Dong yi tidak mengerti apa yang terjadi. Yeong Dal dan Hwang Ju Shik mondar mandir gelisah, mengapa tidak ada suara, apa mungkin Dong yi sudah disiksa dan mati? Hwang minta Yeong dal pergi kalau tidak mereka akan terlihat oleh dayang gila itu (maksudnya dayang Bong, Bong lafalnya mirip dg kata gila.)
Dayang Bong melihat Dong Yi dilepaskan. Bong berkata mungkin Dong yi akan dipanggil lagi untuk ditanyai jadi tunggu panggilan mereka. DOng yi mengerti. Dong yi tanya pada dayang Bong apa yang akan terjadi pada Lady Jang. Pelayan berkata, Dong yi hanya pelayn, mengapa ia ingin tahu, apa pentingnya. Dong yi berkata ia hanya bertanya saja. Dayang Bong minta Dong yi pergi.
Yeong Dal dan Hwang memanggil Dong yi. Mereka tanya apa yang sebenarnya terjadi, mereka dengar Dong yi di periksa dan tanya apa ia baik2 saja? Dong yi meyakinkan mereka ia baik2 saja. Dong yi tanya mengapa mereka ada di sini apa demi dirinya? Hwang berkata tentu saja, mereka mempertaruhkan nyawa demi Dong yi.
Hwang tanya apa Dong yi dibebaskan. Dong yi membenarkan. Keduanya senang sekali karena DOng yi bebas, Yeong Dal yakin langit melindungi Dong yi. Hwang memukul dahi Dong yi, "Kau ini selalu saja membuat orang mencemasknmu, apa kau tahu aku tidak bisa tidur sekejap-pun semalam, mencemaskanmu." Yeong Dal, "Apa..bukankah Hwang baru saja bilang DOng yi sudah mati?" Hwang, "Kapan aku berkata seperti itu? lihat karena aku tidak tidur, mataku sakit." Hwang tertawa, ayo kita pergi.
Oh Yun kaget sekali mendengar Lady Jang menyerahkan diri ke biro penyelidikan internal. Oh Yun memarahi pelayan Lady Jang dan dayang Chu. Dayang Chu minta maaf tapi Lady Jang keras kepala dan dia tidak bisa melarangnya. Oh Yun benar2 marah.
Dayang Ratu In Hyeon lapor bahwa Dong yi akhirnya dibebaskan. Lady Jang menyerahkan diri dan mengakui kesalahannya. Ratu tanya apa Lady Jang sendiri yang datang menyerahkan diri? dayangnya membenarkan. Semua heran dengan ini.
Oh Tae Seok merenung atas tindakan Lady Jang. Oh Tae Seok tidak percaya semua ini. Oh Tae Seok ingat kata2 Jang, ketika ia tanya apa alasan Jang melakukan ini, Lady Jang berkata ini karena Dong yi. Ini lebih penting dari reputasinya, yaitu orang2-nya. Jang tidak bisa mencelakakan orangnya sendiri, siapa lagi yang akan percaya dan mengikutinya. Jang berkata bahwa kekuasaan dan reputasi dapat diraih kapanpun tapi jika kehilangan kepercayaan, tidak akan dapat diraih kembali.
Hwang Ju Shik dan Yeong Dal mengajak Dong yi duduk di meja. Dong yi heran. Hwang lalu menuangkan segelas anggur untuk Dong yi, "Minumlah ini, untuk membuang semua kesialanmu." Yeong dal membenarkan, Dong yi harus minum karena mereka sudah janji untuk memberikan anggur ini saat Dong yi kembali dari kantor polisi tapi mereka tidak melakukannya, dan Dong yi kena masalah lagi, makanya sekarang mereka minta DOng yi minum anggur ini. Dong yi tersentuh hatinya dan Hwang berkata apa yang kau tunggu? ayo cepat minum. Dong yi minum sambil memalingkan wajahnya. (sopan santun)
Sambil minum anggur, Hwang memohon agar Dong yi tidak membuat masalah lagi. Dong yi janji ia akan berusaha kuat untuk tidak mengulanginya. Yeong Dal berkata Dong yi sangat beruntung, jika Lady Jang tidak menyerahkan diri, ia tidak tahu apa yang akan terjadi pada Dong yi. Hwang membenarkan ini, biarpun kedengarannya tidak baik, biasanya pelayan rendah mati sia2 dan tidak ada yang akan bertanggung jawab atas kematiannya. Tapi Lady Jang bahkan bersedia menyerahkan diri demi Dong yi.
Dong yi berkata tanpa dikatakan pun hal ini sudah membuatnya cemas. Hwang berkata sudah jangan terlalu cemas. Hwang berkata, siapa Lady Jang ini, ia sangat disayang Sukjong, biro penyelidik tidak akan menyakiti Lady Janng. Yeong dal membenarkan itu, lagipula hanya membawa obat ke dalam istana, apa artinya itu. Dong yi tanya, apa benar demikian?
Lady Jang diperiksa di biro internal oleh Inspektur Jendral Yoon. Inspektur Yoon minta maaf karena ketidaknyamanan-nya. Lady Jang berkata tidak masalah dan tidak perlu minta maaf. Inspektur Yoon berkata pemeriksaan ini tidak akan lama, jadi Lady Jang tidak perlu cemas. Inspektur berkata, membawa obat ke dalam istana itu melanggar peraturan, tapi kesalahan seperti ini sudah biasa di dalam istana. Inspektur Yoon menyuruh pelayan menyajikan teh untuk Lady Jang.
Lady Jang tanya berapa lama lagi ia akan diperiksa. Inspektur Yoon berkata ia perlu lebih dari satu jam. Inspektur Yoon keluar dan memerintahkan pelayan untuk menahan Lady Jang dalam ruang pemeriksaan selama mungkin. Pelayan mengerti. Dayang Jeong dan Dayang Bong datang dan Inspektur Yoon tanya apa mereka sudah menemukan paket obat itu? Dayang Jeong berkata mereka sudah menemukannya. Inspektur Yoon tanya apa obat Lady Jang mengandung bahan yang mencurigakan dan minta mereka memeriksa secara teliti. Dayang jeong mengerti.
Dayang Do menghadap Ibu Suri. Dayang Do lapor mengenai penemuan obat oleh biro pemeriksa di kediaman Jang. Ibu Suri,"Benarkah?" Menteri Jung yang juga ada di kediaman Ibu Suri meyakinkan Ibu Suri agar tenang saja. Lady Jang menyerahkan diri ke biro pemeriksaan internal. Lady Jang akan menyesali ini.
Sukjong merenung kemudian ia ingat kata2 tabib istana bahwa ada ban ha (ban xia) dalam obat Ratu Inhyeon, ban ha ini mengkontaminasi campuran Byeol Geom dan menyebabkan tonik obat ini menjadi racun. Sukjong tanya, "bagaimana ini bisa terjadi." Tabib tidak bisa menjelaskannya. Karena Ban Ha bisa sangat beracun, jadi sudah lama tidak digunakan oleh dept. kesehatan, tapi bagaimana Ban Ha ini bisa mencemari campuran tonik ini...jadi maksudnya ada yang sengaja memasukkannya?
Kasim menghadap dan mengatakan kalau Seo yong Gil ada di istana dan ingin bertemu Raja. Sukjong mengatakan apa yang terjadi pada obat Ratu Inhyeon pada Seo yong gil. Seo Yong gil, "Jadi maksud baginda ada yang sengaja mencelakai Ratu? dengan sengaja membawa Ban Ha ke dalam istana sehingga mencemari obat Ratu dan menjadi racun."
Raja berkata dept. kesehatan sudah tidak menggunakan Ban ha lagi selama beberapa tahun, jadi ada yang sengaja membawa Ban Ha masuk ke dalam istana.
Jika hal ini bocor, istana akan kacau lagi. Dalangnya ingin menciptakan pertentangan antara pihak Seoin dan Namin, jadi sebelum semua kekacauan terjadi mereka harus menemukan siapa dalangnya. Sukjong berharap Seo yong gil menyelidiki masalah ini diam-diam. Seo yong gil mengerti. Sukjong berkata seseorang berani mencelakai Ratu inhyeon, dan ia tidak akan tinggal diam.
Dong yi menunggu Lady Jang dengan tidak sabar dan ia ingat Lady Jang sudah menyerahkan diri demi dirinya. Dong yi menghela nafas. Dayang Chu datang dan Dong yi memberi salam, Dong yi tanya apa Lady jang sudah kembali dan ternyata belum. Dayang Chu sangat cemas dan ia merasa ini lebih lama dari yang diperkirakan. Dong yi kaget, benarkah?
Sukjong menuju kediaman Lady Jang dan ia melihat Dong yi bersama Dayang Chu. Dayang Chu berkata mereka belum mendengar kabar dari biro penyelidik. Dayang Chu meyakinkan dong yi bahwa Lady Jang tidak akan apa2. Sukjong mengenali Dong yi ia heran apa yang dilakukan Dong yi di kediaman Jang. Setelah dong yi pergi, Sukjong masuk dan disambut oleh Dayang Chu dan pelayan.
Sukjong tanya apa Lady Jang ada dan ia melihat Dayang Chu dan pelayan terlihat tertekan. Ada apa ? tanya Sukjong, mengapa mereka terlihat hampir menangis. Kasim Han tahu apa yang terjadi dan Sukjong kesal, jadi yang waktu itu kau rahasiakan adalah masalah ini? Kasim Han minta maaf. Sukjong, "Jadi karena ini kau merahasiakan masalah ini dariku, kau takut aku ikut campur penyelidikan biro pemeriksa internal, apa benar begitu?" Kasim Han hanya minta maaf pada Raja.
