Pages

Saturday, February 2, 2013

Flower Boy Next Door episode 8

 [Ada lorong berbahaya di depan sana]

Enrique-Dok Mi-Jin Rak jalan pulang. Enrique menunduk sepanjang jalan, semuanya tenggelam dalam pikiran masing-masing.
Enrique melihat Seo Young lari keluar dari apartemen, masih mengenakan selop rumah dan menangis. Enrique lari ke arah Seo Young dan tanya apa yang terjadi.

Seo Young menyalahkan Enrique, karena selama ini tahu rencana Tae Jun yang ingin pergi ke pulau terpencil. Enrique tidak mengerti, bukankah Seo Young juga sudah tahu impian kakaknya selama ini.
Seo Young tidak peduli dengan impian Tae Jun, lalu bagaimana dengan dirinya. Seo Young menangis dan memukuli Enrique.

Enrique menjatuhkan tas plastik berisi makanannya dan memeluk Seo Young. Jin Rak melirik Dok Mi, ia ingin melihat reaksi Dok Mi.

Enrique menoleh dan berpandangan dengan Dok Mi. Mata Enrique terlihat serba salah.

Dok Mi melihat Tae Jun jalan keluar sambil membawa mantel. Dok Mi ingat saat Enrique masih ada di apartemennya.
Enrique mengubah retakan di langit2 kamar Dok Mi menjadi lukisan pohon yang indah. Enrique menjelaskan, ia tidak bertengkar dengan kakaknya lalu kabur dari rumah. Ia hanya tidak ingin berada diantara kakaknya dan Seo Young.
Aku hanya ingin menjadi orang yang merasa nyaman dan enak diantara kedua orang itu. Itu sejujurnya.
Dok Mi tampak bingung, disana ada Tae Jun yang jalan mendekat, sementara di depannya Enrique memeluk Seo Young. Dok Mi akhirnya membuat keputusan. Ia jalan cepat ke arah Enrique dan menariknya.
Jin Rak tampak syok dan ingin mencegah Dok Mi. Enrique juga terkejut dan memandangi Dok Mi.

Beberapa detik kemudian, Tae Jun jalan ke arah mereka. Tae Jun menyapa Dok Mi. Dok Mi membungkuk dan membalas sapaan Tae Jun. Enrique menoleh ke arah kakaknya dan baru sadar apa yang sebenarnya dilakukan Dok Mi. Tae Jun membawa jaket dan sepatu untuk Seo Young, ia juga membantu Seo Young memakainya.
Tae Jun minta maaf pada Enrique, ia tiba-tiba mengatakan rencananya pada Seo Young dan dia jadi marah.

Tae Jun ke Seo Young : Seharusnya kau mendengar semua yang akan kukatakan.

Seo Young menangis, apa yang akan berubah jika aku mendengar semuanya, katakan, apa yang akan berubah? Kau tetap akan pergi.
Enrique melihat ke arah Jin Rak, ia merasa kikuk dan segera melepaskan tangan Dok Mi dari tangannya. Enrique minta kakaknya dan Seo Young berhenti bertengkar karena ini melelahkan.
Seo Young : Aku juga muak seperti ini terus.
Tae Jun akhirnya menarik Seo Young pergi.

Enrique berkata ke Dok Mi, kalau bukan karena kau ajumma, kakak akan salah paham. Terima kasih.
Dok Mi ingin mengatakan sesuatu, tapi ia menyadari kehadiran Jin Rak. Dok Mi tidak jadi bicara.

Jin Rak tahu diri dan berkata akan masuk dulu. Ia minta Enrique dan Dok Mi bicara saja.

Enrique mencoba menjelaskan, kalau situasi ini tidak serumit yang kelihatan, waktunya saja yang tidak pas. Kau mengerti kan?
Jin Rak berkata Enrique tidak perlu menjelaskan itu padanya.

Dok Mi berkata akan masuk dulu. Jin Rak mengikutinya. Tiba-tiba Dok Mi berhenti, ia berbalik.
Jin Rak melihat ke arah Dok Mi dengan penuh harap. Tapi Dok Mi jalan melewati Jin Rak begitu saja, seolah tidak melihat Jin Rak. Dok Mi jalan ke arah Enrique. Kita harus bicara.

