siap bertempur dengan Seol Won Rang untuk Deok Man.

Bi Dam : "Ayo, jika kalian menyentuh anak ini kalian semua akan mati."

Kim Yu Shin : "Siapa saja yang mendekati Deok Man akan menghadapi aku...Serang!!!"

Seondeok 20 Seondeok Casts
Seondeok 19 Seondeok 21
Seondeok 18
Seondeok 17
Seondeok 16
Seondeok 15
Seondeok 14
Seondeok 13
Seondeok 12
Seondeok 11
Seondeok 10
Seondeok 9
Seondeok 8
Seondeok 7
Seondeok 6
Best Casts So Far
Seondeok 5
Seondeok 4
Seondeok 3
Seondeok 2
Seondeok 1
The Great Queen Seondeok

Friday, December 4, 2009

Film Terbaru Kim Bum


Flower Boy satu ini sibuk sekali. Setelah menyelesaikan serial Dream, Kim Bum siap bermain di film terbarunya Flight yang akan dirilis minggu depan.

Kim Bum : "Kegagalan Dream menjadi kesempatan untuk saya untuk introspeksi diri."
Kim Bum itu orang yang berani dan agresif dalam
setiap proyeknya.

Berikut petikan wawancara Asia Economy dengan Kim Bum


Kim Bum : "Saat aku merasa ingin tahu tentang sesuatu, aku tidak dapat menahannya. Saat aku membaca sinopsis atau sceenplay, ada saatnya aku merasa karakternya bertolak belakang denganku. Seperti karakter Lee Dong Chul di East of Eden, dan juga Lee Jang Seok di Dream. Karakter itu menantangku. Coba dan lihat apa kau dapat melakukannya, aku benci kekalahan, jadi aku harus melakoninya."


Di Film Flight, Kim Bum berperan sebagai Park shi Bum, pria yang melepaskan mimpinya menjadi aktor film untuk cinta pertamanya dan memilih menjadi pekerja di bar.

Kim Bum : "Aku tenggelam dalam karakter Shi Bum, yang berubah sangat dramatis dari pertama sampai akhir film. Ini adalah peran yang m
emungkinkanku mengeluarkan emosi yang berbeda-beda, jadi aku kira ini pelajaran yang sangat bagus. Aku menyiapkan proyek ini benar2 setelah BBF selesai, sebab saat aku menemukan sesuatu yang menantangku, aku ingin tetap melakukannya."

Menurut Kim Bum tidak mudah memerankan karakter Park Shi Bum, karena karakter ini tidak seperti kebanyakan orang. Dia mengaku sulit memperlihatkan perubahan dramatis sambil mempertahankan konsistensi karakternya.


Kim Bum juga menolak jika dikatakan ia overworking. Kim Bum tertawa dan berkata ini sudah karakterku, jika aku ingin melakukan sesuatu, dia tidak tertarik dengan yang lain. (Tirza: "Kim Bum..ingat istirahat..")


Kim Bum juga mengambil kursus di Universitas Joongang, Aku kira hal yang baik dapat bertemu dengan orang lain di sekolah yang memiliki ketertarikan yang sama denganku dan dapat berbicara kekhawatiran kami bersama. Hanya sayangnya, aku tidak dapat pergi belajar sesering yang kuinginkan. Aku tidak menyesal dengan kehidupan aktingku.

Drama Dream tersingkir oleh Queen Seondeok dan hanya memperoleh rating 10 %. Tapi Kim Bum puas dan berkata : "Ratingnya tidak tinggi, tapi aku mampu bertemu orang-orang baik dan belajar banyak."


Jika Dream juga sukses seperti BBF, Aku tidak akan dapat berpikir lurus, tapi kegagalannya memberiku kesempatan untuk introspeksi diri.



Kim Bum : "wow..I really need a sunglasses, 'cause the future is too bright for me.."


credit : Asia Economy, Javabeans

Uhm Tae Woong berpose untuk Nylon


Uhm Tae Woong (35 th) setelah sukses berperan sebagai Kim Yu Shin di serial Queen Seon Deok, baru-baru ini berpose untuk Nylon. Rating untuk Queen Seon Deok turun drastis pada dua minggu terakhir, tapi tetap bertahan di posisi teratas dengan 34,5 % Rating.



credit : Asia Economy, javabeans