Sukjong, "Jadi dia diperiksa oleh biro penyelidik? Apa yang sebenarnya terjadi?"
Dalam biro, Lady jang tanya apa pertanyaan-nya sudah selesai? Pelayan berkata Lady Jang diharap menunggu sebentar, ia ingin memberitahu pelayan Lady jang untuk bersiap, Jang berkata tidak perlu ia yakin ada yang menunggu di luar. Saat ia keluar, Jang heran kemana pelayannya? Inspektur Yoon berkata ia minta pelayannya pulang.
Jang kaget, mengapa? Inspektur berkata mereka pikir masalah ini harus diperiksa kembali. Jang kaget. Inspektur Yoon berkata anak buahnya menemukan bahan yang harus ditanyakan pada Lady Jang, ada satu bahan obat yang mencurigakan. Jang melihat pelayan membawa masuk Ban Ha dalam nampan.
Pelayan Nyonya Yoon berlari mencari Nyonya-nya. sementara itu Nyonya Yoon ada di kuil dan ia bertemu Nyonya Park (isteri Oh), dari Nyonya Park, ia mendengar kalau Jang diperiksa oleh biro penyelidik internal, Nyonya Yoon tersinggung dan tidak percaya, sampai pelayannya datang dan memanggilnya. Pelayan-nya lapor, bahwa sepertinya Lady Jang mendapat masalah di istana.
Dong yi bergegas ke kediaman Lady jang yang ternyata penuh dengan staf penyelidik dari biro. Dong yi menemui pelayan lady jang, "Apa yang terjadi?" Pelayan Jang berkata, ada masalah, Lady Jang tampaknya sengaja dijebak. Kemudian anggota biro membawa Dayang Chu dan juga pelayan itu di depan Dong yi.
Sukjong mendapat laporan dari kepala Staf bahwa Lady jang dituduh mencelakakan Ratu in hyeon. Sukjong kaget, apa maksudmu? Kepala Staf minta maaf pada Raja dan berkata tampaknya biro penyelidik sudah menemukan bukti. Sukjong kaget dan terlihat bingung. Kasim Han menghadap dan berkata bahwa inspektur Kepala Yoon dari Biro penyelidik ingin menghadap Raja. Raja menyuruhnya masuk. Inspektur kepala Yoon masuk bersama Dayang Jeong yang membawa bukti itu dalam sebuah nampan. Dayang Jeong meletakkan obat itu di depan Sukjong dan sukjong bisa melihatnya, itu Ban Ha.
Sebelumnya, Inspektur Yoon memperlihatkan Ban Ha itu pada Lady jang dan berkata bahwa Ban Ha ini sudah mencemari obat Ratu Inhyeon sehingga menjadi racun, Ban Ha ini yang ada dalam paket obat Lady Jang yang sudah diselundupkan ke dalam istana. Inspektur yoon ingin Lady Jang menjelaskannya.
Lady Jang, "Jadi maksudmu aku adalah orang yang menambahkan ramuan ke dalam tonik obat Ratu Inhyeon, kalian mencurigaiku mencelakai Ratu?" Inspektur Yoon, "Sepertinya anda tidak sadar bahwa dept. kesehatan sudah tidak menggunakan Ban ha lagi dalam resep mereka dan ini sudah berlaku lama sekali, tapi tiba-tiba Ban Ha ada di istana, jadi anda tertangkap basah."
Lady Jang, "Jaga kata2mu, kau menuduhku sebagai penjahat, beraninya kau." Inspektur yoon, "Orang yang tidak sopan adalah anda. Anda ada dalam pengawasan biro karena dicurigai ingin mencelakai Ratu Inhyeon dan ini bisa dikatakan ancaman berat, anda mengerti ini kan?"
Dong yi melihat kediaman Lady jang yang berantakan karena biro internal, dan Dong yi duduk di tangga dan berkata ini tidak mungkin. Anak buah Lady Jang dibawa ke biro untuk ditanyai dan mereka ditempatkan di ruang2 terpisah.
Dayang Bong menghela nafas apa yang sebenarnya terjadi ia tanya pada dayang Jeong apa kau tidak merasa ada yang aneh? Lady Jang itu terkenal pintar, mengapa ia membuat kesalahan seperti ini, sepertinya seseorang sengaja menjebaknya. Dayang Jeong minta rekannya untuk hati2 dalam bicara. Biro tidak menuduh orang tanpa bukti yang cukup dan jika mereka menuduh tanpa bukti maka integritas mereka pasti akan hancur.
Dayang Bong tanya apa Dayang jeong ingin mencoba mengancamnya? Aku tahu betapa seriusnya masalah ini.
Dong yi mencoba datang ke biro dan ia dihalangi. Dong yi mohon, ia ingin masuk ada yang harus ia katakan, Lady Jang tidak bersalah, obat itu tidak mengandung Ban Ha. Pelayan minta Dong yi pergi, beraninya ia datang dan membuat kekacauan, Dong yi diseret keluar. Dong yi memohon dan dayang Jeong melihatnya, ia menyuruh anak buahnya berhenti.
Dong yi berkata pada dayang Jeong ia adalah pelayan yang pergi ke toko obat untuk mengambil paket obat sehingga ia tahu apa isi paketnya. Tidak ada Ban Ha dalam paket. Dayang Jeong tanya apa Dong yi sudah melihat paketnya. Dong yi berkata, meskipun saya tidak melihatnya tapi saya masih ingat bau dari ramuan obat itu. Menurut Dong yi, Ban ha memiliki bau yang tajam dan berbeda, tapi ia tidak mencium bau itu dalam paket obat yang ia bawa, jadi itu mengindikasikan bahwa tidak ada Ban Ha di dalamnya. Dong yi minta Dayang jeong percaya padanya.
Dayang Jeong berkata bahwa biro benar2 menemukan Ban Ha dalam kediaman Lady Jang. Dayang Jeong tahu bahwa ada yang ingin menjebak Lady Jang tapi mereka tidak punya bukti. Dayang Jeong berkata dimana buktinya? Buktinya hanya berdasar pada ingatan Dong yi bahwa ia tidak mencium Ban Ha dalam paket obatnya, tapi tidak ada bukti kuat, dan selama tidak ada bukti nyata maka yang akan dibenarkan adalah bukti yang sudah ditemukan.
Dong yi memohon agar dayang Jeong membantunya. Dayang Jeong berkata Dong yi benar2 naif, jika aku menjadi kau, aku akan melarikan diri dari masalah ini selagi aku bisa. Dong yi kaget. Dayang Jeong berkata apa Dong yi tidak sadar, masalah ini mungkin akan dianggap ancaman berat bagi Ratu? Jika tuduhan ini benar maka semua bisa kena hukuman termasuk pelayan.
Dayang Jeong menasihati Dong yi jangan menyibukkan diri untuk kembali ke dalam masalah ini, kembalilah dan hiduplah dengan normal melakukan semua tugasmu. Dayang Jeong berkata jika mau selamat lebih baik "tidak tahu apa-apa."
Dayang Jeong pergi tapi Dong yi masih mencoba memohon, Dayang Jeong hanya melihatnya saja dan tetap pergi. Dong yi menghela nafas. Dong yi memikirkan kata2 Dayang Jeong, selama biro tidak menemukan bukti nyata maka mereka tidak akan percaya jika itu benar.
Oh Ho Yang dan Oh Tae Pung siap2 akan ke rumah Oh Tae Seok untuk membahas Jang Ok Jung. Jika Jang dalam masalah, maka Namin juga dalam bahaya. Nyonya Park kesal dan berkata inilah yang terjadi jika mereka mengirimputri pelayan untuk menjadi selir, maka akan terjadi bencana dan ini mempengaruhi suami dan juga anaknya, Nyonya Park kesal.
Oh yun juga datang ke rumah Oh Tae Seok, ia tidak begitu suka melihat Oh Tae Pung dan Oh Ho yang. Oh Yun berkata ia harus menemui Oh Tae seok dulu dan minta keduanya menghadap belakangan, Oh ho Yang kesal dan merasa Oh Yun kasar.
Oh Tae seok mendengar laporan Oh yun, masalanya sudah semakin serius. Jika mereka tidak menyelamatkan Jang maka seluruh faksi Namin akan ditanyai dan akan mendapat masalah. Oh Yun berkata ia masih bertaruh pada Jang atas masa depan mereka, akan ada masanya Jang akan membawa dampak negatif bagi mereka. Kali ini juga sama, hanya karena pelayan rendahan, Jang membahayakan dirinya sendiri. Bagaimana mereka bisa membiarkan tindakan kekanak-kanakan ini. Oh Tae Seok memutuskan mereka menunggu saja dulu. Oh Yun tidak percaya, pamannya memihak Jang.
Oh yun berkata saat ini sebenarnya mereka harus menanyai tukang obat yang menjual obatnya untuk Jang tapi ia sudah dibunuh. Oh Tae seok tanya apa mungkin pembunuhnya berhubungan dengan dalang peristiwa ini? Oh Yun tidak memikirkan itu, polisi sudah menangkap pembunuhnya dan ternyata ia bertengkar dengan tukang obat dan akhirnya membunuhnya. Oh Tae seok berkata mereka harus cari kambing hitam untuk Jang kali ini. Oh yun kaget, Oh tae seok berkata mereka tidak punya cara menyelamatkan Jang, makanya mereka harus cari orang untuk dikorbankan.