Jin Rak mendengar itu dan ia tidak bisa menutupi perasaannya. Jin Rak cemberut dan pergi.
Enrique tampak bersalah, ia melihat ke arah Jin Rak.
Jin Rak jalan ke apartemen, ia berdiri di depan lift. Jin Rak bicara sendiri, aku ingin bicara dengannya, tapi dia berkata lelah.
Pintu lift terbuka. Jin Rak jalan masuk. Tapi sebelum pintu tertutup, Jin Rak menahannya, ia ingin keluar lagi.

Dok Mi minta Enrique mengoreksi bukunya, ia tidak ingin namanya muncul di buku Enrique. Enrique berkata sudah mendengar dari pihak penerbit.

Enrique heran, Dok Mi sudah membuat tulisannya yang mentah menjadi bagus, tapi kenapa menolak namanya ditampilkan di cover? Apa itu membuatmu malu? Apa harus di bukumu sendiri maka namamu baru boleh muncul? Apa karena bukuku tidak bagus? Kau merasa tidak senang namamu ada di situ?

Dok Mi menjelaskan, orang yang berpikir seperti Enrique mungkin tidak tahu tapi editor lain tidak seperti itu, jika seorang penulis bekerja keras untuk sebuah buku, mereka berkeras itu adalah bukunya. Dok Mi tidak mau seperti itu, menaruh namanya di buku orang dan mendapat bagian dari royalti. Itu adalah syarat pekerjaannya.
Enrique tidak mengerti kata2 Dok Mi. Ia harus mengecek di internet dulu apa artinya.

Jin Rak sembunyi dan mencuri dengar percakapan Enrique dan Dok Mi.

Enrique : Jadi itu yang kau rasakan?
Dok Mi merasa Enrique sudah mengerti maksudnya, ia berkata akan pergi. Enrique menahan lengan Dok Mi.

Enrique merasa ia melakukan sesuatu yang tidak dipikir lebih dulu, aku memang cangkang kosong. raja yang arogan.
Dok Mi melepaskan tangan Enrique dan jalan pergi. Enrique teriak, yang benar saja! Aku sudah bersikap seolah tidak mengenalmu, tapi kau justru yang mengajakku bicara lebih dulu.

Dok Mi minta maaf karena sudah menyebut Enrique sebagai cangkang kosong, aku memang terlalu jauh.

Enrique justru membenarkan, ia memang seperti cangkang kosong seperti yang disebut Dok Mi, jujur saja, yang terjadi tadi, itu karena kau tidak percaya padaku kan? Kalau aku mungkin masih menyimpan perasaan terhadap Seo Young dan akan menyakiti kakak. Itulah sebabnya kau ikut campur, padahal itu bukan karaktermu. Karena aku adalah cangkang kosong raja arogan sampah masyarakat.

Dok Mi berbalik dan menatap Enrique, aku melakukannya karena aku tahu bagaimana perasaanmu. Karena aku tahu perasaanmu yang sebenarnya jika terjadi kesalahpahaman yang lebih besar lagi. Hatimu akan semakin kusut dan kau tidak bisa meluruskannya. Itulah mengapa aku melakukan-nya. Hentikan melakukan itu saat ini, lari kepadanya dan mencemaskan Seo Young. Dia bukan tanggung jawabmu lagi.

Enrique : Nasihatmu kasar sekali, tapi kalau temanku menangis dan merasa depresi aku tidak bisa bersikap seolah aku tidak mengetahuinya, jika aku melakukannya dan terjadi kesalahpahaman dan hatiku jadi kusut, yang harus kulakukan hanyalah melepaskan simpulnya.
Dok Mi : Ada simpul yang tidak bisa kau lepaskan.

Enrique : Kuharap aku tahu apa simpul itu, akan menyenangkan kalau tahu apa yang berat bagimu. Selain diriku sendiri, apa yang ada di dalam hati dan pikiran seseorang, membuatku ingin tahu soal itu. Ini pertama kalinya.
Dok Mi jadi terkejut mendengarnya. (Enrique ingin tahu tentang dirinya? )

Jin Rak sedari tadi jongkok di balik tong sampah dan mendengarkan percakapan mereka. Tiba-tiba ponsel Jin Rak bunyi. Jin Rak panik.

Enrique dan Dok Mi heran, bunyi apa itu? Lalu mereka melihat Jin Rak dari balik bak sampah.

Jin Rak memaki dirinya sendiri lalu akting dan pura2 sengaja keluar dari rumah untuk menerima telp. Jin Rak mengucapkan salam pada Dok Mi dan Enrique lalu jalan sambil bicara, Ya manager? wkk

Enrique menunjuk Jin Rak, Hyung itu adalah orang yang mengatakan padaku tentang kata kuncimu. Melihat betapa ia banyak mengetahui tentang dirimu, kurasa dia juga tidak sering keluar, kalian mirip. Akan bagus kalau kalian bertemu dan bicara tentang setiap sudut di lingkungan ini.

Dok Mi jalan pergi karena merasa tidak perlu mendengar ocehan Enrique soal ini.
Enrique menghadangnya, karena kau lebih dulu mengajakku bicara, kita ketemu lagi nanti!
Enrique langsung kabur. Dok Mi menghela nafas dan pulang.

Jin Rak bicara dengan editor webtoon-nya. Editor minta Jin Rak tidak muncul tiba2 dan ia berkata tiba2 ingin makan snack gara2 Jin Rak.
Jin Rak teriak2 dan berkata ia tidak akan ke kantor, mulai saat ini sampai selama hidupnya, meskipun ia mati ia tidak akan pergi ke sana.

Wanita itu jadi lebih tenang dan membicarakan karakter Jin Rak. Tentang pria dari Spanyol itu, apa ada pria seperti itu di dunia ini? Dia itu fantasi melankolis, jenius, tampan, kepribadiannya baik, tidak mungkin ada orang seperti itu. Tidak boleh ada pria seperti itu dalam kisah cinta orang lain.
Ubah karakter itu menjadi pengecut dan sampah. Karena Rapunzel pasti jatuh hati dengan pria itu.

Jin Rak panik, benarkah? kenapa? kenapa?Dia akan pulang dalam sebulan.
Editor berkata justru itu waktu yang pas untuk jatuh cinta. Pria itu bisa jatuh cinta dan pergi, maka cinta mereka akan jadi rahasia. Aku benar2 iri dengannya.

Jin Rak : Bagaimana itu bisa disebut cinta? Apa wanita memang menyukai hal seperti itu?

Editor : Tidak, bukan aku. Aku tidak ingin mengambil resiko seperti itu.

Editor minta satu lagi, jangan membiarkan asisten Jin Rak menggambar karakternya. Karakter2 itu terlihat tidak cocok dibandingkan latar belakang yang cantik. Sampai kau tidak bisa melihat karakternya. Kau mengerti? Aku tutup. Wanita itu lucu sekali.

Jin Rak : Tapi aku yang menggambar karakter2nya.
Hiks..kasihan Jin Rak.

Jin Rak jongkok dan tampak terpuruk. Ia mendengar suara langkah orang.

Jin Rak mendongak dan melihat Enrique. Tersenyum dengan ceria, Hyung, aku tahu kau pasti disini.
Jin Rak ingat kata2 editornya untuk membuat karakter Enrique menjadi pengecut dan sampah.

Jin Rak dan Enrique jalan bersama. Enrique mengajak Jin Rak nonton bola, malam ini ada big-match Madrid vs Barcelona. Enrique bahkan menawarkan diri untuk mendukung Madrid (favorit Jin Rak) karena Barcelona sudah sering menang jadi Enrique bosan  wkk.. 


Jin Rak tidak setuju, kenapa seperti itu? apa kau ini magnet yang mengikuti satu kondisi tertentu, ikut dengan orang lain, mendukukng tim yang lain. Aku tidak suka magnet, meskipun aku mati aku akan tetap mendukung satu tim saja.
Enrique kagum, Jin Rak memang fans sejati. Lalu Enrique sadar apapun yang ia katakan, ia tahu Jin Rak tidak menyukainya ya kan? Karena Jin Rak memang tidak menyukai Enrique. Kenapa? Apa karena ajumma?

Jin Rak kesal, kenapa selalu memanggil Dok Mi-ssi sebagai ajumma.
Enrique teriak, ya baiklah. Dok Mi ssi, Dok Mi ssi, Go Dok Mi ssi, aku ini ingin tahu tentang Go Dok Mi-ssi, kenapa ia hidup seperti itu, kenapa ia tidak bisa masuk ke dunia luar, ia benar2 berbeda dariku, ya keingintahuan yang seperti itu.

Jin Rak mengaku dulu ia juga seperti itu awalnya, tiba-tiba ia ingin tahu soal Dok Mi, karena aku ingin tahu, aku jadi cemas dan saat aku mencemaskan dirinya, itu membuatku terus memikirkannya dan aku mulai merindukannya. Jadi jangan pernah punya keingintahuan.