Dong yi menyiapkan beberapa barang dan sepertinya ia ingin melakukan penyelidikan sendiri. Yeong Dal mencoba membujuk Dong yi dan Hwang mondar mandir gelisah. Yeong Dal menasihati agar Dong ti diam saja dan pura2 bisu dan tidak tahu menahu sehingga tidak akan mendapat masalah.
Kau ini seperti pahlawan berbudi dan mau menyelamatkan orang2. Dong yi berkata paket yang ia bawa tidak mengandung Ban Ha dan ia ingat itu. Hwang minta dong yi menghapus itu dari ingatannya. Dong yi berkata ia tidak bisa melakukan itu. Hwang mencoba membujuk, apa yang bisa dilakukan Dong yi untuk membantu Lady Jang, apalagi penjual obat yang sudah menuliskan resepnya sudah meninggal karena dibunuh.
Dong yi menjawab, "Aku akan mencari jawaban dari orang mati itu." Hwang Ju shik hanya bisa ternganga dan shock. Yeong Dal, "Kau mau tanya pada siapa?" (jadi ingat Dana Scully, yg otopsi mayat sambil makan burger dan Fox Mulder melihat dg pandangan mau muntah hahaha..oh I love Scully)
Hwang, "apa kau sudah kerasukan setan?" Dong yi menjelaskan ia akan melakukan pemeriksaan forensik pada mayat untuk menemukan bukti. Hari itu, tukang obat sendiri yang menyerahkan obatnya makanya ia harus pergi ke kamar mayat dan memeriksa mayatnya. Maka ia mungkin akan menemukan jejak yang membuktikan Lady Jang tidak bersalah. Hwang, "Jadi sekarang kau bermaksud memeriksa mayat tukang obat itu?" Dong yi membenarkan. Yeong Dal tidak percaya, Dong yi akan melakukan itu, bagaimana apa kau tahu apa yang harus kau lakukan?
Dong yi berkata ada seseorang yang mungkin bisa membantunya, jika Tuan itu, ia pasti akan percaya yang dikatakannya.
Dong yi pergi ke kantor pemerintahan dan mencari Ban Gwan Da Ri (sukjong, maksudnya. Waktu itu sukjong pernah mengaku ia pejabat Ban Gwan Da Ri), Petugas heran, dan tanya siapa kau? Dong yi berkata ia adalah Dong yi dari dept musik dan ada sesuatu yang sangat penting dan ia harus bicara dengannya. Dong Yi memohon, tuan kumohon.
Sukjong merenung di kediamannya dan ia memandangi Ban ha yang ada di depannya.
Ternyata Ban Gwan da ri yang asli tidak kenal nama Dong yi. Dong yi langsung berkata kalau begitu katakan saja..Pungsan, ya kalau disebut pungsan, ia akan ingat.
Penjaga, "Tutup mulutmu..sebelum aku keluar dan memukulmu! Pergi sana" Dong yi diusir. Dong yi bingung apa yang harus ia lakukan sekarang, jika ia harus melihat mayat di kantor polisi ia perlu bantuan Sukjong, apa mungkin dia sudah melupakan aku?
Sukjong memanggil Kasim Han. Sukjong berkata ia akan mengeluarkan surat perintah dan minta memanggil penasihat dari kantor perintah kerajaan. Kasim Han mengerti. (Posisi yang dipegang oleh Min jung Ho dalam Dae Jang geum, yang menulis surat perintah Raja, ingat waktu ia menulis sendiri surat perintah pengangkatan Jang geum jadi Tabib Agung Jang geum..)
Dong yi menyelinap sekitar kantor polisi tapi penjagaan-nya ketat sekali. Dong yi ingat Seo yong gil dan ia menggigil ketakutan.
Hwang jung gun memerintahkan agar semua obat disimpan dan bersihkan kamar mayat. Hwang menegur anak buahnya, mereka harus hati2 melakukannya. Hwang mengenali seseorang yang sepertinya anggota baru, ternyata bukan lain adalah Cha cheon soo. Cha cheon soo memberi salam pada Hwang. Hwang tanya apa keahlian Cha cheon soo bagus? Kepala pekerja berkata Cha Cheon Soo bagus sekali, Hwang mengerti dan minta mereka melanjutkan bekerja. dan ia pergi.
Dong yi tidak bisa menyelinap masuk, ia memberanikan diri menyelinap ke dalam kantor polisi.
Staf Biro dikejutkan dengan kedatangan Sukjong. Sukjong ingin menemui Jang dan dayang Jeong mengantar Raja masuk. Lady Jang berdiri menghormat. Sukjong tanya apa Jang baik2 saja dan Jang berkata baginda tidak perlu mencemaskan dirinya.
Sukjong tahu bahwa Jang tidak terlibat dalam insiden itu dan ia juga tahu bahwa harga diri Jang tidak akan mengijinkannya melakukan taktik kotor itu. Sukjong tahu benar itu, tapi bagaimanapun juga ia adalah Raja. Sebagai Pria, ia percaya pada Jang tapi sebagai Penguasa negeri ini, ia akan memerintahkan masalah ini ditangani oleh Uigyeongbu.
Jang, "Saya tahu Baginda akan membuat keputusan itu, seperti yang sudah baginda katakan bahwa baginda adalah penguasa negeri ini, lebih lagi pria yang saya cintai bukan pria biasa dari jalan, tapi bukan lain adalah penguasa negeri ini, tapi menit ini, saat ini, saya tahu bahwa baginda datang bukan sebagai Raja tapi sebagai seorang pria, mengetahui ini saja, saya sudah puas." Jang terlihat tenang dan pasrah, Sukjong memandanginya dengan haru. Sukjong meninggalkan biro. Jang merenung dalam ruang pemeriksaan.
Dong Yi berkata pada polisi jaga bahwa ia pernah jadi saksi untuk kematian tukang obat itu dan ia berkata ada hal2 baru yang ia ingat, jadi ia datang untuk lapor. Polisi itu minta dong yi menunggu dan ia masuk memanggil atasannya. Saat Polisi itu pergi, Dong yi menyelinap masuk dan mencari kamar mayat, Dong yi mengendap-endap dan menghindari patroli polisi.
Dong yi berkata, kamar mayat pasti sekitar sini dan ia menemukan jalan masuk serta mencium bau mayat. dong yi masuk sambil membawa lampu dan mencari mayat tukang obat dan Dong yi mencoba mengidentifikasi mayatnya. Bau mayat mengganggu Dong yi sehingga ia mengambil parfum agar ia bisa bernafas. Dong yi tiba pada mayat terakhir dan ia berharap itu mayat tukang obat. (salut buat mahasiswa kedokteran yg praktek otopsi mayat dan para dokter dan ahli forensik, bukan pekerjaan mudah memang...)
Kepala pekerja minta Cha Cheon soo mengembalikan barang ke dalam kamar mayat. Cha Cheon soo pergi. Cha Cheon soo pergi ke kamar mayat dan Dong yi siap2 memeriksa mayat. dong yi berkata jika benar ada obat Ban ha maka akan ada jejak di tangannya, tapi tiba2 Dong yi mendengar pintu terbuka dan ia sembunyi dan meniup lilinnya. Cha Cheon soo masuk dan meletakkan barang dan ia ada di dekat tempat Dong yi sembunyi. Cha Cheon Soo mencari sesuatu di rak. Dong Yi hanya bisa melihat punggung Cha Cheon soo sedang mencari sesuatu.
Pintu terbuka dan kepala pekerja masuk, ia berkata jika Cha Cheon soo selesai maka ia bisa pulang. Cha Cheon soo mengerti. Kepala pekerja cepat2 pergi ia merasa seram di kamar mayat. Dong yi menghela nafs lega, mereka sudah pergi, hampir saja. (yah ngga ketemu deh, tp pertemuan di kamar mayat emang kurang romantis haha..). Di luar, kepala pekerja mengajak Cha Cheon soo minum, karena ini hari pertama Cha Cheon soo kerja. Cha Cheon soo berkata ia yang akan membayar.
Dong yi menyalakan lilinnya lagi dan mencari mayat tukang obat, Dong yi mengoleskan sesuatu ke jari mayat dan mengelap-nya dengan kain bersih.(waktu itu belum ada kamar pendingin, jadi bisa dibayangkan bau mayat dan kondisi pembusukan yang lebih cepat, jadi Dong yi ini benar2 cewek hebat) Lalu tangan satunya lagi juga sama.
Dong yi melihat tidak terjadi perubahan warna, berarti tukang obatnya tidak pernah menyentuh Ban ha. Dong yi menutup mayat kembali dan ia mengemasi barangnya. Dan ia pergi. dong yi menyelinap keluar tapi dihentikan oleh Seo Yong gil.
Seo yong gil, "Siapa kau, gadis macam apa yang keluar dari kamar mayat dan apa yang kau lakukan disini?"
Dong yi terperanjat tapi pelan2 ia berbalik dan Seo Yong gil kaget, ia kenal bahwa itu Dong yi pelayan dari dept. musik. Seo Yong gil tanya apa yang dilakukan dong yi, tapi dong yi ragu2 sehingga Seo Yong Gil memanggil anak buahnya. Anak buahnya langsung mengamankan kamar mayat.
Oh Yun lapor pada pamannya dan Oh Tae seok kaget mendengar Sukjong menurunkan perintah untuk menyerahkan pemeriksaan Jang pada Uigyeongbu. Jang akan diserahkan besok pagi. Oh Tae seok memerintah Oh yun untuk segera bertindak.