Enrique berkata seharusnya Jin Rak berterima kasih padanya, karena ia ini seorang yang terbuka dan pergi ke sana, menggedor pintu kamarnya dan membawanya keluar dari ruangan itu dan kau bisa mengaku padanya.
Jin Rak teriak : Aku belum mengaku.

Enrique : Sudahlah, tapi kau tetap berterima kasih sedikit padaku. Baik Baik, aku tidak akan ingin tahu, ok setuju. Aku akan pulang dalam sebulan. Ini akan...
Jin Rak memotongnya, jangan berkata seperti itu, semakin singkat waktumu, kau jadi semakin menarik perhatian. Jangan menyebut tanggal kadaluwarsa lagi.

Enrique tersinggung, memangnya aku ini apa, kaleng makanan? Jadi aku ini cangkang kosong, raja arogan, sampah masyarakat, kaleng makanan?
Jin Rak jalan pulang, paling tidak kaleng makanan bisa bertahan lama. Jin Rak minta Enrique tidak mengikutinya.

Enrique berkata ia akan pulang. Lalu jalan ke arah apartemennya, ia berkata ke Jin Rak, selamat malam, tidur yang nyenyak.

Enrique berhenti dan ingat saat Dok Mi menarik lengannya tadi. Enrique tersenyum, wajahnya melembut ia bicara sendiri : Aku sedikit tersentuh, ajumma.

Dong Hoon masuk ke sebuah klub, ia menemui seorang gadis yang ingin pergi minum ke lokasi berikutnya. Dong hoon mengantar gadis itu keluar dan memanaskan mobil gadis itu. Dong Hoon kerja part-time sebagai sopir tembak.
Dong Hoon memanaskan mobil dan dapat telp dari Jin Rak.

Jin Rak minta mulai sekarang Dong Hoon menggambar karakter bersamanya, kau bukan pegawai magang lagi.

Dong Hoon keluar dan mengenalkan diri pada rekan2 gadis itu kalau ia adalah sopir tembak. Dong hoon memberikan kartu nama pada mereka.

Dong Hoon mengantar mereka ke lokasi kedua dan menerima bayarannya. Dong Hoon mengamati uang 50 ribu Won itu dengan penuh perasaan.

Do Hwi juga minum bersama tiga temannya. Mereka kesal karena Do Hwi lupa lagi kalau mereka akan ke klub. Bukankah itu usul Do Hwi?

Do Hwi minta mereka pergi sendiri, untukku saat ini adalah..showtime!

Dok Mi mengamati cover buku Enrique, lalu mengambil topi panda milik Enrique. Dok Mi menghela nafas.

Dok Mi menurunkan kotak dari Do Hwi dan melihat isinya. Isinya memang barang2 kenangan mereka, ada foto, album/agenda dan benda-benda lucu lainnya.

Do Hwi menelepon Dok Mi, ia bicara sendiri kita lihat siapa yang akan menang.

Dok Mi melihat telp dari Do Hwi, ia ingat beberapa "usaha" Do Hwi untuk mendekatinya. Dan bujukan Enrique untuk berbaikan dengan Do Hwi.
Akhirnya Dok Mi mengangkat telpnya.

Do Hwi langsung akting dan pura2 mabuk. Temanku..Go dong mi go dong mi, godong...godong..Apa ini? kau seharusnya memanggilku cha dor hwi..cha dor hwi..kita ini godong dan chador.
Dok Mi menjawab dengan dingin, kalau tidak ada yang lain, ia akan menutup telpnya.

Do Hwi tidak mau menutup telp dan akan terus seperti ini sampai Dok Mi memanggilnya Chador...aku pasti sudah mabuk..aku bahkan tidak tahu dimana tempat ini, apa aku mati beku saja di jalanan? godong..godong..
Do Hwi pura2 ingin muntah dan ia menutup telp.
Bartender di klub itu melihat Do Hwi dengan pandangan bingung.

Dok Mi duduk dan mencoba menyebut nama godong ...godong godong mi..cha dor cha dor, lalu ia menggelengkan kepala.

Ajumma yang merampas ponsel Enrique membuka semua file foto milik Enrique. Mata ajumma itu penuh kebencian. Ia melihat foto Seo Young dengan Enrique yang tidur di ranjang di dekat Seo Young.
Ajumma ini siapa sih, apa ibu-ibu yang marah karena anaknya kecanduan game-nya Enrique ya? Jadi ngga mau belajar dan gagal masuk universitas? wkk

Enrique sedang online, sepertinya sedang menjawab beberapa pertanyaan fans. Ia berkata kehilangan ponselnya.
Tiba-tiba Enrique menemukan fotonya bersama Seo Young dan semua gosip online, kalau Seo Young si Dewi Hongdae adalah pacar Enrique dan kalau Enrique sudah punya anak.

Enrique bingung, darimana foto2 ini berasal? Komen-komen apa ini?

Tae Joon pulang, wajahnya kelihatan muram. Enrique tanya dimana Seo Young. Tae Jun berkata Seo Young ingin sendiri. Apa kau mengirim sms kepadaku?
Enrique : Ponselku hilang.
Tae Jun menunjukkan ponselnya, lalu apa ini? Enrique melihatnya dan ia terkejut karena isinya adalah foto2 pribadinya. Enrique berkata ia mengira orang itu hanya ingin mencuri smart phone-nya, tapi ternyata ia merencanakan semua ini, tidak heran orang itu mati-matian melarikan diri, apa yang ia inginkan dariku?

Tae Jun ingin melaporkan ini pada polisi. Enrique menolak, sudahlah, aku bukan selebriti, tidak ada yang penting.

Enrique melihat semua fotonya yang bersama Seo Young disebar secara online. Posenya akan mudah mengundang salah paham. Karena Enrique tidur di dekat Seo Young.
Enrique cepat2 menjelaskan pada kakaknya, ini karena mereka tinggal berdekatan selama 10 tahun. Jadi akan ada foto seperti ini.

Tae Jun minta Enrique telp Seo Young. Tapi Enrique berkata Seo Young tidak pernah mempedulikan hal seperti ini.
Tae Jun berkata akan pergi besok pagi. Enrique terkejut, bukannya bulan depan?

Tae Jun akan menitipkan anjingnya si Hippo ke penitipan anjing sebelum pergi. Enrique mengeluh karena Tae Jun selalu mengambil keputusan sendiri, membuat orang2 disekitarnya kesepian. Tae Jun berkata ia juga kesepian.

Enrique : Di sekitarku banyak orang2 kesepian.
Tiba2 ia sadar, kalau foto2 itu dikirim ke semua kontaknya maka artinya...

Enrique histeris, ia teriak dan menunjuk ke arah apartemen Dok Mi, dia akan mengira aku sengaja mengirim foto-foto ini. Dia akan salah paham, ini tidak adil.

Enrique pergi ke apartemen Dok Mi dengan alasan untuk mengambil topi pandanya. Enrique merasa perlu menjelaskan salah paham ini. (menarik hehe..)

Dok Mi mendapat kiriman foto2 Enrique bersama Seo Young.

Jin Rak ingin menggambar karakter Enrique tapi tidak tega membuatnya jadi pengecut. Lalu ia dapat kiriman foto Enrique bersama Seo Young.
Jin Rak ingat saat Enrique memeluk Seo Young, lalu ia merasa tidak ada yang sulit, ia bahkan bisa membuat dua webtoon sekaligus. Bagaimana Dok Mi ssi bisa terlibat diantara mereka.
 

Jin Rak mendapat telp dari Do Hwi.  
Dok Mi melihat2 foto Enrique dan ia kelihatan kesal. Dok  Mi tidak jadi pergi menemui Do Hwi.

Bel rumahnya berbunyi. Dok Mi seperti tahu kalau itu Enrique. Dok Mi mengambil topi panda dan membuka pintu.
Enrique langsung bicara : Halo ajumma, apa aku meninggalkan milikku di dalam, kurasa aku harus masuk dan memeriksanya..

Dok Mi tidak mau menunggu Enrique selesai bicara, ia melempar topi panda itu dan ingin menutup pintu. Enrique menahan pintu dengan kakinya. Dok Mi marah dan menendang kaki Enrique lalu menutup pintu. Wah..apa Dok Mi mulai cemburu? menarik.

Adegannya diulang sebelum Enrique datang, Dok Mi melihat foto2. Bel rumahnya bunyi, Dok Mi tidak mengambil topi panda itu lalu melihat lewat lubang pintu dan ternyata Jin Rak. Jin Rak berkata teman Dok Mi mabuk, ia ada di bar dekat kantor pos. Mungkin Dok Mi tidak tahu lokasinya jadi Do Hwi minta Jin Rak menemani Dok Mi.