Inspektur Kepala Yoon berkata besok pagi Lady jang akan diserahkan ke Uigyeongbu. Inspektur Yoon merasa kasihan pada Jang. Jang membalas, "Benarkah? Biro internal seharusnya yang menyelesaikan masalah ini tapi sangat menyedihkan karena biro lain yang menyelesaikan masalah ini untuk mereka. aku tidak pernah membayangkan Biro internal akan disingkirkan dan sepertinya sudah tidak efektif dan tidak kompeten, setelah ini aku tidak tahu bagaimana biro internal akan menegakkan otoritas mereka dalam istana, aku benar2 cemas pada kalian."
Inspektur Yoon berkata tidak perlu cemas, yang harus cemas adalah Jang sendiri.
Oh Yun mencari Dong yi, tapi anak buahnya berkata Dong yi tidak ada di dept. musik sejak sore. Oh Yun heran, Dong yi menghilang? Oh yun berkata tidak ada waktu lagi, bagaimanapun juga mereka harus menemukan Dong yi malam ini. Oh yun berkata mereka harus membuat Dong yi dijadikan kambing hitam. Apa kau mengerti? anak buahnya mengerti.
Seo Yong gil, "Kau ingin melihat mayatnya?" Dong yi membenarkan. Apa alasanmu? Dong yi diam tapi setelah didesak ia mengaku ingin mencari bukti dari mayat itu. Polisi Han Gun Gwan berkata agar Seo Yong gil tidak mendengarkan Dong yi, beraninya ia menerobos masuk ke kantor polisi malam2, Dong yi harus ditahan. Seo yong gil minta semua diam.
Seo Yong gil minta Dong yi bicara apa alasannya, mengapa kau merasa bisa menemukan bukti dari mayat itu. Dong yi menghela nafas, Seo Yong gil meyakinkan Dong yi. Dong yi bisa mempercayainya dan tanya apa yang diketahui Dong yi.
Dong yi membuka bungkusannya dan memperlihatkan pada Seo Yong gil satu botol berisi cuka anggur. Apa itu tanya seo yonggi, dongyi menjelaskan jika mereka mengoleskan cuka anggur pada mayat, akan terbukti apakah tukang obat penah kontak dengan ban ha atau tidak.
Seo Yong gil, "Apa?" Dong yi berkata, tanaman obat Ban ha adalah tanaman obat beracun sehingga jika mau dipakai dalam tonik obat harus dikurangi kadar racunnya sebelum digunakan dengan berbagai macam bahan kimia sebagai agen (agen penghilang racun). Seo Yong gil, "Apa yang kau katakan..."
Dong yi menjelaskan, jika kebetulan tukang obat pernah memegang Ban ha, maka di jarinya akan ada sisa bahan kimia yang berperan sebagai agen untuk mengurangi kadar racunnya. Jika ada maka bisa dipastikan tukang obat itu memang pernah kontak dengan Ban Ha. Seo Yong gil, "Jejak?" Choi Dong yi berkata, biasanya jahe mentah juga bisa digunakan sebagai agen kimia pengurang racun, Jahe mentah akan bereaksi dengan cuka anggur dan menghasilkan warna merah. Jika ada warna merah maka itu membuktikan bahwa tukang obat benar2 kontak dengan Ban ha.
Seo Yong gil berkata, tapi jari tukang obat itu tidak berubah menjadi merah. dong yi membenarkan, ia sudah mencobanya berkali-kali dan hasilnya warna jari mayat tidak berubah.
Seo yong gil tanya apa kau bermksud berkata bahwa hari itu tukang obat tidak pernah kontak dengan tanaman obat Ban Ha sama sekali? dong yi membenarkan. Itulah sebabnya, paket obat yang saya bawa dari tukang obat itu tidak mengandung Ban Ha. Orang lain merancang ini untuk menjebak Lady Jang, orang itu yang diam2 menaruh Ban Ha dalam kediaman Lady Jang. Seo Yong gil merenungkan fakta ini.
Seo yong Gil berkata ia harus bertemu dengan Raja segera. Seo Yong gil membawa cuka anggur (balsamic vinegar) itu dan heran bagaimana Dong yi bisa tahu banyak pengetahuan tentang ilmu forensik?
Dong yi menunggu di kantor polisi. Dong yi tanya kapan Seo yong gil akan kembali? Polisi Hwang tidak tahu. Polisi Hwang akhirnya menyarankan dong yi kembali ke dept musik dan akan memanggilnya kembali jika Seo yong gil tiba, Hwang juga mau menyediakan pengawal untuk Dong yi karena sudah sangat malam. Tapi dong yi menolak dan berkata ia biasa dan berpamitan.
Dong yi meninggalkan kantor polisi. Dong yi pulang ke istana dan ia merasa ada yang mengikutinya. Dong yi mengubah rutenya dan ia merasa pengejarnya mempercepat langkahnya. Dong yi mulai lari tapi ia dihadang, dan dong yi mundur.
Dong yi, "Kalian siapa..jangan lakukan ini, atau aku akan teriak!"
Tapi pria itu berkata teriak saja, tidak akan ada yang bisa mendengarmu di tempat ini. Dong yi membuka botol cuka dan menyiramkan ke wajah pria itu, Dong yi kabur tapi ada orang lain yang menghadangnya. Dong yi ditangkap oleh pria itu, dong yi mencoba melepaskan diri. Tiba2..
Sukjong, "Berhenti!!" pengawal istana datang.
Sukjong, "Lepaskan tanganmu dari gadis itu!!" salah satu pria justru memegang Dong yi semakin kencang.
Sukjong, "Apa kalian tidak dengar apa yang barusan kukatakan...lepaskan dia!!!"
Dong yi, "Tuan?"
Sukjong, "Apa kau tidak dengar!! Aku bilang lepaskan gadis itu sekarang!"
Dong yi senang melihat Sukjong.
Dong Yi episode 11 Previewthank you : PHASTeam Youtube
Paginya, Kae In cemas dan tidak pasti, aduh apa yang terjadi, apa dia bisa tertarik dengan wanita? Wanita seperti dirinya?Jin Ho tidak menyangkal dan ia berkata ia cukup mabuk semalam, "Aku tidak membuat kesalahan kan?" Kae in berkata aku meminjami-mu uang 50 ribu won, untuk menguji Jin ho.
Ternyata Jin Ho tidak membantah dan ia mengambil dompetnya, Kae in meyakinkan Jin Ho, ia hanya bercanda saja.
Jin ho dengan murung berkata, "Jika aku membuat kesalahan, aku minta maaf."Kae in memaksakan senyum, "Itu bukan apa-apa." Jin ho memutuskan untuk pindah, karena dia sudah dikeluarkan dari proyek Museum Dahm, jadi tidak ada alasan lagi baginya tinggal di Sanggojae.
Di museum, In Hee memperlakukan Kae In dengan dingin. In Hee sengaja menelepon Jin ho dan berakrab-ria padahal di sana Jin ho biasa saja. Kae in dengar In hee menawarkan minum pada Jin ho untuk menghiburnya.
Kae in tanya ada apa, dan In hee menjelaskan bahwa Jin Ho kehilangan kesempatan dalam proyek museum Dahm. In hee menuduh KAe In, "Teman macam apa kau ini, tidak tahu apa yang terjadi pada Jin Ho. Kau selalu saja seperti ini. Kau bertingkah manis, tapi akhirnya kau hanya melihat apa yang ingin kau lihat." Kae in merasa bersalah tapi ia langsung semangat lagi, Kae in melihat boneka di jendela toko dan ia pikir itu mirip Jin Ho, jadi Kae in membelinya (bukan boneka kucing dengan rambut ikal kan...haha..), Kae in masak untuk Jin Ho, saat makan, Jin ho yang berpikir akan pindah, mulai menasihati Kae in.
Kae In berkata memikirkan kalau Jin Ho akan pindah sudah membuat selera makannya hilang. Jin Ho langsung menasihati agar Kae in menghentikan kebiasaan jeleknya itu, terlalu gampang lengket dengan orang. Jin Ho mengusulkan tes terakhir besok, untuk melihat apa Kae in belajar sesuatu dari pelajarannya. Jin ho akan pura2 jadi pacar Kae in untuk mengetesnya.
Kae In keluar untuk membuang sampah, dan ia melihat Chang Ryul yang mabuk di tangga luar. Chang Ryul tidak berniat untuk datang ke Sang Go jae, tapi ia ingin bicara dan tidak ada yang mendengarnya. Chang Ryul mengeluh, ibu kandungnya akan pindah ke Afrika. Ibunya tidak bisa datang ke pernikahannya karena ayahnya, dan sekarang ibunya hanya ingin memasak untuk anaknya dan menantunya sebelum ia pergi. Ibunya tidak tahu Chang Ryul dan In hee putus. Kae In berkata, In hee yang seharusnya mendengar ini dan bukan dirinya. Chang ryul berkata bahwa In hee hanya suka Chang Ryul dari fantasi Kae In, dan berkaat bahwa ia lebih baik saat bersama Kae In dulu.
Jin Ho mendengar percakapan mereka dari dalam, wajahnya berubah saat dengar apa yang diminta Chang Ryul pada Kae In. (tidak kedengaran ). Chang Ryul mengaku bahwa ini permintaan yang gila dan ia minta maaf, tapi Chang Ryul putus asa. Kae In berkata bagaimana Chang ryul bisa minta ini padanya? Tapi Chang ryul menangis dan berkata wanita itu adalah ibu kandungnya, bukan hanya salah satu dari ibu tirinya. Ayah Chang ryul sudah menganggap ibu kandungnya meninggal.