Enrique jalan ke apartemen Dok Mi, ia bicara sendiri, aku akan mengambil topiku, aku tidak bisa membuangnya begitu saja, aku hanya akan mengatakan berikan topiku dan ia akan keluar.

Dok Mi minta Jin Rak saja yang menjemput Do Hwi, kantornya ada di seberang, jadi Jin Rak bisa mengantarnya langsung kesana.

Jin Rak menyalahkan dirinya, kenapa ia tidak langsung bicara dengan percaya diri, apa kau bisa pergi denganku. Kenapa kau tidak bisa bicara?

Jin Rak bertemu Im Jung yang tampak mabuk. Pak Hong membantunya. Im Jung berkata ia habis minum champagne. Tapi Pak Hong merasa ia mencium baru makgeolli. Im Jung memberikan bir untuk Pak Hong.


Enrique datang dan menekan bel sekali. Enrique ingin menekannya lagi, tapi Dok Mi langsung membuka pintunya. Enrique terkejut, kenapa pintunya terbuka begitu cepat?
Enrique : Halo ajumma, apa aku meninggalkan sesuatu di dalam? Apa aku bisa masuk dan melihatnya?

Dok Mi langsung menutup pintu. Enrique bicara sendiri, tidak heran, kukira ia membuka pintu terlau mudah. Mati kau sekarang.
Enrique terus menekan bel. Buka pintu, buka pintu.

Dok Mi membuka pintu dan memberikan topi panda Enrique. Enrique heran, bagaimana kau tahu aku meninggalkan ini?
Dok Mi jalan keluar. Enrique ingin tahu Dok Mi mau pergi ke mana. Enrique mengikuti Dok Mi.

Jin Rak menjemput Do Hwi dan merasa Do Hwi tidak terlalu mabuk seperti kedengarannya waktu di telp.
Jin Rak jalan bersama Do Hwi. Do Hwi pura2 limbung dan meraih lengan Jin Rak.

Do Hwi : Aku mabuk, tapi aku tidak mengatakan ini karena aku mabuk. Aku jatuh cinta padamu saat melihatmu pertama kali, Oh Jae Won-ssi.
Jin Rak tidak bereaksi saat Do Hwi tanpa sengaja menyebut nama aslinya. Jin Rak hanya memberi tahu nama aslinya pada Enrique dan Dong Hoon.

Jin Rak merasa Do Hwi benar2 mabuk dan ingin membelikan air untuknya. Do Hwi senang karena Jin Rak memperhatikan dirinya.
Jin Rak bingung, aku melakukan itu?
Do Hwi berkata ia bahagia untuk perhatian yang diberikan Jin Rak.
Jin Rak : Aku tidak suka, jangan bahagia hanya karena kau merasa menyukainya.

Do Hwi menatap Jin Rak, ia memberikan tasnya pada Jin Rak dan meraih wajah Jin Rak. Do Hwi mencium paksa Jin Rak. Astaga..

Jin Rak berusaha melepaskan diri, tapi Do Hwi tetap menahan kepala Jin Rak dan menciumnya terus. Anak ini kuat sekali hahaha...
Akhirnya Jin Rak berhasil membebaskan diri, ia kelihatan syok. Jin Rak mengelap mulutnya dan jalan pergi.
 

Enrique jalan mengikuti Dok Mi. Kau mau kemana ajumma?
Dok Mi menyuruh Enrique pulang karena sudah mendapatkan topinya. Enrique berusaha menjelaskan insiden foto2 itu, sepertinya aku diteror oleh anti-fan. Smart phone-ku dicuri dan ia memposting semua kehidupan pribadiku.

Dok Mi berhenti jalan dan ia tanya kenapa. Enrique merasa orang itu membencinya. Enrique menunjukkan telapak tangannya yang luka karena mengejar pencuri ponselnya.

Enrique : Kau tidak mengira aku sengaja mengirim sms itu kan? Tidak kan? kau tidak menganggapku pria seperti itu kan?
Dok Mi memalingkan wajahnya. Enrique merasa sedih, kau menganggapku sebagai pria seperti itu? Wah..apa aku kelihatan seburuk itu? Aku bisa marah.

Do Hwi dan Jin Rak jalan ke arah mereka. Jin Rak masih kelihatan sibuk mengelap mulutnya. Do Hwi mendekat ke arah Jin Rak dan berkata ke Dok Mi, katanya kau tidak bisa datang tapi kau datang juga.

Jin Rak berkata ke Do Hwi, ia minta maaf sudah membuat Do Hwi salah paham, tapi ia menyukai orang lain. Jin Rak jalan pergi. Enrique ingin mengikuti Jin Rak, tapi ia berhenti dan mendengarkan kata2 Do Hwi.

Do Hwi marah, ia tanya apa Dok Mi yang disukai Jin Rak.


Dok Mi : Apa yang kau inginkan? Apa kau senang hatimu diketahui orang lain?

Do Hwi merasa itu lebih baik daripada bersikap curang.
Dok Mi : Kau tetap sama seperti dulu. Kapan aku akan bisa mengerti dirimu.

Jin Rak ingat Do Hwi memanggilnya Jae Won. Jin Rak sadar, Do Hwi memang sejak awal tahu kalau ia adalah Oh Jae Won.

Dok Mi menulis lagi : Bagi seseorang, cinta itu seperti medali atau piala, hasil dari satu kemenangan untuk dibanggakan (Enrique dan Seo Young). Bagi seseorang, cinta adalah proses menunggu tanpa akhir yang berubah menjadi perasaan yang sebenarnya. Bagi wanita itu, cinta adalah sebuah rahasia yang tidak boleh diketahui orang, bahkan tidak untuk dirinya sendiri.
Dok Mi melihat ke atas, ke langit2 kamarnya yang retak dan diubah menjadi lukisan oleh Enrique.

Paginya, Enrique berusaha telp Seo Young karena Tae Jun akan pergi, tapi Seo Young tidak mau mengangkatnya.
Tae Jun hanya membawa barang seperlunya karena ia akan bolak-balik lagi ke rumahnya.

Enrique tidak mengerti kenapa Seo Young tidak mau datang, kalau ia berpikir ini adalah yang terakhir, dia seharusnya datang. Dia pasti berniat untuk terus mengganggu kakak.

Enrique mendekati Hippo, ia bicara pada Hippo, kapan kita akan bertemu lagi Hippo.

Mata Enrique berkilat, ia punya ide. Enrique bermanja-manja pada Hippo, sementara Hippo kelihatan sebel. wkk

Dok Mi bangun pagi, ia mendapat sms. Dari Tae Jun : Saya kakak sepupu Kkae Geum, Han Tae Jun, apa anda bisa turun sebentar. Saya akan menunggu.

Dok Mi terkejut dan melihat ke arah jendela Tae Jun. Ia dapat sms lagi, saya menunggu.

Dok Mi segera menyiapkan diri, ia keluar dan melihat kotak susu. Ada lukisan baru, si tokoh pria melamar tokoh wanita dengan gambar hati yang besar. Ada pesan : Memulai lagi dengan yang baru hari ini.
Dok Mi tersenyum ke arah pintu Jin Rak. Ia membawa susu itu.

Dok Mi keluar dan mencari Tae Jun, tapi tidak ada bayangan Han Tae Jun. Dok Mi ingin kembali ke apartemennya. Justru kepala Enrique yang muncul dari balik tembok dan memanggilnya, ajumma!
Dok Mi kaget.

Enrique berkata ia kehilangan ponselnya. Tapi kakaknya benar2 mengetik sendiri pesannya untuk Dok Mi sesuai perkataan Enrique.
Enrique tahu kalau dia yang memanggil Dok Mi keluar, pasti Dok Mi tidak mau keluar. Apa kau tidak terlalu menunjukkan perasaanmu?

Dok Mi tampak kesal dan ingin pergi. Enrique memintanya menunggu, ia menarik Hippo keluar. oh so sweet

Dok Mi langsung senang, Hippo..! Dok Mi menepuk kepala Hippo dan ia tersenyum. Enrique tampak puas, aku tahu. Dia tersenyum. Ini ekspresi yang tidak bisa sering dilihat.

Enrique berkata ini terakhir kalinya bertemu Hippo, karena kakak sepupunya akan pergi dan Hippo akan dibawa ke tempat penitipan. Disana udara dan pemandangannya bagus, Hippo akan sering berlari dan akan dapat pacar.

Dok Mi membelai Hippo dan memintanya berangkat dengan selamat dan tetap sehat.
Enrique : Aku hebat kan?
Dok Mi tidak terlalu memperhatikan Enrique karena terlalu fokus pada Hippo. Enrique ngomel sendiri. 