Kae In masuk dan ia tanya pada Jin ho apa mereka bisa mengundur kencan pura2 mereka? Ada temanku yang baru punya bayi dan aku ingin membantunya. Jin Ho tahu Kae in bohong, Jin Ho kesal karena Kae In mau menanggapi Chang Ryul lagi, Jin Ho hanya menanggapi dingin.
Ini boneka singa kan..? LMH pernah berkata ia seperti singa haha...(Bonekanya bisa dilihat di sini, kayanya boneka itu deh dikasih baju, hadiah fans dari Jepang)
Mirip kan...?
Kae In merasa terluka dengan jawaban Jin Ho, dan ia berkata pada Jin no (boneka itu), bahwa ia mengerti perasaan Jin Ho. Karena pekerjaan-nya tidak berjalan baik.
Kae in mengeluh apa Jin Ho tidak bisa marah seperti orang normal layaknya mengapa Jin ho melampiaskan padanya?
Kae In memutuskan untuk minta maaf karena membatalkan kencan mereka dan ia lihat Jin Ho akan keluar, apa ia boleh ikut? Saat di mobil, KAe in berteriak ke arah jendela, ia menjelaskan pada Jin ho, masalahnya adalah Jin ho menahan semuanya dalam hati itu bisa membuat Jin ho sakit, seharusnya Jin ho mengeluarkan semuanya seperti dirinya.
Jin ho mencoba berteriak, pertama hanya keluar suara "Ya", lalu Kae In mendesak agar Jin Ho mencoba lagi, lebih keras lagi dan Jin ho akhirnya bisa teriak YAHHH!! lalu teriak mati kalian!!Mobil mereka berhenti di tepi sungai, Kae in mengusulkan agar Jin Ho melakukan tes terakhirnya di sini, ia siap.
Jin Ho berkata dengan serius, "Jangan menyukaiku karena aku tidak mencintaimu." Kae in kaget tapi ia menyadari ini tes, jadi dia lega. Jin Ho meneruskan skenario-nya, pura2 menjadi pacar yang mencoba mencampakkan Kae in dan tidak pantas menerima rasa kasihan dari Kae in.Jin Ho, "Aku berpacaran denganmu hanya karena kau mengingatkanku pada mantan pacarku yang tidak bisa kulupakan, jika kita terus berpacaran, bisa saja aku memanggil namamu dengan nama mantanku, dan aku mungkin ingin kau bersikap seperti mantanku. Apa kau tidak apa-apa kalau aku seperti itu?"
Kae In menjawab dengan pelan, "Karena aku mencintaimu, dan kita seharusnya mendengar orang yang kita cintai..."
Jin ho kesal dan menarik Kae in, kau ini, apa ini yang sudah kuajarkan padamu? Kau jadi bodoh lagi kan, membuat pria bisa menyakitimu lagi. Kae In berkata, kata2 itu keluar begitu saja.Kae in, "Lalu apa yang seharusnya kukatakan? karena cinta kau menyingkirkan harga dirimu, iya kan?"
Jin Ho, "Cinta tidak membuatmu kehilangan harga diri, cinta membantumu menjaga harga dirimu. Jangan mudah percaya pada siapapun, atau mudah jatuh cinta pada siapapun, atau dengan mudahnya memaafkan siapapun."Kae in berjanji akan mencobanya, tapi Jin ho berkata pada dirinya sendiri, kalau demikian, tidak seharusnya kau setuju membantu si brengsek Chang Ryul itu. Kau tidak pernah berubah.
mirip Andy Lau ngga sih LMH ini...?
Jin Ho menurunkan Kae in di rumah dan ia pergi lagi. Ketika pulang, Jin Ho membawa mawar dan meletakkan-nya di depan pintu kamar Kae In.Paginya, Kae in menemukan mawar itu, Jin ho mengatakan agar Kae in ingat mawar itu punya duri.
oh I love them hahaha..
Di kantor, Sang jun mendapat telp dari young sun. Sang Jung, "Unni?" (benar2 menggelikan, Sang jun berperan sbg gay yg ceweknya, geli tapi salut juga buat Sang jun, soalnya Sang jun ini normal lho.)
Young Sun memberikan produk perawatan kulit untuk Sang jun. Membuat Sang Jun kesal dan ia mengaku kalau ia bukan gay, tapi langsung berkata bahwa ia bercanda. ha?Young sun bertanya pada Sang jun sesuatu yang tidak bisa ditanyakannya pada Kae in, bagaimana dirinya sebagai wanita? apa ia sudah kehilangan daya tarik? Sang jun, "Tentu saja tidak, Young sun punya bentuk tubuh bagus dan sangat menarik!!"
Sang Jun memuji-muji Young Sun dan Youn Sun senang2 saja.
Sang Jun heran dengan dirinya sendiri, ia bergumam, "Aku pikir aku kecanduan dengan gaya gay ini."
Di Sang Go Jae, Jin ho pulang dan ia melihat Kae In yang siap2 akan pergi dengan Chang ryul. Kae In mengarang cerita mengenai temannya yang baru melahirkan tapi Jin ho jelas tahu itu bohong.
ha..Manager Jang..?
Benar saja, Chang ryul minta Kae in pura2 jadi In hee untuk bertemu dengan ibunya (nah yang kaya gini ini memang pantas di marahin, Jin ho benar, cewek mana coba yg mau pura2 jadi istri mantan-nya? apalagi kalau sebelumnya ia sudah dikhianati? ya pantas kalo Jin ho marah, sigh..)
Saat makan, Kae in lebih banyak diam dan terus makan. Kae in merasa bersalah pada Jin Ho karena sudah bohong. Kae in pergi ke kamar mandi dan ia melihat bayangan-nya dengan kesal, apa yang sebenarnya kulakukan?
Ibu Chang Ryul tanya mengenai proyek Dahm dan Chang Ryul berkata ayahnya ikut campur dan membuat Jin ho tidak mungkin mendapatkan tender. Ibu Chang ryul menganggap itu sebagai keuntungan. Kae In mendengar percakapan mereka dan menyadari bahwa kedua keluarga ini punya sejarah sendiri.
Ibu Chang Ryul memberikan bros pada Kae In, Kae in mau menolaknya tapiibu Chang ryul memasangkan bros itu dan minta Kae in menerimanya.Sampai di rumah, Kae in mengembalikan bros itu pada Chang ryul. Kae in masuk dan Jin ho menunggunya, tapi Kae in langsung lari ke kamar mandi dan muntah. Jin ho menepuk2 punggungnya.
Kae in masih merasa sakit dan minta Jin ho menusuk jarinya (cara tradisional menyembuhkan gangguan perut/lambung) Jin Ho menolaknya, tapi Kae in balik muntah lagi, akhirnya Jin ho setuju.
Caranya, pijat dulu lengan ke arah jari untuk melancarkan peredaran darah, lalu ikat benang di jempol untuk menahan darah, tusuk kulit di atas kuku dengan jarum steril sehingga keluar darah yang warnanya hitam, setelah itu akan sembuh. Dan tidak mual lagi. Sirkulasi darah akan bebas.
Jin Ho mengambil jarum, menutup matanya dan menusuk, Kae in menahan sakit tapi ternyata berhasil.
Kae in tanya apa ayah Jin ho kenal ayah Chang Ryul dan Jin Ho cerita ayah Chang ryul ternyata adalah karyawan di Mirae dan Ayah Jin ho yang menjalankannya, ayah Chang ryul bekerjasama dengan saingan Mirae dan menguasai perusahaan.Kae in meminta Jin Ho tidak menyerah, ini bukan Jin ho dan tidak adil baginya kehilangan tender hanya karena saingan-nya menggunakan cara2 licik untuk menahannya. (benar, menurut pengalaman, prsh besar boleh saja mengerahkan uang, tp jika otaknya ada pada kita, prsh besar tetap saja akan mencari kita, so don't give up.)
Kae in menawarkan untuk memasak buat Jin ho, tapi Jin ho menolaknya. Jin ho sudah senang Kae in berniat menghiburnya.Jin Ho dengar bahwa Do bin suka menyendiri di villa, Jin ho mengunjunginya. Do bin sedang memancing dan Jin ho menemaninya. Do Bin tahu Jin ho datang karena proyek museum. Jin ho berkata, "Ngobrol dengan teman tampaknya lebih baik sekarang ini." Keduanya duduk memandangi permukaan air, Do Bin tanya, "Apa Jin ho pernah mengaku perasaan-nya pada seseorang? aku pernah melakukannya sebelumnya sekali dengan adik kelasku di universitas."
Jin Ho mengaku punya pengalaman sama, dan mengaku dia punya masalah dalam hubungan cinta, Jin ho merasa bahwa cinta menuntutnya melakukan terlalu banyak hal.
Do bin mengaku perasaan-nya dan mereka bersama sebentar tapi Do bin merasa bahwa cintanya adalah racun dan ia memutuskan hubungan duluan. Saputangan yang ia pinjamkan pada Jin ho itu, adalah satu2nya kenangan baginya.Jin ho berkata,"Saputangan itu cukup berharga bagimu untuk dipinjamkan padaku" Do bin merasa itu terjadi agar mereka bisa jadi teman.Jin Ho pulang ke Sang go Jae dengan lebih semangat, ia memandang langit malam dan berkata pada Kae in, "Aku akan merindukan langit dari Sang Go Jae." Kae in, "Kau bisa tinggal di sini selama yang kau suka."