Tae Jun menepikan mobilnya. Ia jalan ke arah Dok Mi dan Enrique. Tae Jun menyapa Dok Mi.
Dok Mi : Apa anda akan pergi sekarang?
Tae Jun membenarkan. Dok Mi mengucapkan selamat jalan dan sampai ketemu lagi. Tae Jun membalasnya. Enrique melihat Seo Young datang.

Seo Young mendekati mereka. Enrique berkata jika Seo Young akan datang kenapa tadi tidak mau datang.

Seo Young berkata ke Tae Jun : Aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal untuk terakhir kalinya. Aku sudah melakukan yang bisa kulakukan, benar kan oppa?
Tae Jun minta maaf pada Seo Young. Seo Young berkata Tae Jun tidak perlu minta maaf.

Enrique merasa tidak enak, ia tanya apa Tae Jun serius dengan ini. Apa kau tahu apa arti permintaan maaf itu? Itu berarti ini sudah berakhir. Jangan mendatangiku lagi.
Tae Jun : Benar, memang itu yang kumaksudkan.

Seo Young minta Enrique tidak ikut campur. Lalu minta maaf pada Tae Jun karena selama ini terus mengganggunya. Aku tidak menyesalinya tapi aku harus mengatakan ini, kalau tidak maka aku seperti anak yang egois. Aku akan pulang bersama Kkae Geum ke Spanyol.

Semua terkejut mendengarnya. Enrique minta Seo Young tidak bicara sembarangan. Pikirkan dulu apa yang akan kau katakan.

Seo Young berkata ke Enrique, ia sudah melihat foto-foto yang bertebaran di internet. Aku tidak tahu ada foto seperti itu, kenapa kau bisa memilikinya. Karena aku terluka akhirnya aku bisa memahami luka di hatimu.

Seo Young mengulurkan dua lembar tiket ke Spanyol, aku ingin pergi sekarang juga. Ayo kita pergi bersama.

Dok Mi tampak hancur dan Enrique kelihatan bingung, ia melihat ke arah Dok Mi.

FBND [1], [2], [3], [4], [5], [6], [7]


Preview ep 9
Dok Mi berjanji akan sering memikirkan Enrique dan mengucapkan selamat jalan. Dok Mi masuk ke rumah dan menangis.
Dok Mi pingsan dan dilarikan ke RS. Jin Rak menunggu disamping Dok Mi, sementara Enrique menangis di luar.


Jin Rak marah : Kapan kau menyadari hati ini, kalau kau mulai menyukai Dok Mi-ssi? Sejak kapan kau mengetahuinya?

8 comments:

  1. seruuuuuuuuuuuuuu,,,kayaknya enrique sdh mulai suka dg go dok mi,buktinya enrique bingung menjelaskan kesalhpahaman tentang foto yg menyebar di internet. jd g sabar nunggu kelanjutannya.episode 9 pasti akan lebih seru.
    semangat kak tirza untuk sinop selanjutnya dan gomawo ^^

    ReplyDelete
  2. hohooh~
    makin menarik aja nih drama...
    eh, Dok Mi pingsan knapa tuh??

    ReplyDelete
  3. Annyeong...
    Salam kenal, Kak Tirza.
    Wach... Penasaran banget ma kelanjutannya. ^.^

    ReplyDelete
  4. wah pasti karena syok mau pisah ama enrique ya

    waduh tambah penasaran terus nih

    makasih kak, yg ini lebih cepet buatnya

    kita tetep tunggu

    ReplyDelete
  5. Pastinya akhirnya jadian sama Enrique kan, khas drama korea ^^
    entah kenapa aku kasian sama Jin Rak... sama sekali ga ada kesempatan. 3 tahun terbuang percuma. huhuhu... sini oppa, kuhibur.. wkwkwk

    ReplyDelete
  6. hallo mba tirza...
    Setelah baca sinopsis 8 jd penasaran dgn sinopsis 9, kpn nich d posting, ndak sabar, jgn kelamaan ya!
    Aq jg sempat lht episode 8 d youtube, jd pengen lht dr pertam nich drama
    makasih jg atas sinopsis nya...
    Aza-aza fightingggggggg

    ReplyDelete
  7. Hadewww serunya, jin rak membuat hatiku berjingkrak-jingkrak

    ReplyDelete