Paginya di museum, Do Bin berkata pada Kae in bahwa ia mungkin akan meninggalkan pekerjaan-nya. Tapi Kae in tenang saja, pekerjaan Kae in di museum ini tetap aman. Do Bin akan mulai memperjuangkan agar proyek museum Dahm ini tetap fair. Jika ia berhasil, ia akan tinggal. Tapi jika tidak ia akan pergi.
Do bin mengatakan ini pada Kae in sekarang, takutnya ia tidak punya kesempatan lagi.Kae in tidak tahu harus berkata apa, ia hanya memanggil Do bin, "Pak! Berjuang!!" Do bin tersenyum melihat Kae in.
Tim dari Mirae, Presdir Han, Chang ryul dan juga sekretarisnya tiba untuk minta briefing tentang museum dan mereka melihat Kae in keluar dari museum. Sekretaris mereka lapor kalau Kae in bertanggung jawab merancang bagian untuk anak2 di museum ini karena ia putri Park Chul Han. Ayah Chang Ryul langsung menendang Chang Ryul, mengapa ia bisa begitu bodoh, mencampakkan putri arsitek legendaris. Di kantor Jin ho, Sang jun dan Tae hoon muncul dengan sweater yang sama. Sang jun mengambil sweater Jin Ho, sedang Tae hoon memutuskan untuk mengikuti Jin ho agar bisa menarik perhatian Hye Mi. Sang jun dan Tae Hoon berkeras agar salah satu dari mereka ganti baju.
Jin Ho masuk dan tidak memusingkan keduanya, ia justru memikirkan ciuman-nya dengan Kae in waktu itu, apa yang salah dengannya.Tae hoon dan Sang Jun masih berdebat mengenai sweaternya dan sweater Sang jun kena kopi, nah Tae hoon berusaha melepaskan sweater Sang jun, dan saat itulah Kae in masuk. Kae in salah paham lagi.Sang jun otomatis membela diri, "Ini tidak seperti yang kelihatan" dan ia langsung membawa Kae in ke ruangan Jin ho. Sang jun sempat menggoda dan berkata pada Jin ho, "Kau tahu kau satu2nya untukku, iya kan?"
Jin ho mengusir Sang jun dan menjelaskan pada Kae in, aku tidak pernah kencan dengan satupun dari mereka. Kau salah paham sejak awalnya. Kae in tidak begitu menangkap, dan jin ho berkata sebenarnya aku bukan g--
Tiba2 Sang Jun masuk lagi dan mengganggunya, Jin ho mendorong hyung-nya keluar lagi dan mencoba menjelaskan lagi pada Kae in, tapi saatnya sudah hilang. Kae in ingat alasannya datang ke kantor Jin ho, ia berkata Do bin mengatakan padaku bahwa masih ada kesempatan untuk Jin ho, Do Bin akan berjuang. Jin Ho, "Kau bisa mengatakan ini lewat telp." Kae in, "Tapi aku ingin langsung melihatmu tersenyum." Chang Ryul menunggu Kae in di museum dan ia kaget saat Kae in datang bersama Jin Ho. Kebetulan, ada teman lama Chang Ryul (bule!) Mereka ngobrol dan ia datang karena ada hubungan dengan DO bin. Pria itu menjelaskan bahwa ia kenal Do bin dan berkata, "Mr. Choi is...special" (beneran ini bule ngomong bhs Inggris) Jin Ho menemui Do bin dan mengembalikan saputangan-nya dan berterima kasih pada Do bin karena memperjuangkan proyek ini demi kepentingannya. Ia sangat menghargainya apapun hasilnya nanti.Do bin berkata, "Apa kau tahu, jika aku bersamamu, semangatku timbul." Jin ho merasa ini pujian dan ia merasa sama. Do Bin tanya lagi, "Lalu apa kau tahu aku menyukaimu?" Jin ho membalas, "Aku menyukaimu juga." (tp suka disini beda, hehehe...)
Chang Ryul ingin menegaskan lagi, apa itu benar? Bule, "Kau tahu..oh kau tidak tahu? Mungkin aku seharusnya tidak bicara ini..tapi apa kau mau tahu?" Yang disukai Tuan Choi adalah pria. Jin ho terlihat tertegun. Do bin mengaku ia mulai merasakan sesuatu saat presentasi Dream Art center dan saat ia dengar keadaan Jin Ho sebenarnya (kalo Jin ho gay), Do bin merasa mereka ada hubungan spesial.
Jin ho tergagap ia bingung mau jawab apa. Do Bin berkata ia belum pernah mengakui perasaan-nya pada orang lain sebelumnya. tapi ia percaya bahwa Jin ho akan mengerti bagaimana perasaannya. Do bin perlu mengumpulkan keberaniannya untuk mengaku ini. Do bin tidak mau jawaban sekarang, mereka berdua punya waktu untuk berpikir.
Jin Ho keluar dari ruangan Do Bin dengan lunglai, ia diam saja. Chang Ryul menunggunya.Jin Ho malas meladeni Chang ryul, tapi Chang ryul berkata, "Yang terhormat Jeon Jin Ho tidak akan mungkin pura2 jadi pria gay untuk menarik perhatian Direktur Choi kan? Kukira kau berkata ingin bertarung dengan tangan kosong, adil dan sama, sialan kau." Chang ryul menarik bahu Jin Ho. Jin Ho memukulnya.
Chang Ryul, "Jadi benar, aku tidak mengira kau serendah ini menggunakan orientasi seksual Do bin untuk kepentingan pribadimu." Jin Ho, "Aku tidak pernah memanfaatkan Do bin." Chang Ryul tidak percaya, "Lalu apa? apa kalian kencan? Mengapa selalu ada di sini?"
Jin Ho melihat Do Bin berdiri di dekat mereka, Do Bin mendengar semuanya dan Chang Ryul menantang Jin ho, "Kau ini memanfaatkan Do bin atau kau benar2 gay? Apa ada pilihan yang lain?" Ada orang ke-4 mendengar mereka. Park Kae in tapi Jin ho tidak melihatnya.Jin ho bingung, ia tidak bisa mengatakan yang sebenarnya dan melukai perasaan Do Bin, Jin ho tidak ingin membuat malu Do bin dan membuatnya seperti memanfaatkan Do bin seperti tuduhan Chang ryul.
Atau ia bisa bohong untuk menjaga perasaan Do Bin dan membuat dirinya dihina Chang Ryul. Akhirnya Jin ho mengambil keputusan, "Kau benar. Aku adalah...gay." (oh..pusing, pusing deh..)
Kae in menjatuhkan barang bawaan-nya. Jin Ho menoleh dan melihatnya.Chang Ryul kaget, "Benar? jadi kau bukan benar2 pria?" (Orang Korea menganggap pria gay bukan pria yang sebenarnya.)Kae in muak dan marah dengan sikap Chang Ryul. Kae in langsung minta Chang Ryul berhenti. Do bin pergi diam2.Kae In berkata pada Chang Ryul, "Siapa kau berani menghinanya? Bukan keinginan Jin Ho kalau ia dilahirkan seperti ini. Jadi jika pria mencintai wanita, dia adalah pria..tapi dia bukan pria jika mencintai pria lain? apa kau benar2 pria..itulah mengapa kau menyakiti hatiku?"
Jin ho mencoba menghentikan mereka tapi tidak digubris, akhirnya Jin ho teriak pada Kae in untuk menghentikannya dan dengan marah Jin ho pergi. Kae in mengikuti Jin ho ke mobil, ia mohon agar Jin ho bicara dengan-nya. Jin ho, "Tentang apa? Tidak ada yang bisa kukatakan." Jin ho masuk ke mobil dan pergi. Chang Ryul mengikuti Kae in dan ingin tahu hubungannya dengan Jin Ho. Mengapa Kae in memihak "orang kotor" itu? Chang Ryul, "Apa kau kencan dengan pria gay sekarang?"In Hee datang tapi mereka tidak melihatnya.
Kae in menampar Chang Ryul, "Kotor? Apa yang kotor? Mengapa Jin Ho kotor? Pria atau wanita, orang mencintai orang lain. Kau tidak pernah benar2 mencintai siapapun. Siapa kau, menyebut Jin Ho kotor?"
Chang Ryul terperanjat, "Kau tidak seperti ini ketika aku putus denganmu dulu."
Kae in membenarkan, "Dulu aku tidak bisa mengatakan apapun, aku dulu benar2 bodoh dan tolol. Tapi sekarang tidak lagi, Jin ho pasti sudah mengubahku." Sementara Jin Ho menyetir dengan frustrasi dan sembarangan.
Personal comments :
Ruwet deh, ada pasangan : Kae in - Jin Ho - In Hee, Jin Ho - Kae in - Chang Ryul, Kae in - Jin ho - Hye mi, Kae in - Chang Ryul - In Hee, Jin ho - Hye mi - Tae Hoon, dan ada Jin ho - Do Bin, hahaha...
Aku ngga tahu si bule itu adik kelas yang dimaksud Do bin bukan ya..cuma pengennya ada cameo lagi deh yang jadi mantan-nya Do bin, siapa coba..? hahaha..KNG !! (berharap mode on...)
Setelah Tae Kyung pergi, Mi Nyeo menangis dan ia berdoa, "Karena ayahku, dia dibuang. Karena ibunya, ibuku dan aku juga dibuang. Aku tidak bisa berkata tidak apa2,bahwa aku tidak patah hati. Aku tidak bisa bersamanya. Aku tidak bisa melihat bintangku lagi."
Tae Kyung duduk sendiri di studionya yang gelap ia berkata, "Jika gelap, aku tidak bisa melihat apapun. aku akan berpikir aku tidak bisa melihat apapun karena gelap."
Reporter Kim mendesak He Yi, ia terus tanya Minam dan Mi Nyeo itu orang yang sama kan. He yi tidak mengatakan apapun, "Aku tidak tahu. Mengapa kau tanya padaku? Jika kau mau tahu, tanya sendiri pada mereka."
Reporter Kim mengancam jika Heyi terus menyangkal, maka ia akan menyangkutkan He yi dengan beritanya nanti. Kim bersumpah akan menemukan cerita seutuhnya. Heyi menghindar dengan pura-pura pingsan! Reporter Kim jadi gugup dan ia tahu Heyi pura2, ia menunduk dan berkata, "baiklah kita buat kesepakatn, jika aku bisa mendapatkan A.N.JELL aku tidak akan menyangkutkan namamu."
Heyi mengangguk, masih berbaring dan mata tertutup. hehehe..
Hoon Yi dan Shin Woo berencana membawa Mi Nyeo pergi agar tidak harus menghadapi masalah itu. Hoon Yi memutuskan agar A.N.JELL mengadakan fansigning di Jepang. Rencananya, Shin Woo dan Jeremy membawa Mi Nyeo ke Jepang duluan, Tae kyung menyusul. Tae Kyung pura2 dingin dengan rencana ini.
Mi Nyeo bersiap-siap dengan barangnya, Hoon Yi berkata kepergian Mi Nyeo ke Jepang bersamaan dengan kembalinya kakakmu dari Amerika. Maka perjalanan ini adalah perpisahan. Hoon Yi berkata mi nyeo tidak perlu mengemasi semua barangnya sekarang, ia bisa mengambilnya nanti, tapi Mi Nyeo menjawab dia lebih suka mengemasi semua barangnya.
Tae Kyung tetap dingin pada Mi Nyeo, saat Tae kyung melihat Mi Nyeo bawa tas koper, Tae kyung hanya melihat dari jauh melihat Mi Nyeo berjibaku dengan koper beratnya. Sampai Shin Woo muncul dan membantunya.
Jeremy merasakan ketegangan dalam rumah, dan ia tanya pasa Shin Woo apa ada yang terjadi? Shin Woo berkata pura2 tidak tahu saja.
Semua menikmati hari libur mereka dan Hoon yi berharap TAe kyung datang, ia tidak menyadari apa yang sudah terjadi. Hoon yi dan Nona Wang bahkan berenang dan berkhayal mengenai siapa yang pantas untuk Mi Nyeo. Apakah Jeremy, Shin Woo atau Tae kyung dengan cara menggelikan.
Reporter Kim bahkan juga mengikuti mereka, ia mengamati Shin Woo dan Mi Nyeo di pantai. Mi Nyeo berkata ini kali pertama ia ke pantai dan jika ia menyeberangi lautan ini, dia bisa pergi sangat jauh dan tidak akan terlihat.
Jeremy berkata, "Bumi itu bulat, sejauh apapun kau pergu, seperti naik bis, kau akan kembali ke tempat asalmu." Mi Nyeo setuju, tapi karena bumi terlalu besar maka akan makan waktu sangat lama.
Mi Nyeo melangkah ke air, Shin Woo memegang lengannya, jangan pergi. Jangan pergi jauh sendirian. Aku akan dibelakangmu, memegangmu.
Mi Nyeo menjawab, "Jangan memegangku kak Shin Woo. Ini kali pertama aku melihat laut. Aku akan membasahi kakiku."
Hwa ran senang dengan demo lagunya, ia menemui Sung Chan. Tapi kegembiraannya sirna saat Sung Chan berkata ia dengar lagu ini awalnya tidak untuk Hwa RAn. Produser menjelaskan bahwa lagu itu seharusnya diberikan pada penyanyi baru, tapi sebelum produser bisa menjelaskan lebih lanjut, Hwa Ran membantah, "Jangan mengatakan hal konyol itu! Lagu ini ditulis untukku sejak awal!"
Hwa Ran masuk ke studio Tae Kyung dan berkata ia mabuk kemarin malam saat Mi Nyeo datang. Jika Mi Nyeo tidak mengingatkan Hwa Ran dengan ibu Mi Nyeo, mungkin Hwa Ran tidak berkata seperti itu. Tae Kyung tanya, Apa kau tahu tentang ibunya? Apa kau mengatakan padanya siapa ibunya? Hwa Ran sadar ia mungkin sudah bicara terlalu banyak, maka ia hanya berkata, "Apa kau pikir anak itu akan mendengar apa yang kukatakan?"
Tae Kyung minta Hwa Ran jangan pergi dulu, dia ingin penjelasan, jika Hwa Ran tidak mau membicarakannya, paling tidak tolong beri tahu siapa nama ibu Mi Nyeo. Mi Nyeo berkata ia tidak tahu apa2 tentang ibunya. Paling tidak biarkan aku mengatakan padanya nama ibunya. Hwa Ran memberikan foto dan nama ibu Mi Nyeo, dan Tae Kyung langsung berangkat ke Jepang.
Mi Nyeo mencari gereja tempat Suster Maria tinggal, dan Mi Nyeo akan naik kereta saja ke sana. Mi nyeo berpikir berapa lama uangnya bisa untuk brtahan hidup di Jepang. Mi Nyeo sepertinya sudah bulat meninggalkan A.N.JELL.
Ponsel Mi Nyeo berdering, ternyata Shin Woo. Mi Nyeo menemui Shin Woo di kapel hotel. Shin woo mengakui pada Mi nyeo semua perasaannya. Bahwa dia tahu Mi nyeo itu wanita sejak di klub waktu itu, semua ceritanya mengenai gadis yang disukainya, itu adalah Mi Nyeo. Pada saat itu, Tae Kyung datang untuk mencari Mi Nyeo. Shin Woo dan Tae Kyung saling melihat sekilas, kemudian Shin Woo sengaja memeluk Mi Nyeo. Tae Kyung akhirnya pergi.
Mi Nyeo minta Shin woo melepaskan pelukannya, Mi Nyeo berterima kasih pada Shin Woo dan berkata bukan ini yang ia inginkan. Mi Nyeo teguh pada pendiriannya, ia tidak bisa bersama Shin Woo. Mi Nyeo pergi.
Shin Woo menangis. Tae Kyung tidak ingin bertemu Mi Nyeo dan ia hanya meninggalkan foto ibu Mi Nyeo di meja depan hotel. Tae Kyung menelepon Hoon Yi agar memastikan Mi Nyeo mendapatkannya. Hoon Yi ingin menemukan Tae Kyung dengan Mi Nyeo, jadi ia berkata pada Tae Kyung untuk memberikan pada Hoon Yi. Hoon Yi menunggu di suatu tempat.
Nona Wang berkata pada Mi Nyeo bahwa Tae Kyung mencarinya, dan ia membawa Mi Nyeo menemui Tae kyung.
Tae Kyung masuk ke aquarium dan ia berusaha melihat dalam cahaya temaram, ia pikir ia akan menemui Hoon Yi, ternyata Mi Nyeo. Keduanya jadi kaku. Tae Kyung dengan kalem berkata ia datang untuk memberikan sesuatu pada Mi Nyeo. Mi Nyeo berkata ia akan mengambilnya dan ia akan segera pergi. Tae Kyung, "Ya kau pasti sangat sibuk. Apa ada yang menunggumu?" Mi Nyeo, "kau tidak ingin melihatku, jadi aku mencoba menghilang segera."
TAe kyung memberikan foto ibu Mi Nyeo, ternyata namanya Lee Su jin. Itu ibumu, Lee Su jin, Mi Nyeo memandanginya dan menangis. Mi nyeo tidak pernah tahu nama ibunya.
Tae kyung memberikan mp3 player dan berkata, "Ini semua terjadi karena ayahmu menulis lagu ini. Karena lagu ini, ibuku hampir menjadi ibu tirimu. Sana pergi dan bertemanlah dengan wanita yang hampir menjadi ibu tirimu dan tanyalah mengenai ibumu."
Mi Nyeo terisak dan berkata, jangan bicara seringan itu. "Ya, karena lagu ini, ibuku ditinggalkan. Kau juga ditinggal oleh ibumu, jadi kau pasti juga terluka. Tapi ibuku juga merasakan luka sangat pedih dan ia melahirkan aku sendirian dan meninggal. Berteman? Bagaimana aku bisa berteman dengan ibumu? Apa kau sangat sibuk hanya memikirkan dirimu sendiri dan tidak bisa melihat hal yang lain? Aku minta maaf karena aku tahu tentang ibumu dan tidak berkata apapun. Kau terlihat sangat sedih dan aku tidak bisa mengaku kalau aku tahu. Aku minta maaf karena aku tahu kau membuat ulang lagu ayahku dan tidak berkata apapun. Aku tidak tahu kisah dibelakangnya, kau berkata agar aku tidak memperlihatkan diri padamu. Tapi susah untuk tidak melihatmu. Itulah mengapa aku akan pergi jauh, dimana aku tidak akan terlihat. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk terluka jika kita saling bertemu lagi."
Mi Nyeo pergi. Tae Kyung refleks mau menyusulnya tapi ia berhenti. Tae Kyung terlihat menyesal.
Setelah acara fansigning, Tae Kyung kembali ke rumah duluan. He Yi menemui Tae Kyung dan tanya apa Tae kyung mau menemani-nya syuting ke Bali (Bali??? we hehe..hidup Bali!!), Tae kyung menolaknya. He yi ingin membantu Tae Kyung menghadapi pers mengenai masalah Mi Nam, Tae Kyung berkata He Yi tidak perlu cemas, Mi Nam yang asli akan tiba hari ini, berarti mereka juga harus berpisah dari pacaran pura2 mereka. Tae Kyung berkata ia setuju saja apapun cerita He Yi nanti ke media.
He Yi berteriak, apa Tae Kyung tidak bisa melihat perasaan-nya yang sebenarnya? Tae Kyung menjawab, mungkin kau tidak akan merasa malu kalau orang tahu kau pura2, tapi kalau mereka tahu kau yang sebenarnya, itu bisa membuatmu malu. Selamat tinggal, Yoo Heyi. He yi berteriak mengancam Tae kyung, tapi semua tahu Heyi tidak sungguh2, karena ia menangis.
Mi Nyeo bersiap2 berpisah dengan ketiga angel. Ia mengambil foto dengan kamera instant, Mi Nyeo melakukan candid shot untuk Jeremy dan juga shin Woo. Dengan Jeremy, Mi Nyeo berkata, kau sangat keren jika terlihat dalam pose normalmu. dengan Shin Woo, Mi Nyeo berkata, kau selalu menenangkan aku dengan hangat dan lembut. Aku benar2 menyesal tidak bisa memberikan hal yang sama.
Shin Woo sudah bisa menerima penolakan Mi Nyeo, ia sudah ditolak 100 kali, jadi ia sudah siap.
Hwa Ran bertemu dengan penulis lagu yang bertemu dengan Tae Kyung dan produser. Hwa Ran tanya mengenai lagu itu. Penulis lagu itu berkata, Lee Su jin salah paham dengan perasaan Go Jae Hyun pada Hwa Ran. Jae Hyun menulis lagu itu untuk meyakinkan Su jin bahwa Jae hyun mencintai Su Jin dan ia berencana memberikan lagu itu untuk dinyanyikan Lee Su jin. Tapi Hwa Ran menggunakan uangnya untuk mencuri lagu itu.
Hwa Ran mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa ceritanya selama ini benar. "Aku adalah orang yang dicintai Jae Hyun."
Tae Kyung bertemu Sung Chan dan Hwa Ran di agensi, Sung Chan mengundang Tae Kyung mendengarkan rekaman Hwa Ran. Tae Kyung menolaknya. Tae Kyung justru bertemu dengan produser yang berkata Hwa Ran membuatnya gila. Ia termakan oleh si penulis lagu sehingga cerita mengenai lagu itu jadi terungkap. Tae Kyung tertarik, dan ia kaget sekali ketika tahu bahwa Hwa Ran harus memohon pada Jae Hyun untuk kembali padanya. Hwa Ran bahkan harus mencuri lagu itu dari penyanyi lain.
Tae Kyung langsung lari ke studio, Tae Kyung melihat ke arah ibunya dari dinding kaca, "Lagu itu bukan milikmu kan? Bukan memintamu untuk kembali padanya, iya kan? Kau mencurinya, kan? kau mencurinya sehingga wanita itu tidak bisa kembali padanya. Ini semua kebohongan. Dia tidak mencintaimu. Benar?"
Hwa Ran menangis.
Mi Nyeo memutuskan tinggal di Jepang seminggu lagi sementara Mi Nam asli datang. Teman2nya pulang ke Korea untuk bertemu Mi Nam. Mi Nyeo melambai pada teman2nya dengan berat hati.
Rombongan itu kembali ke Korea dan sampai di bandara, mereka segera mencari Mi Nam. Mi Nam menunggu mereka dengan bosan.
Tae Kyung juga bergegas ke bandara karena ia ingin mengatakan cerita sebenarnya pada Mi Nyeo. He Yi juga ke bandara karena akan berangkat ke Bali. Heyi mendengar fans berteriak karena melihat Tae Kyung, Heyi mengira Tae Kyung datang untuk pergi bersamanya ke Bali. Tapi ia ingat Mi nam asli datang dan ia memutuskan tidak ikut campur, tapi He yi ingin tahu dan akhirnya mengikuti Tae Kyung.
Hoon yi melihat Mi Nam dan ia memanggilnya dengan semangat. Reporter Kim juga ikut heboh, ia ingin membuktikan kalau Mi Nam itu wanita. Reporter Kim langsung mendekati Mi Nam dan ia membuka jaket Mi Nam dan berkata dengan penuh kemenangan, "Go Mi Nam adalah wanita!" Kemudian ia ternganga..ia melihat dada Mi Nam rata, "Tidak ada apa2 disana..."
Hoon Yi tertawa, reporter Kim pasti salah lihat, karena Mi Nam dan Mi Nyeo itu kembar. Hoon Yi menggiring Reporter Kim menjauh, reporter Kim masih bingung, aku yakin A.N.JELL punya rahasia, Hoon Yi berkata, "Pikirkan Hallyu! Jika gosip jelek tentang A.N.JELL beredar, Hallyu akan menderita." (hahaha..Hallyu = Korean waves)
Semuanya menyambut Mi Nam. Jeremy benar2 tidak percaya betapa miripnya Mi Nam dengan Mi Nyeo. Mi Nam memberi salam pada mereka dengan cool. Tae Kyung tanya dimana Mi Nyeo, ia kecewa saat mendengar Mi Nyeo tinggal di Jepang.
Di Jepang, Mi Nyeo akan pergi ke gereja dan ia melihat taksi. Mi Nyeo melambai pada taksi itu dan ia kaget saat Tae Kyung turun dari taksi.
Tae Kyung ke Jepang untuk mengatakan cerita sebenarnya tentang lagu itu. Mi Nyeo lega mendengarnya, "Aku benar2 senang ternyata ayahku tidak meninggalkan ibuku."
Tae kyung minta maaf, semua ini karena ibunya. Mi Nyeo berkata Tae Kyung juga terluka jadi jangan minta maaf. Tae Kyung tahu Mi Nyeo juga terluka.
Mi Nyeo, "sekarang kau lihat sendiri, tapi aku sangat terluka sehingga tidak bisa mengatakan padamu bahwa akan baik2 saja. Jujur, aku membenci ibumu. Aku punya permintaan, kumohon jangan biarkan ibumu menyanyikan lagu itu lagi. Ini adalah lagu ibuku, aku tidak ingin lagu itu dicuri darinya lagi." Tae Kyung, "Aku akan mengembalikannya. Aku janji"
Mi Nyeo berterima kasih, membungkuk, dan ia pergi. "Hwang Tae Kyung-sshi, selamat tinggal." Tae Kyung memegang tangan Mi Nyeo tapi mereka tidak berhadapan, keduanya sama-sama menangis.
Di Korea, berita He Yi dan Tae Kyung putus menghiasi media. A.N.JELL menyelesaikan album ke-6, Mi Nam sangat populer dan mengalahkan popularitas Jeremy. Mereka sekarang sibuk sekali. Jeremy cemburu ketika Mi Nam menang polling lagi, ia memutuskan untuk menambahkan sesuatu pada karakternya untuk menarik fans, dan ia melihat user yang lucu, Pig-Rabbit?
Tae Kyung langsung waspada. Tae Kyung mendengar Jeremy membaca, "judulnya, aku baik-baik saja." Ada video attached. Tae Kyung langsung mengambil laptop Jeremy dan melihat videonya, ternyata Mi Nyeo yang menyanyi di karaoke, Mi nyeo berkata, aku jauh lebih baik sekarang. Kau bersinar terang seperti biasanya. Meskipun aku jauh, aku selalu melihat.
Mi Nyeo menyanyi lagu "What do I Do," Tae Kyung mengenalinya. Shin Woo dan Jeremy heran dengan reaksi Tae Kyung, dan Tae Kyung berkata, "Ini dia."
Ketiganya langsung memeriksa, video itu baru saja di-upload, dimana diambilnya? Jeremy mendengar ada karaoke baru yang menyediakan jasa upload video langsung. Hoon yi memberi info bahwa hanya ada 1 karaoke di distrik Hongdae, Seoul.
Shin Woo dan Jeremy langsung menyusuri distrik Hongdae. Mereka tidak peduli meskipun fans mengikuti mereka kemanapun mereka pergi. (apa benar ya fans Korea spt itu? aku lihat artis jalan2 di FO Bdg nyantai aja, Lihat si Irfan Hakim di resto juga ngga ada yg ngikuti, paling cuma lihat sekilas dan melambai..mas irfan..dah gitu tok..lihat si Ozzy syahputra browsing di FO jln Riau juga ngga ada yg ngikuti..hehe, tapi beda waktu KNG di bandara Soekarno Hatta waktu itu ya...)
Tae Kyung menunggu di dalam mobil van, dan ia kesal dengan cara Mi Nyeo, "Aku menunggumu datang dan berkata padaku kau baik2 saja, tapi kau melakukannya dengan cara ini? Baiklah, tidak apa2 jika aku tidak melihatnya."
Tapi beberapa saat kemudian Tae Kyung berkata, tidak..tidak baik2 saja.
Tae Kyung akhirnya keluar, langsung ke Hongdae. Fans langsung mengerubuti Tae Kyung.
Mi Nyeo, meninggalkan karaoke itu tanpa menyadari kalau A.N.JELL mencarinya...